Anda di halaman 1dari 16
PROSEDUR
PROSEDUR
PROSEDUR
PROSEDUR
PROSEDUR
PROSEDUR Fungsi  Program yang seringkali digunakan cukup dituliskan satu kali sehingga penulisan program menjadi lebih
PROSEDUR
Fungsi
Program yang seringkali digunakan cukup
dituliskan satu kali sehingga penulisan
program menjadi lebih mudah dan lebih
sederhana
Memecah program yang rumit menjadi
bagian-bagian program yang lebih
sederhana
Syntax Prosedur Procedure NamaProsedur; Begin Pernyataan_1; Pernyataan_n; End;
Syntax Prosedur
Procedure NamaProsedur;
Begin
Pernyataan_1;
Pernyataan_n;
End;
Contoh Program
Contoh Program
Buat program dengan layout sbb: --------------------- Selamat Belajar --------------------
Buat program dengan layout sbb:
---------------------
Selamat Belajar
--------------------
Contoh Program Buat program dengan layout sbb: --------------------- Selamat Belajar --------------------
Contoh Program Buat program dengan layout sbb: --------------------- Selamat Belajar --------------------
Contoh Program Buat program dengan layout sbb: --------------------- Selamat Belajar --------------------

Lanjutan

Lanjutan Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘ ------------------- ’); End; Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar');

Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘-------------------’); End;

Lanjutan Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘ ------------------- ’); End; Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar');
Lanjutan Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘ ------------------- ’); End; Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar');
Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar'); Garis; End.
Begin
Garis;
WriteLn('Selamat Belajar');
Garis;
End.
Lanjutan Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘ ------------------- ’); End; Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar');
Lanjutan Listing Program Uses wincrt; Procedure Garis; Begin WriteLn(‘ ------------------- ’); End; Begin Garis; WriteLn('Selamat Belajar');
Nilai Variabel Ada 2: 1. Variabel lokal Variabel yang hanya dapat digunakan pada modul atau unit
Nilai Variabel
Ada 2:
1.
Variabel lokal
Variabel yang hanya dapat digunakan
pada modul atau unit program tertentu
dimana variabel tersebut diletakkan
2.
Variabel global
Variabel yang berlaku mulai dari variabel
tersebut ditempatkan.

Variabel Lokal

Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan

Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;

Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan
Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan
Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan nilai II = ');ReadLn(Nil1); ');ReadLn(Nil2); Htg := Nil1 + Nil2;
Begin
Write('Masukkan nilai I =
Write('Masukkan nilai II =
');ReadLn(Nil1);
');ReadLn(Nil2);
Htg := Nil1 + Nil2;
WriteLn('Hasil Penjumlahan = ',Htg:6:2)
End;
Begin Hitung; End.
Begin
Hitung;
End.
Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan
Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan
Variabel Lokal Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real; Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan
Lanjutan
Lanjutan
Layout:
Layout:
Lanjutan Layout:
Lanjutan Layout:
Lanjutan Layout:
Lanjutan Layout:
Lanjutan Layout:

Variabel Global

Berikut ini adalah program yang salah
Berikut ini adalah program yang salah

Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;

Variabel Global Berikut ini adalah program yang salah Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;
Variabel Global Berikut ini adalah program yang salah Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;
Begin Write('Masukkan nilai I = Write('Masukkan nilai II = ');ReadLn(Nil1); ');ReadLn(Nil2); Htg := Nil1 + Nil2;
Begin
Write('Masukkan nilai I =
Write('Masukkan nilai II =
');ReadLn(Nil1);
');ReadLn(Nil2);
Htg := Nil1 + Nil2;
End;
Begin
Hitung;
WriteLn('Hasil Penjumlahan = ',Htg:6:2)
End.
Variabel Global Berikut ini adalah program yang salah Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;
Variabel Global Berikut ini adalah program yang salah Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;
Variabel Global Berikut ini adalah program yang salah Uses wincrt; Procedure Hitung; Var Nil1,Nil2,Htg : real;
Parameter Aktual Dan Parameter Formal
Parameter Aktual Dan Parameter Formal
 Parameter aktual (nyata) adalah parameter yang dikirim dari modul utama ke modul prosedur  Parameter
Parameter aktual (nyata) adalah parameter
yang dikirim dari modul utama ke modul
prosedur
Parameter formal adalah parameter yang
ada dalam daftar parameter di prosedur
Parameter Aktual Dan Parameter Formal  Parameter aktual (nyata) adalah parameter yang dikirim dari modul utama
Parameter Aktual Dan Parameter Formal  Parameter aktual (nyata) adalah parameter yang dikirim dari modul utama
Contoh Procedure Hitung(X : real);
Contoh
Procedure Hitung(X : real);
Begin Hitung(Data1)
Begin
Hitung(Data1)

Tipe parameter Parameter formal

Parameter aktual

Contoh Procedure Hitung(X : real); Begin Hitung(Data1) Tipe parameter Parameter formal Parameter aktual
Contoh Procedure Hitung(X : real); Begin Hitung(Data1) Tipe parameter Parameter formal Parameter aktual
Contoh Procedure Hitung(X : real); Begin Hitung(Data1) Tipe parameter Parameter formal Parameter aktual

Pengiriman Parameter

Ada 2 cara:

1. Pengiriman secara nilai (by value)

Nilai pada parameter aktual akan dikirim ke

parameter formal. Bila nilai pada parameter formal berubah maka nilai pada parameter aktual tidak akan berubah. Pengiriman model ini adalah

pengiriman satu arah. 2. Pengiriman secara acuan (by referensi)

Nilai pada parameter aktual akan dikirim ke

parameter formal. Bila nilai pada parameter

Pengiriman Parameter Ada 2 cara: 1. Pengiriman secara nilai (by value) Nilai pada parameter aktual akan

formal berubah maka nilai pada parameter aktual akan berubah. Pengiriman model ini adalah pengiriman dua arah.

Pengiriman Parameter Ada 2 cara: 1. Pengiriman secara nilai (by value) Nilai pada parameter aktual akan
Pengiriman Parameter Ada 2 cara: 1. Pengiriman secara nilai (by value) Nilai pada parameter aktual akan

Contoh Pengiriman Secara Nilai

Contoh Pengiriman Secara Nilai Uses wincrt; Procedure Nilai(A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 =

Uses wincrt; Procedure Nilai(A1,B1,Nilai : Byte); Begin

Contoh Pengiriman Secara Nilai Uses wincrt; Procedure Nilai(A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 =
Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 = ',A1); WriteLn('Nilai Fungsi B1 = ',B1); WriteLn('Nilai Fungsi Nilai = ',Nilai);
Nilai:=A1+B1;
WriteLn('Nilai Fungsi A1 = ',A1);
WriteLn('Nilai Fungsi B1 = ',B1);
WriteLn('Nilai Fungsi Nilai = ',Nilai);
WriteLn;
End;
Var A,B,C : Byte; Begin Write('Masukkan Nilai A = ');ReadLn(A); Write('Masukkan Nilai B = ');ReadLn(B); Write('Masukkan
Var A,B,C : Byte;
Begin
Write('Masukkan Nilai A = ');ReadLn(A);
Write('Masukkan Nilai B = ');ReadLn(B);
Write('Masukkan Nilai C = ');ReadLn(C);
WriteLn;
Nilai(A,B,C);
WriteLn('Nilai Global A = ',A);
WriteLn('Nilai Global B = ',B);
WriteLn('Nilai Global C = ',C);
Contoh Pengiriman Secara Nilai Uses wincrt; Procedure Nilai(A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 =
Contoh Pengiriman Secara Nilai Uses wincrt; Procedure Nilai(A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 =
Layout:
Layout:
Lanjutan
Lanjutan
Layout: Lanjutan

Contoh Pengiriman Secara Acuan

Contoh Pengiriman Secara Acuan Uses wincrt; Procedure Nilai(Var A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1

Uses wincrt; Procedure Nilai(Var A1,B1,Nilai : Byte); Begin

Contoh Pengiriman Secara Acuan Uses wincrt; Procedure Nilai(Var A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1
Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1 = ',A1); WriteLn('Nilai Fungsi B1 = ',B1); WriteLn('Nilai Fungsi Nilai = ',Nilai);
Nilai:=A1+B1;
WriteLn('Nilai Fungsi A1 = ',A1);
WriteLn('Nilai Fungsi B1 = ',B1);
WriteLn('Nilai Fungsi Nilai = ',Nilai);
WriteLn;
End;
Var A,B,C : Byte; Begin Write('Masukkan Nilai A = ');ReadLn(A); Write('Masukkan Nilai B = ');ReadLn(B); Write('Masukkan
Var A,B,C : Byte;
Begin
Write('Masukkan Nilai A = ');ReadLn(A);
Write('Masukkan Nilai B = ');ReadLn(B);
Write('Masukkan Nilai C = ');ReadLn(C);
WriteLn;
Nilai(A,B,C);
WriteLn('Nilai Global A = ',A);
WriteLn('Nilai Global B = ',B);
WriteLn('Nilai Global C = ',C);
Contoh Pengiriman Secara Acuan Uses wincrt; Procedure Nilai(Var A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1
Contoh Pengiriman Secara Acuan Uses wincrt; Procedure Nilai(Var A1,B1,Nilai : Byte); Begin Nilai:=A1+B1; WriteLn('Nilai Fungsi A1
Layout:
Layout:
Lanjutan
Lanjutan
Layout: Lanjutan