Anda di halaman 1dari 28

Finlandia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Belum Diperiksa

Republik Finlandia Suomen tasavalta (Finlandia) Republiken Finland (Swedia)

Lagu kebangsaan: Maamme (Finnlandia) Vrt land (Swedia)

Peta lokasi Finlandia (Hijua tua) di Eropa (hujau & abu-abu tua) in Uni Eropa (hujau) [Legenda] Ibu kota (dan kota terbesar)
6010LU 02456BT

Helsinki

Bahasa resmi Bahasa daerah yang diakui

Finlandia, Swedia

Suomi

Demonim

Finns, Finnish

Pemerintahan - Presiden

Republik sistem parlementer[1] Sauli Niinist

- Perdana Menteri

Jyrki Katainen

Kemerdekaan - Otonom
dari Swedia

29 Maret 1809

- Deklarasi
dari Rusia Sovyet

6 Desember 1917

- Diakui

4 Januari 1918

Bergabung keUE

1 Januari 1995

Luas - Total 338.424 km2 (ke-64)

- Air (%)

10

Penduduk - Perkiraan 2010 5.351.427 (ke-112)

- Sensus 2000

5,180,000

- Kepadatan

16/km2 (ke-201)

PDB (KKB) - Total

Perkiraan 2010 $185.979 billion[2]

- Per kapita

$34,585[2]

PDB (nominal) - Total

Perkiraan 2010 $239.232 [2]

- Per kapita

$44,488[2]

Gini (2000)

26.9 (low)

IPM (2010)

0.871[3] (very high) (16th)


Euro () (EUR)

Mata uang

Zona waktu - Musim panas (DST)

EET (UTC+2) EEST (UTC+3)

Format tanggal

d.m.yyyy

Lajur kemudi

right

Ranah Internet

.fi, .ax

Kode telepon

358

Sebelum 2002: Markka Finlandia

Domain .eu juga digunakan, karena domain ini digunakan bersama dengan anggota Uni Eropalainnya.

Republik Finlandia (b. Finlandia: Suomen tasavalta, b. Swedia: Republiken Finland) adalah sebuah negara Skandinavia yang juga termasuk negara Nordik. Karena terletak di Eropa Utara, Finlandia menjadi anggota dari Uni Eropa. Finlandia memiliki perbatasan darat dengan Swedia,Norwegia, dan Rusia sedangkan batas lautnya adalah Laut Baltik di barat daya, Teluk Finlandia di selatan, dan Teluk Bothnia di barat.

Ibukota negara penghasil telepon genggam Nokia dan negeri kelahiran Angry Birds ini adalah Helsinki. Penduduknya sebesar lima juta jiwa mendiami lebih dari 330.000 km sehingga negara ini terdapat dalam urutan ke-162 dalam kepadatan penduduk di dunia.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sejarah 2 Etimologi 3 Geografi 4 Demografi 5 Politik 6 Ekonomi 7 Pariwisata 8 Budaya 9 Peringkat internasional 10 Provinsi 11 Bahasa 12 Rujukan 13 Lihat pula 14 Pranala luar

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Finlandia Finlandia mempunyai sejarah yang bergelora. Sejak tahun 1154, negara ini telah menjadi bagian Kerajaan Swedia. Pada abad ke-18, negara ini telah diduduki oleh tentara Rusia sebanyak dua kali. Pada tahun 1808, Finlandia telah ditakluki tentara Kaisar Aleksandr I dan kemudian terus menjadi kadipaten agung berautonomi di bawah Kekaisaran Rusia hingga akhir tahun 1917. Era tahun 1860-an telah menyaksikan kebangkitan semangat nasionalisme rakyat Finland dan kelahiran pergerakan Fennoman. Pada tanggal 6 Desember, 1917, beberapa bulan setelah Revolusi Bolshevik di Rusia, Finlandia telah menyatakan kemerdekaannya. Walaupun begitu, negara ini hanya mencapai kemerdekaan secara resmi pada 3 Januari 1918 dan pertikaian perbatasan telah diselesaikan setelah Perjanjian Tartu yang ditandatangani pada tahun 1920. Namun demikian, ancaman Uni Soviet tidak berakhir di situ saja. Sewaktu Perang Dunia II, Finlandia telah menentang Uni Soviet sebanyak dua kali: pertama pada Perang Musim Dingin antara 19391940 dan Perang Sambungan antara 1941 1944. Pada 1944, Finlandia sekali lagi diserang, kali ini dari pihak tentara Jerman dalam Perang Laplandia 1944-1945, di mana tentara Finlandia berhasil mengusir tentara Jerman dari sebelah Utara

Finlandia. Setamat perang, pemerintah Finlandia mengadakan beberapa perjanjian dengan Uni Soviet antara tahun 1947-1948 yang berakibat pada diserahkannya beberapa wilayah Finlandia kepada Uni Soviet. Wilayah tersebut antara lain: Karelia,Salla dan Petsamo. Selepas perang, Finlandia berada dalam keadaan yang berbahaya sekaligus strategis sebagai negara penyangga keseimbangan antara kekuatan komunis Uni Soviet dan negara-negara demokratis yang lain di Eropa. Oleh karena itu pada tahun 1948, negara ini terpaksa menandatangani perjanjian Finlandia Soviet iaitu Perjanjian Persahabatan, Kerjasama, dan Saling Menguntungkan, yang juga dikenali sebagai Perjanjian YYA. Perjanjian ini penting untuk memastikan kelangsungan hidup Finlandia sebagai sebuah negara kapitalis demokratis. Pada dasarnya dalam perjanjian ini, Finlandia berkewajiban untuk menjadi negara yang netral ketika Perang Dingin dan membendung serangan apapun terhadap Uni Soviet yang dilakukan melalui Finlandia. Era pascaperang telah menyaksikan pembangunan ekonomi yang pesat dan kestabilan politik di Finlandia. Negara yang dulunya hampir musnah akibat perang yang berkepanjangan telah bangkit menjadi sebuah ekonomi yang sangat kompetitif dan berteknologi tinggi. Walaupun mempunyai hubungan bilateral yang tidak baik dengan Uni Soviet, negara ini merupakan salah satu rekan dagangannya yang utama. Oleh karena itu kejatuhan Uni Soviet pada 1991 telah memberi tamparan yang hebat kepada ekonomi Finlandia. Namun demikian, dalam masa yang singkat negara ini telah pulih kembali. Malah pada tahun 1995 negara ini masuk menjadi anggota Uni Eropa. Kini, Finlandia dianggap sebagai sebuah negara yang sangat maju terutama dalam penggunaan internet dan industri telepon genggam. Selain itu, negara ini cukup terkenal dengan sistem pendidikan dan sistem sosial yang cemerlang.

Etimologi[sunting | sunting sumber]


Asal nama Finlandia (Suomi dalam bahasa Finlandia) tidak jelas namun kemungkinan besar kognatnya adalah kata proto-Baltik zeme berarti "tanah". Menurut teori yang lebih awal nama ini diturunkan dari suomaa atau suoniemi. Eksonim Finlandia mirip dengan seperti nama tempat Skandinavia Finnmark, Finnveden dan ratusan toponim lain yang berawalan "Fin(n)" di Swedia dan Norwegia. Beberapa nama itu jelas diturunkan dari finnr, kata Jermanik untuk pengembara/penemu dan kemudian diperkirakan berarti "pemburupengumpul" nomadik atau petani tebang bakar yang berlawanan dengan petani sedenter serta pedagang dan perompak laut Jermanik. Tak diketahui bagaimana, mengapa dan kapan "Finnr" mulai berarti Finlandia Asli khususnya (dari tempat di mana nama itu menyebar dari abad ke-15 ke atas untuk berarti penduduk keseluruhan negeri itu). Salah satu dokumen pertama yang menyebutkan "tanah bangsa Finn" adalah 2 batu rune. Ada 1 di Sderby, Swedia, dengan prasasti finlont (U 582) dan 1 di Gotland, pulau milik Swedia di Laut Baltik, dengan prasasti finlandi (G 319) berasal ari abad ke-11.[4]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pijnne.

Peta Finlandia

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Finlandia Finlandia adalah sebuah negara dengan ribuan danau dan pulau; 187.888 danau dan 179.584 pulau tepatnya. Salah satu danaunya, Saimaa, adalah yang ke-5 terbesar di Eropa. Bentuk tanah Finlandia kebanyakan datar dengan beberapa bukit dan titik tertingginya, Haltitunturi pada 1.328 m, berada di ujung utara Laplandia. Di samping banyak danau, lansekapnya juga didominasi oleh hutan pinus (sekitar 68% dari luas tanah) dan sedikit tanah subur. Sebagian besar dari kepulauan ditemukan di barat daya, bagian dari kepulauan land, dan sepanjang tepi pantai selatan di Teluk Finlandia. Finlandia adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang

tetapbertumbuh. Dikarenakan pengangkatan isostatik yang telah terjadi sejak zaman es terakhir, luas wilayah negara ini juga tumbuh sekitar 7 kilometer persegi setiap tahun. Iklim di Finlandia Selatan adalah iklim menengah utara. Di Utara Finlandia, terutama di Laplandia, Finlandia, sebuah iklim subarktik mendominasi, dikarakterisasi dengan musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang hangat. Seperempat dari wilayah Finlandia terletak di dalam Lingkaran Arktik, dan konsekuensinya Finlandia mengalami matahari tengah malam. Di titik paling utara Finlandia, matahari tidak terbenam selama 73 hari di waktu musim panas, dan tidak terbit untuk 51 hari dalam musim dingin. Lihat juga: Daftar kota-kota Finlandia, Populasi Finlandia

Demografi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Demografi Finlandia Secara singkat, penduduk Finlandia kebanyakan terdiri dari mayoritas Suku Finn dan minoritas orangorang Swedia Finlandia sehingga bahasa resminya adalah bahasa Finlandia dan Swedia. Bahasa minoritas lainnya adalah bahasa Rusia dan Estonia. Populasi Finlandia kebanyakan berpusat di daerah selatan. Kota-kota di daerah itu adalah Daerah Metropolitan Helsinki yang mencakup Helsinki,Espoo, dan Vantaa. Kota-kota lainnya adalah Tampere, Turku, Oulu, Lahti, Kuopio dan Jyvskyl.

Politik[sunting | sunting sumber]

Parlemen Finlandia dari Helsinki.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Finlandia Finlandia menggunakan sistem semi-presidensial dengan parlemen. Presiden Finlandia bertanggung jawab terhadap kebijakan luar negeri sedangkan kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinetnya, Valtioneuvosto atau Statsrdet, yang terdiri dari perdana menteri dan menteri untuk berbagaidepartemen.

Parlemen Finlandia yang disebut Eduskunta atau Riksdag beranggotakan 200 orang dan merupakan otoritas legislatif tertinggi di negara tersebut. Parlemen ini bisa mengubah Konstitusi Finlandia dan mengalahkan hak veto presiden. Legislasi bisa diusulkan oleh kabinet ataupun dari anggota Eduskunta yang dipilih untuk empat tahun dengan representasi proporsional.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi Finlandia Finlandia merupakan negara industri, memiliki ekonomi pasar-bebas, dengan produksi per kapita kira-kira sama dengan Britania Raya, Perancis, Jerman, dan Italia. Standar hidup di Finlandia tinggi. Sektor kunci ekonomi adalah produksi, terutama di bidang telekomunikasi. Perdagangan memiliki peran penting yang hampir mencapai sepertiga PDBnya. Finlandia mengimpor bahan mentah, energi, dan beberapa komponen barang produksi. Karena iklimnya, perkembangan pertanian terbatas untuk mempertahankan kecukupansendiri. Kehutanan merupakan ekspor yang cukup penting, menyediakan pekerjaan sekunder bagi populasi pedesaan. Integrasi yang cepat dengan Eropa Barat, Finlandia meninggalkan mata uang markka dan beralih ke euro pada 1 Januari 1999. Finlandia adalah sebuah negara kesejahteraan sehingga warga negaranya dikenai pajak yang besar, namun sebagai gantinya, mereka menikmati layanan sosial yang baik. Lihat juga: Sistem inovasi Finlandia

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

M/S Silja Symphony meninggalkan Helsinki. Kapal pesiar adalah aktivitas wisata utama di seluruh Finlandia.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pariwisata di Finlandia Pariwisata merupakan industri yang sedang berkembang di Finlandia dan di tahun-tahun terkini menjadi aspek penting ekonominya. Pada tahun 2005, pariwisata Finlandia mendapat keuntungan kotor lebih dari 6,7 milyar dengan pertumbuhan 5% dari tahun-tahun sebelumnya. Banyak pertumbuhan mendadak itu yang bisa dikaitkan ke globalisasi dan modernisasi negeri itu begitupun kebangkitan dalam publisitas dan

kesadaran positif. Banyak daya tarik di Finlandia yang menarik lebih dari 4 juta pengunjung pada tahun 2005. Bentang alam Finlandia ditutupi dengan hutan cemara yang lebat, perbukitan berombak dan dilengkapi dengan susunan danau dan pulau daratan yang rumit. Banyak daerah di Finlandia yang murni dan perawan sebab memiliki 35 taman nasional dari pesisir selatan Teluk Finlandia ke tebanganLaplandia yang tinggi. Ini juga kawasan urbanisasi dengan banyak peristiwa dan aktivitas budaya. Feri komersial antara kota pesisir dan pelabuhan utama di kawasan Baltik, termasuk Helsinki, Turku, Tallinn, Stockholm dan Travemnde, memainkan peran penting dalam industri pariwisata setempat.

Budaya[sunting | sunting sumber]

Sauna tanpa cerobong asap diEnonkoski. Budaya sauna Finlandia yang kuat merupakan salah satu dari sisa budaya Finlandia asli.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Budaya Finlandia Seperti rakyatnya, budaya Finlandia amat asli dan banyak diwakili dalam bahasa Finlandia. Sepanjang masa prasejarah dan sejarah di daerah ini, persentuhan dan pengaruh budaya berbarengan datang di saat yang sama dari segala penjuru. Sebagai akibat 600 kekuasaan Swedia, pengaruh budaya Swedia masih bisa dilihat. Kini, pengaruh budaya dari Amerika Utara juga mendominasi. Dalam abad ke-21, banyak orang Finlandia yang mengalami persentuhan budaya dari daerah yang jauh, seperti Asia dan Afrika. Melalui pariwisata, para pemuda Finlandia khususnya telah banyak bersentuhan dengan orang-orang dari luar Finlandia dengan bepergian ke luar negeri untuk bekerja dan belajar. Masih terdapat perbadaan antara kawasan, khususnya perbedaan kecil dalam logat dan kosakata. Minoritas seperti orang Sami, Swedia Finlandia,Romani, dan Tatar memelihara budaya mereka sendiri. Banyak orang Finlandia yang secara emosional terkait dengan pedesaan dan alam, karenaurbanisasi masih menjadi fenomena baru. Finlandia secara nyaman memenangkan Kontes Menari Eurovision pertama di bulan September 2007.

Peringkat internasional[sunting | sunting sumber]

Daftar ini memuat maksimum 3 tahun per survei. Untuk daftar lengkap, lihat Peringkat internasional Finlandia.

Organisasi

Survei

Tahun

Peringkat

A.T. Kearney / Foreign Policy

Indeks Globalisasi

2005 2006 2007

Urutan ke-10 dari 62 negara Urutan ke-13 dari 62 negara Urutan ke-18 dari 72 negara

Columbia University / Yale University

Indeks Ketahanan Lingkungan

2001 2002 2005

Urutan ke-1 dari 122 negara Urutan ke-1 dari 142 negara Urutan ke-1 dari 146 negara

Heritage Foundation / The Wall Street Journal

Indeks Kebebasan Ekonomi

2006 2007

Urutan ke-12 dari 157 negara Urutan ke-16 dari 157 negara

IMD International

Buku Tahunan Daya Saing Dunia

2004 2006 2007

Urutan ke-8 dari 60 ekonomi (negeri dan kawasan) Urutan ke-10 dari 61 ekonomi Urutan ke-17 dari 55 ekonomi

NationMaster

Pencapaian teknologi

2001

Urutan ke-1 dari 68 negara

OECD, PISA

Programuntuk Penilaian Mahasiswa Internasional

2000 2003

Urutan ke-1 dari 43 negara dalam kemampuan membaca Dari 41 negara: urutan ke-2 dalam matematika, urutan ke-1 dalam kemampuan membaca, urutan ke-1 dalam sains (bersama dengan Jepang), urutan ke-2 dalam pemecahan masalah

2005 Reporters Without Peringkat Kebebasan 2006 Borders Pers Dunia 2007

Urutan ke-1 dari 167 negara (bersama dengan Denmark, Islandia, Republik Irlandia, Belanda, Norwegia, dan Swiss) Urutan ke-1 dari 168 negara (bersama dengan Islandia, Irlandia dan Belanda) Urutan ke-5 dari 169 negara (bersama dengan Belgia dan Swedia)

Save the Children

2005 Keadaan Ibu di Dunia 2006 2007

Urutan ke-3 dari 109 negara Urutan ke-2 dari 125 negara (bersama dengan Denmark) Urutan ke-7 dari 140 negara

The Economist Intelligence Unit

Indeks Perdamaian Global

2007

Urutan ke-6 dari 121 negara

Transparency International

Indeks Presepsi Korupsi

2005 2006 2007

Urutan ke-2 dari 158 negara (bersama dengan Selandia Baru) Urutan ke-1 dari 163 negara (bersama dengan Islandia dan Selandia Baru) Urutan ke-1 dari 179 negara (bersama dengan Denmark dan Selandia Baru)

UNDP

Indeks Pembangunan Manusia

2004 2005 2006

Urutan ke-13 dari 177 negara Urutan ke-13 dari 177 negara Urutan ke-11 dari 177 negara

World Economic Forum

Laporan Daya Saing Global Peringkat Indeks Daya Saing Pertumbuhan

2005 2006 2006 2007 2007 2008

Urutan ke-1 dari 117 negara Urutan ke-2 dari 125 negara Urutan ke-6 dari 131 negara

WorldAudit.org

Audit Demokrasi Dunia

2006

Urutan ke-1 dari 150 negara

Provinsi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Provinsi Finlandia

Sekarang ini, Finlandia memiliki 6 provinsi administratif (lni, pl. lnit). Otoritas provinsi merupakan bagian dari cabang eksekutif dari pemerintah nasional; sebuah sistem yang tidak berubah drastis

sejak pendiriannya pada 1634 ke sebuah divisi baru ke "provinsi besar" pada 1997. Sejak itu, keenam provinsi adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Finlandia Selatan Finlandia Barat Finlandia Timur Oulu Laplandia land

Kepulauan land menikmati tingkatan otonomi sendiri. Menurut perjanjian internasional dan hukum Finlandia, pemerintahan regional land menangani beberapa masalah yang termasuk ke otoritas provinsi di Finlandia Daratan. Pemerintahan lokal diorganisasi lebih lanjut oleh 432 kotamadya Finlandia. Sejak 1977, tidak ada pembedaan administratif antara "town", kota, dan kotamadya lainnya. Selain kotamadya, Finlandia juga dibagi kepada 20 wilayah.

Bahasa[sunting | sunting sumber]


Finlandia mempunyai dua bahasa resmi yang utama yaitu: bahasa Finlandia dan bahasa Swedia. Bahasa resmi lainnya adalah bahasa Suomi, bahasa Romani dan bahasa Finlandia Isyarat. Bahasa asing lain yang penting adalah bahasa Rusia dan bahasa Estonia. Bahasa yang umum digunakan adalah bahasa Finlandia (92% dari populasinya) serta bahasa Swedia (6% dari populasinya). Penggunaan bahasa asing saat ini adalah bahasa Inggris (63%), bahasa Swedia (41%), bahasa Jerman (18%) dan Perancis (3%).

Rujukan[sunting | sunting sumber]


1. ^ (Inggris) Formerly a semi-presidential republic, it's now a parliamentary republic according to David Arter, First Chair of Politics at Aberdeen University, who in his "Scandinavian Politics Today" (Manchester University Press, revised 2008), quotes Jaakko Nousiainen in "From semipresidentialism to parliamentary government" in Scandinavian Political Studies 24 (2) p95 109 as follows: "There are hardly any grounds for the epithet 'semi-presidential'." Arter's own conclusions are only slightly more nuanced: "The adoption of a new constitution on 1 March 2000 meant that Finland was no longer a case of semi-presidential government other than in the minimalist sense of a situation where a popularly elected fixed-term president exists alongside a prime minister and cabinet who are responsible to parliament (Elgie 2004: 317)". According to the Finnish Constitution, the President has no possibility to rule the government without the ministerial approval, and does not have the power to dissolve the parliament under his or her own desire.

Finland is actually represented by its Prime Minister, and not by its President, in the Council of the Heads of State and Government of the European Union. 2. 3. ^
a b c d

"Finland". International Monetary Fund. Diakses 2011-04-21.

^ "Human Development Report 2010". United Nations. 2010. Diakses 5 November 2010. and "Human Development Index trends, 19802010". United Nations. 2010. Diakses 7 November 2010.

4.

^ "National Archives Service, Finland (bahasa Inggris)". Diakses 2007-01-22.

Sekularisme atau sekulerisme dalam penggunaan masa kini secara garis besar adalah sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau harus berdiri terpisah dari agama ataukepercayaan. Sekularisme dapat menunjang kebebasan beragama dan kebebasan dari pemaksaan kepercayaan dengan menyediakan sebuah rangka yang netral dalam masalah kepercayaan serta tidak menganakemaskan sebuah agama tertentu. Sekularisme juga merujuk ke pada anggapan bahwa aktivitas dan penentuan manusia, terutamanya yang politis, harus didasarkan pada apa yang dianggap sebagai bukti konkret dan fakta, dan bukan berdasarkan pengaruh keagamaan. Tujuan dan argumen yang mendukung sekularisme beragam. Dalam Laisisme Eropa, diusulkan bahwa sekularisme adalah gerakan menuju modernisasi dan menjauh dari nilai-nilai keagamaan tradisional. Tipe sekularisme ini, pada tingkat sosial dan filsafat seringkali terjadi selagi masih memelihara gereja negara yang resmi, atau dukungan kenegaraan lainnya terhadap agama.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sekularisme dalam kehidupan bernegara 2 Masyarakat Sekuler 3 Alasan-alasan pendukungan dan penentangan sekularisme 4 Pranala luar

Sekularisme dalam kehidupan bernegara[sunting | sunting sumber]


Lihat juga: Negara sekuler Dalam istilah politik, sekularisme adalah pergerakan menuju pemisahan antara agama dan pemerintahan. Hal ini dapat berupa hal seperti mengurangi keterikatan antara pemerintahan dan agama negara, menggantikan hukum keagamaan dengan hukum sipil, dan menghilangkan pembedaan yang tidak adil dengan dasar agama. Hal ini dikatakan menunjang demokrasi dengan melindungi hak-hak kalangan beragama minoritas. Sekularisme, seringkali dikaitkan dengan Era Pencerahan di Eropa, dan memainkan peranan utama dalam perdaban barat. Prinsip utama Pemisahan gereja dan negara di Amerika Serikat, danLaisisme di Perancis, didasarkan dari sekularisme.

Kebanyakan agama menerima hukum-hukum utama dari masyarakat yang demokratis namun mungkin masih akan mencoba untuk memengaruhi keputusan politik, meraih sebuah keistimewaan khusus atau. Aliran agama yang lebih fundamentalis menentang sekularisme. Penentangan yang paling kentara muncul dari Kristen Fundamentalis dan juga Islam Fundamentalis. Pada saat yang sama dukungan akan sekularisme datang dari minoritas keagamaan yang memandang sekularisme politik dalam pemerintahan sebagai hal yang penting untuk menjaga persamaan hak. Negara-negara yang umumnya dikenal sebagai sekuler di antaranya adalah Kanada, India, Perancis, Turki, dan Korea Selatan, walaupun tidak ada dari negara ini yang bentuk pemerintahannya sama satu dengan yang lainnya.

Masyarakat Sekuler[sunting | sunting sumber]


Dalam kajian keagamaan, masyarakat dunia barat pada umumnya dianggap sebagai sekuler. Hal ini dikarenakan kebebasan beragama yang hampir penuh tanpa sangsi legal atau sosial, dan juga karena kepercayaan umum bahwa agama tidak menentukan keputusan politis. Tentu saja, pandangan moral yang muncul dari tradisi keagamaan tetap penting di dalam sebagian dari negaranegara ini. Sekularisme juga dapat berarti ideologi sosial. Di sini kepercayaan keagamaan atau supranatural tidak dianggap sebagai kunci penting dalam memahami dunia, dan oleh karena itu dipisahkan dari masalah-masalah pemerintahan dan pengambilan keputusan. Sekularisme tidak dengan sendirinya adalah Ateisme, banyak para Sekularis adalah seorang yang religius dan para Ateis yang menerima pengaruh dari agama dalam pemerintahan atau masyarakat. Sekularime adalah komponen penting dalam ideologi Humanisme Sekuler. Beberapa masyarakat menjadi semakin sekuler secara alamiah sebagai akibat dari proses sosial alihalih karena pengaruh gerakan sekuler, hal seperti ini dikenal sebagai Sekularisasi

Alasan-alasan pendukungan dan penentangan sekularisme[sunting | sunting sumber]


Pendukung sekularisme menyatakan bahwa meningkatnya pengaruh sekularisme dan menurunnya pengaruh agama di dalam negara tersekularisasi adalah hasil yang tak terelakkan dariPencerahan yang karenanya orang-orang mulai beralih kepada ilmu pengetahuan dan rasionalisme dan menjauh dari agama dan takhayul. Penentang sekularisme melihat pandangan di atas sebagai arogan, mereka membantah bahwa pemerintaan sekuler menciptakan lebih banyak masalah dari pada menyelesaikannya, dan bahwa pemerintahan dengan etos keagamaan adalah lebih baik. Penentang dari golongan Kristiani juga menunjukkan bahwa negara Kristen dapat memberi lebih banyak kebebasan beragama daripada yang sekuler. Seperti contohnya, mereka menukil Norwegia, Islandia, Finlandia, dan Denmark, yang kesemuanya mempunyai hubungan konstitusional antara gereja dengan negara namun mereka juga dikenal lebih progresif dan liberal dibandingkan negara tanpa hubungan seperti itu. Seperti contohnya, Islandia adalah termasuk dari negara-negara pertama yang melegal kan aborsi, dan pemerintahan Finlandia menyediakan dana untuk pembangunan masjid. Namun pendukung dari sekularisme juga menunjukkan bahwa negara-negara Skandinavia terlepas dari hubungan pemerintahannya dengan agama, secara sosial adalah termasuk negara yang palng sekuler di dunia, ditunjukkan dengan rendahnya persentase mereka yang menjunjung kepercayaan beragama.

Komentator modern mengkritik sekularisme dengan mengacaukannya sebagai sebuah ideologi antiagama, ateis, atau bahkan satanis. Kata Sekularisme itu sendiri biasanya dimengerti secara peyoratif oleh kalangan konservatif. Walaupun tujuan utama dari negara sekuler adalah untuk mencapai kenetralan di dalam agama, beberapa membantah bahwa hal ini juga menekan agama. Beberapa filsafat politik seperti Marxisme, biasanya mendukung bahwasanya pengaruh agama di dalam negara dan masyarakat adalah hal yang negatif. Di dalam negara yang mempunyai kepercayaan seperti itu (seperti negara Blok Komunis), institusi keagamaan menjadi subjek di bawah negara sekuler. Kebebasan untuk beribadah dihalang-halangi dan dibatasi, dan ajaran gereja juga diawasi agar selalu sejalan dengan hukum sekuler atau bahkan filsafat umum yang resmi. Dalam demokrasi barat, diakui bahwa kebijakan seperti ini melanggar kebebasan beragama. Beberapa sekularis menginginkan negara mendorong majunya agama (seperti pembebasan dari pajak, atau menyediakan dana untuk pendidikan dan pendermaan) tapi bersikeras agar negara tidak menetapkan sebuah agama sebagai agama negara, mewajibkan ketaatan beragama atau melegislasikan akaid. Pada masalah pajak Liberalisme klasik menyatakan bahwa negara tidak dapat "membebaskan" institusi beragama dari pajak karena pada dasarnya negara tidak mempunyai kewenangan untuk memajak atau mengatu agama. Hal ini mencerminkan pandangan bahwa kewenangan duniawi dan kewenangan beragama bekerja pada ranahnya sendiri-sendiri dan ketka mereka tumpang tindih seperti dalam isu nilai moral, kedua- duanya tidak boleh mengambil kewenangan namun hendaknya menawarkan sebuah kerangka yang dengannya masyarakat dapat bekerja tanpa menundukkan agama di bawah negara atau sebaliknya.

Finlandia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Republik Finlandia Suomen tasavalta (Finlandia) Republiken Finland (Swedia)

Lagu kebangsaan: Maamme (Finnlandia) Vrt land (Swedia)

Peta lokasi Finlandia (Hijua tua) di Eropa (hujau & abu-abu tua) in Uni Eropa (hujau) [Legenda] Ibu kota (dan kota terbesar) Helsinki
6010LU 02456BT

Bahasa resmi Bahasa daerah yang diakui

Finlandia, Swedia

Suomi

Demonim

Finns, Finnish

Pemerintahan - Presiden

Republik sistem parlementer[1] Sauli Niinist

- Perdana Menteri

Jyrki Katainen

Kemerdekaan - Otonom
dari Swedia

29 Maret 1809

- Deklarasi
dari Rusia Sovyet

6 Desember 1917

- Diakui

4 Januari 1918

Bergabung keUE

1 Januari 1995

Luas - Total 338.424 km2 (ke-64)

- Air (%)

10

Penduduk - Perkiraan 2010 5.351.427 (ke-112)

- Sensus 2000

5,180,000

- Kepadatan

16/km2 (ke-201)

PDB (KKB) - Total

Perkiraan 2010 $185.979 billion[2]

- Per kapita

$34,585[2]

PDB (nominal) - Total

Perkiraan 2010 $239.232 [2]

- Per kapita

$44,488[2]

Gini (2000)

26.9 (low)

IPM (2010)

0.871[3] (very high) (16th)


Euro () (EUR)

Mata uang

Zona waktu

EET (UTC+2)

- Musim panas (DST)

EEST (UTC+3)

Format tanggal

d.m.yyyy

Lajur kemudi

right

Ranah Internet

.fi, .ax

Kode telepon

358

Sebelum 2002: Markka Finlandia

Domain .eu juga digunakan, karena domain ini digunakan bersama dengan anggota Uni Eropalainnya.

Republik Finlandia (b. Finlandia: Suomen tasavalta, b. Swedia: Republiken Finland) adalah sebuah negara Skandinavia yang juga termasuk negara Nordik. Karena terletak di Eropa Utara, Finlandia menjadi anggota dari Uni Eropa. Finlandia memiliki perbatasan darat dengan Swedia,Norwegia, dan Rusia sedangkan batas lautnya adalah Laut Baltik di barat daya, Teluk Finlandia di selatan, dan Teluk Bothnia di barat. Ibukota negara penghasil telepon genggam Nokia dan negeri kelahiran Angry Birds ini adalah Helsinki. Penduduknya sebesar lima juta jiwa mendiami lebih dari 330.000 km sehingga negara ini terdapat dalam urutan ke-162 dalam kepadatan penduduk di dunia.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sejarah 2 Etimologi 3 Geografi 4 Demografi 5 Politik 6 Ekonomi 7 Pariwisata 8 Budaya 9 Peringkat internasional 10 Provinsi

11 Bahasa 12 Rujukan 13 Lihat pula 14 Pranala luar

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Finlandia Finlandia mempunyai sejarah yang bergelora. Sejak tahun 1154, negara ini telah menjadi bagian Kerajaan Swedia. Pada abad ke-18, negara ini telah diduduki oleh tentara Rusia sebanyak dua kali. Pada tahun 1808, Finlandia telah ditakluki tentara Kaisar Aleksandr I dan kemudian terus menjadi kadipaten agung berautonomi di bawah Kekaisaran Rusia hingga akhir tahun 1917. Era tahun 1860-an telah menyaksikan kebangkitan semangat nasionalisme rakyat Finland dan kelahiran pergerakan Fennoman. Pada tanggal 6 Desember, 1917, beberapa bulan setelah Revolusi Bolshevik di Rusia, Finlandia telah menyatakan kemerdekaannya. Walaupun begitu, negara ini hanya mencapai kemerdekaan secara resmi pada 3 Januari 1918 dan pertikaian perbatasan telah diselesaikan setelah Perjanjian Tartu yang ditandatangani pada tahun 1920. Namun demikian, ancaman Uni Soviet tidak berakhir di situ saja. Sewaktu Perang Dunia II, Finlandia telah menentang Uni Soviet sebanyak dua kali: pertama pada Perang Musim Dingin antara 19391940 dan Perang Sambungan antara 1941 1944. Pada 1944, Finlandia sekali lagi diserang, kali ini dari pihak tentara Jerman dalam Perang Laplandia 1944-1945, di mana tentara Finlandia berhasil mengusir tentara Jerman dari sebelah Utara Finlandia. Setamat perang, pemerintah Finlandia mengadakan beberapa perjanjian dengan Uni Soviet antara tahun 1947-1948 yang berakibat pada diserahkannya beberapa wilayah Finlandia kepada Uni Soviet. Wilayah tersebut antara lain: Karelia,Salla dan Petsamo. Selepas perang, Finlandia berada dalam keadaan yang berbahaya sekaligus strategis sebagai negara penyangga keseimbangan antara kekuatan komunis Uni Soviet dan negara-negara demokratis yang lain di Eropa. Oleh karena itu pada tahun 1948, negara ini terpaksa menandatangani perjanjian Finlandia Soviet iaitu Perjanjian Persahabatan, Kerjasama, dan Saling Menguntungkan, yang juga dikenali sebagai Perjanjian YYA. Perjanjian ini penting untuk memastikan kelangsungan hidup Finlandia sebagai sebuah negara kapitalis demokratis. Pada dasarnya dalam perjanjian ini, Finlandia berkewajiban untuk menjadi negara yang netral ketika Perang Dingin dan membendung serangan apapun terhadap Uni Soviet yang dilakukan melalui Finlandia. Era pascaperang telah menyaksikan pembangunan ekonomi yang pesat dan kestabilan politik di Finlandia. Negara yang dulunya hampir musnah akibat perang yang berkepanjangan telah bangkit menjadi sebuah ekonomi yang sangat kompetitif dan berteknologi tinggi. Walaupun mempunyai hubungan bilateral yang tidak baik dengan Uni Soviet, negara ini merupakan salah satu rekan dagangannya yang utama. Oleh karena itu kejatuhan Uni Soviet pada 1991 telah memberi tamparan yang hebat kepada ekonomi Finlandia. Namun demikian, dalam masa yang singkat negara ini telah pulih kembali. Malah pada tahun 1995 negara

ini masuk menjadi anggota Uni Eropa. Kini, Finlandia dianggap sebagai sebuah negara yang sangat maju terutama dalam penggunaan internet dan industri telepon genggam. Selain itu, negara ini cukup terkenal dengan sistem pendidikan dan sistem sosial yang cemerlang.

Etimologi[sunting | sunting sumber]


Asal nama Finlandia (Suomi dalam bahasa Finlandia) tidak jelas namun kemungkinan besar kognatnya adalah kata proto-Baltik zeme berarti "tanah". Menurut teori yang lebih awal nama ini diturunkan dari suomaa atau suoniemi. Eksonim Finlandia mirip dengan seperti nama tempat Skandinavia Finnmark, Finnveden dan ratusan toponim lain yang berawalan "Fin(n)" di Swedia dan Norwegia. Beberapa nama itu jelas diturunkan dari finnr, kata Jermanik untuk pengembara/penemu dan kemudian diperkirakan berarti "pemburupengumpul" nomadik atau petani tebang bakar yang berlawanan dengan petani sedenter serta pedagang dan perompak laut Jermanik. Tak diketahui bagaimana, mengapa dan kapan "Finnr" mulai berarti Finlandia Asli khususnya (dari tempat di mana nama itu menyebar dari abad ke-15 ke atas untuk berarti penduduk keseluruhan negeri itu). Salah satu dokumen pertama yang menyebutkan "tanah bangsa Finn" adalah 2 batu rune. Ada 1 di Sderby, Swedia, dengan prasasti finlont (U 582) dan 1 di Gotland, pulau milik Swedia di Laut Baltik, dengan prasasti finlandi (G 319) berasal ari abad ke-11.[4]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pijnne.

Peta Finlandia

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Finlandia Finlandia adalah sebuah negara dengan ribuan danau dan pulau; 187.888 danau dan 179.584 pulau tepatnya. Salah satu danaunya, Saimaa, adalah yang ke-5 terbesar di Eropa. Bentuk tanah Finlandia kebanyakan datar dengan beberapa bukit dan titik tertingginya, Haltitunturi pada 1.328 m, berada di ujung utara Laplandia. Di samping banyak danau, lansekapnya juga didominasi oleh hutan pinus (sekitar 68% dari luas tanah) dan sedikit tanah subur. Sebagian besar dari kepulauan ditemukan di barat daya, bagian dari kepulauan land, dan sepanjang tepi pantai selatan di Teluk Finlandia. Finlandia adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang tetapbertumbuh. Dikarenakan pengangkatan isostatik yang telah terjadi sejak zaman es terakhir, luas wilayah negara ini juga tumbuh sekitar 7 kilometer persegi setiap tahun. Iklim di Finlandia Selatan adalah iklim menengah utara. Di Utara Finlandia, terutama di Laplandia, Finlandia, sebuah iklim subarktik mendominasi, dikarakterisasi dengan musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang hangat. Seperempat dari wilayah Finlandia terletak di dalam Lingkaran Arktik, dan konsekuensinya Finlandia mengalami matahari tengah malam. Di titik paling utara Finlandia, matahari tidak terbenam selama 73 hari di waktu musim panas, dan tidak terbit untuk 51 hari dalam musim dingin. Lihat juga: Daftar kota-kota Finlandia, Populasi Finlandia

Demografi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Demografi Finlandia Secara singkat, penduduk Finlandia kebanyakan terdiri dari mayoritas Suku Finn dan minoritas orangorang Swedia Finlandia sehingga bahasa resminya adalah bahasa Finlandia dan Swedia. Bahasa minoritas lainnya adalah bahasa Rusia dan Estonia. Populasi Finlandia kebanyakan berpusat di daerah selatan. Kota-kota di daerah itu adalah Daerah Metropolitan Helsinki yang mencakup Helsinki,Espoo, dan Vantaa. Kota-kota lainnya adalah Tampere, Turku, Oulu, Lahti, Kuopio dan Jyvskyl.

Politik[sunting | sunting sumber]

Parlemen Finlandia dari Helsinki.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Finlandia Finlandia menggunakan sistem semi-presidensial dengan parlemen. Presiden Finlandia bertanggung jawab terhadap kebijakan luar negeri sedangkan kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinetnya, Valtioneuvosto atau Statsrdet, yang terdiri dari perdana menteri dan menteri untuk berbagaidepartemen. Parlemen Finlandia yang disebut Eduskunta atau Riksdag beranggotakan 200 orang dan merupakan otoritas legislatif tertinggi di negara tersebut. Parlemen ini bisa mengubah Konstitusi Finlandia dan mengalahkan hak veto presiden. Legislasi bisa diusulkan oleh kabinet ataupun dari anggota Eduskunta yang dipilih untuk empat tahun dengan representasi proporsional.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi Finlandia Finlandia merupakan negara industri, memiliki ekonomi pasar-bebas, dengan produksi per kapita kira-kira sama dengan Britania Raya, Perancis, Jerman, dan Italia. Standar hidup di Finlandia tinggi. Sektor kunci ekonomi adalah produksi, terutama di bidang telekomunikasi. Perdagangan memiliki peran penting yang

hampir mencapai sepertiga PDBnya. Finlandia mengimpor bahan mentah, energi, dan beberapa komponen barang produksi. Karena iklimnya, perkembangan pertanian terbatas untuk mempertahankan kecukupansendiri. Kehutanan merupakan ekspor yang cukup penting, menyediakan pekerjaan sekunder bagi populasi pedesaan. Integrasi yang cepat dengan Eropa Barat, Finlandia meninggalkan mata uang markka dan beralih ke euro pada 1 Januari 1999. Finlandia adalah sebuah negara kesejahteraan sehingga warga negaranya dikenai pajak yang besar, namun sebagai gantinya, mereka menikmati layanan sosial yang baik. Lihat juga: Sistem inovasi Finlandia

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

M/S Silja Symphony meninggalkan Helsinki. Kapal pesiar adalah aktivitas wisata utama di seluruh Finlandia.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pariwisata di Finlandia Pariwisata merupakan industri yang sedang berkembang di Finlandia dan di tahun-tahun terkini menjadi aspek penting ekonominya. Pada tahun 2005, pariwisata Finlandia mendapat keuntungan kotor lebih dari 6,7 milyar dengan pertumbuhan 5% dari tahun-tahun sebelumnya. Banyak pertumbuhan mendadak itu yang bisa dikaitkan ke globalisasi dan modernisasi negeri itu begitupun kebangkitan dalam publisitas dan kesadaran positif. Banyak daya tarik di Finlandia yang menarik lebih dari 4 juta pengunjung pada tahun 2005. Bentang alam Finlandia ditutupi dengan hutan cemara yang lebat, perbukitan berombak dan dilengkapi dengan susunan danau dan pulau daratan yang rumit. Banyak daerah di Finlandia yang murni dan perawan sebab memiliki 35 taman nasional dari pesisir selatan Teluk Finlandia ke tebanganLaplandia yang tinggi. Ini juga kawasan urbanisasi dengan banyak peristiwa dan aktivitas budaya. Feri komersial antara kota pesisir dan pelabuhan utama di kawasan Baltik, termasuk Helsinki, Turku, Tallinn, Stockholm dan Travemnde, memainkan peran penting dalam industri pariwisata setempat.

Budaya[sunting | sunting sumber]

Sauna tanpa cerobong asap diEnonkoski. Budaya sauna Finlandia yang kuat merupakan salah satu dari sisa budaya Finlandia asli.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Budaya Finlandia Seperti rakyatnya, budaya Finlandia amat asli dan banyak diwakili dalam bahasa Finlandia. Sepanjang masa prasejarah dan sejarah di daerah ini, persentuhan dan pengaruh budaya berbarengan datang di saat yang sama dari segala penjuru. Sebagai akibat 600 kekuasaan Swedia, pengaruh budaya Swedia masih bisa dilihat. Kini, pengaruh budaya dari Amerika Utara juga mendominasi. Dalam abad ke-21, banyak orang Finlandia yang mengalami persentuhan budaya dari daerah yang jauh, seperti Asia dan Afrika. Melalui pariwisata, para pemuda Finlandia khususnya telah banyak bersentuhan dengan orang-orang dari luar Finlandia dengan bepergian ke luar negeri untuk bekerja dan belajar. Masih terdapat perbadaan antara kawasan, khususnya perbedaan kecil dalam logat dan kosakata. Minoritas seperti orang Sami, Swedia Finlandia,Romani, dan Tatar memelihara budaya mereka sendiri. Banyak orang Finlandia yang secara emosional terkait dengan pedesaan dan alam, karenaurbanisasi masih menjadi fenomena baru. Finlandia secara nyaman memenangkan Kontes Menari Eurovision pertama di bulan September 2007.

Peringkat internasional[sunting | sunting sumber]


Daftar ini memuat maksimum 3 tahun per survei. Untuk daftar lengkap, lihat Peringkat internasional Finlandia.

Organisasi

Survei

Tahun

Peringkat

A.T. Kearney / Foreign Policy

Indeks Globalisasi

2005 2006 2007

Urutan ke-10 dari 62 negara Urutan ke-13 dari 62 negara Urutan ke-18 dari 72 negara

Columbia University / Yale University

Indeks Ketahanan Lingkungan

2001 2002 2005

Urutan ke-1 dari 122 negara Urutan ke-1 dari 142 negara Urutan ke-1 dari 146 negara

Heritage Foundation / The Wall Street Journal

Indeks Kebebasan Ekonomi

2006 2007

Urutan ke-12 dari 157 negara Urutan ke-16 dari 157 negara

IMD International

Buku Tahunan Daya Saing Dunia

2004 2006 2007

Urutan ke-8 dari 60 ekonomi (negeri dan kawasan) Urutan ke-10 dari 61 ekonomi Urutan ke-17 dari 55 ekonomi

NationMaster

Pencapaian teknologi

2001

Urutan ke-1 dari 68 negara

OECD, PISA

Programuntuk Penilaian Mahasiswa Internasional

2000 2003

Urutan ke-1 dari 43 negara dalam kemampuan membaca Dari 41 negara: urutan ke-2 dalam matematika, urutan ke-1 dalam kemampuan membaca, urutan ke-1 dalam sains (bersama dengan Jepang), urutan ke-2 dalam pemecahan masalah

2005 Reporters Without Peringkat Kebebasan 2006 Borders Pers Dunia 2007

Urutan ke-1 dari 167 negara (bersama dengan Denmark, Islandia, Republik Irlandia, Belanda, Norwegia, dan Swiss) Urutan ke-1 dari 168 negara (bersama dengan Islandia, Irlandia dan Belanda) Urutan ke-5 dari 169 negara (bersama dengan Belgia dan Swedia)

Save the Children

2005 Keadaan Ibu di Dunia 2006 2007

Urutan ke-3 dari 109 negara Urutan ke-2 dari 125 negara (bersama dengan Denmark) Urutan ke-7 dari 140 negara

The Economist Intelligence Unit

Indeks Perdamaian Global

2007

Urutan ke-6 dari 121 negara

Transparency International

Indeks Presepsi Korupsi

2005 2006 2007

Urutan ke-2 dari 158 negara (bersama dengan Selandia Baru) Urutan ke-1 dari 163 negara (bersama dengan Islandia dan Selandia Baru) Urutan ke-1 dari 179 negara (bersama dengan Denmark dan Selandia Baru)

UNDP

Indeks Pembangunan Manusia

2004 2005 2006

Urutan ke-13 dari 177 negara Urutan ke-13 dari 177 negara Urutan ke-11 dari 177 negara

World Economic Forum

Laporan Daya Saing Global Peringkat Indeks Daya Saing Pertumbuhan

2005 2006 2006 2007 2007 2008

Urutan ke-1 dari 117 negara Urutan ke-2 dari 125 negara Urutan ke-6 dari 131 negara

WorldAudit.org

Audit Demokrasi Dunia

2006

Urutan ke-1 dari 150 negara

Provinsi[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Provinsi Finlandia

Sekarang ini, Finlandia memiliki 6 provinsi administratif (lni, pl. lnit). Otoritas provinsi merupakan bagian dari cabang eksekutif dari pemerintah nasional; sebuah sistem yang tidak berubah drastis sejak pendiriannya pada 1634 ke sebuah divisi baru ke "provinsi besar" pada 1997. Sejak itu, keenam provinsi adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Finlandia Selatan Finlandia Barat Finlandia Timur Oulu Laplandia

6.

land

Kepulauan land menikmati tingkatan otonomi sendiri. Menurut perjanjian internasional dan hukum Finlandia, pemerintahan regional land menangani beberapa masalah yang termasuk ke otoritas provinsi di Finlandia Daratan. Pemerintahan lokal diorganisasi lebih lanjut oleh 432 kotamadya Finlandia. Sejak 1977, tidak ada pembedaan administratif antara "town", kota, dan kotamadya lainnya. Selain kotamadya, Finlandia juga dibagi kepada 20 wilayah.

Bahasa[sunting | sunting sumber]


Finlandia mempunyai dua bahasa resmi yang utama yaitu: bahasa Finlandia dan bahasa Swedia. Bahasa resmi lainnya adalah bahasa Suomi, bahasa Romani dan bahasa Finlandia Isyarat. Bahasa asing lain yang penting adalah bahasa Rusia dan bahasa Estonia. Bahasa yang umum digunakan adalah bahasa Finlandia (92% dari populasinya) serta bahasa Swedia (6% dari populasinya). Penggunaan bahasa asing saat ini adalah bahasa Inggris (63%), bahasa Swedia (41%), bahasa Jerman (18%) dan Perancis (3%).

Rujukan[sunting | sunting sumber]


1. ^ (Inggris) Formerly a semi-presidential republic, it's now a parliamentary republic according to David Arter, First Chair of Politics at Aberdeen University, who in his "Scandinavian Politics Today" (Manchester University Press, revised 2008), quotes Jaakko Nousiainen in "From semipresidentialism to parliamentary government" in Scandinavian Political Studies 24 (2) p95 109 as follows: "There are hardly any grounds for the epithet 'semi-presidential'." Arter's own conclusions are only slightly more nuanced: "The adoption of a new constitution on 1 March 2000 meant that Finland was no longer a case of semi-presidential government other than in the minimalist sense of a situation where a popularly elected fixed-term president exists alongside a prime minister and cabinet who are responsible to parliament (Elgie 2004: 317)". According to the Finnish Constitution, the President has no possibility to rule the government without the ministerial approval, and does not have the power to dissolve the parliament under his or her own desire. Finland is actually represented by its Prime Minister, and not by its President, in the Council of the Heads of State and Government of the European Union. 2. 3. ^
a b c d

"Finland". International Monetary Fund. Diakses 2011-04-21.

^ "Human Development Report 2010". United Nations. 2010. Diakses 5 November 2010. and "Human Development Index trends, 19802010". United Nations. 2010. Diakses 7 November 2010.

4.

^ "National Archives Service, Finland (bahasa Inggris)". Diakses 2007-01-22.