Anda di halaman 1dari 22

ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN PANAS (QUENCHNG, NORMALIZING, TEMPERING) PADA LOGAM TEMBAGA PADA SUHU 875 oC SELAMA 30 MENIT

TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASANNYA

Kelompok C5 : Surya Andika S (7100) Wijayanto Visy N (71 1)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI AKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNI!ERSITAS ATMA "AYA YOGYAKARTA #0$3

KA!A "#N$AN!A%

"uji

dan

Syukur

penulis

panjatkan

atas

ke&adirat

Alla& SW!' yan( tela& melimpa&kan )erkat dan ra&mat*Nya' se&in((a penulis dapat menyelesaikan penyusunan +aporan !u(as ,esar yan( )erjudul : -ANA+.S.S "#N$A%/0 "#%+AK/AN "ANAS(1/#NC0N$' !#3,A$A "A5A N2%3A+.4.N$' S/0/ 675
o

!#3"#%.N$) S#+A3A 70

"A5A

+2$A3

3#N.!

!#%0A5A"

S!%/K!/% 3.K%2 5AN N.+A. K#K#%ASANN8A9 Selama proses penyusunan +aporan ini )anyak

mendapatkan ara&an dan )im)in(an dari para pem)im)in(: 2le& karena itu pada kesempatan kali ini penulis in(in menyampaikan kepada : 1: .)u C5K' selaku 5osen "raktikum ;isika 5asar < rasa terimakasi& yan( se)esar*)esarnya

3aterial !eknik: =: ,pk ,aju' selaku Kepala +a) :: :: 7: S>adita' selaku Asisten 5osen yan( selalu mem)erikan )im)in(an dan doron(an serta masukan se&in((a laporan dapat terselesaikan: "enulis menyadari sepenu&nya masi& )anyak kekuran(an dalam penyusunan proposal penelitian ini' ole& karena itu penulis men(&arapkan masukan' kritik dan saran yan( si?atnya mem)an(un dari pem)a@a: 8o(yakarta' 16 NoAem)er =017 "enulis

,A, 1 !/B/AN

1: 3ampu men((unakan mikroskop metalo(ra?i: =: 3eli&at dan men((am)arkan ?ase )entuk struktur lo(am den(an men((unakan mikrosop 7: 3ampu melakukan proses pen(etsaan C: 3em)andin(kan struktur lo(am se)elum dan sesuda&

dietsa serta di panaskan: 5: 3empelajari si?at*si?at )a&an lo(am dan struktur

mikronya setela& men(alami pen(ola&an panas: : 3eli&at (ejala*(ejala yan( k&as pada material se@ara mikroskopis: 7: 3ampu menentukan proses pen(ola&an panas yan( sesuai untuk mendapatkan si?at*si?at lo(am yan( dike&endaki: 6: 3en(eta&ui konsep pen(ujian kekerasan: D: 3enentukan kekerasan )a&an uji 10: 3en(eta&ui &u)un(an antara luka tekan den(an

kekerasannya: 11: 3ampu men((am)arkan dan mem)adin(kan (ra?ik

kekerasan: 1=: 3ampu menjalankan mesin %o@k>ell 0ardness !ester

,A, = .S.

=:1 5asar !eori =:1:1 Analisa struktur mikro Analisa mikro adala& suatu analisa men(enai struktur lo(am k&usus memlalui pem)esaran 5en(an den(an men((unakan mikro mikroskop metalo(ra?i: analisa struktur'kita

dapatmen(amati )entuk < ukuran Kristal lo(am' kerusakan lo(amdan proses de?ormasi' proses perlakuan panas' dan per)edaan mekanis komposisi: si?at Si?at*si?at lo(am terutama si?at ole& dan teknolo(is san(at mempen(aru&i

mikro struktur lo(am dan paduannya' disampin( komposisi kimianya: Struktur mikro dari lo(am dapat diu)a& den(an jalan perlakuan panas ataupun den(an proses peru)a&an )entuk ( 5e?ormasi ) dari lo(am yan( akan di uji: 5asar kerja dari analisa struktur mikro ini yan( terpentin( adala& pen(amatan )atas )utir yan( ter)entuk pada saat pen(etsaan: "ada saat pen(etsaan' atom*atom yan( terdapat di daera& transisi transisi diantara den(an yan( )utiran akan ini le)i& tidak muda& akan larut di)andin(kan atom*atom terkikis lainnya: Atom*atom

didaera&

memantulkan @a&aya melalui mikroskop se&in((a tampak ole& mata kita se)a(ai (aris atau )iasa dise)ut se)a(ai )atas )utir: 4at*Eat etsa selain di(unakan untuk memperjelas )atas lo(am )utir' ju(a )er?un(si muda& untuk diamati mem)eri >arna pada #tsa se&in((a le)i& strukturnya:

adala&

suatu

proses

pen@elupan

spe@imen

den(an

tujuan

menemukan sepesimen yan( )ersi&: #tsa )iasanya dilakukan diatas )a(ian yan( tela& diamplas dan dipoles: ;aktor*?aktor yan( menentukan si?at mekanik' antara lain : a: #?ek kuantitas ?asa ,a&andapat karet' pasir diperkuat pada daya lempun(' ta&an den(an dan menam)a&kan akan

-"en(isi9' misalnya den(an menam)a&kan kar)on pada se)a(ainya menin(katkan ataaliran: ): #?ek /kuran ;asa Se)a(ai pen(aru& dari ukuran ?asa adala& )a&>a pasir yan( &alus dapat menin(katkan kekuatan aspal jau& le)i& )anyak dari pada jumla& ?raksi krikil yan( sama: "artikel kar)ida yan( &alus jau& le)i& e?ekti? pen(aru&nya ter&adap pen(uatan ?erit yan( ulet daripada kar)ida yan( kasar: @: "en(aru& ,entuk 5istri)usi ;asa 5en(an pendin(inan ?asa larutan "resipitasi yan( utama su&u tin((i atau den(an ?asa* )utir ter&adap de?ormasi

perla&an*la&an tum)u& dan

terjadi pada

nukliasi

endapan padat

)atas*)atas

ter)entukla&

jarin(an?asa

)aru: ,ila ?asa ini rapu& maka seluru& jarin(an akan rapu&' karena retak dapat meram)at melalui jarin(an ener(y partikel renda&: endapan Se)aliknya' yan( &alus: yan( pendin(inan @epat 3atriks yan( aki)at ulet penurunan temperature menim)ulkan

den(an se)aran partikel yan( keras menim)ulkan )a&an yan( kuat karena de?ormasi plastis: partikel yan( kuat akan men(&am)at

0al*&al yan( )erkaitan den(an struktur mikro' antara lain : a: !ransmisi Ca&aya

!ransmisi @a&aya pada )enda padat )ukan lo(am san(at dipen(aru&i ole& )er)a(ai ?asa: Setiap kali )erkas @a&aya men(enai )atas permukaan' )erkas @a&aya terse)ut akan di pantulkan sesuai &ukum snell : n1 F sin 1 G n= F sin = 5imana : n G .ndeF )ias suatu ?asa tertentu normal Karena n )erlainan untuk setiap )a&an' 1 dan = )er)eda' se@ara umum dapat dikatakan )a&>a )erkas @a&aya di)iaskan setiapkali men(enai )atas permukaan: 0al ini menye)a)kan terjadinya disperse dan penera>an(an: ): Kapasitas panas G Sudut antara )idan( @a&aya den(an )idan(

/ntuk lo(am dan keramik mempunyai nilai sekitar =5 BHmol


o

C (

atau

kalHmol

C )

pada su&u

)iasa'

tetapi )a&an ?asa (anda men(ikuti peraturan @ampuran seder&ana )erikut : Cm G ;1C1 I ;=C= I : : : I ;nCn

@:

Kondukti?itas ,aik kondukti?itas panas maupun listrik san(at

peka

ter&adap sejajar

(eometris maka

struktur

mikro: akan

"ada

struktur

konduktiAitas

sejajar

den(an struktur mikro' persamaannya yaitu : 1Hkn G ?1Hk1 I ?=Hk= I : : : I ?nHkn Sedan(kan pada ara& &antaran panas te(ak lurus

lapisan*lapisan' ?asa (anda yaitu :

akan

men(&asilkan

pen(aturan

@ampuran yan( ter)alik untuk konduktiAitas struktur

Jkn G ?1:k1 I ?=:k= I : : : I ?n:kn Struktur mikro yan( )anyak terdapat adala& struktur dispersi dari = atau le)i& ?asa: /ntuk mendapatkan perlu si?at*si?at di@ari mekanik kimia yan( dan

diin(inkan

komposisi

perlakuan panas yan( tepat: Se@ara umum ada )e)erapa reaksi yan( terjadi pada struktur mikro yaitu : a) "ertum)u&an )utir Atom )er(erak melintasi )atas )utir (KK 1 nm)' tidak ada peru)a&an komposisi' tidak ada peru)a&an )entuk' tidak ada)utiran )aru: )) "eru)a&an %ekristalisasi !er)entuk sempurna' &anya )utiran ada )aru yan( kem)ali le)i& atom

pen(aturan

se@ara lo@al' (KK 1 nm)' tidak ada peru)a&an

komposisi' kristal: @)

tidak

ada

peru)a&a

struktur

"eru)a&an "olimor?i !er)entuk ?asa )aru' ole& karena itu

koordinasi atom )aru melalui pen(aturan kem)ali se@ara lo@al (KK 1 nm)' tidak ada peru)a&an komposisi:

d)

"elarutan 3en(&ilan(nya ?asa se@ara pelarutan dalam

?asa

utama'

di?usi

atom

se@ara

)esar*)esaran

(LL 1 nm) e) "en(endapan "emisa&an dan pem)entukan ?asa )aru dari larutan padat le>at jenu&' di?usi atom se@ara )esar*)esaran (LL 1 nm) ?) %eaksi #utektoid 5ekomposisi dari suatu ?asa ( pada >aktu pendi(ninan ) menjadi = ?asa )aru' di?usi atom se@ara)esar*)esaran (LL 1 nm) () !rans?ormasi 3artensitik "eru)a&an se)ua& nm): atom polimor?i le)i& melalui dari per(eseran ter&adap

atau

)idan(

)idan( yan( )erdekatan' tidak ada di?usi (KK 1

Ciri*@iri

utama

dari

reaksi*reaksi

diatas

se)a(ai )erikut : !er)entuk atau tidaknya suatu ?asa )aru "er(erakan jan(kau satuan: atom &anya meliputi di?usi sel

jau&

melalui

)e)erapa

jarak

=:1:= 0eat !reatment 0eat treatment adala& suatu proses pen(ola&an panas dapat keadaan )erupa padat pemanasan untuk dan pendin(inan lo(am dan dalam untuk memper)aiki strukturnya

men(u)a& si?at*si?at ?isis lo(am sesuai den(an yan( di ke&endaki: /ntuk men(u)a& struktur lo(am dilakukan den(an memanaskan lo(am pada su&u tertentu dalam periode >aktu tertentu dan kemudian didin(inkan den(an laju tertentu ter(antun( dari media pendin(inannya: 3elalui perlakuan panas yan( tepat' te(an(an dalam dapat di&ilan(kan' )esar )utir diper)esar atau atau dapat diperke@il' ketan((u&an ditin(katkan

di&asilkan suatu permukaan yan( keras disekelilin(i inti yan( ulet: /ntuk memun(kinkan perlakuan panas yan( tepat' susunan kimia lo(am &arus diketa&ui kar)on karena peru)a&an komposisi kimia' k&ususnya dapat men(aki)atkan

peru)a&an si?at*si?at mekanis material: "er@o)aan men(enai uji perlakuan panas ini akan

di)atasi proses den(an @ara mekanik dan lo(am uji yan(

di(unakan' yaitu tem)a(a: Si?at*si?at lo(am yan( terutama si?at mekanik paduan yan( san(at dipen(aru&i si?at ole& struktur yan( adanya mikro lo(am disampin( posisi kimianya' @onto&nya suatu lo(amatau akan mempunyai mekanis 5en(an )er)eda*)eda )a&an*)a&an strukturnya: !eknik*teknik 0eat treatment Adapun ma@am*ma@am proses pen(ola&an panas den(an strukturmikronya lo(am dan paduan diu)a&:

pemanasan atau pendin(inan den(an ke@epatan tertentu maka memperli&atkan peru)a&an

@ara mekanik yan( umum dilakukan adala& : a: 1uen@&in( 1uen@&in( adala& proses pemanasan lo(am diatas su&u @epat kritisnya' ( namun su&u di ) proses )a>a& pada ini atau titik suatu adala& kekerasan @airnya se@ara ?luida untuk lo(am diperta&ankan pendin(inan: menaikkan uji: "ada pemanasan meram)at luar akan setiap dari operasi luar ke perlakuan yan( dalam panas panas' laju panas pada ini' didin(inkan

pen@elupan !ujuan kekuatan

mekanik

merupakan

?a@tor

pentin('

den(an dari

ke@epatan dalam yan( )enda tidak

tertentu: ,ila pemanasan ini terlalu @epat' )a(ian le)i& tidak ,ila @epat dapat )a(ian struktur teratur' a(ar se&in((a merata: &arus diperole& tidak

)entuk

)enda

dipanaskan

perla&an*la&an

men(amati distorsi atau retak: 3akin )esar poto(an

)enda'

makin

lama

>aktu

yan(

diperlukan

untuk

memperole& &asil yan( merata: Kekerasan yan( dapat di@apai ter(antun( pada

laju pendin(inan' kadar kar)on dan ukuran )enda pada )aja paduan' jenis dan jumla& paduan akan mempen(aru&i kemampuan pen(erasan: ,enda umumnya den(an akan ukuran yan( le)i& )esarpada kuran(

men(&asilkan

permukaan

yan(

keras meskipun kondisi perlakuan panas yan( dapat meram)at kepermukaan: 2le& karena itu' kekerasan di)a(ian dalam )enda akan le)i& renda& daripada di)a(ian luar' da nada nilai )atas tertentu: 1uen@&in( lo(am adala& suatu kemajuan' lan(ka& pertama adala& perendaman lo(am' perendaman dapat dilakukan dialirkan tun(ku' millimeter melalui aliran udara udara air: &arus (tun(ku udara) untuk &arus atau dalam setiam Waktu perendaman

1*=menit pemanasan

penampan(

dilakukan

merata pada setiap lo(am' pada su&u 615 M D00 oC: +an(ka& selanjutnya adala& pendin(inan )a(ian: Air adala& sala& satu media Nuen@&in( yan( palin( e?isien dimana kekerasan maksimum diperole&: Namun ada kemun(kinan pen(ujian ke@il dan retak kekerasan yan( ke@il: pada mun(kin Ketika )ias lo(am' menye)a)kandistorsi dilakukan

di(unakan )iji kapas dan minyak mineral: /ntuk meminimalkan distorsi )enda kerja

silinder panjan( dipadamkan pada tepi' dan )a(ian

yan( te)al &arus memasukkannya kedalam air seperti lan(ka& pertama: "en(aru& material Nuen@&in( pada lo(am adala& se)elum adala&

dikeraskan'

struktur

material

struktur )utir perlit' yan( sera(am dan laminan: "erlit merupakan @ampuran dari ?erit dan sementit ter)entuk ketika )aja atau )esi @or diproduksi dan didin(inkan proses Se)elum ini' pada ke@epatan mikro laju' metode yan( ini' untu lam)at: perlu Setela& struktur )er)entuk mortensit: dilakukan dari

men((unakan konstanta

pen@arian

Nuen@&in(

keadaan tereksitasi ion lo(am: Ketika pendin(inan ada C jenis mediayan( di(unakan yaitu udara' air (aram' air' dan minyak: ): !emperin( "roses pemanasan kem)ali suatu lo(am yan( tela& dikeraskan melalui proses Nuen@&in( pada su&u di)a>a& su&u kritisnya selama >aktu tertentu dan didin(inkan se@ara perla&an*la&an: !ujuan proses ini adala& untukmen(uran(i nilai internal kekerasan' keuletan lo(am stress' dan se&in((a men(uran(i

menaikkanHmen(em)alikan keuletan lo(am uji @: Annealin( "roses den(an pemanasan

dapat perpaduan yan( tepat antara kekerasan dan

lo(am se@ara

sedikit

diatas

su&u sam)il

kritis' di)iarkan sampai su&u merata dan disusul pendin(inan perla&an*la&an

dija(a a(ar su&u di)a(ian luar dan dalam kira*kira sama: !ujuan proses ini adala& men(uran(i internal stress' men(&aluskan )utiran' men(uran(i kekerasan (pelunakan) lo(am se&in((a setela& proses ini diperole& si?at yan( le)i& plastis dan ulet d: NormaliEin( "roses diatas pendin(inan pemanasan daera& dalam lo(am udara: kira*kira kemudian tujuannya 70O*50OC dilakukan adala&

kritis'

men(uran(i internal stress' struktur )utiran le)i& merata' dan pem)entukan Kristal e: SperoidiEin( "roses kritis kemudian pemanasan lo(am perla&an*la&an )e)erapa yaitu sampai >aktu =5O*

men@apai su&u sedikit diatas atau di)a>a& daera& dan di)iarkan selama didin(inkan perla&an*la&an'

70OC tiap jam dalam dapur: !ujuannya adala& supaya diperole& struktur sementit )er)entuk speroidal

=:1:7 /ji Kekerasan "en(ujian kekerasan adala& sala& satu dari sekian )anyak uji jenis pen(ujian tanpa )a&an yan( ada: "en(ujian ini mempunyai keuntun(an yaitu dapat dilaksanakan pada )enda yan( ke@il men(alami kesukaran men(enai spesi?ikasinya:

"en(ertian se)a(ai kriteria

kekerasan untuk

se@ara

umum

dide?inisikan ta&anan

menyatakan

intensitas

suatu )enda ter&adap de?ormasi yan( dise)a)kan ole& o)jek lain: Ada )e)erapa yan( dikenal dalam pen(ujian kekerasan )a&an yaitu pen((oresan' penekanan' dan pemantulan:

A: !eknik*teknik "en(ujian Kekerasan 1: !eknik "en((oresan 5alam teknik pen((oresan' suatu )a&an

di(oreskan pada )a&an yan( lain dan dili&at siapa yan( kala& (terluka aki)at (oresan): 5ua ma@am metode di(unakan : a: 3etode ;redri@& 3o&s Skala per)andin(an 3o&s mempunyai nilai

)ilan(an 1 &in((a 10 se)a(ai )erikut : 1) !alk =) $ips 7) Kalsit C) ;luorit 5) Apotit ) ;eldspar 7) K>arsa 6) !opas D) Nitrida !itanium

10) .ntan ): 3etode 3artens =: !eknik "enekanan ,a&an uji di tekan den(an )a&an yan( lain yan( le)i& keras: ,a&an pe)ekanan diatur' )e)an penekanan menunjukkan kekerasan )a&an terse)ut: "en(ujian kekerasan yan( men((unakan metode ini adala& : "en(ujian %o@k>ell "en(ujian ,rinell "en(ujian Vi@ker "en(ujian "oidi "en(ujian !ukon a: "en(ujian %o@k>ell "en(ujian menentukan %o@k>ell kekerasan )ertujuan material untuk dalam

suatu

)entuk daya ta&an material ter&adap indentor )erupa )ola )aja ataupun keru@ut intan yan( ditekan pada permukaan material uji terse)ut: ): "en(ujian ,rinell "en(ujian kekerasan )ola )ertujuan material untuk dalam menentukan )entuk daya

suatu

ta&an material ter&adap indentor )erupa )ola )aja yan( ditekan pada permukaan

material

uji

(spe@imen):

.dealnya

untuk

men(uji spe@imen yan( kasar: @: "en(ujian Vi@ker "en(ujian ini )ertujuan untuk menentukan kekerasan @ukup suatu dan material dalam )entuk daya yan( ta&an material ter&adap indentor intan ke@il mempunyai )entuk )er)entuk piramida: 7: !eknik "emantulan !eknik ini dilakukan den(an @ara suatu )enda dipantulkan permukaan ditunjukkan (dijatu&kan )a&an uji: menunjukkan se@ara !in((i @epat) pantulan )a&an keatas yan( uji:

(eometris

kekerasan

Cara ini dilakukan pertama kali ole& S&ore:

,: "en(ujian Kekerasan %o@k>ell "en(ujian Kekerasan %o@k>ell didasarkan pada

kedalaman masuknya penekanan pada )a&an uji: "rinsip pen(ujian ini adala& ta&anan lo(am ter&adap tekanan yan( tetap: Se)a(ai penetrator di(unakan )ola )aja atau intan' dan yan( diukur adala& dalamnya )ekas &asil penekanan aki)at )e)an mayor ()e)an utama) dan )e)an minor ()e)an a>al): "em)erian yan( )e)an a>al dimaksudkan untuk memperke@il ke@enderun(an terjadi penum)ukan ole& kemudian keatas di)erikan atau penurunan utama: dise)a)kan )e)an a>al ini penekanan: Setela& )e)an di)erikan

"en(ukuran

dilakukan mesin se@ara otomatis jadi lan(sun( dapat diketa&ui nilai kekerasan )a&an: Suatu yan( &u)un(an semakin ter)alik dan(kal terjadi antara dalam

penetrasi dan kekerasan' yaitu semakin keras )a&an diuji' penetrasi indenter: Se)aliknya' Semakin dalam penetrasi )erarti semakin lunak )a&an uji terse)ut: .ndenter yan( dipakai )erupa )ola )aja den(an diameter 1H dan radius in' 1H6 in' P in' and Q in serta intan ujun( keru@utnya )a&an 0:0= yan( mm: lunak ,ola )aja )er)entuk keru@ut: Sudut lan@ip keru@ut intan 1=0o umumnya dipakai untuk sedan(kan

intan )rale di(unakan pada )a&an yan( keras: ,erdasarkan )e)an minor dan mayor ada = tipe pen(ukuran mayornya )a&an yaitu %o@k>ell dan sur?i@ial %o@k>ell: /ntuk pen(ukuran %o@k>ell' )e)an minornya 10 k( dan 0 k(' 100 k(' atau 150 k(: Karena luasnya diuji' maka dipakai )e)arapa skala yan(

%o@k>ell: Skala yan( diperole& dalam &uru? A &in((a V: Skala indenter dan )a&an yan( dipakai ditunjukkan pada ta)le )erikut : Skala A , C 5 # ; $ 0 K .ndenter .ntan ,ola 1H .n@& .ntan .ntan ,ola 1H6 .n@& ,ola 1H1 .n@& ,ola 1H1 .n@& ,ola 1H6 .n@& ,ola 1H6 .n@& ,e)an (k() 0 100 150 100 100 0 150 0 150

+ ,ola 1HC 3 ,ola 1HC " ,ola 1HC % ,ola 1H= S ,ola 1H= V ,ola 1H= "en(ukuran den(an mesin

.n@& 0 .n@& 100 .n@& 150 .n@& 0 .n@& 100 .n@& 150 uji %o@k>ell di(unakan

untuk men(ukur permukaan )a&an uji yan( tipis: 3esin ini memper(unakan )e)an minor 7 k( dan 15 k(' 70 k( dan C0 k( untuk )e)an utama: Alat ini dikali)rasi untuk kenaikan kedalaman 0:0000C0 in@& untuk setiap pem)a@aan 5ial: !iap skala dididenti?ikasikan den(an an(ka 15' 70' atau C5 ter(antun( )e)annya diikutu &uru? &arus N' !' W' R atau yaitu 8 ter(antun( sym)ol 0% indentornya: skala /ntuk menentukan nilai kekerasan' an(ka dan sym)ol di@antumkan' diikuti yan( di(unakan: An(ka*an(ka kekerasan dari %o@k>ell dapat

lan(sun( di)a@a pada petunjuk dial indi@ator yan( diperole& dari ukuran*ukuran dalam dalam penekanan rumus se)a(ai )erikut :

Keteran(an : 0% : Nilai kekerasan %o@k>ell S : Konstanta indentor 100 untuk .ndentor .ntan 170 untuk .ndentor )ola )aja ter(antun( pada )entuk

: dalamnya luka tekan permanen jika )e)an utama di&ilan(kan:

An(ka kekerasan %o@k>ell adala& selisi& antara se)ua& konstanta dan dalamnya luka tekan permanen yan( di)a(i den(an 0:00= mm: "eraturan tidak yan( tidak teratur' tidak kerataan akan yan(

sempurna yan(

pem)a@aan sala&

)enar:

"emoton(an yan( san(at tipis ju(a akan mem)erikan pem)a@aan karena akan mere?leksi kekerasan penyokon( landasan se)a(aimana kekerasan )enda kerja: 5ianjurkan kete)alan )enda uji minimal 10 kali kedalaman )ekas penekanan: "en(ujian dilakukan pada )a&an yan( te)alnya satu jenis: "em)a@aan yan( )erulan( tidak akan diam)il pada tempat &arus yan( sama dari Barak )enda antara kerja 1 dan pem)a@aan den(an diratakan: pen(ujian

pen(ujian )erikutnya &arus 7 &in((a 5 kali diameter )ekas penekanan: "usat penekanan tidak )ole& kuran( dari = Q kali (aris ten(a& penekanan dari setiap sisi )enda uji terse)ut dan dari se(ala ma@am penekanan lainnya: 0al ini &arus diper&atikan yaitu ke@epatan

penekanan &arus sama den(an >aktu pem)eratan )e)an' )aik pada pen(ujian pertama maupun pada pen(ujian selanjutnya: !anpa pen(ontrolan )e)an se@ara &ati* &ati )a&an dan teratur yan( lunak: tuas dapat /ntuk )e)an terjadi Aariasi pada &ar(a )a&an* kekerasan @ukup )esar' terutama

)a&an*)a&an )enar*)enar

demikian' dikem)alikan

"en(em)alian

pada posisi yan( standar setela& setiap pen(ujian dilakukan:

=:1:C Karakteristik !em)a(a !em)a(a adala& unsur kimia den(an sim)ol Cu den(an nomor atom =D'yan( diketemukan se)a(ai )iji& tem)a(a yan( masi& )ersenya>a den(an Eat asam:

$am)ar 1:1 Se)ua& !em)a(a !em)a(a memiliki si?at pen(&antar listrik dan panas yan( )esar yan( lo(am tin((i' yan( dipakai )aik: lain keuletan )aik: se)a(ai yan( ka>at tin((i atau dan )a&an dalam ") si?at ta&anan se)a(ian korosi Se&in((a produksi tem)a(a

untuk menukar )entuk dan paduan' Sn'

panas dalam meman?aatkan &antaran listrik dan panasnya ,iasanya diper(unakan den(an karena dapat den(an muda& mem)entuk paduan den(an lo(amM diantaranya lo(am lo(am tem)a(a ju(a memiliki titik lele& se)esar 106C' = oC:

=:= Alat dan ,a&an Alat : 3ikroskop metalo(ra?i

"eralatan etsa ( @a>an petri dan penjepit kayu) Kamera Amplas 0ardness !ester %o@k>ell 2Aen "eralatan 1uen@&in( ((elas )esi dan tan( )esi) Kain majun H kain per@a ,a&an : +o(am !em)a(a

=:7 Cara Kerja 1: 3en(amati struktur mikro )enda uji di)a>a&

mikroskop metalo(ra?i =: 3en((am)ar struktur mikro )enda uji yan( terli&an pada lem)ar pen(amatan 7: 3en(uji kekerasan den(an mesin uji %o@k>ell

0ardness !ester C: 3em)a@a dan men@atat nilai kekerasan yan( ter)a@a pada lem)ar pen(amatan

5: 3elakukan normaliEin(' (tem)a(a)

perlakuan dan

panas pada

(Nuen@&in(' )a&an uji

temperin()

: 3en(etsa )enda uji den(an Eat etsa yan( sesuai den(an tem)a(a yaitu 0N27 "ekat 7: 3en@u@i )enda uji den(an air lalu dikerin(kan

den(an kain majun 6: 3en(amati dietsa struktur di)eri mikro )enda uji yan( suda&

dan

perlakuan

panas

di)a>a&

mikroskop metalo(ra?i D: 3en((am)ar struktur mikro )enda uji yan( terli&at pada lem)ar pen(amatan kemudian diam)il ?otonya: 10: 3en(uji kekerasan den(an mesin uji %o@k>ell

0ardness !ester la(i setela& perlakuan panas 11: 3em)a@a dan men@atat nilai kekerasan yan(

ter)a@a pada lem)ar pen(amatan 1=: 3em)ersi&kan meja praktikum dan men(em)alikan

mesin uji seperti se)elum di(unakan