Anda di halaman 1dari 11

LOGIKA DEDUKTIF PENGERTIAN

DEDUKSI adalah penyimpulan yang bertolak dari hal umum menuju pada fenomena khusus atau satu kasus. LOGIK DEDUK!I" adalah sistem penalaran yang menelaah prinsip#prinsip penyiumpulan

yang sah $runtut% dan sesuai dengan pertimbangan akal% tepat& berdasarkan bentuk dari kerja akal% sehingga kesimpulan yang dihasilkan merupakan penyimpulan final $tepat% sah% dan tidak ada penyimpulan lain& yang diturunkan dari pangkal pikirnya $premisnya&. Logika deduktif disebut logika formal% logika simbolik karena yang dibi'arakan hanya bentuknya dari kerja akal saja dan terlepas dari isi apa yang dibi'arakan. ()O(OSISI (roposisi adalah pernyataan dalam bentuk kalimat yang merupakan rangkaian kata dalam kalimat yang dapat di nilai benar dan salahnya. (roposisi merupakan unit terke'il dari pemikiran yang mengandung maksud sempurna. Unsur yang membentuk proposisi adalah subjek% predikat dan kopula $kata penghubung* adalah% ialah% yaitu% itu% merupakan&. +ika kita menganalisis buku% maka kita akan mendapatkan kesatuan pemikiran dalam buku% kemudian bab#babnya% kemudian paragraf dan akhirnya pada unit terke'il yang tidak bisa DI, GI# , GI L GI. Unit terke'il ini disebut proposisi dalam logika.

PROPOSISI MENURUT SUMBERNYA -. (roposisi nalitik $(roposisi a priori&* adalah proposisi yang predikatnya sudah

terkandung pada subjeknya% seperti* .angga adalah buah#buahan Kuda adalah he/an

Kata buah#buahan sudah terkandung pada subjek mangga. +adi predikat pada proposisi analitik tidak mendapatkan pengetahuan baru. 0. (roposisi sintetik $proposisi a posteori& adalah proposisi yang predikatnya tidak menjadi keharusan pada subjeknya. (epaya ini manis Gadis itu gendut

(roposisi sintetik adalah lukisan dari kenyataan empirik% maka untuk menguji benar salahnya diukur berdasarkan sesuai tidaknya dengan kenyataan empirik. Karena itu proposisi ini di sebut proposisi a posteori.

PROPOSISI MENURUT BENTUKNYA .enurut bentuknya proposisi dibedakan menjadi proposisi kategorik% proposisi hipotetik dan proposisi disyungtif. -. (roposisi kategorik adalah pernyataan kebenaran yang tidak memerlukan syarat pembuktian% misal* semua dokter adalah lulusan fakultas Kedokteran. 0. (roposisi 1ipotetik. 1ubungan dua term yang memiliki ketergantungan dan masih memerlukan pembuktian dengan fakta sebenarnya. (roposisi hipotetik juga dikenal dengan istilah proposisi kondisional atau implikatif. .isal* jika mutu makanan bayi ditingkatkan% maka pertumbuhan bayi menjadi bagus. ,ila tekanan darahnya telah normal% .r 2. ,oleh berolahraga lagi. 3. (roposisi Disyungtif adalah hubungan dua proposisi kategorik yang mana salah satu menjadi alternatifnya. .isal* (enderita diare dapat menjalani ra/at jalan atau ra/at inap )umah Sakit.

PROPOSISI MENURUT JENISNYA da empat jenis proposisi atau premis% sebagai /ujud pernyataan kuantitas% yang mana predikatnya menerangkan subjeknya. adalah proposisi uni4ersal afirmatif $semua manusia akan mati& E adalah proposisi uni4ersal negatif $semua manusia bukanlah abadi& I adalah proposisi partikular afirmatif $bebetapa....& O adalah proposisi partikular negatif (roposisi singular% proposisi di mana predikatnya hanya menerangkan satu subjek.

INFERENSI Inferensi adalah suatu proses penarikan konklusi dari satu atau lebih proposisi. da dua 'ara

penarikan kesimpulan yaitu inferensi langsung $edukasi& dan inferensi tak langsung $Silogisme&. Inferensi langsung adalah penarikan konklusi dari sebuah premis $proposisi yang digunakan untuk penarikan konklusi&% sehingga konklusi yang dihasilkan tidak boleh lebih luas dari premisnya. Inferensi langsung $edukasi& adalah suatu proses penarikan konklusi dari sebuah atau lebih proposisi% ada 5 teknik edukasi% yaitu* -& Kon4ersi 0& Ob4ersi 3& Kontraposisi 6& In4ersi dan 5& Oposisi

!EK7IK EDUK SI -. Kon4ersi adalah penarikan kesimpulan se'ara langsung dengan membalikkan atau mempertukarkan term predikat menjadi term subjek dan merubah subjek menjadi predikat. (roposisi a/al disebut kon4ertend dan proposisi akhir disebut kon4erse.

+ika proposisi

dikon4ersikan% hasilnya ialah proposisi I. +ika proposisi E atau I di

kon4ersikan% hasilnya tetap proposisi E atau I. (roposisi O tidak dapat dikon4ersikan. .isal* $-& Semua filsuf adalah manusia $(roposisi * (remis* Kon4ertrend&. Sebagian manusia adalah filsuf $Konklusi* kon4erse&. $0&. !ak semua filsuf adalah kera 8(remis E&. Konklusi* !ak satupun kera adalah "ilsuf. $3&. (remis I* ,eberapa anggota adalah sarjana% Konklusi* ,eberapa sarjana adalah anggota ,)I. 0. Ob4ersi adalah penalaran langsung yang konklusinya menunjukkan perubahan kualitas proposisi% kendati maknanya tetap dan tidak boleh berubah. (roposisi a/al disebut ob4ertend dan proposisi akhir disebut ob4erse. 1ukum* i. +ika proposisi diob4ersikan% hasilnya menjadi proposisi E. .isal* (remis * ,)I

Semua presiden adalah manusia% maka konklusinya* semua presiden bukan manusia $E&. ii. +ika (rop. E diob4ersikan% hasilnya menjadi prop. . 9ontoh* (remis E* semua serigala bukan manusia. Konklusi* semua serigala adalah bukan manusia $ &. iii. +ika (roposisi I diob4ersikan% hasilnya menjadi proposisi O. 9ontoh* (remis I* Sebagian manusia pemikir. 1asilnya* sebagian manusia bukan pemikir $O&. i4. +ika (roposisi O diob4ersikan% hasilnya menjadi proposisi I. 9ontoh* (remis O: Sebagian manusia bukan pela/ak. 1asilnya* sebagian manusia adalah bukan pela/ak $I&. 3. Kontraposisi dalah penarikan kesimpulan se'ara langsung dengan menukar;mengubah subjek# predikat menjadi tak subjek dan tak predikat. <ang bisa dikontraposisi adalah proposisi dan O. 9ontoh* (remis: Semua filsuf adalah manusia. Konklusi* semua

bukan manusia adalah bukan filsuf.

6. In4ersi dalah penalaran langsung dengan 'ara menegasikan $mengubah& subjek proposisi premis dan menegasikan atau tidak menegasikan predikat preposisi premis. +ika in4erse
mengubah baik subjek maupun predikat disebut in4ersi lengkap. +ika subjek diubah tetapi predikat tetap, maka dise !t i"#ersi tidak $e"%kap& a& I"#ersi Pr'p'si A () IN*ERSI LENGKAP+ In4ertrend* semua filsuf adalah manusia. $ & In4erse* Sebagian bukan filsuf adalah bukan manusia. ,) IN*ERSI SEBAGIAN+ In4ertrend* Semua filsuf adalah manusia. $ & In4erse* Sebagian bukan filsuf adalah manusia. & I"#ersi Pr'p'sisi E -& I7=E)SI LE7GK ( In4erternd* Semua filsuf bukan kera. $E& In4erse* Sebagian bukan filsuf bukan kera. $O& ,) IN*ERSE SEBAGIAN In4erternd* semua filsuf bukan kera. $E& In4erse* Sebagian bukan filsuf bukan kera. $O& OPOSISI

dalah penalaran langsung yang proposisi konklusinya merupakan oposisi dari proposisi atau premis dengan term subjek dan predikat yang sama.

Gambar 7o. >#-- .a'am oposisi Kontrari menunjukan oposisi antara proposisi proposisi E salah demikian sebaliknya. Subkontra. $I dan O&. !idak mungkin kedua#duanya salah. ,isa pula keduanya benar. Kontradiktori. #O dan I#E. +ika benar% maka O salah. +ika O benar% maka dan E. +ika proposisi benar% maka

salah. +ika I benar% maka E salah. +ika E benar% maka I salah. Subalternatis #I dan E#O. +ika tentu SILOGISME Silogisme adalah setiap penyimpulan% dimana dari beberapa keputusan$premis&% kemudian disimpulkan suatu keputusan yang baru $kesimpula baru&. da dua ma'am silogisme% yaitu * Silogisme tunggal $terdiri dari dua premis& dan Silogisme tersusun $terdiri lebuh dari dua premis&. benar% I pun juga benar. +ika I benar% belum

benar. +ika E benar. O pun benar. +ika O benar% belum tentu E benar.

a& Si$'%isme T!"%%a$ !able >.- hukum logika deduktif $silogisme&

()E.IS (remis (remis dapat berupa pernyataan positif atau negatif. Kedua premis dapt positif% tetapi keduanya tidak boleh negatif. Kedua premis tidak boleh partikular. * proposisi pernyataan positif uni4ersal $semua..& atau Singular $indi4idu&

(remis E * proposisi pernyataan negatif uni4ersal atau singular. (remis I * proposisi pernyataan positif parti'ular $beberapa . . . .& (remis O * proposisi pernyataan negatif partikular.

(E7<I.(UL 7 Kedua premis positif% penyimpulan juga positif. (enyimpulan harus menga'u pada premis yang lemah. +ika salah satu premis negatif% maka penyimpulan harus negatif.

9ontoh silogisme tunggal * Semua manusia dapat mati. $ & Semua orang Indonesia adalh manusia. $ &

Selesaikan * Semua anjing menggonggong. $ & ,runo adalah anjing $ &

+adi% . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .$ &

!idak ada ku'ing yang mempunyai sayap . $ & Semua burung punya sayap. $ & o +adi% . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .$ &

Semua manusia berakal budi. $ & Kera tidak berakal budi. $ & o +ad% . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .$ &

Semua manusia bukanlah abadi. $ & Semua orang indonesia adalah manusia. $ & o +adi% . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . $ &

Semua manusia berakal budi.$ & Semua manusia adalah he/an. $ & o +adi% . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . $ &

& Si$'%isme ters!s!" Silogisme tersusun dibedakan menjadi tiga * () Epi-.ere"a Silogisme yang salah satu premisnya atau juga kedua#duanya disambung dengan pembuktian. Soekarno pahla/an

+adi Soekarno adalah agung Pem !ktia""/a * Setiap pahla/an adalah agung% karena pahla/an adalah orang yang berani mengerjakan hal#hal yang mengatasi tuntutan ke/ajiban. ,) E"t./mema Silogisme enthymema atau silogisme yang dipersingkat adalah silogisme yang salah premisnya atau kesimpulanya dilampaui. +i/a manusia adalah rohani +adi% tidak alkan mati 0) P'$/si$$'%isme Deeretan silogisme disusun sedemikian rupa% sehingga penyimpulanya yang satu menjadi premis untuk silogisme lainnya. Seorang% yamg berkomitmen% memberikan kontribusi lebih dari yng dimiliki% akan merasa puas. Seorang yang loyaladalah seorang yang memberikan yang lebih dari yang dimilikinya. o o o +adi% seorang yang loyal akan memberikan lebih dari yang dimilikinya. Seorang yang loyal adalah seorang yang puas. +adi orang yang puas akan menjadi loyal.

9ontoh lain * +oko adalah pelanggan yang pua. o +adi +oko menjadi loyal.

1) S'rites Deeretan silogisme yang terdiri lebih dari tiga keputusan. Keputusan tersebut didukung satu sama lain sedemikian rupa% predikat dari keputusan yang satu menjadi subjek keputusan berikutnya. Orang yang idak menghendaki keinginannya% memginginkan seribu satu ma'am barang. Orang yang menginginkan seribu satu ma'am barang banyak sekali kebutuhannya. Orang yang banyak sekali kebutuhan% akan tidak tentram hatinya% o +adi orang yang tidak mengendalikan keinginannya% tidak tentram hatinya. ,& si$'%isme 2ip'tetik Silogisme hipotetik adalah silogisme yanmg terdiri atas satu premis atau lebih yang berupa keputusan kondisional. Silogisme hipotetik dibedakan menjadi SILOGISME 32IPOTETIK) KONDISIONAL% yang ditandai dengan ungkapan% i$ama"a, ma"aka$a 3i4), maka 3t.e"), 5ika% adalah antaseden dan maka . . . . . . adalah konsekuen. Kesimpulan ditentukan hubungan yang terjadi antara anteseden dan konsekuen. SILOGISME 32IPOTETIK)DISYUNGTIF% yang ditandai dengan ungkapan ata! . . . . % ata! . . . .premis minor mengakui atau memungkiri salah satu kemungkinan yang sudah disebut dlam premis mayornya. .isal * !,9 adalah penyakit menular atau keturunan. (ostulat ko'h membuktikan !,9 dapat ditularkan. +adi% . . . . : .obil kita diam atau bergerak $tidak diam&: karena diam% jadi tidak bergerak.

SILOGISME 32IPOTETIK) KONYUNGTIF % yang ditandai dengan ungkapan tidak seka$i%!s .. . . . . .da" . .. . . . .keputusan konyugtif adalah keputusan dimana persesuaian beberapa predikat untuk satusubjek disangkal.karena itu sebaiknya predikat ada perla/anan. .obil kita tidak mungkin sekaligus bergerak dan diam. Kenyataan mobil kita diam% jadi mobil kita bergerak.