Anda di halaman 1dari 6

PENGANGGURAN YANG MENJADI TREN

By: Zahara Putri Negara Indonesia adalah Negara yang mempunyai penduduk yang sangat besar. Bahkan program KB yang diterapkan oleh pemerintah masih tetap tidak bisa mengurangi jumlah penduduk yang ada di Indonesia. Bahkan tidak banyak pula yang tidak menggalakkan KB, sehingga jumlah penduduk semakin membludak. Dengan adanya jumlah pendduduk yang besar, maka jika dikaitkan dengan pekerjaan, seharusnya lapangan pekerjaan juga memenuhi. Namun sungguh disayangkan, lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia tidak bisa menampung banyaknya penduduk yang ada. Mahasis a yang lulus kuliah, dengan bangga akan katakan mereka adalah !alon pengangguran baru. "al ini dikarenakan, men!ari pekerjaan !ukuplah sulit. #idak bersesuaian kebutuhan yang lapangan yang tersedia. $palagi, banyak kita dapati lo ongan pekerjaan yang tersedia membutuhkan %DM yang berpengalaman, setidaknya &'( tahun. Bagaimana seorang sarjana yang baru lulus kuliah ditekankan untuk mempunyai pengalaman menyedihkan. *leh karena itu, tidaklah mengherankan jika pengangguran dijadikan suatu tren karena mereka sudah mulai putus aja. #idak adanya kesempatan dan ketika melakukan pengajuan lamaran kerja, akan didapati banyaknya penolakan'penolakan. Mungkin aka ada beberapa lulusan perguruan tinggi, mempunyai keberuntungan dalam hal pekerjaan. Bisa jadi karena ketika dia di kampus menjadi seorang akti+is dan mempunyai banyak link, baik berupa in+o pekerjaan atau ada beberapa orang dalam yang mengajaknya bekerja. ,ika seperti ini tidaklah terlalu sulit bagi mereka. Kuliah dengan nilai memuaskan, pekerjaanpun terjamin. "al ini adalah suatu keberutungan tersendiri dari masing'masing orang. kerja sedangkan kesempatan tidak ada) Bukankah ini

Namun bagaimana nasib lulusan yang hanya bisa mengandalkan ija-ah) Pengalaman belum ia miliki. Dan ketika mereka men!oba terjun ke lapangan, penolakan akan mereka dapati karena pengalaman tak mereka miliki. #idak mengherankan jika banyak mendapati pengangguran meraja lela, bukan karena tidak mau bekerja tapi kesempatan memang tidak ada, jika memang ada sangatlah minim. %esungguhnya seorang pengangguran tidaklah berkeinginan apalagi ber!ita'!ita menjadi pengangguran. Namun mereka tak mampu berbuat apapun, ketika pikiran buntu, merekapun tak bisa berpikir dan pada akhirnya pada satu titik putus asa. Dengan keadaan yang tidak stabil, mereka juga akan mendapati banyak tekanan. Dari keluarga, teman, belum lagi sunggingan dari tetangga. .jekan dan hinaan itu pasti ada dan tertuju untuk seorang pengangguran. Pernah saya mendengar ejekan yang tidaklah asing dan ditujukan bagi pengangguran, semisal ejekan seorang tetangga yang dulu pernah ditujukan ke saya ketika saya belum bekerja di kantor dan hanya menjadi pega ai fotocopy. /0ulusan sarjana kok kerja di +oto!opy'an) 1a per!uma sekolah tinggi' tinggi. Masih mending anakku yang lulusan %D kerja di paprik. 2ajinya gede34 %ungguh hati saya aktu itu sakit yang teramat luar biasa, tapi saya pendam dan diamkan. %aya men!oba menenangkan diri dan ber+ikir, bekerja di fotocopy masih lebih baik asal itu halal daripada harus menjadi penjahat karena putus asa tidak mendapatkan pekerjaan. Mungkin pengalaman seperti itu bukan hanya saya saja yang mengalami, banyak lagi pengangguran'pengaguran lain yang akan mendapatkan hinaan. $palagi ketika ia menjadi pengangguran yang !ukup lama. Mungkin terhitung hingga ukuran tahun, &'( tahun. 5o , bukankah itu termasuk pengangguran abadi) Pada dasarnya seorang pengangguran juga tak ingin di!ap sebagai pengagguran abadi yang tidak ada usahanya. Mereka sebenarnya juga butuh pekerjaaan. "anya saja mungkin nasib tidak berpihak kepada mereka. %elain itu lapangan perkerjaan yang ada di Indonesia sangatlah minim. ,adi, tidaklah mengherankan jika semakin tahun jumlah pengagguran semakin banyak.

Mungkin ketika kita mendapati jumlah pengangguran di Indonesia kita akan memandangnya dengan sangat miris, sungguh jumlah yang !ukuplah banyak. Dengan banyaknya pengangguran seperti ini, mun!ullah sebuah pertanyaan yang besar /Bagaiman tindakan Pemerintah menanggapi akan hal ini)4 %ebenarnya kegiatan job Street yang sering diadakan di berbagai kota, untuk perekrutan pega ai baru di berbagai perusahaan !ukuplah membantu bagi para pengangguran. "anya saja sekali lagi tidak sedikit pula perusahaan yang berharap karya annya mempunyai pengalaman di bidangnya. 5alau tidak mutlak semua me ajibkan dengan syarat seperti itu, mungkin juga akan kita dapati lo ongan yang tidak membutuhka pengalamanan, yang terpenting bekerja keras dan jujur. Mungkin ini poin tersendiri, dan sedikit meringankan tanpa harus membebani pengangguran yang belum mempunyai pengalaman. #apia ada satu hal yang perlu kita !ermati dengan baik, kita juga perlu berhati'hati dengan banyaknya lo ongan pekerjaan yang tidak membutuhkan pengalaman pekerjaan. #ertulis bah a pengalaman menyusul, yang terpenting bisa bekerja dan tekun. ,ika kita tidak teliti, maka kita akan menajadi korban dari penipuan sebuah in+o lo ongan dan kita akan dike!e akan oleh hal tersebut. Menurut banyak pengalaman teman, ketika mereka mengajukan lamaran di perusahaan tersebut. $ alnya memang menjanjikan, tertulis akan ditempatkan di administrasi atau di bagian kantor, ternyata ketika diterima hanya ditempatkan di bagian sales. Katanya, hal itu adalah training. Bagaimanapun hal ini tetap tak bisa dibenarkan, karena tidak bersesuaikan dengan kesepakatan a al. %alah satu teman saya lulusan 6IN Malang mengakui bah a ia menjadi korban dari penipuan iklan. Ia begitu terkejut ketika hari a al bekerja, ia disuruh terjun ke lapangan untuk mena arkan barang. Dan dalam hari itu pula ditarget harus bisa menjualkan barang. $da juga yang disuruh keliling kampung. %ungguh menyedihkan bukan) %angat tidak sesuai dengan kesepakatan a alnya. $khirnya teman saja memilih kabur dan tidak melanjutkannya lagi.

%etelah kejadian itu, ia mulai berhati'hati dalam memilih in+o lo ongan pekerjaan. 1ang harus menjadi bahan pertimbangan, nama perusahaan harus jelas, kuali+ikasi, alamat, nomor yang bisa dihubungi, dan kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak. "al ini bermaksud untuk menghindari adanya penipuan seperti !ontoh di atas. #erkadang, memang seorang pengangguran hanya akan ber+ikir yang penting mereka dapat pekerjaan bekerja. Namun jika kita bisa teliti, maka setidaknya kita bisa memilah mana yang harus kita ambil dan tidak. %ungguh sangat menyedihkan pula ketika banyakj7 orang menanggapi pengangguran adalah orang'orang yang tak berguna, setidaknya akan lebih bijak jika mereka memberikan solusi. Bukan hanya sekedar menghujat tanpa adanya penyelesaian. Memberikan kabar tentang in+o pekerjaan, atau syukur'syukur jika ada yang membuka lapangan pekerjaan. 6ntuk membantu pemerintah dalam hal membuka lapangan pekerjaaan. %elain banyak berjasa, hal ini juga akan sangat membantu banyaknya pengangguran yang sangat membludak di negari kita ter!inta ini. %ungguh tidaklah menjadi suatu yang mengherankan, ketika para pemuda mulai menjadikan mengangguran sebagai tren. Bukan karena mereka menginginkan hal itu, namun karena keadaan yang mendesak mereka seperti itu. %ulitnya lo ongan pekerjaan, hujatan tanpa solusi membuat mereka mulai jengah dan pada akhirnya mereka mulai terlenakan dengan kata nganggur. %ugesti yang burukpun akhirnya menempel pada diri mereka. Bertahun'tahun akhirnya menjadi pengangguran yang sukses. Pengangguran yang mulai semakin membludak dan terus meningkat seharusnya memang perlu adanya penyelesaian dan solusi akan hal ini. %etidaknya pemerintah turun tangan dan segera tanggap, bah a hal ini memang harus segera diselesaikan. Karena bagaimanapun pemuda adalah penerus bangsa. ,ika pemuda'nya saja sudah banyak yang menganggur maka bagaimana dengan keadaan bangsa kita nantinya.

#etap harus diatasi, lapangan pekerjaan perlu digalakkan lagi, mulai diberikan kesempatan bagi yang belum berpengalaman untuk mendapatkan sebuah pengalaman, dan bagi yang mempunyai ija-ah yang tidak terlalu tinggi, harus tetap ada tempat yang mampu menampung mereka bekerja. %edangkan untuk masalah gaji, juga harus dipertimbangkan pula. %etidaknya gaji yang diberikan bersesuaian dengan apa yang dkerjakan. $danya 6M8, masihkan hal ini ditetetapkan dan digunakan oleh semua perusahan ataupun tempat kerja lainnya) %emoga bisa bersikap adil dan tetap memperhatikan pengangguran yang ada di Indoensia. Malang, &( $gustus &9:& :(.(9 ib

BIODATA PENULIS
Nama Nama Pena $lamat @B .mail # itter : %akdiah 8enaning ". : Zahara Putri : ,l. Pramuka 2g. Kepodang No. 9: 8#. 9; 85. 9< Kalirejo, 0a ang = Malang. >?&:> ,a a #imur : -yAharaByahoo.!omC Zahara Putri : -a.putriperilangitByahoo.!o.id : B-aharaputri?

Nomer #elpon : 9;?DE><>;:E:C 9;&:E9?>:D&E No. 8ekening : 9??E'9:'99:9D;'?('& FB8I. KGP 0a ang'MalangH aCn. %akdia 8enaning ".