Anda di halaman 1dari 6

3.

1 Fase Magmatik Cair (Liquid Magmatic Phase) Liquid magmatic phase adalah suatu fase pembentukan mineral, dimana mineral terbentuk langsung pada magma (differensiasi magma), misalnya dengan cara gravitational settling (Gambar 6). Mineral yang banyak terbentuk dengan cara ini adalah kromit, titamagnetit, dan petlandit (lihat juga Gambar 4). Fase magmatik cair ini dapat dibagi atas !omponen batuan, mineral yang terbentuk akan tersebar merata diseluruh masa batuan. "ontoh intan dan platina. #egregasi, mineral yang terbentuk tidak tersebar merata, tetapi hanya kurang terkonsentrasi di dalam batuan. $njeksi, mineral yang terbentuk tidak lagi terletak di dalam magma (batuan beku), tetapi telah terdorong keluar dari magma. 3.2 Fase Pegmatitik (Pegmatitic Phase) %egmatit adalah batuan beku yang terbentuk dari hasil injeksi magma. #ebagai akibat kristalisasi pada magmatik a&al dan tekanan disekeliling magma, maka cairan residual yang mobile akan terinjeksi dan menerobos batuan disekelilingnya sebagai dyke, sill, dan stock&ork (Gambar '). !ristal dari pegmatit akan berukuran besar, karena tidak adanya kontras tekanan dan temperatur antara magma dengan batuan disekelilingnya, sehingga pembekuan berjalan dengan lambat. Mineral(mineral pegmatit antara lain logam(logam ringan ()i(silikat, *e(silikat (*e+l(silikat), +l(rich silikat), logam(logam berat (#n, +u, ,, dan Mo), unsur(unsur jarang (-iobium, $odium (.), "e, /r, )a, 0antalum, 0h, 1, 0i), batuan mulia (ruby, sapphire, beryl, topa2, turmalin rose, rose 3uart2, smoky 3uart2, rock crystal). 3.3 Fase Pneumatolitik (Pneumatolitik Phase) %neumatolitik adalah proses reaksi kimia dari gas dan cairan dari magma dalam lingkungan yang dekat dengan magma. 4ari sudut geologi, ini disebut kontak( metamorfisme, karena adanya gejala kontak antara batuan yang lebih tua dengan magma yang lebih muda. Mineral kontak ini dapat terjadi bila uap panas dengan temperatur tinggi dari magma kontak dengan batuan dinding yang reaktif. Mineral(mineral kontak yang terbentuk antara lain &olastonit ("a#i56), amphibol, kuarsa, epidot, garnet, 7esu7ianit, tremolit, topa2, aktinolit, turmalin, diopsit, dan skarn. Gejala kontak metamorfisme tampak dengan adanya perubahan pada tepibatuan beku intrusi dan terutama pada batuan yang diintrusi, yaitu baking (pemanggangan) dan hardening (pengerasan). Igneous metamorfism ialah segala jenis pengubahan (alterasi) yang berhubungan dengan penerobosan batuan beku. *atuan yang diterobos oleh masa batuan pada umumnya akan ter(rekristalisasi, terubah (altered), dan tergantikan (replaced). %erubahan ini disebabkan oleh panas dan fluida(fluida yang memencar atau diaktifkan oleh terobosan tadi. 5leh karena itu endapan ini tergolong pada metamorfisme kontak. %roses pneomatolitis ini lebih menekankan peranan temperatur dari akti7itas uap air. Pirometamorfisme menekankan hanya pada pengaruh temperatur sedangkan pirometasomatisme pada reaksi penggantian (replacement), dan metamorfisme kontak pada sekitar kontak. )etak terjadinya proses umumnya di kedalaman bumi, pada lingkungan tekanan dan temperatur tinggi. Mineral bijih pada endapan kontak metasomatisme umumnya sulfida sederhana dan oksida misalnya spalerit, galena,

kalkopirit, bornit, dan beberapa molibdenit (0abel 4). #edikit endapan jenis ini yang betul(betul tanpa adanya besi, pada umumnya akan banyak sekali berisi pirit atau bahkan magnetit dan hematit. #cheelit juga terdapat dalam endapan jenis ini (#ingkep( $ndonesia). 3.4 Fase Hidrothermal (Hydrothermal Phase) 8idrothermal adalah larutan sisa magma yang bersifat 9a3ueous9 sebagai hasil differensiasi magma. 8idrothermal ini kaya akan logam(logam yang relatif ringan, dan merupakan sumber terbesar (:;<) dari proses pembentukan endapan. *erdasarkan cara pembentukan endapan, dikenal dua macam endapan hidrothermal, yaitu cavity filing, mengisi lubang(lubang (opening(opening) yang sudah ada di dalam batuan. metasomatisme, mengganti unsur(unsur yang telah ada dalam batuan dengan unsur( unsur baru dari larutan hidrothermal. *erdasarkan cara pembentukan endapan, dikenal beberapa jenis endapan hidrothermal, antara lain =phithermal (0 ;;"(>;;;"), Mesothermal (0 ?@;;"(6@;;"), dan 8ipothermal (0 6;;;"(@;;;") #etiap tipe endapan hidrothermal diatas selalu memba&a mineral(mineral yang tertentu (spesifik), berikut altersi yang ditimbulkan barbagai macam batuan dinding. 0etapi minera(mineral seperti pirit (Fe#>), kuarsa (#i5>), kalkopirit ("uFe#>), florida( florida hampir selalu terdapat dalam ke tiga tipe endapan hidrothermal. #edangkan alterasi yang ditimbulkan untuk setiap tipe endapanpada berbagai batuan dinding dapat dilihat pada 0abel @. 0abel @. +lterasi(alterasi yang terjadi pada fase atuan dinding hidrothermal Keadaan !"ithermal batuan gamping la7a batuan beku intrusi Hasil alterasi silisifikasi alunit, clorit, pirit, beberapa sericit, mineral( mineral lempung klorit, epidot, kalsit, k&arsa, serisit, mineral( mineral lempung silisifikasi selisifikasi, mineral( mineral lempung sebagian besar serisit, k&arsa, beberapa mineral lempung serpentin, epidot dan klorit greissen, topa2, mika putih, tourmalin, piroksen,

Mesothermal

batuan gamping serpih, la7a batuan beku asam batuan beku basa

Hy"othermal

batuan granit, sekis la7a

3.# Fase $ulkanik ($ulkanik Phase)

=ndapan phase 7ulkanik merupakan produk akhir dari proses pembentukkan bijih secara primer. #ebagai hasil kegiatan phase 7ulkanis adalah la7a flo& ekshalasi mata air panas =kshalasi dibagi menjadi fumarol (terutama terdiri dari uap air 8>5), solfatar (berbentuk gas #5>), mofette (berbentuk gas "5>), saffroni (berbentuk baron). *entuk (komposisi kimia) dari mata air panas adalah air klorida, air sulfat, air karbonat, air silikat, air nitrat, dan air fosfat. Aika dilihat dari segi ekonomisnya, maka endapan ekonomis dari phase 7ulkanik adalah belerang (kristal belerang dan lumpur belerang), oksida besi (misalnya hematit, Fe>56)

%roses %embentukan =ndapan #edimenter Mineral bijih sedimenter adalah mineral bijih yang ada kaitannya dengan batuan sedimen, dibentuk oleh pengaruh air, kehidupan, udara selama sedimentasi, atau pelapukan maupun dibentuk oleh proses hidrotermal. Mineral bijih sedimenter umumnya mengikuti lapisan (stratiform) atau berbatasan dengan litologi tertentu (stratabound). =ndapan sedimenter yang cukup terkenal karena proses mekanik seperti endapan timah letakan di daerah *angka(*elitung dan endapan emas placer di !alimantan 0engah maupun !alimantan *arat. =ndapan sedimenter karena pelapukan kimia&i seperti endapan bauksit di %ulau *intan dan laterit nikel di %omalaaB#oroako #ula&esi 0engahB #elatan. %. . Chaussier (1&'&)( mem)agi "em)entukan mineral sedimenter )erdasarkan sum)er metal dan )erdasarkan host rock*nya. *erdasarkan sumber metal dibagi dua yaitu endapan supergen endapan yang metalnya berasal dari hasil rombakan batuan atau bijih primer), serta endapan hipogen (endapan yang metalnya berasal dari akti7itas magmaBepithermal). #edangkan berdasarkan host-rock (dengan pengendapan batuan sedimen) dibagi dua, yaitu endapan singenetik (endapan yang terbentuk bersamaan dengan terbentuknya batuan) serta endapan epigenetik (endapan mineral terbentuk setelah batuan ada). 0erjadinya endapan atau cebakan mineral sekunder dipengaruhi empat faktor yaitu sumber dari mineral, metal atau metaloid, supergene atau hypogene (primer atau sekunder), erosi dari daerah mineralisasi yang kemudian diendapkan dalam cekungan (supergene), dari biokimia akibat bakteri, organisme seperti endapan diatomae, batubara, dan minyak bumi, serta dari magma dalam kerak bumi atau 7ulkanisme (hypogene). Mineral i+ih ,i)entuk oleh Hasil -om)akan dan Proses Kimia .e)agai Hasil Pela"ukan Permukaan dan /rans"ortasi #ecara normal material bumi tidak dapat mempertahankan keberadaanya dan akan mengalami transportasi geokimia yaitu terdistribusi kembali dan bercampur dengan material lain. %roses dimana unsur(unsur berpindah menuju lokasi dan lingkungan geokimia yang baru dinamakan dispersi geokimia. *erbeda dengan dispersi mekanis, dispersi kimia mencoba mengenal secara kimia penyebab suatu dispersi. 4alam hal ini adanya dispersi geokimia primer dan dispersi geokimia sekunder. 4ispersi geokimia

primer adalah dispersi kimia yang terjadi di dalam kerak bumi, meliputi proses penempatan unsur(unsur selama pembentukan endapan bijih, tanpa memperhatikan bagaimana tubuh bijih terbentuk. 4ispersi geokimia sekunder adalah dispersi kimia yang terjadi di permukaan bumi, meliputi pendistribusian kembali pola(pola dispersi primer oleh proses yang biasanya terjadi di permukaan, antara lain proses pelapukan, transportasi, dan pengendapan. *ahan terangkut pada proses sedimentasi dapat berupa partikel atau ion dan akhirnya diendapkan pada suatu tempat. Mobilitas unsur sangat mempengaruhi dispersi. 1nsur dengan mobilitas yang rendah cenderung berada dekat dengan tubuh bijihnya, sedangkan unsur(unsur dengan mobilitas tinggi cenderung relatif jauh dari tubuh bijihnya. #elain itu juga tergantung dari sifat kimianya =h dan %h suatu lingkungan seperti "u dalam kondisi asam akan mempunyai mobilitas tinggi sedangkan dalam kondisi basa akan mempunyai mobilitas rendah 4.2 Ce)akan Mineral ,i)entuk oleh Pela"ukan Mekanik Mineral disini terbentuk oleh konsentrasi mekanik dari mineral bijih dan pemecahan dari residu. %roses pemilahan yang mana menyangkut pengendapan tergantung oleh besar butir dan berat jenis disebut sebagai endapan plaser. Mineral plaser terpenting adalah %t, +u, kasiterit, magnetit, monasit, ilmenit, 2irkon, intan, garnet, tantalum, rutil, dsb. *erdasarkan tempat dimana diendapkan, plaser atau mineral letakan dapat dibagi menjadi =ndapan plaser elu7ium, diketemukan dekat atau sekitar sumber mineral bijih primer. Mereka terbentuk dari hanya sedikit perjalanan residu (goresan), material mengalami pelapukan setelah pencucian. #ebagai contoh endapan platina di 1rals. %laser alu7ium, ini merupakan endapan plaser terpenting. 0erbentuk di sungai bergerak kontinu oleh air, pemisahan tempat karena berat jenis, mineral bijih yang berat akan bergerak ke ba&ah sungai. $ntensitas pengayaan akan didapat kalau kecepatan aliran menurun, seperti di sebelah dalam meander, di kuala sungai dsb. "ontoh endapan tipe ini adalah #n di *angka dan *elitung. +u(plaser di "alifornia. %laser lautBpantai, endapan ini terbentuk oleh karen akti7itas gelombang memukul pantai dan mengabrasi dan mencuci pasir pantai. Mineral yang umum di sini adalah ilmenit, magnetit, monasit, rutil, 2irkon, dan intan, tergantung dari batuan terabrasi. Fossil plaser, merupakan endapan primer purba yang telah mengalami pembatuan dan kadang(kadang termetamorfkan. #ebagai contoh endapan ini adalah %rotero2oikum ,it&atersand, +frika #elatan, merupakan daerah emas terbesar di dunia, produksinya lebih ?B6 dunia. =mas dan uranium terjadi dalam beberapa lapisan konglomerat. Mineralisasi menyebar sepanjang >@; km. 0ambang terdalam di dunia sampai 6;;; meter, ini dimungkinkan karena gradien geotermis disana sekitar ?; per ?6; meter. 4.3 Ce)akan Mineral ,i)entuk oleh Proses Pengenda"an Kimia 4.3.1. 0ingkungan ,arat *atuan klastik yang terbentuk pada iklim kering dicirikan oleh &arna merah akibat oksidasi Fe dan umumnya dalam literatur disebut C red bedsD. !alau konsentrasi elemen logam dekat permukaan tanah atau di ba&ah tanah tempat pengendapan tinggi memungkinkan terjadi konsentrasi larutan logam dan mengalami pencucian (leachingBpelindian) meresap bersama air tanah yang kemudian mengisi antar butir sedimen klastik. !oloid bijih akan alih tempat oleh penukaran kation antara Fe dan mineral lempung atau akibat penyerapan oleh mineral lempung itu sendiri.

4.3.2 0ingkungan 0aut !ejadian cebakan mieral di lingkungan laut sangat berbeda dengan lingkungan darat yang umumnya mempunyai mempunyai pasokan air dengan kadar elemen yang tinggi dibandingkan kandungan di laut. !adar air laut mempunai elemen yang rendah. #ebagai contoh kadar air laut untuk Fe > E ?;(' < yag membentuk konsentrasi mineral logam yang berharga hal ini dapat terjadi kalau mempunyai keadaan yang khusus (terutama Fe dan Mn) seperti +danya salah satu sumber logam yang berasal dari pelapkan batuan di daratan atau dari sistem hidrotermal ba&ah permukaan laut. 0ransport dalam larutan, mungkin sebagai koloid. *esi adalah logam yang dominan dan terba&a sebagai Fe(58) soil partikel. =ndapan di dalam cebakan sedimenter, sebagai Fe(58)6, Fe"56 atau Fe(silikat tergantung perbedaanpotensial reduksi (=h). *ijih dalam lingkungan laut ini dapat berupa oolit, yang dibentuk oleh larutan koloid membungkus material lain seperti pasir atau pecahan fosil. *entuk kulit yang simetris disebabkan perubahan komposisi (Fe, +l, #i5>). 4enganpertumbuhan yang terus menerus, oolit tersebut akan stabil di dasar laut dimana tertanam dalam material lempungan karbonatan yang mengandung beberapa besi yang bagus. 4i dasar laut mungkin oolit tersebut re&orked. 4engan hasil keadaan tersebut bijih besi dan mangan sebagai contoh ferromanganese nodules yang sekarang ini menutupi daerah luas lautan. #. Contoh e)era"a !nda"an Mineral %ang Penting #.1 !nda"an mineral yang )erhu)ungan dengan "roses*"roses magmatik 0ergantung pada kedalaman dan temperatur pengendapan, mineral(mineral dan asosiasi elemen yang berbeda sangat besar , sebagai contoh oksida(oksida timah dan tungsten di kedalaman 2ona(2ona bertemperatur tinggiF sulfida(sulfida tembaga, molibdenum, timbal, dan seng dalam 2ona intermedietF sulfida(sulfida atau sulfosalt perak dan emas natif di dekat permukaan pada 2ona temperatur rendah. Mineral( mineral dapat mengalami disseminated dengan baik antara silikat(silikat, atau terkonsentrasi dalam rekahan yang baik dalam batuan beku, seba #.2 !nda"an mineral yang )erhu)ungan dengan "roses sedimentasi =rosi benua dan pengisian cekungan sedimen di samudera memerlukan siklus geologi dan kimia yang dapat berhubungan dengan formasi dari jenis endapan mineral selama pelapukan, perombakan menjadi unsur(unsur pokok berupa fragmental (sebagai contoh k&arsa atau kadang(kadang emas atau mineral(mineral berat), dan menjadi elemen( elemen yang larut secara kimia&i (sebagai contoh adalah kalsium, sodium, atau elemen(elemen metalik pembentuk bijih yang potensial seperti besi, tembaga, timbal, dan seng). 1nsur(unsur pokok fragmental tertransportasi oleh air permukaan diendapkan sebagai batuan. gai contoh endapan tembaga porfiri *ingham di 1tah!lastik(klastik sedimen di benua dan di lingkungan tepi laut cenderung berbutir kasar dan bisa mengisi pengkayaan lokal mineral(mineral berharga yang telah tertransportasi dengan fraksi klastik, sebagai contoh konsentrasi emas placer pada endapan ,it&atersrand di +frika #elatan dan timah placer di +sia bagian selatan. #eringkali formasi endapan sulfida stratiform tidak tampak berhubungan dengan proses magmatisme atau 7ulkanisme, tetapi agak berhubungan dengan sirkulasi larutan hidrotermal dari sumber(sumber yang lain, sebagai contoh penirisan dari cekungan sedimen yang dalam. =ndapan(endapan yang dihasilkan sangat mirip dengan beberapa

asal(usul 7olkanogenik karena mekanisme traping yang sama (Gambar ?6 dan 0abel ?;). 8anya mineral(mineral sulfida yang dapat mengalami presipitasi pada sediment-water interface atau dalam batuan yang tidak terkonsolidasi, &aktu dari formasi bijih berhubungan terhadap &aktu pengendapan sedimen, terhadap &aktu kompaksi dan konsolidasinya, atau terhadap &aktu(&aktu berikutnya saat sedimen(sedimen mengalami indurasi penuh dan dapat termineralisasi oleh larutan yang bergerak melalui batuan yang porous atau struktur(struktur geologi. 1ntuk proses ini, contoh yang bagus adalah endapan timbal(seng di Mississippi Galley. #.3 !nda"an Mineral %ang erhu)ungan ,engan Proses Metamor1isme Metamorfisme yaitu proses rekristalisasi dan peleburan akhir dari batuan beku atau batuan sedimen, yang disebabkan oleh intrusi dari magma baru atau oleh proses burial yang dalam . =ndapan hidrotermal kontak metasomatik terbentuk di sekitar magma yang mengalami intrusi, seperti yang digambarkan di atas. Metamorfisme burial yang dalam dapat menimbulkan overprinting terhadap akumulasi mineral yang ada sebelumnya, sebagai contoh yang besar adalah endapan sediment-hosted lead-zinc di *roken 8ill, +ustralia. Metamorfisme burial juga membebaskan sebagian besar larutan hidrotermal yang melarutkan logam(logam dari country rock, diendapkan saat larutan bertemu dengan suatu lingkungan dengan kondisi temperatur, tekanan, dan kimia yang tepat untuk formasi bijih. Formasi endapan emas di beberapa jalur metamorfik Precambrian berhubungan terhadap transportasi emas oleh metamorfic water menuju urat k&arsa yang mengandung emas. !ecuali jenis endapan tersebut, metamorfisme regional tidak terlalu banyak membentuk formasi dari endapan bijih metalik.