Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN TETAP

UTILITAS

BLOWER DAN KIPAS SENTRIFUGAL

Disusun oleh : Abdus Cahyadi R Ade Rachman Andrean Permana Anggun Budiarti Anindia Wibowo Anna Setya P Ayu Novitry Kelompok 1 / 5 kb Instruktur : TAHDID, S.T, M.T.

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA 2010

BLOWER DAN KIPAS SENTRIFUGAL


I. TUJUAN PERCOBAAN Setelah melakukan percobaan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Mengenalkan bagian-bagian blower dan kipas sentrifugal 2. Memahami prinsip kerja blower dan kipas sentrifugal

II.

ALAT YANG DIGUNAKAN 1. Blower Sentrifual 2. Kipas Sentrifugal

III.

DASAR TEORI Apakah fan dan blower itu Hampir kebanyakan pabrik menggunakan fan dan blower untuk ventilasi dan untuk proses industri yang memerlukan aliran udara. Sistim fan penting untuk menjaga pekerjaan proses industri, dan terdiri dari sebuah fan, motor listrik, sistim penggerak, saluran atau pemipaan, peralatan pengendali aliran, dan peralatan penyejuk udara (filter, kumparan pendingin, penukar panas, dll.). Contoh sistim digambarkan dalam Gambar 1. Departemen Energi Amerika Serikat meperkirakan bahwa 15 persen listrik di industri manufakturing Amerika dipakai oleh motor. Hal yang sama di sektor komersial, listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan motor fan yang merupakan bagian dari biaya energi terbesar untuk penyejukan ruangan (US DOE, 1989). Fan, blower dan kompresor dibedakan oleh metode yang digunakan untuk menggerakan udara, dan oleh tekanan sistim operasinya. The American Society of Mechanical Engineers (ASME) menggunakan rasio spesifik, yaitu rasio tekanan pe ngeluaran terhadap tekanan hisap, untuk mendefinisikan fan, blower, dan kompresor (lihat Tabel 1).

Jenis-jenis fan dan blower Bagian ini menjelaskan secara ringkas berbagai jenis fan dan blower.

Jenis-jenis fan Terdapat dua jenis fan. Fan sentrifugal menggunakan impeler berputar untuk menggerakan aliran udara. Fan aksial menggerakan aliran udara sepanjang sumbu fan. Fan sentrifugal Fan sentrifugal (Gambar 6) meningkatkan kecepatan aliran udara dengan impeler berputar. Kecepatan meningkat sampai mencapai ujung blades dan kemudian diubah ke tekanan. Fan ini mampu menghasilkan tekanan tinggi yang cocok untuk kondisi operasi yang kasar, seperti sistim dengan suhu tinggi, aliran udara kotor atau lembab, dan handling bahan. Fan sentrifugal dikategorikan oleh bentuk bladenya sebagaimana diringkas dalam Tabel 2.

Jenis-jenis blower Blower dapat mencapai tekanan yang lebih tinggi daripada fan, sampai 1,20 kg/cm2. Dapat juga digunakan untuk menghasilkan tekanan negatif untuk sistim

vakum di industri. Blower sentrifugal dan blower positive displacement merupakan dua jenis utama blower, yang dijelaskan dibawah.2 Blower sentrifugal Blower sentrifugal terlihat lebih seperti pompa sentrifugal daripada fan. Impelernya digerakan oleh gir dan berputar 15.000 rpm. Pada blower multi-tahap, udara dipercepat setiap melewati impeler. Pada blower tahap tunggal, udara tidak mengalami banyak belokan, sehingga lebih efisien. Blower sentrifugal beroperasi melawan tekanan 0,35 sampai 0,70 kg/cm2, namun dapat mencapai tekanan yang lebih tinggi. Satu karakteristiknya adalah bahwa aliran udara cenderung turun secara drastis begitu tekanan sistim meningkat, yang dapat merupakan kerugian pada sistim pengangkutan bahan yang tergantung pada volum udara yang mantap. Oleh karena itu, alat ini sering digunakan untuk penerapan sistim yang cenderung tidak terjadi penyumbatan. Blower jenis positive-displacement Blower jenis positive displacement memiliki rotor, yang "menjebak" udara dan mendorongnya melalui rumah blower. Blower ini me nyediakan volum udara yang konstan bahkan jika tekanan sistimnya bervariasi. Cocok digunakan untuk sistim yang cenderung terjadi penyumbatan, karena dapat menghasilkan tekanan yang cukup (biasanya sampai mencapai 1,25 kg/cm2) untuk menghembus bahan-bahan yang menyumbat sampai terbebas. Mereka berputar lebih pelan daripada blower sentrifugal (3.600 rpm) dan seringkali digerakkan dengan belt untuk memfasilitasi perubahan kecepatan.

IV.

PROSEDUR KERJA 1. Memeriksa kelengkapan blower dan kipas yang digunakan dalam percobaan 2. Melakukan pembongkaran blower dan kipas untuk mengenal bagian-bagian dalam blower dan kipas tersebut 3. Memasang kembali bagian-bagian blower dan kipas yang telah di bongkar 4. Selesai percobaan kembalikan dalam keadaam rapi dan bersih dan disimpan ditempat yang telah ditentukan

V.

DATA PENGAMATAN NO LABORATORIUM JUMLAH KIPAS 1 2 3 4 5 6 7 8 Utilitas Pilot Plant Gudang IP (Bawah) Satuan Operasi IP (Atas) Kimia Analisa Dasar Satuan Proses 2 0 1 0 2 0 1 2 BLOWER 0 2 0 1 0 1 4 3 KETERANGAN KIPAS Mati Mati Hidup Hidup Hidup Hidup BLOWER Hidup Hidup Hidup Hidup

VI.

PERTANYAAN 1. Jelaskan perbedaan prinsip kerja blower dan kipas sentrifugal Jawab : Blower : Mengalirkan fluida serta mengubahnya dari tekanan rendah ke tekanan tinggi sebagai akibat adanya gaya sentrifugal yang dialami oleh fluida dengan kecepatan 1,70 kg/cm3 serta kecepatn putar 15000 rpm Kipas : Mengalirkan u dara daritekanan rendah ke tekanan tinggi dengan kecepatan putar 1200 rpm

2. Telusuri jenis-jenis blower dan kipas sentrifugal Jwb: Blower Kipas Kipas Sentrifugal Blower Sentrifugal Blower positive displacement

VII.

ANALISA PERCOBAAN Pada percobaan blower dan kipas sentrifugal ini kami melakukan pengamatan alat dan menghitung jumlah blower dan kipas sentrifugal yang ada dilab teknik kimia politeknik negeri Sriwijaya. Blower merupakan alat yang berfungsi untuk meningkatkan kecepatan, tekanan atau elevasi (ketinggian) fluida. Blower biasanya terdapat pada alat-alat aliran fluida. Kipas sentrifugal yaitu alat yang berfungsi untuk menyerap udara dan mengeluarkan kembali, kipas ini biasanya terdapat didalam ruangan. Pada prinsipnya blower dan kipas sentrifugal cara kerjanya sama tetapi berbeda pada baling-balingnya.

VIII. KESIMPULAN Setelah melakukan percobaan ini : Kami mengenal bagian-bagian blower dan kipas sentrifugal Kami mengetahui jumlah blower dan kipas yang ada di lab teknik kimia polsri.

IX.

DAFTAR PUSTAKA Jobsheet. Utilitas. Politeknik Negeri Sriwijaya. 2010

X.

GAMBAR ALAT

BLOWER

KIPAS