Anda di halaman 1dari 18

Sumber: Whitten, J.L., L.D. Lonnie and K.C. Dittman, Systems Analysis and Design Methods, 6th ed.

, McGraw-Hill, Boston, 2004.

BAB 4: MEMODELKAN KEBUTUHAN SISTEM MENGGUNAKAN USE-CASE


Analisis dan Perancangan Sistem Informasi

Bab 4: Memodelkan Kebutuhan Sistem Menggunakan Use-Case


2

Whitten, h. 268-291 http://highered.mcgrawhill.com/sites/0072474173/s tudent_view0/index.html www.teknikindustri.org

1.

Konsep Sistem untuk Pemodelan menggunakan Use-Case


Manfaat use-case modeling Menentukan aktor dan use-cases Mengenal 4 tipe aktor Relasi dalam diagram model use-case

2.

Proses Pemodelan menggunakan Use-Case


Langkah-langkah menyiapkan model use-case Membangun diagram model use-case Menentukan tujuan use-case ranking dan priority matrix dan use-case dependency diagram

www.teknikindustri.org

2008 R2

The Process of Requirements Discovery


Ishikawa diagram Problem discovery and analysis Fact-Finding Requirements discovery

Requirement management
Use cases Decision tables Requirements tables
3

Documenting and analyzing requirements

www.teknikindustri.org

2008 R2

1. Konsep Sistem untuk Pemodelan menggunakan Use-Case

www.teknikindustri.org

2008 R2

Use-Case Modelling
5

Tantangan terbesar dalam proses perancangan sistem adalah kemampuan untuk mengetahui kebutuhan sistem (system requirements):

Model data dan proses, prototipe, spesifikasi kebutuhan Dimengerti oleh perancang tapi tidak dimengerti oleh pengguna Lingkup dan jadwal cenderung rumit dan menakutkan
www.teknikindustri.org 2008 R2

Use-Case Modelling: Definisi


6

Use-case modeling proses modeling fungsifungsi sistem dalam terminologi kejadian bisnis (business events) yang memicu peristiwa, dan bagaimana sistem menanggapi kejadian tersebut.
Use-case modeling berakar dari object-oriented modeling. Merupakan pelengkap dari alat-alat modeling tradisional.

www.teknikindustri.org

2008 R2

Use-Case Modelling: Manfaat


7

Alat mendokumentasikan kebutuhan fungsional Membantu pembagian lingkup sistem sehingga lebih mudah diatur Alat mengkomunikasikan fungsionalitas sistem pada pengguna dan stakeholder lain. Usecase memiliki bahasa yang dapat dimengerti oleh berbagai stakeholder Membantu melakukan estimasi lingkup, upaya, dan jadwal sebuah proyek
www.teknikindustri.org 2008 R2

Use-Case Modelling: Manfaat (lanjutan)


8

Dasar untuk melakukan testing (test plans dan test cases) Dasar untuk user help systems, manual dan dokumentasi sistem Alat untuk mengetahui kebutuhan Titik awal untuk identifikasi obyek data atau entitas Spesifikasi fungsional untuk merancang user system interface Alat menentukan kebutuhan akses database (menambah, mengubah, menghapus, membaca) Kerangka untuk mengarahkan proyek pengembangan sistem
www.teknikindustri.org 2008 R2

Use-Case Modelling: Konsep Sistem


9

Diagram Use-case diagram yang menggambarkan interaksi antara sistem dan sistem eksternal dengan pengguna (user) Use-case narrative deskripsi naratif business event dan bagaimana user akan berinteraksi dengan sistem untuk menyelesaikan suatu pekerjaan (task)

www.teknikindustri.org

2008 R2

Contoh Diagram Model Use-Case

10

www.teknikindustri.org

2008 R2

Simbol-simbol Dasar Use-Case


Use case sebuah skenario perilaku untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu Digambarkan dalam bentuk elips horisontal

Actor segala sesuatu yang perlu berinteraksi dengan sistem untuk bertukar informasi Contoh: seseorang, organisasi, sistem informasi yang lain, alat eksternal, atau waktu.

Temporal event sebuah kejadian sistem (system event) yang dipicu oleh waktu
www.teknikindustri.org 2008 R2

11

Empat Tipe Aktor


12

Primary business actor


Stakeholder yang paling diuntungkan dari terlaksananya use-case dengan menerima sesuatu yang dapat diukur Contoh: karyawan yang menerima pembayaran

Primary system actor


Stakeholder yang berinteraksi secara langsung dengan sistem untuk memicu kejadian bisnis atau sistem (business or system events) Contoh: teller sebuah bank yang memasukkan informasi deposit

External server actor


Stakeholder yang menanggapi permintaan dari use-case Contoh: biro kredit melakukan otorisasi charge sebuah credit card

External receiver actor


Stakeholder yang meski bukan primary actor tapi menerima sesuatu yang bernilai dari use-case Contoh: gudang menerima packing slip

www.teknikindustri.org

2008 R2

Customer

Customer service

Finance

13

Delivery

Warehouse
www.teknikindustri.org 2008 R2

Use Case Association Relationship


Association relasi antara actor dengan use-case dimana terjadi interaksi diantara mereka
Asosiasi digambarkan dengan garis yang menghubungkan antara actor dengan use-case Asosiasi dengan anak panah menyentuh use-case mengindikasikan bahwa usecase dipicu oleh actor. Asosiasi tanpa anak panah mengindikasikan receiver actor Asosiasi dapat bersifat dua-arah atau multi-arah (bidirectional or unidirectional)

14

www.teknikindustri.org

2008 R2

Use Case Extends Relationship


Extension use-case sebuah use case yang terdiri dari langkah-langkah yang diambil dari use case lain yang lebih rumit untuk mempermudah case aslinya sehingga memperluas fungsionalitasnya Relasi antara extension use case dengan use case yang diperluas disebut sebuah extends relationship Digambarkah dengan garis dengan anak panah, dimulai dari extension use case menuju ke use case yang diperluas Masing-masing garis extends relationship diberi label <<extends>>.

15

www.teknikindustri.org

2008 R2

Use Case Uses Relationship


Abstract use case: use case yang dapat mengurangi redundansi antar dua atau lebih use case dengan mengkombinasikan langkahlangkah yang serupa Abstract case dapat digunakan use case lain yang memerlukan fungsionalitasnya Relasi antara abstract use case dan use case yang menggunakannya disebut uses (includes) relationship
16 www.teknikindustri.org 2008 R2

Use Case Depends On Relationship


On relasi use case yang menentukan use case lain mana yang harus dilakukan sebelum use case yang bersangkutan Dapat menentukan urutan dimana use case perlu dikembangkan
17 www.teknikindustri.org 2008 R2

Depends

Use Case Inheritance Relationship


Inheritance relasi use case dimana perilaku dari dua actor yang memulai use case yang sama diekstrapolasi dan ditugaskan pada satu abstract actor untuk mengurangi redundansi. Actor-actor lain dapat mewarisi (inherit) interaksi dari abstract actor

18

www.teknikindustri.org

2008 R2