Anda di halaman 1dari 8

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI

SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010


1. Yang tidak diharapkan terjadi pada sistem komplemen (lisis sel host)
2. Peranan Th pada infeksi virus
3. Yang mengaktifkan sistem komplemen
4. Seorang gadis 18 tahun menderita kelainan katup jantung & radang sendi.
Pemeriksaan serologis titer anti-streptolisin O (+) kemungkinan menderita
(reaksi immunologis infeksi streptokokkus yang antigennya menyerupai antigen tubuh)
5. Glomerulonefritis post streptococcus, merupakan hipersensitivitas tipe (3)
6. Proses positive selection pada sel T terjadi di (cortex thymus)
7. Peningkatan ikatan antigen antibody (maturasi affinitas)
8. Gejala khas gigitan ikan pari (sakit sekitar tusukan, setelah 6-48 jam berkurang)
9. Cara pemberian vaksin anti rabies dari jaringan otak kera Macaca cynomolgus pada
pasien positif rabies (Suntikan subkutan 2 ml selama 14 hari sekitar pusat)
10.Maturasi affinitas yang terjadi di sentrum germinativum adalah hasil
(hypermutation somatic gen immunoglobulin)
11.Laki-laki, 40 tahun, CD4 turun, IgG TB meningkat. Berat tuberculosisnya kenapa ?
12.Antigen pada intermediate hypersensitivity
13.Ciri penting sistem imun alamiah
14.Tentang duktus toraksikus
15.Aktivasi komplemen jalur alternative pathway
16.Letak interdigitating dendritic cell (parakortex)
17.Pada secondary immune response
(jumlah antibody meningkat, maturasi afinitas meningkat, isotype switching
meningkat)
18.Pada virus herpes, tidak dapat mengekspresi MHC, yang berperan dalam pembunuhan
sel yang terinfeksi
(NK cell)
19.Gejala khas gigitan ular laut (nyeri otot skeletal sewaktu berjalan)
20.Hereditary angiodema disebabkan karena defisiensi (C1 inhibitor)
21.Fase yang paling berbahaya dari anjing yang terinfeksi rabies
a. Eksitasi awal

d. paralisis

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
b. Eksitasi lambat

e. prodormal

c. Eksitasi cepat
22.To detect arsen intoxication
a. Thorax photo

d. kons in nail

b. Kons in urine

e. kons in hair

c. Kons in feces
23.Sitokin bekerja pada sel terdekat
a. Autokrin

d. sinergi

b. Parakrin

e. antagonis

c. Endokrin
24.Anak 5 tahun, mengalami infeksi berulang karena ada gangguan sistem imun di
maturasi sel B, keadaan yang mungkin terjadi
a. Timus kecil
b. Tidak ada folikel di limfatik node & limpa / tidak terbentuk germinal center
c. Tonsil membesar
d. Berkurangnya zona parafolikular
e. Bentuk tulang belakang hipo

25.Garis pertahanan terhadap mikroba


a. Asam lambung

d. A & B

b. Proteolytic enzyme

e. C & D

c. Flora normal colon


26.Manifestasi rabies pada manusia
a. Meningitis virus

d. encephalitis bakteri

b. Meningitis bakteri

e. bssd

c. Encephalitis virus
27.Yang termasuk sistem imun adaptif
a. Netrofil

d. eosinofil

b. Limfosit

e. makrofag

c. NK Cell

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
28.Yang meningkat kadarnya pada infeksi cacing
a. IgG
b. Komplemen C3

d. C1 inhibitor
e. IgM

c. IgE
29.Pada awal classical pathway C1q tidak dapat berikatan dengan
a. IgG1

d. IgG3

b. IgG2

e. IgA

c. IgM
30.Pemanfaatan sitokin dalam terapi penyakit
a. Antibodi terhadap sitokin

d. toksin pada sitokin

b. Antibodi terhadap reseptor

e. toksin pada reseptor

c. Analog terhadap sitokin


31.Immunoglobulin yang pertama kali terbentuk pada pajanan awal mikroba/virus
a. IgM

d. IgA

b. IgD

e. IgE

c. IgG
32.Pembuluh darah yang dilewati antigen dalam lien
a. A. sentralissinus zona marginalispulpa alba
b. A. sentralissinus zona marginalispulpa rubra
c. A. sentralispulpa rubrasinus zona marginalis
d. A. sentralispulpa rubrasinus zona marginalis
e. A. sentralispulpa albasinus zona marginalis
33.Efek bisa ular dalam tubuh manusia
a. Neurotoxic
b. Karsinogenik

d. hepatotoksik
e. kardiotoksik

c. Alergi
34.Terdapat pada permukaan sel T
a. CD 2

d. CD 2 & CD 3

b. CD 3

e. CD 2, CD 3 & CD 28

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
c. CD 28
35.Yang tidak termasuk makrofag
a. Sel kupfer
b. Osteoclast
c. Netrofil
36.Pada manusia, virus rabies ditemukan di
a. Substansia alba
b. Substansia grisea
c. Substansia nigra
37.Immunoglobulin yang melalui placenta
a. IgA

d. IgM

b. IgG

e. semua jenis immunoglobulin

c. IgE
38.Apakah yang menyebabkan mikroba bisa mengelak dari sistem imun
a. Opsonisasi

d. evasi

b. Fagositosis

e. maturasi affinitas

39.Tahapan respon imun humoral


c. Pengenalan antigen, aktivasi, clonal expansion, diferensiasi
d. Pengenalan antigen, pertemuan limfosit T & B, clonal expansion, diferensiasi
40.Efek samping vaksin rabies
a. Bengkak, nyeri
b. Pingsan
c. Meningoencephalitis
d. Terjadi 20-30 hari setelah vaksin
e. Benar semua
41.Seorang laki-laki berusia 30 tahun menderita batuk kronik. Gambaran rontgen paru
menunjukkan gambaran TB paru. Granuloma yang terjadi pada penderita ini
dimaksudkan tubuh untuk
a. Meningkatkan reaksi alergi
b. Meningkatkan aktivitas radang akut

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
c. Menghancurkan kuman oleh leukosit
d. Meningkatkan aktivitas radang akut
e. Mengurung mycobacterium dalam fagosom untuk mencegah meluasnya
penyakit
42.Toleransi sentral terjadi karena
a. Positive selection

d. nekrosis

b. Negative selection

e. anergy

c. Apoptosis
43.Pembentukkan sel T efektor
a. Medulla thymus

d. pulpa alba lien

b. Epidermis kulit

e.

44.Fc pada antibody berperan sebagai


a. Epitop

d. determinan antigen

b. Opsonin

e. tempat komplemen terikat

c. Reseptor antigen
45.Umumnya infeksi bakteri ekstrasel dapat diatasi dengan
a. Komplemen

d. A & B

b. Fagosit

e. C & D

c. Antibodi
46.Mediator inflamasi yang dihasilkan late step pada sistem komplemen
a. C5a

d. C3a

b. C3b

e. C5b

c. C1q
47.Antigen yang merangsang T-independent B cell terutama
a. Lipid

d. sugar

b. Metal

e. protein

c. Nucleic acid
48.Tissue macrophage berasal dari
a. Monocyte

d. microglia

b. Osteoclast

e. alveolar macrophage

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
c. Sel kupffer
49.Innate immune system tidak bereaksi terhadap host
a. The inherent specifity of innate immunity for microbial structure
b. Sel mamalia mengekspresikan molekul regulator yang mencegah reaksi dari
imunitas alamiah
c. Negative selection
d. A + B
e. C + D
50.Sel granulasi yang umurnya paling lama
a. Sel mast
b. Makrofag
c. Netrofil
51.Antigen penyebab SLE
a. Asam amino sel host

d. polipeptida mikroba

b. Asam nukleat sel host

e. zat disakarida

c. Polisakarida kapsul pneumococcus


52.Yang dialami antigen yang masuk ke tubuh melalui mukosa
a. Dimusnahkan makrofag
b. Dimusnahkan sel dendritik
c. Dipinositosis oleh sel M
d. Dibawa sel dendritik ke plaque peyeri
e. Dibawa sel M ke plaque peyeri
53.Mekanisme tubuh terhadap hypersensitivity disease
a. Diperankan oleh sel-sel efektor
b. Sama seperti menghadapi infeksi
c. Berbeda dengan saat menghadapi infeksi
54.Septic shock oleh bakteri gram negative terjadi karena
a. IL-1

d. IFN-Gamma

b. IL-2

e. TNF

c. Chemokines

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
55.Ankylossing spondylitis, suatu penyakit autoimun, sering dikaitkan dengan HLA alel
a. B17

d. DR4

b. B27

e. DR5

c. DR3
56.Pengobatan akibat dari asap hasil pembakaran
(1)Pemberian oksigen
(2)Bronkodilator
(3)Tracheal intubasi
(4)Pindahkan dari tempat asap

57.Gejala keracunan antimon


(1)Perforasi septum nasalis
(2) Dermatitis pustulosa (klo di ho dr. reza cm dibilang dermatitis)
(3)Conjunctivitis & laryngitis
(4)Ca Paru
58.Gejala keracunan arsen
(1)Neuropati perifer
(2)Anemia
(3)Penyakit jantung dan vascular
(4)Ca paru
59.Gejala keracunan timbale
(1)Fatigue
(2)Mudah tersinggung
(3)Gangguan konsentrasi & memori
(4) Libido bertambah
60.Gejala keracunan merkuri
(1)Tremor
(2)Gingivitis
(3)Parestesia distal

BIRO 1 (Pre-klinik) BEM FK USAKTI


SOAL UTM AI angk. 2008. Kamis, 4 Februari 2010
(4)Garis pigmentasi pada gusi/gigi
61.Gejala intoksikasi DDT
(1)Convulsi
(2)Nausea
(3)Tremor
(4) Delirium
62.Gejala intoksikasi oksigen
(1)Sakit substernal
(2)Penurunan kapasitas vital
(3)Patchy atelectasis
(4)Microhaemorrhage paru
63.Manajemen keracunan
(1)supportive
(2)simptomatis
(3)kardio-pulmonal
(4) penggunaan diuresis, hemodialisis sangat efektif