Anda di halaman 1dari 4

Uretritis

Uretritis adalah peradangan yang terjadi pada uretra Faktor Resiko : - Wanita > Pria - Pria ( antara 20 35 tahun) - Orang dengan riwayat PMS

Etiologi Bakteri N.Gonorrhoeae, M.Genitalium dan T. Vaginalis. Pada pria paling banyak N.Gonorrhoeae.
Manifestasi Klinis Pada pria, keluar cairan bernanah yang biasanya menunjukkan uretritis karena gonore, sedangkan jika keluar cairan (agak) bening maka ini menunjukkan uretritis non-gonokokal. Uretritis sulit untuk didiagnosis pada wanita karena jarang mengeluarkan cairan-cairan seperti pada pria (nanah atau bening seperti yang disebutkan di atas), namun gejala dysuria dan frekuensi sakit dapat hadir.

Diagnosis
Pada pria, biasanya dokter memeriksa penis dan testikel untuk mengetahui letak/posisi rasa sakit atau pembengkakan yang timbul. Urethra secara visual diperiksa dengan membuka (melebarkan) ujung saluran kencing dengan dua jari bersarung, memeriksa cairan debit dan kelainan lainnya. Selanjutnya, kapas 1-4 cm dimasukkan ke dalam uretra dan diputar sekali. Untuk mencegah kontaminasi, pelumas tidak dilumurkan pada kapas, ini tentunya dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan. Hasil sapuan tersebut kemudian dioleskan pada kaca slide dan diperiksa di bawah mikroskop. Dokter kadang-kadang memeriksa kelenjar prostat untuk melihat ada tidaknya pembengkakan atau infeksi (ini melalui dubur).

Penatalaksanaan
- Antibiotik (bakteri) - Antiviral (herpes simpleks) , misalnya acyclovir