Anda di halaman 1dari 22

Abstrak Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari reaksi kimia spesifik pada protein (asam amino) serta memanfaatkan

sifat kimia untuk indentifikasi protein pada sampel. Protein merupakan polimer yang tersusun dari asam-asam amino melalui ikatan peptida.Asam amino mempunyai gugus karboksil (-COOH) dan gugus amino (-NH ). !ampel yang digunakan dalam percobaan ini adala" susu dan puti" telur.ji analisa ini dapat dilakukan melalui #eaksi Pengendapan$ #eaksi %iuret$ #eaksi &ant"oprotein$#eaksi 'illon nasse$ #eaksi Hopkins-cole$ uji %elerang. Pada reaksi pengendapan$ pada puti" telur terbentuk endapan$sedangkan pada susu tidaksemuanya berbentuk endapan.Pada biuret kedua sampel terbentuk eandapan ber(arna ungu.Pada reasi &ant"oprotein kedua sampel terbentuk endapan ber(arna kuning.Pada millon nasse kedua sampel terbentuk endapan.Pada reaksi Hopkins-cole$pada sampel telur larutan beruba" menjadi ber(arna mera" bata denagan endapan puti"$sedangkan pada susu larutan ber(arna ungu dengan endapan puti". Pada uji %elerang kedua sampel terbentuk endapan. )ata )unci * asam amino$ #eaksi Protein

+,

PERCOBAAN 3 ANALISA PROTEIN (ASAM AMINO)

3.1 PENDAHULUAN 3.1.1 TUJUAN PERCOBAAN -ujuan dari percobaan ini adala" sebagai berikut * .. 'empelajari reaksi kimia spesifik pada protein (asam amino) . 'emanfaatkan sifat kimia untuk identifikasi protein pada sampel. 3.1.2 Latar Be aka!" Protein merupakan polimer yang tersusun dari asam-asam amino melalui ikatan peptida. Asam amino mempunyai gugus karboksil (COOH) dan gugus amino (-NH ). /ariasi dalam struktur monomermonomer asam amino terjadi pada rantai sampingnya. Asam amino paling seder"ana adala" glisina!ebagian protein merupakan substansi organik dan mirip lemak maupun karbo"idrat dalam "al kandungan unsur-unsur karbon "idrogen dan oksigen. -etapi$ semua protein juga mengandung nitrogen$ dan beberapa diantarannya mengandung belerang dan posfor. 'aka protein lebi" ber0ariasi dan lebi" kompleks strukturnya dibandingkan lemak dan karbo"idrat

+1

3.2 DASAR TEORI Protein tersusun atas molekul-molekul asam amino dengan unsur penyusunnya C$H$O$N dan !. Antara molekul asam amino di"ubungkan dengan ikatan peptida. Asam amino mempunyai gugus asam (COOH) dan gugus amino (NH ) disebut C-alfa (!yukri$ .222).
O # CH NH C OH

!ebagian protein merupakan substansi organik dan mirip lemak maupun karbo"idrat dalam "al kandungan unsur-unsur karbon "idrogen dan oksigen. -etapi$ semua protein juga mengandung nitrogen$ dan beberapa diantarannya mengandung belerang dan posfor. 'aka protein lebi" ber0ariasi dan lebi" kompleks strukturnya dibandingkan lemak dan karbo"idrat (#espati$ .23,). 4idalam protein "anya terdapat asam 5-6-amino. )endati asam 4-amino dan non- 6- amino juga ditemukan di dalam. !emua asam amino mempunyai sedikitnya dua gugus fungsional yang bersifat asam lema"$ yaitu #-NH 7 dan #-COOH yang pada asam amino dalam protein terletak

pada atom 6-karbon. 4isamping ini$ dari gugus fungsional yang memiliki sifat asam lema" (-OH$-!H$ guanidino$ mido8oi) menyebabkan muatan netto pada asam amino ber0ariasi menurut nila pH. Ole" karena itu$ asam amino bersifat amfolit yang muatan nettonya pada pHnya tertentu bergantung nilai p)a gugus fungsionalnya.

+3

H
#
C
6

NH

COOH

9ambar dua bua" struktur rumus bangun$ yang menggambarkan asam 6amino (fessenden$dan fessenden$ .23,). Protein merupakan polimer yang tersusun dari asam-asam amino melalui ikatan peptida. Asam amino mempunyai gugus karboksil (-COOH) dan gugus amino (-NH ). /ariasi dalam struktur monomer-monomer asam amino terjadi pada rantai sampingnya. Asam amino paling seder"ana adala" glisina. (:ilbra"am$ .22 ). !etiap asam amino yang muatan positif dan negatifnya seimbang dikatakan berada pada titik tertentu yang disebut titik isoelektrik. -itik isoelektrik asam amino dengan rantai samping tak bermuatan terjadi sekitar pH 1$; pada larutan berair. Asam amino cenderung paling kurang larut pada titik isoelektriknya$ karena muatan bersi"nya nol. Pada pH renda" kelarutan asam amino meningkat karena ion karboksilat dari ion 8(itter proton dari larutan$ se"ingga asam amino bermuatan positif. Pada pH yang lebi" tinggi kelarutan asam amino juga meningkat karena proton di"ilangkan dari ion ammonium yang bermuatan positif pada 8(itternya se"ingga muatan bersi" dari asam amino adala" negatif. %eberapa reaksi asam amino yang k"as * .. #eaksi nin"idrin Asam amino bereaksi dengan nin"idrin membentuk suatu produk yang disebut ungu #u"eman. #eaksi ini bersifat kuantitatif dan dapat dijadikan sebagai pelacak asam amino pada uji bercak (spot test).

+2

. #eaksi &ant"oprotein (protein kuning) #eaksi berdasar pada titrasi inti ben8ena yang terdapat didalam molekul protein yang mengandung asam amino dengan inti ben8ena$ misalnya tirosin$ fenilonolin dan triptofan. Adapun reaksi yang terjadi adala" *

CH -CH-COOH 7 HNO+

CH -CH-CONO+ 7 H O

NH NO

NH

CH -CH-CONO+ 7 NH<OH

CH -CH-CONO+ 7 NH<NO+

NH

NO

NH

=..=(.)

+. #eaksi 'illon Nase #eaksi ini digunakan untuk menunjukkan ada tidaknya tirosin$ berdasarkan pengikatan Hg dengan gugus Hidroksifenil dari tirosin. #eaksi ini tidak spesifik karena senya(a fenol juga memberikan positif. Adapun reaksi yang terjadai adala" *

<;

OH

CH -CH-COOH 7 Hg!O<

NaNO+

Hg

CH -CH-COOH 7 H !O<

NH NH
<. #eaksi Hopkins > Cole #eaksi ini berdasarkan pada kondensansi inti indol dari triftopan ==.( )

dengan alde"id. #eaksi positif ditandai dengan terjadinya cincin ungu pada bidang batas. Adapun reaksi yang terjadai adala" *
O
CH -CH-COOH 7 H-C-H 7 Hg!O< CH -CH-COOH 7 H O

NH OHg

NH

=(+) ?. #eaksi #eduksi !ulfur #eaksi ini digunakan untuk menunjukkan adanya asam amino yang mengandung atom !. #eaksi positif ditandai dengan terbentuknya endapan "itam dari pts$ setela" protein ditamba" alkali untuk menguba" ! organik menjadi ! anorganik. Asam amino yang mengandung atom ! misalnya sistain dan metionin.

Adapun reaksi yang terjadai adala" *

<.

H!-CH-CH -COOH 7 NaOH

Na ! 7 CH+-CH-COOH

NH Na ! 7 Pb(CH+COO-) Pb!

NH 7 Na(CH+COO-)

.............(<)

(@essenden dan @essenden$ .221). Asam amino merupakan ba"an pangan penting yang sangat diperlukan ole" tubu". )emudian dari kebutu"an asam amino tersebut$ ada beberapa jenis asam amino yang dapat disintesis ole" tubu". 4alam ba"an pangan banyak terdapat asam amino$ kurang lebi" sekitar ; macam asam amino$ yaitu* .. Asam amino sensial$ yaitu asam amino yang diperlukan untuk sintetis protein dan tidak disentetis sendiri ole" organisme itu tetapi "arus terdapat dalam makanan. Adapun yang termasuk dalam asam amino esensial adala" * a. Arginina
OH O C CH NH2 C H2 C H2 C H2 N H NH C NH2

b. Histidina
N C H2 NH2 CH C OH O

HN

c. Asoleusina

<

NH2 H3C C H2 CH CH3 CH C OH O

d. 5eusina
NH2 H3C CH CH3 C H2 CH C OH O

e. 5isina f. metionina g. fenilalanina ". treonina i. triptofan j. 0alina . Asam amino non esensial yaitu asam amino yang dapat disintetis ole" organisme itu sendiri$ adapun yang termasuk asam amino non essensial adala" a. Alanina
O H2N CH CH3 C OH

b.

Asparagina

<+

NH2 H2N C O C H2 CH C OH O

c.

asam aspartat
NH2 HO C O H2 C CH C OH O

d.

sisteina
O H2 N CH CH2 SH C OH

e. f. g. ". i. j.

asam glutamat glutamina glisin prolina serina tirosina

Asam amino adala" senya(a yang mempunyai gugus karboksil (COOH) dan gugus amino (NH+)$ macam-macam asam amino * Asam 6 amino Asam B amino

<<

Asam Amino

-ergantung apa gugus amino yang terikat pada atom C 6$ C B$ C $ dan seterusnya$ yang paling penting adala" asam amino yang memiliki konfigurasi 5$ jadi #
CH

NH COOH

Asam amino yang bangun molekulnya tertera di atas sebenarnya bermuatan ganda$ merupakan ion 8(itter. Peristi(a ini dibuktikan dengan tingginya titik lebur pada kristal asam amino$ relatif tinggi dan lain-lain (!oe"arsono$ .21,). 3.3 METODOLO#I 3.3.1 A at $a! Ba%a! 3.3.1.1 A at Alat-alat yang digunakan dalam percobaan ini adala" tabung reaksi$ rak tabung reaksi$ pipet tetes$ penangas air$ gelas ukur$ bekker gelas. 9ambar +.. 4eskripsi Alat tetapan dielektrika yang

<?

3.3.1.2 Ba%a! %a"an-ba"an yang digunakan dalam percobaan ini adala" aCuades$ puti" telur (albumin)$ larutan NaOH$ larutan HNO+ pekat$ @ormalde"id ;$? D$ H !O< .D$ HCl$ susu$ Hg!O< .D$ Cu!O< ?D$ NaNO .

3.3.2 Pr&se$'r (er)a 3.3.2.1 Reaks* Pe!"e!$a+a! 'enyiapkan tabung reaksi sebanyak ? bua" $ dan melakukan percobaan berikut ini

<,

.. 'engisi . m5 sampel ditamba"

m5 aCuades kedalam -abung

reaksi. 'engocok "ingga sempurna dan menamba"kan setetes demi tetes HCl ;$. ' "ingga terbentuk gumpalan puti". -amba"kan NaOH sebanyak jumla" tetes HCl. 4ikocok dengan kuat. . 'enamba"kan . m5 HNO+ pekat ke dalam -abung reaksi yang tela" diisi dengan . m5 sampel. +. 'enamba"kan m5 aCuades ke dalam -abung reaksi yang

tela" diisi dengan . m5 sampel$ memanaskan "ingga mendidi". 4iamati peruba"an yang terjadi$ kemudian mendinginkan dan mengamati lagi. <. 'enamba"kan ;$? m5 larutan amonium sulfat ke dalam tabung reaksi yang tela" diisi dengan . m5 sampel. 4iamati peruba"annya. ?. 'enamba"kan setetes demi tetes larutan asam asetat encer ke dalam tabung reaksi yang tela" diisi dengan . m5 sampel "ingga terbentuk endapan kemudian menamba"kan aCuades$ dikocok dan diamati peruba"annya. 3.3.2.2 Reaks* B*'ret .. 'enamba"kan larutan NaOH pekat dan ?D. tetes larutan Cu!O<

)e dalam tabung reaksi diisi dengan . m5 sampel dan

m5 aCuades. . 'engocok dan diamati peruba"annya.

<1

3.3.2.3 Reaks* ,a!t%&+r&te*! .. 'enamba"kan m5 aCuades dan . m5 HNO+ pekat ke dalam

tabung reaksi yanag tela" diisi dengan . m5 sampel. . 'emanaskan "ingga terbentuk endapan kuning$ kemudian mendinginkan dan dibagi menjadi dua bagian. +. 'enamba"kan amonia Pada tabung .$ diamati peruba"an yang terjadi. <. 'embandingkan Peruba"an yang terjadi pada tabung . dengan tabung yang tidak ditamba"kan amonia.

3.3.2.- U)* Be ara!" .. 'engisi . m5 sampel dan . m5 NaOH <;D$ ke dalam tabung reaksi kemudian memanaskan selama . menit untuk menguba" ! organik menjadi ! anorganik (natrium sulfida). . 'enamba"ka setetes terjadi. Pb asetat.'engamati peruba"an yang

3.- HASIL DAN PEMBAHASAN 3.-.1 Tabe Has* Pe!"a.ata! 3.-.1.1 Reaks* Pe!"e!$a+a! Tabe 3.-.1.1 Reaks* Pe!"e!$a+a! N&. .. . La!"ka% +er/&baa! 'engambil sampel 'enamba"kan tetes NaOH ;$. ' dan Has* +e!"a.ata! . ml !usu * -erdapat

<3

< tetes HCl dan

ml aCuadest

Endapan puti" -elur *terdapat gumpalan puti".

+.

'enamba"kan HNO+ pekat

!usu * endapan puti". -elur* endapan puti"

<.

'enamba"kan aCuades$memanaskan dan mendinginkan 'enamba"kan (NH<) !O< sebanyak ;$? ml

!usu * tetap -elur * tetap.

?.

!usu * terdapat endapan -elur * tidak terjadi endapan

,.

'enamba"kan CH+COOH encer$dan ml aCuadest

!usu * tetap. -elur* sedikit endapan$keru"

3.-.1.2 Reaks* B*'ret Tabe 3.-.1.2 Reaks* b*'ret N&. La!"ka% +er/&baa! .. 'engambil sampel 'enamba" aCuades + 'enamba" + tetes larutan biuret Has* +e!"a.ata! / F . ml :ana sampel tetap !usu * ungu -elur * (arna bening

<2

3.-.1.3 Reaks* ,a!t&+r&te*! Tabe 3.-.1.3 Reaks* ,a!t%&+r&te*! N&. La!"ka% +er/&baa! .. 'engambil sampel 'enamba" aCuades + 'enamba" HNO+ pekat Has* +e!"a.ata! / F . ml /F ml

!usu * keru" 7 endapan -elur * keru" 7 endapan

<

'emanaskan sampel

!usu * endapan kuning -elur * endapan kuning

3.-.1.-U)* Be era!" Tabe 3.-.1.- U)* Be era!" N&. La!"ka% +er/&baa! Has* +e!"a.ata!

?;

..

'engambil sampel 'enamba" NaOH <;D$

/ F . ml !usu * ada gumpalan kuning -elur* tetap

'emanaskan

!usu * 5ebi" bening$ encer -elur* ada gumpalan puti"

<

'enamba"kan . tetes Pb asatat

!usu * %ening kecoklatan -elur* ber(arna coklat dan ada endapan puti"

3.-.2 Pe.ba%asa! 3.-.2.1 Reaks* Pe!"e!$a+a! Pada reaksi pengendapan$ yang dilakukan pada tabung yang diberi perlakuan beda dan sampel yang juga berbeda yaitu puti" telur dan susu$ dimana terdapat endapan yang ber(arna puti". Endapan yang terbentuk ini merupakan conto" denaturasi. 4enaturasi ini tidak dapat balik karena protein tersebut tidak mungkin kembali ke keadaan semula. Pada denaturasi yang dapat balik$ protein membentang karena adanya senya(a pendenatur seperti larutan urea pekat$ tetapi kembali melipat setela" senya(a tersebut tidak ada. 4enaturasi yang dapat atau tidak dapat balik cukup beragam$ bergantung pada protein yang bereaksi dan keadaan reaksi. Protein yang ditamba"kan 8at-8at tertentu akan menggumpal karena misel-misel akan ke"ilangan air "idrasi maupun muatan se"ingga tercapai titik isoelektrik dan gerak bro(n se"ingga terjadila" penggumpalan. !uatu puti" telur adala" cairan yang tak ber(arna yang mengandung albumen yaitu protein globular yang larut. Pemanasan

?.

puti" telur akan mengakibatkan albumen itu membuka lipatan dan mengendap se"ingga di"asilkan suatu 8at padat puti". Pada tabung reaksi A$ sampel ditamba"kan dengan aCuadest dan < tetes HCl$ kemudian ditamba"kan dengan NaOH. Pada puti" telur terbentuk endapan$ sedangkan pada susu tidak terjadi peruba"an. !etela" ditamba"kan asam klorida$ dalam sampel tersebut NaOH yang banyaknya sama dengan asam klorida yang ditamba"kan. Penamba"an NaOH ini sifatnya dapat melarutkan endapan yang terbentuk. Pada"al NaOH tidak dapat bercampur dengan protein karena dari "asil percobaan menunjukkan pemisa"an antara sampel dan NaOH. #eaksi yang terjadi adala"* # > CH > COOH 7 H O 7 HCl 7 NaOH NH 7 H O 7 NaCl ======..(?)

# > CH > COOH


NH

Pada tabung reaksi AA$ masing-masing sampel protein ditamba"kan . ml HNO+. pekat yang semuanya membentuk endapan yang ber(arna puti". Pada susu akan terbentuk asam laktat yang menyebabkan penggumpalan susu. #eaksi yang terjadi* # > CH > COOH 7 HNO+ NH ======.(,) yang kemidian dipanaskan. #eaksi yang terjadi*
panas # > CH > COOH # > CH > COOH 7 H O

# > CH - COOH
NH+7 NO+-

Pada tabung reaksi AAA$ puti" telur dan susu ditamba"kan akuadest Pada puti" telur terbentuk endapan sedangkan pada susu tidak terjadi peruba"an.

NH ..........................(1)

NH+OH

Pada tabung reaksi A/$ kedua sampel ditamba"kan amomium sulfat. 9aram amomium sulfat terdiri dari asam kuat dan basa lema" dimana keduanya akan bereaksi dengan asam dan basa$ penamba"an ini tidak akan mengakibatkan endapan karena garam amomium sulfat bereaksi dengan protein. Pada percobaan$ puti" telur terbentuk sedikit endapan puti"$ sedangkan pada susu tidak terjadi peruba"an. se"ingga "asilnya ber0ariasi. #eaksi yang terjadi* # > CH > COOH 7 (NH<) !O< NH ..............................(3) 3.-.2.2 Reaks* B*'ret Gji %iuret bertujuan menunjukkan asam amino yang mempunyai ikatan peptida lebi" dari satu. Akatan peptida merupakan ikatan antara gugus karbonit dari satu asam amino dan nitrogen dari asam amino berikutnya dalam rantai peptida. Gntuk semua sampel baik pada puti" telur maupun susu menunjukkan peruba"an (arna menjadi ungu setela" sampel ditamba"kan dengan dan gugus > NH . #eaksi uji diatas adala"* # > CH > COOH 7 NaOH NH ...........................(2) ml akuadest$ + tetes NaOH dan tetes Cu!O <.
7

Ani

mungkin disebabkan perbedaan asam amino yang dimiliki ole" sampel

# > CH > COOH 7 H O


NH+CH+COO

:arna ungu ini muncul karena terbentuk kompleks dengan ion Cu

# > CH > COONa 7 H O


NH

NH # > CH > COO # > CH > COO NH ?+

# > CH > COOH 7 Cu!O<

Cu 7 Na!O<

=======.(.;) #eaksi yang terjadi adala"* #-CH-COOH 7 NaOH 7 Cu!O< NH ...........................(..) 3.-.2.3 Reaks* ,a!t%&+r&te*! #eaksi ini berdasarkan pada nitrasi inti ben8ena yang terdapat dalam molekul protein$ seperti pada triptopan$ tirosin dan fenil alonin. !emua sampel yang tela" ditamba"kan akuadest dan HNO + kemudian dipanaskan mengalami peruba"an yaitu kedua sampel terbentuk endapan kuning. Ani menunjukkan adanya nitrasi inti ben8ena dari molekul protein. #eaksi yang terjadi adala"* CH CH CO H 7 HNO+ NH =====..==..(. ) )emudian "asil yang diperole" dibagi menjadi $ pada tabung A ditamba"kan ammonia$ dan pada tabung AA tidak ditamba"kan ammonia. Pada penamba"an ammonia endapannya terpisa"$ sedangkan yang tidak ditamba"kan ammonia endapannya tetap. ; CH CH CNO+ 7 H O NH

#-CH-COOH 7 Cu(OH) 7 Na !O<

NH

#eaksi yang terjadi adala"* ; CH CH C NO+ 7 NaOH NH ; CH CH COH 7 NaNO+ NH ?<

=======..(.+) 3.-.2.- Reaks* U)* Be era!" Gji belerang ini bertujuan untuk mengeta"ui apaka" dalam sampel protein terkandung unsur ! organik yang diuba" menjadi ! organik setela" mengalami pemenasan dan penamba"an timbal asetat. Gji ini akan bernilai positif jika meng"asilkan (arna coklat ke"itaman yang berarti pada sampel tersebut terdapat asam amino yang mengikat unsur ! organik. Pada kedua sampel menunjukkan "asil positif yaitu adanya peruba"an (arna larutan menjadi coklat tua. #eaksinya adala" sebagai berikut* H > ! > C" > COOH 7 NaOH ========(.<) Na ! 7 Pb (NO+)

Na ! 7 CH+ > CH > COOH


NH

Pb 7 Na NO+

.................................(.?)

3.0 PENUTUP 3.0.1 (es*.+' a!

??

4ari percobaan yang tela" dilaksanakn$ dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut* .. #eaksi pengendapan yang dilakukan pada sampel yaitu penamba"an HCl dan NaOH dapat merusak ikatan peptida pada sampel se"ingga terdapat gumpalan karena HCl dan NaOH merupakan asam dan basa kuat maka ikatan peptida sekunder$ tersier kuartener akan di rusak. . #eaksi biuret bertujuan untuk mengeta"ui ba"(a asam amino memiliki ikatan peptida lebi" dari satu. +. #eaksi Hant"oprotein berdasarkan pada nitrasi ben8ena yang terdapat dalam molekul protein. <. Gji belarang bertujuan untuk mengeta"ui apaka" dalam sampel protein terkandung unsur ! organik yang akan diuba" menjadi ! anorganik setela" mengalami pemanasan dan penamba"an Pb asetat. 3.0.2 Sara! !aran yang dapat disampaikan dalam percobaan ini dala" I .. Praktikan Harus lebi" teliti dalam mengamati peruba"an yang terjadi pada sampel setela" ditamba"kan reagen tertentu . Jumla" reagen yang digunakan "endaknya cukup (tidak berlebi"an atau kurang) untuk dapat bereaksi dengan sampel.

DA1TAR PUSTA(A

?,

@essenden dan @essenden$ .23,$ Kimia Organik$ Jilid 2$ Erkangga$ Jakarta. Narto"arsono$ !oe"arsono$ .21,$ Biokimia$ Jilid 1, Gni0ersitas 9adja" 'ada Press$ Kogyakarta. #espati$ .23,$ Pengantar Kimia Organik$ Aksara %aru$ Jakarta. !yukri$ !$ .222$ Kimia Dasar$ Jilid 3$ A-%$ %andung. :ilbra"am$ A.C$ dan 'ic"ael !$ 'atta$ .22 $ Pengantar Kimia Organik dan Hayati, A-%$ %andung.

?1