Anda di halaman 1dari 17

EMPATI

SUPRIYADI

KEMAMPUAN DASAR

Kita diberi kemampuan dasar oleh Sang Maha Pencipta untuk bisa meraskan apa yang ada di dunia ini Secara umum rasa yang muncul pada diri kita yang dapat kita rasakan bersumber dari 3 hal, yaitu 1) panca indra, 2) pikiran, 3) insting Dari ketiga sumber tersebut perasaan yang kita rasakan ini berkembang.antara lain adalah RASA EMPATI

Kebutuhan Dasar

Disisi lain, karena berkembangnya perasaan yang ditimbulkan oleh pikiran dan kemampuan untuk merasakan, kita semua pada dasarnya juga memerlukan/membutuhkan :

Perasaan diterima oleh orang lain (ACCEPTANCE) Diperhatikan/Dipahami/Dimengerti oleh orang lain (UNDERSTANDING) Dicintai (LOVE)

FAKTOR UTAMA

Faktor utama yang menentukan bisa atau tidak bisa kita melakukan ketiga hal tersebut (menerima, memahami dan mencitai) adalah terletak pada kemampuan kita dalam merasa kan dengan

RASA EMPATI
yang kita miliki

APAKAH EMPATI ITU

Kemampuan dalam merasakan dan mempersepsi-kan pikiran dan perasaan orang lain terhadap sesuatu, seperti apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang tersebut Dengan jalan mengibaratkan seakan-akan dirinya adalah diri kita sendiri Hal yang demikian ini sangat berhubungan dengan kesungguhan dan ketulusan

UJUD EKSPRESI EMPATI

Pada dasarnya sangat sulit untuk mengidentifikasikan sesuatu bentuk perilaku itu apakah tergolong Empati atau tidak, namun biasanya akan terekspresikan sbb: Masuk dalam situasi-kondisi orang lain, merasakan seakan-akan situsi tersebut sebagai milik diri sendiri Menyampaikan kesanggupan dan apresiasi kita terhadap keadaan (perasaan) orang lain Sensitif terhadap perasaan orang lain, sehingga jarang menyakiti hati orang lain.

UJUD EKSPRESI EMPATI

Orang yang empati biasanya juga 1. Tidak Agresif 2. Senang terlibat dalam aksi sosial 3. Siap bersedia berbagi rasa dengan orang lain atau menolong orang lain

PERKEMBANGAN RASA EMPATI


INFANCY GLOBAL EMPATHY 1 2 YEARS UNDERSTAND THAT OTHERS SADNESS WAS NOT THEIR SADNESS 6 YEARS COGNITIVE EMPATHY, CAN VIEW SOMETHING FROM OTHERS POINT OF VIEW 12 YEARS ABSTRACT EMPATHY

LANGKAH-LANGKAH MENINGKATKAN KEMAMPUAN EMPATI


INTROSPEKSI MENCOBA MENGERTI TERHADAP PERASAAN SENDIRI MENCOBA MENGINGAT-INGAT PENGALAMAN MASA LALU YANG BERKAITAN DENGAN PERASAANPERASAAN YANG DITIMBULKAN OLEH PIKIRAN MENCOBA MENGINGAT-INGAT BENTUK PERILAKU YANG MUNCUL AKIBAT DARI EKSPRESI DARI PERASAAN-PERASAAN TERSEBUT MENCOBA SENSITIV TERHADAP BENTUK PERILAKU DARI ORANG LAIN YANG MIRIP DENGAN PERILAKU YANG KITA MILIKI ITU

LANGKAH-LANGKAH MENINGKATKAN KEMAMPUAN EMPATI

MENCOBA MEMILAHKAN REFLEKSI EMOSI, PIKIRAN DAN PERASAAN DIRI SENDIRI DARI SUBJEK YANG MENJADI OBJEK EMPATI NYA MENCOBA MENGINTERPRETASIKAN BENTUK PERILAKU EMPATI DAN MEMBANDINGKAN DENGAN PENGALAMAN ORANG LAIN TENTANG PEMAHAMANNYA TERHADAP PERILAKU-PERILAKU EMPATI YANG MIRIP MENDISKUSIKAN PEMAHAMAN TERSEBUT DENGAN ORANG LAIN SEJELAS-JELASNYA DENGAN MENGHARAPKAN ADANYA UMPAN BALIK YANG KHUSUS

MENGAPA KEMAMPUAN EMPATI PENTING UNTUK DIKEMBANGKAN


HOFFMAN

THE EMPATHIC ATTITUDE IS ENGAGE IN MORAL JUDGEMENT AND MORAL DILLEMAS EMPATHY IS THE ROOTS OF MORALITY EMPATHY TO SOMEONE IN PAIN, DANGER AND DEPRIVATION MOVES PEOPLE TO ACT TO HELP THEM EMPATHY CAN LEAD PEOPLE TO FOLLOW CERTAIN MORAL PRINCIPLES

MENGAPA KEMAMPUAN EMPATI PENTING UNTUK DIKEMBANGKAN JOHN STUART MILL

EMPATHY UNDERLIES MORAL JUDGEMENT AND ACTION EMPATHY IS THE GUARDIAN OF JUSTICE THE LEVEL OF EMPATHY INFLUENCE THE MORAL JUDGEMENT

MENGAPA KEMAMPUAN EMPATI PENTING UNTUK DIKEMBANGKAN

EMPATI MUTLAK DIPERLUKAN SEBAGAI DASAR UNTUK ADANYA PENERIMAAN TANPA SYARAT (APA ADANYA) SESEORANG YANG BERPROFESI SEBAGAI DOKTER, SEHARUSNYA BISA MENERIMA SEORANG PASIEN APA ADANYA. TIDAK MEMBEDA-BEDAKAN, KAYA-MISKIN, SUKU, RAS DAN AGAMA

SIMPATI

PADA DASARNYA SULIT UNTUK MEMBEDAKAN ANTARA SIMPATI DAN EMPATI PADA TATARAN UJUD EKSPRESI PERILAKUNYA EMPATI DAN SIMPATI ADALAH SAMA-SAMA ASPEK RASA PADA KOMPONEN KOGNITIF, ARTINYA KEDUANYA ADALAH BENTUK PERASAAN YANG MUNCUL KARENA PIKIRAN, BUKAN KARENA PANCA INDRA atau INSTINK

CIRI-CIRI SIMPATI

HANYA BATASAN KECIL YANG DAPAT MEMBEDAKAN ANTARA EMPATI DAN SIMPATI. DIMANA EMPATI MENJADI SIMPATI JIKA ; 1. ORANG YANG BERSANGKUTAN LARUT TERLALU DALAM DNG PERASAANNYA 2. BERPERILAKU MIRIP DENGAN OBJEK SIMPATINYA 3. NILAI-NILAI OBJEKTIFITAS PADA DIRI SUBJEK MULAI MEMUDAR DAN BAHKAN HILANG 4. PERILAKU SUBJEK LEBIH DIKENDALIKAN OLEH EMOSI DAN PERASAAN DIBANDING DENGAN PIKIRANNYA.

MENGAPA EMPATI BUKAN SIMPATI

DOKTER ADALAHSEBUAH PROFESI OBJEKTIFITAS DAN RASIONALITAS ADALAH SESEUATU YANG UTAMA DALAM PROFESI PERILAKU-PERILAKU YANG DIDASARI OLEH KEADAAN DIRI YANG EMOSIONAL ADALAH BUKAN PERILAKU SEORANG YANG PROFESIONAL.

SIMPATI

Kemampuan dalam merasakan dan mempersepsikan pikiran dan perasaan orang lain terhadap sesuatu, seperti apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang tersebut, sampai larut dalam perasan yang tidak terkontrol, sehingga nilai-nilai objektifitas memudar. (unsur kognitif kabur/hilang)