Anda di halaman 1dari 2

Epidemiologi Psoriasis Arthritis

Insiden di Amerika Serikat Sekitar 2,5% dari populasi putih Amerika Utara menderita psoriasis, tetapi jarang pada populasi Afrika-Amerika dan penduduk asli Amerika. Psoriatic arthritis diperkirakan mencapai 1% dari populasi umum. Namun, tingkat prevalensi bervariasi antara studi. Hasil survei menunjukkan bahwa sekitar 1 juta orang dewasa di AS menderita psoriatic arthritis. Insiden Psoriasis arthritis secara internasional Tergantung pada populasi yang diteliti, prevalensi psoriatic arthritis berkisar dari kurang dari 1% sampai 40%. Satu penelitian di Italia melaporkan prevalensi sebesar 0,4%. Jumlah kasus psoriasis dan psoriatic arthritis meningkat di Afrika sub-Sahara berkaitan dengan daerah epidemi human immunodeficiency virus (HIV). Meskipun infeksi HIV tidak diketahui mempengaruhi timbulnya psoriasis, mungkin secara signifikan dapat memperburuk penyakit tersebut. Mortalitas dan morbiditas pada psoriasis arthritis Meskipun psoriatic arthritis pada awalnya dianggap relatif ringan,tetapi sebanyak 40% pasien dapat menjadi arthritis erosif dan deformasi. Hasil dari penelitian lain menunjukkan bahwa psoriatic arthritis dikaitkan dengan risiko lebih besar pada hipertensi, obesitas, hiperlipidemia, diabetes mellitus tipe 2, dan kejadian kardiovaskular dibandingkan dengan psoriasis tanpa arthritis. Psoriatic arthritis juga dikaitkan dengan infeksi yang tidak diobati dengan antibiotik, kondisi neurologis, gangguan pencernaan, dan penyakit hati. Predileksi ras predileksi ras pada psoriatis arthritis belum diteliti dengan baik. Namun, kulit putih lebih sering terkena daripada orang dari kelompok ras lainnya.

Seks predileksi Rasio laki-perempuan untuk psoriatic arthritis adalah 1:1 Predileksi Usia Psoriatic arthritis khas berkembang pada orang berusia 35-55 tahun, tetapi bisa terjadi hampir semua usia. Pada remaja, usia onset adalah 9-11 tahun.

GEJALA KLINIS

Jenis psoriatic arthritis tergantung pada distribusi dari sendi yang terkena. Dengan demikian, ada lima jenis arthritis psoriatis: simetris, asimetris dan beberapa sendi, spondilitis, sendi distal interphalangeal dan arthritis mutilans. Arthritis sering melibatkan lutut, pergelangan kaki, dan sendi pada kaki. Biasanya, hanya beberapa sendi yang meradang pada suatu waktu. Sendi yang meradang menjadi sakit, bengkak, panas, dan merah. Kadang-kadang, peradangan sendi di jari tangan atau kaki dapat menyebabkan pembengkakan seluruh digit, memberi penampilan seperti "sosis." Kekakuan sendi merupakan hal yang umum dan biasanya lebih buruk pada pagi hari. Psoriatic arthritis juga dapat menyebabkan peradangan pada tulang belakang (spondylitis) dan sakrum, menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada punggung bawah, bokong, leher, dan punggung atas. Kadang-kadang, psoriasis arthritis melibatkan sendi kecil di ujung jari. Suatu bentuk yang sangat destruktif arthritis disebut "mutilans" dapat menyebabkan kerusakan yang cepat pada sendi. Untungnya, bentuk arthritis ini jarang pada pasien dengan psoriasis arthritis. Pasien dengan psoriasis arthritis juga dapat mengembangkan peradangan pada tendon (tendinitis) dan di sekitar tulang rawan. Peradangan pada tendon di belakang tumit Achilles tendinitis menyebabkan, menimbulkan rasa nyeri ketika berjalan dan memanjat tangga. Peradangan pada dinding dada dan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke dada (sternum) dapat menyebabkan nyeri dada, seperti yang terlihat dalam costochondritis. Selain arthritis dan spondilitis, psoriasis arthritis dapat menyebabkan peradangan pada organ lain, seperti mata, paru-paru, dan aorta. Peradangan pada bagian berwarna dari mata (iris) menyebabkan iritis.Peradangan di sekitar paru-paru (pleuritis) menyebabkan nyeri dada, terutama dengan pernapasan dalam, serta sesak napas. Peradangan dari aorta (aortitis) dapat menyebabkan kebocoran dari katup katup aorta, yang menyebabkan gagal jantung dan sesak napas. Jerawat dan kuku merupakan perubahan yang biasa terlihat dalam psoriatic arthritis. Pitting dan pegunungan yang terlihat di kuku terdapat pada 80% pasien dengan Psoriatic arthritis. PEMERIKSAAN PENCEGAHAN Sampai saat ini belum ada pencegahan yang pasti. Sejumlah obat dapat memperburuk psoriasis,seperti lithium dan kortikosteroid sistemik. menghindari obat-obat ini dapat membantu untuk mencegah atau meminimalkan psoriasis.Obat lainnya termasuk beta blockers, antimalaria (meskipun, seperti yang disebutkan sebelumnya, bukti menunjukkan hidroksiklorokuin tidak memperburuk lesi kulit), dan NSAID. Jika lesi kulit memburuk dengan NSAID, beralih ke NSAID dari golongan yang berbeda.Pencegahan juga dapat meliputi istirahat dan olahraga.