Anda di halaman 1dari 4

RETARDASI MENTAL

Posted by BAHTIAR LATIF

Pengertian : Retardasi mental adalah suatu keadaan dimana taraf perkembangan kecerdasan di bawah normal, Seorang anak dikatakan mengalami kondisi mental retardasi berdasarkan angka IQ, yaitu angka intelegensia umur kronologis yang dibandingkan intelegensia umur yang normal pada waktu bersangkutan. Penyebab Ada beberapa faktor penyebab yang dinyatakan sebagai dasar ter adinya retardasi mental, a. Primer Penyebab kelainan mental ini adalah faktor !enetik "keturunan# dan simpleks atau penyebabnya tidak diketahui. b. Sekunder Adalah factor luar yang berpengaruh terhadap otak pada masa konsepsi ketika masih dalam kandungan. misalnya faktor cedera yang ter adi didalam rahim, saat bayi tersebut masih berbentuk anin. Selain itu dapat pula ter adi cedera pada saat kelahiran "persalinan#, infeksi aringan otak, keracunan kehamilan, ruda paksa sebelum lahir, serta gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gi$i. c. Ada teori lain, menyebutkan adanya %ariasi somatik yang dikarenakan perubahan fungsi kelen ar internal dari sang ibu selama ter adinya kehamilan, dan hal ini belum diketahui secara lengkap mekanismenya. &erapa IQ yang normal. Angka IQ yang normal pada umumnya berkisar diantara '( s)d *+(, sedang diatas angka IQ diatas *+(, dinyatakan sebagai angka diatas rata,rata. Sedangkan angka diatas IQ diantara -( s)d .' merupakan kelompok yang border line "tidak rata,rata, uga tidak dibawahnya.# /arena bila angkanya dibawah 0' sampai 1( maka kelompok ini dinyatakan sebagai kelompok mental retardasi yang ringan. 2alam kelompok yang mental retardasi yang ringan ini mereka berada dalam taraf pemahaman penggunaan bahasa cenderung terlambat, termasuk kemampuannya dalam berbicara yang resmi, sehingga akan mengganggu kemandiriannya. 3ereka yang men adi kelompok dengan IQ sebesar 41 ,s)d 5' dikelompokkan dalam mental retardasi yang sedang. &iasanya mereka menun ukkan penampilan kemampuan yang tidak sesuai, dimana tingkat perkembangan bahasa ber%ariasi ada yang dapat mengikuti percakapan sederhana, ada pula yang tidak. Ada pula yang tidak pernah mampu untuk bela ar mempergunakan bahasa, meskipun mungkin mereka dapat mengerti intruksi sederhana dan bela ar menggunakan isyarat tangan. /elompok ini uga sering disebut dengan kelompok imbesil. Pada mental mental retardasi berat umumnya angka IQ ini berkisar antara +(,s)d 45, dimana dalam kategori ini pada umumnya mirip dengan mental retardasi sedang dalam gambaran klinisnya, namun prestasi yang diperlihatkan auh lebih rendah dibandingkan dengan mental retardasi sedang.

/ebanykan penyandang mental retardasi ini menderita hendaya motorik yang mencolok atau defisit lain yang menyertainya dan kondisi yang seperti ini menun ukkan adanya kerusakan atau penyimpangan perkembangan yang bermakna secara klinis dari susunan syaraf pusat. &ila IQ nya dibawah +( maka kondisi ini praktis berati penyandang yang bersangkutan sangat terbatas kemampuannya, untuk memahami atau memenuhi intruksi yang diberikan. Sebagian besar dari mereka tidak dapat bergerak atau sangat terbatas dalam gerakannya. 6anya mampu berkomonikasi non%erbal yang belum sempurna, 3ereka hampir,hampir tidak mempunyai kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri akan kebutuhan dasarnya, dan mereka senantiasa memerlukan bantuan dan pengawasan. /elompok ini disebut uga dengan idiot, yang mana pemahaman serta penggunaan bahasa sangat terbatas, paling,paling hanya mengerti perintahdasar dan menga ukan permohonan sederhana. Suatu etiologi organik dapat ter adi pada semua gangguan idiot ini, dan biasanya disertai dengan stabilitas neurologis dan fisik lainnya yang berat yang mempengaruhi mobilitas. 2ari kesemuanya ini, mental retardasi diagnosisnya dapat dibuat setelah riwayat penyakit, pemeriksaan intelektual yang baku, serta pengukuran fungsi adaptif, yang menun ukkan bahwa perilaku anak pada saat sekarang ini adalah secara bermakna dibawah tingkat yang diharapkan. 2iagnosis sendiri tidak menyebutkan penyebab ataupun prognosisnya. Suatu riwayat penyakit dan wawancara psikiatrik berguna untuk mendapatkan gambaran longitudinal perkembangan dan fungsi si,anak. "Ayub Sani Ibrahim !uru &esar Ilmu /esehatan 7iwa# www.kalbe.co.id /files/cdk/...RetardasiMental.../16_RetardasiMental.html Retardasi mental bukari merupakan suatu penyakit, melain, kan suatu kondisi yang mempunyai penyebab berbeda,beda. Penyebab retardasi mental dapat dikatagorikan dalam 4 kata, gori, yaitu yang bersifat organobiologik, psikoedukatif dan sosio kultural. Penyebab organobiologik, misalnya : berat badan, usia kelahiran, posisi bayi dalam kandungan, penyakit campak waktu bayi, kekurangan fenilalanin, dan lain,lain. Penyebab psiko, edukatif berkaitan dengan kurangnya stimulasi dini, lingkungan yang tidak memacu perkembangan otak, terutama pada tiga tahun pertama. Penyebab sosiobudaya berfokus pada perbedaan %ariabel sosioekonomibudaya8 pre%alensi penderita retardasi mental lebih besar pada keluarga dengan tingkat sosioekonomi rendah. 9ainer "*'-.# menggolongkan penyebab retardasi mental dalam + golongan, yaitu : familial retardation dan penyebab organobiologis. 2alam familial retardation tidak ditemukan ketidak normalan biologis, namun ada se arah keluarga bahwa satu atau kedua orang tuanya mengalami retardasi mental. &elum diketahui apakah familial retardation disebabkan karena faktor genetik atau

pengalaman diasuh orartg tua yang mengalami retardasi mental. Seperti yang telah dikatakan familial retardation tidak mem, punyai sebab biologis yang elas. IQ mereka berkisar antara 1( sampai 0' serta mempunyai se arah keluarga yang mengalami retardasi mental, tapi penyebab khususnya tidak diketahui. Sebagian besar para ahli mengatakan bahwa familial retardation adalah cacat bawaan yang diperoleh melalui gen dari orang tua yang terbelakang kepada anaknya. Pendapat ini berdasarkan pada ke adian bahwa 1(: sampai -1: skor IQ dapat diperkira, kan "diprediksi# melalui ketunrnannya 2i samping familial retardation, penyebab retardasi mental berhubungan dengan tidak sempumanya berat badan dan usia kelahiran. &ayi dengan berat badan kurang dari +1(( gram sewaktu dilahirkari iempunyai kemungkinan lebih besar untuk menderita retardasi mental. Anak dengan usia kandungan di bawah ' bulan berkaitan dengan tidak sempumanya keadaan bayi yang membuatnya peka terhadap tekanan, stres dan pe, nyakit dari lingkungan. Anak dengan usia kandungan di atas ' bulan akan mengalami kekurangan persediaan makanan. 6al ini mempengaruhi perkembangan otak yang berpengaruh terhadap fungsi intelektual. Akibat psikologik dan kemampuan bela ar yang disebabkan oleh ketidaksempumaan berat badan dan , usia kandungan sa a sulit dipastikan karena kedua hal itu dipengaruhi oleh banyak %ariabel. Penelitian Rubin dkk atas akibat psikologik dan kemampuan bela ar dari anak yang lahir prematur mendapatkan basil yang menarik. 3ereka menggolongkan bayi menurut usia kandung, an dan berat badan. /esimpulan dari penelitian mereka ialah : anak laki dengan berat badan rendah dan preterm serta anak dengan berat badan rendah aterm dan kedua enis kelamin merupakan anak dengan risiko tinggi dalam ketidak,sempumaan fungsi bela ar "sulit untuk bela ar sempuma#. 6asil lengkap dari penelitian tersebut ialah : *#&erat badan rendah banyak berhubungan dengan kondisi yang tidak normal, seperti skor Apgar yang rendah, mening, katnya bilirubin dalam periode neonatal. +#&erat badan lebih berpengaruh terhadap ketidak sempumaan logika, kemampuan mental "psikologis# dan kemampuan bela ar dibandingkan dengan usia kandungan. 4#&ayi lelaki dengan berat badan rendah dan bayi dengan berat badan rendah dengan usia kandungan cukup dari kedua enis kelamin lebih mempunyai masalah dalam kemampuan bela ar

dibandingkan dengan bayi dengan berat badan dan usia kandungan normal. 5#&ayi dengan berat badan rendah mempunyai skor lebih rendah dalam semua pengukuran obyektif perkembangan mental, bahasa, kesiapan sekolah dan prestasi bela ar pada usia - tahun. 1#;idak ada pengaruh perbedaan seks antara bayi dengan berat badan rendah pada pengukuran ob ektif perkembangan psiko, logis dan prestasi. &ayi lelaki lebih mempunyai permasalahan dalam kemampuan bela ar dibandingkan dengan bayi perem, puan. 0# Pada usia - tahun, bayi dengan berat badan rendah lebih kecil dan pendek serta insidens abnormalitas neurologisnya lebih tinggi dibandingkan dengan bayi dengan berat badan normal. -# 2i antara bayi dengan berat badan ,normal, tidak ada per, bedaan psikologis dan kemampuan bela ar antara mereka yang lahir preterm dan aterm. 0 Selain familial retardation, tidak sempumanya usia kandung, an dan berat badan, retardasi mental dipengaruhi pula oleh posisi bayi dalam persalinan. &ayi dengan posisi normal, yaitu kepala dalam kedudukan ke luar lebih dahulu, mengalami luka dan kesakitan lebih sedikit dibandingkan dengan posisi lain. &ayi dengan posisi abnormal dapat menimbulkan berbagai macam masalah. /erusakan otak dan anoksia dapat ter adi karena posisi yang abnormal. /edua hal itu dapat mempengaruhi perkembangan bayi, terutama fungsi intelektualnya. 0 ;u uan tulisan ini adalah untuk mengemukakan pengaruh faktor berat badan, usia kandungan dan posisi anin terhadap taraf retardasi mental. 2engan infonnasi yang lebih elas, di, harapkan dapat diadakan pencegahan sedini mungkin terhadap ke adian retardasi mental.