Anda di halaman 1dari 23

PERBEDAAN DAYA SERAP AIR PADA SIK/GIC DENGAN PELAPIS VARNISH DAN COCOA BUTTER

Riza Dwijayanti, drg & Ida Wahyuningsih, S.KG


Fakultas Kedokteran Gigi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

PENDAHULUAN

KEUNGGULAN
Semen Ionomer Kaca (SIK) / Glass Ionomer Cement disingkat (GIC) (Annusavice, 2003): 1. Biokompatible 2. Kontraksi volume saat polimerisasi rendah 3. Koefisien ekspansi termal gigi asli 4. Sewarna gigi 5. Anti kariogenik

BANYAK DIGUNAKAN

KELEMAHAN
Sebelum GIC mengeras sempurna, semen
sangat peka terhadap kontak dini dengan
Cairan (+) cairan: Penyerapan air Larut

Cairan (-)

Penguapan air

Pecah

BAHAN HIDROFOBIK

VARNISH

COCOA BUTTER

TUJUAN PENELITIAN

Untuk mengetahui perbedaan daya serap air pada GIC dengan pelapis varnish dan cocoa butter.

METODE PENELITIAN

JENIS PENELITIAN Experimental laboratoris Crossectional Observation

SAMPEL Non Probability Sampling Purposive Sampling

PEMBUATAN SAMPEL
GIC

Celluloid strip GIC GIC

Cetakan sampel

Celluloid strip

21 GIC berbentuk silindris

PERLAKUAN SAMPEL
Kelp I Kelp II Kelp III

Varnish

Cocoa butter

Berat awal (a)

Timbangan analitik

Direndam aquadest + Inkubasi 370 C / 24 jam

Berat akhir (b)

Daya serap air (b-a)

HASIL

HASIL
Kelompok Perlakuan I II III N 7 7 7 Mean 12,529 mg 14,771 mg 20,386 mg Standard Deviasi (SD) 0,6726 0,7783 0,7967

Keterangan : Kelompok perlakuan I Kelompok perlakuan II Kelompok perlakuan III Mean SD N

= SIK yang dilapisi varnish = SIK yang dilapisi cocoa butter = SIK yang tidak diberi bahan pelapis = Rereta daya serap air pada SIK = Standard deviasi/simpang baku = Jumlah sampel

ONE WAY ANOVA

Sum of Squares Between Groups Within Groups Total 229,332 10,157 239,490

Df 2 18 20

Mean Square 114,666 ,564

F 203,206

Sig. ,000

Least Significant Difference


(I) Perlakuan (J) Perlakuan Mean Difference (I-J) Std. Error Sig.

I II III

II III I III I II

-2,2429(*) -7,8571(*)
2,2429(*) -5,6143(*) 7,8571(*) 5,6143(*)

,4015 ,4015
,4015 ,4015 ,4015 ,4015

,000 ,000
,000 ,000 ,000 ,000

* The mean difference is significant at the .05 level Keterangan: Kelompok perlakuan I = GIC yang dilapisi varnish Kelompok perlakuan II = GIC yang dilapisi cocoa butter Kelompok perlakuan III = GIC yang tidak diberi bahan pelapis

DISKUSI

DISSOLUTION

GELATION/HARDENI NG
Ca

HYDRATION OF SALT

Al

Powde r GIC partikel kaca + ion (Ca2+, Al3+, F-)

Liqui d GIC

4 mnt
Dekomposisi partikel kaca lepasnya ion-ion fragile

post 24 jam mixing


strong

Hidrasi progresif garam matriks


Peningkatan sifat fisik GIC

highly soluble in water (water loss/in)

insoluble

HIGHLY SOLUBLE

AIR +++

LARUT

GIC

AIR - - -

PECAH

WETTABILITY
adalah kemampuan dari cairan untuk tersebar merata kepermukaan suatu padatan. Kemampuan pembasahan diukur berdasarkan besarnya sudut kontak ()
varnish Cocoa butter cair krem

encer

kental

kecil

besar

Pembasahan permukaan lebih rata dan rapat

Pembasahan permukaan kurang rata

Air +

Air + +

VARNISH
Komposisi : 27% gum natural (seperti copal), dan resin sintetik (berupa nitrat selulosa) 73% ethanol atau eter sebagai solvent/pelarut

eter

Aplikasi varnish (copal + eter)

Drying time (30 s)

Resin copal

COCOA BUTTER
komposisi: 90% asam lemak jenuh palmitat dan stearat

KARAKTERISTIK COCOA BUTTER


27 oC 33-37 oC Padat (set) Keras (hard) Mudah patah (brittle) meleleh Suhu rongga mulut = 36,5 37,5 oC

KESIMPULAN

KESIMPULAN
1.

Bahan pelapis varnish dan cocoa butter dapat mengurangi daya serap air kedalam GIC, Varnish lebih dapat melindungi GIC terhadap penyerapan air daripada cocoa butter.

2.

THE END