Anda di halaman 1dari 62

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Visi Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Untuk mewujudkan visi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, ditetapkan empat misi pembangunan kesehatan, yaitu: 1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan

masyarakat, (swasta dan masyarakat madani) 2. Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan 3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan 4. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Tujuan peningkatan kesehatan sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea 4 adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan tersebut diselenggarakan program pembangunan kesehatan secara berkelanjutan, terencana, dan terarah.

Peningkatan kesehatan tersebut diselenggarakan dengan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang, dan terpadu. Puskesmas adalah penanggung jawab penyelenggara upaya kesehatan untuk jenjang tingkat pertama serta bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat serta merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Upaya kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas Pembantu Sukamaju berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

No.128/MENKES/SK/II/2004 adalah melaksanakan Program Wajib dan Program Pengembangan.

Sebagai calon tenaga medis maka dituntut untuk mampu meningkatkan kualita pemahaman dan pengetahuan tentang ilmu kesehatan masyarakat. Program Pembelajaran dalam bentuk KKS (Kepaniteraan Klinik Senior) di bagian stase PH (Public Health) di Puskesmas wajib diikuti dan dilaksanakan sehingga dapat menambah wawasan dan kualitas tentang Kesehatan Masyarakat.

1.2 TUJUAN PENULISAN 1.2.1.Tujuan Umum Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan KKS sehingga mendapatkan gelar dokter.

1.2.2.Tujuan Khusus Untuk mengetahui program wajib dan program pengembangan di Puskesmas Pembantu Sukamaju. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang kesehatan masyarakat di Puskesmas Pembantu Sukamaju. Meningkatkan rasa sosialisasi di masyarakat sehingga terbiasa memberikan penyuluhan-penyuluhan di masyarakat.

1.3 RUANG LINGKUP 1. Lingkup Keilmuan Lingkup keilmuan dalam bidang Publik Health. 2. Lingkup Waktu Kegiatan dilakukan pada tanggal 30 September 23 November 2013
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

3. Lingkup Tempat Di Puskesmas Pemabantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Provinsi Sumatra Utara.

1.4 MANFAAT PENULISAN Manfaat yang diharapkan adalah sebagai berikut : 1. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi peserta Kepaniteraan Klinik Senior tentang program Dinas Kesehatan Kota Binjai, Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat. 2. Dapat menambah pengalaman dalam bersosialisasi dengan masyarakat.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

BAB II PROGRAM DINAS KESEHATAN KOTA BINJAI TAHUN 2012

Kementrian Kesehatan mempunyai program kesehatan yang terdiri dari upaya promosi kesehatan, upaya kesehatan lingkungan, upaya kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana, upaya perbaikan gizi maasyarakat, dan upaya kesehatan pengembangan. Untuk mencapai program kesehatan maka Kementrian Kesehatan menentukan upaya upaya yang harus dicapai oleh tiap Provinsi, tiap daerah tingkat II dan Puskesmas. Kementrian Kesehatan di tingkat II salah satunya adalah tenaga medis / kesehatan untuk dapat melaksanakan program Dinas Kesehatan dalam bentuk peraturan atau tugas pokok dan fungsi yang dibuatkan upaya dan program diantaranya adalah : Strukur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Binjai Tahun 2012.

Program kerja antara lain Rencana Strategi dan Rencana Tahunan. Rencana Strategi dilakukan setiap 5 tahun kemudian diperinci dengan Rencana Kerja yang bersifat tahunan. Sasaran pembangunan kesehatan di Kota Binjai secara strategis terdiri dari 5, yaitu : 1. Mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas. 2. Peningkatkan pengetahuan, keahlian, dan kompetensi tenaga medis. 3. Pemerataan tenaga medis, paramedis, serta tenaga kesehatan lainnya. 4. Peningkatan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan tidak menular. 5. Meningkatkan management dan mutu pelayanan kesehatan RSUD maupun di Puskesmas.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Untuk menjalankan program kerja, Dinas Kesehatan melaksanakan Perda Pasal 3 tentang : (1) Dinas Kesehatan merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang di pimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. (2) Kepala Dinas Kesehatan mempunyai tugas membantu Walikota dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang kesehatan. (3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Dinas Kesehatan mempunyai fungsi : 1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan; 2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kesehatan 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan 4. Pelaksanaan tugas lain yang berikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsi nya

Kesehatan masyarakat merupakan hal utama yang perlu diperhatikan oleh pemerintah yang dapat dicapai melalui pembangunan kesehatan masyarakat, bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan dengan prilaku sehat, memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya yang perlu dilaksanakan. Untuk mencapai mutu kesehatan yang baik, maka petugas kesehatan melaksanakan program dinas kesehatan kota Binjai, dalam bentuk tugas pokok dan fungsi. Adapun peraturan kesehatan sebagai berikut :

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1

TUGAS,

FUNGSI

DAN

TATA

KERJA

ORGANISASI

DINAS

KESEHATAN MENURUT PERATURAN WALIKOTA BINJAI TAHUN 2012

KEPALA DINAS

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

SEKRETARIAT

SUBBAG UMUM

SUBBAG KEUANGAN

SUBBAG PROGRAM

BIDANG PELAYANAN KESEHATAN

BIDANG PENGENDALIAN MASALAH KESEHATAN

BIDANG PENGEMBANGAN SDM

BIDANG JAMINAN, SARANA, DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKSI JAMINAN KESEHATAN SEKSI SARANA, PROMOSI DAN PEMBERDAYAA N MASYARAKAT SEKSI FARMASI

SEKSI KESEHATAN DASAR SEKSI KESEHATAN RUJUKAN DAN KHUSUS SEKSI KESEHATAN IBU, ANAK, DAN GIZI

SEKSI PENGENDALIA N DAN PEMBERANTAS AN PENYAKIT SEKSI SURVEILANS DAN IMUNISASI SEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN

SEKSI PERENCANAAN SDM SEKSI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEKSI REGISTRASI DAN AKREDITASI

UPTD (PUSKESMAS)

Bagan 1. Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Binjai 2012


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1.1

Kepala Dinas 1. Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Walikota dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang kesehatan. 2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada poin (1), Kepala dinas menyelenggarakan fungsi : Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan, Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kesehatan. 1) Pelaksanaan pemberian perizinan di bidang kesehatan. 2) Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan. 3) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.1.2 Sekretaris 1. Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu dan melaksanakan sebagian tugas Dinas kesehatan lingkup Kesekretariatan meliputi pengelolaan administasi umum, keuangan dan penyusunan program. 2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), sekretaris menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun program dan rencana kerja. 2) Pengkoordinasian penyusunan perencanaan program dinas. 3) Pelaksanaan dan penyelenggaraan pelayanan administrasi

kesekretariatan dinas yang meliputi administrasi umum, kepegawaian keuangan dan kerumah tanggaan dinas, inventarisasi barang serta melakukan perawatan dan pemeliharaan. 4) Menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA SKPD). 5) Menyusun laporan Akutanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). 6) Melaksanakaan koordinasi penyelenggaraan tugas tugas Dinas. 7) Melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1.2.1. Kepala Sub Bagian Umum Sub Bagian Umum dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada sekretaris. Kepala Sub Bagian Umum Mempunyai Uraian Tugas: 1. Kepala Sub Bagian umum mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Sekretariat lingkup administrasi umum. 2. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Sub Bagian Umum menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan. 2) Mengelola ketatausahaan dan surat menyurat. 3) Mengelola administrasi umum. 4) Melaksanakan kegiatan di bidang perlengkapan, kerumahtanggaan,

pengelolaan tata naskah dinas dan penataan kearsipan. 5) Penyiapan bahan pembinaan dan pengembangan kelembagaan,

ketatalaksanaan dan kepegawaian. 6) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

2.1.2.2. Kepala Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris. Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai uraian tugas: 1. Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Sekretariat lingkup pengelolaan administrasi keuangan. 2. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Sub Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan. 2) Melaksanakan urusan keuangan, pembukuan keuangan, laporan keuangan dan pertanggungjawaban keuangan dinas. 3) Menyusun dan mengusulkan anggaran belanja pegawai, anggaran belanja rutin dan anggaran belanja lainnya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4) Menerima dan mendistribusikan barang inventaris dinas. 5) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

2.1.2.3. Kepala Sub Bagian Program Sub Bagian Program dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris. Kepala Sub Bagian Program Mempunyai Uraian Tugas :

1. Kepala Sub Bagian Program mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Sekretariat lingkup penyusunan program dan pelaporan. 2. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Sub Bagian Program menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan. 2) Mempersiapkan, menghimpun, mengolah dan menganalisa data sebagai bahan acuan dalam menyusun program kerja dinas. 3) Menyusun program dan kegiatan pembangunan dibidang kesehatan. 4) Pelaksanaan penelitian dan pengembangan, pengumpulan dan pengolahan data dan informasi kesehatan. 5) Melaksanakan monitoring dan evaluasi dan pelaporan atas pelaksanaan kegiatan. 6) Membantu Sekretaris dalam rangka mengumpulkan data, bahan penyusunan RENSTRA dan LAKIP. 7) Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris dengan bidang tugasnya.

2.1.3

Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan

1) Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menangani urusan yang meliputi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Wabah dan Bencana serta Kesehatan Lingkungan tingkat Provinsi.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1.4

Bidang Pelayanan Kesehatan pelayanan kesehatan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang

1. Bidang

dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. 2. Kepala Bidang Pelayananan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan bidang pelayanan kesehatan. 3. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun program dan rencana kerja. 2) Melaksanakan pembinaan, pengendalian, pengembangan, dan

peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar dan khusus termasuk kesehatan komunitas serta menganalisa laporan perkembangan. 3) Melaksanakan pembinaan pengendalian, pengembangan dan

peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, sarana pelayanan swasta dan institusi pendidikan kesehatan serta menganalisa laporan pengembangan dan pelaksanaan rumah sakit dan pelayanan kesehatan. 4) Melaksanakan pembinaan upaya promosi kesehatan dan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan. 5) Penyelenggaraan upaya kesehatan rujukan meliputi kesehatan rujukan / spesialistik dan system rujukan. 6) Penyelenggaraan upaya kesehatan khusus meliputi kesehatan jiwa, kesehatan mata, kesehatan kerja, kesehatan haji, kesehatan gizi dan mulut. 7) Implementasi penapisan Iptek di bidang pelayanan kesehatan. 8) Pengelolaan system informasi kesehatan. 9) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

10

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1.5

Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan 1. Bidang Bina Pengembangan SDM Kesehatan dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. 2. Kepala Bidang Pengembangan SDM Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan di bidang pengembangan SDM Kesehatan. 3. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Bidang Pengembangan SDM kesehatan menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan. 2) Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi kegiatan pengembangan sumber daya manusia, regulasi kesehatan, jaminan kesehatan masyarakat kesehatan. 3) Merencanakan masyarakat. 4) Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan teknis yang dikoordinasikan dengan instansi terkait. 5) Penyelenggaraan registrasi, akreditasi dan sertifikasi sarana kesehatan sesuai Peraturan Perundang undangan. 6) Peningkatan jumlah, mutu dan penyebaran tenaga kesehatan. 7) Pemamfaatan tenaga kesehatan. 8) Pendayagunaan tenaga kesehatan. 9) Pemberian izin praktek tenaga kesehatan. 10) Melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya. penyelenggaraan jaminan pemeliharaan kesehatan dan mutu pelayanan

2.1.6

Bidang Jaminan, Sarana dan Pemberdayaan Masyarakat 1. Bidang Jaminan, Sarana dan Pemberdayaan Masyarakat dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

11

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2. Kepala Bidang Jaminan, Sarana dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan di bidang Jaminan, Sarana dan Pemberdayaan Masyarakat. 3. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Bidang Jaminan, Sarana dan Pemberdayaan Masyarakat

menyelenggarakan fungsi : 1) Menyusun rencana dan program kerja. 2) Penyelenggaraan jaminan kesehatan meliputi peserta, pemeliharaan kesehatan dan pembiayaan. 3) Memonitoring dan mengevaluasi, registrasi, akreditasi dan sertifikasi sarana dan pengobatan kesehatan. 4) Penyelenggaraan pelayanan kefarmasian meliputi obat, makanan dan minuman, napza, kosmetik dan alat kesehatan. 5) Koordinasi dan penyelenggaraan jaminan pemeliharaan kesehatan. 6) Pemberdayaan individu, keluarga dan masyarakat berperilaku hidup sehat dan pengembangan usaha kesehatan bersumber daya masyarakat. 7) Penyelenggaraan promosi kesehatan 8) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

2.1.7

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS (Kepmenkes No 128 th 2004)

1. UPTD Puskesmas dipimpin oleh seorang Kepala UPTD Puskesmas yang dalam melaksanakan tugasnya berda di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. 2. Kepala UPTD Puskesmas mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat. 3. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala UPTD Puskesmas menyelenggarakan fungsi :
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

12

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

1. Melaksanakan penyusunan rencana dan penyelenggaraan penyuluhan kesehatan. 2. Puskesmas bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat yang merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama. 3. Puskesmas sebagai penggerak dan pemantau penyelenggaraan

pembangunan lintas sectoral termasuk masyarakat dan dunia usaha, disamping itu puskesmas aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari setiap program pembangunan dan pengutamaan

pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit dan pemulihan kesehatan. 4. Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat, dimana selalu berupaya agar seluruh masyarakat memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat.

2.1.8

Jabatan Fungsional 1. Pada Dinas Kesehatan dapat ditetapkan jabatan fungsional berdasarkan keahlian dan spesialisasi yang dibutuhkan sesuai dengan prosedur kebutuhan yang berlaku. 2. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan. 3. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang undangan. 4. Kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk. 5. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. 6. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan peraturan perundang undangan. 7. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan perundang undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

13

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2.1.9

Tata Kerja 1. Dalam melaksanakan tugas setiap pimpinan unit organisasi dan kelompok tenaga fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan masing masing maupun antar satuan organisasi dilingkungan pemerintah daerah serta dengan instansi lain sesuai dengan tugas masing masing. 2. Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. 3. Setiap pimpinan organisasi bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya. 4. Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggung jawab kepada atasan masing masing serta menyiapkan laporan berkala tepat pada waktunya. 5. Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dari bawahannya wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan hasil lebih lanjut dan untuk petunjuk kepada bawahan. 6. Dalam penyampaian laporan kepada atasan tembusan laporan wajib disampaikan kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. 7. Dalam melaksanakan tugas, setiap pimpinan satuan organisasi bertanggung jawab masing masing dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan diharapkan mengadakan rapat rapat berkala. 8. Dalam memperlancar pelaksanaan tugas masing-masing pimpinan organisasi dan / atau pimpinan satuan organisasi wajib melaksanakan pembinaan, pengawasan melekat, pengendalian serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pejabat struktural dan atau staf dilingkungan unit kerjanya sesuai dengan bidang tugasnya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

14

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

9. Setiap pimpinan satuan organisasi wajib melakukan pembinaan terhadap kedisiplinan dan peningkatan kualitas sumber daya pegawai pada bawahannya. 10. Masing masing pejabat struktural dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada pimpinan dan atau atasan langsungnya sesuai dengan hirarki jenjang jabatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

15

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

BAB III PUSKESMAS

3.1

DEFINISI PUSKESMAS Menurut Kepmenkes RI No.128/MENKES/SK II/2004 Puskesmas adalah unit

pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja. Unit pelaksana teknis yang dimaksud diatas adalah bahwa Puskesmas berperan menyelenggarakan sebagian dari tugas teknis operasional Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota dan merupakan unit pelaksana tingkat pertama serta ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia.

Menurut Depkes RI 1991 Puskesmas adalah organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat dan memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

Dari uraian singkat diatas, jelas bahwa Puskesmas adalah satu satuan organisasi yang diberikan kewenangan kemandirian oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota untuk melaksanakan tugas tugas operasional pembangunan kesehatan di wilayah kesehatan.

Puskesmas bertanggung jawab hanya untuk sebagian upaya pembangunan kesehatan yang di bebankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota sesuai dengan kemampuannnya. Standar wilayah kerja Puskesmas adalah satu Kecamatan, tetapi bila di satu Kecamatan terdapat lebih dari satu Puskesmas maka tanggung jawab wilayah kerja dibagi antar Puskesmas dengan memperlihatkan keutuhan konsep wilayah (Desa/Kelurahan atau RW). Masing masing Puskesmas tersebut secara operasional bertanggung jawab langsung kepada Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

16

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Adapun pengertian batasan Puskesmas dengan kewenangan kemandirian yang dimaksud disini adalah Puskesmas yang mempunyai kewenangan sebagai berikut : 1. Kewenangan menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan kesehatan di wilayah Kecamatan sesuai dengan situasi kondisi, kultur budaya dan potensi setempat. 2. Kewenangan mencari, menggali dan mengelola sumber pembiayaan yang berasal dari pemerintah, masyarakat, swasta dan sumber lain dengan sepengetahuan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota, yang kemudian

dipertanggung jawabkan untuk pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. 3. Kewenangan untuk mengangkat tenaga institusi / honorer, pemindahan tenaga, dan pendayagunaan tenaga kesehatan di wilayah kerjanya dengan

sepengetahuan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota. 4. Kewenangan untuk melengkapi sarana dan prasana termasuk peralatan medis dan non medis yang dibutuhkan. (Depkes, 2002)

3.2 TUJUAN PUSKESMAS 3.2.1 Tujuan Umum Terjadi data dan informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan.

3.2.2 Tujuan Khusus Tujuan khusus dari Puskesmas adalah : 1. Diperoleh data dan informasi umum dan lingkungan untuk Puskesmas

Pembantu Sukamaju meliputi : data lingkungan fisik, biologik, demografi dan sosio ekonomi. 2. Diperolehnya data dan informasi status kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju meliputi : angka kematian, angka kesakitan dan status gizi. 3. Diperoleh data informasi tentang upaya kesehatan dan kebijaksanaan di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju meliputi : cakupan kegiatan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

17

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Askes dan mutu pelayanan kesehatan, perilaku hidup masyarakat, keadaan lingkungan, sumber daya kesehatan serta informasi mengenai kebijaksanaan program yang sedang berjalan saat ini di Kota Binjai. 4. Diperoleh data informasi untuk bahan penyusunan perencanaan atau program kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju. 5. Tersedianya alat pemantauan dan evaluasi tahunan program program kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju.

3.3 VISI DAN MISI PUSKESMAS 3.3.1 Visi Puskesmas Visi pembangunan kesehatan melalui puskesmas adalah tercapainya Kecamatan Sehat 2010. Sesuai dengan visi puskesmas yaitu Kecamatan Sehat 2010 dan tiga fungsi puskesmas, maka indikator keberhasilan dikelompokkan menjadi: 1. Kelompok indikator pencapaian Kecamatan Sehat 2010 yang dipantau tahunan atau lima tahunan yang terdiri dari : (1) Indikator lingkungan meliputi : a. Ketersediaan air bersih dan jamban b. Keadaan tempat pembuangan sampah dan limbah c. Keadaan sanitasi dan tempat-tempat umum (2) Indikator prilaku msayarakat meliputi : a. Prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lima tatanan (3) Indikator pelayanan kesehatan a. KEP balita b. Insiden penyakit diare c. Insiden penyakit TBC d. Insiden penyakit ISPA pada balita e. Resiko tinggi pada ibu hamil 2. Kelompok indikator pelaksanaan fungsi puskesmas yang dipantau bulanan atau tahunan yang terdiri dari : (1) Indikator penggerak pembangunan berwawasan kesehatan a. Tatanan sekolah
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

18

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

b. Tatanan tempat kerja c. Tatanan tempat-tempat umum d. Tatanan institusi kesehatan (2) Indikator pemberdayaan masyarakat dan keluarga a. Tumbuh kembangnya upaya kesehatan berbasis masyarakat b. Tumbuh dan berkembangnya lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dibidang kesehatan c. Tumbuh dan fungsi badan penyantun puskesmas d. Tumbuh dan berkembangnya keluarga sehat (3) Indikator pelayanan kesehatan tingkat pertama a. Kualitas pelayanan b. Cakupan program kegiatan

3.3.2 Misi Puskesmas Penjabaran misi puskesmas sebagai pusat pengembangan kesehatan dapat dilakukan melalui berbagai upaya seperti : 1. Meluaskan jangkauan pelayanan kesehatan sampai ke desa-desa dengan membangun puskesmas yang baru, puskesmas pembantu, pos kesehatan, posyandu dan penempatan bidan di desa yang mengelola poliklinik persalinan desa. 2. 3. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan Pengadaan peralatan dan obat-obatan di sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat 4. Sistim rujukan di tingkat pelayanan kesehatan dasar lebih di perkuat dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sampai ketingkat desa 5. Peran serta masyarakat melaui pengembangan pembangunan kesehatan masyarakat desa (PKMD)

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

19

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

3.4 FUNGSI PUSKESMAS Fungsi Puskesmas antara lain : 1) Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan. Puskesmas selalu berupaya menggerakkan dan memantau penyelenggaraan pembangunan lintas sektor termasuk oleh masyarakat dan dunia usaha di wilayah kerjanya, sehingga berwawasan serta mendukung pembangunan kesehatan. Di samping itu puskesmas aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap program pembangunan di wilayah kerjanya. Khusus untuk pembangunan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengakibatkan

penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

2) Pusat pemberdayaan masyarakat Puskesmas selalu berupaya agar perorangan terutama pemuka mayarakat, keluarga dan masyarakat dunia usaha memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarkat untuk hidup sehat, berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk sumber pembiayaan, serta ikut menerapkan, menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan. Pemberdayaan perorangan, keluarga dan masyarakat ini diselenggarakan dengan memperhatikan kondisi dan situasi, khususnya sosial budaya mayarakat setempat.

3) Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama Puskesmas bertanggung jawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menjadi tanggung jawab Puskesmas meliputi : 1. Pelayanan Kesehatan Perorangan. Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang bersifat pribadi (private good) dengan tujuan utama menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan tanpa mengabaikan pemeliharaan kesehatan dan

pencegahan penyakit. Pelayanan perorangan tersebut adalah rawat jalan dan untuk Puskesmas tertentu ditambah dengan rawat inap.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

20

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

2. Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang bersifat umum (public goods) dengan tujuan utama memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut antara lain promosi kesehatan, memberantas penyakit, penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga, kesehatan jiwa serta berbagai program kesehatan masyarakat lainnya.

3.5 STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PUSKESMAS

KEPALA
Urusan tata usaha

Unit 1 -KIA -KB -Gizi

Unit 2 -P2M -Imunisasi -Kesling -Lab

Unit 3 -GiMul -Kes. Tenaga

Unit 4 -PKM -UKS+OR -Kes Jiwa

Unit 5

Unit 6

Unit 7 farmasi

-Penyuluhan -BP -Batra -R Inap

kerja & -Kes Mata manula

PUSTU

Bagan 2. Struktur Organisasi dan Tata Kerja Puskesmas

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

21

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

3.6 WILAYAH KERJA PUSKESMAS Wilayah kerja puskesmas pada mulanya ditetapkan satu kecamatan, kemudian dengan semakin berkembangnya kemampuan dana yang dimiliki pemerintah untuk membangun puskesmas, wilayah kerja puskesmas ditetapkan berdasarkan jumlah penduduk di satu kecamatan, kepadatan dan mobilitasnya. Dua-tiga puskesmas mempunyai penduduk binaan antara 30ribu-50ribu jiwa. Berdasarkan misi tersebut, puskesmas melayani kewenangan dan tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang secara administratif berdomisili di wilayah kerjanya, bentuk pelayanan kesehatan yang diberikan di puskesmas bersifat menyeluruh yaitu meliputi aspek promotif, preventif, curatif dan rehabilitatif. Sesuai dengan peraturan Mendagri No. 5/74, puskesmas secara administratif berada dibawah administrasi pemerintah tingkat II (Bupati kepala daerah tingkat II selaku penguasa wilayah), tetapi secara medis teknik tetap berada di bawah tanggung jawab Depkes (melalui kantor Depkes Tk. II dan Kanwil Depkes Tk. I). Wewenang untuk menetapkan luas wilayah kerja puskesmas dilakukan oleh Bupati KDH berdasarkan saran Kepala Dinas Kesehatan Dati I. Usul ini selanjutnya di proses oleh Dinas Kesehatan Tk I dan Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Propinsi. Untuk mencapai cakupan pelayanan kesehatan yang luas dan merata, puskesmas di tunjang oleh puskesmas pembantu, puskesmas keliling, posyandu dan bidan desa. Untuk lebih intensif strategi yang di tempuh puskesmas adalah mengembangkan peran serta masyarakat yang berwujud kader kesehatan. Peran kader adalah untuk membantu upaya peningkatan gizi keluarga, kegiatan KB, posyandu, pemberantasan penyakit diare, pengembangan dana upaya kesehatan masyarakat.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

22

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

BAB IV PUSKESMAS PEMBANTU SUKA MAJU

4.1 SEJARAH SINGKAT Puskesmas pembantu Sukamaju merupakan puskesmas yang didirikan sebagai bagian dari wujud pelayanan kesehatan bagi masyarakat Binjai Barat. Wilayah kerja Puskesmas Pembantu ini adalah kelurahan Sukamaju Binjai Barat. Tujuan pembangunan kesehatan yang di selenggarakan oleh RAKERNAS menurut Permenkes No 128 Tahun 2004 adalah mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yaitu : Meningkatkan kesadaran hidup sehat Meningkatkan kamauan dan kemampuan hidup sehat

4.2 VISI DAN MISI 4.2.1 Visi Adapun visi puskesmas pembantu Sukamaju adalah Tercapainya Kelurahan Sehat Menuju Terwujudnya Binjai Sehat Secara Mandiri. Untuk mencapai pembangunan kesehatan yang maksimal di wilayah kerja yaitu Kelurahan Sukamaju adalah dengan cara meningkatkan derajat kesehatan bermutu merata dan terjangkau, berkesinambungan serta didukung prilaku hidup bersih dan sehat untuk menuju Milenium Development Goals (MDGs) tahun 2015.

4.2.2

Misi

Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerja yaitu Kelurahan Sukamaju Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah kerja yaitu Kelurahan Sukamaju Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Memelihara masyarakat.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

dan

meningkatkan

kesehatan

perorangan,

keluarga

dan

23

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.3 GAMBARAN UMUM

Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju

4.3.1 Data Geografis Puskesmas Pembantu Sukamaju berada di Jalan Kelapa Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat dan merupakan Puskesmas Pembantu yang berinduk di Puskesmas Bandar Sanembah. Luas wilayahnya 142,5 Ha yang mempunyai batas sebagai berikut : 1. Sebelah Utara 2. Sebelah Selatan 3. Sebelah Barat 4. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Langkat : Berbatasan dengan Bandar Senembah : Berbatasan dengan Kabupaten Langkat : Berbatasan dengan Kelurahan Sukaramai

4.3.2 Wilayah Kerja Wilayah kerja Pustu Sukamaju terdiri atas 7 Lingkungan, yaitu; 1. Lingkungan I, terdapat posyandu Anggrek I dan VIII 2. Lingkungan II, terdapat posyandu Anggrek II 3. Lingkungan III, terdapat posyandu Anggrek III 4. Lingkungan IV, terdapat posyandu Anggrek IV 5. Lingkungan V, terdapat posyandu Anggrek V
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

24

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

6. Lingkungan VI, terdapat posyandu Anggrek VI 7. Lingkungan VII, terdapat posyandu Anggrek VII Penduduk di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju tercatat sebesar 7.833 jiwa dimana penduduk laki-laki sebesar 3.760 jiwa dan penduduk perempuan sebesar 4.073 jiwa. Tabel 1
Distribusi Jumlah Penduduk, Rumah Tangga dan Rata Rata Jiwa per Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012

Lingkungan (1) Lingkungan I Lingkungan II Lingkungan III Lingkungan IV Lingkungan V Lingkungan VI Lingkungan VII Jumlah

Jumlah Penduduk (2) 1244 717 1220 1096 965 1157 1434 7.833

Fr (%) (3) 15,88 9,15 15,57 13.91 12,31 14,70 18,30 100%

Jumlah Rumah Tangga (4) 524 189 290 478 227 305 485 2.498

Fr (%) (5) 20,97 7,56 11,60 19,13 9.08 12,20 19,71 100%

Rata Rata Jiwa Per Rumah Tangga (6) 2 3 4 2 4 3 3 21

Sumber : Kantor Keluraan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

25

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa : Jumlah penduduk rata rata per Ha dibandingkan dengan Luas Wilayah Kerja yaitu = Jumlah Penduduk = Luas Ha 7.833 142,5 Tabel 2 Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012 Kelurahan [1] 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Lingkungan I Lingkungan II Lingkungan III Lingkungan IV Lingkungan V Lingkungan VI Lingkungan VII Jumlah Laki-laki [2] 639 326 564 526 427 560 718 3760 Perempuan [3] 605 391 656 570 538 597 716 4073 Jumlah Penduduk [4] 1244 717 1220 1096 965 1157 1434 7833 = 54,96 Jiwa/Ha

Sumber : Kantor Kelurahan Sukamaju, Tahun 2012 Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa jumlah penduduk perempuan lebih banyak yaitu 4073 jiwa dibandingkan laki laki yaitu 3760 jiwa dari total jumlah penduduk.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

26

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 3 Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pembantu Sukamaju Tahun 2013

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Nama Pegawai Dr. Yunitawati Br Bangun Drg. Ira Wahyuni Gokmalan.s. Fatmawati Keristina Sembiring Dewi Putri hijau Dona Sari Masida Inam

Gol III/D III/C III/D III/C III/C III/C III/C III/C III/B III/B III/A II/C II/C II/C II/B II/B PTT PTT PTT II/C

Pendidikan Dokter Dokter Gigi SPK Farmasi SPK FKM AKPER AKPER SPK APK AKBID ANALIS AMKEB AMKEP SPK SPK AKBID AKBID AKBID ANALIS

Jabatan Ka.Puskesmas Dokter Gigi Muda Perawat Penyelia Tenaga Farmasi Penyelia Perawat Penyelia Penyuluh Kesehatan Masyarakat Muda Perawat Penyelia Perawat Penyelia Perawat Pelaksana Lanjuatan Penyuluh Kesehatan Lanjutan Bidan Pelaksana Lanjutan Pranata Lab. Kesehatan Pelaksana Perawat Pelaksana Perawat Pelaksana Perawat Pelaksana Pemula Perawat Pelaksana Pemula

10. Mehpehi 11. Heni Raswita 12. Risma DPJ siregar 13. Lenny Marlina.p 14. Andilala 15. Rindawati 16. Sriana 17. Tuah Sriwahyuni 18. Heriati 19. Richa Maulina 20. Hotma Hutabalian

Pranta Lab. Kesehatan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

27

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.4 STRUKTUR ORGANISASI


KEPALA

Dr. Yunitawati Br Bangun


NIP: 19730610.200604.2.014 PENJAB LAP TATA USAHA Dona Sari NIP: 140.319.877

BENDAHARA Gokmalan NIP: 140.230.174

SP2TP Inam NIP: 140.325.458

IMUNISASI Dewi Putri Hijau NIP: 197002131996032.002

KB Rindawati Sinaga NIP: 1919780327.2006042. 004

FARMASI Fatmawati NIP: 140.233.910

KESLING Mahpehi SBR

NIP: 140.346.577

KIA Tuah Sriwahyuni G. NIP: 024.048.1793

UKS/UKGS 1. Andilala NIP:19790720. 201001.013 2. Sriana NIP:1978202.200701.2.001

GIZI 1. Masida NIP: 19710914.199803.2.005 2. Richa Maulina Br.Bangun NR.PTT: 02.4048.1972

Bagan 3. Struktur Organisasi Puskesmas Pembantu Suka Maju

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

28

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tugas dan Fungsi : 1. Kepala Puskesmas a. Sebagai Pemimpin (Manager) b. Sebagai tenaga ahli c. Mengoreksi program 2. Urusan Tata usaha a. Melaksanakan administrasi b. Pengurusan supporting (kepegawaian) c. Perlengkapan d. Keuangan 3. Staf Puskesmas Masing masing bekerja dan bertanggung jawab sesuai dengan bidang atau program kerjanya.

4.5 FASILITAS FISIK Puskesmas Pembantu Sukamaju dalam menjalankan kegiatannya didukung oleh fasilitas fisik meliputi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Fasilitas Sumber Daya Manusia Fasilitas Gedung Puskesmas Permanen Fasilitas Administrasi Fasilitas Alat-alat Kesehatan Fasilitas Obat-obatan Fasilitas Imunisasi Fasilitas sumber keuangan Fasilitas Kendaraan Fasilitas Laboratorium

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

29

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.5.1 Fasilitas Sumber Daya Manusia Adapun tenaga kesehatan yang terdapat di Puskesmas Pembantu Sukamaju adalah : Dokter umum Dokter gigi Bidan Apoteker Akper SPK Analis Sarjana Kesehatan Masyarakat 1 orang 1 orang 4 orang 1 orang 4 orang 7 orang 2 orang 1 orang

4.5.2 Fasilitas Gedung Puskesmas Permanen No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Jenis Ruangan Ruang kepala puskesmas Ruang periksa pasien / kamar dokter Ruang poli gigi dan mulut Ruang poli MTBS Ruang poli KB Ruang KIA dan IMS Ruang imunisasi dan gizi Ruang tata usaha Ruang apotik Ruang laboratorium Ruang tunggu Pasien Kamar mandi Ruang Kartu/karcis/loket : Jumlah 1 buah 1 buah : 11buah buah

1 buah 1 buah : : : 11buah buah 11buah buah 11buah buah

1 buah 1 buah : : : : : 11buah buah 11buah buah 11buah buah 11buah buah 11buah buah

1 buah 1 buah

Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

30

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.5.3 Fasilitas Administrasi Adapun peralatan yang dimiliki oleh Puskesmas Pembantu Sukamaju antara lain : a. Fasilitas alat kesehatan Alat alat pertolongan parsalinan Alat alat suntik dan alat alat P3K Timbangan bayi dan dewasa Satu set dental unit Lemari pendingin tempat penyimpanan vaksin Alat alat laboratorium

b. Fasilitas administrasi Kartu berobat jalan Buku buku catatan Lemari/rak kartu Meja dan kursi Mesin tik Stempel dan arsip Set computer Printer

4.5.4

Fasilitas Alat-Alat Kesehatan No 1 2 3 4 5 6 Tempat tidur periksa Palu pengukur refleks Stetoskop dewasa Tensimeter air raksa Termometer klinis Timbangan bayi 20 kg Nama Barang Jumlah 1 1 1 1 1 1

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

31

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Timbangan orang dewasa Bak instrumen dengan tutup SS Baki logam tempat alat steril 24,5 cm x 13,5 cm x 6,5 cm Nerbeken 22 cm Tas kanvas tahan air untuk keperawatan Sterilisator rebus 42 cm Meteran Keteter logam no. 12 Gunting tali pusar 16 cm Gunting benang 14 cm Pinset anatomis 14 cm Pompa payudara asi Pinset chirurgis 10 cm Klem tampon uterus 25 cm (bolzeman) Klem tampon uterus 25 cm ( schoedr) Korentang penjepit sponge Sonde uterus (sims) 32 cm Pengikat tali pusat Tiang infus Lemari peralatan Sudip lidah logam Stetoskop janin Vaccine carier

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2

Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

32

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.5.5 Fasilitas Obat Obatan Puskesmas Pembantu Sukamaju dalam rangka menjalankan tugas tugas pokoknya memulihkan kesehatan dan pengobatan penyakit didukung oleh perlengkapan obat obatan antara lain: Tabel 4 Daftar Obat-Obatan yang Digunakan di Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat

No.

Golongan

Nama 1. Amoxicillin 2. Ampicillin

Jenis sediaan Kapsul 250 mg, 500 mg sirup kering 125 mg/5 ml Kaplet 500 mg Tablet kombinasi

Kemasan Kapsul Botol Kaplet Tablet Tablet Botol Kapsul Tablet Tablet Tablet Botol Tablet Tablet Tube Tablet Tube Tablet

Antibiotik 3. Kotrimoxazol

Tablet pediatric kombinasi Suspensi

4. Tetrasiklin 2 Antiparasit/ Antihelmintik AnalgetikAntipiretik 1. Metronidazol 2. Pirantel Pamoat 1. Parasetamol

Kapsul 250 mg Tablet 250 mg Tablet 125 mg basa Tablet 500 mg Sirup 120 mg/5 ml

2. Mefenamat 1. Deksametason

Tablet 500 mg T ablet 0,5 mg K rim 2,5% Tablet 5 mg Krim Tablet 10 mg

Kortikosteroid

2. Hidrokortison 3. Prednison 4. Betametason 1. piridoksina HL (Vit

Vitamin

B6) 2. Sianokobalamin (Vit B12

Injeksi 500 mcg/ml

Ampul

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

33

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

3. Tiamin HCl/mononitrat (Vit. B1) 4. Vitamin B Komplek 7. Besi (II) sulfat 8. Vit B12 6 Hipnotik/ Sedatif 1. Diazepam 2. Fenobarbital 1. OBH 7 Antitusif 2. Dekstrometorfan HBR 8 Bronkodilator 1. Aminofilin 2. Salbutamol 1. CTM 9 10 11 Antihistamin Antidiabetik Antiinflamasi 2. Difenhidramin HCl 1. Glibenklamid 1. Ibuprofen 1. Captopril 12 Antihipertensi 2. Reserpin 1. Ekstrak Belladona 2. Gliseril Guaiakolat 3. Antasida DOEN Tablet Tablet salut kombinasi 50 mg Tablet 2 mg Tablet 30 mg Sirup Tablet 15 mg Tablet 200 mg Tablet 2mg tablet 4 mg Injeksi 10 mg / ml Tablet 5 mg Tablet 200 mg Tablet 12,5 mg tablet 0.10 mg Tablet 0,25 mg Tablet 10 mg Tablet 100 mg Tablet kombinasi Tablet Tablet Tablet Tablet Tablet Botol Tablet Tablet Tablet Tablet Ampul Tablet Tablet Tablet Tablet Tablet Tablet Tablet Tablet tablet 50 mg Tablet

13

Obat Kardiovascular

4.5.6

Fasilitas Imunisasi Lemari pendingin Alat-alat imunisasi Vaksin seperti : DPT, Polio, Campak, DT, TT, dan Hepatitis B.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

34

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.5.7 Fasilitas Sumber keuangan Program Askeskin Dana APBD

4.6 ALUR PELAYANAN

PASIEN

AMBIL KARTU

POLI GIGI

POLI UMUM

KIA

GIZI

KB

APOTIK

LABORATORIUM

Bagan 4. Alur Pelayanan Puskesmas Pembantu Suka maju

4.7

PROGRAM

WAJIB

DAN

PENGEMBANGAN

PUSKESMAS

PEMBANTU SUKAMAJU 4.7.1 Upaya Kesehatan Wajib ( Basic Six ).

4.7.1.1 Upaya Promosi Kesehatan Tujuan : Agar individu dan kelompok masyarakat secara keseluruhan

melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Agar individu dan kelompok masyarakat berperan aktif dalam upaya upaya kesehatan, serta ikut aktif dalam perencanaan dan penyelenggaraan posyandu.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

35

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Kegiatan : Memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di lingkungan wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Binjai Barat didalam maupun diluar gedung berbentuk kegiatan : RT, Institusi Pendidikan, Institusi Sarana Kesehatan, Institusi TTU, dll. Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu ibu tentang ASI Ekslusif. Melakasanakan kegiatan yang bersumber masyarakat seperti : Posyandu, Polindes, dll. Menjalankan penyuluhan Napza.

Tabel 5 Hasil Kegitan Promosi Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012 No. 1. Kegiatan Posyandu 2. Aktif Kader Posyandu Aktif 8 40 200 5 25 116 62,5 62,5 58 100% 100% 73% Sasaran Pencapaian % Target SPM

Bayi ASI Ekslusif

Dari data diatas dapat dilihat bahwa ASI eksklusif di bawah SPM sebanyak 58%, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya kader posyandu yang berperan aktif juga pengetahuan masyarakat tentang asi eksklusif masih rendah. Beberapa penyebab ibu tidak memberikan ASI kepada bayinya disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu dan masyarakat pada umumnya tentang pentingnya manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi yang mengganggap ASI dapat digantikan dengan susu formula.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

36

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Sedangkan 3 Posyandu yang tidak aktif karena masyarakat dilingkungan sekitar masih bersikap acuh. Dari informasi yang kami dapat ternyata masyarakat kurang percaya terhadap posyandu karena sebagian besar masyarakt etnis thionghoa, dan juga tidak semua kadernya berperan aktif.

4.7.1.2 Upaya Kesehatan Lingkungan Tujuan Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang menjangkau seluruh masyarakat Meningkatkan cakupan masyarakat yang memperoleh bantuan pembiayaan kesehatan Sasaran : Daerah yang rawan air bersih Daerah yang rawan penyakit menular Daerah percontohan dan pemukiman baru Tempat tempat umum seperti terminal, pasar swalayan, rumah ibadah, sekolah dan lain lain Masyarakat yang padat penduduknya dan lingkungan yang kotor Kegiatan : Penggunaan sumber air bersih dan pembuatan WC yang memenuhi syarat kesehatan Hygienis dan sanitasi makanan dan minuman Penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah Penyehatan lingkungan permukiman dan jamban keluarga Pengawasan sanitasi tempat tempat umum Pengamanan tempat pengelolaan pestisida Pengendalian vector

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

37

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 6 Penggunaan Sumber Air Berih Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012 Lingkungan I II III IV V VI VII Jumlah PDAM 40 100 120 40 0 25 20 345 Sumur 190 218 100 204 108 253 258 1.331 Sungai Lain Lain -

Dari data diatas didapatkan bahwa sumber air bersih yang banyak digunakan oleh masyarakat yang berada di Wilayah Puskesmas Pembantu Sukamaju sebagian besar menggunakan sumur yaitu sebanyak 1.331 rumah tangga. Dan masyarakat yang menggunakan sumber air PDAM sebanyak 345 rumah tangga. Tabel 7 Penyehatan Lingkungan Pemukiman Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu SukamajuKecamatan Binjai Barat Tahun 2012 Tempat Pembuangan Sampah 301 140 160 240 190 240 302 1573

Lingkungan I II III IV V VI VII Jumlah

Jamban 301 140 160 240 190 240 302 1573

SPAL 301 140 160 240 190 240 302 1573

MCK -

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

38

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari data diatas terlihat bahwa rata rata jumlah rumah sudah menggunakan jamban, SPAL dan yang memiliki tempat pembuangan sampah yaitu sebanyak 1573 rumah.

4.7.1.3 Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana 4.7.1.3.1 Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Pengertian KIA adalah upaya kesehatan yang menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, bayi, dan balita serta anak pra sekolah yang menjadi tanggung jawab Puskesmas, dalam rangka meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan bangsa pada umumnya. Sasaran KIA Ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, serta anak pra sekolah. Tujuan KIA

1. Melaksanakan pemeriksaan pada ibu hamil, yaitu : timbang berat badan, mengukur tekanan darah, mengukur tinggi fundus uteri, pemberian tablet penambah darah serta vitamin A 2. Memberikan penyuluhan pada ibu hamil mengenai keadaan gizi, perawatan payudara, ASI eksklusif, kebersihan diri dan lingkungan serta P2P. 3. Merujuk pasien ke rumah sakit, apabila penyakitnya tidak dapat ditanggulangi di Puskesmas. 4. Pencatatan dan pelaporan ke KPBIA (Kelompok Pembina Belajar Ibu dan Anak). 5. Pemberian imunisasi pada bayi, balita, ibu hamil, anak sekolah dan calon pengantin. Kegiatan KIA

1. Pemeriksan dan pemeliharaan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. 2. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. 3. Pelayanan nifas lengkap (ibu dan neonatus).
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

39

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4. Pelayanan rujukan ibu hamil resiko tinggi (RESTI). 5. Penangan rujukan neonatus resiko tinggi. 6. Penanganan cakupan BBLR. 7. Pelayanan deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang balita dan anak pra sekolah. 8. Pelayanan kesehatan anak sekolah dasar dan anak remaja. Tabel 8 Laporan KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember 2012

Jumlah persalinan oleh tenaga kesehatan

Jumlah Kunjungan Neonatus Pertama (KN1) 4 4 3 4 1 3 5 5 5 8 7 49

Bulan

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sept Okt Nov Des Jumlah

2 2 4 7 19 2 2 1 39

6 5 5 2 6 2 18 16 15 5 3 83

4 4 3 4 1 3 5 5 5 8 7 49

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Jumlah Kunjungan Neonatus Kedua (KN2) 4 4 3 4 1 3 5 5 5 8 7 49


40

Jumlah Kunjungan K1 Ibu Hamil

Jumlah Kunjungan K4 Ibu Hamil

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari tabel diatas dapat dikatakan bahwa kunjungan pertama ibu hamil masih rendah, dikarenakan kebanyakan kunjungan pertama ibu hamil ada yang memeriksakan langsung ke tempat pelayanan kesehatan selain Puskesmas, sedangkan di kunjungan keempatnya tinggi , dimana hal ini sangat penting untuk mengantisipasi secara dini terhadap ibu hamil yang beresiko tinggi. Dampak selanjutnya dari tingginya kunjungan ke empat adalah diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi dan untuk perencanaan persalinan.

4.7.1.3.2 Keluarga Berencana (KB) Pengertian Keluarga Berencana adalah penggunaan cara-cara mengatur kesuburan agar menjarangkan kelahiran selanjutnya untuk mencapai tujuan tertentu Sasaran Pasangan usia subur (PUS), Wanita usia subur (WUS), ibu hamil dan ibu menyusui Tujuan Meningkatkan kesehatan melalui upaya menjarangkan kelahiran dalam kelembagaan NKKBS. Kegiatan KB Memberikan penyuluhan dan penerangan tentang KB dengan usaha usaha terpadu. Memberikan layanan kontrasepsi pada akseptor KB dalam bentuk IUD, pil, kondom, suntikan, KONTAP dan susuk. Menerima akseptor dan calon akseptor yang di rujuhk dari pos pos KB dan posyandu wilayah kerja puskesmas. Memotivasi calon akseptor dan akseptor KB agar menjadi motivator KB. Melayani konsultasi kemandulan dan konsultasi KONTAK Laporan kegiatan KB bulan, triwulan dan tahunan Pelayanan akseptor KB aktif. Pelayanan akseptor aktif MKET dengan komplikasi maupun yang mengalami kegagalan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

41

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 9 Data Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember 2012

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

Peserta

11. November 12. Desember Jumlah

Jenis KB Jumlah IUD Implan Pil Kondom Suntik Baru 0 3 3 0 11 17 Lama 0 2 32 0 34 68 Baru 0 2 0 0 5 7 Lama 0 0 30 0 23 53 Baru 8 3 8 4 15 38 Lama 0 6 38 6 24 74 Baru 0 0 2 0 7 9 Lama 0 2 32 0 18 52 Baru 0 1 1 0 7 9 Lama 0 3 30 4 24 61 Baru 2 0 3 0 10 15 Lama 0 2 34 4 22 62 Baru 0 0 2 0 3 5 Lama 0 0 32 3 20 55 Baru 0 1 2 0 10 13 Lama 0 0 30 3 24 57 Baru 0 0 2 3 11 16 Lama 0 3 33 0 22 58 Baru 1 0 2 0 8 11 Lama 0 0 30 3 24 54 Baru 0 2 2 0 5 9 Lama 0 6 36 3 33 78 Baru 0 6 5 0 7 18 Lama 0 1 32 3 24 60 Baru 18 32 7 99 11 902 Lama 25 389 29 292 0 Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju, 2012

Dari tabel diatas di jumpai bahwa pemakaian jenis KB IUD paling sedikit yaitu sebanyak 11 orang, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

42

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

yang menganggap pemakaian IUD ini mempunyai efek samping yaitu terjadi infeksi dan berkurangnya kenikmatan saat berhubungan intim. Selain itu ada beberapa efek samping lain dari pemakaian KB IUD ini diantaranya perubahan siklus haid pada 3 bulan pertama, dan akan berkurang setelah 3 bulan, haid akan lebih lama dan lebih banyak dan kadang-kadang terjadi perdarahan (spotting) diantara masa menstruasi. keuntungan dari pemakain IUD adalah efektifitasnya tinggi 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan yang menggunakan IUD (1 kegagalan dalam 125 170 kehamilan), akan segera efektif begitu terpasang dirahim, ibu ibu tidak perlu mengingat ingat ataupun melakukan kunjungan ulang untuk menyuntik tubuh ibu ibu, tidak mempengaruhi hubungan seksual dan dapat meningkatkan kenyamanan berhubungan karena tidak perlu takut hamil, tidak ada efek samping hormonal seperti halnya pada alat kontrasepsi hormonal, tidak akan mempengaruhi kualitas dan volume asi, dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus dengan catatan tidak terjadi infeksi, dapat digunakan hingga masa menopause (1 tahun atau lebih setelah masa haid berakhir), tidak ada interaksi dengan obat obatan, dapat dipasang kapan saja, tidak perlu pada masa haid saja asal anda tidak sedang hamil atau diperkirakan hamil.

Dan jenis KB Pil adalah yang paling terbanyak dari semua jenis KB yang ada yaitu 421 orang, hal ini dimungkinkan pil KB merupakan alat kontrol kelahiran yang paling dapat dipercaya dan tidak mengurangi sensasi terhadap pasangan,perempuan bisa tetap mendapatkan siklus haid yang teratur dan bisa diprediksi, meskipun ada juga yang ttidak mendapatkan siklus teratur sedangkan kelemahannya tersebut dapat menimbulkan efek samping, seperti keinginan seksual yang berubah, mual dan muntah. Perempuan yang merokok sebaiknya tidak mengkonsumsi pil ini karena bisa meningkatkan peluang pengembangan kanker tertentu.

4.7.1.4 Usaha Peningkatan Gizi Upaya Perbaikan gizi masyarakat adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan melakukan kegiatan yang bersifat promotif,preventif dan edukatif yang berhubungan dengan kebaikan gizi msyarakat.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

43

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Beberapa kegiatan usaha perbaikan gizi di Pustu kelurahan Sukamaju : 1. Mendata jumlah balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas. 2. Melakukan survey terhadap keadaan gizi masyarakat terutama gizi balita. 3. Melaksanakan pemberian vitamin A dosis tinggi untuk mencegah defisiensi vitamin A pada balita. 4. Memberikan tablet penambah darah untuk mencegah dan mengobati anemia pada ibu hamil dan menyusui. 5. Melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Tabel 10 Data Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember 2012

No.

Bulan Januari

Status Gizi Balita Baik Kurang Buruk

Jumlah

1.

Februari Maret April

556

563

2.

Mei Juni Juli

566

573

3.

Agustus September Oktober

570

11

581

4.

November Desember

590

11

601

Dari data diatas diketahui bahwa bertambahnya balita gizi kurang dari triwulan pertama ke triwulan berikutnya. Ada dua faktor yang mempengaruhi status gizi balita, meliputi faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung adalah kurangnya kuantitas dan kualitas dari asupan makanan. Selain itu juga adanya
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

44

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Penyakit bawaan yang menyertai. Sedangkan faktor tidak langsung adalah kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap makanan yang sehat dan bergizi, tingkat ekonomi masyarakat yang kurang juga mempengaruhi status gizi dimana ketidakmampuan masyarakat untuk memenuhi makanan yang sehat dan bergizi. Tabel 11 SKDN di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari - Desember 2012

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember S 550 554 563 567 568 573 573 576 581 590 596 601

Kategori SKDN K 477 456 506 481 511 513 513 516 519 528 527 547 D 351 368 348 360 343 382 384 372 403 381 386 378 N 317 364 307 305 292 329 334 350 346 298 322 327

S K D N

: Semua balita di wilayah kerja puskesmas : Semua balita yang terdaftar dan mempunyai KMS : Semua balita yang ditimbang di posyandu : Semua balita yang naik timbangannya mengikuti pita warna KMS bulan ini

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

45

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

700 600 500 400 300 200 100 0 S K D N

Tabel 12 SKDN di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember 2012 D/S Target Januari Februari Maret April Cakupan Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jlh rata-rata
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

K/S 85% 87 82 90 85 90 89 89 89 89 89 88 91 89

D/K 70% 70 81 69 75 67 74 75 72 58 72 73 69 71,25

N/D 80% 90 99 88 84 85 86 87 94 86 78 83 86 87,16

N/S 40% 58 66 54 53 51 57 58 61 59 50 54 54 56,25

75% 64 66 61 63 60 66 67 64 52 65 65 63 63

46

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

1. D/S 2. K/S 3. D/K 4. N/D 5. N/S

: Peran serta masyarakat, target 75 % pencapaian 63% : Cakupan program, target 85 % pencapaian 89% : Kesinambungan program, target 70 % pencapaian 71,25% : Status gizi,Target 80 %, pencapaian 87,16% : Efektifitas kegiatan, target 40% pencapaian 56,25%

Dari data diatas dapat dilihat bahwa program program tersebut diatas dapat dikatakan baik karena beberapa dari program sudah melebihi target SPM. Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa tingkat pencapaian program (K/S) dapat dikatakan sudah baik karena berada diatas target SPM. Partisipasi masyarakat (D/S) dikatakan masih kurang karena hasilnya belum mencapai target yang ditentukan yaitu 75%. Beberapa hal yang bisa memungkinan tidak tercapainya target, antara lain pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan gizi masih kurang. Kesibukan orang tua, dan mobilitas penduduk. Pertumbuhan balita (N/D) dikatakan baik karena pencapaiannya diatas target SPM (80%). Hal ini kemungkinan bisa disebabkan oleh faktor, antara lain penyakit infeksi, sosial ekonomi sudah baik, pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan gizi sudah baik, lingkungan, kebersihan dan kebiasaan ber-PHBS. Sedangkan pencapaian kartu (K/S) yaitu diatas target Nasional. Berarti

persentase yang dicapai sesuai dengan keinginan. Untuk itu, disarankan kepada ibuibu yang memiliki balita agar senantiasa membawa anaknya selalu ke posyandu agar pencapaian persentase balitanya bisa dipertahankan bahkan bila perlu ditingkatkan.

4.7.1.4.1 Pendistribusian Vitamin A Vitamin A diberikan kepada balita 2 kali setahun yaitu: pada bulan Februari dan Agustus diberikan di Posyandu dan Puskesmas Pembantu Sukamaju. Hasil pendistribusian vitamin A tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

47

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 13 Data Distribusi Vitamin A di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012

Bayi No Bulan

Balita

Target Pencapaian Pencapaian Target Pencapaian Pencapaian (jiwa) (jiwa) 36 33 69 % 83,7 91,6 87,3 (jiwa) 396 502 898 (jiwa) 269 343 612 % 67,9 68,3 68,1

1 2

Februari Agustus Jumlah

43 36 79

Sumber: Laporan Gizi Puskesmas Pembantu Sukamaju Tahun 2012

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa pencapaian distribusi vitamin A pada bayi dan balita dapat dikatakan hampir mencapai pada target SPM (93%). Hal ini diharapkan dapat mengurangi angka kejadian defisiensi vitamin misalnya rabun senja. Hal ini yang bisa menyebabkan kurangnya pencapaian karena kurangnya kesadaran ibu ibu untuk membawa anak anaknya ke Posyandu guna memonitoring kesehatan. Untuk memenuhi kekurangan ini maka dibutuhkan kerja sama antara petugas kesehatan dan ibu ibu yang memiliki bayi dan balita untuk memeriksakan anak anak mereka. Caranya dengan memberi informasi yang berupa penyuluhan kepada ibu ibu yang memiliki bayi dan balita tentang pentingnya pemberian vitamin A terhadap bayi dan balita yang berdampak untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi atau balita itu sendiri.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

48

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.7.1.4.2 Pendistribusian Fe Tabel 14 Data Distribusi Fe di Wilayah Keja Pskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012 Cakupan Taget Agst Mar Apr Nov Okt Mei Jun Feb Jan Des 3 Spt Jul No Kegiatan Jumlah 83

1.

Distribusi Fe

90%

18

16

15

Pemberian tablet zat besi itu sendiri adalah suatu tablet mineral yang sangat dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah / hemoglobin. Tablet ini sangat diperlukan oleh ibu hamil. Sudah selayaknya seorang ibu hamil akan mendapatkan minimal 60 tablet FE selama kehamilannya dan diberikan secara gratis. Tablet FE sangat penting bagi kesehatan ibu hamil, diantaranya yaitu mencegah terjadinya anemia defisiensi besi, mencegah terjadinya perdarahan pada saat persalinan, dapat meningkatkan asupan nutrisi bagi janin, anemia dan perdarahan dapat dicegah, maka kematian ibu pun dapat diturunkan. Untuk para ibu hamil perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi seperti daging merah, hati, sayuran hijau, biji bijian, kacang kacangan, mengkonsumsi cukup vitamin C dapat membantu dalam penyerapan zat besi itu sendiri. Dan yang perlu diperhatikan ketika seseorang akan mengkonsumsi zat besi, maka perlu untuk menghindari teh atau kopi. Karena teh dan kopi dapat mengurangi didalam penyerapan zat besi dalam tubuh.

4.7.1.5 Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Pengertian

Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang atau hewan sakit dan reservoir ataupun benda benda yang mengandung bibit penyakit lainnya ke manusia sehat. Sasaran

Seluruh lapisan masyarakat.


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

49

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tujuan o Mencegah terjangkitnya penyakit. o Untuk meningkatkan kesehatan yang optimal. o Menurunkan angka kematian dan kesakitan.

Kegiatan-kegiatan P2M o Pelayanan penderita TB paru o Pemeriksaan awal penyakit malaria o Pelayanan skrining dan pengobatan kusta o Pelayanan imunisasi o Penanganan kasus diare o Penanganan kasus ISPA o Pencegahan dan penanganan kasus DBD. o Pencegahan dan penanggulangan PMS dan HIV AIDS o Pencegahan dan peanganan Rabies o Pencegahan dan penanggulangan Filariasis dan Schistosomiasis

4.7.1.6 Imunisasi Sasaran imunisasi Bayi, balita, ibu hamil, anak sekolah dan pasangan usia subur (PUS). Tujuan imunisasi o o Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian Mencegah terjadinya cacat pada bayi, anak, ibu hamil dan pencegahan penyakit.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

50

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 15 Hasil Pelaksanaan Program Imunisasi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember Tahun 2012 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Juli Agst Sept Okt Nov Des BCG 5 4 8 3 1 8 8 10 7 9 9 12 84 86,5 Hep B 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 DPT+ HB I 4 10 8 8 6 6 6 10 8 5 5 6 82 84,5 DPT+ HB II 4 9 8 8 5 6 4 4 8 6 7 4 73 75,2 DPT+ HBIII 3 6 5 6 5 6 4 5 3 9 3 5 60 68,9 Pol I 6 6 10 6 9 4 7 10 10 5 11 4 88 90,7 Pol II 5 12 9 8 7 5 9 8 9 11 7 2 92 94,8 Pol III 3 5 10 5 6 5 5 6 5 5 7 3 65 67,0 Pol IV 5 5 3 7 4 4 5 6 5 8 4 2 58 59,7 Campak 4 7 2 3 4 3 4 7 4 3 4 6 51 56,6 JML 39 64 63 54 47 47 52 66 59 61 57 44 653 683,9

Jumlah Pencapaian

Sumber : SP2TP PuskesmasPembantu Sukamaju, 2012 BCG target 97% / tahun, pencapaian 86,5% DPT HB 1 target 97%//tahun, pencapaian 84,5% DPT HB II, target 97%/tahun, pencapaian 75,2% DPT HB III, target 87%/tahun, pencapaian 68,9% POLIO I, target 97%/tahun, pencapaian 90,7% POLIO II,target 97%/tahun, pencapaian 94,8% POLIO III, target 97%/tahun, pencapaian 67,0% POLIO IV, taget 97%/tahun, pencapaian 59,7% Campak, target 90%/tahun, pencapaian 56,6%

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

51

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari data diatas diketahui bahwa program imunisasi belum mencapai target. Masih kurangnya cakupan tersebut mungkin disebabkan kurangnya sosialisasi kegiatan imunisasi yang dilakukan kader posyandu, termasuk dampak yang mungkin terjadi dan cara penanggulangannya (Ginting, 2005). Ada kesadaran yang baik yang dilakukan ibu untuk rutin membawa bayi ke posyandu untuk diberi imunisasi pada anak untuk pencegahan berbagai penyakit dan kekurangan gizi. Adapun dampak lain yang disebabkan oleh pemberian imunisasi yang tidak teratur dan lengkap adalah penyakit akan mudah menyerang, mudah tertular orang yang sakit, serta ada efek sampingnya. Dihimbau kepada ibu ibu agar membawa anaknya ke posyandu secara rutin untuk memberi imunisasi secara lengkap. Di himbau kepada kader untuk mengingatkan dan mengajak ibu ibu untuk membawa anaknya ke posyandu. Dihimbau kepada pegawai Puskesmas Pembantu Sukamaju untuk mengajak ibu ibu untuk membawa anaknya secara rutin ke posyandu. Karena perlu kita ketahui juga bahwa pemberian imunisasi baik pada bayi dan anak anak adalah agar tidak rentan terkena penyakit sejak dini sehingga ketika tumbuh dewasa bayi tersebut bisa hidup dengan sehat dan aktif, tujuan lain dari imunisasi adalah untuk membangkitkan kekebalan yang ada didalam tubuh manusia sehingga mampu menepis penyakit berbahaya yang akan menyerang tubuh, tanpa menimbulkan efek samping ataupun efek berbahaya lainnya. Manfaat lainnya dari imunisasi pada bayi dan anak adalah menghindarkan bayi dari serangan penyakit, memperkecil kemungkinan terjadinya penyakit menular, dan meningkatkan kesehatan nasional. Dampak yang mungkin terjadi bila cakupan imunisasi rendah adalah semakin tingginya angka kesakitan penyakit menular dimasyarakat.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

52

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Tabel 16 Data Bulanan Penyakit TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012

Agst

Mar

Sept

Apr

Nov

Mei

Okt

Feb

Jun

Jml

Jan

Des

Jul

No 1 2 3

Jenis Penyakit

4 5 6

Jumlah penderita 11 10 9 10 suspect TB Jumlah Penderita BTA (+) baru diobati Jumlah penderita BTA (-) dan dengan rontgen (+) diobati Jumlah penderita mengikuti pengobatan lengkap Jumlah penderita TB Paru yang sembuh Jumlah penderita kambuh Dari data diatas dapat diketahui bahwa :

11 1 -

9 1 -

6 3 -

5 -

7 -

12 -

8 -

6 -

104 5 -

5 -

1 -

1 -

3 -

5 5 -

1. Jumlah penderita Suspect TB Paru sejumlah 104 orang 2. Jumlah penderita TB yang diobati adalah : 5 orang 3. Jumlah penderita TB yang sembuh : 5 orang Beberapa hal yang dapat menyebabkan tidak tercapainya terapi pada pengobatan TB antara lain keterlambatan diagnosis, resisten terhadap terapi TB (multidrugs resisten), pengobatan TB jangka waktu yang lama lebih dari 6 bulan sehingga membosankan pasien, tidak ada atau kurangnya pelatihan TB dan tidak adanya pemantauan dalam pengobatan

4.7.1.7 Upaya Pengobatan Dalam usaha pengobatan penderita tidaklah diobati secara kuratif melainkan juga memberikan pengertian tentang preventif terhadap penyakit. Di Puskesmas Pembantu Sukamaju dilaksanakan pengobatan gratis untuk pengobatan dasar bagi
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

53

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

pasien rawat jalan dan menolong penderita gawat darurat baik tindakan operasi terbatas maupun rawat inap sementara seperti kecelakaan lalu lintas, persalinan dan lain - lain. Pemeriksaan kesehatan masyarakat Puskesmas, kegiatan yang dilakukan meliputi : 1) Pemeriksaan mendiagnosa penyakit dan memberikan obat melalui apotik yang ada di Puskesmas. 2) Penyuluhan kepada pasien pada saat dilakukan pemeriksaan. 3) Mengirimkan penderita yang tidak mampu dan melanjutkan pengobatan setelah penderita dikembalikan. 4) Perawatan dan pengobatan pasien Puskesmas Pembantu Sukamaju meliputi pasien umum, askes, dan jamkesmas Tabel 17 Data Bulanan 10 Besar Penyakit di Wilayah Puskesmas Pembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari - Desember Tahun 2012 Nama Penyakit ISPA Peny. Inf Usus Hipertensi Gastritis Diare Peny. Kulit Peny. Gimul Peny. Tulang dan Otot Mata Peny. Telinga

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Jan Feb Mar 60 17 14 13 16 12 9 2 2 1 41 28 11 20 14 10 10 7 1 1 41 18 15 17 6 11 5 4 2 0

Apr 37 14 14 12 13 3 6 3 3 2

Mei 45 20 20 11 11 12 3 5 2 3

Jun 38 17 11 12 10 10 5 2 1 0

Jul 45 18 14 11 9 9 6 1 0 0

Agst Sept Okt Nov Des Total 38 13 17 10 11 11 8 3 2 1 51 15 15 14 12 13 7 3 2 2 45 19 11 12 7 10 5 2 0 2 39 20 13 16 10 9 2 2 2 1 41 16 16 9 9 11 3 1 1 1 521 215 171 157 128 121 69 35 18 14

Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju, Tahun 2012

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

54

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari tabel diatas didapatkan bahwa : Penyakit ISPA merupakan penyakit terbanyak dengan jumlah 521 orang. Penyakit telinga merupakan pernyakit paling sedikit dengan jumlah 14 orang. Dari tabel di atas dapat di ketahui bahwa penyakit ISPA, Penyakit usus, merupakan penyakit terbanyak. Pasien penyakit telinga adalah kasus yang paling sedikit. Dari data diatas didapati bahwa penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang paling banyak dan sering mengenai pada anak anak, dan dampaknya apabila tidak diobati akan menular ke anggota keluarga yang lain lewat udara seperti saat batuk dan bersin. Kemungkinan terkena infeksi saluran pernapasan akut pada bayi dan anak ini dapat berakibat buruk bagi kesehatan pernafasan mereka, tidak hanya pada masa tumbuh kembang namun juga dapat berpengaruh hingga dewasa. Tabel 18 Jumlah Kunjungan Pasien di Wilayah Kerja PuskesmasPembantu Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Periode Januari Desember 2012

NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

UMUM (jiwa) 8 15 9 9 10 9 6 14 5 4

ASKES (jiwa) 8 4 8 9 3 9 7 7 1 10

JAMKES (jiwa) 9 14 8 10 13 6 13 8 18 16

Jumlah 25 33 25 28 26 24 26 29 24 30

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

55

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

11. 12.

November Desember Jumlah

77 2 98

2 18 86

11 5 131

20 25 315

Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju, Tahun 2012 Dari tabel di atas, dapat diketahui : 1.Rata-rata kunjungan pasien Rata-rata kunjungan pasien Jumlah kunjungan hari aktif perbulan x 12 bulan 315 24 x 12 1 pasien / hari

= =

Kunjungan pasien terbanyak terjadi pada bulan Februari 2012 sebanyak 33 pasien

2. Kunjungan pasien terbanyak adalah pasien Jamkesmas Dari data diatas didapati kunjungan pasien Poli Umum di Puskesmas Pembantu Sukamaju untuk pasien Jamkesmas sebanyak 131 Kunjungan, Umum 98 Kunjungan dan Askes 86 Kunjungan sehingga total keseluruhan sebanyak 315 kunjungan. Angka kesakitan yang di dapat dengan cara : = Jumlah Kunjungan Pasien Jumlah Penduduk Daerah Kelurahan Sukamaju = 315 7833 = 4,02 % x 100%

Angka kesakitan <15% masih di katakan baik. Dampak dari angka kesakitan yang lebih tinggi dari kesehatannya adalah jika tidak diturunkan maka tidak menutup kemungkinan angka kematian akan terjadi.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

56

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.7.2 Program Pengembangan di Puskesmas Pembantu Sukamaju 4.7.2.1 Upaya Kesehatan Usia Lanjut Pengertian

Kesehatan Usia Lanjut adalah kesehatan golongan orang yang berusia 68 tahun atau lebih secara jasmaniah, rohani, maupun sosial. Tujuan

Meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lanjut untuk masa tua yang bahagia dan berdaya dalam kehidupan keluarga dan masyarakat yang sesuai dengan keberadaannya. Sejak tahun 2007 Puskesmas Pembantu Sukamaju ditetapkan sebagai percontohan Puskesmas Santun Usila. Upaya kesehatan usia lanjut ini dilakukan di Puskesmas dan Posyandu Lanjut Usia (Lansia). Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam upaya kesehatan usia lanjut ini adalah : Memberikan penyuluhan tentang hidup sehat di usia lanjut Memberikan penyuluhan tentang makanan sehat di usia lanjut Memeriksakan kesehatan, pengukuran tekanan darah, dan penimbangan berat badan setiap tanggal 10 di puskesmas Sukamaju dan memberikan obat obatan apabila ditemukan penyakit Melakukan senam khusus untuk Lansia setiap hari minggu pagi di kantor kelurahan Sukamaju Tabel 19 Data Jumlah Penduduk Usila di Wilayah Puskesmas Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Tahun 2012 NO LINGKUNGAN 1 2 3 4 5 Lingkungan I Lingkungan II Lingkungan III Lingkungan IV Lingkungan V JUMLAH LANSIA 45-59 6 4 9 60-69 6 3 4 >70 TOTAL 12 7 13 JUMLAH POSYANDU 1 1 1 1 1

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

57

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

6 7

Lingkungan VI Lingkungan VII Jumlah

9 13 41

2 4 19

11 17 60

1 1 7

Sumber : SP2TP Puskesmas Pembantu Sukamaju, Tahun 2012

4.7.2.2 Usaha Kesehatan Sekolah Pengertian

Upaya Kesehatan sekolah (UKS) adalah wadah belajar untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk perilaku hidup sehat anak usia sekolah yang berada di sekolah umum dan sekolah agama. Tujuan

Menciptakan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukkan manusia seutuhnya. Kegiatan

Penyuluhan kesehatan kepada murid mengenai : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Gizi Seimbang Imunisasi Penyakit-penyakit menular dan penyuluhan tentang Napza Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Mendidik, membina dokter kecil dan dokter remaja.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

58

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.7.2.3 Kesehatan Gigi dan Mulut. Pengertian

Upaya kesehatan gigi dan mulut (UKGM) adalah upaya pokok yang menjadi beban puskesmas pembantu yang bertujuan untuk mencegah dampak pengobatan serta dapat diartikan pula kesehatan gigi dasar paripurna yang ditujukan pada individu, keluarga dan masyarakat berpenghasilan rendah khususnya kelompok masyarakat awam Kegiatan

Kegiatan-kegiatan Upaya Kesehatan Gigi dan mulut yang dilaksanakan : 1) Pemeriksaan, pengobatan dan perawatan gigi, penambalan dan pencabutan gigi. 2) Membuat rencanan kerja dan laporan kegiatan

Agst

Sept

Mar

Apr

Nov

Okt

Mei

Jun

Juli

Feb

Jan

No 1 2

Penyakit Gigi Karies gigi Penyakit pulpa dan jaringan periapikal Penyakit Gusi dan Jaringan Periodental Abses Persistensi Kelainan dentofacial termasuk maloklusi Stomatitis,moniliasis Lain-lain Total

Des 3 1 3
59

Jml 50

3 4 5 6 7 8

3 9

3 10

1 5

1 6

1 5

2 6

3 8

3 7

1 5

19 69

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa masih rendahnya cakupan kunjungan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan Gigi dan Mulut. Bila dilihat dari pedoman Departemen Kesehatan dan PDGI yang menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan Gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali.

4.7.2.4 Upaya Laboratorium Sederhana Melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana yaitu : 1. Laboratorium Rutin a. Darah Rutin b. Urin Rutin 2. Laboratorium Khusus a.Urin Khusus b.Sputum Khusus : Plano Test : BTA TB

Dari data yang kami dapatkan bahwa Puskesmas Pembantu Sukamaju tidak dapat melakukan pengujian Laboratorium. Apabila diperlukan pengujian laboratorium maka hasil darah, urin, sputum, dan lain- lain yang dibutuhkan untuk pengujian akan dikirim ke Puskesmas Induk Bandar Senembah dan di Puskesmas Induk akan diperiksa dan memberikan hasilnya kembali ke Puskesmas Pembantu Sukamaju.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

60

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.

KESIMPULAN

1. Pada program Upaya Promosi Kesehatan dapat dilihat bahwa kegiatan posyandu di Kelurahan Sukamaju dari 8 posyandu hanya 5 posyandu yang aktif. Dengan jumlah kader yang aktif 25 orang. 2. Pada upaya kesehatan lingkungan sumber air bersih tertinggi yang digunakan masyarakat adalah sumur berjumlah 1.331 rumah tangga. Dan jumlah pengguna jamban, SPAL dan tempat sampah adalah 1573 buah. 3. Pada program Upaya Kesehatan Ibu dan Anak dapat dilihat bahwa kunjungan K1 ibu hamil masih rendah yaitu berjumlah 39 orang dibandingkan dengan kunjungan K4 yaitu 83 orang. 4. Penggunaan alat kontrasepsi masih banyak yang menggunakan pil KB sebanyak 32 orang pengguna baru dan 389 orang pengguna lama sedangkan penggunaan kontrasepsi IUD sangat rendah yaitu sebanyak 11 orang pengguna baru. 5. Pada program Pencegahan dan pemberantasan Penyakit Menular, cakupan imunisasi BGG, DPT, Polio dan Campak masih di bawah target SPM 97%. 6. Untuk distribusi vitamin A pada bayi dan balita dibulan Februari dan Agustus di Kelurahan Sukamaju dapat dikatakan sudah hampir mencapai target SPM (93%). 7. Pada program Upaya Pengobatan penyakit tertinggi di puskesmas Suka Maju adalah ISPA, sedangkan terendah adalah penyakit telinga. Terlihat angka kesakitan 4,02%, angka kesakitan <15% masih di katakan baik. Dampak dari angka kesakitan yang lebih tinggi dari kesehatannya adalah jika tidak diturunkan maka tidak menutup kemungkinan angka kematian akan terjadi. 8. Program pengembangan kesehatan gigi dan mulut yang masih rendah. Hal ini masih sangat bertentangan dengan pedoman Departemen Kesehatan dan PDGI yang menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan Gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

61

Profil Puskesmas Pembantu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara

4.2

SARAN

1. Diharapkan perannya lebih aktif lagi bagi kader yang ada di setiap lingkungan, agar tercapai sesuai target dan juga pemberian reward bagi kader yang aktif dan bekerja secara optimal. Sedangkan untuk posyandu yang tidak aktif, diharapkan pada petugas kesehatan dapat melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang beretnis Thionghoa yang berada di wilayah Sukamaju agar dapat bekerja sama dengan masyarakat yang lain dan posyandu dapat berjalan dengan baik. 2. Disarankan petugas kesehatan Puskesmas pembantu Sukamaju untuk mengadakan kerjasama lintas sektor dengan sarana pelayanan kesehatan lain yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sukamaju ataupun melakukan jemput bola yaitu menjemput ibu ibu hamil yang ada di wilayah Sukamaju tentang data K1 yang ada pada sarana pelayanan mereka. 3. Diperlukan penyuluhan untuk masyarakat diwilayah Sukamaju tentang pengertian berbagai jenis kontrasepsi serta kelebihan dan kekurangan masing masing kontrasepsi dan juga diharapkan dapat memberikan masukan dan menambah pengetahuan bagi wanita untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat. 4. Pencapaian distribusi vitamin A dan tablet Fe di puskesmas Sukamaju sudah baik dan tetap harus dipertahankan dengan cara melakukan kerjasama dengan darmawanita, ibuibu PKK dan institusi pendidikan. 5. Program imunisasi belum berjalan sesuai dengan target SPM. Dengan demikian dihimbau kepada kader kader di posyandu Sukamaju agar lebih memberikan informasi kepada ibu ibu untuk membawa anaknya secara rutin ke posyandu. 6. Kunjungan pasien puskesmas pembantu Sukamaju lebih banyak menggunakan Jamkesmas. Dengan demikian disarankan kepada Kader yang bertugas di puskesmas agar lebih meningkatkan mutu pelayanan yang ada di puskesmas agar lebih menarik masyarakat untuk berobat ke puskesmas Sukamaju. 7. Disarankan kepada Petugas Kesehatan Puskesmas Sukamaju agar lebih giat dalam memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, dan cara menanggulanginya terutama lewat sarana sarana pendidikan sekolah baik TK, SD, SMP maupun SMA.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung

62