Anda di halaman 1dari 28

MAKALAH

MATA KULIAH IMUNOLOGI (12338200447) SEL-SEL SISTEM IMUN

Disusun O !" # KELOM$OK 1 NAMA %A&DIAH NA%ISAH D)INANDA &AMADHINA &OSNELL* & DESITA DITA SETIASTI T*AS KUSUMANING&UM LAMHOT HASUDUNGAN NIM 13334'0( 10334048 08334020 11334731 10334030 0+334078 10334004

$&OG&AM STUDI %A&MASI


%AKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU $ENGETAHUAN ALAM INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL ,AKA&TA 2013 DA%TA& ISI

HALAMAN ,UDUL ....................................

DA%TA& ISI ..........

-A- I

$ENDAHULUAN ........................... I.A.Latar Belakang .................... I.B.Tujuan ...................................

# $ %

-A- II TIN,AUAN $USTAKA ............ II.A. Sel-Sel Sistem Imun..................... II.A.1.Sel-sel Sistem Imun Non Spesifik....................... II.A.2.Sel-sel Sistem Imun Spesifik ............. II.B. Mekanisme Kerja Sistem Imun............................. II. . !aktor-faktor Mempengaru"i Sistem Imun................

& & 1' 1% 2# 2(

-A- III KESIM$ULAN.............................. .....

2)

DA%TA& $USTAKA .........................

2&

-A- I $ENDAHULUAN

I.A.

L/0/1 -! /2/n3 Su*a" menja*i pengeta"uan umum +a",a lingkungan penu" *engan jutaan +akteri. Tern-ata ke"a*iran *an pen-e+aran +akteri a*ala" ula" manusia. Stu*i ter+aru menemukan. masing-masing orang melepaskan "ingga #% juta +akteri ke lingkungan setiap jam. Lingkungan "i*up kita mengan*ung +er+agai +a"an organik *an anorganik. +aik -ang "i*up seperti +akteri. /irus. jamur. parasit maupun -ang mati. Ber+agai *e+u *alam polusi -ang setiap saat *apat masuk ke *alam tu+u" *apat menim+ulkan kerusakan jaringan atau pen-akit. Setiap "ari jutaan +akteri. mikro+a. /irus. ra0un. 1at kimia *an parasit +erusa"a *engan segala 0ara masuk ke tu+u" kita *an memporak-poran*akan sistem perta"anan tu+u" kita 23am+ar 14 .

3am+ar 1. Serangan Antigen ke*alam tu+u"

5ntuk menangkaln-a. semua anggota 6pejuang6 perta"anan tu+u" saling +ekerja sama *an menerapkan sistem perta"anan tu+u" +erlapis-lapis *an kompleks tetapi juga menarik. 7erta"anan +erlapis-lapis ini penting. agar serangan *ari jutaan +akteri. mikro+a. /irus. ra0un *an parasit ini *apat *ilema"kan *engan 0ara +erta"ap. Namun a*akalan-a sistem +erlapis-lapis ini masi" juga *apat *item+us ole" serangan -ang ulet *ari 6agen teroris6 ini. se"ingga tim+ul -ang naman-a sakit. Sistem keke+alan tu+u" 2Imunitas4 sen*iri *iartikan se+agai semua mekanisme -ang *igunakan ole" tu+u" untuk menangkal pengaru" faktor atau 1at -ang +erasal *ari lingkungan. -ang asing +agi tu+u" kita. 8eaksi -ang *ikoor*inasikan sel-sel. molekul-molekul *an +a"an lainn-a ter"a*ap mikro+a *ise+ut 8espons Imun. Sistem imun *iperlukan tu+u" untuk memperta"ankan keutu"ann-a ter"a*ap +a"a-a -ang *itim+ulkan +er+agai +a"an *alam lingkungan "i*up. Se0ara garis +esar. sistem keke+alan tu+u" kita *i+agi menja*i *ua +agian. -aitu sistem keke+alan alami 2innate immunit-4 *an sistem keke+alan *apatan 2a09uire* immunit-4 -ang ke*uan-a saling +ekerja sama menangkal 1at asing *ari luar tu+u" -ang tentu apa+ila *i+iarkan akan +er+a"a-a +agi tu+u" 23am+ar 24.

3am+ar 2. Sistem Keke+alan Tu+u"

:i *alam sistem ini. peranan sen-a,a kimia ti*ak +isa *ipan*ang se+ela" mata. +a"kan 0ukup luas *an +eragam *engan mekanisme kerja -ang unik. 3am+aran umum s-stem imun *apat *ili"at *i 3am+ar #.

3am+ar #. 3am+aran 5mum Sistem Imun

Keke+alan alami merupakan perta"anan tu+u" -ang men*asar *an kita miliki semenjak la"ir *an +ersifat non-spesifik 2artin-a ti*ak +ersifat k"usus ter"a*ap 1at asing tertentu4. se*angkan keke+alan spesifik merupakan perta"anan tu+u" -ang ter+entuk se+agai respon a*an-a 1at asing -ang masuk ke *alam tu+u". *an memiliki kemampuan mengingat. Sala" satu 0onto" keke+alan alami a*ala" a*an-a gejala *emam apa+ila tu+u" kita *iserang ole" 1at asing tertentu 2misaln-a /irus influen1a ; 3am+ar $4 atau terluka ole" +en*a tertentu 2misaln-a kaki kita terkena paku4. 3ejala *emam sen*iri merupakan mekanisme perta"anan tu+u" -ang tim+ul karena

*ipro*uksin-a sen-a,a kimia interleukin 2suatu protein "ormon4 se+agai respon ter"a*ap a*an-a infeksi mikro+a atau a*an-a jaringan tu+u" -ang terluka. Meningkatn-a su"u tu+u" 2*emam4 akan men-e+a+kan mikro+a tertentu -ang a*a *alam tu+u" kita menja*i mati. <al ini *ikarenakan keti*akmampuan mikro+a terse+ut *alam mentoleransi kenaikan su"u 2=-#= *i atas am+ang normal su"u optimumn-a. >a*i. sekali lagi *emam -ang kita alami ketika sakit merupakan sala" satu +entuk 6pertempuran6 antara sistem keke+alan tu+u" kita *an 1at asing +er+a"a-a -ang masuk. Sala" satu sen-a,a kimia -ang +erperan penting *alam keke+alan tu+u" *apatan a*ala" anti+o*i. Anti+o*i a*ala" suatu protein -ang *i"asilkan ole" suatu sel *alam tu+u" kita 2*inamakan sel limfosit B *an termasuk ke *alam kelompok sel *ara" puti"4 se+agai respon ter"a*ap a*an-a antigen 2antigen a*ala" sen-a,a kimia atau 1at asing atau mikro+a -ang ti*ak *ike"en*aki tu+u" karena +er+a"a-a -ang mampu mem+angkitkan respon keke+alan pa*a tu+u" kita4 -ang masuk *alam tu+u". Anti+o*i mempun-ai 0iri k"as. -aitu spesifik ter"a*ap jenis tertentu *ari antigen. 8i+uan atau jutaan jenis antigen -ang masuk akan merangsang *i+entukn-a ri+uan atau jutaan jenis anti+o*i pula. Setiap *etik sekitar 2''' molekul anti+o*i *ipro*uksi ole" sel limfosit B. Sala" satu 0onto" peristi,a -ang meli+atkan anti+o*i a*ala" ketika kulit kita terkena infeksi karena luka maka akan tim+ul nana". Nana" ini merupakan sel *ara" puti" peng"asil anti+o*i -ang mati setela" +erperang mela,an antigen.

3am+ar $. 8espon Sistem Imun Tu+u" pa*a ?irus Influen1a

Agar kerja *ari sistem perta"anan tu+u" kita *apat optimal *iperlukan faktor-faktor pen*ukung *ari luar. !aktor pen*ukung terse+ut. misaln-a asupan gi1i seim+ang -ang +erasal *ari makanan -ang kita konsumsi setiap "ari *an ola"raga teratur. :alam pan*angan sekarang respons imun *iperlukan untuk tiga "al -aitu perta"anan. "omeostasis *an penga,asan. @ang pertama *itujukan ter"a*ap infeksi mikroorganisme. -ang ke*ua ter"a*ap eliminasi komponen-komponen tu+u" -ang su*a" tua *an -ang ketiga ter"a*ap peng"an0uran sel-sel -ang +ermutasi. Imun *apat *iartikan suatu sistem agar tu+u" *apat memperta"ankan keseim+angan antara lingkungan *i luar *an *i *alam +a*an.

7a*a umumn-a sel T atau limfosit T +erfungsi *alam pengenalan *an eliminasi antigen -ang a*a *alam sel se*angkan anti+o*i -ang *ipro*uksi sel B atau limfosit B -ang +ekerja sama *engan fagosit *an komplemen +erfungsi *alam eliminasi patogen *an antigen ekstraseluler. !ungsi sistem imun *apat terganggu +aik primer maupun sekun*er se"ingga menim+ulkan keti*akseim+angan -ang *apat +ermanifestasi menja*i infeksi +erulang. pre*isposisi ter"a*ap keganasan *an autoimunitas. 5ntuk itu *iperlukan pengeta"uan mengenai sel-sel sistem imun -ang ter*apat pa*a tu+u" kita untuk mengeta"ui sistem imun -ang +ekerja pa*a tu+u". Se"ingga pa*a makala" ini akan *i+a"as mengenai +er+agai sel-sel sistem imun terse+ut.

I.-.

Tu4u/n $!n! i0i/n Tujuan *ari pem+uatan makala" ini a*ala" agar ma"asis,a mema"ami le+i" jelas mengenai sel-sel sistem imun *alam tu+u". mekanisme kerja sel sistem imun serta mengeta"ui faktor-faktor -ang mempengaru"i sistem tu+u".

-A- II TIN,AUAN $USTAKA II.A. S! -s! Sis0!5 I5un Sel-sel sistem imun terse+ar *iseluru" organ tu+u" *an *itemukan *i *alam *ara". limpa. timus. kelenjar limfe. saluran napas. saluran 0erna *an saluran kemi" 23am+ar (4. !ungsi sistem imun *apat terganggu +aik primer maupun sekun*er se"ingga menim+ulkan keti*akseim+angan -ang *apat +ermanifestasi menja*i infeksi +erulang. pre*isposisi ter"a*ap keganasan *an autoimunitas.

3am+ar (. Argan *ari Sistem Imun

Sel-sel sistem imun *i+agi menja*i 2 golongan sel asal 23am+ar )4B 1. 3olongan sel asal pertama +erkem+ang menja*i B a. Megakarosit. sel asal trom+osit +. Critroi*. sel asal eritrosit 0. Sel m-eloi*. sel asal granulosit. mastositD+asofil. monosit *an makrofag 2. 3olongan sel asal -ang ke*ua +erkem+ang menja*i sel limfoi* sel asal sel B *an sel T. Sel m-eloi* kemu*ian +erkem+ang menja*i sel-sel -ang +erperanan *alam sistem imun nonspesifik *an sel limfoi* menja*i sel-sel -ang +erperanan *alam sistem imun spesifik.

&

3am+ar ). Sel *ari Sistem Imun

!ungsi Sel Sistem Imun 3ranulositosis Sel !ungsi Neutrofil Sel *ara" puti" pertama -ang *atang ketempat terja*in-a infeksiD pera*angan Cusinofil Mun0ul *itempat respon alergis *an mengak"iri respon pera*angan Basofil Bersirkulasi *alam aliran *ara" *an *iaktifkan ole" 0e*era atau infeksi. mengeluarkan "istamin-+ra*ikinin-serotonin -ang meningkatkan permea+ilitas kapiler *an aliran *ara" Sel-sel sistem imun *apat *i+agi menurut fungsin-a se+agai +erikutB I. Sel-sel sistem imun nonspesifik -ang ter*iri atas B a. !agosit 1. Mononuklear 2monosit *an makrofag4 2. !agosit polimorfonuklear atau polimorf atau granulosit +. Sel NK 2natural killer cell4 0. Sel Me*iator 2+asofil *an mastosit4 II. Sel-sel sistem imun spesifik -ang ter*iri atas B a. Sel T +. Sel B

Sel-sel sistem imun terse+ut ti*ak +ekerja sen*iri-sen*iri. tetapi merupakan kesatuan -ang +ekerja sama.

II.A.1. S! -s! Sis0!5 I5un N6n S7!si8i2

8espon Imun Non Spesifik *i+agi menja*i B 1. &!s76n I5un %isi2 8espon Imun Non Spesifik !isiologik +erupa komponen normal tu+u". selalu *itemukan pa*a in*i/i*u se"at *an siap men0ega" mikro+a masuk ke*alam tu+u" *an *engan 0epat men-ingkirkann-a. Ti*ak *itujukan ter"a*ap serangan antigen tertentu se"ingga *ise+ut non spesifik. Merupakan perta"anan ter*epan *alam meng"a*api +er+agai mikro+a *an *apat mem+erikan respon langsung. Ter*apat $ mekanisme perta"anan tu+u" alami ter"a*ap pat"ogen -ang akan masuk ke*alam tu+u". -aitu perta"anan fisik. mekanik. kimia. *an +iologis. a. 7erta"anan !isik Kulit mem+erikan peng"alang fisik +agi jalan masukn-a pat"ogen ke *alam tu+u". Lapisan luar sel-sel kulit mati -ang keras mengan*ung keratin *an sangat se*ikit air. se"ingga pertum+u"an pat"ogen menja*i ter"am+at. onto" 1at -ang meng"am+at pertum+u"an +akteri B
Air Mata Se+um 2Min-ak4 Mukus Kelenjar lakrimal mensekresi air mata. -ang melarutkan *an men0u0i mikroorganisme *an +a"an kimia pen-e+a+ iritasi mata Se+um *iekskresikan ole" kelenjar se+a0eous. mengan*ung asam lemak -ang memiliki aksi antimikro+al. <asil ekskresi sel-sel go+let -ang ter*apat *i sepanjang saluran pernapasan. Mukus merupakan 0airan len*er -ang lengket se"ingga *apat memerangkap pat"ogen -ang +erasal *ari u*ara.

+. 7erta"anan Mekanik 8am+ut <i*ung B Berfungsi se+agi filter u*ara -ang mele,ati saluran "i*ung. Bakteri *an partikel lain -ang terperangkap *i mu0us akan *iserap keluar *ari paru-paru ole" silia. 0. 7erta"anan Kimia Air mata. mu0us. sali/a. ASI *an keringat semuan-a mengan*ung 1at kimia -ang meng"am+at pertum+u"an mikroorganisme. :i*alamn-a ter*apat Cn1im Liso1im -ang +ekerja *engan mengkatalis "i*rolisis molekul *in*ing sel +akteri. ASI mengan*ung laktooksi*ase *an asam neuraminik +ersifat anti+a0terial ter"a*ap E.coli *an Staphylococcus. Selain itu a*a asam "i*roklorik -ang ter*apat pa*a 0airan lam+ung mem+unu" se+agian +esar mikroorganisme -ang masuk ke lam+ung.

*. 7erta"anan Biologis Ter*apat populasi +akteri ti*ak +er+a"a-a -ang "i*up *i kulit *an mem+rane mukosa -ang meng"am+at pertum+u"an +an-ak +akteri pat"ogen. Melin*ungi kita *engan 0ara +erkompetisi *engan +akteri pat"ogen *alam men*apatkan nutrient. 2. &!s76n I5un L/1u0

1'

S-stem imun non spesifik menggunakan +er+agai molekul larut -ang ter*iri atas sejumla" +esar protein. molekul larut tertentu *ipro*uksi *i tempat terja*in-a infeksi *an +erfungsi lo0al. :iantaran-a pepti*e antimikro+a seperti *efensin. katelisi*in *an I!N *engan efek anti/iral. !a0tor larut lainn-a *ipro*uksi *itempat -ang le+i" jau" *an *ikera"kan ke jaringan sasaran melalui sirkulasi seperti komplemen *an protein fase akut 27!ADA774 Bagian sel *alam respon imun larut B 1. Komplemen Ter*iri atas sejumla" +esar protein -ang +ila *iaktifkan akan mem+erikan proteksi ter"a*ap infeksi *an +erperan *alam respon inflamasi. !ungsi Komplemen B a. 7roteksi ter"a*ap infeksi +. Berperan *alam respon inflamasi 0. Berperan se+agai opsonin 2anti +o*i -ang +ekerja *engan merangsang leukosit untuk men-erang antigenD kuman4 -ang memperkuat *an memperlan0ar fagositosis partikel antigen ole" makrofag *. Menim+ulkan *estruksiD lisis 2kerusakan4 +akteri *an parasit. Anti+o*- *engan +antuan komplemen *apat meng"an0urkan mem+rane lapisan lipopolisakari*a 2L7S4 *in*ing sel se"ingga menim+ulkan kematian mikro+a. 2. 7rotein !ase Akut 27!ADA774 Merupakan peru+a"an pa*a ka*ar +e+erapa protein *alam serum selama fase akut infeksi. Bagian *ari 7!AD A77 B -8ea0ti/e 7rotein 2 874 Merupakan golongan protein sala" satu 7!ADA77 -ang ka*arn-a *alam *ara" meningkat pa*a infeksi akut. A*an-a 87 -ang tetap tinggi menunjukkan infeksi -ang persisten. - Lektin Merupakan molekul larut *alam plasma -ang *apat mengikat mananDmanosa *alam polisakari*a 2permukaan +an-ak +akteri tetapi ti*ak pa*a sel /erte+rata4. Berperan se+agai opsonin. mengaktifkan komplemen #. Sitokin Merupakan pirogen en*ogen. tumor ne0rosis fa0tor 2TN!4. *an Interleukin -ang *ipro*uksi *an *ilepas selama terja*i infeksi ole" +akteri lipopolisakari*a 2L7S4. Ketigan-a *ise+ut sitokin proinflamasi. merangsang "ati untuk mensintesis *an melepas sejumla" protein plasma seperti 7!A.

3. &!s76n I5un S! u !1

11

Ter*iri *ari fagosit. sel Natural Killer 2NK4. *an Cosinofil *apat *itemukan *alam sirkulasi atau jaringan untuk mengenal pro*uk mikro+a esensial -ang *iperlukan untuk "i*up.

3am+ar %. Sel Sistem Imun Non Spesifik

A. S! %/36si0 Istila" Reticulo Endothelial System 28CS4 a*ala" istila" lama -ang merupakan se+utan kolektif untuk semua sel fagosit -ang *apat "i*up lama *i seluru" jaringan tu+u". Sekarang sistem terse+ut *ise+ut sistem fagosit makrofag. 1. %/36si0 M6n6nu2 !/1 a. Sel monosit Asal fagosit mononuklear a*ala" sel asal *alam sumsum tulang. *i+uat *i jaringan geta" +ening. Sesu*a" +erproliferasi *an menja*i matang. sel terse+ut masuk ke *alam pere*aran *ara". :i *alam sirkulasi sel ini *ise+ut monosit -ang +erfungsi se+agai fagosit. !ungsin-a se+agai Antigen Presenting Cell 2A7 4. men-erang mikro+a *an sel kanker. mempro*uksi sitokin. mengera"kan perta"anan se+agai respon ter"a*ap infeksi. +. Sel makrofag Setela" 2$ jam. sel monosit akan +ermigrasi *ari pere*aran *ara" ke tempat tujuan *i +er+agai jaringan *an *i sana +er*iferensiasi se+agai makrofag. >a*i makrofag terse+ut +ukanla" sta*ium ak"ir karena sel itu masi" *apat mem+ela"

12

*iri mem+entuk protein *an *apat +erta"an "i*up +er+ulan+ulan. Sel terse+ut *ise+ut juga fixed macrophage *an +er+entuk k"usus -ang tergantung *ari alatDjaringan -ang *itempati. Naman-a +er+e*a-+e*a tapi semuan-a mempun-ai persamaan -aitu *apat mengikat *an memakan partikel antigen serta sekresi sitokin -ang merangsang inflamasi. Menurut fungsin-a makrofag *apat *i+agi menja*i 2 golonganB 1. Fagosit professional Monosit *an makrofag mengan*ung aparat golgi -ang kompleks *an lisosom -ang mengan*ung +er+agai "i*rolase asam *an peroksi*ase -ang *iperlukan untuk pem+unu"an intraseluler. Monosit *an makrofag menempel *engan kuat pa*a permukaan gelas D plastik *an akan memakan mikroorganisme atau sel tumor in /itro. Monosit *an makrofag juga mempun-ai reseptor untuk interferon *an Migration Inhibition actor 2MI!4. Selanjutn-a monosit *an makrofag *apaat *iaktifkan ole" Macrophage Acti!ating actor 2MA!4 -ang *ilepas ole" sel T -ang tersensitisasi. :isamping itu monosit *an makrofag juga *apat melepaskan +a"an-+a"an seperti komplemen. interferon *an monokin. 2. Antigen Presenting Cell (A$9) Ke+an-akan antigen -ang masuk ke *alam +a*an *itemukan +e+as atau *iikat pa*a permukaan sel A7 . Antigen terse+ut "arus *iangkut melalui sistem limfatik ke organ limfatik sekun*er seperti limpa *an kelenjar limfe se+elum *apat *ipresentasikan ke sel-sel limfosit. Sering antigen terse+ut "arus *iproses terle+i" *a"ulu ole" A7 se+elum *apat *ikenal ole" limfosit. A*a +ukti-+ukti +a",a antigen ole" makrofag *an *ija*ikan pepti*e ke0il-ke0il -ang imunogenik. Ber+agai sel -ang *apat +erfungsi se+agai A7 a*ala" sel *en*ritik *alam kelenjar limfoi*. sel langer"ans *i kulit. sel kupffer *i "ati. sel mikroglial *i susunan saraf pusat *an juga sel B. Sekarang sel *en*ritik *itemukan *alam sirkulasi *an +er+agai organ limfoi* perifer *an merupakan stimulator kuat *alam terja*in-a miFe* leu0o0-te rea0tion *an +erfungsi se+agai A7 *alam respons imun primer. 2. %/36si0 $6 i56186nu2 !/1 !agosit polimorfonuklear atau polimorf atau granulosit *i+entuk *alam sumsum tulang *engan ke0epatan & jutaDmenit *an "i*up selama 2-# "ari se*ang monositDmakrofag *apat "i*up untuk +e+erapa +ulan sampai ta"un. 3ranulosit merupakan )'-%' G *ari

1#

seluru" jumla" sel *ara" puti" normal. tetapi *itemukan juga *iluar pem+ulu" *ara" ole" karena *apat menem+us *in*ing pem+ulu" *ara". 3ranulosit *i+agi menurut pe,arnaan "istologik menja*i neutrofil. eosinofil *an +asofil. Sel terse+ut +ersama *engan anti+o*i *an komplemen +erperan pa*a inflamasi akut. !ungsi utama polimorf a*ala" fagositosis. >umla" polimorf -ang menurun sering *isertai *engan meninggin-a kerentanan ter"a*ap infeksi. a. Neutrofil Neutrofil merupakan %'G *ari jumla" leukosit *alam sirkulasi. Biasan-a "an-a +era*a *alam sirkulasi kurang *ari $& jam se+elum +ermigrasi. Butir-+utir a1urofilik primer 2lisosom4 mengan*ung "i*rolase asam. mieloperoksi*ase *an neutromi*ase 2liso1im4. se*ang +utir-+utir sekun*er atau spesifik mengan*ung laktoferin *an liso1im. Neutrofil mempun-ai reseptor untuk fraksi !0 anti+o*i *an komplemen -ang *iaktifkan. Mikroorganisme -ang *i0erna *isimpan *alam /akuol -ang *ise+ut fagosom. Berfungsi memakan antigen. mem+unu" mikro+a *an memakan jaringan tu+u" -ang mati. +. Cosinofil Cosinofil merupakan 2-( G *ari sel *ara" puti" orang se"at tanpa alergi. Seperti neutrofil. eosinofil juga +erfungsi se+agai fagosit. Cosinofil *apat pula *irangsang untuk *egranulasi seperti "aln-a pa*a sel mastosit *an +asofil. Me*iator-me*iator -ang *ilepas pa*a *egranulasi terse+ut *apat menginaktifkan me*iator-me*iator -ang *ilepas ole" sel mastositD+asofil pa*a reaksi alergi. Cosinofil mengan*ung +er+agai granul seperti ma"or basic protein 2MB74. eosinofil cationic protein 2C 74. eosinofil deri!ed neurotoxin 2C:N4 *an eosinofil peroxidase 2C7A4 -ang +ersifat toksik *an *apat meng"an0urkan sel sasaran +ila *ilepas. Cosinofil *i*uga juga +erperan pa*a imunitas 0a0ing. Cosinofil *apat mengikat skistosama -ang *ilapisi Ig3 untuk kemu*ian melalui *egranulasi melepaskan protein -ang toksik. Cosinofil memiliki +er+agai reseptor *an juga seperti "aln-a *engan mastosit memiliki reseptor untuk IgC pa*a permukaann-a *an +erperanan pa*a imunitas parasit. -. S! N/0u1/ Ki !1 (NK) Se+agian sel limfoi* ti*ak mengan*ung petan*a seperti -ang *itemukan pa*a permukaan sel B *an sel T. ole" karena itu *ise+ut sel nol 2'4 atau sel polulasi ketiga atau nonTnonB. Sel terse+ut +erupa #arge $ranular #ymphocyte 2L3L4 -ang *apat *ikenal ole" karena memiliki petan*a permukaan :() *an :1) tetapi ti*ak :#. 7a*a orang normal merupakan 1'-1(G *ari limfosit perifer *an 1-2G *ari

1$

limfosit limpa. memiliki +an-ak sekali sitoplasma. Sel nonT nonB terse+ut *i+agi *alam sel NK *apat mem+unu" sel tumor *an sel -ang mengan*ung /irus *engan 0ara nonspesifik tanpa +antuan anti+o*i se*ang sel K merupakan efektor Antibody %ependent Cell Cytotoxicity 2A: 4 -ang *apat mem+unu" sel terse+ut se0ara nonspesifik tetapi "an-a terja*i +ila sel sasarann-a *ilapisi anti+o*i. 9. S! M!:i/061 1. Basofil *an mastosit >umla" sel +asofil -ang *itemukan *alam sirkulasi *ara" sangat se*ikit. -aitu kurang *ari '.( G seluru" sel *ara" puti". Sel +asofil +erfungsi se+agai sel fagosit. tetapi -ang jelas sel terse+ut +erfungsi se+agai sel me*iator. Mastosit a*ala" sel -ang *alam struktur. fungsi *an proliferasin-a serupa *engan +asofil. Lain "aln-a *engan +asofil. sel mastosit "an-a *itemukan *alam jaringan. Baik sel mastosit maupun sel +asofil melepaskan +a"an+a"an -ang mempun-ai akti/itas +iologik. antara lainB meningkatkan permea+ilitas /askuler *an respons inflamasi serta mengerutkan otot polos +ronkus. Basofil *an mastosit -ang *iaktifkan melepas +er+agai me*iator serta sitokin. Mastosit memiliki reseptor untuk IgC *an karenan-a *apat *iaktifkan ole" allergen -ang spesifik. :isamping melalui mekanisme IgC. mastosit *apat pula *iaktifkan *an melepas me*iator-me*iatorn-a atas +er+agai pengaru". Selain pa*a alergi peningkatan IgC sering pula *i"u+ungkan *engan imunitas parasit.

3am+ar &. >enis-jenis Me*iator

1(

1. Me*iator preformed Amin B "istamine. serotonin. 7rotease netral B triptase. protease. kemotriptik 7roteoglikan B "eparin. kon*roitin sulfat <i*rolase asam B +-"eksosamini*ase. +-glukuroni*ase !aktor kemotaktik 2. &e'ly generated 7ro*uk asam araki*onat a. Leukotrin 2LT $. LT:$. LTC$4 +. 7ro*uk siklooksigenase 273:24 Platelet acti!ating factor 27A!4 #. Sitokinin 2!aktor pertum+u"an *an regulatori4 Interleukin 2IL-1. IL-#. IL-$. IL-(. IL-)4 !aktor inflamasi 2T3!-H. TN!-I4 Interferon J 2I!NJ4 $ro'th factor 23M- S!4
Ta+el 1. Me*iator-me*iator -ang *ilepas +asofil *an mastosit

2. Trom+osit 7eranan trom+osit -ang +an-ak *iketa"ui iala" "emostasis melalui pem+entukan agregasi *i *in*ing /askuler -ang rusak. >umla" trom+osit -ang menurun akan *isertai *engan per*ara"an. Se+etuln-a trom+osit mempun-ai peranan penting pula pa*a inflamasi. Trom+osit merupakan sel *ara" *engan jumla" ter+an-ak *alam sirkulasi setela" sel *ara" mera". >umla" trom+osit +er+an*ing leukosit a*ala" sekitar 2'-(' +er+an*ing satu. <al-"al -ang mengaktifkan leukosit akan pula mengaktifkan trom+osit. Trom+osit *iaktifkan melalui petan*a permukaan -ang *imilikin-a. Sekarang tela" *iketa"ui +a",a trom+osit +erperanan pa*a "emostasis. mo*ulasi respons inflamasi. sitotoksik se+agai sel efektor *an pen-em+u"an jaringan. Aki+at kerusakan en*otel. trom+osit melekat *an menggumpal pa*a permukaan en*otel serta melepas +er+agai +a"an antara lain serotonin -ang *apat meningkatkan permea+ilitas /askuler *an mengaktifkan komplemen untuk melepas faktor kemotaktik. Trom+osit *iaktifkan pula ole" Platelet Acti!ating actor 27A!4 -ang *ilepas sel lain seperti mastosit.

1)

II.A.2. S! -s! Sis0!5 I5un S7!si8i2 8espon Imun Spesifik mempun-ai kemampuan untuk mengenal +en*a -ang *ianggap asing +agi *irin-a. Ben*a asing -ang pertama kali terpajan *engan tu+u" menim+ulkan sensitasi se"ingga antigen -ang sama *an masuk tu+u" untuk ke*ua kali-a akan *ikenal le+i" 0epat *an kemu*ian *i"an0urkan. se"ingga s-stem ini *ise+ut spesifik. S-stem imun spesifik *i+agi menja*i B 1. 8espon Sistem Imun Spesifik <umoral :iperankan ole" Limfosit B atau Sel B melepas anti+o*i untuk men-ingkirkan mikro+a ekstraseluler. Sel B +erasal *ari sel asal multipoten *i sumsum tulang. Sel B -ang *irangsang ole" +en*a asing akan +erpoliferasi. +er*iferensiasi *an +erkem+ang menja*i sel plasma -ang melepas anti+o*-. !ungsi utama s-stem imun spesifik "umoral iala" perta"anan ter"a*ap infeksi ekstraselular. /irus *an +akteri serta menetralkan toksinn-a. 2. 8espon Sistem Imun Spesifik Selular :iperankan ole" Limfosit T atau Sel T mengaktifkan makrofag se+agai efektor untuk meng"an0urkan mikro+a atau mengaktifkan sel -totoFi0 ell 2T04 se+agai efektor -ang meng"an0urkan sel terinfeksi. Sel T *i+entuk *alam sumsum tulang. tetapi proliferasi *an *iferensiasin-a terja*i *i kelenjar timus atas pengaru" +er+agai fa0tor asal timus. !ungsi utama s-stem imun spesifik selular iala" perta"anan ter"a*ap +akteri -ang "i*up intraselular. /irus jamur. parasit *an keganasan

3am+ar E. Sel Sistem Imun Spesifik

1%

Limfosit -ang ter*iri atas sel T *an sel B merupakan kun0i pengontrol sistem imun -ang merupakan 2'G *ari semua leukosit *alam sirkulasi *ara" orang *e,asa. Sel-sel terse+ut *apat mengenal +en*a asing *an mem+e*akann-a *ari sel jaringan sen*iri. Biasan-a sel limfosit "an-a mem+erikan reaksi ter"a*ap +en*a asing. tetapi ti*ak ter"a*ap sel sen*iri. Kemampuan mengenal limfosit terse+ut *ise+a+kan ole" a*an-a reseptor pa*a permukaan sel. Sel limfosit merupakan sel -ang +erperan utama *alam sistem imun spesifik. sel T pa*a imunitas selular *an sel B pa*a imunitas "umoral. A. S! T 7a*a neonatus. timus merupakan sala" satu tempat proliferasi sel. :i*uga E'G timfosit -ang gagal memperole" reseptor -ang *iperlukan untuk +erfungsi akan *i"an0urkan. Sel T merupakan )(-&'G *ari semua limfosit *alam sirkulasi. :i+a,a" mikroskop +iasa sel T ti*ak *apat *i+e*akan *ari sel B. 1. 7etan*a permukaan 7roses pematangan sel T *isertai *engan tim+uln-a sifatsifat +aru *an petan*a *iferensiasi seperti en1im. glikoprotein *an reseptor spesifik. Sel T mempun-ai reseptor pa*a permukaan sel -ang *apat mengikat sel *ara" mera" +iri-+iri. 7etan*a permukaan 2surface marker4 terse+ut *apat *igunakan untuk mem+e*akann-a *ari sel B *engan pemeriksaan 0ara rosette *an tek"nik imunofluoresen. :engan +antuan teknik imunofluorosensi *an anti+o*i monoklonal. sel-sel su+set sel T *apat *i+e*akan satu *ari -ang lain. Ke+an-akan sel T mempun-ai # glikoprotein permukaan -ang *apat *iketa"ui *engan anti+o*i monoklonal T11. T1 *an T#. Singkatan T *isini +erasal *ari Art"o -ang mem+uat anti+o*i terse+ut. 7etan*a -ang *itemukan *alam perkem+angan sel T iala" reseptor -ang *apat mengikat sel *ara" mera" +iri-+iri *an mem+entuk rosette -ang *ikenal se+agai T 11. Meskipun fungsi reseptor terse+ut +elum *iketa"ui. tetapi reseptor terse+ut *apat *igunakan se+agai petan*a *iferensiasi sel T terutama ole" karena petan*a terse+ut menetap selama pematangan sel T selanjutn-a. :alam fase *iferensiasi selanjutn-a tim+ul 2 petan*a +aru -aitu T$ *an T& masing-masing *engan +erat molekul )2.''' *an %).'''. T$ +erfungsi *alam pengenalan molekul kelas II M< *an T& *alam pengenalan molekul kelas I M< . T1 B :alam *iferensiasi selanjutn-a tim+ul reseptor T1. T# B :itemukan *alam semua sel T -ang matang merupakan reseptor -ang *iperlukan *alam perangsangan sel T.

1&

T;T (Terminal deoxyribonucleotidyl Transferase) T0T a*ala" en1im -ang *iperlukan untuk menemukan pre T cell. :alam fase ak"ir se+elum sel T meninggalkan timus. sel T mulai *apat +erfungsi *engan "ilangn-a petan*a T $ atau T&. kemu*ian menja*i T$KT& 2terutama +erfungsi se+agai helper *an pa*a "ipersensiti/itas lam+at4 atau T$-T&K 2terutama +erfungsi *alam supresi atau sitotoksik4. :e,asa ini T$ atau T& le+i" +an-ak *i"u+ungkan *engan molekul M< -ang *iperlukan *alam pengenalan *an +ukan *alam fungsi. >a*i T $ *an T& le+i" merupakan struktur -ang memungkinkan untuk *apat *ikenal. T$ *ikenal molekul M< kelas II *an T& ole" M< kelas I. $!0/n:/ Cluster Differentiation (9D) :e,asa ini tela" *ikenal +er+agai petan*a permukaan -ang menunjukkan sel T *alam +er+agai fase pertum+u"an. Molekul terse+ut *ikenal se+agai Cluster %ifferentiation 2 :4. Se+agai 0onto" iala" molekul :2 -ang *apat mengikat sel *ara" mera" kam+ing. :# +er"u+ungan erat sekali *engan reseptor sel T *an +erperanan *alam meneruskan sin-al akti/asi -ang *atang *ari luar sel ke +agian *alam *ari sel 2+ila a*a interaksi antara antigen molekul M< *an reseptor sel T4. 2. 7etan*a fungsional Mitogen *an lectin merupakan +a"an alamia" -ang mempun-ai kemampuan mengikat *an merangsang +an-ak klon limfoi* untuk poliferasi *an *iferensiasi. Ba"an-+a"an terse+ut *ise+ut mitogen *an sering *ise+ut akti/ator poliklonal ole" karena *apat merangsang semua kelas limfosit *an +ukan "an-a merangsang klon *engan spesifitas k"usus. 3likoprotein 2lectin4 asal tanaman -aitu concana!alin A 20on-A4 *an phytohemaglutinin 27<A4 merupakan mitogen poten untuk sel T *an +erguna untuk i*entifikasi *an mempelajari fungsi sel terse+ut. Lipopolisakari*e 2L7S4 -ang *iperole" *ari *in*ing sel +akteri gram negati/e mempun-ai efek nitrogen -ang sama ter"a*ap sel B. Poke'eed merupakan mitogen +aik untuk sel B maupun sel T. #. !ungsi sel T !ungsi sel T umumn-a iala" B Mem+antu sel B *alam pro*uksi anti+o* Mengenal *an meng"an0urkan sel -ang terinfeksi /irus Mengaktifkan makrofag *alam fagositosis Mengontrol am+ang *an kualitas sistem imun Su+set sel T Sel T ter*iri atas +e+erapa sel su+set se+agai +erikut B a. Sel T" 2T helper4

$.

1E

Sel T" +erperan menolong sel B *alam mempro*uksi anti+o*i. 5ntuk mem+entuk anti+o*i. ke+an-akan antigen 2T dependent antigen4 "arus *ikenal le+i" *a"ulu +aik ole" sel T maupun ole" sel B. Sel T" juga +erpengaru" atas sel T0 *alam mengenal sel -ang terinfeksi /irus *an jaringan 0angkok allergenik. Istila" sel T inducer *ipakai untuk menunjukkan akti/itas sel T" *alam mengaktifkan sel su+set T lainn-a. Sel T" juga melepas limfokin -ang mengaktifkan makrofag *an sel-sel lainn-a. +. Sel Ts 2T suppressor4 Sel Ts +erperan menekan akti/itas sel T -ang lain *an sel B. Menurut fungsin-a sel Ts *apat *i+agi menja*i sel Ts spesifik untuk antigen tertentu *an sel Ts nonspesifik. 0. Sel T*" atau T* 2delayed hypersensiti!ity4 Sel T"* a*ala" sel -ang +erperan pa*a pengera"an makrofag *an sel inflamasi lainn-a ke tempat terja*in-a reaksi "ipersensiti/itas tipe lam+at. :alam fungsin-a sel T*" se+enarn-a men-erupai sel T". Melalui sitokinin -ang *ilepas sel T" juga +erperanan pa*a akti/asi limfosit lainn-a *an monosit antara lain pengera"an makrofag *an sel inflamasi -ang terli"at pa*a reaksi inflamasi "ipersensiti/itas lam+at. Sel T -ang aktif +erperanan pa*a jenis reaksi terse+ut a*ala" sel T*". 7a*a tikus. sel T" *apat *i+e*akan *ari sel T*" tetapi pa*a manusia per+e*aan antara ke*ua sel terse+ut +elum *apat *itunjukkan. *. Sel T0 20-totoFi04 Sel T0 mempun-ai kemampuan untuk meng"an0urkan sel allorgeneik *an sel sasaran -ang mengan*ung /irus. Sel T" *an Ts *ise+ut juga sel T regulator se*ang sel T*" *an sel T0 *ise+ut sel T efektor. -. S! Sel B +erkem+ang *alam +ursa fa+ri0ius -ang tim+ul *ari epitel kloaka. 7a*a manusia +elum *i*apatkan "al -ang analog *engan +ursa terse+ut *an pematangan terja*i *i sumsum tulang atau *i tempat -ang +elum *iketa"ui. Setela" matang sel B +ergerak kealat-alat seperti limpa. kelenjar limfoi* *an tonsil. 7ematangan sel B terja*i *alam +er+agai ta"ap. Sel B termu*a *itemukan *alam "ati fetus *an sumsum tulang *an +elum mempun-ai immunoglo+ulin permukaanDpetan*a. Mula-mula *i+entuk IgM *alam sitoplasma -ang *apat *igunakan se+agai 0iri *ari pre-Bcell. :alam sta*ium selanjutn-a. IgM terse+ut *i*orong keara" mem+rane sel *an kemu*ian *ija*ikan reseptor monomerik permukaan sIgM. Sekarang sel *apat mengenal antigen untuk pertama kali. Kontak antara antigen *an sel B mu*a ini ti*ak menim+ulkan ekspansi *an

2'

*iferensiasi le+i" lanjut. :alam perkem+angan selanjutn-a *i+entuk Ig: -ang kemu*ian juga *i*orong keara" mem+rane sel. Sel -ang su*a" memiliki reseptor IgM *an Ig: *ianggap matang. Ke+an-akan sel B -ang matang *an +elum *iaktifkan meninggalkan sumsum tulang. 7erkem+angan sel B *alam sumsum tulang a*ala" antigen in*epen*en tetapi perkem+angan selanjutn-a memerlukan rangsangan *ari antigen. Sel B *alam istira"at +erukuran ke0il *engan se*ikit sekali sitoplasma. Bila *iaktifkan +erkem+ang menja*i limfo+las. Be+erapa *iantaran-a menja*i matangDsel plasma -ang ti*ak memiliki lagi Ig pa*a permukaann-a. tetapi mampu mempro*uksi anti+o*i +e+as. Be+erapa limfo+las +erkem+ang menja*i sel memori. Atas pengaru" antigen melalui sel T. sel B +erfoliperasi *an +er*iferensiasi menja*i sel plasma -ang mampu mem+entuk *an melepas Ig *engan spesifitas -ang sama seperti reseptor -ang a*a pa*a permukaan sel prekusorn-a. 7a*a ,aktu -ang sama se+agaian sel -ang *i+entuk akan kem+ali ke *alam fase istira"at. sel B -ang matang se+agai sel B memori -ang *apat mem+erikan respons imun *engan le+i" 0epat. 8angsangan antigen pertama menim+ulkan *ipro*uksin-a IgM *an rangsangan selanjutn-a menim+ulkan Ig3 atau IgA atau IgC. Se+a+ -ang men-e+a+kan s'itch ini +elum *iketa"ui. Sel B merupakan (-2(G *ari jumla" seluru" limfosit *alam sirkulasi. jumla"n-a sekitar 1'''-2''' selDmmL. !ungsi utaman-a iala" mempro*uksi anti+o*i. Sel B *itan*ai *engan a*an-a immunoglo+ulin -ang *i+entuk *i *alam sel *an kemu*ian *ilepas. tetapi se+agian menempel pa*a permukaan sel -ang selanjutn-a +erfungsi se+agai reseptor antigen. Ke+an-akan sel B perifer mengan*ung IgM *an Ig: *an "an-a +e+erapa sel -ang mengan*ung Ig3. IgA *an IgC pa*a permukaan terse+ut -ang *apat *itemukan *engan teknik imunofluoresen. Sel-sel limfoi* ti*ak *apat *i+e*akan satu *ari lainn-a *engan mikroskop +iasa. Ber+agai petan*a antara lain -ang a*a pa*a permukaan sel *apat *igunakan untuk mengenal fenotipn-a. I3 7!15u2//n (sIg) Semua sel B memiliki molekul Ig pa*a permukaann-a. atau "an-a IgM atau "an-a Ig3. &!s!7061 %; (FcR) Semua sel B memiliki reseptor ter"a*ap fraksi !0 2 cR4 *ari Ig3. 8eseptor terse+ut *apat *itunjukkan *engan menam+a"kan sel *ara" mera" +iri-+iri -ang *ilapisi anti+o*i Ig3 ke larutan sel B -ang akan mem+entuk rosette.

21

&!s!7061 93 Sel B memiliki pula reseptor ter"a*ap komponen komplemen -ang *iaktifkan #+. Ale" karena itu sel B *apat pula *itunjukkan *engan 0ara rosette seperti *i atas *engan menggunakan sel *ara" mera" +iri+iri -ang *ilapisi *engan #. &!s!7061 Epstein arr !irus (E-<) Epstein (arr )irus 2CB?4 *apat *iikat sel B melalui reseptor spesifik 28 #*4. Infeksi CB? sering menim+ulkan replikasi sel B -ang sta+il *an terus menerus. $1!s!n0/si /n0i3!n :/n MH9 Seperti "aln-a *engan makrofag. sel B memiliki antigen kelas II M< -ang *iperlukan untuk merangsang sel T. Sel B *apat mengikat antigen melalui anti+o*i pa*a permukaann-a *an mempresentasikann-a ke sel T *alam "u+ungann-a *engan M< kelas II. $16 i8!1/si :/n 7!5/0/n3/n s! - :/n s! T :alam perkem+angann-a satu sel B atau sel T memiliki reseptor spesifik untuk satu jenis antigen selama sel itu "i*up. Sel-sel -ang +elum *irangsang antigen. *ise+ut sel pera,an. Bila sel terse+ut +ertemu *engan antigen melalui sel asesori 2A7 4 maka sel pera,an -ang se*ang +era*a *alam kea*aan istira"at akan +erpoliferasi *an menja*i matang se+agai sel efektor. Se+agian sel pera,an +eserta sel memori terse+ut *ise+ar ke seluru" jaringan tu+u" melalui sirkulasi *ara" *an limfe se"ingga *apat memantau jaringan tu+u" ter"a*ap serangan mikroorganisme. Sel B *an sel T -ang memiliki reseptor untuk antigen spesifik *i+entuk *alam kelenjar limfe primer se+agai limfosit pera,an. Aki+at rangsangan antigen spesifik. sel-sel terse+ut +erpoliferasi *an +er*iferensiasi menja*i sala" satu sel terse+ut *i +a,a" ini B 1. Sel efektor 2misaln-a sel T *engan fungsi sitotoksik atau fungsi lain. atau sel plasma -ang melepaskan anti+o*i -ang ter+entuk *ari sel B -ang matang4. 2. Sel memori. 7roliferasi sel efektor *an sel memori terse+ut *i atas *ise+ut respons primer. Bila sel memori *irangsang ulang ole" antigen -ang sama. maka sel terse+ut akan +erproliferasi le+i" 0epat -ang *ise+ut respons sekun*er -aitu se+agian sel akan +erkem+ang menja*i sel efektor se*ang se+agian sel lainn-a tetap +erkem+ang se+agian sel memori. Ak"irn-a sel B +erkem+ang menja*i sel plasma. Sel plasma jarang terli"at *alam sirkulasi 2kurang *ari '.2G seluru" jumla" leukosit4 *an +iasan-a ter+atas pa*a organ limfoi* sekun*er *an jaringan. Immunoglo+ulin -ang *i+entuk sel plasma *apat *itemukan *alam sitoplasma *an permukaan sel *engan teknik imunofluoresen.

22

Biasan-a sel B akan *irangsang menja*i sel plasma sel plasma -ang mem+entuk anti+o*i atas pengaru" antigen -ang sel T *epen*en. Tetapi sel B *apat pula mem+entuk anti+o*i atas pengaru" antigen -ang sel T in*epen*en.

II.-. M!2/nis5! K!14/ Sis0!5 I5un

3am+ar E. Mekanisme Kerja Sistem Imun

Mekanisme kerja sistem imun *apat *i+agi 2. -aituB 1. Sistem imun "umoral iala" sistem imun jaringan atau *iluar sel -ang +erperan a*ala" Sel B 6anti+o*i6. 2. Sistem imun 0ellular iala" sistem imun -ang +ekerja pa*a sel -ang terinfeksi antigen.

2#

3am+ar 1'. 7em+agian Mekanisme Kerja Sistem Imun

2$

II.9. %/2061-8/2061 =/n3 M!57!n3/1u"i Sis0!5 I5un

3am+ar 11. !aktor-faktor Mempengaru"i Sistem Imun

Be+erapa faktor penting 2*eterminan4 mempengaru"i sistem imun. -aitu B -!n:/ /sin3# Sesuatu molekulD+en*a asing untuk mempengaru"i gerak +alas imun. La1imn-a tu+u" ti*ak meng"asilkan gerak +alas imun ter"a*ap +a"an *iri 2self4. Tetapi ke0uali *i mana in*i/i*u itu meng"asilkan gerak +alas imun ter"a*ap antigen-antigen sen*iri. :ise+ut juga se+agai gerak +alas /u06i5un 2autoimmunity4. Usi/ Infeksi le+i" sering terja*i *an le+i" +erat pa*a anak usia +alita. *ikarenakan sistem imun -ang +elum matang pa*a usia mu*a. 5sia lanjut *isertai *engan penurunan resistensi ter"a*ap infeksi terutama /irus. % 61/ >/20!1i n615/ B !lora +akteri normal *i kulit *apat mempero*uksi +er+agai +a"an antimikro+ial seperti +akteriosin *an asam. Nu01isi B nutrisi -ang +uruk menurunkan resistensi ter"a*ap infeksi. *imana men-ulitkan proliferasi /irus se"ingga seseorang *engan nutrisi +uruk *apat le+i" ta"an ter"a*ap infeksi /irus tertentu *i+an*ing *engan orang -ang nuntrisin-a le+i" +aik. %/2061-8/2061 3!n!0i2# 5pa-a untuk meng"asilkan respons ter"a*ap sesuatu imunogenDantigen *ipengaru"i ole" faktor-faktor genetik.

2(

-A- III KESIM$ULAN Lingkungan "i*up kita mengan*ung +er+agai +a"an organik *an anorganik. +aik -ang "i*up seperti +akteri. /irus. jamur. parasit maupun -ang mati. Setiap "arin-a. jutaan +akteri. mikro+a. /irus. ra0un. 1at kimia *an parasit +erusa"a *engan segala 0ara masuk ke*alam tu+u" kita untuk mem+uat kita sakit. 5ntuk menangkaln-a. *iperlukan sistem perta"anan tu+u" +erlapis-lapis *an kompleks tetapi juga menarikagar serangan *ari jutaan +akteri. mikro+a. /irus. ra0un *an parasit ini *apat *ilema"kan *engan 0ara +erta"ap. Sistem keke+alan tu+u" sen*iri *iartikan se+agai semua mekanisme -ang *igunakan ole" tu+u" untuk menangkal pengaru" faktor atau 1at -ang +erasal *ari lingkungan. -ang asing +agi tu+u" kita. Se0ara garis +esar. sistem keke+alan tu+u" kita *i+agi menja*i *ua +agian. -aitu sistem keke+alan alami 2innate immunit-4 *an sistem keke+alan *apatan 2a09uire* immunit-4 -ang ke*uan-a saling +ekerja sama menangkal 1at asing *ari luar tu+u" -ang tentu apa+ila *i+iarkan akan +er+a"a-a +agi tu+u". 8espon imun *iperlukan untuk tiga "al -aitu B perta"anan ter"a*ap mikroorganisme. "omeostatis eliminasi ter"a*ap komponen-komponen tu+u" -ang su*a" tua *an -ang ketiga peng"an0uran sel-sel -ang +ermutasi. Sel-sel sistem imun terse+ar *iseluru" tu+u" *an *itemukan *i *alam *ara". limpa. timus. kelenjar limfe. saluran napas. saluran 0erna *an saluran kemi". Sel-sel terse+ut +erasal *ari sel asal -ang multipoten -ang kemu*ian +er*iferensiasi menja*i 2 golongan sel asal B 1. 3olongan sel asal pertama +erkem+ang menja*i B a. Megakarosit. sel asal trom+osit +. Critroi*. sel asal eritrosit 0. Sel m-eloi*. sel asal granulosit. mastositD+asofil. monosit *an makrofag 2. 3olongan sel asal -ang ke*ua +erkem+ang menja*i sel limfoi* sel asal sel B *an sel T. Sel m-eloi* kemu*ian +erkem+ang menja*i sel-sel -ang +erperanan *alam sistem imun nonspesifik *an sel limfoi* menja*i sel-sel -ang +erperanan *alam seistem imun spesifik. Sel-sel sistem imun -ang +ekerja se+agai kesatuan -ang +ekerjasama terse+ut *apat *i+agi menurut fungsin-a se+agai +erikut B I. Sel-sel sistem imun nonspesifik -ang *i+a,a sejak la"ir -ang ter*iri atas B a. !agosit 1. Mononuklear 2monosit +erasal *ari *alam sumsum tulang -ang setela" +erpoliferasi menja*i matang masuk *alam pere*aran *ara". setela" 2$ jam sel monosit +ermigrasi *ari pere*aran *ara" ke tempat tujuan *i +er+agai jaringan *an +er*iferensiasi se+agai makrofag mengikat *an memakan partikel antigen. monositD makrofag *apat "i*up untuk +e+erapa +ulan sampai ta"un4 2. !agosit polimorfonuklear atau polimorf atau granulosit 2*i+entuk *alam sumsum tulang setiap & juta per menit *an +erta"an "i*up selama 2-# "ari.

2)

merupakan )'-%'G *ari seluru" jumla" sel *ara" puti" normal -ang menurut pe,arnaan "istologik *i+agi menja*i neutrofil 2%'G *ari jumla" leukosit *alam sirkulasi4. eosinofil 22-(G *ari sel *ara" puti" orang se"at tanpa alergi4 *an +asofil 2kurang *ari '.(G *ari seluru" sel *ara" puti"4. Berfungsi pa*a fagositosis. +. Sel NK 2natural killer cell4 0. Sel me*iator 2+asofil *an mastosit4 II. Sel-sel sistem imun spesifik -ang *iperole" *ari anti +o*i ter*iri atas B a. Sel T. merupakan )(-&'G *ari semua limfosit *alam sirkulasi -ang +erfungsi mem+antu Sel B *alam pro*uksi anti+o*i. mengenal *an meng"an0urkan sel -ang terinfeksi /irus. mengaktifkan makrofag *alam proses fagositosis. mengontrol am+ang *an kualitas sistem imun agar ti*ak +erle+i" atau kekurangan. +. Sel B. merupakan (-1(G *ari jumla" seluru" limfosit *alam sirkulasi. +erfungsi mempro*uksi anti+o*i.

Mekanisme kerja sistem imun *i+agi menja*i Sistem Imun <umoral +ekerja *iluar sel atau *i*alam jaringan *an Sistem Imun ellular -ang +ekerja pa*a sel -ang terinfeksi antigen Ter*apat faktor-faktor -ang mempengaru"i Sistem Imun. -aituB +en*a asing. ukuran. kekompleksan. +ole" *i*egra*asi. faktor-faktor genetik. status "ormon. sejara" /aksinasi. *an lain-lain. :imana apa+ila sistem imun semakin +aik. semakin ta"an ter"a*ap pen-akit.

2%

DA%TA& $USTAKA 1. Barata,i*jaja. Karnen 3arna *an Iris 8engganis. Imunologi %asar Edisi *edelapan. !akultas Ke*okteran 5I. >akarta. 2''E. 2. "ttpBDDnitasumanti.,or*press.0omD2'12D12D1'Dpentingn-a-sistem-imunD

2&

Beri Nilai