Anda di halaman 1dari 27

Referat

LENSA KONTAK

PENDAHULUAN
Lensa kontak merupakan salah satu alat koreksi kelainan refraksi sebagai alternatif kacamata Diperkirakan 128 juta orang di seluruh dunia menggunakan lensa kontak, dan 38 juta diantaranya merupakan penduduk Amerika. Pemakaian lensa kontak memiliki risiko terjadinya berbagai komplikasi pada mata, baik ringan maupun berat.

Perawatan yang tidak tepat dan kurangnya higienitas

Komplikasi

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi

Lensa kontak adalah sejenis plastik yang tipis dan berkurva yang dipakai atas permukaan kornea. Lensa kontak akan menempel pada lapisan air mata yang disebabkan oleh tegangan permukaan

Indikasi
Indikasi Optik Indikasi terapeutik Indikasi Preventif Indikasi diagnostik Indikasi Operatif Indikasi Kosmetik dan Pekerjaan

Kontraindikasi
dry eye masalah dengan kelopak mata seperti blefaritis, hordeolum, kalazion, entropion konjungtivitis akut dan kronik, abrasi kornea, hifema, paralisis nervus V, hipopion, uveitis dan iritis. Kontraindikasi yang jarang ditemukan: alergi, diabetes yang tidak terkontrol, kehamilan dan pterigium. Pekerja yang bekerja dengan bahan kimia juga tidak dianjurkan menggunakan lensa kontak, meskipun sudah mengenakan peralatan untuk proteksi mata dan wajah.

Klasifikasi
1. Soft Contact Lens
Lebih nyaman dipakai karena lensa terletak tepat di bawah garis kelopak mata, sehingga bila mata berkedip memungkinkan lebih banyak oksigen untuk mencapai kornea. Pandangan kabur jarang terjadi Kemungkinan lepasnya lensa berkurang, karena ukuran lensa lebih besar dan pergerakan minimal. Reaksi mata terhadap penggunaan lensa minimal, karena oksigen dapat dengan mudah masuk bila mata berkedip. Mata silau dan fotofobia tidak terjadi. Baik digunakan untuk anak-anak karena nyaman dipakai, dan kemungkinan kecil terjadi lepasnya lensa.

2. Hard/Rigid Contact Lens terbuat daripada sejenis plastik yaitu polymethyl methacrylate (PMMA) dimana sangat tahan lama namun oksigen dari udara tidak dapat mencapai kornea secara terus Kurang nyaman dan sudah jarang digunakan

3. Lensa Rigid Gas Permeable/semisoft dibuat dari cellulose acetate butyrate, silicone acrylate, atau silicone yang dikombinasi dengan polymethylmetacrylate. Mudah ditembus oksigen sehingga memperbaiki metabolism kornea, dan lebih nyaman sambil tetap mempertahankan sifatsifat optik lensa keras walaupun tidak ditoleransi semudah lensa lunak. lebih aman dan nyaman berbanding lensa kontak keras biasa dan lensa lunak. Umumnya dipakai pada siang hari (daily-wear) tetapi dapat dipakai selama 24 jam (extendedwear) pada keadaan khusus.

Keuntungan: penglihatan lebih baik, waktu berdaptasi pendek, nyaman, mengoreksi hampir seluruh kelainan refraksi mata, mudah digunakan dan disimpan, jangka penggunaannya relatif lama, tersedia dalam berbagai warna, dan bifokal. Kelemahan: lebih mudah terlepas pada pusat mata daripada tipe yang lain, debris lebih mudah menempel pada lensa, memerlukan penggunaan yang konsisten dan pemeriksaan kesehatan mata

Berdasarkan waktu pemakaian: Daily wear Extended wear Disposable

Komplikasi
Bakteri Non-infeksi Komplikasi Infeksi Acanthamoeba Jamur

Virus

KOMPLIKASI NON-INFEKSI
Solution problems Hipoksia 3 and 9 oclock staining Abrasi kornea Giant papillary conjunctivitis

3 and 9 oclock staining


Punctate epithelial staining from 2 and 4 oclock and 8 and 10 oclock in the peripheral cornea Associated with GP lens wear Mild form of exposure keratitis Symptoms: red, irritated eyes, foreign body sensation Signs: coalesced sectorial punctate epithelial staining in the nasal and temporal regions of the cornea (2 to 4 o- clock and 8 to 10 oclock), which often results in conjunctival injection that may be adjacent to the corneal irritation

Abrasi kornea

Close-up of the eye of a 48 year old female patient showing corneal abrasion due to injury from a contact lens. Fluorescein dye (yellow) highlights the damage to the left of the pupil

Giant Papillary Conjunctivitis

Symptoms: itching, tearing, mucus secretion, foreign body sensation, and contact lens intolerance. Signs:
Upper tarsal conjunctival hyperemia Enlarged papillae (ranged from < 0.3 2mm) Mucus discharge, lid swelling and pseudoptosis

KOMPLIKASI BERUPA INFEKSI

Bacterial keratitis

Ulceration of the epithelium; corneal infiltrate with no significant tissue loss; dense, suppurative stromal inflammation with indistinct edges; stromal tissue loss; and surrounding stromal edema Increased anterior chamber reaction with or without hypopyon Folds in the Descemet membrane Upper eyelid edema Posterior synechiae Surrounding corneal inflammation that is either focal or diffuse

Keratitis Acanthamoeba
Symptoms: Foreign body sensation, severe ocular pain, photophobia and blurred vision

Signs: Usually unilateral diffuse punctate epitheliopathy, dendritic epithelial lesion which may gradually progress to stromal infection associated with ring infiltrate formation Enlarged corneal nerve (keratoneuritis) is patognomonic of the infection

Fungal Keratitis

Symptoms : Foreign body sensation, Increasing eye pain or discomfort, sudden blurry vision, unusual redness of the eye, excessive tearing and discharge from the eye, increased light sensitivity

Keratitis virus
Etiologi: - Herpes Simplex virus Eye

Herpes - Adenovirus

KESIMPULAN
Lensa kontak adalah sejenis plastik yang tipis dan berkurva yang dipakai atas permukaan kornea. Beberapa tipe lensa kontak yang dapat digunakan sebagai pilihan pada saat ini adalah lensa kontak lunak (soft contact lenses), lensa kaku permeable gas (rigid gas permeable lenses). Penggunaan lensa kontak harus dilakukan secara benar, serta harus dilakukan perawatan secara reguler, dengan menjaga higienitas sehingga dapat menghindari komplikasi yang dapat timbul, baik berupa non-infeksi maupun infeksi.

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai