Anda di halaman 1dari 9

Laporan Kasus Perempuan,20 th, G1P0A0, 50 kg, datang ke RSUP HAMdengan keluhan mules-mules mau melahirkan , hal ini

dialami OS sejak tanggal 9/10/2013 pukul 18.00 wib.Mules-mules makin lama makin sering, Riw keluar lendir darah (+), Keluar air-air dari kemaluan (-), BAB & BAK (+) N. RPT RPO : (-) : (-) : Januari 2013 : Oktober 2013 : 8x bidan : Hamil ini

HPHT TTP ANC

Riwayat Persalinan Time Sequence

Tgl 9-10 -2013. Pkl. 19.30 WIB Masuk IGD RSHAM

Tgl , 9-10-2012 Pkl 21.30 . Konsul anestes i Pkl. 22.00 WIB ACC tindakan anestesi

Tgl 9-10-2013 Pkl. 23.45 WIB, OPERASI SC

Pemeriksaan Fisik di VK IGD pukul 21.45 WIB B1 : Airway : clear, gurgling/snoring/crowing:-/-/-, RR: 20 x/mnt , SP: Vesikuler, ST(-), Mallampati : 1, JMH: >6 cm, GL bebas , Riwayat asma (-) alergi (-), batuk (-), sesak (-). B2 : Akral : H/M/K, TD : 120/70 mmHg, HR : 88 x/mnt, reguler, T/V kuat/cukup. Temp : 36,5C B3 : Sens : CM, Pupil: isokor 3 mm / 3mm, RC +/+ B4 : UOP : BAK (+), kateter terpasang, volume : 100cc/2 jam, warna : kuning B5 : Abdomen: membesar asimetris, teregang kanan peristaltik (+),Mual (-), muntah (-). TFU 3 jari bawah px. gerak janin (+), His (+), DJJ: 140x/men , MMT: 18.00 wib (09-10-13) B6 : Oedem pretibial (-)

Persiapan SIA + inform consent Nil Per Os sejak direncanakan operasi Pasang iv line dengan abbocath bore besar 18G, dan pastikan lancar Ambil sampel darah untuk pemeriksaan darah Oksigen via nasal canul 2 Lpm Pemberian antasida 30 ml, jam sebelum operasi Pasang cateter dan nilai UOP (+) Tidur posisi miring ke kiri Observasi DJJ Persiapan pasien, obat, alat untuk anestesi dan resusitasi bayi

Laboratorium Hb : 12,20 gr/dl Leukosit : 11.580 /mm3 Ht : 35,30 % Trombosit : 250.000/mm3 HST : 12,9(13,5)/0,95/30,7(34,8)/14,7 (15,8) RFT : 8,40/0,41 E : 138/4/108 KGD : 93,9 g/dL

Diagnosa : PG + kdr (38-40) MGG + PK+ah+Inpartu+panggul sempit Tindakan : SC PS-ASA : 1 E Teknik anestesi : RA-SAB Posisi : Supine

Pemeriksaan Fisik di KBE IGD pukul 23.30 WIB B1 : Airway : clear, gurgling/snoring/crowing:-/-/-, RR: 18 x/mnt, SP: Vesikuler, ST(-), Mallampati : 1, JMH: >6 cm, GL : bebas, Riwayat asma (-) alergi (-), batuk (-), sesak (-) B2 : Akral : H/M/K, TD : 120/70 mmHg, HR : 90 x/mnt, reguler, T/V kuat/cukup. B3 : Sens : CM, Pupil: isokor 3 mm / 3mm, RC +/+ B4 : UOP : BAK (+), volume : 50 cc/jam , warna : kuning jernih B5 : Abdomen: membesar asimetris, peristaltik (+), Mual (-), muntah (-). TFU 3 jari bawah px. gerak janin (+), His (+), DJJ: 140 x/mnt B6 : Oedem pretibial (-)

Persiapan alat Intubasi set dewasa Guedel ETT 7,0 dan 6,5 Suction set O2 dan nasal canule Set spinal Intubasi set bayi ETT no 2,5 Suction catheter bayi AMBU bag bayi Laryngoscope bayi O2 nasal kanul Guedel bayi,Stilet Bayi

Pre operasi Pasien Emergency NPO

Pada ibu hamil, waktu pengosongan lambung memanjang resiko aspirasi lebih besar berikan antasida syrup 30 ml jam sebelum operasi menaikkan pH lambung Pastikan iv line terpasang bore besar dan lancar Supine hypotention syndrome posisi ibu tidur miring ke kiri./ganjal pinggul kanan Ruang subarachnoid menyempit, densitas CSF meningkat, volume CSF berkurang -> Kurangi dosis pemberian obat anestesi lokal

Durante operasi Teknik RA-SAB :

*Potensial terjadi hipotensi Pastikan iv line lancar, preload cairan 10-20 ml/kgBB, pastikan volume intravaskular cukup Sedia Efedrin

* High Block atau Total Spinal Pertahankan jalan nafas. Beri bantuan nafas. Siapkan peralatan intubasi. Resusitasi cairan. Atur tinggi blok sampai Th.IV Jangan diberikan saat HIS

Problem List Menggigil beri oksigen, selimuti pasien, hangatkan cairan, bila bayi sudah lahir beri inj. Pethidin 0,5 mg/kgBB atau inj. Tramadol 1 mg/kgBB Bradikardi siapkan SA teraplus

Post Operasi PDPH ingatkan pasien agar tidak angkat kepala, duduk atau berdiri 24 jam sesudah operasi, bila terjadi PDPH resusitasi cairan, beri paracetamol tab dan cafein Infeksi Beri antibiotik yang adekuat Nyeri Beri analgetik adekuat

Persiapan obat dan alat intubasi

Persiapan spinal

Tehnik anestesi Pastikan IV line Lancar. Preload 1000 cc RL Posisi LLD Identifikasi L3-L4 Desinfeksi dgn povidone iodin dan alkohol 70% Insersi Spinocan 25 Gkutis-subkutis-lig supraspinosum-lig interspinosum-lig flavumduramater-subarachnoidCSF (+), darah (-) aspirasi injeksi Bupivacaine 0,5 % 15 mg dengan arah bevel cephalad. Kembalikan ke posisi supine, atur blok setinggi Th6, ganjal pinggul kanan. Monitoring hemodinamik pasca tindakan & durante operasi

Pre Spinal

Post Spinal

Durante Operasi Hemodinamik TD HR RR : 90-110/63-70 mmHg : 60-105 x/mnt : 18 - 20 x/mnt : 1000 cc RL

Cairan : RL: PO

DO : 1000 cc RL Perdarahan : 300 cc Penguapan+maintenance : 360 cc/jam UOP : 50 cc/jam Lahir bayi Perempuan,BB 2950 gr, PB 47 cm anus (+),apgar 8/9 Delivery time : 10 menit

Lama operasi : 2 jam Pemeriksaan Fisik post op pukul 02.00 wib B1: Airway : clear, RR: 19 x/mnt , SP: Vesikuler, ST(-), Sp02 : 100% B2: Akral : H/M/K, TD : 110/70 mmHg, HR : 83x/mnt, reguler, T/V : kuat/cukup B3: Sens : CM, RC +/+, Pupil: isokor 3 mm/3mm, B4: UOP : BAK (+) volume 50 cc/jam, warna kuning B5: Abdomen Soepel, simetris, peristaltik (+), LO tertutup verband,TFU setinggi 2 jari atas simphisis ,kontraksi uterus kesan baik B6: Oedem(-) Planning Post Op Bed Rest IVFD RL 20 gtt/men Diet MB Inj. Cefotaxim 1 gr / 8 jam /iv Inj. Ketorolac 30 mg/ 8 jam/iv Cek darah rutin post operasi Monitoring TTV dan bromage score