Anda di halaman 1dari 5

TUGAS I Ilmu Sosial Budaya Dasar

MASYARAKAT MULTIKULTURAL INDONESIA

Dosen Pengampu : Drs. Slamet Subagya, M.Pd.

Disusun oleh: CANDRA PUSPI ASARI !"#$#%&&'(

)elas A !trans*er(

PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2 !"

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI MASALA# YANG TIMBUL AKIBAT KEBERAGAMAN $MULTIKULTURALISME% DI INDONESIA

Indonesia merupa+an masyara+at multi+ultural. "al ini terbu+ti di Indonesia memili+i banya+ su+u bangsa yang masing,masing mempunyai stru+tur budaya yang berbeda,beda. Perbedaan ini dapat dilihat dari perbedaan bahasa, adat istiadat, religi, tipe +esenian, dan lain,lain. Pada dasarnya suatu masyara+at di+ata+an multi+ultural -i+a dalam masyara+at tersebut memili+i +eane+aragaman dan perbedaan. )eragaman dan perbedaan yang dima+sud antara lain, +eragaman stru+tur budaya yang bera+ar pada perbedaan standar nilai yang berbeda,beda, +eragaman ras, su+u, dan agama, +eragaman .iri,.iri *isi+ seperti /arna +ulit, rambut, raut mu+a, postur tubuh, dan lain,lain, serta +eragaman +elompo+ sosial dalam masyara+at. Multi+ulturalisme masyara+at di Indonesia adalah sebuah +enyataan sosial budaya yang alamiah +arena terdiri dari ratusan su+u bangsa. iap su+u bangsa di Indonesia mempunyai adat istiadat dan /ilayah tersendiri, yang membeda+an antara +elompo+ yang satu dengan yang lain. 0leh +arena perbedaan itulah ma+a setiap +elompo+ itu menyebut dirinya sebagai suatu su+u bangsa. Dan dengan identitas sebagai suatu su+u bangsa, ma+a sebuah +elompo+ atau su+u bangsa dapat di+enal atau dibeda+an dengan su+u bangsa lainnya. Setiap su+u bangsa biasanya mempunyai .ora+ +has yang menun-u++an identitasnya masing,masing, misalnya bahasa, pa+aian dan lain sebagainya. Cora+ +has dari suatu +ebudayaan ini bisa tampil +arena menghasil+an suatu unsur yang lebih +e.il, yang berupa suatu unsur +ebudayaan *isi+ dengan bentu+ yang +husus atau +arena diantara pranata ada suatu pola sosial yang +husus atau +arena /arga su+u bangsa tersebut menganut suatu tema +ebudayaan yang +husus. Multi+ulturalisme se.ara sosial budaya berarti menempat+an semua hal tentang su+u bangsa pada suatu ting+atan yang sedera-at. )omple+sitas permasalahan tentang +esu+ubangsaan tida+ dire*le+si+an dengan banya+nya anggota +omunitas, namun lebih +e arah substansi problemati+a yang dihadapi dalam rang+a memelihara rasa +ebangsaan. Menurut C.1. 1atson !#$$2( dalam bu+unya Multi+ulturalisme, memperbi.ang+an masyara+at multi+ultural adalah membi.ara+an tentang masyara+at negara, bangsa, daerah, bah+an lo+asi geogra*is terbatas seperti +ota atau se+olah, yang terdiri atas orang,orang yang

memili+i +ebudayaan yang berbeda,beda dalam +esedera-atan. Pada ha+i+atnya masyara+at multi+ultural adalah masyara+at yang terdiri atas berbagai ma.am su+u yang masing,masing mempunyai stru+tur budaya !culture( yang berbeda, beda. Dalam hal ini masyara+at multi+ultural memili+i +ara+teristi+ heterogen di mana pola hubungan sosial antar indi3idu di masyara+at bersi*at toleran dan harus menerima +enyataan untu+ hidup berdampingan se.ara damai !peace coexixtence( satu sama lain dengan perbedaan yang mele+at pada tiap etnisitas sosial dan politi+nya. 0leh +arena itu, dalam sebuah masyara+at multi+ultural sangat mung+in ter-adi +on*li+ 3erti+al dan hori4ontal yang dapat menghan.ur+an masyara+at tersebut. Sebagai .ontoh, perti+aian yang melibat+an sentimen etnis, ras, golongan dan -uga agama ter-adi di berbagai negara hingga termasu+ Indonesia. Nilai,nilai yang terdapat dalam su+u bangsa, terdapat pula pada sistem nilai budaya nasional. Namun, tida+ semua nilai yang terdapat pada su+u bangsa tersebut men-adi satu sistem nilai budaya nasional. "anya nilai,nilai yang dapat di-adi+an +erang+a a.uan bagi seluruh bangsa Indonesia sa-a yang diang+at men-adi nilai,nilai budaya nasional +arena pada dasarnya nilai budaya nasional adalah men.a+up semua aspe+ +ehidupan seluruh bangsa Indonesia. Per/u-udan dalam hubungan antar su+u bangsa dan pendatang yang lebih multi etni+ menun-u++an adanya hubungan yang bai+ /alaupun pendu+ungnya relati* +e.il. "al ini dapat di+ata+an +urang mendu+ung ter/u-udnya integrasi nasional +arena /alaupun nilai,nilai tersebut telah ada5 dimili+i dan telah dipahami se-a+ +e.il, namun masih banya+ masyara+at yang +urang menyadari arti pentingnya nilai, nilai tersebut dalam +ehidupan sehari,hari bersama orang lain. Multi+ulturalisme di Indonesia harus dilihat se.ara +omprehensi* tida+ hanya pluralisme politi+ tetapi -uga pluralisme +eberagaman agama dan etnisitas. Peradaban manusia Indonesia a+an mengalami a+an menghadapi +risis -i+a pluralisme +eberagaman dan etnisitas tida+ bias lagi ditega++an. Dengan demi+ian, pluralisme politi+ harus ber-alan seiring dengan si+ap +eberagaman, etnis, golongan peng+hayatan, dan +etaatan terhadap hu+um6 +arena hanya dengan -alan demi+ian demo+rasi dapat di/u-ud+an. Suatu masyara+at lahir dari proses pembudayaan dan pembudayaan dan pembudayaan lahir dari proses pendidi+an multi+ultural. Upaya membangun masyara+at Indonesia yang pluralis dan multi+ultural merupa+an suatu tugas yang .u+up berat, +arena menuntut suatu pandangan baru

mengenai nasionalisme Indonesia. Nasionalisme Indonesia yang dilahir+an se-a+ +ebang+itan nasional yang pertama telah mengalami perubahan,perubahan dalam era +ebang+itan nasional yang +edua. Selan-utnya dalam era re*ormasi menuntut suatu rumusan baru mengenai nasionalisme Indonesia di dalam membangun suatu nation state yang multi+ultural. Apabila di+ait+an dengan semboyan bangsa Indonesia yaitu 7hine++a unggal I+a, ma+a +onsep multi+ulturalisme Indonesia merupa+an suatu per/u-udan yang nyata. Dengan +ondisi bangsa Indonesia yang penuh dengan +eane+aragaman, ma+a toleransi men-adi pilihan yang .u+up bai+ dalam rang+a terbangunnya sebuah +omunitas nasional yang heterogen, namun tida+ menumbuh+an +on*li+ dan pertentangan. A+an tetapi +onsep toleransi sa-a tida+ .u+up realistis, -i+a tida+ ditopang oleh proses alamiah dari setiap +onta+ budaya, dari hubungan sosial bai+ dalam ling+up internal maupun e+sternal dari suatu +omunitas. )onta+ .ultural tida+ hanya a+an menghasil+an toleransi, penga+uan a+an +eberadaan sebuah +ebudayaan yang terpisah, serta gagasan pluralisme, melain+an dapat dipasti+an a+an menghasil+an saling mempengaruhi, saling memper+aya antar budaya dan gagasan mengenai multi+ulturalisme. Adanya gagasan multi+ulturalisme a+an ditemu+an +enyataan bah/a sebenarnya dalam diri seseorang, suatu +omunitas +ebudayaan maupun agama, sebenarnya terbentu+ dari ane+a budaya6 bah/a dalam diri +ita hidup orang lain dan di dalam orang lain diri hidup diri +ita sehingga a+an lahir suatu +esatuan dari berbagai +eberagaman. Pendidi+an multi+ultural merupa+an suatu tuntutan yang /a-ib dipenuhi dalam usaha membangun Indonesia baru yang lebih bai+. Se.ara prinsip pendidi+an multi+ultural merupa+an +onsep baru, berupa pendidi+an yang berusaha menanam+an penghargaan terhadap adanya perbedaan. )uri+ulum inti dalam pendidi+an multi+ultural yang pertama adalah menumbuh+an si+ap toleran dari /arga masyara+at agar menga+ui adanya pluralisme dalam masyara+at. Si+ap yang +edua adalah men.ipta+an dialog sebagai antisipasi untu+ mengurangi gese+an,gese+an atau +etegangan yang dia+ibat+an oleh perbedaan,perbedaan dalam masyara+at. Pemahaman terhadap nilai,nilai budaya nasional menun-u++an adanya potensi penun-ang persatuan dan +esatuan. "al ini tida+ asing +arena semua nilai yang diang+at sebagai sistem nilai budaya nasional berasal dari sistem nilai budaya su+u bangsa. Dengan dilandasi oleh pengetahuannya tentang sistem nilai budaya nasional, su+u bangsa pendu+ung nilai tersebut ada yang mampu dan tda+

mampu me/u-ud+annya dalam +ehidupan sehari,hari dalam masyara+at yang multi+ultural ini, 7agi mere+a yang mampu berarti mendu+ung integrasi nasional, sebali+nya a+an ter-adi disintegrasi bagi mere+a yang tida+ mampu me/u-ud+an dalam +ehidupan bermasyara+at. Pertentangan etnis yang pernah ter-adi di Indonesia beberapa tahun tera+hir menga-ar+an +ita a+an pentingnya pendidi+an multi+ultural bagi masyara+at Indonesia. Mes+ipun masyara+at menga+ui adanya +eragaman se.ara *ormal, tetapi tida+ demi+ian pada +enyataan yang tergambar dalam realitas +ehidupan yang berlangsung di masyara+at. Di Indonesia, pendidi+an multi+ultur merupa+an /a.ana yang masih relati* baru dan dipandang sebagai suatu pende+atan yang lebih sesuai bagi masyara+at Indonesia yang heterogen, terutama bagi daerah yang memili+i semangat,semangat bah+an euphoria otonomi dan desentralisasi. Dalam +onte+s ini pendidi+an multi+ultural merupa+an upaya yang sangat strategis dalam menanam+an pemahaman si+ap +eberagaman se+aligus +ebersamaan dalam +ehidupan bermasyara+at, berbangsa dan bernegara. Namun, dalam hal pendidi+an multi+ultural tida+ di-alan+an dengan bai+, -ustru a+an men-adi saluran paling e*e+ti* bagi mun.ulnya bibit,bibit desintegrasi. Seyogyanya +uri+ulum pendidi+an multi+ultural memuat perimbangan pemahaman tentang +ebudayaan lo+al sebagai etnisitas multi+ultural dalam +erang+a integrasi nasional sebagai +ondisi ideal yang diharap+an. Atas dasar ini, pendidi+an multi+ultural diharap+an mampu menanam+an nilai,nilai *iloso*is +ebudayaan masing,masing daerah, tetapi pada saat yang relati* sama mampu pula menghubung+annya dalam +onstelasi nilaI,nilai *iloso*is +ebudayaan nasional. Membayang+an bagaimana pendidi+an multi+ultural dapat berlangsung dengan bai+ di lembaga pendidi+an *ormal dalam era trans*ormasi global merupa+an harapan ideal yang sulit dila+u+an, namun bu+an berarti tida+ ada upaya untu+ terus berusaha mela+u+an pemahaman bersama tentang +uri+ulum, peren.anaan, strategi dan e3aluasi pendidi+an multi+ultural.

Sum&'r r'('r')si * 8miliana, d++. #$$9. Integrasi Nasional: Suatu Pendekatan Budaya di DIY . Departemen Pendidi+an dan )ebudayaan, Pro3insi DI:. http:55geoen3iron.blogspot..om5%&#'5&;5masyara+at,multi.ultural,dan<###&.html http:55+isah,grup.blogspot..om5%&##5&=5+ehidupan,masyara+at,multi+ultural.html