Anda di halaman 1dari 1

Title: Pengaruh Penambahan Pupuk NPK Pada Media Subkultur In Vitro dan Perbedaan Suhu Terhadap Pertumbuhan Anggrek

Dendrobium sp. Authors: Keywords: In Vitro NPK Issue Date: 26-May-2011 Indrawati, Rochma Septriana Dendrobium sp

Abstract: Anggrek ialah kelompok tanaman bunga-bungaan yang beraneka ragam bentuknya dan unik, serta berjumlah besar yang termasuk famili Orchidaceae. Pembibitan anggrek sampai saat ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi kultur in vitro karena tidak memungkinkan dilakukan dengan metode konvensional. Faktor yang diduga berpengaruh dalam pertumbuhan bibit anggrek ialah media dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang komposisi pupuk NPK dan suhu terbaik untuk media subkultur yang dapat meningkatkan mutu dan mempercepat pembibitan anggrek Dendrobium. Hipotesis yang diajukan adalah: (1) Respon bibit anggrek Dendrobium terhadap NPK pada masing-masing lokasi berbeda. (2) Perbedaan rasio NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium di dalam botol. (3) Perbedaan suhu pada lokasi yang berbeda berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium di dalam botol. Penelitian telah dilaksanakan di dua tempat yaitu Soerjanto Orchid Batu, kota Batu pada ketinggian 800 mdpl, suhu 18 30C dan kelembaban relatif 44 94% serta di Soerjanto Orchid Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada ketinggian 400 mdpl, suhu 21 - 33C dan kelembaban relatif 44 90 % Jawa Timur, sejak bulan Desember 2006 hingga April 2007. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah: botol, blender, autoclave, panci, kompor, kertas pH, timbangan analitik, enkas, light meter, alat tulis. Bahan yang digunakan adalah bibit subkultur anggrek Dendrobium berumur 3 bulan, pupuk hyponex biru (NPK 10:40:15), hyponex merah (NPK 25:5:20), hyponex hijau (NPK 20:20:20) dan media Vacin dan Went modifikasi. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 3 ulangan. Petak utama ialah lingkungan penanaman yang terdiri dari lingkungan kultur Batu (LB) dan lingkungan kultur Purwodadi (LP), sedangkan anak petak ialah penambahan pupuk Hyponex yang terdiri dari: tanpa pupuk Hyponex (H0), penambahan pupuk Hyponex biru 0,5 g/L (H1), penambahan pupuk Hyponex merah 0,5 g/L (H2), penambahan pupuk Hyponex hijau 0,5 g/L (H3). Pengamatan yang dilakukan meliputi: berat segar seedling, berat kering seedling, panjang akar, jumlah akar, jumlah daun, diameter akar, tinggi tanaman, analisis NPK, suhu udara, intensitas cahaya dan mutu bibit. Analisis data hasil pengamatan menggunakan analisis ragam (F hitung). Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf kesalahan 5%. URI: http://elibrary.ub.ac.id/handle/123456789/25186

Appears in Collections: Minor Thesis