Anda di halaman 1dari 12

Pemateri : 1. Zulkifli Palinrungi (D411 12 266) 2. Muzayyar Mahbub (D411 12 271) 3. Bayu Sukarta (D411 12 279) 4.

Adri Paundanan (D411 12 280) 5. Muhammad Zulfajri Azis (D411 12 282) 6. Aisyah Fachriani Nur (D411 12 289) 7. Muhammad Isfan Tauhid (D411 12 292)

Perkenalan cosphimeter

COSPHIMETER

Jenis-jenis
Komponen-komponen Prinsip kerja

video pengukuran pf
Dimana biasa digunakan? Hal yang perlu diperhatikan

Cosphimeter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui besarnya faktor kerja (power factor) yang merupakan beda fase antara tegangan dan arus. Dalam pengertian seharihari disebut pengukur Cosinus phi . Tujuan pengukuran Cos atau pengukur nilai cosinus sudut phasa adalah

memberikan penunjukan secara langsung dari selisih phasa yang timbul


antara arus dan tegangan. Kita menghendaki bukan penunjukan sudut phasa melainkan penunjukan cosinus phi. Untuk menghitung Cos phi

dengan menggunakan rumus:


Keterangan: P = daya dalam satuan watt V = tegangan dalam satuan volt I = arus listrik dalam satuan amper

Cosphimeter Moving iron Cosphimeter dengan Azas Kumparan Silang Cosphimeter Prinsip Elektro Dinamis

Kelebihan : alat ukur ini kuat dan relatif murah, memiliki skala sampai dengan 360 derajat, dan semua kumparan merupakan kumparan tetap sehingga tidak ada hubungan listrik pada bagian yang tidak berputar.

Kekurangan : terdapat error akibat kerugian histerisis dan arus eddy current dan pada bagian inti besi kerugian tersebut berubah akibat dengan berubahnya beban dan frekuensi. Alat ini juga tidak setiliti elektrodinamis

Cosphimeter Moving iron Cosphimeter dengan Azas Kumparan Silang Cosphimeter Prinsip Elektro Dinamis

Karena tidak ada medan magnet putar, maka tidak ada kecenderungan sistem penggerak untuk terseret secara kontinu ke satu arah. Instrument ini tidak banyak dipengaruhi oleh berbagai jenis frekuensi, tegangan dan bentuk gelombang yang mungkin muncul pada supply.

Cosphimeter Moving iron Cosphimeter dengan Azas Kumparan Silang Cosphimeter Prinsip Elektro Dinamis

kelebihan : alat ukur tidak dipengaruhi oleh perubahan frekuensi atau bentuk gelombang Kekurangan : Pada frekuensi lain ( Jika timbul harmonis ) reaktansi L akan berubah sehingga magnitut dan fasa arus yang melalui C2 akan salah dan menyebabkan error pembacaan yang serius.

1. Jarum 2. penunjuk Kaca : difungsikan untuk meminimalisir kesalahan parallax dalam pembacaan. 3. Skala : bagian kanan pada beban induktif, faktor dayanya ketinggalan (lag). 4. Skala : bagian kiri pada beban kapasitif, faktor dayanya mendahului (lead). 5. Tabel range tegangan dan arus, tabel ini digunakan untuk memilih tegangan pada selektor. 6. Terminal arus, salah satu terminal diberi tanda () untuk menunjukkan bahwa terminal ini dihubungkan dengan terminal common tegangan, dan terminal arus yang lain mengindikasikan ukuran arus terukur. 7. Terminal arus, untuk memilih batas ukur sesuai dengan besaran yang diukur. 8. Selektor tegangan. 9. Terminal tegangan : digunakan untuk menyambungkan tegangan. Terminal common tegangan diberi tanda (), dan terminal tegangan yang lain mengindikasikan ukuran tegangan dipilih. 10. Terminal untuk menghubungkan kawat penghantar.

Alat ukur faktor daya satu fasa Alat ukur daya tiga fasa

Alat ukur faktor daya satu fasa Alat ukur daya tiga fasa

Umumnya, Cosphimeter banyak digunakan dan


terpasang pada :

Panel pengukuran mesin pembangkit Panel gardu hubung gardu induk Alat pengujian, alat penerangan, dan lain-lain.