Anda di halaman 1dari 2

Syok Syok adalah gangguan sirkulasi yang ditandai dengan kolapsnya hemodinamik tubuh berupa perfusi yang tidak

adekuat pada kulit, ginjal dan sistem syaraf pusat. Syok adalah berkurangnya darah dalam peredaran darah umum dengan disertai gangguan perfusi darah dalam jaringan pada tingkat pembuluh-pembuluh darah kapiler jaringan tubuh. Syok adalah sindrom klinis akibat perfusi jaringan yang tidak adekuat. Hipoperfusi yang dipicu oleh ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen dan substrat makanan menyebabkan dusfungsi seluler. Keadaan itu juga dapat menginduksi produksi dan pelepasan mediator inflamasi yang akan memperburuk perfusi lewat perubahan struktural dan fungsional dalam mikrovaskular. Hal-hal tersebut akan menyebabkan disfungsi organ, gagal organ dan bila tidak dihentikan dapat menyebabkan kematian. Gejala klinik syok pada umumnya sama pada semua jenis syok antara lain tekanan darah menurun, nadi cepat dan lemah akibat perdarahan. Jika terjadi vasokonstriksi pembuluh darah kulit menjadi pucat, keringat dingin, sianosis jari-jari kemudian diikuti sesak nafas, penglihatan kabur, gelisah dan oliguri/anuri dan akhirnya dapat menyebabkan kematian ibu.

Klasifikasi syok Syok hipovolemik Syok hipovolemik atau syok hemoragik diinduksi oleh penurunan volume darah yang terjadi secara langsung karena perdarahan. Tanda dan gejala pada syok hipovolemik dapat dibedakan menjadi gejala awal dan lanjut. Tanda dan gejala awal berupa tingkat kesadaran yang berubah, kadang-kadang berupa agitasi dan kegelisahan atau depresi sistem saraf pusat. Pemeriksaan fisik meliputi tanda-tanda yang nonspesifik seperti kulit dingin, lembab, hipotensi ortostatik, takikardia ringandan vosokonstriksi. Hipovolemik ringan (<20% volume darah) menimbulkan takikardia ringan dengan tanda eksternal yang relatif sedikit terutama pada pasien muda dalam kondisi istirahat telentang. Pada hipovolemik moderat (20-40% volume darah) menimbulkan gejala gelisah, agitasi dan takikardi. Meskipun tekanan darah masih normal pada posisi telentang, hipotensi postural yang signifikan dan takikardi dapat ditemukan. Hipovolemik berat (>40% volume darah) dapat ditemukan tekanan darah menurun dan menjadi tidak stabil meskipun dalam

posisi telentang, takikardi yang nyata, oliguria, penurunan kesadaran berupa agitasi atau confusion. Perfusi pada otak dapat dipertahankan kecuali jika syok menjadi berat. Gejala klinik syok hemoragik bergantung pada jumlah perdarahan yang terjadi mulai dari yang ringan sampai berat seperti terlihat pada tabel berikut: I Kehilangan darah (ml) Kehilangan darah (% 15% 15%-30% 30%-40% 40% 750 II 750-1500 III 1500-2000 IV 2000

volume darah) Nadi (per menit) Tekanan darah Tekanan nadi <100 Normal Normal /meningkat Pengisian kapiler Normal Melambat Melambat Melambat >100 Normal Menurun >120 Menurun Menurun >140 Menurun Menurun

CLASSIFICATION OF HEMORRHAGIC SHOCK1,5,16 Compensated Mild Moderate Severe Blood Loss (mL) 1000 10001500 15002000 >2000 Heart rate (bpm) <100 >100 >120 >140 Blood pressure Normal Orthostatic change Marked fall Profound fall Capillary refill Normal May be delayed Usually delayed Always delayed Respiration Normal Mild increase Moderate tachypnea Marked tachypnea: respiratory collapse Urinary output (mL/h) >30 2030 520 Anuria Mental status Normal or agitated Agitated Confused Lethargic, obtunded