Anda di halaman 1dari 6

Produk HIT dianggap merupakan anti nyamuk yang efektif dan murah untuk menjauhkan nyamuk dari kita

Tetapi, ternyata murahnya harga tersebut juga membawa dampak negatif bagi konsumen HIT. Telah ditemukan zat kimia berbahaya di dalam kandungan kimia HIT yang dapat membahayakan kesehatan konsumennya, yaitu Propoxur dan iklor!os. " zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). epartemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan iklor!os untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal ",,- (sumber . /epublika $nline). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh%sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. Produsen masih dapat men#iptakan produk baru yang berbahaya bagi konsumen tanpa inspeksi pemerintah. 0ika dilihat menurut 11 , PT 2egarsari 2akmur sudah melanggar beberapa pasal, yaitu . &. Pasal -, hak konsumen adalah . 'yat & . 3hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan4atau jasa5 'yat 6 . 3hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa5 PT 2egarsari tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. ". Pasal *, kewajiban pelaku usaha adalah . 'yat " . 3memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan5 PT 2egarsari tidak pernah memberi indikasi penggunaan pada produk mereka, dimana seharusnya apabila sebuah kamar disemprot dengan pestisida, harus dibiarkan selama setengah jam sebelum boleh dimasuki lagi. 6. Pasal 7 'yat & . 3Pelaku usaha dilarang memproduksi dan4atau memperdagangkan barang dan4atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang%undangan5 'yat - . 3Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran pada ayat (&) dan ayat (") dilarang memperdagangkan barang dan4atau jasa tersebut serta wajib menariknya dari peredaran5 PT 2egarsari tetap melun#urkan produk mereka walaupun produk HIT tersebut tidak memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku bagi barang tersebut. 8eharusnya, produk HIT tersebut sudah ditarik dari peredaran agar tidak terjadi hal%hal yang tidak diinginkan, tetapi mereka tetap menjualnya walaupun sudah ada korban dari produknya. -. Pasal &9 . 'yat & . 3Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pen#emaran, dan4atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan4atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan5 'yat " . 3:anti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (&) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan4atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan4atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang%undangan yang berlaku5

'yat 6 . 3Pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu * (tujuh) hari setelah tanggal transaksi5 2enurut pasal tersebut, PT 2egarsari harus memberikan ganti rugi kepada konsumen karena telah merugikan para konsumen Pembahasan dari kasus diatas . &. 0enis Pelanggaran yang dilakukan adalah Prinsip ;tika <isnis oleh PT. 2egarsari 2akmur yaitu Prinsip =ejujuran dimana perusahaan tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. PT 2egarsari juga tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. ". >ang melakukan pelanggaran adalah PT 2egasari tetap melun#urkan produk mereka walaupun produk HIT tersebut tidak memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku bagi barang tersebut. 8eharusnya, produk HIT tersebut sudah ditarik dari peredaran agar tidak terjadi hal%hal yang tidak diinginkan, tetapi mereka tetap menjualnya walaupun sudah ada korban dari produknya. 6. idalam kandungan zat kimia HIT terdapat zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan konsumen, yaitu Propoxur dan iklor!os. " zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. 0elas ini sangat merugikan konsumen yang telah membeli dan memakai produk ini. -. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). epartemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan iklor!os untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal ",,- (sumber . /epublika $nline). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh%sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. ?. ari kasus pelanggaran etika pada produk HIT PT 2egarsari 2akmur sudah melanggar beberapa pasal, yaitu . @ Pasal -, hak konsumen adalah . 'yat & . 3hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan4atau jasa5 'yat 6 . 3hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa5 @ Pasal *, kewajiban pelaku usaha adalah . 'yat " . 3memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan5 @ Pasal 7 'yat & . 3Pelaku usaha dilarang memproduksi dan4atau memperdagangkan barang dan4atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang%undangan5 'yat - . 3Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran pada ayat (&) dan ayat (") dilarang memperdagangkan barang dan4atau jasa tersebut serta wajib menariknya dari peredaran5 @ Pasal &9 . 'yat & . 3Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pen#emaran,

dan4atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan4atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan5 'yat " . 3:anti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (&) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan4atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan4atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang%undangan yang berlaku5 'yat 6 . 3Pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu * (tujuh) hari setelah tanggal transaksi5 A. Pendapat4=esimpulan PT 2egarsari sudah melakukan banyak pelanggaran diantaranya bahwa mereka telah memasukkan " zat berbahaya pada produk mereka yaitu HIT yang berdampak buruk pada konsumen yang menggunakan produk mereka. PT 2egarsari juga telah merugikan banyak konsumen karena didalam kandungan zat kimia pada $bat anti%nyamuk HIT terdapat " zat yang sangat berbahaya, yaitu Propoxur dan iklor!os. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). Pemerintah harus segera bertindak untuk men#egah peredaran obat anti nyamuk HIT yang berbahaya ini, karena jika tidah segera ditindak lanjutin maka akan banyak korban yang berjatuhan. ikarenakan, " zat tersebut berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. 1ntuk mendapatkan keuntungan yang lebih boleh saja menggunakan #ara apapun tetapi harus selalu bisa berada pada jalurnya dan tidak merugikan banyak orang. Pada dasarnya obat anti nyamuk ini dibuat tujuannya untuk menghindari atau menyelamatkan konsumen dari serangan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit yaitu < , PT 2egarsari seharusnya lebih mementingkan kesehatan masyarakat yang telah memakai produknya tetapi kenyataannya perusahaan ini lebih mementingkan keuntungan yang besar dibandingkan keselamatan konsumennya. Produk HIT dianggap merupakan anti nyamuk yang efektif dan murah untuk menjauhkan nyamuk dari kita Tetapi, ternyata murahnya harga tersebut juga membawa dampak negatif bagi konsumen HIT. Telah ditemukan zat kimia berbahaya di dalam kandungan kimia HIT yang dapat membahayakan kesehatan konsumennya, yaitu Propoxur dan iklor!os. " zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). epartemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan iklor!os untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal ",,- (sumber . /epublika $nline). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh%sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. Produsen masih dapat men#iptakan produk baru yang berbahaya bagi konsumen tanpa inspeksi pemerintah. 0ika dilihat menurut 11 , PT 2egarsari 2akmur sudah melanggar beberapa pasal, yaitu . &. Pasal -, hak konsumen adalah . 'yat & . 3hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan4atau jasa5 'yat 6 . 3hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa5

PT 2egarsari tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. ". Pasal *, kewajiban pelaku usaha adalah . 'yat " . 3memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan5 PT 2egarsari tidak pernah memberi indikasi penggunaan pada produk mereka, dimana seharusnya apabila sebuah kamar disemprot dengan pestisida, harus dibiarkan selama setengah jam sebelum boleh dimasuki lagi. 6. Pasal 7 'yat & . 3Pelaku usaha dilarang memproduksi dan4atau memperdagangkan barang dan4atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang%undangan5 'yat - . 3Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran pada ayat (&) dan ayat (") dilarang memperdagangkan barang dan4atau jasa tersebut serta wajib menariknya dari peredaran5 PT 2egarsari tetap melun#urkan produk mereka walaupun produk HIT tersebut tidak memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku bagi barang tersebut. 8eharusnya, produk HIT tersebut sudah ditarik dari peredaran agar tidak terjadi hal%hal yang tidak diinginkan, tetapi mereka tetap menjualnya walaupun sudah ada korban dari produknya. -. Pasal &9 . 'yat & . 3Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pen#emaran, dan4atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan4atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan5 'yat " . 3:anti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (&) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan4atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan4atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang%undangan yang berlaku5 'yat 6 . 3Pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu * (tujuh) hari setelah tanggal transaksi5 2enurut pasal tersebut, PT 2egarsari harus memberikan ganti rugi kepada konsumen karena telah merugikan para konsumen Pembahasan dari kasus diatas . &. 0enis Pelanggaran yang dilakukan adalah Prinsip ;tika <isnis oleh PT. 2egarsari 2akmur yaitu Prinsip =ejujuran dimana perusahaan tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. PT 2egarsari juga tidak pernah memberi peringatan kepada konsumennya tentang adanya zat%zat berbahaya di dalam produk mereka. 'kibatnya, kesehatan konsumen dibahayakan dengan alasan mengurangi biaya produksi HIT. ". >ang melakukan pelanggaran adalah PT 2egasari tetap melun#urkan produk mereka walaupun produk HIT tersebut tidak memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku bagi barang tersebut. 8eharusnya, produk HIT tersebut sudah ditarik dari peredaran agar tidak terjadi hal%hal yang tidak diinginkan, tetapi mereka tetap menjualnya walaupun sudah ada korban dari produknya. 6. idalam kandungan zat kimia HIT terdapat zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan

konsumen, yaitu Propoxur dan iklor!os. " zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. 0elas ini sangat merugikan konsumen yang telah membeli dan memakai produk ini. -. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). epartemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan iklor!os untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal ",,- (sumber . /epublika $nline). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh%sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. ?. ari kasus pelanggaran etika pada produk HIT PT 2egarsari 2akmur sudah melanggar beberapa pasal, yaitu . @ Pasal -, hak konsumen adalah . 'yat & . 3hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan4atau jasa5 'yat 6 . 3hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa5 @ Pasal *, kewajiban pelaku usaha adalah . 'yat " . 3memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan4atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan5 @ Pasal 7 'yat & . 3Pelaku usaha dilarang memproduksi dan4atau memperdagangkan barang dan4atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang%undangan5 'yat - . 3Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran pada ayat (&) dan ayat (") dilarang memperdagangkan barang dan4atau jasa tersebut serta wajib menariknya dari peredaran5 @ Pasal &9 . 'yat & . 3Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pen#emaran, dan4atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan4atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan5 'yat " . 3:anti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (&) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan4atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan4atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang%undangan yang berlaku5 'yat 6 . 3Pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu * (tujuh) hari setelah tanggal transaksi5 A. Pendapat4=esimpulan PT 2egarsari sudah melakukan banyak pelanggaran diantaranya bahwa mereka telah memasukkan " zat berbahaya pada produk mereka yaitu HIT yang berdampak buruk pada konsumen yang menggunakan produk mereka. PT 2egarsari juga telah merugikan banyak konsumen karena didalam kandungan zat kimia pada $bat anti%nyamuk HIT terdapat " zat yang sangat berbahaya, yaitu Propoxur dan iklor!os. $bat anti%nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT ",& ' (jenis semprot) dan HIT &* + (#air isi ulang). Pemerintah harus segera bertindak untuk men#egah peredaran obat anti nyamuk HIT yang berbahaya ini, karena jika tidah segera ditindak lanjutin maka akan banyak korban yang berjatuhan. ikarenakan, " zat tersebut berakibat buruk bagi manusia, antara lain kera#unan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh,

kanker hati dan kanker lambung. 1ntuk mendapatkan keuntungan yang lebih boleh saja menggunakan #ara apapun tetapi harus selalu bisa berada pada jalurnya dan tidak merugikan banyak orang. Pada dasarnya obat anti nyamuk ini dibuat tujuannya untuk menghindari atau menyelamatkan konsumen dari serangan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit yaitu < , PT 2egarsari seharusnya lebih mementingkan kesehatan masyarakat yang telah memakai produknya tetapi kenyataannya perusahaan ini lebih mementingkan keuntungan yang besar dibandingkan keselamatan konsumennya.