Anda di halaman 1dari 7

HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN : STUDY KASUS HIT YANG MENGANDUNG PESTISIDA

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Kebutuhan manusia sangatlah komplek, dari hal yang terkecil sampai hal-hal besar. Mulai dari bagun tidur sampai kembali tidur banyak kebutuhan yang diperlukan. Sayangnya pengguna suatu produk tidak selalu selektif atas barang yang dibeli. Bias dimaklumi memang, karena tidak semua orang faham akan kandungan barang yang dikonsumsi. Hal tersebut merupakan malapetaka untuk konsumen jika tidak selektif dan akan menimbulkan kerugian. Hamper seluruh konsumen membeli produk untuk diambil manfaatnya. Bukanlah kesalahan konsumen jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu pemerintah harus punya sikap pre entif untuk melindungi konsumen. Salah satunya dengan menirikan B!!OM "# yang menyaring produk dan Majelis $lama #ndonesia %M$#& untuk menyaring produk halal. #ndonesia yang merupakan pasar yang sangat potensial untuk ekspansi barang. Bukan hanya produk lokal yang harus di'aspadai akan tetapi produk-produk impor harus tersaring oleh badan-badan penga'asan. Sebagai pasar yang potensial, #ndonesia harus selalu sigap akan adanya penyimpangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh !rodusen. Selain sebagai penengah bagi produsen dan konsumen, pemerintah sebagai stakeholder 'ajib menjalankan $ndangundang nomor ( tahun )*** tentang !erlindungan Konsumen. Melindungi masyarakat sebagai konsumen apabila terjadi hal yang menyimpang dari peraturan tersebut. !emerintah 'ajib menegakan hukum yang berlaku apabila terdapat !rodusen +nakal, melangkahi aturan.

H#- adalah obat nyamuk yang dari tahun .///-an gencar mengiklankan produk obat nyamuk. 0engan slogan +yang lebih mahal banyak, dapat disimpulkan bah'a harga barang tersebut relati e murah untuk kantong masyarakat #ndonesia. 1kan tetapin setelah diteliti ada 2at berbahaya yang terkandung didalamnya sebagai campurannya. Sebagai konsumen yang jeli akan memilih yang mana, obat nyamuk murah tapi berbahaya atau yang lebih mahal3

B. RUMUSAN MASALAH ). Bagaimana -erjadi Kasus H#-3 .. Bagaimana penegakan $ndang-undang 4omor ( -ahun )*** -entang !erlindungan Konsumen 0alam Kasus H#-3 5. Bagaimana !- Megasari Makmur Mendapatkan Sanksi 0ari 6ayasan 7embaga Konsumen #ndonesia %67K#&3 C. DASAR HUKUM $ndang-undang 4omor ( -ahun )*** -entang !erlindungan Konsumen

BAB II PEMBAHASAN A. KASUS OBAT NYAMUK HIT MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA !roduk obat anti nyamuk yang digembar gemborkan iklan tidak mahal alias irit itu ternyata berindikasi mengandung 2at berbahaya diklor os yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan manusia, seperti keracunan terhadap darah, gangguan saraf, pernapasan dan sel-sel tubuh. Sebagian besar obat nyamuk semprot masih menggunakan bahan pestisida yang berbahaya bagi kesehatan manusia seperti propoksur, klorpirifos, dan diklorvos. !enggunaan

bahan pestisida ini dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan saraf, penyakit kanker dan teratogenik %efek terhadap bayi dalam kandungan seperti cacat, keterbelakangan mental dan lainnya&. 0irektur "iset #ndonesian !harmaceutical 8atch %#!8& )9):, ;rna'ati Sinaga, menyatakan karena kuatnya lobi para pengusaha maka insektisida yang seharusnya digunakan untuk perkebunan tersebut masih bisa digunakan secara leluasa, termasuk untuk insektisida rumah tangga. Menurutnya, pestisida tersebut untuk penggunaan bidang rumah tangga diduga dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan hidup. 1tas pertimbangan itu pula, maka berbagai pihak terkait juga melarang penggunaan pestisida. 1hli Biokimia dari $ni ersitas 4asional itu, juga mengungkapkan bah'a untuk obat anti nyamuk bakar rata-rata menggunakan insektisida turunan piretroit, yang tidak terlalu berbahaya ketimbang obat nyamuk semprot.4amun ia mengingatkan agar sebelum membeli, konsumen tetap membaca brosur atau keterangan bahan aktif di kemasan obat anti nyamuk. B. BAHAYA PESTISIDA BAGI MANUSIA 0epartemen !ertanian %0eptan& melakukan inspeksi mendadak %sidak& ke lokasi pabrik !- Megasari Makmur yang memproduksi obat antinyamuk merk H#-. -im 0eptan ini terdiri dari S1M Bidang #nformasi dan !anga'asan<8akil Ketua Komisi !estisida, 0irektur Sarana !roduksi 0itjen -anaman !angan, Kasubdit !enga'asan !upuk dan !estisida #r =ainul 1bidin, dan Kabid Humas 0eptan 0udi >unadi. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul )/../ 8#B. Setelah diskusi sebentar di ruang rapat, -im 0eptan melakukan sidak ke ruang produksi, pengepakan dan penyimpanan. 0alam sidak ini, -im 0eptan menemukan karya'an yang sedang menutup kemasan lama dengan stiker baru. Bagian %kemasan lama& yang menyebut Bahan 1ktif? Propoksur (.*/ g<l dan Diklorvos (./@ g<l ditutup dengan stiker baru bertuliskan Bahan aktif? sipermetrin ../A g<l dan daletrin B..* g<l..9.: Kepada -im 0eptan, 0irektur Megasari Cransisca C Hermanto, mengaku pihaknya masih memproduksi H#- .,)1 dan H#- )B7 yang mengandung 0iklor os sampai Mei .//D. Menunggu i2in formula baru, Megasari masih produksi keduanya sampai Mei .//D. 0alam pemahaman
1[1] Ninkiatian.blogspot. Heboh Antinyamuk Berbahaya . diakses 22 Mei 2012 2[2] ibid

kami yang a'am, sebelum i2in baru keluar, kami masih boleh memproduksi formula lama. 1palagi untuk menemukan formula itu kan butuh 'aktu. Belum untuk mengurus i2innya. 0alam pengakuannya, antara periode Mei .//A E Mei .//D, Megasari telah memproduksi H#- .,)1 sebanyak ...*5 kg<l %**./// pcs sudah didistribusikan, dan )A*..// picis masih tersimpan di gudang&. !ada periode yang sama juga telah diproduksi H#- )B7 sebanyak A.(*D.(/@ kg<l %)A5./// pcs sudah didistribusikan, dan .D/.*// pcs masih tersimpan di gudang. Saat meninjau gudang, -im 0eptan menemukan penyimpanan H#- stok baru yang letaknya berdekatan dengan H#- stok lama. -ak ada pembatas yang jelas antara keduanya. Menyaksikan itu, -im minta pihak produsen mengisolasi stok lama. !estisida merupakan bahan kimia, campuran bahan kimia atau bahan-bahan lain yang bersifat bioaktif yang pada hakikatnya digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. 4amun, setelah dilakukan beberapa penelitia oleh ahlinya, telah ditemukan dan diproduksi juga pestisida hayati, yaitu pestisida yang berasal dari makhluk hidup bukan dari bahan kimia atau campuran bahan kimia. 1da berbagai macam pestisida yang dipasarkan, namun pada dasarnya, sebagian besar pestisida bersifat racun. Oleh sebab sifatnya sebagai racun itulah pestisida dibuat, dijual dan digunakan untuk meracuni O!- %Organisme !engganggu -anaman&. Setiap racun berpotensi mengandung bahaya. Oleh karena itu, ketidakbijaksanaan dalam penggunaan pestisida pertanian bisa menimbulkan dampak negatif.595: 0ampak pestisida bagi konsumen umumnya berbentuk keracunan kronis yang tidak segera terasa. 4amun, dalam jangka 'aktu lama mungkin bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Meskipun sangat jarang, pestisida dapat pula menyebabkan keracunan akut, misalnya dalam hal konsumen mengkonsumsi produk pertanian yang mengandung residu dalam jumlah besar.

C. PELANGGARAN YANG DILAKUKAN OLEH PRODUSEN OBAT NYAMUK HIT 0alam kasus ini, !- Megasari Makmur melanggar pasal A huruf a $ndang-undang nomor ( tahun )*** tentang !erlindungan Konsumen yang berbunyi? +Hak konsumen adalah :
3[3] I Gede Supawan Bagus. 2009. Penggunaan Pestisida : Artikel.

a. hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa,A9A: Berdasarkan $$ 4omor ( -ahun )***, !erlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. 4ah, dari itu, perlindungan konsumen fokusnya bertujuan pada usaha meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindungi diri, mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara. menghindarkannya dari ekses negatif pemakaian barang dan jasa, meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen. Sebenarnya, adanya $$ ini cukup representatif apabila telah dipahami oleh semua pihak, karena di dalamnya juga memuat tentang upaya menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk mendapatkan informasi, menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen. sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggungja'ab dalam berusaha, ke'ajiban mereka untuk meningkatkan kualitas barang dan jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan konsumen. Kemudian di dalam $$ !erlindungan Konsumenpun, diatur tentang pelarangan bagi pelaku usaha yang tidak mengikuti ketentuan berproduksi secara halal, sebagaimana pernyataan +halal, yang dicantumkan dalam label@9@:. Hak-hak konsumen dalam $$ 4omor ( -ahun )***, telah diatur secara jelas. Konsumen mempunyai hakatas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan jasa, hak untuk memilih barang dan jasa serta mendapatkan barang dan jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.D9D: Kemudian konsumen berhak pula atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan jasa, hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan jasa yang digunakan, hak untuk mendapatkan ad okasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut, hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi atau penggantian apabila barang dan jasa yang diterima tidak sesuai kualitasnya atau tidak sebagaimana mestinya. 4amun, memang pada realitanya, terkadang
4[4] ndang!undang no"o# $ ta%un 1999 tentang &e#lindungan 'onsu"en

([(] Ibid) pasal $ *[*] Ma+ala% N,-.. Pilah-Pilih Obat Nyamuk Setelah Hit Ditarik. /disi 2004.

konsumen seringkali berada pada posisi yang kurang menguntungkan dan daya ta'arnya lemah. #ni karena mereka belum memahami hak-hak mereka dan terkadang sudah menganggap itu persoalan biasa saja. $ntuk itu mesti di bangun gerakan secara massif antar elemen masyarakat yang care terhadap ad okasi kepentingan konsumen. D. PENEGAKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 DALAM KASUS HIT !enarikan dan pemusnahan obat nyamuk H#- .,)1 dan H#- )B7 yang mengandung pestisida berbahaya %2at kimia diklor os yang berefek samping kanker hati dan lambung&, akan berdampak tidak baik untuk konsumen. 67K# sudah lama melarang penggunaan pestisida karena tidak baik bagi kesehatan. Hal tersbut juga telah ditegaskan dalm undang-undang perlindungan konsumen. Fika ternyata benar bah'a tahun .//5 0epartemen !ertanian telah melayangkan surat teguran kepada !- Megasari Makmur %produsen obat nyamuk H#-&, seharusnya produsen bisa dikenakan sanksi atau pencabutan i2in produksi. !rodusen yang memproduksi barang tidak sesuai standar bisa dikenakan sanksi seperti yang tertera pada $$ !erlindungan Konsumen, yaitu pidana maksimal @ tahun atau denda maksimal "p . miliar. 67K# sendiri pada tahun )*** sempat melakukan sur ei label terhadap beberapa merek obat nyamuk. 0ari sekian banyak yang diuji, H#- berjenis semprot dan cair memang sudah mengandung bahan aktif diklorovos. Menurut 8HO 0ikloro os termasuk kelompok racun yang paling tinggi. 1kan tetapi, saat itu memang belum ada pengumuman dari pemerintah untuk melarang penggunaan bahan-bahan tersebut dalam kadar tertentu. 67K# hanya memberlakukan sanksi penarikan selama dua bulan H#- yang telh beredar untk dimusnahkan, jika tidak maka akan ada sanksi baru. 0engan demikian permasalah sudah dituntaskan oleh 67K# tanpa harus berakhir dimeja hijau. BAB III A. KESIMPULAN ). -erdapat pestisida yang terdiri dari beberapa 2at berbahaya bagi kesehatan manusia. Karena H#adalah obat antinyamuk untuk dipakai dirumah, maka sangat rentan mengganggu kesehatan. 1dalah !- Megasari Makmur yang memproduksi merek obat nyamuk tersebut telah diperiksa oleh 67K# terkait kandungan produknya. !- Megasari melanggar pasal A huruf a $$ ( tahun )*** .. 0alam kasus tersebut penegakan $ndang-undang nomor ( tahun )*** dilakukan penarikan dan pemusnahan produk baik yang sudah beredar maupun yang masih terdapat digudang. Karena tidak sampai berakhir le'at litigasi maka penegakan $$ tersebut masih belum dikatakan telah ditegakan. 1kan tetapi ada proses lain yang lebih baik untuk kepentingan perusahaan maupun konsumen. 0engan demikian konsumen masih terlindungi, 'alaupun H#- lolos dari penga'asan. 5. !- Megasari Makmur hanya berupaya dengan penarikan dan pemusnahan produk. 8alaupun dalam undang-undang perlindungan konsumen, pelaku usaha harus menanggung ganti rugi apabila terjadi hal yang merugikan konsumen. B. SARAN

).

$ntuk pemerintah, lebih mengedepankan sifat pre entif atas barang-barang yang berbahaya. Salah satunya obat antnyamuk H#-. !enga'asan terhadap para pelaku usaha dan produk yang dipasarkan harus diseleksi dengan ketat. Karena yang menggunakan produk itu adalah masyarakat banyak. $ntuk !elaku $saha, lebih memberikan kualitas bukan kuantitas barang. Karena usaha yang bagus adalah yang membuat konsumen puas. -idak berlaku curang atas produknya dan selalu jujur akan keadaan barang. Selalu menggunakan barang-barang yang aman untuk kesehatan dan menghindari dari ekses produk yang bersangkutan.

..

5. $ntuk masyarakat, lebih jeli dan selektif atas produk yang hendak dikonsumsi. Selalu melihat tanggal kadaluarsa dan komposisi produk. Fangan hanya tergiur karena murah. Murah bukan jaminan suatu produk bagus. DAFTAR PUSTAKA $ndang-undang nomor ( tahun )*** tentang !erlindungan Konsumen 4inkiatian.blogspot. Heboh Antinyamuk erbahaya. diakses .. Mei ./). # >ede Supa'an Bagus. .//*. Penggunaan Pestisida : Artikel. Majalah 4OG1. Pilah-Pilih !bat "yamuk #etelah Hit Ditarik. ;disi .//A.