Anda di halaman 1dari 22

SKILL LOBI

LOBI DAN NEGOSIASI


A.

Pengertian Lobi Lobi adalah suatu upaya pendekatan yang dilakukan oleh satu pihak yang memiliki kepentingan tertentu untuk memperoleh dukungan dari pihak lain yang dianggap memiliki pengaruh atau wewenang dalam upaya pencapaian yang ingin dicapai.

B. Pengertian negosiasi Negosiasi adalah suatu proses perundingan antara pihak yang berselisih atau berbeda pendapat tentang suatu permasalahan

Esensi lobi dan negosiasi a. Lobi sebagai awal negosiasi Lobi dilakukan sebagai pendekatan dalam rangka merancang sesuatu perundingan. Apa bila lobi berjalan mulus diyakini akan menghasilkan perundingan yang sukses.

b. Negosiasi sebagai fungsi dan sarana Lobi memiliki beberapa karakteristik, yaitu bersifat informal dalam berbagai bentuk, pelakunya juga beragam dapat melibatkan orang ketiga sebagai perantara, tempat dan waktu fleksibel dengan pendekatan satu arah oleh pelobi.

c. Contoh Praktik lobi dan negosiasi dalam berbagai kasus 1) Kasus pilkada 2) Kasus-kasus pemberontakan dalam negri 3) Kasus perang dingin Amerika-Uni Soviet

Mengapa perlu negosiasi? Negosiasi diperlukan dalam kehidupan manusia, karena sifatnya yang begitu erat dengan pilosofi kehidupan manusia dimana setiap manusia memiliki sifat dasar untuk memenuhi kepentingannya disatu sisi manusia lain juga memiliki kepentingan yang akan tetap dipertahankan, sehinggan terjadilah benturan kepentingan.

KEMAMPUAN BERNEGOSIASI

1. Kemampuan menentukan serangkaian tujuan namun tetap fleksibel dengan yang lainnya
2. Kemampuan untuk mencari kemungkinan-kemungkinan dari pilihan yang banyak

3. Kemampuan untuk mempersiapkan dengan baik


4. Kompetensi interaktif yaitu mampu mendengarkan dan menanyakan pihakpihak lain 5. Kemampuan menentukan prioritas

Tahap-tahap Negosiasi

1)

2)

3) 4)

5)

Persiapan. Pada tahap ini negosiator mulai mengadakan kick off meeting internal untuk keperluan pengumpulan informasi relevan yang lengkap, pembentukan tim apabila diperlukan yaitu pemimpin tim negosiator, anggota kooperativ, anggota oposisi dan swiper Proposal. Pada tahap ini negosiator dapat memilih apakah langsung melakukan penawaran pertama atau menunggu pihat lain yang mengajukan penawaran Debat. Tahap ini merupakan tahap terpenting dalam suatu proses negosiasi, yang diisi oleh argumentasi dari masing-masing pihak. Tawar-menawar. Negosiator mengadakan tawar-menawar atas kepentingan pihaknya maupun pihak lain Penutup. Suatu negosiasi dapat berakhir dengan berbagai kemungkinan antara lain negosiasi berhasil, gagal atau ditunda

TEKNIK NEGOSIASI

Mulailah dgn niat baik Tentukan tujuan negosiasi Kerjakan pekerjaan rumah

Pahami posisi perusahaan Anda di mata 'partner Awali negosiasi dgn penjelasan apa yg Anda harapkan dari negosiasi tsb

Focus to your expectation

Take a break jika belum ada kesepakatan Note every improvement Jika negosiasi sudah selesai, bacakan poin penting dari hasil yg sudah disepakati bersama.

Take a break jika belum ada kesepakatan Note every improvement


Jika negosiasi sudah selesai, bacakan poin penting dari hasil yg sudah disepakati bersama.

Manajemen konflik Ada empat kuadran manajemen konflik, yaitu 1) Kuadran kalah-kalah (menghindari konflik) 2) Kuadran menang-kalah (persaingan) 3) Kuadran kalah-menang (mengakomodasi) 4) Kuadran menang-menang (kolaborasi)

Negosiasi dengan hati Negosiasi sebenarnya melibatkan tiga hal pokok yang kami sebut sebagai negotiation triangle, yaitu 1. HEART, yaitu karakter atau apa yang ada dalam negosiasi, 2. HEAD yaitu metode atau teknik-teknik yang kita gunakan dalam melakukan negosiasi, 3. HEND yaitu kebiasaan-kebiasaan dan perilaku kita dalam melakukan negosiasi yang semakin menunjukan jam terbang kita menuju keunggulan atau keahlian dalam bernegosiasi

LANGKAH-LANGKAH BERNEGOSIASI
1.

PERSIAPAN
Pada tahap ini negosiator mulai

mengadakan meeting internal untuk keperluan pengumpulan informasi relevan yang lengkap, pembentukan tim apabila diperlukan yaitu pemimpin tim negosiator, anggota kooperativ, anggota oposisi dan swiper

2. PEMBUKAAN

Pembukaan ada tiga sikap yang perlu kita kembangkan dalam melakukan negosiasi, yaitu : 1. Pleasant (menyenangkan) 2. Assertive (tidak ragu atau plin-plan) 3. Firm (teguh dalam pendirian)

3. MEMULAI PROSES NEGOSIASI


Memulai proses negosiasi Langkah pertama dalam proses negosiasi adalah menyampaikan (proposing) apa yang menjadi keinginan atau tuntutan kita Pada tahap ini negosiator dapat memilih apakah langsung melakukan penawaran pertama atau menunggu pihak lain yang mengajukan penawaran

4. ZONA TAWAR MENAWAR (THE BARGAINING ZONE)


The Bargaining Zone (TBZ) adalah

Negosiator mengadakan tawar-menawar atas kepentingan pihaknya maupun pihak lain Tahap ini merupakan tahap terpenting dalam suatu proses negosiasi, yang diisi oleh argumentasi dari masing-masing pihak.

5. MEMBANGUN KESEPAKATAN
Babak terakhir dalam proses negosiasi adalah membangun kesepakatan dan menutup negosiasi. Ketika tercapai kesepakatan biasanya kedua pihak melakukan jabat tangan sebagai tanda bahwa kesepakatan (deal or agreement) telah dicapai dan kedua pihak memiliki komitmen untuk melaksanakannya

Anda mungkin juga menyukai