Anda di halaman 1dari 14

TUGASSTUDIKASUS MATAKULIAHETIKABISNIS Buatlahkelompokyangterdiriatasmaksimum4mahasiswa,atausesuaidenganpetunjukdosen. Setiapkelompokmengerjakansatukasusyangditetapkandosen,danmenyajikannyadikelas. KASUSI.

I.BAKRIELIFE(PTASURANSIJIWABAKRIE) Bakrie Life atauPTAsuransi Jiwa Bakrieadalah anak perusahaangrupusaha Bakrieyangbergerakdi bidangusahaasuransijiwa, sektor industri danjasa keuangan. BakrieLife didirikanpada tahun 1996 setelah mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Centris pada tanggal 24 Oktober 1996 dengan kepemilikan 94% Bakrie Capital Indonesia (BCI) dan 6 % kelompok pegawai Bakrie Life. Produk Bakrie Life meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan dan investa atau asuransi sekaligus investasi.SalahsatuprodukandalanBakrieLifeadalahDiamondInvesta. DiamondInvestadiluncurkanpadatahun2005danlangsungdiserbubanyaknasabahkarenaproduk ini menjamin return tahunan sebesar 1213%. Dalam prospektus disebutkan bahwa bunga investasi Diamond Investa mengacu pada ratarata bunga deposito Bank Mandiri, BNI dan Bank Permata ditambah dengan bonus sebesar 1,5% per tahun. Return Diamond Investa relatif sangat tinggi dibandingkan return ratarata yang ditawarkan asuransi lainnya, yang hanya berkisar 78%. Berbeda dengan produk asuransi plus investasi lainnya, produk Diamond Investa memberikan return yang tetap. Produk asuransi plus investasi lainnya sebagian besar berbentuk unit link atau penyertaan, yang dalam hal ini return yang diterima nasabah sangat berfluktuasi tergantung pada kinerja aset yang mendasarinya (underlying assets). Pada prospektus awal juga disampaikan kepada calon nasabah bahwa 80% dana nasabah akan ditempatkan pada pasar obligasi, 15% pada saham dan 5% padadeposito. Krisis global tahun 2008 2009 berawal dari krisis subprime mortgage atau kredit perumahan di USA. Macetnya kredit di sektor perumahan secara cepat menyebabkan anjloknya pasar modal dan bangkrutnya pemainpemain besar Wall Street seperti Lehman Brothers dan Washington Mutual. Krisiskemudianmenyebarkebelahandunialainnyaakibatreaksipanikinvestoryangagresifmenjual sahamsahamnyadenganhargamurahsehinggabursasahamanjlok.DampaknyabursasahamEropa turun hingga 37%, Cina 57%, dan India 52%. Krisis pasar modal segera mempengaruhi sektor riil sehingga menurut IMF (International Mutual Fund) kerugian yang terjadi ditaksir mencapai USD 1,4 triliun. Dalam kondisi demikian Indonesia juga tidak lepas dari pengaruh krisis global 2008 2009 yang menyebabkan merosotnya IHSG (Indek Harga Saham Gabungan) sampai dengan 6,69% atau turun sebesar 48,96 point sebelum dilakukan suspend (penghentian sementara). Nilai tersebut merupakan yang tertinggi kedua di kawasan Asia setelah Filipina. Merosotnya IHSG lalu diikuti dengan terkoreksinya harga saham 209 emiten yang jatuh termasuk 6 emiten milik grup Bakrie. Saham Bakrie kemudian terkena penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) karena mengalamipenurunan lebihdari 30%, diantaranya adalahsaham PTBumi Resources Tbk(BUMI),PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP), PT Persada Tbk (ENRG), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan PT Bakrie & Brothers (BNBR) yang merupakan induk kelimaperusahaanini.

Menurut analis, rontoknya hargaharga saham seluruh grup Bakrie disebabkan karena penggadaian sahamsaham anak usaha yang dilakukan BNBR. Para kreditur secara besarbesaran melepas aset aset saham grup Bakrie pada harga murah. Sebelum terjadi peristiwa ini, tanpa sepengetahuan nasabah, manajemen Bakrie Life menempatkan investasi pada saham lebih dari 15%, hingga mencapai 7080%. Sahamsaham yang dibeli sebagian besar adalah saham grup Bakrie. Anjloknya hargahargasahamgrupBakrieikutmenyeretBakrieLifedalamkesulitanlikuiditas.Sejakakhir2008, BakrieLifetidakmampumembayarsimpananpokoknasabahdanperJuni2009BapepamLK(Badan PengawasPasarModaldanLembagaKeuangan)melarangBakrieLifeuntukmemasarkanproduknya. Total piutang Bakrie Life terhadap nasabahnya mencapai Rp 360 milyar. Manajemen Bakrie Life menawarkanpengembaliandananasabahsebesar1%perbulansehinggadibutuhkanwaktu8tahun 4 bulan bagi setiap nasabah untuk memperoleh dananya kembali. Nasabah menolak tawaran ini, yangakhirnyadibuatSuratKeputusanBersama(SKB)untukmelakukanrestrukturisasipembayaran. SKB merupakan perjanjian atau kontrak antara nasabah dengan Bakrie Life yang dalam hal ini Bakrie Life berkomitment untuk membayar bunga sebesar 9,5% per bulan beserta cicilan pokok sebesar 25% pada 2010, 25% pada 2011 dan sisanya 50% pada 2012. Skema pembayaran angsuran pokok dana tersebut yaitu Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember2011(6,25%),danterakhirpadaJanuari2012(50%). Pada kasus ini nasabah dirugikan karena dari return 1213% seperti yang dijanjikan dalam prospektus awal turun menjadi 9,5%. Angsuran bulan Maret dan Juni 2010 telah diselesaikan oleh manajemenBarieLife,namununtukangsuranbulanSeptemberdanDesember2010belumdilunasi. BapepamLK telah mengirim surat teguran kepada Bakrie Life dan meminta kepada pemegang saham Bakrie Life, yaitu Bakrie Capital untuk membantu menyuntikkan dana ke Bakrie Life guna memenuhi kewajiban pada nasabah. DPR juga telah memberikan tenggat waktu sampai dengan akhir Oktober 2010 kepada pemegang saham dan manajemen Bakrie Life untuk melunasi dana nasabah Diamond Investa. Sampai dengan pertengahan Oktober 2010 Bakrie Life telah menyelesaikanpembayarannasabahdengandanadibawahRp200jutadantunggakanpembayaran cicilanterhadapnasabahdengandanadiatasRp200juta. BapepamLK telah menghentikan operasional Bakrie Life, tetapi tidak sampai mencabut ijin usahanya. Apabila BapepamLK mencabut ijin usaha Bakrie Life maka BapepamLK tidak dapat melakukanpendampingankepadanasabahdankasusinidianggapselesai.NasabahDiamondInvesta juga dapat mengambil jalur hukum, dan apabila berhasil sehingga Bakrie Life dianggap pailit, maka aset yang tersisa dapat digunakan untuk menutup kewajiban kepada nasabah. Namun demikian nasabah Bakrie Life meragukan apakah aset yang ada mencukupi untuk memberikan ganti rugi kepadanasabah. (Sumber:EtikaBisnisModern,TriHendroSigit,2012) Pertanyaan: 1. Sebutkan beberapa praktek dan atau tindakan, dari kasus di atas, yang dapat digolongkan sebagaipelanggaranetikabisnis.

2. Pihakpihak mana saja yang melakukan pelanggaran etika bisnis, serta standar moral apa yang dilanggarolehpihakpihaktersebut? 3. Adakahsebabsebabyangbersifatsistemikyangmenyebabkanterjadinyakasustersebut? 4. Adakah sebabsebab kekeliruan pengambilan keputusan oleh nasabah yang menyebabkan dialaminyakerugian? KASUSII.PTSARIJAYAPERMANASEKURITAS PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) adalah perusahaan sekuritas lokal terbesar kedua di Indonesia. Didirikan oleh Herman Ramli yang juga berperan sebagai Komisaris Utama yang memiliki 100% saham. PT SPS memiliki 48 kantor cabang yang tersebar di 24 propinsi. Penyelewengan terjadi pada saat dana 8700 orang nasabah sebesar Rp 245 milyar dimasukkan oleh Herman Ramli ke dalam 17 rekening fiktif. Dana nasabah pada mulanya ditujukan untuk perdagangan di pasar saham, namun kemudiandengansengajadipindahkankerekeningyangtidakadakaitannyadenganjualbelisaham. Pemegang saham yang sekaligus komisaris, seharusnya tidak memiliki kewenangan untuk melakukanpemindahandana. NamunkenyataannyaHermanRamlimemilikiaksesuntukmelakukan tindakantersebut. Sebelum terjadi peristiwa ini, PT SPS menggunakan dana nasabahnya terlibat pada aktivitas repo saham Bumi Resources (BR). Ternyata pembayaran yang diterima dari BR tidak lancar. Dari keseluruhan nilai repo sebesar Rp 35 milyar, yang telah terbayar hanya sebesar Rp 15 milyar. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Herman Ramli melakukan cara menggoreng saham di lantai bursa melalui pembelian sahamsaham yang kurang aktif, mendongkrak harga (menggoreng) dengan harapanhargasahamakannaiktajam,dankemudianmenjualkembalisahamsahamtersebutuntuk memperoleh keuntungan dari selisih penjualan saham. Namun skenario tersebut tidak berhasil karena terjadinya krisis global tahun 2008, yang menyebabkan semua harga saham jatuh secara signifikan.Akibatnya,bukankeuntunganyangdiperolehPTSPS,tetapisebaliknyadananasabahyang terlanjurdipakaimembelisahamtidakdapatkembali. BerikutkronologiperistiwapenggelapandananasabahPTSPSmenurutversiBapepamLK: 20022008 : Herman Ramli secara bertahap memerintahkan stafnya, Setya Ananda, untuk mencari nasabah dengan nama orang lain (nominee) sejumlah 17 nasabah, yang sebagian besar adalah pegawai grup Sarijaya, untuk kemudian dibuatkan rekening. Rekening tersebut dipergunakan untuk melakukan transaksi jual/beli saham di bursa efek. Karena dana dalam 17 rekening tersebut tidak mencukupi, Herman Ramli meminta stafnya, Lanny Setiono, untuk menaikkan batas transaksi atau Trading Available (TA). Kenaikan TA tersebut disetujui para direksi PT SPS meskipun mereka mengetahui bahwa dana yang terdapat dalam 17 rekening itu tidak mencukupi. Dengan demikian, transaksi jual/beli saham dapat dilakukan tanpa sepengetahuan nasabah.Untukpembayarantransaksi,HermanRamlimendebetdanasebanyak13.074nasabah yangtersimpandimainaccountPTSPSdenganakumulasiRp235,6milyar. 12Des2008:DireksiPTSPSmenyampaikansuratkepadaBursaEfekIndonesia(BEI)danmenyatakan bahwa perusahaan sedang mengalami kesulitan likuiditas akibat pembukaan 17 rekening nasabah sebesar Rp 235 milyar. Pembukaan 17 rekening nasabah tersebut dilakukan atas nama oranglain.

15 Des 2008: Biro Pemeriksaan dan Penyidikan BapepamLK melakukan pemeriksaan ke PT SPS, termasuk meminta jika BEI memiliki laporan terkait dengan PT SPS, maka BEI diminta untuk melaporkan ke BapepamLK. Komisaris Utama PT SPS, Herman Ramli, mengaku telah menggunakan rekening nominee untuk transaksi sejak 2002, menggunakan dana nasabah yang disimpan atas nama PT SPS. Dalam hal ini terdapat indikasi bahwa PT SPS tidak melakukan proseduryangtepatdalampelaporanModalKerjaBersihDisesuaikan(MKBD). 19 Des 2008: Herman Ramli dianggap tidak beritikad baik, sehingga BapepamLK melakukan upaya pencegahandenganmengamankannya.DarihasilinvestigasiBapepamLkdiperolehfaktabahwa Herman Ramli diduga melakukan tindak pidana dan penyimpangan karena sebagai pemegang sahamdankomisarisseharusnyatidakmemilikikewenangan.NamunyangterjadiHermanRamli mempunyaiaksesuntukmemindahkandananasabahtersebut. 24Des2008:HermanRamliditahanolehBareskrimMabesPOLRI 28 Des 2008: PT SPS melaporkan kepada otoritas bursa (BEI) dan meminta bantuan karena nasabah mulai menarik dana. Manajemen mengaku membutuhkan dana segar. Dalam pernyataannya, HermanRamlijugabersediamenjaminkansahamsahamyangdimilikinya. 5 Jan 2009: Ketua BapepamLK mengundang Anggota Bursa (AB) untuk membahas masalah PT SPS, terutama guna mencari jalan keluar. Namun, dalam rapat tersebut tidak diperoleh solusi yang jelas tentang sumber dana untuk menutupi kebutuhan PT SPS. BapepamLK juga meminta agar ABbersiapmenghadapipenarikandanadarinasabah. 6Jan2009:BEImenghentikansementara(suspend)aktivitasperdaganganPTSPS. 9 Jan 2009: BapepamLK menggelar konferensi pers untuk menjelaskan masalah yang menimpa PT SPS. 13 Jan 2009: Rapat BapepamLK dan Self Regulatory Organization (SRO) membahas tentang verifikasirekeningrekeningnasabah.Padasaatbersamaan,duadireksiPTSPS,ZulfianAlamsyah danTeguhJayadiamankanolehBareskrimMabesPOLRI. 14 Jan 2009: Manajemen PT SPS mendatangi BapepamLK untuk meminta arahan mengingat direksi perusahaansudahdiamankan. Dalam kasus tersebut, Mabes POLRI berbeda pendapat dengan BapepamLK dalam hal POLRI menyatakan kasus PT SPS masuk dalam ranah hukum pasar modal dan perlu ditindak sesuai UU Pasar Modal; sedangkan BapepamLK menyatakan bahwa kasus tersebut bukan pelanggaran pasar modal,melainkankategoripidanaumum,yaknipenggelapandanpencucianuang. Terdapat beberapa perusahaan yang berminat membeli PT SPS yaitu Vierjamal, PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Trimegah Sekurities Tbk. Setelah dilakukan review oleh BEI maka kursi keanggotaan PT SPS dicabut dan dilelang. Mantan Komisaris Herman Ramli, terkena ancaman hukuman 5 tahun penjara jika terbukti bersalah melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan kejahatan pasar modal melanggarBabXIUUno8tahun1995tentangPasarModalyang mengaturperihalpenipuan, manipulasipasardanperdaganganorangdalam. (Sumber:EtikaBisnisModern,TriHendroSigit,2012) Pertanyaan:

1. Sebutkan beberapa praktek dan atau tindakan, dari kasus di atas, yang dapat digolongkan sebagaipelanggaranetikabisnis. 2. Pihakpihak mana saja yang melakukan pelanggaran etika bisnis, serta standar moral apa yangdilanggarolehpihakpihaktersebut? 3. Adakahsebabsebabyangbersifatsistemikyangmenyebabkanterjadinyakasustersebut? 4. Adakah sebabsebab kekeliruan pengambilan keputusan oleh pemilik usaha yang menyebabkankerugianbagiparanasabah? KASUSIII.BISNISKESEHATAN PadabulanAgustus1992,ChristydeMeurers,seorangguruberusia32tahundiLosAngelesdanjuga sebagai ibu dari dua anak, merasakan ada benjolan di dadanya. Kanker. Dua bulan sebelumnya, dia mendaftar sebagai anggota Health Net, sebuah organisasi perawatan kesehatan (MHO) yang memberikan layanan kesehatan kepada para anggotanya dan merupakan salah satu program asuransikesehatanyangditawarkandisekolahtempatiabekerja.HealthNetmembayarmastektomi danjugaterapiradiasisertaperawatankemoterapi. PadabulanMei1993,setelahmelakukanscantulangsumsum,sangdokter,dr.Gupta,menyarankan untuk transplantasi tulang dan memintanya menemui Dr. McMillan, seorang spesialis yang akan memeriksa apakahdialayakmelakukantransplantasisebuahprosesyangmungkinakanmemakan biaya setidaknya $100.000. Namun pada saat Christy dan keluarganya mengunjungi Dr. McMillan, dia tidak menjelaskan apa saja yang akan dilakukan dalam transplantasi tulang, namun hanya mengatakan bahwa Christy pertama harus menjalani perawatan obat untuk menentukan apakah tumoryangdideritanyabereaksiterhadapobatyangdigunakandalamtransplantasitulangsumsum. Christy dan keluarganya agak mencurigai bahwa kemungkinan Health Net tidak akan mau menanggung biaya transplantasi yang besar itu. Kemudian ia mencoba memeriksakan diri ke dokter ahli spesialis transplantasi tulang yang lain yakni Dr. Roy B Jones. Pada Juni 1993 Dr. Jones menyarankan agar dilakukan transplantasi tulang sungsum, namun bersamaan itu Health Net menolak untuk membiayainya dengan alasan transplantasi yang dilakukan masuk dalam klasifikasi investigasional atau eksperimental, dan Health Net secara kontraktual tidak wajib membayar biaya prosedur investigasional. Bahkan Dr. Gupta, dokter pertama yang memeriksa Christy akhirnya juga tidakbersediamenyarankantransplantasi. Sebagai informasi, Health Net adalah perusahaan independen yang berdiri sejak tahun 1979. Tahun pertama keuntungan perusahaan sudah mencapai $17.000, dan pada tahun kedua $17 Juta. Sampai dengan tahun 1994 Health Net masih merupakan perusahaan independen. Dengan menerapkan sistem capitation, Health Net memperoleh keuntungan yang sangat besar. Premi pada tahun 1992 mencapai $ 2 milyar. Pada sistem capitation maka perusahaan asuransi akan menggaji secara bulanan para dokter, spesialis, kelompok dokter, dan rumah sakit untuk masingmasing pasien yang dirujuk. Jika dokter, spesialis, kelompok dokter, atau rumah sakit mengeluarkan biaya yang lebih kecil dari biaya capitation, maka mereka boleh mengambil kelebihannya. Jika mereka mengeluarkan biaya lebih besar dari biaya capitation, maka mereka yang harus menutup kekurangannya dengan dana sendiri. Dengan demikian sistem capitation memberikan sebuah insentif ekonomi untuk memberikan tingkat pelayanan kesehatan yang lebih rendah. Sistem ini di satu sisi berperan dalam

menekanbiayamedisyangmeroketsertadisisilainmampumenaikkanpremiasuransimedisdalam jumlah yang signifikan. Dengan menerapkan sistem capitation dan dengan memberlakukan cara cara pengendalian biaya lainnya dari dunia bisnis ke dalam dunia kedokteran, terbukti menjadikan perusahaanasuransikesehataninisebagaibisnisyangsangatmenguntungkan. Pada saat Health Net pertama kali go publik tahun 1994, nilai saham perusahaan tersebut tibatiba menjadi $ 150 juta. Pada Desember 1995 Health Net memperoleh akreditasi dari NCQA (National Committee for Quality Assurance). NCQA merupakan sebuah kelompok industri yang memberikan akreditasi pada perusahaanperusahaan asuransi kesehatan yang memenuhi kriteria tertentu. Berdasarkan laporan survei NCQA juga diketahui bahwa Health Net mengeluarkan biaya yang lebih kecil dibanding perusahaan asuransi lainnya untuk perawatan medis. Tetapi pengeluaran untuk pemasaran,gajidanbiayaadministrasilainlebihbesardibandingperusahaanasuransilainnya. Pada saat Dr. Gupta menolak merekomendasitransplantasi,Christy mengajukanpermohonanuntuk menemui spesialis kanker lain, Dr. Schinke, yang juga seorang dokter dari Health Net. Setelah memeriksanya,Dr.SchinkesetujubahwaChristyperludipertimbangkanuntuktransplantasi.Namun beberapa waktu kemudian Dr. Schinke menerima telepon dari administrator Health Net, dan katanya kemudian, Saya tidak mengerti mengapa seoarang administrator menelpon dan dengan nada kasar mengatakan, Anda ini bagaimana, mengapa anda menyarankan pasien itu untuk mempertimbangkan melakukan transplantasi?. Namun Dr. Schinke tidak menarik rekomendasinya. Dr. Schinke merujuk Christy ke UCLA Medical Center, salah satu rumah sakit yang menjalin kontrak denganHealthNet. Karena Christy sudah memahami situasi, maka ia tidak mengatakan sebagai pasien Health Net pada saatmenemuiDr.JohnGlaspy,seorangspesialiskankerdiUCLAMedicalcenterpadatanggal25Juni 1993. Karena tidak tahu bahwa Christy adalah pasien Health Net, Dr. Glaspy setuju bahwa transplantasimerupakantindakanyangcukuprasionaluntukdilakukan.Setelahdiuji2bulandengan obat, dan reaksinya positif tubuh Christy dapat menerima, maka ditandatanganilah persetujuan untukmembayarrumahsakitsebesar$92.000denganuangsendiriuntukbiayatransplantasi. Christy dan keluarga mengajukan permohonan pada Health Net untuk mempertimbangkan kembali kebijakan perusahaan tersebut dalam menggolongkan transplantasi sebagai perawatan investigasional dan menolak membiayainya. Meskipun kebanyakan perusahaan asuransi (75%) bersedia membayar biaya transplantasi, namun Dr. Osorio, seorang administrator Health Net, sekali lagimenolakmembayarbiayatransplantasi.Dr.Osoriobahkanmemanggilkepalabagianunitkanker UCLA Medical Center dengan maksud mempengaruhi atau mengintimidasi pihak rumah sakit, meminta penjelasan mengapa UCLA mengizinkan transplantasi terhadap Christy yang dalam hal ini melanggar petunjuk pelaksanaan dari Health Net. Kepala bagian operasi terkejut, karena tidak tahu sebelumnya. (Ket: Dalam perjanjian, Health Net berhak memutuskan kontrak dengan pihak rumah sakit setelah memberi peringatan dan tenggang waktu 90 hari; suatu krisis besar bagi UCLA karena selama ini sebagian besar dana mereka berasal dari Health Net). Satu minggu kemudian, UCLA Medical Center memberitahukan ke Health Net bahwa pihaknyalah yang akan menanggung biaya transplantasikarenatelahmenyetujuinya. Pada tanggal 23 September 1993, Christy menjalani perawatan di rumah sakit UCLA. Setelah kesehatan cukup membaik, merasa cukup sehat untuk bisa memotong rumput di halaman, maka

Christy diizinkan pulang ke rumah. Dia terbebas dari kanker selama 4 bulan, pada tahun 1994 penyakitnyamulaikambuhkembali.PadaJumat,10Maret1995Christymeninggaldunia. (Sumber:EtikaBisnis,ManuelGVelasquez,2005) Pertanyaan: 1. Sebutkan beberapa praktek dan atau tindakan, dari kasus di atas, yang dapat digolongkan sebagaipelanggaranetikabisnis. 2. Pihakpihak mana saja yang melakukan pelanggaran etika bisnis, serta standar moral apa yang dilanggarolehpihakpihaktersebut? 3. Adakahsebabsebabyangbersifatsistemikyangmenyebabkanterjadinyakasustersebut? 4. Adakah sebabsebab kekeliruan pengambilan keputusan oleh dokter yang menyebabkan dialaminyakerugianolehpasien? KASUSIV.BURMACONNECTIONPEPSI Pada tanggal 23 April 1996, PepsiCo mengumumkan bahwa pihaknya memutuskan untuk menjual 40% saham di pabrik botol Burma karena adanya kritik yang menyatakan bahwa dengan beroperasi di Burma, perusahaan berarti mendukung rezim militer yang berkuasa. Tetapi PepsiCo tidak memberitahukan kepada publik bahwa ia akan tetap menjual konsentrat sirup untuk perusahaan botoldiBurmadantetapmengijinkanperusahaanbotoltersebutmenjualPepsidiBurma. Burma memperoleh kemerdekaan dari Inggris tahun 1948. Pada Juli 1988, saat kondisi perekonomian negara memburuk, sejumlah kekacauan terjadi di negara tersebut. Pada September 1988, militer di bawah pimpinan Jendral U Saw Maung mengambil alih kekuasaan dan secara brutal diperkirakan membunuh ribuan mahasiswa dan masyarakat sipil. Jendral Maung menggantikan pemerintahandenganStateLawandOrderrestorationCouncil(SLORC),sekelompokpejabatmiliter. Pada tahun 1990, SLORC, karena merasa yakin mendapat dukungan dari rakyat, membentuk pemerintahan baru dan melakukan Pemilu. Namun ternyata, mayoritas kursi dalam pemerintahan barudimenangkanolehpartaioposisiyangdipimpinSuuKyi. Militer menolak memberi kekuasaan pemerintahan pada sipil, SLORC membatalkan hasil Pemilu, menyatakan partai oposisi sebagai partai terlarang, dan menangkap para pemimpinnya, termasuk Suu Kyi. SLORC mengundang para investor dan perusahaanperusahaan asing untuk berinvestasi di Burma dengan harapan mampu memperbaiki kondisi perekonomian negara. PepsiCo merupakan salah satu dari sekian banyak perusahaan yang menanggapi undangan SLORC. Perusahaan lainnya antara lain: produsen pakaian Eddie Bauer, Liz Caliborne, Spiegels dan Levi Strauss.;pabriksepatuseperti:Reebok;dan perusahaanperusahaanminyakseperti;Amoco,Unocal, danTexaco.AmerikamenjadiinvestorasingterbesarkelimadiBurma. Burma dianggap menarik untuk investasi karena beberapa alasan. Tidak hanya karena tenaga kerja yang sangat murah, namun juga karena budayanya yang memberikan nilai sangat tinggi pada pendidikan dan hampir semua pekerja memiliki kemampuan baca tulis. Sumber daya minyak juga

besar, belum lagi berbagai sumber kekayaan alam lainnya yang belum dieksploitasi. Burma tidak hanyamenawarkanpasarbesaryangpotensial,akantetapijugalokasiyangstrategiskarenamenjadi penghubung beberapa pasar di Cina, India dan negaranegara asia tenggara lainnya. Demikian juga pemerintahan militer mengutamakan penegakan hukum dan peraturan, sehingga kondisi politik negarastabil. Akan tetapi militer juga memberikan banyak masalah. Banyak organisasi internasional, menuduh SLORC melakukan berbagai pelanggaran HAM berupa: pemaksaan tenaga kerja, pemindahan pemukiman secara paksa, ratusan tahanan politik, 40 anggota parlemen terpilih tahun 1990, membatasi kebebasan berpendapat dan berkumpul, dan seterusnya. Akan tetapi tahun 1991 pihak manajemenPepsiCotetapmemutuskanuntukmenjalinkerjasamadenganMyanmarGoldenStarCo. (MGS), sebuah perusahaan Burma yang dimiliki oleh seorang pengusaha Burma bernama Thein Tun. MGS memiliki 60% saham, sementara PepsiCo 40% saham. Kerjasama ini ditujukan untuk membangun sebuah pabrik botol dengan lisensi 10 tahun untuk mendistribusikan produkproduk PepsiCodiBurma,termasukPepsiCola,7UpdanMiranda. Kerjasama berjalan baik, sampai dengan tahun 1995 PepsiCo melaporkan keuntungan bisnis mencapai $20 Juta, dan bagian PepsiCo adalah $8 Juta. Perusahaan menyatakan bahwa tahun 1996 penghasilan meningkat 25%; dan produkproduk Pepsi menjadi sumber penghasilan utama bagi Thein Tun yang saat itu berteman baik dengan para jendral di SLORC. Hubungan antara Tun dengan junta militer ini juga merupakan salah satu faktor yang mendorong PepsiCo memilihnya sebagai rekanan. Namun di Amerika, para kritikus mempertanyakan etika melakukan bisnis di Burma. Di beberapa kampusmahasiswamemprotesperusahaanperusahaanyangmembukabisnisnyadiBurma,sertadi beberapa kota diserukan boikot terhadap produkproduknya. Para kritikus menganggap tindakan perusahaan yang demikian mencerminkan keberpihakan terhadap junta militer yang telah berbuat kejam terhadap rakyatnya; sementara itu jika para perusahaan bersedia keluar dari negara tersebut maka akan memberi pukulan terhadap kekuasaan junta militer akibat melemahnya kembali ekonomi,sehinggadapatmendorongjuntamiliterkembalimembukareformasidemokrasi. PepsiCo dan perusahaanperusahaan lain menyampaikan tentang sebuah kebijakan keterlibatan konstruktif. Menurutnya, cara terbaik agar junta militer melakukan reformasi adalah dengan tetap berada di Burma dan menekan pihak militer untuk merubah kebijaksanaannya. Kondisi ekonomi yang membaik akan membentuk kelas menengah yang mampu memperjuangkan demokrasi. Perdagangan bebas akan menghasilkan masyarakat bebas adalah slogan favorit PepsiCo dan perusahaan lainnya. Akan tetapi mulai karena begitu kuatnya desakan, akhirnya pada tahun 1996 PepsiCo melakukan divestasi atas saham pabrik botol di Burma. Tahun 1997, PepsiCo menjual sahamnya ke Thein Tun, namun dengan tetap mematuhi perjanjian untuk memberikan lisensi selama 10 tahun pada perusahaan botol tersebut. Tindakan ini dinilai sebagai tindakan setengah setengahdanparakritikusterusmelakukankritiknyaterhadapPepsiCo. (Sumber:EtikaBisnis,ManuelGVelasquez,2005) Pertanyaan:

1. Sebutkan beberapa praktek dan atau tindakan dari kasus di atas, yang dapat digolongkan sebagaipelanggaranetikabisnis. 2. Pihakpihak mana saja yang melakukan pelanggaran etika bisnis, serta standar moral apa yangdilanggarolehpihakpihaktersebut? 3. Adakahsebabsebabyangbersifatsistemikyangmenyebabkanterjadinyakasustersebut? 4. Adakah sebabsebab kekeliruan pengambilan keputusan oleh perusahaan PepsiCo yang menyebabkantidaksegeraterselesaikannyapolemikpelanggaranetikabisnistersebut? KasusV.CSR Sebuah perusahaan penambangan minyak beroperasi di sebuah pulau terpencil yang berpenduduk 100.000 jiwa. Sebagian besar penduduk adalah nelayan dengan tingkat ekonomi rendah. Kondisi sanitasi dan kesehatan masyarakat masih buruk. Penduduk mengandalkan air hujan utk keperluan seharihari. Kebutuhan air pada musim kemarau hanya dipenuhi dengan air hujan yang ditampung selama musim hujan. Karena keterbatasan air tersebut, penduduk terbiasa untuk melakukan BAB danmembuangsampahdilaut. Dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan masyarakat setempat, Perusahaan tersebut merumuskan program CSR berupa penyediaan delapan pompa sumur dalam dan pembuatan MCK untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi masyarakat. Ketika pembangunan selesai, masyarakat dapat menikmati ketersediaan air bersih. Namun mereka masih lebih menyukai untuk melakukan BAB dan membuang sampahnya ke laut. Setahun setelah dilaksanakannya CSR tersebut, terjadi beberapa kali demonstrasi oleh masyarakat yang menuntut kesempatan kerja dan perbaikan tingkatekonomimasyarakat. Pertanyaan: 1. BerikankomentarkelompokAndatentangprogramCSRyangdilaksanakanolehPTX. 2. HalapakahyangharusdilakukanolehPTXdalammenghadapipermasalahandenganpenduduk?

KASUSVI.PENYELUNDUPANLIMBAHB3 Dinas Bea Cukai, pada tanggal 28 Januari 2012 berhasil membongkar upaya penyelundupan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Pelabuhan Tanjung Priok. Limbah tersebut dikirim dari Inggris dan Belanda dengan dokumen palsu, dan tiba di Jakarta dalam tiga kapal antara bulan Desember 2011hinggaJanuari 2012. Sebanyak 89 peti kemas berasal dari Inggris dan 24 dariBelanda.Masing masingpetikemasberbobot28.2ton. Dalamdokumenke113kontainerdilaporkanberisiscrapbaja.Namunyangditemukanbukanhanya scrap baja, melainkan juga limbah plastik yang bersimbol berbahaya, tanah dan kotoran lainnya yangberbaumenyengat(TheJakartaGlobe,2012). Pertanyaan: 1. Peraturanapasajakahyangterkaitdengankasustersebutdiatas?

2. TindakanapakahyangseharusnyadilakukanolehPemerintahIndonesiauntukmengatasihal tersebut? KASUSVII.LIMBAHPABRIKKULIT Sebuah pabrik kulit yang terletak di Jawa Timur mempunyai bak penampung limbah cair berkapasitas 27 m3. Limbah yang ditampung secara periodik dibuang ke sungai tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Pembuangan terutama dilakukan pada saat hujan lebat. Pabrik kulit tersebut baru saja menelan korban jiwa. Seorang petugas yang ditugaskan membersihkan lumpur di dasar bak penampung, tewas ketika melakukan tugasnya. Diduga petugas tersebut tewas akibat gas beracunyangtersisadibaktsb.(HarianJawaPos2011). Pertanyaan: 1. Jelaskan tentang bahaya limbah pabrik kulit sehingga menyebabkan tewasnya operator tersebut. 2. Peraturanapasajakahyangterkaitdenganpembuanganlimbahtersebut? 3. Halapakahyangseharusnyadilakukanolehpihakpabrikkulitterhadaplimbahnya? KASUSVIII.PENCEMARANAIRDANAIRTANAHOLEHSALSBURRYLABORATORIES SalsburryLaboratoriesyangterletakdikawasanCharlesCity,Iowautara,memproduksiobatobatan untuk hewan dan ternak. Sejak tahun 1953 hingga 1977, perusahaan tersebut menimbun 181.230 m3 lumpur arsen dan limbah kimia lainnya di lokasi LaBounty, yang terletak di tepi sungai Cedar. Sungai Cedar mengalir ke arah selatan dengan melewati sebagian besar negara bagian Iowa. Sebanyak 300.000 penduduk menggunakan air sumur yang terletak di dataran alluvium di daerah pengaliran sungai (DPS) Cedar. Departemen Kualitas Lingkungan (DKL) Iowa menemukan bahwa air sumurdanSungaiCedartercemaroleharsenatdansejumlahpolutankimiawilainnya(Dahl,1980). Pertanyaan: 1. Apakahbahayaarsenterhadapkesehatan? 2. PeraturanapasajakahyangdilanggarSalsburryLaboratories? 3. Tindakan apakahyangseharusnyadilakukanSalsburryLaboratories terhadap limbahnya dan terhadaptimbunanlimbahdiLaBounty? KASUSIX.EMISIDIOKSIN Perusahaan Industri Chemische Meda Societa Aromia yang terletak di Seveso, Itali, memproduksi 1,4,5triklorofenol. Sebuah unit produksi dari perusahaan tersebut pada suatu saat melakukan proses pemanasan, berlebihan yang mengakibatkan diemisikannya senyawa 2,3,7,8 tetraklorodibenzopdioksin, atau yang dikenal sebagai dioksin. Senyawa yang sangat beracun tersebut terlepas ke atmosfir dan bergerak ke arah selatan, menuju Milan. Pemerintah setempat melakukan evakuasi penduduk dan ternak. Sebanyak 41 drum limbah dioksin berhasil diamankan dalam pembersihan lokasi pabrik. Limbah yang mematikan tersebut ditangani berbagai pihak.

Limbah dikirim ke Perancis melalui Paris untuk ditangani lebih lanjut. Namun dalam proses pengangkutannya kontainer yang berisi limbah tersebut dinyatakan berisi limbah tar di dalam dokumen(Lesser,1984;Wentz,1989). Pertanyaan: 1. Apakahbahayadioksinterhadapkesehatan? 2. Peraturanapasajakahyangdilanggarperusahaanindustritersebut? 3. Bagaimanakah seharusnya perusahaan tersebut melakukan proses produksi dan menangani limbahnya? KASUSX.PEMBUANGANLIMBAHINDUSTRIDIABMWADE ABM Wade merupakan salah satu dari belasan tempat pembuangan limbah industri di Amerika Serikat. Pada pertengahan era 1970an pihak operator menerima limbah B3, yang ditimbun baik di dalam tanah, maupun di atas permukaan tanah. Pada bulan Pebruari 1978 timbunan limbah B3 di lokasi tersebut terbakar. Penduduk sekitar terpapar asap beracun dan runoff (limpasan air hujan) yang mengandung polutan beracun dari ABM Wade, mengalir ke arah Sungai Delaware (Blackman, 2001). Pertanyaan: 1. BagaimanakahseharusnyasistempembuanganlimbahindustriB3diABMWade? 2. Halapakahyangharusdilakukanpascaterjadinyakebakaran? KASUSXI.PERSAINGANANTARPERUSAHAANTELKOM Perusahaan Xdan perusahaanYbergerakdibidangjasa telekomunikasi.Kedua perusahaanini kalah bersaingdenganperusahaanZyangjugabergerakdibidangjasatelekomunikasi.Untukmemenangi persaingan tersebut, perusahaan X dan Y sepakat membuat perjanjian menetapkan harga pasar, mengatur produksi dan pemasaran. Selain itu kedua perusahaan juga sepakat untuk membagi wilayah pemasaran atau alokasi pasar atas produk jasa masingmasing. Ini dimaksudkan untuk menyaingi perusahaan Z tersebut. Enam bulan berikutnya revenue perusahaan Z menurun drastis. Setelah perusahaan Z melakukan penyelidikan, akhirnya ditemukan indikasi bahwa ada permainan antara perusahaan X dan perusahaan Y yang bertujuan untuk memenangkan persaingan dengan perusahaanZ. Pertanyaan: PelanggaranapakahyangtelahdilakukanperusahaanXdanY,sertabagaimanakahsolusinya?

KASUSXII.GANGGUANKESEHATANAKIBATOBATNYAMUK Anti nyamuk X dianggap produk yang efektif dan murah untuk menjauhkan nyamuk dari manusia. Namun ternyata murahnya harga tersebut membawa dampak negatif bagi pemakainya. Telah ditemukan kandungan zat kimia berbahaya di dalam anti nyamuk X yang dapat membahayakan kesehatan konsumennya, yaitu propoxur dan diklorvos. Dua zat ini berakibat buruk bagi kesehatan manusia, antara lain keracunan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadapselpadatubuh,kankerhatidankankerlambung. Departemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan diklorvos untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal 2004. Namun ternyata pihak produsen masih menciptakan produk baruyangberbahayabagikonsumentanpapengawasanyangsignifikanolehpemerintah. SuatuketikaseorangkonsumenbernamaAgusmengalamikeracunanyangdisebabkanantinyamuk X tersebut. Sehingga Agus harus di rawat inap di rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan.Setelahsehat,AgusmenggugatperusahaanyangmemproduksiantinyamukXtersebut. Pertanyaan: Pelanggaranapakahyangtelahdilakukanperusahaantersebut,sertabagaimanakahsolusinya? KASUSXIII.KONFLIKPIMPINANDANKARYAWAN Berawal dari kekecewaan kepada pihak managemen PT X, puluhan karyawan dari masingmasing departemen perusahaan kayu yang berbasis di Kalimantan mengancam keluar dari perusahaan dan pindah Ke PT Y. Kekecewaan tersebut dikarenakan perusahaan tersebut telah mengingkari bonus yang dijanjikan kepada para karyawa. Sebelumnya para karyawan PT X dijanjikan pihak managemen akan mendapatkan bonus kesejahteraan bila target perusahaan tercapai. Namun meskipun target perusahaan telah tercapai sejak empat bulan yang lalu, janji pemberian bonus tidak kunjung direalisasikan.Akibatnya50%karyawandarimasingmasingdepartemenberencanapindahkePTY. Namun rencana pindah tersebut terhalang oleh pihak perusahaan yang tidak ingin melepaskan begitu saja para karyawannya. Beberapa pimpinan PT X mendatangi beberapa karyawan yang akan mengikuti interview di PT Y, dengan didampingi security berpakaian seragam dan bebas ke lokasi interview. "Jujur saja, kami ketakutan. Soalnya pihak management membawa security satu truk dan preman untuk menjegal kami agar tak jadi diinterview," kata salah satu karyawan yang akan mengikutiinterview.

Menanggapi hal tersebut, secara pribadi pihak Manager PT X mengatakan, bahwa hal itu tidak benar. Ancaman untuk hengkang sudah kedua kalinya. Mekanisme untuk keluar dari perusahaan karyawan sudah ditentukan dalam kesepakatan kontrak kerja sebelumnya. Jadi prosesnya tidak semudahitu. Pertanyaan: PelanggaranapakahyangtelahdilakukanPTXdanPTY,sertabagaimanakahsolusinya? KASUSXIV.KETERLAMBATANPESAWAT Padatanggal16Agustus2013DavidberencanapergidariJakartakeSurabayapadapukul08.35WIB dengan menggunakan Maskapai Penerbangan Wings Air. Hingga batas waktu yang tertera di tiket, ternyatapesawattakkunjungberangkat.Davidmencobamencariinformasi,tetapiiamerasakurang mendapat pelayanan. Keberangkatan pesawat terlambat 3,5 jam dari jadwal. Selanjutnya David mengajukantuntutangantikerugianterhadapkasustersebutkeLionAirselakupemilikWingsAir. Pertanyaan: Pelanggaran apa yang telah dilakukan Lion dan cara apa yang ditempuh oleh DAVID biar dia dapat gantikerugian? KASUSXV.KONFLIKANTARAKOMISARISDANDIREKSIPERUSAHAAN Dalam sebuah perusahaan seringkali timbul konflik antara komisaris/pemegang saham dan manajemen (direksi) yang disebabkan karena pihak komisaris, yang umumnya adalah pemegang saham,selalumengharapkankeuntunganyangsesuaitarget. Pihak manajemen dalam menjalankan perusahaan selalu berhadapan dengan kondisi riil makro dan mikroekonomiyangsedangterjadidipasar.Sedangkanpihakkomisaris/pemegang sahamseringkali tidak peduli dengan situasi dan kondisi yang terjadi karena mereka telah memiliki business plan sendiri dan membutuhkan keuntungan untuk diinvestasikan lagi di bidang usaha yang lain. Terlebih lagi komisaris/pemegang saham selalu dengan mudah mengganti personil manajemen yang dianggaptidaksejalan. Haltersebutdiatasmenyebabkanmanajemenharusbekerjakeras,dibawahtekanandanbahkan harusmengesampingkansikapprofesionaldanindependensinyademimenjagaposisinyaagartidak tergusurdanmemenuhitargetperolehankeuntungantanpamemperhitungkanresikobaginama baikperusahaan.(Sumber:EtikaBisnis,IrhamFahmi,2013) Pertanyaan:

BagaimanakahSikapandasebagaidireksiyangharusmenjaganamabaikperusahaansekaligus mengakomodasikepentingankomisaris/pemegangsaham. KASUSXVI.PEMERATAANPEMBANGUNANDANPENINGKATANKESEJAHTERAAN Salahsatuprogrampemerintahpusatmelaluipemerintahdaerahadalahpemerataanpembangunan dan peningkatan kesejahteraan dengan cara mengurangi angka pengangguran. Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah daerah untuk itu adalah meningkatkan peluang kerja di daerah dengan cara mewajibkan para pelaku industri di daerahnya untuk mempekerjakan penduduk asli daerah sebanyakminimal40%dariseluruhkaryawannya. Akan tetapi banyak perusahaan yang belum dapat memenuhi kewajiban tersebut dengan alasan tingkat pendidikan dan kompetensi yang belum memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Alasan tersebut memicu kemarahan dan demonstrasi masyarakat setempat yang berujung pada perusakan barangbarangmilikperusahaan.(Sumber:EtikaBisnis,IrhamFahmi,2013) Pertanyaan: Bagaimanakah sikap Anda sebagai direksi dan apakah solusi etis bagi pihak pemerintah daerah dan masyarakat? KASUSXVII.KECELAKAANLALULINTASDANGANTIRUGI Pada suatu malam, seorang pengendara motor terpelanting dan meninggal dunia akibat sepeda motornya terperosok ke sebuah lubang yang cukup dalam. Lubang tersebut muncul akibat penambalan yang tidak sempurna di bekas lubang proyek galian pemasangan box culvert. Pada lokasi kecelakaan tertulis papan yang menyebutkan nama dan alamat perusahaan (CV X) yang mengerjakan proyek tersebut. Pihak keluarga korban meminta bantuan pengacara dan memiih penyelesaian secara kekeluargaan dengan menuntut ganti rugi kepada CV X atas kelalaian tidak memasang penerangan dan ramburambu. Akan tetapi CV X tidak bersedia bertanggungjawab karena proyek dikerjakan siang hari sehingga tidak ada kewajiban untuk memasang penerangan. Pihak CV X juga menyataan bahwa di lokasi sudah terpasang lampu penerangan jalan. (Harian Kompas,September2013) Pertanyaan: Bagaimanasikapandasebagaipengacaradanapasolusietisbagikeduabelahpihak? ooOoo