Anda di halaman 1dari 15

luida adalah zat yang dapat mengalir.

Kata Fluida mencakup zat car, air dan gas karena kedua zat ini dapat mengalir, sebaliknya batu dan benda-benda keras atau seluruh zat padat tidak digolongkan kedalam fluida karena tidak bisa mengalir. Susu, minyak pelumas, dan air merupakan contoh zat cair. dan Semua zat cair itu dapat dikelompokan ke dalam fluida karena sifatnya yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain. Selain zat cair, zat gas juga termasuk fluida. Zat gas juga dapat mengalir dari satu satu tempat ke tempat lain. Hembusan angin merupakan contoh udara yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Fluida merupakan salah satu aspek yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap hari manusia menghirupnya, meminumnya, terapung atau tenggelam di dalamnya. Setiap hari pesa at udara terbang melaluinya dan kapal laut mengapung di atasnya. !emikian juga kapal selam dapat mengapung atau melayang di dalamnya. "ir yang diminum dan udara yang dihirup juga bersirkulasi di dalam tubuh manusia setiap saat meskipun sering tidak disadari. Fluida ini dapat kita bagi menjadi dua bagian yakni# $. Fluida statis %. Fluida !inamis 1. FLUIDA STATIS Fluida Statis adalah fluida yang berada dalam fase tidak bergerak &diam' atau fluida dalam keadaan bergerak tetapi tak ada perbedaan kecepatan antar partikel fluida tersebut atau bisa dikatakan bah a partikel-partikel fluida tersebut bergerak dengan kecepatan seragam sehingga tidak memiliki gaya geser. (ontoh fenomena fluida statis dapat dibagi menjadi statis sederhana dan tidak sederhana. (ontoh fluida yang diam secara sederhana adalah air di bak yang tidak dikenai gaya oleh gaya apapun, seperti gaya angin, panas, dan lain-lain yang mengakibatkan air tersebut bergerak. (ontoh fluida statis yang tidak sederhana adalah air sungai yang memiliki kecepatan seragam pada tiap partikel di berbagai lapisan dari permukaan sampai dasar sungai. (airan yang berada dalam bejana mengalami gaya-gaya yang seimbang sehingga cairan itu tidak mengalir. )aya dari sebelah kiri diimbangi dengan gaya dari sebelah kanan, gaya dari atas ditahan dari ba ah. (airan yang massanya * menekan dasar bejana dengan gaya sebesar *g. )aya ini tersebar merata pada seluruh permukaan dasar bejana. Selama cairan itu tidak mengalir &dalam keadaan statis', pada cairan tidak ada gaya geseran sehingga hanya melakukan gaya ke ba ah oleh akibat berat cairan dalam kolom tersebut. Sifat- Sifat Fluida Sifat fisis fluida dapat ditentukan dan dipahami lebih jelas saat fluida berada dalam keadaan diam &statis'. Sifat-sifat fisis fluida statis ini di antaranya, massa jenis, tegangan permukaan, kapilaritas, dan +iskositas. 1. Massa Jenis ,ernahkah "nda membandingkan berat antara kayu dan besi- .enarkah pernyataan bah a besi lebih berat daripada kayu- ,ernyataan tersebut tentunya kurang tepat, karena segelondong kayu yang besar jauh lebih berat daripada sebuah bola besi. ,ernyataan yang tepat untuk perbandingan antara kayu dan besi tersebut, yaitu besi lebih padat daripada kayu. "nda tentu masih ingat,

bah a setiap benda memiliki kerapatan massa yang berbeda-beda serta merupakan sifat alami dari benda tersebut. !alam Fisika, ukuran kepadatan &densitas' benda homogen disebut massa jenis, yaitu massa per satuan +olume. /adi massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan +olume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap +olumenya. *assa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total +olumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi &misalnya besi' akan memiliki +olume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah &misalnya air'. Satuan S0 massa jenis adalah kilogram per meter kubik &kg1m-2' *assa jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda. !an satu zat berapapun massanya berapapun +olumenya akan memiliki massa jenis yang sama. Secara matematis, massa jenis dituliskan sebagai berikut. dengan# m 3 massa &kg atau g', V 3 +olume &m2 atau cm2', dan 4 3 massa jenis &kg5m2 atau g5cm2'. /enis beberapa bahan dan massa jenisnya dapat dilihat pada Tabel berikut. Tabel *assa /enis atau Kerapatan *assa &Density' Bahan "ir "luminium .aja .enzena .esi >mas >s >til "lkohol $. Tegangan %e& u'aan Massa Jenis (g/c $,66 %,8 8,9 6,; 8,9 $;,2 6,;% 6,9$
!

" #a a Bahan Massa Jenis (g/c )liserin Kuningan ,erak ,latina =aksa ?embaga ?imah Hitam @dara $,%7 9,7 $6,: %$,< $2,7 9,; $$,2 6,66$%

"

*ari kita amati sebatang jarum atau sebuah silet yang kita buat terapung di permukaan air sebagai benda yang mengalami tegangan permukaan. ?egangan permukaan disebabkan oleh interaksi molekul-molekul zat cair dipermukaan zat cair. !i bagian dalam cairan sebuah molekul dikelilingi oleh molekul lain disekitarnya, tetapi di permukaan cairan tidak ada molekul lain dibagian atas molekul cairan itu. Hal ini menyebabkan timbulnya gaya pemulih yang menarik molekul apabila molekul itu dinaikan menjauhi permukaan, oleh molekul yang ada di bagian ba ah permukaan cairan. Sebaliknya jika molekul di permukaan cairan ditekan, dalam hal ini diberi jarum atau silet, molekul bagian ba ah permukaan akan memberikan gaya pemulih yang arahnya ke atas, sehingga gaya pemulih ke atas ini dapat menopang jarum atau silet tetap di permukaan air tanpa tenggelam. )aya ke atas untuk menopang jarum atau silet agar tidak tenggelam merupakan perkalian koefisien tegangan permukaan dengan dua kali panjang jarum. ,anjang jarum disini adalah permukaan yang bersentuhan dengan zat cair. Jadi da%at 'ita si %ul'an bah(a %enge&tian da&i tegangan %e& u'aan adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk menegang, sehingga permukaannya seperti ditutupi oleh suatu lapisan elastis. !. )a%ila&itas ?egangan permukaan ternyata juga mempunyai peranan pada fenomena menarik, yaitu kapilaritas. (ontoh peristi a yang menunjukkan kapilaritas adalah minyak tanah, yang dapat naik melalui sumbu kompor. Selain itu, dinding rumah kita pada musim hujan dapat basah juga terjadi karena adanya gejala kapilaritas.

@ntuk membahas kapilaritas, kita perhatikan sebuah pipa kaca dengan diameter kecil &pipa kapiler' yang ujungnya terbuka saat dimasukkan ke dalam bejana berisi air. Kita dapat menyaksikan bah a permukaan air dalam pipa akan naik. Aain hasilnya jika kita mencelupkan pipa tersebut ke dalam bejana berisi air raksa. ,ermukaan air raksa dalam tabung akan turun atau lebih rendah daripada permukaan air raksa dalam bejana. )ejala inilah yang disebut dengan gejala kapilaritas. ,ada kejadian ini, pipa yang digunakan adalah pipa kapiler. Bleh karena itu, gejala kapilaritas adalah gejala naik turunnya zat cair dalam pipa kapiler. ,ermukaan zat cair yang berbentuk cekung atau cembung disebut meniskus. ,ermukaan air pada dinding kaca yang berbentuk cekung disebut meniskus cekung, sedangkan permukaan air raksa yang berbentuk cembung disebut meniskus cembung. ,enyebab dari gejala kapiler adalah adanya adhesi dan kohesi. Kohesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang sama jenisnya. )aya ini menyebabkan antara zat yang satu dengan yang lain tidak dapat menempel karena molekulnya saling tolak menolak. sedangkan adhesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang berbeda jenisnya. )aya ini menyebabkan antara zat yang satu dengan yang lain dapat menempel dengan baik karena molekulnya saling tarik menarik atau merekat. ,ada gejala kapilaritas pada air, air dalam pipa kapiler naik karena adhesi antara partikel air dengan kaca lebih besar daripada kohesi antar partikel airnya. Sebaliknya, pada gejala kapilaritas air raksa, adhesi air raksa dengan kaca lebih kecil daripada kohesi antar partikel air raksa. Bleh karena itu, sudut kontak antara air raksa dengan dinding kaca akan lebih besar daripada sudut kontak air dengan dinding kaca.

Kenaikan atau penurunan zat cair pada pipa kapiler disebabkan oleh adanya tegangan permukaan yang bekerja pada keliling persentuhan zat cair dengan pipa. .erikut ini beberapa contoh yang menunjukkan gejala kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari# a. Caiknya minyak tanah melalui sumbu kompor sehingga kompor bisa dinyalakan. b. Kain dan kertas isap dapat menghisap cairan. c. "ir dari akar dapat naik pada batang pohon melalui pembuluh kayu. Selain keuntungan, kapilaritas dapat menimbulkan beberapa masalah berikut ini # "ir hujan merembes dari dinding luar, sehingga dinding dalam juga basah. "ir dari dinding ba ah rumah merembes naik melalui batu bata menuju ke atas sehingga dinding rumah lembab. *. +is',sitas

Diskositas merupakan pengukuran dari ketahanan fluida yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. ,ada masalah sehari-hari &dan hanya untuk fluida', +iskositas adalah EKetebalanE atau Epergesekan internalE. Bleh karena itu, air yang EtipisE, memiliki +iskositas lebih rendah, sedangkan madu yang EtebalE, memiliki +iskositas yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah +iskositas suatu fluida, semakin besar juga pergerakan dari fluida tersebut. Diskositas menjelaskan ketahanan internal fluida untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari pergeseran fluida. Seluruh fluida &kecuali superfluida' memiliki ketahanan dari tekanan dan oleh karena itu disebut kental, tetapi fluida yang tidak memiliki ketahanan tekanan dan tegangan disebut fluide ideal. Te'anan -id&,statis

*asih ingatkah "nda definisi tekanan- ?ekanan adalah gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu permukaan bidang dan dibagi luas permukaan bidang tersebut. Secara matematis, persamaan tekanan dituliskan sebagai berikut. p3 F5 " dengan# F 3 gaya &C', A 3 luas permukaan &m%', dan p 3 tekanan &C5m% 3 ,ascal'. .e&sa aan diatas menyatakan bah a tekanan p berbanding terbalik dengan luas permukaan bidang tempat gaya bekerja. /adi, untuk besar gaya yang sama, luas bidang yang kecil akan mendapatkan tekanan yang lebih besar daripada luas bidang yang besar. Te'anan -id&,statis adalah te'anan /ang te&0adi di ba(ah ai&. Te'anan hidrostatis disebabkan oleh fluida tak bergerak. ?ekanan hidrostatis yang dialami oleh suatu titik di dalam fluida diakibatkan oleh gaya berat fluida yang berada di atas titik tersebut. /ika besarnya tekanan hidrostatis pada dasar tabung adalah p, menurut konsep tekanan, besarnya p dapat dihitung dari perbandingan antara gaya berat fluida &F' dan luas permukaan bejana &"'. p3 F5" )aya berat fluida merupakan perkalian antara massa fluida dengan percepatan gra+itasi .umi, ditulis p3 massa F gra+itasi bumi 5 " Bleh karena m 3 4 V, persamaan tekanan oleh fluida dituliskan sebagai p 3 4Dg 5 " Dolume fluida di dalam bejana merupakan hasil perkalian antara luas permukaan bejana &A' dan tinggi fluida dalam bejana &h'. Bleh karena itu, persamaan tekanan di dasar bejana akibat fluida setinggi h dapat dituliskan menjadi
p= (Ah) g / A = h g

/ika tekanan hidrostatis dilambangkan dengan ph, persamaannya dituliskan sebagai berikut.

Ph = g h ph 3 tekanan hidrostatis &C5m%', 4 3 massa jenis fluida &kg5m2', g 3 percepatan gra+itasi &m5s%', dan h 3 kedalaman titik dari permukaan fluida &m'. Semakin tinggi dari permukaan .umi, tekanan udara akan semakin berkurang. Sebaliknya, semakin dalam "nda menyelam dari permukaan laut atau danau, tekanan hidrostatis akan semakin bertambah. *engapa demikian- Hal tersebut disebabkan oleh gaya berat yang dihasilkan oleh udara dan zat cair. "nda telah mengetahui bah a lapisan udara akan semakin tipis seiring bertambahnya ketinggian dari permukaan .umi sehingga tekanan udara akan berkurang jika ketinggian bertambah. "dapun untuk zat cair, massanya akan semakin besar seiring dengan bertambahnya kedalaman. Bleh karena itu, tekanan hidrostatis akan bertambah jika kedalaman bertambah. Contoh menghitung tekanan hidrostatis ?abung setinggi 26 cm diisi penuh dengan fluida. ?entukanlah tekanan hidrostatis pada dasar tabung, jika g 3 $6 m5s% dan tabung berisi# a. air, b. raksa, dan c. gliserin. )unakan data massa jenis pada ?abel Ja(ab !iketahui# h 3 26 cm dan g 3 $6 m5s%. !itanya # a. Ph air b. Ph raksa c. Ph gliserin Jawab a. ?ekanan hidrostatis pada dasar tabung yang berisi air# Ph 3 4 gh 3 &$.666 kg5m2' &$6 m5s%' &6,2 m' 3 2.666 C5m% b. ?ekanan hidrostatis pada dasar tabung yang berisi air raksa# Ph 3 4 gh 3 &$2.766 kg5m2' &$6 m5s%' &6,2 m' 3 <6.966 C5m% c. ?ekanan hidrostatis pada dasar tabung yang berisi gliserin# Ph 3 4 gh 3 &$.%76 kg5m2' &$6 m5s%' &6,2 m' 3 2.896 C5m% ,rinsip tekanan hidrostatis ini digunakan pada alat-alat pengukur tekanan. "lat-alat pengukur tekanan yang digunakan untuk mengukur tekanan gas, di antaranya sebagai berikut. a. Man, ete& .i%a Te&bu'a

*anometer pipa terbuka adalah alat pengukur tekanan gas yang paling sederhana. "lat ini berupa pipa berbentuk @ yang berisi zat cair. @jung yang satu mendapat tekanan sebesar p &dari gas yang hendak diukur tekanannya' dan ujung lainnya berhubungan dengan tekanan atmosfir &p6'. b. Ba&, ete& .arometer raksa ini ditemukan pada $7<2 oleh 12angelista T,&&icelli, seorang ahli Fisika dan *atematika dari 0talia. .arometer adalah alat untuk mengukur tekanan udara. .arometer umum digunakan dalam peramalan cuaca, dimana tekanan udara yang tinggi menandakan cuaca bersahabat, sedangkan tekanan udara rendah menandakan kemungkinan badai. 0a mendefinisikan tekanan atmosfir dalam bukunya yang berjudul GA !nit o" #easurement, $he $orrH ?ekanan atmosfer &$ atm' sama dengan tekanan hidrostatis raksa &mercury' yang tingginya 876 mm. (ara mengon+ersikan satuannya adalah sebagai berikut. 4 raksa I percepatan gra+itasi .umi I panjang raksa dalam tabung atau &$2.766 kg5cm2 '&;,9 m5s%'&6,87 m' 3 $,$62 I $6: C5m% /adi, $ atm 3 87 cmHg 3 $,6$2 I $6: C5m% c. .engu'u& Te'anan Ban "lat ini digunakan untuk mengukur tekanan udara di dalam ban. .entuknya berupa silinder panjang yang di dalamnya terdapat pegas. Saat ujungnya ditekankan pada pentil ban, tekanan udara dari dalam ban akan masuk ke dalam silinder dan menekan pegas. .esarnya tekanan yang diterima oleh pegas akan diteruskan ke ujung lain dari silinder yang dihubungkan dengan skala. Skala ini telah dikalibrasi sehingga dapat menunjukkan nilai selisih tekanan udara luar &atmosfer' dengan tekanan udara dalam ban. M1)A#I)A FLUIDA *ekanika fluida adalah subdisiplin dari mekanika kontinum yang mempelajari fluida &yang dapat berupa cairan dan gas'. *ekanika fluida dapat dibagi menjadi fluida statik dan fluida dinamik. Fluida statis mempelajari fluida pada keadaan diam sementara fluida dinamis mempelajari fluida yang bergerak. Fluida #e(t,nian 2s. n,n-#e(t,nian Sebuah Fluida Ce tonian &dinamakan dari 0saac Ce ton' didefinisikan sebagai fluida yang tegangan gesernya berbanding lurus secara linier dengan gradien kecepatan pada arah tegak lurus dengan bidang geser. !efinisi ini memiliki arti bah a fluida ne tonian akan mengalir terus tanpa dipengaruhi gaya-gaya yang bekerja pada fluida. Sebagai contoh, air adalah fluida Ce tonian karena air memiliki properti fluida sekalipun pada keadaan diaduk. Sebaliknya, bila fluida non-Ce tonian diaduk, akan tersisa suatu ElubangE. Aubang ini akan terisi seiring dengan berjalannya aktu. Sifat seperti ini dapat teramati pada material-material seperti puding. ,eristi a lain yang terjadi saat fluida non-Ce tonian diaduk adalah penurunan +iskositas yang menyebabkan fluida tampak Elebih tipisE &dapat dilihat pada cat'. "da banyak tipe fluida nonCe tonian yang kesemuanya memiliki properti tertentu yang berubah pada keadaan tertentu. .e&sa aan %ada fluida #e(t,nian Konstanta yang menghubungkan tegangan geser dan gradien kecepatan secara linier dikenal dengan istilah +iskositas. ,ersamaan yang menggambarkan perlakuan fluida Ce tonian adalah# di mana J adalah tegangan geser yang dihasilkan oleh fluida K adalah +iskositas fluida-sebuah konstanta proporsionalitas adalah gradien kecepatan yang tegak lurus dengan arah geseran

Diskositas pada fluida Ce tonian secara definisi hanya bergantung pada temperatur dan tekanan dan tidak bergantung pada gaya-gaya yang bekerja pada fluida. /ika fluida bersifat inkompresibel dan +iskositas bernilai tetap di seluruh bagian fluida, persamaan yang menggambarkan tegangan geser &dalam koordinat kartesian' adalah di mana Jij adalah tegangan geser pada bidang ith dengan arah jth +i adalah kecepatan pada arah ith Fj adalah koordinat berarah jth /ika suatu fluida tidak memenuhi hubungan ini, fluida ini disebut fluida non-Ce tonian. ALI3A# FLUIDA "liran fluida dapat diaktegorikan# $. "liran laminar "liran dengan fluida yang bergerak dalam lapisan L lapisan, atau lamina L lamina dengan satu lapisan meluncur secara lancar . !alam aliran laminar ini +iskositas berfungsi untuk meredam kecendrungan terjadinya gerakan relati+e antara lapisan. Sehingga aliran laminar memenuhi hukum +iskositas Ce ton %. "liran turbulen "liran dimana pergerakan dari partikel L partikel fluida sangat tidak menentu karena mengalami percampuran serta putaran partikel antar lapisan, yang mengakibatkan saling tukar momentum dari satu bagian fluida kebagian fluida yang lain dalam skala yang besar. !alam keadaan aliran turbulen maka turbulensi yang terjadi membangkitkan tegangan geser yang merata diseluruh fluida sehingga menghasilkan kerugian L kerugian aliran. 2. "liran transisi "liran transisi merupakan aliran peralihan dari aliran laminar ke aliran turbulen. )4#S1. DASA3 Bilangan 3e/n,lds .ilangan =eynolds merupakan bilangan tak berdimensi yang dapat membedakan suatu !ilihat dari kecepatan aliran, menurut &*r. =eynolds' diasumsikan5dikategorikanlaminar bila aliran tersebut mempunyai bilangan =e kurang dari %266, @ntuk aliran transisi berada pada pada bilangan =e %266 dan <666 biasa juga disebut sebagai bilangan. +is',sitas Diskositas fluida merupakan ukuran ketahanan sebuah fluida terhadap deformasi atau perubahan bentuk. Diskositas dipengaruhi oleh temperatur, tekanan, kohesi dan laju perpindahan momentum molekularnya. Diskositas zat cair cenderung menurun dengan seiring bertambahnya kenaikan temperatur hal ini disebabkan gaya L gaya kohesi pada zat cair bila dipanaskan akan mengalami penurunan dengan semakin bertambahnya temperatur pada zat cair yang menyebabkan berturunya +iskositas dari zat cair tersebut. 3a%at 0enis (densit/ " !ensity atau rapat jenis &4' suatu zat adalah ukuran untuk konsentrasi zat tersebut dan dinyatakan dalam massa persatuan +olumeM sifat ini ditentukan dengan cara menghitung nilai density dapat dipengaruhi oleh temperatur semakin tinggi temperatur maka kerapatan suatu fluida semakin berkurang karena disebabkan gaya kohesi dari molekul L molekul fluida semakin berkurang. ),efisien 5ese' Koefisien gesek dipengaruhi oleh kecepatan, karena distribusi kecepatan pada aliran laminar dan aliran turbulen berbeda, maka koefisien gesek erbeda pula untuk masing L masing jenis aliran. =eynolds kritis, sedangkan aliran turbulen mempunyai bilangan =e lebih dari <666.

T1)A#A# DALAM FLUIDA *isalkan kita sedang berendam di dalam air, apa yang kita rasakan- Seolah-olah air menekan seluruh tubuh kita yang bersentuhan dengan air. ?ekanan ini semakin besar apabila kita masuk lebih dalam ke dalam air. Fenomena apa yang ada dibalik peristi a ini. ,ernyataan ini mengandung pengertian bah a fluida memberikan tekanan terhadap benda yang berada di dalamnya. ,engertian ini diperluas menjadi tekanan pada fluida tergantung pada ketebalannya atau lebih tepatnya kedalamannya. @dara5atmosfer terdiri dari gas-gas yang juga merupakan bentuk dari fluida. *aka udara juga akan memiliki tekanan seperti definisi di atas. ?ekanan udara kita anggap sama untuk ketinggian tertentu di atas bumi namun untuk ketinggian yang sangat tinggi di atas permukaan bumi besarnya menjadi berbeda. FLUIDA 1L1)T34-314L45I *ungkin, yang pertama kali melakukan percobaan pembuatan dan penerapan cairan fluida yang merespon kondisi luarnya adalah ,ak Ninslo pada tahun $;<6. Kenapa saya a ali dengan GmungkinH- Sebab ide atau niatan membuat fluida pintar ini sudah ada sejak $:6 tahun yang lalu. Aalu ,ak Ninslo lah yang berhasil melakukan percobaan pembuatannya. Kebanyakan fluida elektro-reologi merupakan dispersi dari partikel dielectric yang tersuspensi pada nonconducting liOuid &cairan yang bersifat bukan konduksi, alias tidak mampu hantar listrik'. *udahnya, anda punya partikel &bulet kecil-kecil' dari bahan dielectrik kemudian dicampur dengan cairan tak mampu hantar listrik, misal silicone-oils, hingga sifat campuran seperti suspensi. 0tulah fluida elektro-reologi. Pield stress, tegangan geser, yaitu gaya luar yang diperlukan untuk menggeser fluida tersebut, dari keadaan diam kemudian mengalir. Fluida elektro-reologi mula-mula mempunyai nilai yield stress relatif kecil, ya iyalahQcairan gitu lohQ Camun ketika medan listrik dari luar diaplikasikan, nilai yield stress-nya menjadi meningkat dengan drastis, alias susah untuk mengalir. *ekanisme yang sering digunakan untuk menjelaskan fenomena ini adalah ketika medan listrik luar &ordenya sekitar kD5mm' diaplikasikan kepada fluida elektro-reologi, menimbulkan efek dipole &pe-dua-kutub-an' dari dielektrik partikel yang tersuspensi dalam cairan tsb. .erubahnya sifat dialektrik partikel hingga mempunyai kutub ini menyebabkan partikel kecil-kecil saling mendekat satu sama lainnya, sesusai sifat kutub masing-masing. Sehingga terciptalah rantai5susunan partikel searah dengan medan listrik. Aihat animasi dia al artikel. .entuk daripada susunan rapi jajaran partikel yang berbentuk seperti rantai inilah yang menyebabkan nilai yield stress menjadi naik secara dramatis. !efinisi pendahuluan tentang fluida pintar jenis ini dicukupkan sampai disini, ntar disambung lagi yang lebih dalam jika memungkinkan. Kini, aplikasi dari fluida elektro-reologi telah mempunyai pangsa pasar tersendiri, diantaranya# - controllable +al+e and shakers - controllable machinery and engine mount - controllable clutch and brakes - controllable dampers *ungkin ada sebagian peralatan ini pernah anda lihat, sekilas lihat, bahkan anda pakai dan operasikan terutama di perusahaan-perusahaan besar. Camun yang tampak nyata di depan anda hanyalah kemudah-aturan dan kecanggihan peralatan tersebut. Siapa sangka dibalik produkproduk tersebut tersimpan keru etan dan keunikan aspek science dan teknologi yang membikin dahi berkerut, kening melebar, dan otak berputar sekian banyak peneliti dan sekian lama aktu yang diperlukan. FLUIDA B13MA5#1T

,ada tahun $;76-an, ,ak =osens eig menjadi pelopor penelitian pembuatan dan aplikasi dari fluida bermagnet. Kemudian setelah beberapa saat setelah penelitiannya berkembang, beliau mendirikan perusahaan yang dikenal dengan ,erusahaan Ferrofluidics. Fluida bermagnet terdiri atas partikel bermagnet &superparamagnetic particle' berukuran sangan kecil &skala nano, R $6 nm' yang terdispersi dalam cairan pemba a. ?ahukan seberapa kecil ukuran nano-meter itu- 0ya benar, sepersejuta meter. Suangaat kecil bukan. (ampuran dispersi antara partikel magnet dan cairan pemba a cenderung bersifat stabil &tidak terjadi sedimentasi5pengendapan', disebabkan pergerakan .ro nian &.ro nian motion' yang terjadi ketika kita mencampur partikel sangat kecil kedalam suatu cairan. *udahnya, ketika anda mengaduk gula dalam segelas air, gulanya tidak akan mengendap diba ah jika adukannya merata. "rtinya gula berubah jadi partikel sangat kecil sekali lalu tersuspensi kedalam air, dan cenderung stabil. ,ara peneliti juga berhasil menaikkan performa stabilitas fluida bermagnet dengan menambahkan surfactant, suatu zat yang mencegah menempelnya partikel magnet satu sama lainnya, sehingga penggumpalan bisa dihindari. Sehingga stabilitas fluida bermagnet dapat dipertahankan lebih lama lagi. Fluida bermagnet akan berubah sifat dan karakternya ketika dikenakan medan magnet. Diskositas adalah salah satu parameter yang bisa diatur pada fluida bermagnet. Karena aktu respon yang diperlukan sangat pendek &dalam orde mili-second', maka kemampuan mudahaturnya cepat mendapat perhatian pangsa pasar. High-pressure seal dan media pendingin loudspeaker adalah salah dua produk yang digemari pasar saat ini. FLUIDA MA5#1T-314L45I ?ibalah saatnya kita mengenal fluida pintar jenis ketiga yaitu fluida magnet-reologi. Secara umum komposisinya sama dengan fluida bermagnet, yaitu# partikel magnet S cairan pemba a S surfactant. (uma bedanya adalah ukuran partikel magnet dalam orde mikro-meter &seperseribu meter' dan peran surfactant yang sangat besar untuk mencegah proses pengendapan. ,ergerakan .ro nian tidak terjadi pada fluida jenis ini, karena ukuran partikel relatif besar. Hal yang menakjubkan dari sifat fluida magnet-reologi ini adalah kemampuannya berubah fase menjadi semi-padat bahkan cukup padat hingga dapat dikategorikan fase padat &solid phase'. $. FLUIDA DI#AMIS .enge&tian Fluida Dina is Fluida dinamis adalah fluida &bisa berupa zat cair, gas' yang bergerak. @ntuk memudahkan dalam mempelajari, fluida disini dianggap steady &mempunyai kecepatan yang konstan terhadap aktu', tak termampatkan &tidak mengalami perubahan +olume', tidak kental, tidak turbulen &tidak mengalami putaran-putaran'.

!alam kehidupan sehari-hari, banyak sekali hal yang berkaitan dengan fluida dinamis ini. Besa&an-besa&an dala Debit ali&an (6" /umlah +olume fluida yang mengalir persatuan aktu, atau# fluida dina is

!imana # T 3 debit aliran &m25s' " 3 luas penampang &m%' D 3 laju aliran fluida &m5s' "liran fluida sering dinyatakan dalam debit aliran

!imana # T 3 debit aliran &m25s' D 3 +olume &m2' t 3 selang aktu &s'

.e&sa aan ),ntinuitas "ir yang mengalir di dalam pipa air dianggap mempunyai debit yang sama di sembarang titik. "tau jika ditinjau % tempat, maka# !ebit aliran $ 3 !ebit aliran %, atau #

-u'u

Be&n,ulli

Hukum .ernoulli adalah hukum yang berlandaskan pada hukum kekekalan energi yang dialami oleh aliran fluida. Hukum ini menyatakan bah a jumlah tekanan &p', energi kinetik per satuan +olume, dan energi potensial per satuan +olume memiliki nilai yang sama pada setiap titik sepanjang suatu garis arus. /ika dinyatakan dalam persamaan menjadi #

!imana # p 3 tekanan air &,a' + h 3 kecepatan air &m5s' 3 ketinggian air g 3 percepatan gra+itasi

.ene&a%an dala

te'n,l,gi

.esa(at Te&bang )aya angkat pesa at terbang bukan karena mesin, tetapi pesa at bisa terbang karena memanfaatkan hukum bernoulli yang membuat laju aliran udara tepat di ba ah sayap, karena laju aliran di atas lebih besar maka mengakibatkan tekanan di atas pesa at lebih kecil daripada tekanan pesa at di ba ah.

"kibatnya terjadi gaya angkat pesa at dari hasil selisih antara tekanan di atas dan di ba ah di kali dengan luas efektif pesa at.

)ete&angan7 4 3 massa jenis udara &kg5m2' +a3 kecepatan aliran udara pada bagian atas pesa at &m5s' +b3 kecepatan aliran udara pada bagian ba ah pesa at &m5s' F 3 )aya angkat pesa at &C' .en/e %&,t .a&fu dan 4bat #/a u'

,rinsip kerja yang dilakukan dengan menghasilkan laju yang lebih besar pada ujung atas selang botol sehingga membuat tekanan di atas lebih kecil daripada tekanan di ba ah. "kibatnya cairan dalam adah tersebut terdesak ke atas selang dan lama kelamaan akan menyembur keluar.