Anda di halaman 1dari 8

BY: B.

O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 1999 / 2000 ILMU NEGARA SELASA / 18 JANUARI 2000 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH FAHMI YOESMAR AR,SH,M.S

1. Jean Bodin-lah orang pertama yang menyampaikan bentuk ilmiah dari teori kedaulatan (souvereiniteit) a. Sebutkan dengan sistematis macam teori kedaulatan b. Teangkan sejarah munculnya teori kedaulatan hukum dan kedaulatan rakyat. 2. Suatu cara yang praktis ikut sertanya rakyat dalam tugas kenegaraan adalah dengan melalui sistem lembaga perwakilan. a. Bagaimana proses munculnya lembaga perwakilan itu. b. Apakah perbedaan dan persamaan antara teori mandate dan teori organ. 3. Giblet Abcarian mengemukakan 4 tipe tentang hubungan wakil dengan yang diwailinya. a. Terangkan hal itu. b. Jelaskan dua sifat perwakilan. 4. Lembaga perwakilan, partai politik dan pemilihan umum menjadi satu kesatuan dalam kegiatan politik. a. Bagaimana cara untuk mengisi keanggotaan lembaga perwakilan. b. Jelaskan sistem emilihan umum yang proposional dan sistem distrik. 5. Jellinek mengemukakan dua cara untuk membentuk alat-alat kelengkapan negara a. Jelaskan hal dimaksud. b. Uraikan pembentukan alat-alat perlengkapan negara menurut paham hukum.

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2000 / 2001 ILMU NEGARA JUMAT / 12 JANUARI 2001 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH FAHMI YOESMAR AR,SH,M.S

1. Dari segi sosiologis maksud suatu negara adalah memahaminya sebagai anggota masyarakat atau zooon politicon, negara sebagai wadah bangsa menggambarkan cita-cita kehidupan bangsanya. Pertanyaan: a. Bagaimana teori sifat hakekat negara menurut Aristoteles? b. Ternagkan sifat hakekat negara menurut Logemann. 2. Teori pembenaran hukum tau teori penghalallan tindakan penguasa (Rechtvaardiging Theorieen) membahas tentang dasar-dasar yang dijadikan alasan-alasan sehingga tindakan penguasa negara dapat dibebarkan. Pertanyaan: a. Apakah makna ungkapan dimaksud di atas? b. Sebutkan teori-teori apa yang dimaksud dan jelaskan! 3. Teori tejadinya negara secara primer (Primaire Staatwoording) adalah membahas tentang terjadinya negara yang tidak dihubungkan dengan negara yang telah ada sebelumnya. Pertanyaan: a. Jelaskan perkembangan negara secara primer di maksud di atas! b. Bagaimana tujuan negara menurut Shang Yang? 4. Pada tipe negara hukum (Rechtstaat) bahwa tindakan pengausa dan rakyat harus berdasarkan hukum. Pertanyaan: a. Terangkan 3 bentuk negara hukum dimaksud! b. Bagaimana pula cirri khas tipe negara abad pertengahan? 5. Tipe negara hukum formil menyatakan bahwa tindakan peguasa harus berdasarkan undang-undang, sedangkan padtipe negara materiil bahwa tindakan penguasa dalam hal mendesak demi kepentingan warganegaranya dibenarkan menyimpang dari undnag-undang. Pertanyaan: a. Sebutkan asas apakah yang dipakai pada kedua tipe negara hukum dimaksud di atas! b. Rincikan 4 unsur negara hukum foemil menurut FC. Stahl.

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2001 / 2002 ILMU NEGARA JUMAT / 11 JANUARI 2002 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH FAHMI YOESMAR AR,SH,M.S

1. Ilmu negara bukanlah satu-satunya ilmu yang menjadikan negara sebagai objek kajiannya. Pertanyaan: a. Terangkan perbedaan antara ilmu negara, politik dan ilmu kenegaraan dalam mengkaji persoalan-pesoalan kenegaraan? b. Terangkan apa yang melekat pada negara sebagai sifat hakekatnya? 2. Teori kontarak sosial seperti halnya teori ketuhanan dan dengan penganut teori kontak sosial absolitsme dan demokasi. Pertanyaan: a. Jelaskan petentangan pendapat antara penganut teori ketuhanan dengan penganut teori kontrak sosial mengenai sumber kekuasaan? b. Jelaskan tahap terjadinya kontrak sosial sebagai fakta sejarah dan fakta hukum. 3. Mc.Iver dalam bukunya jarring-jaring pemerintahan menulis tentang bagaimana dan mengapa manusia itu patuh. Pertanyaan: a. Bagaimana pendapat JW.Burgerr mengenai hal tesebut? b. Terangkan mengapa kekuasaan negara dapat dibenarkan? 4. Teori bentuk negara membahas sistem penjelmaan politis unsur-unsur negara, sedangkan teori bentuk pemerintahan meninjau bentuk negara secaa yuridis. Pertanyaan: a. Jelaskan dengan menunnjuk ketentuan UUD, bahwa negara Indonesia adalah merupakan negara yang bebentuk republic bila menggunakan criteria yang diajarkan oleh Jellinek, Leon Duguit dan Otto Koellreutter? b. Sebutkan perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlemente menurut cirri-cirinya?

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2003 / 2004 ILMU NEGARA RABU / 31 DESEMBER 2003 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH AMZULIAN RIFAI,SH,LLM,Phd

1. Perhatikan skema berikut : Choose member Paliament of

General Election Form of govenment

States :

Democracy

constituonalism

The rule of law

Equality before the law

Pertanyaan: Uraikan apa yang dimaksud dengan skema di atas (nilai-50%) 2. Setiap penguasa ingin memiliki kekuasaan yang mutlak supaya dapat dengan leluasa menggunakan kekuasaan itu.. kekuasaan mutlak biasanya ditopang oleh kekuasaan militer. Ini pula yang dialami bangsa Indonesia selama pemerintahan Ode Baru. Pertanyaan: a. Jelaskan bagaimana dukungan militer didikuti oleh dukungan ideology. Brikan contohnya? (nilai:25%) b. Bagaimana mekanisme untuk membatasi kekuasaan penguasa agar mereka tidak berkuasa secara mutlak/otoriter? (nilai:25%)

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2003 / 2004 ILMU NEGARA RABU / 29 DESEMBER 2004 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH AMZULIAN RIFAI,SH,LLM,Phd

1. Negara, menurut Max Weber (Gerth & Mills, 1962:78) adalah satu-satunya lembaga yang memiliki keabsahan untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warganya. Ini menunjukkan bahwa kalau kita bebicara tentang negara, salah satu aspek menonjol adalah kekuasaan yang besar. Mengapa negara memiliki keabsahan untuk mengunakan kekerasan terhadap warganya? Mrngapa negara bekuasa? Dari mana kekuasaan diperoleh? Apa alasannya sehingga negara behak memperoleh kekuasaan ini? Pertanyaan: a. uraikan mengapa negra mempunyai kekuasaan yang mutlak menurut Plato dan Aistoteles? b. Bagaimana pula dengan paham teori negara organis kekuasaan negara ini? 2. Bagaiman sebagian rakyat banyak, tindakana negara (penguasa) seringkali tidak mempehatikan nilai-nilai keadilan dalam masyarakat. Tanah yang telah begitu lama dikuasai oleh masyarakat secara turun temurun diambil paksa oleh negara dengan alas an untuk kepentingan umum. Ganti rugi dibeikan scara tidak menusiawi dengan alas an rakyat tidak memiliki dokumen bukti kepemilikan. Blum lagi penilaian masyarakat bahwa kebijakan negara yang terlalumenguntungkan penguasa. Pertanyaan: a. uraikan menurut aliran Marxis/komunis, negara itu berpihak kepada siapa? Bagaimana pandangan saudara terhadap aliran ini? b. Bagaimana pula dengan pendapat mereka yang masuk ke dalam kelompok pluralis? Cocokkah faham ini dengan bangsa Indonesia?

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2003 / 2004 ILMU NEGARA RABU / 29 DESEMBER 2004 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH AMZULIAN RIFAI,SH,LLM,PH.D

Petunjuk mengerjakan: Kerjakan soal pada lembar jawaban yang telah disediakan Masukkan kartu kuliah dalam lembar jawaban, bagi kertu kuliah yang tertinggal harus diserahkan paling lambat satu hari setelah ujian dilaksanakan Uraikan jawaban Sdr. Secara sistematis, tidak diperbolehkan membuka catatan. Soal-soal: 1. Negara kata Max Weer (Gerth & Mills, 1962:78), adalah satu-satunya lembaga yang memiliki keabsahan untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warganya. Ini menunjjukkan bahwa kalau kita bebicaa tentang negara, salah satu aspek yang paling menonjol adlah kekuasaannya yang besar. Mengapa negara memiliki keabsahan untuk menggunakan kekerasan terhadap warganya? Mengapa negara berkuasa? Darimana kekuasaan itu diperoleh? Apa alas an negara berhak memperoleh kekuasaan ini? Pertanyaan: a. Uraikan mengapa negara mempunyai kekuasaan yang mutlak menurut Plato dan Aristoteles? b. Bagaimana pula dengan paham teori negara organis tenteng kekuasaan negara ini? 2. Bagaimana sebagian rakyat banyak, tindakan negara (penguasa) seringkali tidak memperhatikan nilai-nilai keadilan dalam masyarakat. Tanah yang telah begitu lama dikuasai oleh masyarakat secara turun-temurun diambil paksa oleh negara dengan alasan untuk kepentingan umum. Ganti rugi diberikan secaa tidak manusiawi dengan alasan rakyat tidak memiliki dokumen ukti kepemilikan. Belum lagi penilaian masyarakat bahwa anyak kebijakan negara yang terlalu menguntungkan para pengsaha. Pertanyaan: a. Uraikan menurut aliran Marxis / Komunis, negara itu berpihak kepada siapa? Bagaimana pandangan saudara terhadap aliran ini? b. Bagaimana pula dengan pendapat mereka yangmasuk dalam kelompok pluralis? Cocokkah paham ini bagi bangasa Indonesia?

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2005 / 2006 ILMU NEGARA RABU / 28 DESEMBER 2005 75 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH AMZULIAN RIFAI,SH,LLM,Phd ZULHIDAYAT,SH

1. Jelaskan apakah yang saudara ketahui tentang pengertian Modern State? 2. Salah satu teori pembenaran hukum negara dari sudut hukum adalah teori perjanjian! Jelaskan teori perjanjian masyarakat menurut Thomas Hobbes! Jelaskan perbedaannya dengan pendapat Ressou! 3. Di dalam negara hukum segala tindakan penguasa dan rakyat haruslah berdasarkan hukum/ a. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Negara Hukum Formal! b. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur Negara Hukum menurut F.J.Staal! 4. Jelaskan perbedaan sistem pemerintahan presidensial dengan sistem parlementer! 5. Jelaskan pendapat saudara mengenai sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia (UUD 1945)

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)

BY: B.O RAMAH

http://ramahfhunsri.blogspot.com/

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM PALEMBANG UJIAN MATA UJI HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN PENGUJI : : : : : SEMESTER GANJIL 2006 / 2007 ILMU NEGARA KAMIS / 28 DESEMBER 2006 90 MENIT Prof.H.ABU DAUD BUSROH,SH AMZULIAN RIFAI,SH,LLM,Phd ZULHIDAYAT,SH

1. Salah satu teori pembenaran hukum negara dari sudut hukum adalah teori perjanjian! Jelaskan teori perjanjian masyarakat menurut Thomas Hobbes! Jelaskan perbedaannya dengan pendapat Ressou! (Nilai 30%)

2. Dalam negara-negara demokasi modern, perwakilan dilakukan berdasarkan beragam cara dan variasinya. Pada garis besarnya pembagian itu terdiri dari perwakilan dengan stelsel parlementer dan perwakilal dngan stelsel pemisahan kekuasaan. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan pemisahan kekuasaan dalam arti formil dan materil? (nilai 30%) 3. Sifat negara hukum adalah di mana alat perlengkapannya hanya dapat bertindak menurut dan bertindak menurut dan terikat kepada aturan-aturan yang telah ditentukan lebih dahulu oleh alat-alat perlengkapan yang dikuasakan untuk mengadakan aturan itu disebut prinsip rule of law. Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang cirri khas suatu negara hukum? (nilai 40%)

BO RAMAH (Badan Otonom Kerohanian Al-Mizanul Haq FH UNSRI)