Anda di halaman 1dari 8

Menentukan Sisa Pembagian suatu Sukubanyak oleh Pembagi berbentuk Kuadrat.

Untuk menentukan sisa pembagian suatu sukubanyak oleh pembagi berbentuk kuadrat, dengan bentuk kuadratnya dapat dinyatakan dalam faktor-faktor linear,maka dapat digunakan Teorema sisa f(x) oleh (x-k) yaitu f(x) = (x-k). H(x) + S atau Teorema sisa f(x) oleh (ax+b) yaitu f(x) = (ax+b) . H(x) + S a Contoh : Diketahui sukubanyak f(x) = x4 3x3 5x2 + x 6 dibagi dengan x2 x 2 Jawab : Pembagi x2 x 2 dapat difaktorkan menjadi (x+1)(x-2) karena berderajat 2 , maka sisanya maksimum berderajat 1. misalkan sisanya S(x) = mx + n, sehingga diperoleh hubungan

f(x) = (x2-x-2). H(x) + S(X) X4-3x3-5x2+x-6 = (x+1)(x-2). H(x) + (mx+n) Untuk x = -1 diperoleh f(-1) = (-1)4-3(-1)3-5(-1)2+(-1)-6 = 1+3-5-1-6 = -8 S(x) = mx+n = m(-1) + n = f(-1) -m + n = -8 (1) Untuk x = 2 diperoleh F(2) = (2)4-3(2)3-5(2)2+2-6 = 16-24-20+2-6 = -32 S(x) = m(x)+n = m(2)+n = f(2) 2m + n = -32 (2) Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh -m + n = -8 -m + n = -8 2m + n = -32 -(-8) + n = -8 -3m = 24 n = -16 m = -8 Jadi sisanya adalah S(x) = -8x -16

TEOREMA FAKTOR Pengertian faktor dan teorema faktor.


Misal : f(x) = (x-2)(x2+1) = x3-2x2+x-2 Persamaan ini mengungkapkan fakta-fakta : * x 2 adalah faktor linear dari f(x) * nilai f(2) = 0 Dari fakta diatas dapat diungkapkan dalam kalimat sbb: Misalkan f(x) = (x-2)(x2+1) = x3-2x2+x-2 x 2 adalah faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(2) = 0 Sehingga secara umum dapat diatakan : Misalkan f(x) adalah sebuah sukubanyak, (x-k) adalah faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(k) = 0

Contoh :
Tunjukkan bahwa (x+2) adalah faktor sukubanyak f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8. Jawab : Untuk menunjukkan bahwa (x+2) adalah faktor dari f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8., cukup ditunjukan bahwa f(-2) = 0 f(-2) = (-2)4 + 3(-2)3 + 4(-2)2 + 8(-2) + 8 f(-2) = 16 24 + 16 16 + 8 f(-2) = 0 Karena f(-2) = 0 maka (x+2) terbukti merupakan faktor dari f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8

Menentukan Faktor-faktor Sukubanyak.


Fakto-faktor dari suatu sukubanyak dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa langkah sbb: Langkah 1. Jika (x-k) adalah faktor dari sukubanyak f(x) = anxn + an-1xn-1 +... .. + a2x2 + a1x + a0 , maka nilai-nilai k yang mungkin adalah faktor bulat dari a0. Langkah 2. Dengan cara coba-coba subtitusikan nilai x = k sehingga diperoleh f(x) = 0. jika demikian maka (x-k) adalah faktor dari f(x). Tetapi jika f(x) 0 maka (x-k) bukan faktor dari f(x). Langkah 3. Setelah diperoleh sebuah faktor (x-k), faktor-faktor yang lain dapat ditentukan dari sukubanyak hasil bagi f(x) oleh (x-k).

Contoh Carilah faktor-faktor dari sukubanyak f(x) = x3 13x + 12, kemudian tuliskan sukubanyak itu dalam bentuk perkalian dari faktor-faktornya. Jawab : f(x) = x3 13x + 12, maka suku tetapan a0 = 12 nilai-nilai k yang mungkin adalah : 1, 2, 3,4, 6, dan 12 subtitusi nilai x= k sehingga diperoleh f(k) untuk k = -1 diperoleh : f(-1) = (-1)3 13(-1) + 12 = 24 0 , bukan faktor. untuk k = 1 diperoleh : f(1) = (1)3 13(1) + 12 = 0, merupakan faktor

Hasil bagi f(x) = x3 13x + 12 oleh (x-1) ditentukan dengan cara Horner 1 0 -13 12 1 1 -12 1 1 -12 0 Hasil baginya adalah : x2 + x -12 dan dapat difktorkan menjadi (x-3)(x+4) Jadi sukubanyak f(x) dalam bentuk perkalian adalah : f(x) = (x-1)(x-3)(x+4). 1

Soal. 1. Sukubanyak f(x) jika dibagi dengan (x-1) sisanya 3 dan jika dibagi (x+2) sisanya 6. Tentukan sisanya jika f(x) dibagi dengan (x2+x-2) 2. Sukubanyak f(x) dibagi x2-1 sisanya 2x-5 dan jika f(x) dibagi x2-4 sisanya x+3. Tentukan sisanya jika f(x) dibagi x2+3x+2 3. Jika f(x) dibagi (x-1) sisanya 4. jika f(x) dibagi (x+1) sisanya -3, dan jika f(x) dibagi (x-2) sisanya 2. Tentukan sisanya jika f(x) dibagi (x-1)(x+1)(x-2). 4. Dengan menggunakan teorema faktor, tunjukkan bahwa: a. (2x-3) adalah faktor dari 2x3+5x2-6x-9 b. (x+y) adalah faktor dari x3+4x2y+4xy2+y3+x+y 5. Tentukan faktor linear dari sukubanyak f(x) = 2x3+7x2+2x-3.