Anda di halaman 1dari 30

drg.

Amy N Carabelly Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat

Pengertian Vinir
Vinir
Selapis tipis bahan restorasi yang menutupi gigi yang cacat sebagian atau seluruhnya . Kasus : berubah warna, kelainan bentuk anatomi gigi (peg shaped), merubah bentuk anatomi gigi (bentuk kaninus menjadi insisivus), koreksi diastema derajat ringan (satu atau beberapa), gigi tidak beraturan derajat ringan, berdesakan derajat ringan, abrasi, erosi, memperbaiki restorasi yang berubah warna, kelainan posisi gigi (rotasi, palatoversi, protrusi ringan), microdontia, konis.

Tujuan pembuatan vinir :memperbaiki estetik menjadi lebih baik Tehnik vinir : -- Cara langsung dengan menggunakan bahan restorasi - plastis seperti resin komposit -- Cara tidak langsung dengan bahan akrilik atau porselen.
-Operator

harus mengetahui :indikasi dan kontra indikasi, tehnik preparasi, bentuk anatomi gigi dan pemilihan bahan.

Tehnik pembuatan vinir :

Vinir langsung (direct veneers): Bahan yang digunakan adalah resin komposit

Keuntungan : - Mudah dibentuk karena bahan plastis, estetik baik karena tersedia berbagai warna dan perawatan satu kali kunjungan.

Kerugian :
-Untuk membentuk anatomi, memerlukan waktu yang cukup panjang - Operator harus cukup terampil - Warna bahan resin komposit tidak permanen - Kekuatan resin komposit kurang sehingga mudah retak, abrasi. Vinir langsung : - Vinir sebagian (partial veneers) - Vinir penuh (full veneers)

Vinir sebagian (partial veneers) : Menutupi sebagian dari permukaan labial gigi karena hipokalsifikasi, perubahan warna gigi sebagian. Bahan: self curing atau light activated composite resin

Gambar: 1.a & b. Contoh kasus vinir sebagian

Vinir penuh (full veneer)


Menutupi seluruh permukaan labial gigi oleh karena perubahan warna gigi yang luas, koreksi diastema. Bahan : light activated composite resin.

Vinir tidak langsung ( indirect veneers)


Bahan yang dapat digunakan : Akrilik atau porselen

Bahan akrilik : Keuntungan : - Estetik pada awalnya baik - Mudah diperbaiki - Relatif murah Kerugian : - Mudah berubah warna - Mudah retak / pecah - Mudah abrasi -Mudah terjadi keradangan gingiva penumpukan plak pada tepi akrilik

Bahan Porselen (all porcelain) Keuntungan : - Kekerasan hampir sama dengan email gigi
Warna dan tekstur baik sehingga estetik baik Warna stabil dan tampak alami Perlekatan pada struktur gigi sangat baik Tidak menyebabkan iritasi gingiva Tahan terhadap abrasi dan pemakaian Kurang menyerap air Dapat dibuat tipis sehingga pengambilan jaringan email dapat sesedikit mungkin - Pada pembuatannya dapat tanpa perubahan kontak oklusal.

Kerugian :
- Tehnik pemasangan memerlukan waktu yang lama, cukup rumit, harus cermat dan sensitif. - Bila telah melekat warna,kontur sukar diperbaiki dan sukar dilepas - Memerlukan waktu perawatan lebih dari 2 visit - Biaya relatif mahal - Porselen mudah pecah sehingga sukar dimanipulasi

Vinir langsung
Bahan Microfill composite resin dapat dipoles sehingga estetiknya baik dan dapat menyerupai enamel yang sesungguhnya Hasil pemolesan dapat bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama. Micro hybrid composite resin Ketahanan hasil pemolesan kurang dibanding bahan microfill, Lebih kuat.

Pada kasus memperpanjang gigi arah serviko insisal gunakan bahan kombinasi hybrid composite sebagai dasar dan microfill sebagai lapisan luar hasilnya kuat, halus dan kilap.

Indikasi vinir langsung : - Instant cosmetic penderita memerlukan perbaikan penampilan segera - Mock-up untuk mendapatkan gambaran semirip mungkin dengan hasil akhir yang direncanakan , mengetahui hasil akhir yang akan dicapai , untuk diskusi . - Pasien tidak menghendaki pengasahan pada giginya - Keterbatasan biaya - Penderita akan dirawat orthodontic

Kontra indikasi : - Menginginkan hasil akhir yang sangat baik (estetik dan kekuatan) - Kebiasaan penderita yang dapat merubah warna vinir seperti merokok, minum anggur merah, dll. - Kebiasaan jelek menggigit kuku, bruxism

Tenik pembuatan vinir langsung : 1.Tanpa preparasi


Disebut juga instant cosmetic Keuntungan : perbaikan penampilan didapatkan sesegera mungkin, keutuhan gigi tetap dipertahankan dan dapat sebagai vinir sementara.

2.Dengan preparasi
Keuntungan :
- Perlekatan lebih baik - Batas tepi antara gigi dengan resin komposit dapat dimanipulasi dengan mudah - Menghasilkan batas tepi yang halus dan transisi warna yang hampir tak terlihat - Batas tepi menjadi lebih kuat terhadap abrasi.

Kerugian: -Dapat berubah warna karena makanan /


minuman -Tidak boleh menggigit benda / makanan keras -Perlu pemeriksaan rutin -Kadang-kadang perlu perbaikan

Prosedur klinis vinir langsung:


1. Pemilihan warna 2. Preparasi (menggunakan veneering preparation set atau torpedo medium grid dengan ujung membulat).

Tujuan preparasi : Membuat tempat / dudukan agar tampak alamiah, daerah servikal tidak terlalu tebal. - Membuang permukaan enamel paling luar agar mudah di etsa ( kira-kira 1 mm)

3.Prosedur bonding - Etsa asam selama 15 detik - Cuci dengan semprotan air selama 10 detik bonding 4. Layering Bila permukaan gigi terlalu gelap gunakan opaquer Warna body warna dentin Warna insisal semi transparan Warna enamel translusen 5. Finishing dan polishing Polishing diamond bur / extra fine grade diamond bur/ polishing disk Menghaluskan abrasive silicon Daerah labial dibentuk menggunakan carbide bur

Perawatan setelah pembuatan vinir : - Menjaga kebersihan mulut - Menghindari makanan/minuman yang dapat memberi pewarnaan seperti anggur merah, kunyit dll - Kontrol setiap 6 bulan.

Contoh-contoh kasus yang dapat dirawat dengan tehnik vinir langsung menggunakan bahan resin komposit. 1.Pada gigi dengan posisi normal : * Perubahan warna derajat ringan -Kedalaman preparasi : 0,5-1 mm -Batas tepi sedikit dibawah atau tepat di gingival crest sampai cervico proximal (menyembunyikan warna asli gigi yang kurang baik) -Kontak proksimal dipertahankan.

Gambar 2 : Perubahan warna derajat ringan

PERUBAHAN WARNA DERAJAT SEDANG BERAT - Preparasi cukup banyak ( > 1 mm ), dapat sampai ke jaringan dentin - Batas tepi preparasi pada enamel yang sehat - Daerah gingival : 0.5 mm dibawah gingival crest - Daerah proksimal dibuat berlekuk menjorok kedalam mengikuti papilla - Kontak proksimal dipertahankan - Sebelum aplikasi resin komposit, maka perlu diberi opaquer untuk menutupi warna gelap gigi.

Gambar 3. Perubahan warna gigi dan malposisi

Gambar 4. Preparasi pada bagian labial

Gambar 5. Aplikasi opaque resin Gambar 6. Pembuatan vinir telah Untuk menutupi staining selesai

2. Pada gigi dengan posisi tidak normal Rotasi

Bila rotasi gigi kearah labial preparasi sesuai dengan keadaan gigi yang lengkungnya baik. Bila bagian labial ada di bagian belakang garis lengkung, maka bagian ini hanya dikasarkan saja

Gambar 7. Diagram rencana preparasi pada gigi yang rotasi

Palato-versi Pembuatan batas tepi yang jelas terutama daerah cervico labial, bagian lainnya cukup dikasarkan saja.

Gambar 8. Diagram rencana preparasi pada gigi yang palato versi

Menutup diastema Penambalan daerah proksimal dimulai sedikit dibawah gingival crest Perbandingan lebar mesio-distal : cervico incisal 0,75- 0,8 tampak ideal.

Gambar 9. Penambalan di daerah proksimal dimulai dibawah gingival crest

Gambar 10. Perbandingan lebar di mesiodistal & serviko insisal

3. Pada gigi rahang bawah Preparasi incisal plane sedikitnya 1 mm mengikuti kemiringan insisal plane o.k daerah ini didapatkan kontak oklusi dan artikulasi.

Gambar 11. Kemiringan bidang insisal