Anda di halaman 1dari 11

(CONTOH)

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING

TEKNIK KONSELING TRIADIK DALAM PENGEMBANGAN KENDALI DIRI SISWA KELAS X-9 SMA NEGERI 3 BANDUNG

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN JAWA BARAT 2009

A. La a! B"#a$a%& Ma'a#a( Perkembangan dunia anak dan remaja dari masa ke masa selalu menjadi fenomena yang menarik untuk diperbincangkan. Terdapat sederet masalah yang mengintai remaja saat ini, misalnya ancaman narkoba, seks bebas, kasus-kasus bunuh diri yang akhir-akhir ini sering diberitakan oleh media masa. Contoh konkret adalah anak berusia 13 tahun yang nekad gantung diri, karena tidak mampu membayar uang SPP, remaja usia 1 tahun mecoba gantung diri karena tidak mampu membayar biaya ekstrakurikuler sebesar !p. ."##, remaja putra usia 1 tahun ditemukan te$as di rumah orang tuanya, karena untuk memiliki tele%isi tidak terpenuhi, remaja usia 1 tahun ditemukan gantung diri di plafon dapur rumah kakaknya, ia diduga karena menahan kerinduan terhadap mendiang ibunya, serta sederet kasus lain yang mungkin tidak sempat diberitakan media masa &Republika, edisi 'aret ##3(. 'enurut )illis & ##*+ *,( permasalahan-permasalahan tersebut merupakan representasi dari rendahnya penyesuaian diri remaja terhadap lingkungan dan dirinya sendiri. 'enyesuaikan diri terhadap diri sendiri merupakan istilah yang mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. -leh karena itu, banyak orang yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan dirinya sendiri. .kibat tidak mampu menyesuaikan diri dapat dilihat dari konflik batin, hasrat mencapai suatu cita-cita tinggi tetapi kemampuan untuk mencapainya sangat kurang, akan menimbulkan kegelisahan yang mengakibatkan tidak dapat memusatkan perhatian, kurang bersemangat, gemetar, gagap, dan sebagainya. gejala-gelaja tersebut dia$ali oleh lemahnya kendali diri. /ebih lanjut )illis mengatakan bah$a kegagalan dalam penyesuaian diri dapat disebabkan oleh adanya peristi$a terdahulu yang pernah dialami seseorang. 0ika indi%idu pada masa kanak-kanak banyak mengalami rintangan hidup dan kegagalan, frustrasi &kekece$aan( dan konflik &pertentangan( akan mengalami kegagalan penyesuaian diri pada masa remaja. Sebaliknya, jika seorang banyak mendapat keberhasilan dan kebahagiaan pada masa kanak-kanak ia akan memandang positif dan optimis terhadap segala masalah baru yang dihadapi.

Salah satu permasalahan yang banyak terjadi dikalangan para sis$a di S'. 3 1ota 2andung adalah ketidakmampuan dalam mengendalikan emosi seperti cepat marah, mudah tersulut emosinya, dan terkadang terjadi pertemgkaran. 1ondisi ini menggambarkan lemahnya kondisi kendali diri para sis$a. 2imbingan dan 1onseling memiliki peranan penting dalam membantu menangani permasalahan sis$a, salahtunya adalah permsalahan kendali diri. Penanganan masalah-masalah sis$a yang berkaitan dengan kendali diri tersebut perlu mengubah atau memperbaiki pendekatan konseling yang selama ini berlangsung dengan mengubah yang bersifat pendekatan diadik &pendekatan langsung( dengan pendekatan triadik &melalui pendekatan perantara(. 2erdasarkan permsalahan yang berkembang di atas, maka penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini memfokuskan pada upaya penerapan teknik konseling triadik dalam pengembangan kendali diri sis$a kelas 3-4 S'. 5egeri 3 2andung. B. R)*)'a% Ma'a#a( !umusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut ini + 1. 2agaimanakah gambaran kendali diri sis$a sebelum penggunaan teknik konseling triadik6 . 2agaimanakah gambaran kendali diri sis$a setelah penggunaan teknik konseling triadik6 3. .dakah perbedaan antara gambaran kendali diri sis$a sebelum penggunaan teknik konseling triadik dan gambaran kendali diri sis$a setelah penggunaan teknik konseling triadik6 C. T)+)a% P"%"#, ,a% .dapun tujuan dari penelitian ini adalah+ 1. 'emperoleh gambaran kendali diri sis$a sebelum penggunaan pendekatan teknik konseling triadik.

. 'emperoleh gambaran kendali diri sis$a sesudah pendekatan teknik konseling triadik. 3. 'emperoleh gambaran tentang perubahan kendali diri sis$a setelah penggunaan pendekatan teknik konseling triadik.

D. adalah+

Ma%-aa P"%"#, ,a% 2eberapa manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini diantaranya 1. Secara teoritis dapat mempertegas manfaat penggunaan konseling triadik dalam membantu pengembangan kendali diri sis$a. . Secara praktis dapat membantu guru bimbingan dan konseling memperkaya pengalaman dalam melaksanakan perlakuan konseling terhadap sis$a-sis$a bermasalah.

E.

Ka+,a% P)' a$a .. P"%&"! ,a% K"%/a#, D,!, Calhoun dan .cocella &terjemahan Satmoko, 144*+13#( berpendapat

bah$a kendali diri &self-control( adalah pengaruh seseorang terhadap fisiknya, tingkah laku dan proses-proses psikologisnya serta peraturan tentang fisiknya, tingkah laku dan proses-proses psikologisnya. 7engan kata lain, kendali diri adalah sekelompok proses yang mengikat dirinya. -leh karena itu, dalam akti%itas sehari-hari indi%idu menggunakan kendali dirinya dalam berperilaku. 8al ini selaras dengan 9angey &14"1+11:( yang berpendapat bah$a kendali diri adalah kendali yang digunakan indi%idu dalam mengarahkan perilakunya. Senada dengan yang diungkapkan oleh 'ischel &Per%in, 14";+;1#( bah$a kendali diri mengarah pada kekuatan indi%idu untuk mengatur atau mengendalikan tindakannya, <menghadapi situasi terkendali.= Sukartini & ##3+::( mendefinisikan kendali diri sebagai upaya sis$a untuk mengatur diri dalam berpikir dan bertindak berdasarkan keyakinannya bah$a segala yang terjadi atas dirinya merupakan akibat tindakannya. 7engan kata lain, dalam kendali diri

terdapat usaha untuk dapat mengendalikan hal-hal yang terdapat dalam diri indi%idu. 2erdasarkan definisi tersebut, kendali diri merupakan kemampuan indi%idu dalam mempengaruhi diri terhadap peristi$a-peristi$a yang dialami dan konsekuensi-konsekuensi yang diterima serta mengarahkan perilakunya dalam menghadapi situasi sebagai konsekuensi dari tindakannya. 2. C,!,-0,!, K"%/a#, D,!, 'enurut /ogue &144*+ ;( orang yang mampu mengendalikan diri adalah orang yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut+ a. 'emegang teguh tugas yang berulang meskipun berhadapan dengan berbagai gangguan. b. 'engubah perilakunya sendiri sesuai dengan norma yang ada. c. Tidak menunjuk perilaku yang dipengaruhi kemarahan. d. 2ersikap toleran terhadap stimulus yang berla$anan. Sedangkan menurut Sukartini & ##3+::-:"( terdapat beberapa aspek dari kendali diri, meliputi+ a. Penguasaan situasi, yaitu kemampuan memikirkan cara-cara menguasai dan mengendalikan situasi sekitarnya yang berkaitan dengan peraturan sekolah. b. Motivasi bertindak, yaitu kemampuan memilih tindakan untuk mengatasi masalah seputar peraturan sekolah. c. Kesediaan menerima resiko, yaitu kesanggupan menerima resiko atas tindakan yang dilakukan. 3. P"!$"*1a%&a% /a% 2a$ 3!--a$ 3! 4a%& M"*5"%&a!)(, K"%/a#, D,!, 1endali diri akan terus berkembang sejalan dengan pertambahan usia. .nak-anak cenderung menunjukkan perilaku impulsi%e, dan remaja menunjukkan lebih mampu mengendalikan diri &/ogue, 144*+1*(. Selanjutnya /ogue mengemukakan bah$a indi%idu melakukan kendali diri berdasarkan prinsipprinsip pembelajaran. Pada perkembangan a$al, perilaku anak dikendalikan oleh

agen eksternal, seperti orang tua, kakak atau guru yang menetapkan standar penilaian dan menunjukkan akibat untuk setiap penampilan perilaku. Standar akan berbeda untuk setiap perilaku. 8adiah ditunjukkan ketika anak mampu mencapai standar yang ditetapkan, sedangkan hukuman diberikan jika anak menyimpang dari standar yang ditetapkan. Sejalan bertambahnya usia, indi%idu belajar mengendalikan dirinya sendiri. Pola penguatan dan hukuman, berkembang setelah menerima berbagai dukungan. 'enurut 2andura &7ahar, 144,+3#-31( manusia mengamati perilakunya sendiri, mempertimbangkan &judge( perilaku itu terhadap kriteria yang disusunnya sendiri, dan kemudian memberi penguatan & reinforcement( berupa hadiah atau hukuman pada dirinya sendiri. Teori belajar sosial mengungkapkan bah$a sebagian besar kriteria yang dimiliki indi%idu untuk penampilan perilakunya dapat dipelajari dari model-model dalam dunia sosial indi%idu. !espon-respon kognitif indi%idu terhadap perilakunya mengarahkan indi%idu untuk mengatur perilakunya sendiri. 7engan memberi hadiah atau hukuman diri, indi%idu dapat mengendalikan perilakunya secara positif. >ndi%idu dapat menilai perilakunya sendiri dengan cara melihat bagaimana orang lain menilai perilakunya. >ndi%idu dapat belajar dari model dengan cara mengamati perilaku orang lain dan konsekuensi-konsekuensinya. >ndi%idu dalam menetapkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan, dipengaruhi oleh dorongan naluriah, orang lain dan peristi$a-peristi$a masa lalu &5ur$anti, ##;+ #(. 'elalui penelitian a$al diperoleh gambaran atau informasi ditemukannya beberapa sis$a yang menunjukkan gangguan dalam penyesuaian dirinya.

2.

R"%0a%a /a% P!3'"/)! P"%"#, ,a% 'etode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan &action

research(. 'etode ini dipilih untuk meningkatkan kendali diri sis$a melalui pendekatan konseling triadik. 'etode ini sesuai dengan pendapat -rtrun ?uber Skerritt dalam bukunya New Direction in Action Research &144,+3( yang

berpendapat bah$a @metode penelitian yang tepat untuk mengembangkan bidang pendidikan adalah penelitian tindakanA. Sifat penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian konseling kolaboratif &triadik(. Peneliti bekerja sama dengan orang tua, teman sis$a, guru mata pelajaran untuk merancang, melaksanakan, dan menge%aluasi program bimbingan. 1. Subjek dan $aktu penelitian sebagai berikut+ a. Subjek penelitian ini mengamati sis$a kelas B-4 S'. 5egeri 3 2andung tahuan ajaran ##,C ##:. b. )aktu dan lamanya tindakan+ lima &*( bulan mulai bulan September ##, sampai bulan 0anuari ##:. c. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua & ( siklus, siklus 1 dilaksanakan dalam pertemuan dan siklus minggu dengan frekuensi kali dilaksanakan berdasarkan refleksi terhadap minggu dengan frekuensi selesai direfleksi kembali. Selanjutnya

siklus 1. siklus ini dilaksanakan dalam kali pertemuan. Setelah siklus hasil penelitian dilaporkan. . Perencanaan Tindakan

1onseling ini akan dilaksanakan melalui tahap-tahap sebagai berikut+ a. /ayanan informasi b. 'emberikan arahan c. 'enentukan tindakan d. 'elaksanakan tindakan e. D%aluasi f. !efleksi iklus ! Entuk mendapatkan permasalahan dikumpulkan data mengenai kendali diri dengan menyebarkan instrumen. /alu diolah dan ditafsirkan untuk memperoleh gambaran kendali diri sis$a setelah memperoleh gambaran direncanakanlah urutan tindakan yang mungkin dapat dilakukan secara rasional.

Tahap berikutnya dilakukan tindakan sesuai dengan urutan prioritas dan setelah itu subjek diamati untuk memperoleh gambaran tentang kekurangan dari pelaksanaan tindakan kemudian kekurangan dari pelaksanaan tindakan. Selanjutnya dikumpulkan data sebagai bahan refleksi 1 yang memungkinkan munculnya permasalahan baru. iklus " Pada siklus dilaksanakan atas dasar bahan refleksi 1. 1alau masih ada permasalahan baru yang muncul maka dibuatkan perencanaan tindakan ke- , lalu pelaksanaan tindakan ke- . setelah itu, diamati, direfleksi dan die%aluasi apakah sudah ada perubahan kea rah perbaikan atau belum. 0ika tidak memerlukan perbaikan berarti siklus sudah selesai dilaksanakan dan hasil tindakan sudah dilakukan sis$a. Refleksi dan #valuasi !efleksi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengingat kembali apa yang sudah dilakukan. Entuk kepentingan e%aluasi dilaksanakan assessment tentang kendali diri dalam bentuk angket pilihan tertutup. .dapun sistem penyekorannya adalah sebagai berikut+ ja$aban yang sesuai diberi skor 1 dan ja$aban yang tidak sesuai diberi skor #. $ndikator Keberhasilan >ndiktor keberhasilan dari pendekatan konseling triadic ini adalah peningkatan kendali diri sis$a. Entuk lebih jelasnya dapat diamati pada siklus penelitian berikut pada halaman berikut ini.

"

3. >nstrumen Pengumpul 7ata >nstrumen yang digunakan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kebutuhan data yang akan diungkap dalam penelitian, yaitu+ a. .ngket kendali diri sis$a &terlampir pada lampiran 1( b. Pedoman $a$ancara terhadap orang tua c. Studi dokumentasi

G.
51. . 3. *. ,. :. ". 4.

Ja/6a# P"%"#, ,a%


!encana 1egiatan 'inggu kePenyerahan proposal Tindakan 1 G refleksi Tindakan G refleksi Penyusunan laporan Seminar Penyempurnaan laporan Penyerahan laporan Penulisan artikel SDPT 3 ; 3 1 -1T 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 /ap 01T 3 3 ; 1 5-F 3 ; 7DS 1 3 ; 0.5 1

Penyerahan artikel

H.

P"!'3%a#,a P"%"#, ,a% Penelitian ini dilakukan oleh +

.................................................................................................................................... .................................................................................................................................... I. B,a4a P"%"#, ,a% N3. 1. . 3. ;. *. ,. :. ". 4. 1#. 11. J. U!a,a% K"&,a a% Pengadaan .T1 Proposal Penelitian Penyusunan >nstrumen Penelitian Perencanaan Teknis Pelaksanaan PT121 7okumentasi Penelitian .nalisis 7ata 1onsumsiCSnack ; 3 H !p. #.###,Transportasi untuk -bser%er dan Peneliti Penyusunan /aporan Penggandaan /aporan 8onorarium Peneliti J)*#a( !p. 1"#.###,!p. ##.###,!p. 1*#.###,!p. 1*#.###,!p. 1##.###,!p. 1##.###,!p. "#.###,!p. ;#.###,!p. ##.###,!p. ##.###,!p. ;##.###,-

Da- a! P)' a$a

Calhoun, 0.I. dan .cocella, 0.!. .lih bahasa oleh !S. Satmoko. &144*(. Psikologi tentang Pen%esuaian dan &ubungan Kemanusiaan. Semarang+ >1>P Semarang Press. 7ahar, !atna ). &144,(. 'eori-teori (elajar. 0akarta+ Drlangga. /ogue, .le3andra ). &144*(. elf-)ontrol *aiting unti 'omorrow for *hat +ou *ant 'oda%. 5e$ 0ersey+ Prentice 8all. Per%in, /... &14";(. Personalit%, 'heor% and Research. 5e$ Jork+ 0ohn )iley G Sons, >nc. Sukartini, Sri Patmah. & ##3(. Model Konseling Keterampilan &idup untuk Mengembangkan Dimensi Kendali Pribadi %ang 'egar. 7isertasi 7oktor pada PPS EP> 2andung+ tidak diterbitkan. )illis, Sofyan S. & ##*(. Remaja dan Masalahn%a. 2andung+ .lfabeta

1#

/ampiran 1 KISI-KISI INSTRUMEN PENGUNGKAP KENDALI DIRI SISWA


A'5"$ I%/,$a 3! S)1. I%/,$a 3! N3. B) ,! P"!%4a aa% 8 1, 1 3 , 3 ; ; * , :, " 4 1#, 11 1 13 1; 1* 1, 1: * , : " 4, 3# 31 3 33 3;, 3* 3, 3:, 3" 34 ;# 7

resiko1esediaan menerima

2erpikir positif 7apat memikirkan manfaat 7apat menguasai 7apat menguasai perasaan perasaan marah 7apat menguasai perasaan bahagia 7apat menguasai cemas 7apat mengatasi 7apat menganalisis masalah masalah 7apat memilih cara penyelesaian masalah 7apat mencari penyebab masalah 'endahulukan 'asalah belajar pekerjaan yang lebih penting 'asalah di luar belajar 7apat 7apat menetapkan tujuan memusatkan 7apat mencapai tujuan perilaku pada tujuan 7apat 'emiliki cita-cita merencanakan masa depan 7apat memilih cara mencapai cita-cita Tidak Penolakan terhadap pengaruh terpengaruh hal- negatif dari teman sekolah hal negatif dari lingkungan 2ertanggung 2ersedia menanggung akibat ja$ab terhadap jika melakukan kesalahan perilaku 'emberi hadiah terhadap diri sendiri setelah mencapai tujuan

'oti%asi bertindak

Penguasaan situasi

1" 14, #

20

20

90

11