Anda di halaman 1dari 12

Refrat

Anestesi Pada Ophtalmologi

Disusun Oleh : Kristiana Margareta G99122064 Pembimbing: dr. Ardana Tri Ariant ! M."i! Med! "#. An

KEPANITERAAN KLINIK LAB/UPF ANESTESIOLO I FK UNS/RSU! !R" #OE$AR!I SURAKARTA %&'(

BAB I PEN!A)ULUAN Pembedahan mata meru#a$an tinda$an %ang uni$ dan menantang bagi ahli anestesi! termasu$ regulasi te$anan intra $uler! #en&egahan re'le( $ul $ardia$ dan #enanganan a$ibatn%a! meng ntr l #erluasan gas intra $uler dan dibutuh$an untu$ menger)a$an $emung$inan e'e$ sistemi$ bat* bat mata. Pengetahuan tentang me$anisme dan #enanganan masalah tersebut da#at mem#engaruhi hasil #embedahan. +agian ini )uga mem#ertimbang$an te$ni$ $husus dari anestesi umum dan regi nal dalam bedah mata. Mata da#at diangga# sebagai b la ham#a dengan dinding %ang $a$u. ,i$a isi dari b la mata mening$at! te$anan intra $uler - n rmal 12 . 20 mm/g0 a$an nai$. "ebagai & nt h! glau$ ma disebab$an leh sumbatan aliran hum r a1u s. Ada berbagai e'e$ bat* bat anestesi #ada te$anan intra $uler. Anestesi inhalasi menurun$an te$anan intra $uler %ang #r # rsi nal sesuai dalamn%a anestesi. Anestesi intra2ena )uga da#at menurun$an te$anan intra $uler. Mung$in #enge&ualian adalah $etamin! %ang da#at menai$$an te$anan darah arteri dan tida$ men%ebab$an rela$sasi t t e$stra $uler. +an%a$ #erasi mata! se#erti e$stra$si $atara$! trans#lantasi $ rnea! trabe$ule$t mi!

2itre$t mi! atau#un #embedahan #erleng$etan retina da#at dila$sana$an dengan benar dengan anestesi regi nal dan sedasi ringan. Mana)emen anestesi ber#eran #enting dalam berhasil atau tida$n%a #embedahan mata. +agaimana#un )uga strategi $lini$ untu$ untu$ men)aga im bilitas #asien selama #embedahan mata sangatlah #enting. Pengertian tentang anat mi mata dan e'e$ anestesi #ada te$anan intra &ulardan 'isi l gi mata #enting untu$ di$etahui dalam embuat mana)emen anestesi dalam $asus*$asus se#erti strabismus! trauma mata terbu$a! in)e$si gas intra2itreal! re'le( $ul $ardial! retin #ati #rematur.

ii

BAB II TIN*AUAN PUSTAKA A. T3KA4A4 D54AM5" 54T6AOK7836 1 9isi l gi te$anan intra $uler Mata da#at diangga# sebagai b la ham#a dengan dinding %ang $a$u. ,i$a isi dari b la mata mening$at! te$anan intra $uler - n rmal 12 . 20 mm/g0 a$an nai$. "ebagai & nt h! glau$ ma disebab$an leh sumbatan aliran hum r a1u s. +egitu )uga te$anan intra $uler a$an nai$ )i$a 2 lume darah dalam b la mata mening$at. 4ai$n%a te$anan 2ena a$an mening$at$an te$anan intra $uler leh #enurunan aliran a1u s dan #ening$atan 2 lume darah $ r id. Perubahan %ang e$strim dari te$anan darah arteri dan 2entilasi da#at mening$at$an te$anan intra $uler. Pemberian anestesi merubah #arameter ini dan da#at men#engaruhi te$anan intra $uler se#erti lar%ng s& #%! intubasi! sumbatan )alan na#as! batu$! # sisi trendelenburg.1!4 /al lain! #ening$atan u$uran b la mata %ang tida$ #r # rsi nal mengubah 2 lume isin%a a$an mening$at$an te$anan intra $uler. Pene$anan #ada mata dari sung$u# %ang sem#it! # sisi #r ne %ang tida$ bai$! atau #erdarahan retr bulber meru#a$an tanda #ening$atan te$anan.1 Te$anan intra $uler membantu mem#ertahan$an bentu$ dan bai$ leh $arena itu

membangun #ti$ dari mata. :ariasi tem# rer te$anan biasan%a da#at dit leransi dengan leh mata n rmal. Dalam $en%ataan%a $ebutaan menai$$an te$anan intra $uler seban%a$ ; mm/g dan )uling 26 mm/g. 3#is de transien #ening$atan te$anan intra $uler #ada #asien dengan te$anan arteri #talmi$us %ang rendah. - hi# tensi! arteri s$ler ti$ arteri retina0! bagaimana#un da#at membaha%a$an #er'usi retina %ang men%ebab$an is$emia retina.1 Pada saat b la mata dibu$a selama #r sedur #embedahan atau setelah trauma tembus! te$anan intra $uler da#at mende$ati te$anan atm s'er. +ebera#a 'a$t r %ang se&ara n rmal mening$at$an te$anan intra $uler a$an menurun bila ter)adi #engaliran

iii

a1 us atau e$tru$si 2itreus %ang menembus lu$a. K m#li$asi lama %ang serius menimbul$an $elainan 2isus %ang #ermanen.1 2. 3'e$ bat . bat anestesi #ada te$anan intra $uler 7mumn%a bat . bat anestesi lain %ang rendah tida$ bere'e$ #ada te$anan

intra $uler. Anestesi inhalasi menurun$an te$anan intra $uler %ang #r # rsi nal sesuai dalamn%a anestesi. Pen%ebab #enurunann%a multi#el antara lain < #enurunan te$anan darah mengurangi 2 lume $ r idal! rela$sasi t t* t t e$stra $uler menurun$an te$anan dinding b la mata! $ ntri$si #u#il memudah$an aliran a1u s. Anestesi intra2ena )uga da#at menurun$an te$anan intra $uler. Mung$in #enge&ualian adalah $etamin! %ang da#at menai$$an te$anan darah arteri dan tida$ men%ebab$an rela$sasi t t e$stra $uler.1 "u$sinil$ lin mening$at$an te$anan intra $uler seban%a$ ; . 10 mm/g selama ; . 10 menit setelah #emberiann%a! menembus terutama $e dalam t t . t t e$stra $uler dan men%ebab$an $ ntra$tur. Tida$ se#erti t t s$elet lainn%a! t t e$stra $uler terdiri dari sel . sel dengan multi#el neur mus$uler )un&ti n. "etelah #emulihan de# larisasi sel .sel ini leh su$sinil$ lin men%ebab$an $ ntra$tur %ang ber$e#an)angan. /asiln%a ter)adi #ening$atan te$anan intra $uler %ang mem#un%ai bebera#a e'e$. /al ini a$an men%ebab$an #engu$uran #alsu terhada# te$anan intra $uler selama #emeri$saan dalam #engaruh anestesi #ada #asien . #asien glau$ ma! #ening$atan ini tida$ #enting dalam #embedahan! leh $arena itu $enai$an te$anan intra $uler da#at men%ebab$an e$stru$si $uler a$ibat bedah terbu$a atau trauma %ang tembus. 3'e$ a$hir $ ntra$tur %ang ber$e#an)angan dari t t . t t e$stra $uler adalah tes ' r&ed du&ti n abn rmal selama 20 menit. Manu2er ini menilai #en%ebab $etida$seimbangan t t e$stra $uler dan #engaruh ti#e #embedahan strabismus. K ngesti 2ena . 2ena $ r id )uga da#at menai$$an te$anan intra $uler. Obat #elum#uh t t n nde# larisasi tida$ menai$$an te$anan intra $uler.1 +. 63983K" OK78OKA6D5AK Tra$si t t* t t e$stra $ular atau te$anan #ada b la mata terutama t t re$tus medialis da#at memun&ul$an berbagai 2ariasi disritmia )antung %ang ber$isar dari bradi$ardia dan e$t #i 2entri$ular hingga henti sinus atau 2ibrilasi 2entri$el. 1!2!4 6e'le$s ini! %ang #ada mulan%a dides$ri#si$an #ada tahun 190=! terdiri dari suatu )alur trigeminal a'eren -:10 dan i2

2agal e'eren. 6e'le$s $ul $ardia$ adalah #aling la>im dida#ati #ada #asien #ediatri$ %ang men)alani #erasi strabismus. ?alau#un begitu! re'le$s ini da#at dimun&ul$an #ada semua $el m# $ usia dan selama berbagai #r sedur mata! termasu$ e$stra$si $atara$! enu$leasi! dan #erbai$an retinal deta&hment -#erle#asan retina0. Pada #asien %ang sadar! re'le$s $ul $ardia$ da#at berhubungan dengan s mn lens dan nausea.1 Obat* bat anti$ linergi$ sering berman'aat dalam #en&egahan re'le$s $ul $ardia$.

Atr #in atau gli$ #ir lat intra2ena sebelum #embedahan adalah lebih e'e$ti' dibanding #remedi$asi intramus$ular %ang da#at men)adi tida$ e'e$ti'.2!4 /aruslah diingat bah@a bat* bat anti$ linergi$ da#at berbaha%a #ada #asien usia lan)ut! %ang sering$ali memili$i #en%a$it arteri $ r ner dera)at tertentu. +l $ade retr bulbar atau anestesia inhalasi %ang dalam )uga da#at berman'aat! namun #r sedur*#r sedur ini memili$i risi$ n%a tersendiri. +l $ade retr bulbar sendiri sebenarn%a da#at membang$it$an re'le$s retr bulbar. Kebutuhan untu$ #r 'ila$sis rutin adalah $ ntr 2ersial.1 Mana)emen re'le$s $ular $ardia$ $eti$a ia ter)adi tersusun dari #r sedur*#r sedur $sigenasi! dan

beri$ut: -10 #engenalan dini leh ahli bedah dan #enghentian sementara stimulasi bedah hingga $e&e#atan deta$ )antung mening$at< -20 $ n'irmasi 2entilasi! $edalaman anestesia %ang ade$uat< -A0 #emberian atr #in intra2ena -10 BgC$g0 )i$a terda#at gangguan $ ndu$si< dan -40 #ada e#is de re$alsitran! in'iltrasi t t* t t e$stra $ular dengan anesteti$ l $al. 6e'le$s ini #ada a$hirn%a a$an menghenti$an dirin%a sendiri dengan tra$si berulang t t* t t e$stra $ular.1

D. 3K"PA4"5 GA" 54T6AOK78A6 "uatu gelembung gas da#at diin)e$si$an leh 'talm l g $e dalam bili$ # steri r selama #embedahan 2itre us. 5n)e$si udara intra2itreal a$an &enderung mendatar$an retina %ang terle#as dan memung$in$an #en%embuhan %ang benar se&ara anat mis. Gelembung udara diabs rbsi dalam ; hari leh di'usi gradual melalui )aringan %ang berde$atan $e dalam aliran darah. ,i$a #asien menghiru# 4O! gelembung udara a$an bertambah besar. 5ni di$arena$an 4O adalah A; $ali lebih larut dibanding nitr gen dalam darah. Ma$a 4O &enderung berdi'usi $e dalam gelembung udara se&ara lebih &e#at dibanding nitr gen -$ m# nen utama udara0 2

diabs rbsi $e dalam aliran darah. ,i$a gelembung bertambah besar setelah mata ditutu#! te$anan intra $ular a$an nai$.1 "96 adalah gas inert %ang $urang larut dalam darah dibanding nitr gen . dan )auh $urang larut dibanding 4O. Durasi $er)an%a %ang lebih lama -hingga 10 hari0 dibanding gelembung udara da#at menguntung$an bagi 'talm l g. 7$uran gelembung men)adi dua $ali dalam 24 )am setelah in)e$si $arena nitr gen dari udara %ang dihiru# memasu$i gelembung udara se&ara lebih &e#at dibanding "96 berdi'usi $e aliran darah. ?alau# begitu! $e&uali "96 murni dengan 2 lume besar diin)e$si$an! e$s#ansi gelembung %ang #erlahan biasan%a tida$ mening$at$an te$anan intra $ular. 4amun )i$a #asien menghiru# 4O! gelembung a$an se&ara &e#at bertambah besar dan da#at mengarah #ada hi#ertensi intra $ular. K nsentrasi 4O ins#irasi sebesar E0F a$an ham#ir mem#erbesar 2 lume gelembung 1 m8 tiga $ali li#at dan da#at mengganda$an te$anan dalam mata tertutu# dalam A0 menit. Penghentian 4O selan)utn%a a$an mengarah #ada res rbsi gelembung! %ang telah men)adi &am#uran 4O dan "96. Penurunan te$anan intra $ular %ang men%usul da#at mem#resi#itasi #erle#asan retina lain.1 K m#li$asi*$ m#li$asi %ang melibat$an e$s#ansi gelembung gas intra $ular da#at dihindari dengan menghenti$an 4O #ada se$urang*$urangn%a 1; menit sebelum in)e$si udara atau "9G6. ,elas! @a$tu %ang di#erlu$an untu$ mengeliminasi 4O dari darah a$an tergantung #ada bebera#a 'a$t r! antara lain ting$at $e&e#atan aliran gas baru dan ade$uasi 2entilasi al2e lar. Kedalaman anestesia harus di#elihara dengan #emberian agen anesteti$ lain. 4O harus dihindari hingga gelembung diabs rbsi -; hari setelah in)e$si udara dan 10 hari setelah in)e$si "960.1 D. 393K*393K "5"T3M5K DA65 O+AT*O+AT MATA Tetes mata t #i$al diabs rbsi leh #embuluh*#embuluh dalam sa&&us al2e laris mu$ sa du&trus nas la&rimalis. "atu tetes -biasan%a 1C20 m80 dari 'enile'rin 10F mengandung ; mg bat. +anding$an ini dengan d sis 'enile'rin intra2ena -0.0;*0.1 mg0 %ang diguna$an untu$ menangani #asien de@asa dengan hi# tensi. Obat t #i$al diabs rbsi dalam $e&e#atan %ang terleta$ di antara abs rbsi setelah in)e$si intra2ena dan sub$utan -d sis sub$utan t $si$ dari 'enile'rin adalah 10 mg0. Ana$*ana$ dan rang lan)ut usia terutama berada dalam risi$ untu$

2i

e'e$ t $si$ bat %ang diberi$an se&ara t #i$al dan harus menerima #aling ban%a$ larutan 'enile'rin 2.;F. Kebetulan #ara #asien ini meru#a$an #asien %ang #aling sering memerlu$an #embedahan mata.1 3$h ti 'at -3&h thi #hate0 meru#a$an inhibit r $ linesterase ire2ersibel %ang diguna$an dalam #enatala$sanaan glau$ ma $arena da#at menurun$an te$anan intra $ular. 2 A#li$asi t #i$al beru)ung #ada abs rbsi sistemis dan redu$si a$ti2itas $ linesterase #lasma. Karena su$sinil$ lin dimetab lisir leh en>im ini! e$h ti 'at a$an mem#er#an)ang durasi $er)a su$sinil$ lin. 4amun #aralisis biasa tida$ melebihi 20 atau A0 menit dan a#neu # st #erati' $emung$inan besar tida$ ter)adi. 5nhibisi a$ti2itas $ linesterase bertahan selama A*E minggu setelah #enghentian tetes e$h ti 'at.1!4 3'e$ sam#ing mus$arini$ . se#erti bradi$ardia selama indu$si . da#at di&egah dengan bat anti$ linergi$ intra2ena -se#erti atr #in! gli$ #ir lat0.1 Tetes mata e#ine'rin da#at men%ebab$an hi#ertensi! ta$i$ardia! dan disritmia 2entri$ular< e'e$ disritm geni$ ini di# tensiasi leh hal tan. Pemberian langsung e#ine'rin $e dalam bili$ anteri r mata belum dihubung$an dengan t $sisitas $ardi 2as$ular.1 Tim l l! suatu antag nis H*adrenergi$ n nsele$ti'! mengurangi te$anan intra $ular dengan menurun$an #r du$si hum r a1ue us. Tetes mata tim l l %ang di#a$ai se&ara t #i$al! %ang biasa diguna$an untu$ mengatasi glau$ ma! #ada $asus*$asus %ang lang$a telah di$ait$an dengan bradi$ardia resistan*atr #in! hi# tensi! dan br n$ s#asme selama anestesia umum.1!4 D%&l #ent late adalah suatu midriati$a %ang da#at menghasil$an t $sisitas sistem sara' #usat.2!4 A&eta> lamide $eti$a diberi$an se&ara $r nis untu$ mengurangi 5OP da#at berhubungan dengan hilangn%a i n bi$arb nat dan $alium le@at gin)al.2!4 "96 -sul'ur he(a'lu ride0 diin)e$si$an $e dalam 2itre us untu$ se&ara me$anis mem'asilitasi #erle$atan $embali retina. 42O -$elarutan gas darah 0.4E0 harus dihindari selama 10 hari setelah in)e$si "96 intra2itre us -$elarutan gas darah 0.0040.2

2ii

3. A43"T3"5A 7M7M 74T7K OP36A"5 MATA Pilihan antara anestesi umum dan l $al harus dibuat se&ara bersama*sama leh #asien! anestesi l g! dan ahli bedah. "ebagian #asien men la$ bah$an untu$ mendis$usi$an anestesia l $al. "i$a# ini disebab$an leh rasa ta$ut untu$ sadar selama suatu #r sedur bedah atau #engalaman n%eri selama te$hni$ regi nal terdahulu. ?alau#un tida$ terda#at bu$ti %ang $ n$lusi' bah@a satu bentu$ anestesia adalah lebih aman dibanding %ang lain! anastesia l $al tam#a$ $urang memberi$an stres. Anestesia umum diindi$asi$an #ada #asien %ang tida$ $ #erati'! $arena bah$an gera$an $e#ala %ang sedi$it da#at memberi$an hasil %ang terbu$ti berbaha%a selama #embedahan mi$r . Pada #asien lain! anestesia l $al di$ ntraindi$asi$an untu$ alasan*alasan beda. Pada $e)adian %ang mana#un! suatu $e#utusan de'initi' harus dibuat. Anestesia l $al*umum suatu te$hni$ sedasi dalam dengan $ ntr l )alan na#as %ang diragu$an harus dihindari $arena ia memba@a gabungan risi$ umum.1 1 Premedi$asi Pasien %ang men)alani #erasi mata da#at &emas! terutama )i$a mere$a telah men)alani ban%a$ #r sedur dan terda#at $emung$inan $ebutaan #ermanen. Pasien #ediatri$ sering memili$i $elainan*$elainan $ ngenital ter$ait -se#erti sindr m rubella! sindr m G ldenhar! sindr m D @n0. Pasien de@asa biasa berusia lan)ut! dengan setum#u$ #en%a$it sistemi$ -se#erti hi#ertensi! diabetes melitus! #en%a$it arteri $ r ner0. "emua 'a$t r*'a$t r ini harus di#ertimbang$an $eti$a memilih #remedi$asi.1!4 2. 5ndu$si Pilihan te$hni$ indu$si untu$ #erasi mata biasa lebih tergantung #ada masalah*masalah medis #asien dibanding #ada #en%a$it mata #asien atau )enis #erasi %ang diren&ana$an. "atu #er$e&ualian adalah #ada #asien dengan b la mata ru#tur. Kun&i untu$ indu$si anestesia #ada #asien dengan &edera mata terbu$a adalah $ ntr l te$anan intra $ular dengan indu$si %ang mulus. "e&ara s#esi'i$! batu$ selama intubasi harus dihindari dengan men&a#ai anestesia %ang dalam dan #aralisis %ang n%ata. 6es# n te$anan intra $ular terhada# laring s$ #i dan intubasi end tra$heal da#at ditum#ul$an dengan #emberian lid $ain intra2ena -1.; mgC$g0 atau #i id -se#erti al'entanil 20 BgC$g0. 1!4 "uatu rela$san 2iii t t n de# larisasi diguna$an dari anestesia l $al dan

sebagai #engganti su$sinil$ lin $arena #engaruh su$sinil$ lin #ada te$anan intra $ular. "ebagian besar #asien dengan &edera b la mata terbu$a memili$i #erut %ang #enuh dan memerlu$an te$hni$ indu$si se$uens*&e#at.1 A. Penga@asan Dan Pemeliharaan O#erasi mata memerlu$an # sisi anestesi l g )auh dari )alan na#as #asien! %ang membuat #enggunaan #ulse (%metr% meru#a$an suatu $e@a)iban bagi semua #r sedur 'talm l gis. Penga@asan ber$elan)utan a$an dis$ ne$si sir$uit #erna#asan atau e$stubasi se&ara tida$ senga)a )uga #enting. Kemung$inan #ene$u$an dan Kemung$inan disritmia %ang disebab$an re'le$s bstru$si tuba end tra$hea da#at diminimalisir dengan mengguna$an tuba end tra$hea %ang di#er$uat atau sudut*$anan. $ul $ardia$ mening$at$an tuntutan #enga@asan ele$tr $ardi gra' se&ara $ nstan. +er$ebali$an dengan sebagian besar #embedahan #ediatri$! tem#eratur tubuh ba%i sering nai$ selama #embedahan mata $arena #embung$usan dari $e#ala hingga u)ung $a$i dan #a#aran #ermu$aan tubuh %ang tida$ signi'i$an. Analisis DO2 end*tidal membantu membeda$an #ening$atan ini dari hi#ertermia maligna.1 4%eri dan stres %ang dia$ibat$an #embedahan mata adalah $urang dibanding #r sedur intra abd men ma% r. Ting$at anestesia %ang lebih dang$al a$an memuas$an )i$a sa)a $ nse$uensi dari gera$an #asien tida$lah begitu berbaha%a. Kurangn%a stimulasi $ardi 2as$ular %ang meru#a$an bagian semua #r sedur mata di$ mbinasi$an dengan $ebutuhan a$an $edalaman anestesia %ang ade$uat da#at menghasil$an hi# tensi #ada indi2idu usia lan)ut. Masalah ini biasa dihindari dengan memasti$an hidrasi intra2ena %ang ade$uat! #emberian e'edrin d sis $e&il -2*; mg0! atau memberi$an #aralisis intra #erati' dengan rela$san t t n nde# larisasi. Pilihan tera$hir ini memung$in$an #emeliharaan ting$at anestesia %ang lebih dang$al.1 3mesis %ang disebab$an leh stimulasi 2agus meru#a$an masalah # st #erati' %ang #erasi dan

sering ter)adi! terutama setelah #erasi strabismus. 3'e$ :alsa2a dan #ening$atan te$anan 2ena sentral %ang men%ertai muntah da#at bera$ibat buru$ bagi hasil mening$at$an risi$ as#irasi. Pemberian met $l #ramid intra2ena intra #erati' -10 mg #ada

i(

de@asa0 atau dr #erid l d sis $e&il -20 BgC$g0 da#at terbu$ti berman'aat. Karena bia%an%a! ndansetr n biasa di&adang$an untu$ #asien dengan ri@a%at mual muntah # st #erati'.1 4. 3$stubasi Dan Pengembalian Kesadaran ?alau#un materi )ahitan dan te$ni$ #enutu#an lu$a m dern mengurangi risi$ r be$ lu$a # st #erati'! #engembalian $esadaran %ang mulus dari anestesia umum masihlah dihara#$an. +atu$ #ada #en%ing$iran tuba end tra$hea da#at di&egah dengan menge$stubasi #asien selama ting$at anestesia menengah.1!4 Keti$a a$hir #r sedur bedah mende$at! rela$sasi t t di#ertahan$an dan res#irasi s# ntan di$embali$an. Agen*agen anesteti$ da#at diterus$an selama #embersihan )alan na#as. 4O $emudian dihenti$an! dan lid $ain intra2ena -1.; mgC$g0 da#at diberi$an untu$ menum#ul$an re'le$s batu$ se&ara sementara. 3$stubasi diterus$an 1*2 menit setelah lid $ain dan selama res#irasi s# ntan #ada $sigen 100F. K ntr l )alan na#as %ang te#at adalah #enting hingga re'le$s batu$ dan menelan #asien $embali. ,elas! te$hni$ ini tida$ & & $ bagi #asien %ang berisi$ tinggi untu$ as#irasi.1 4%eri # st #erati' %ang berat adalah tida$ la>im di)um#ai setelah #embedahan mata. Pr sedur*#r sedur s&leral bu&$ling! enu$leasi! dan #erbai$an b la mata %ang r be$ adalah #erasi* #erasi %ang #aling menimbul$an n%eri. 4ar$ ti$ intra2ena d sis $e&il -se#erti 1;*2; mg me#eridin bagi de@asa0 biasan%a &u$u#. 4%eri %ang berat da#at meru#a$an tanda hi#ertensi intra $ular! abrasi $ rnea! atau $ m#li$asi bedah lainn%a.1

BAB III SI#PULAN Mata da#at diangga# sebagai b la ham#a dengan dinding %ang $a$u. ,i$a isi dari b la mata mening$at! te$anan intra $uler - n rmal 12 . 20 mm/g0 a$an nai$. Pemberian anestesi merubah #arameter ini dan da#at men#engaruhi te$anan intra $uler se#erti lar%ng s& #%! intubasi! sumbatan )alan na#as! batu$! # sisi trendelenburg0. +an%a$ bat* bat anestesi memili$i #engaruh terhada# #ening$atan te$anan intra $ular. Anestesi inhalasi menurun$an te$anan intra $uler %ang #r # rsi nal sesuai dalamn%a anestesi. Anestesi intra2ena )uga da#at menurun$an te$anan intra $uler. Mung$in #enge&ualian adalah $etamin! %ang da#at menai$$an te$anan darah arteri dan tida$ men%ebab$an rela$sasi e$stra $uler. Pilihan antara anestesi umum dan l $al harus dibuat se&ara bersama*sama leh #asien! anestesi l g! dan ahli bedah. Anestesia umum diindi$asi$an #ada #asien %ang tida$ $ #erati'! $arena bah$an gera$an $e#ala %ang sedi$it da#at memberi$an hasil %ang terbu$ti berbaha%a selama #embedahan mi$r . Pilihan te$hni$ indu$si untu$ #erasi mata biasa lebih tergantung #ada masalah*masalah medis #asien dibanding #ada #en%a$it mata #asien atau )enis #erasi %ang diren&ana$an. Kun&i untu$ indu$si anestesia #ada #asien dengan &edera mata terbu$a adalah $ ntr l te$anan intra $ular dengan indu$si %ang mulus. Masalah*masalah #enting se#erti regulasi te$anan intra $ular! dengan mem#erhati$an e'e$ bat* bat anestesi #ada te$anan intra $ular! re'le$s $ul $ardia$! dengan #enggunaan bat* bat anti$ linergi$ %ang termasu$ dalam #r sedur mana)emen #enanganan re'le$s $ul $ardia$! #en&egahan e$s#ansi gas intra $ular! dengan menghenti$an #enggunaan nitr us $sida 1; menit sebelumn%a! sebagai u#a%a #en&egahan! #en&egahan e'e$*e'e$ sistemi$ #ada b la mata dengan #enggunaan agen*agen anestesi dengan te#at dan benar! $ete#atan dalam #enggunaan anestesi umum atau regi nal #ada #erasi mata! serta #enanganan dini $eadaan s#esi'i$ dan $ m#li$asi #ada #erasi mata meru#a$an #r blem*#r blem 'undamental $linis %ang #erlu di@as#adai dan dila$u$an u#a%a #en&egahan dini. t t

(i

!AFTAR PUSTAKA 1. M rgan G.3.! Mi$hail M.".! -19920. Dlini&al Anesthesi l g%. 1st ed. A large medi&al + $

2. Muhardi! M! d$$. -19=90. Anestesiologi, bagian Anastesi l gi dan Tera#i 5ntensi'! 9K75! D: 5n' media! ,a$arta. A. + ult n T./.! +l gg D.3.! -19940. Anesthesi l g%! &eta$an 5. 3GD! ,a$arta. 4. 3r% 8.! -199=0! Belajar Ilmu Anestesi. 9K 7ni2. Di# neg r . "emarang.

12