Anda di halaman 1dari 14

PUASA DALAM KAJIAN ISLAM DAN KESEHATAN (PUASA SEBAGAI BAGIAN DARI PENGOBATAN) BY. Dr liza (140. !!.!!

0) Di"#$% Ka&'(a)$" *ir$&+" a. P'a%a M$"'r') I%la, Puasa telah dilakukan sejak zaman dulu, tidak hanya oleh umat Islam saja, tapi oleh umat beragama yang lain, dengan cara masing-masing yang dipercayainya. Dengan puasa kita bisa sehat secara jasmani dan rohani. Dalam medis puasa bisa membersihkan toksin dan zat-zat yang menumpuk dalam seluran pencernaan, ginjal, dan organ yang lain akibat bahan pengawet, zat

pewarna, pemanis buatan, zat karninogenik yang menyebabkan kanker, asap rokok dan lain-lainnya yang menumpuk bertahun-tahun. Walaupun tubuh kita sendiri mempunyai kemampuan mekanisme untuk mengobati sediri, tapi kapasitas tubuh sendiri juga ada batasnya. Dengan puasa ini kerja tubuh melindungi organ-organnya bisa lebih sempurna. Dalam Islam puasa yang kita lakukan dalam bulan ramadhan maupun puasa sunah diluar Ramadhan membuat kita bisa menjadi lebih ta wa dan lebih sabar, bila yang halal saja dapat kita tahan dengan puasa, apalagi yang haram. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh !uslim, dari "bu #urairah r.a , katanya Rasullullah bersabda $"llah %"zza wa &alla ber'irman( $)etiap amal anak "dam teruntuk baginya kecuali puasa, puasa itu adalah untuk *u dan "ku akan memberinya pahala. Puasa itu perisai. "pabla kamu puasa janganlah kamu rusak puasamu itu dengan sanggama dan jangan menghina orang. "pabila kamu yang dihina atau dipukul orang, maka katakanlah ($"ku puasa,$ Demi "llah yang jiwa !uhammad berada ditangan-+ya, sesungguhnya bau mulut orang puasa lebih harum disisi "llah pada hari kiamat kelak

dari pada bau kesturi. Dan bagi orang puasa ada dua kegembiraan. "pabila dia berbuka dia gembira dengan bukaannya dan apabila dia menemui ,uhannya -meninggal. dia gembira dengan puasanya. -!uslim(hadist ///0. !ulut yang orang yang berpuasa yang tercium memang akibat adanya proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh kita, yang sedang membersihkan dari zat-zat yang menumpuk yang dapat mengganggu kesehatan kita, seperti lemak dan sebagainya. Puasa secara etimologis berarti mencegah makan, minum, berhubungan seksual. Dan secara terminologi puasa berarti menahan diri dari hal-hal yang bisa membatalkan, atau dari makanan, minuman, dan bersetubuh mulai dari terbitnya 'ajar sampai terbenamnya matahari.. Dalam bahasa arab puasa sama dengan shaum, dalam !u%jan al Watsith, kata puasa diartikan sebagai mencegah diri untuk tidak berbuat atau berkata sesuatu. )edangkan kata shama, shauman dan shiyaman artinya adalah menahan. *ata shaum dan syiyam bermakna sama, sedangkan kata shauman -puasa. dalam surah !aryam ayat 12, artinya adalah membisu, tidak berbicara -"sh-)hawi,1332(/4.. "llah ber'irman tentang puasa dalam beberapa ayat dalam "l-5uran sebagai berikut( /. 6ahwa Puasa adalah wajib hukumnya agar kita dapat menjadi orang yang berta wa.

Dalam "l uran 5s "l-6a arah 1(/47."llah ber'irman,$ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa 1. 6ahwa puasa bukan ibadah yang memberatkan karena dalam keadaan sakit atau dalam perjalanan, kita dapat menggantinya dilain hari sebanyak bilangan yang kita tinggalkan. 5s "l-6a arah 1(/48 "llah ber'irman(

. $Dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orangorang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. !arangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 5s "l-6a arah 1(/49 "llah ber'irman(

. $!eberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan "amadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) #l $uran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). %arena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. #llah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu men&ukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan #llah atas petunjuk-'ya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. 7. Puasa yang kita lakukan setelah terbit 'ajar dan terbenamnya matahari, pada saat itu kita tidak boleh melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, berhubungan dengan istri, dan menahan diri dari segala yang mengurangi pahala puasa. Dalam 5s "l-6a arah 1(/40, "llah ber'irman,$ Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa ber&ampur dengan isteri-isteri kamu, mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. #llah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu #llah mengampuni

kamu dan memberi ma(af kepadamu. Maka sekarang &ampurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan #llah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. %emudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu &ampuri mereka itu, sedang kamu beri(tikaf dalam mesjid. )tulah larangan #llah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah #llah menerangkan ayat-ayat-'ya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. Dalam ta'sir Ibnu *atsir dijelaskan bahwa puasa adalah menahan diri dari makan, minum berijma disertai niat iklash karena "llah )W,. Pada permulaan Islam, puasa dilaksanakan 7 hari setiap bulan, kemudian pelaksanaannya dinasakh oleh puasa pada bulan ramandhan. Dari !uazh, ibnu !as%ud dan yang lainnya dikatakan bahwa puasa itu senantiasa disyariatkan sejak zaman nabi +uh hingga "llah menasakh ketentuan itu dengan puasa Ramandhan -,a'sir Ibnu *atsir I( 142-140. "llah mewajibkan puasa karena puasa dapat menyucikan badan.. "llah juga memberikan kemudahan, kemudahan bagi yang sakit, berpergian untuk tidak berpuasa, namun boleh meng adha di hari yang lain. :rang yang merasa berat -3rang tua yang tidak sanggup puasa. untuk memberi makan kepada orang-orang muskin -'idyah. setiap hari berbuka. Demikian pula pada orang yang hamil dan menyusui jika keduanya mengkhawatikan keselamatan anaknya dan menggantinya dikemudian hari. )esuai bilangan yang ditinggalkan. ;idyah adalah mengeluarkan satu mud -sama dengan 433 gram gandum atau sejenisnya. setiap hari, dan setiap mud diberikan kepada satu orang miskin.

<ntuk wanita hamil yang hampir melahirkan dan sedang menyusui, ada beberapa pendapat dalam persoalan 'idyah -ki'arah. yaitu(- !ughniyah,1339(/94. /. #ana'i, tidak mewajibkan 'idyah secara mutlak 1. !aliki, hanya mewajibkan bagi wanita yang menyusui, bukan yang hamil 7. #ambali dan sya'i%i, menyatakan bahwa setiap wanita yang hamil dan menyusui wajib membayar 'idyah, bila hanya khawatir bagi anaknya saja, tetapi bila khawatir terhadap dirinya dan anaknya secara bersamaan, maka dia harus mengadha -menggantinya., tanpa membayar 'idyah. 8. Imamiyah, kalau wanita hamil yang saat kelahirannya sudah dekat dan membahayakan dirinya bila berpuasa, atau membahayakan dirinya bila berpuasa, atau dia harus berbuka dan tidak boleh berpuasa, karena yang membahayakan itu diharamkan. !ereka sepakat bahwa bagi wanita yang khawatir membahayakan anaknya harus meng- adha% -menggantinya. dan membayar 'idyah satu mud. ,etapi kalau khawatir membahayakan dirinya, mereka berbeda pendapat, sebagian harus meng- ahda -menggantinya. dan tidak usah membayar 'idyah, dan yang lainnya harus meng- hada dan membayar 'idyah. !enurut 5uraish )hihab puasa yang dilakukan umat Islam digaris bawahi oleh "l-5uran sebagai $bertujuan untuk memperoleh ta wa$, ,ujuan tersebut tercapai dengan menghayati arti puasa itu sendiri. !emahami dan menghayati arti puasa memerlukan pemahaman terhadap dua hal pokok menyangkut hakikat manusia dan kewajiban di bumi, *ertama, manusia diciptakan "llah dari tanah, kemudian dihembuskan kepada+ya Ruh ciptaan-+ya dan diberi potensi untuk mengembangkan dirinya hingga mencapai satu tingkat yang menjadikannya wajar untuk menjadi khali'ah -pengganti. ,uhan dalam

memakmurkan bumi ini, menurut hadis pula bahwa tuhan menciptakan manusia menurut $petanya$, dalam arti memberikan potensi untuk memiliki si'at-si'at sesuai dengan kemampuannya sebagai mahluk, %edua, dalam perjalanan manusia menuju 6umi , ia -"dam. melewati -$ transit$di. surga agar pengalaman, yang diperolehnya disana dapat dijadikan bekal dalam menyukseskan tugas pokoknya dibumi ini, Pengalaman tersebut antara lain adalah persentuhan dengan keadaan di surga itu sendiri. Disana telah tersedia segala macam kebutuhan manusia, antara lain sandang pangan serta ketentraman lahir dan batin -5) 13 (//4-//= dan 5) 92( 19.. #al ini mendorong manusia untuk menciptakan bayangan surga di bumi, sebagaimana pengalamannya dengan dengan setan mendorongnya untuk berhati-hati agar tidak terpedaya lagi sehingga mengalami kepahitan yang dirasakan ketika terusir dari surga. *ebutuhan 'isiologis, seperti makan, minum, hubungan suami istri merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus terpenuhi dulu sebelum menginjak kebutuhan berikutnya, bila seseorang dapat mengendalikan kebutuhan dasarnya maka akan mudah mengendalikan kebutuhan yang lainnya. -)hihab,/==4(734. ,eori tentang kebutuhan manusia yang dicetuskan "braham !aslow -pelopor aliran psikologi humanistik.. 6ahwa manusia tergerak untuk memahami dan menerima dirinya sebisa mungkin. ,eorinya yang sangat terkenal adalah teori tentang Hi$rar-./ +0 N$$1% -#irarki *ebutuhan.. !enurutnya, manusia termoti>asi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. *ebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah -bersi'at dasar?'isiologis., kedua kebutuhan akan rasa aman dan tentram, ketiga kebutuhan untuk dicintai dan disayangi, keempat kebutuhan untuk dihargai dan yang paling tinggi adalah kebutuhan aktualisasi diri

5uraishi )hihab menambahkan bahwa ,ujuan Puasa yang sebenarnya adalah meneladani "llah dalam si'at-si'at+ya yang berjumlah sembilan puluh sembilan itu. Dan manusua meneladaninya sesuai dengan kemampuan sebagai manusia, dengan demikian, dengan mencontoh si'at-si'at ,uhan berarti membangun dan memakmurkan bumi ini sehingga pada akhirnya bumi ini menjadi $bayang-bayang $ surga yang penuh dengan keamanan dan kedamaian, serta pemenuhan segala kebutuhan hidup manusia seperti sandang, pangan, papan. #asan 6asri menggambarkan keadaan orang yang meleladani ,uhan sehingga mencapai tingkat ta wa yang sebenarnya dengan ungkapan ($"nda akan menjumpai orang tersebut teguh dalam keyakinan, teguh tapi bijaksana, tekun dalam menuntut ilmu, semakin berilmu semakin merendah, semakin berkuasa semakin bijaksana, tampak wibawanya didepan umum, jelas syukurnya dikala beruntung, menonjol ana%ah

-kepuasan.-nya dalam pembagian rezeki, senantiasa berhias walaupun miskin, selalu cermat, tidak boros walaupun kaya, murah hati dan murah tangan, tidak menghina, tidak mengejek, tidak menghabiskan waktu dalam permainan dan tidak berjalan membawa 'itnah, disiplin dalam tugasnya, tinggi dedikasinya, serta terpelihar identitasnya, tidak menuntut yang bukan haknya dan tidak menahan hak orang lain. *alau ditegur ia menyesal, kalau bersalah ia istigh'ar, bila dimaki ia tersenyum sambil berkata( $&ika makian anda benar, maka aku bermohon semoga ,uhan mengampuniku. Dan jika makian anda keliru, maka aku memohon semoga "llah mengapunimu.$-)hihab, /==4(7/3.. !enurut !uhammad "li "s-)habuni dalam ensiklopedia islam bahwa puasa sedikitnya mempunyai empat hikmah yaitu(

a. )arana Pendidikan bagi manusia agar tetap berta wa, membiasakan diri untuk patuh, terhadap perintah "llah )W,, penghambaan diri terhadap "llah )W,. b. PendidIkan jiwa dan membiasakan diri untuk tetap sabar dan tahan terhadap segala penderitaan demi menempuh dan melaksanakan perintah "llah. !enahan diri dari segala keinginan dan hawa na'sunya c. !erupakan sarana menumbuhkan sayang dan rasa persaudaraan terhadap orang lain sehingga terdorong membantu dan menyantuni orang yang tidak berkecukupan. d. Dapat menanamkan dalam diri manusia rasa takwa kepada "llah )W, dengan senantiasa menjalankan perintahnya dalam keadaan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. &.P'a%a M$"'r') K$1+#)$ra"

Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau imun system terhadap berbagai penyakit. Ditunjukkan dengan peningkatan 'ungsi sel lim'a yang memproduksi sel lim'osit , yang secara signi'ican bertambah, setelah puasa. -Riyad "lbiby and "hmed @lkadi (48 . <ntuk penyakit seperti diabetes sekalipun puasa ramadhan tidak akan berbahaya , malah memberikan banyak man'aat -)ulimami, dll, /=44( 98=-991. !enurut &alal )aour bahwa berkurangnya cairan pada puasa akan menurunkan heart rate atau kerja jantung, pencegahan terhadap penggumpalan darah yang termasuk penyebab serius panyakit jantung.-&alal, Riyad,/==3.

!alah puasa juga aman untuk pasien yang mempunyai gangguan ulcer pada lambung. Penelitian dilakukan oleh !uzam !A, "li !.+ dan #usain dalam obser>asi terhadap e'ek puasa ramadhan terhadap asam lambung -!uzam (/=27(114. Puasa adalah salah satu metode dalam mendetoksikasi tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit, dengan puasa kita bisa mengistirahatkan organorgan tubuh dan membersihkan tubuh dari sisa residu dan zat karsinogenik yang ada dalam makanan. !enyeimbangkan metabolisme tubuh dan emosi. Bang terpenting, puasa dapat meningkatkan kualitas hidup kita. !enurut @lson !. #aas !.D. Direktur !edical Centre o' !arin -sejak /=48. . Dalam puasa -cleasing dan detoksi'ikasi. merupakan bagian dari trilogy nutrisi, balancing, building- toning.. @lson percaya bahwa puasa adalah bagian yang hilang Dmissing link$ dalam diet di dunia barat. *ebanyakan orang di barat o>er eating atau terlalu banyak makan, makan dengan protein yang berlebihan, lemak yang berlebihan pula. )ehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang dan mulai berpuasa, karena puasa berman'aat sebagai( puri'ikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, detoksikasi, relaEasi mental dan emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yang buruk menjadi lebih seimbang dan lebih terkontrol, meningkatkan imunitas tubuh. dan lebih baik lagi bila dalam pengawasan dokter. Puasa dapat mengobati penyakit seperti In'lueza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, astma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris -nyeri dada karena jantung., panas dan insomnia.

-www.healthynet.com. Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulagi penyakit, bahkan di amerika ada pusat puasa yang diberi nama $;asting Center International, Inc$ ,Director Dennis Paulson yang berdiri sudah sejak 79 tahun yang lalu, dengan pasien dari 113 negara. Bang merekomendasikan( -/. program penurunan berat badan, -1. mengeluarkan toEin tubuh, -7. puasa dapat memperbaiki energy, kesehatan mental, kesehatan 'isik dan yang paling terpenting meningkatkan kualitas hidup. 6eberapa Ilmuwan telah melakukan beberapa penelitian tentang puasa diantaranya secara ringkas dibawah ini( -)eperti yang dikutip oleh "sh-)hawi. /. Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stress, Dr )abah al-6a ir dan kawankawan dari ;alkutas kedokteran <ni>ersitas *ing )aud.yang melakukan studi terhadap hormon prolaktin, insulin dan kortisol, pada tujuh orang laki-laki yang berpuasa sebagai sampel. #asilnya bahwa tidak ada perubahan signi'ikan pada le>el kortisol. Prolaktin, dan insulin. Ini menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan bukanlah pekerjaan yang memberatkan, dan tidak mengakibatkan tekanan mental maupun sara'. Percobaan ini menunjukan peningkatannya terjadi pada perbedaan waktu saja, bila pada hari tidak puasa prolaktin mengalami kenaikan tertinggi pada jam /2.33. sementara pada bulan Ramadhan mengalami puncaknya pada pukul 1/.33 dan menurun lagi sampai batas terendahnya pukul 38.33. )ementara insulin meningkat pada pukul /2.33, sedang pada bulan ramadhan pukul 1/.33, menurun sampai batas terendah pukul /2.33. )edang *ortisol pada hari biasa mencapai puncaknya pukul 3=.33, menurun pada pukul 1/.33, sementara pada bulan Ramadhan tidak ada perubahan berarti

1. Dr "hmad al-5adhi, Dr. Riyadh al-6ibabi, bersama rekannya di "merika melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yang berpuasa selama bulan Ramadhan. #asil penelitian ini menunjukan pengaruh positi' puasa yang cukup signi'ikan terhadap sistem kekebalan tubuh. Indikator 'ungsional sel-sel getah -lym'ocytes. membaik hingga sepuluh kali lipat, walaupun jumlah keseluruhan sel-sel getah bening tidak berubah, namun prosentase jenis getah bening yang bertanggung jawab melindungi tubuh dan melawan berbagai penyakit yaitu sel , mengalami kenaikan yang pesat. 7. Dr Riyadh )ulaiman dan kawan-kawan tahun /==3 dari R) <ni>ersitas *ing *halid, Riyadh )audi melakukan penelitian terhadap pengaruh puasa Ramadhan terhadap 80 penderita diabetes jenis kedua -pasien yang tidak tergantung insulin.. Dan sejumlah orang sehat. #asil penelitian menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan tidak menimbulkan penurunan berat badan yang signi'ikan. ,idak ada pengaruh apapun yang berarti pada kontrol penyakit diabetes diabetes dikalangan penderita ini. )ejauh ini puasa Ramadhan aman saja bagi penderita diabetes sejauh dilakukan dengan kesadaran dan kontrol makanan serta obat-obatan. 8. Dr. !uhammad !unib dan kawan-kawan dari ,urki juga melakukan sebuah penelitian terhadap seratus responden muslim, )ampel darah mereka diambil sebelum dan diakhir bulan ramadhan, untuk dilakukan analisis dan pengukuran terhadap kandungan protein , total lemak -total lipid., lemak 'os'at, asam lemak bebas, kolesterol, albumin, globulin, gula darah, tryglycerol, dan unsur-unsur pembentuk darah lainnya, dan didapat, antara lain bahwa terjadi penurunan umum pada kadar gula -glukosa. dan tryacyglicerol orang yang berpuasa, terjadinya penurunan parsial

dan ringan pada berat badan, tidak terlihat adanya aseton dalam urin, baik dalam awal maupun akhir puasa, sebab sebelum puasa ramadhan, kenyataan ini menegaskan tidak adanya pembentukan zat-zat keton yang berbahaya bagi tubuh selama bulan puasa islam, Dengan keutamaan puasa, glikogen dalam tubuh mengalami peremajaan, memompa gerakan lemak yang tersimpan, sehingga menghasilkan energi yang lebih meningkat -"sh-)hawi 1332(49-42. )ejak zaman dulu puasa dipakai sebagai pengobatan yang terbaik seperti kata Plato bahwa puasa adalah untuk mengobati sakit 'isik dan mental. *hilippus *ara&elsus mengatakan bahwa +,asting is the greatest remedy the physi&ian within-. Puasa dapat dilakukan untuk pencegahan penyakit dan penyembuhan penyakit, menurut "sh-)hawi secara ringkas perbedaan dan persamaan puasa yang dilakukan untuk pengobatan dan puasa Islam adalah sebagai berikut /. Puasa dalam Islam dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu bulan Ramadhan setiap tahun, selama satu bulan dan juga bisa dilakukan di luar bulan ramadhan yaitu sebagai puasa sunah. /edangkan puasa medis dilakukan pada waktu tidak tertentu, tergantung kesadaran pasien atau anjuran dokter. Dan biasanya dalam pengawasan dokter 1. Puasa medis biasanya dengan pantangan beberapa zat makanan sesuai dengan tujuan pengobatannya. /edangkan puasa )slam tidak memantang makanan, namun seimbang energi, protein , 0itamin dan mineral. 7. Puasa Islam dilakukan dengan hati yang senang, begitulah janji "llah bahwa puasa yang umat Islam lakukan membawa dua kegembiraan, namun puasa medis biasanya membuat membuat pasien agak tertekan, dilakukan karena banyaknya

bahan makanan yang dipantang. Dan pantangan sepanjang waktu sampai batas yang ditentukan dokter. 8. Puasa Islam dilakukan oleh orang yang sehat, sedangkan pada kondisi tertentu puasa diberikan keringanan, terutama pada wanita hamil. menyusui, orang tua yang sudah tidak kuat lagi melaksanakan puasa. Pada puasa medis biasanya dilakukan karena petunjuk dokter pada seseorang yang mengalami kelainan medis tertentu.