Anda di halaman 1dari 1

4.

Klasifikasi meningitis berdasarkan penyebab Berdasarkan penyebabnya meningitis dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1) Meningitis bakterial Meningitis bakterial merupakan karakteristik inflamasi pada seluruh meningen, dimana organisme masuk kedalam ruang arachnoid dan subarachnoid. Meningitis bakterial merupakan kondisi emergensi neurologi dengan angka kematian sekitar 25% (Ignatavicius !rokman, 2""#). Meningitis bakterial $ika cepat dideteksi dan mendapatkan penanganan %ang tepat akan mendapatkan hasil %ang baik. Meningitis bakterial sering disebut $uga sebagai meningitis purulen atau meningitis septik. &akteri %ang dapat mengakibatkan serangan meningitis adalah' Streptococcus pneuemonia (pneumococcus), Neisseria meningitides, Haemophilus influenza, (meningococcus), Staphylococcus aureus dan Mycobakterium tuberculosis. 2) Meningitis (irus Meningitis virus biasan%a disebut meningitis aseptik. )ering ter$adi akibat lan$utan dari bermacam*macam pen%akit akibat virus, meliputi' measles, mumps, herpes simplek, dan herpes +oster (!ilkinson, 1,,,). (irus pen%ebab meningitis dapat dibagi dalam dua kelompok, %aitu virus -./ (ribonuclear acid) dan virus 0./ (deoxyribo nucleid acid). 1ontoh virus -./ adalah enterovirus (polio), arbovirus (rubella), flavivirus (dengue), mi2ovirus (influen+a, parotitis, morbili). )edangkan contoh virus 0./ antaa lain virus herpes, dan retrovirus (/I0)). 3) Meningitis 4amur Infeksi $amur dan parasit pada susunan saraf pusat merupakan pen%akit oportunistik %ang pada beberapa keadaan tidak terdiagnosa sehingga penanganann%a $uga sulit. Manifestasi infeksi $amur dan parasit pada susunan saraf pusat dapat berupa meningitis (paling sering) dan proses desak ruang (abses atau kista). 1ontoh $amur dan parasit pen%ebab meningitis adalah toksoplasma dan amoeba.