Anda di halaman 1dari 12

Seminar Bahasa Indonesia

1. Pengertian Seminar a. Moir (1979) Seminar berasal dari kata seminarium = Petak Benih. b. Lindsay (1986 67) !Seminar "ertemuan Mahasis#a untuk membahas hasil "enelitian se$ara resmi dan tak resmi. $. %irk"atri$k (198& 66') dalam (hamber)s *ni+ersal Learner)s ,i$tionary- seminar Pertemuan antara "ara sis#a dan seoran. tutor disebuah sekolah untuk mendiskusikan atau mem"ela/ari suatu "okok "ersoalan khusus. d. %BB0 ('&&1 81&) Seminar "ertemuan atau "ersidan.an untuk membahas suatu masalah diba#ah "im"inan ketua sidan. yan. biasanya .uru besar- ahli dan seba.ainya. Kesimpulan: Seminar adalah ke.iatan yan. memun.kinkan hadirnya in2ormasi atau temuan baru yan. dilakukan mahasis#a den.an bimbin.an seoran. .uru besar atau ahli dalam membahas suatu masalah. ,alam kehidu"an sehari3hari- seminar itu suatu ke.iatan yan. dilakukan dalam membahas suatu "ersoalan dari se.i tertentu atau dari berba.ai se.i oleh ahli dalam "ersoalan itu atau yan. meminatinya. %e.iatan se"erti ini biasanya disebut diskusi den.an adanya seoran. "embi$ara yan. men.u"as "ermasalahan menurut "andan.an dan "emahamannya. kemudian "andan.an ini dibahas atau ditan..a"i oleh "eserta lain hin..a dibuat suatu kesim"ulan akhir. Seminar adakalanya bersi2at untuk umum- artinya "ertemuan itu boleh dihadiri oleh oran. yan. berminat- yan. disebut "enden.ar atau "enin/au dan tidak turut dalam diskusi hanya menden.arkan "embi$araan yan. sedan. berlan.sun.. bersi2at tertutu"- artinya seminar tidak diikuti oleh oran. yan. bukan "eserta- dan hasil "embi$araan dalam seminar ini tidak disiarkan untuk umum. Pelaksana Kegiatan Seminar a. Panitia- bertu.as meren$ana dan me"ersia"kan seminar- baik "endanaan- tem"at- hin..a "embi$ara yan. akan buah "ikiran dan hasil "enelitian yan. disa/ikan dalam seminar ditulis dan di"erbanyak untuk "eserta dalam kertas ker/a atau makalah. b. Moderator- oran. yan. memim"in "ersidan.an dalam seminar dan men.atur /alannya diskusi atau tanya /a#ab antara "embi$ara den.a "eserta- dan membuat kesim"ulan seba.ai hasil "embi$araan dalam seminar. $. 4otulis ("enulis)- oran. yan. men$atat /alanannya sidan. seminar. d. Pembi$ara- oran. yan. ahli5"akar5narasumber dalam seminar. e. Peserta- oran. yan. terlibat atau ikut dalam seminar. 2. Seminar Akademis Mahasiswa 6dalah "ertemuan "ara mahasis#a den.an arahan dosen "embimbin. untuk men.komunikasikan dan mendiskusikan hasil "emikiran atau "andan.annya baik beru"a "ro"osal "enelitian- ulasannya terhada" suatu maslah- tin/auan buku- mau"un hasil Penelitian. dalam seminar ini mahasis#a salin. memberikan masukan sesuai hasil bela/ar dan "en.alaman nya untukmelen.ka"i hasil studi yan. dikemukakan "enya/i. Selain itu- mahasis#a da"at membantu men.identi2ikasi masalah baru yan. dian..a" "erlu untuk dibi$arakan atau diteliti. "enemuan masalah baru da"at memoti+asi mahasis#a untuk men.adakan "enelitian yan. menyebabkan mahasis#a terdoron. "ula untuk menyusun "ro"osal "enelitiannya- sebaliknya hasil "embahasan atau studi yan. di"eroleh da"at mendoron. untuk men.adakan seminar.

a. b. $. d. e. 1. a. b. $. d. '.

a. b.

7u/uan seminar akademis adalah meme$ahkan masalah dan membuat kesim"ulan3 kesim"ulan sehubun.an den.an masalah yan. diseminarkan dan mem"erkaya "en.etahuan serta "en.alaman. Tujuan Terse ut Antara !ain: Melatih mahasis#a dalam membahas suatu "ersoalan se$ara sistematis dan da"at men.komunikasikannya dalam ke.iatan seminar. Melatih mahasis#a menan..a"i "ersoalan "ersoalan yan. dikemukakan dalam seminar Melatih mahasis#a men.arahkan dan memim"in suatu "ersidan.an dalam seminar. Melatih mahasis#a merumuskan dan menuliskan "ersoalan3 "ersoalan yan. mun$ul dalam seminar baik dari tan..a"an "eserta mau"un tan..a"an balik dari "enya/i. Melatih mahasis#a ber2ikir res"onsi2 dan ar.umentati2 se$ara sistematis sesuai konteks "ermasalahan yan. dibi$arakan. "nsur#"nsur Seminar *nsur manusia- oran. yan. terlibat se$ara lan.sun. dalam seminar- antara lain Penya/i- biasa disebut "emera3saran atau "emakalah. Moderator- biasa disebut "emandu atau "emim"in sidan.. Penulis- biasa disebut sekretaris atau notulis. Peserta- biasa disebut "artisi"an. *nsur materi- adalah "ersoalan3"ersoalan yan. akan men/adi to"ik "embi$araan atau yan. diseminarkan. Persoalan di"ilih seba.ai materi seminar atau bahan "embi$araan adalah masalah yan. Sesuai den.antema seminar yan. telah dirumuskan oleh "anitia seminar. Peme$ahan atau "embahasannya dian..a" berman2aat ba.i kehidu"an manusia "ada umumnya atau setidak3tidaknya ba.i "eserta seminar. ,alam seminar akademis mahasis#a dian/urkan memilih masalah yan. "embi$araan dan "eme$ahannya ber.una untuk "embinaan dan "en.emban.an "en.etahuan mahasis#a. Syarat lain yan. "erlu di"erhatikan dalam memilih masalah yan. akan diseminarkan adalah a. Prinsi"3"rinsi" ilmiahnya telah diketahui "enya/i. b. Menarik "erhatian dan dikuasai "enya/i serta di"erkirakan da"at "ula menarik "erhatian "eserta. $. Sesuai den.an kemam"uan "enya/i untuk menda"atkan bahan3bahan beru"a datain2ormasi- dan seba.ainya yan. di"erlukan untuk "embahasanmasalah.

1. *nsur 2asilitas- adalah semua hal yan. berhubun.an den.an kelan$aran "elaksanaan seminarse"erti ruan.an- me/a- kursi- alat audio+isual- "a"an tulis- kertas- dll. yan. "erlu menda"at "enataan sedemikian ru"a- sehin..a ter$i"ta suasana tem"at diskusi yan. layak. $uang !ingkup Masalah Seminar 8uan. lin.ku" seminar ter.antun. "ada tu/uan "elaksanaan seminar dan biasanya ditentukan oleh "anitia seminar. *ntuk seminar mahasis#a dalam "elaksanaan "erkuliahan seminar- ruan. lin.ku" masalahnya berorientasi "ada bidan. yan. ditekuninya. di /urusan "endidikan bahasa dan sastra indonesia- ruan. lin.ku" masalah yan. diseminarkan adalah sekitar masalah kebahasan dan sastra indonesia serta "en.a/arannya- mulai dari sd- sm"- smasmk- dan "er.uruan tin..i. Masalah ruan. lin.ku" ini da"at dilihat di silabus mata "ela/aran bahasa dan satra indonesia yan. dikeluarkan oleh kemendiknas ri. Kemampuan %ang &iperlukan &alam Seminar Menurut Parera (1988 189) ada ' kemam"uan yan. di"erlukan dalam men.ikuti diskusi seminar yaitu: kemam"uan men.emukakan "enda"at den.an baik dan kemam"uan men.emukakan "enda"at se$ara analisis- lo.is- dan sistematis.

1. %emam"uan men.emukakan "enda"at den.an baik yaitu kemam"uan berbahasa oran. yan. men.ikuti seminar (ke$uali /ika hanya men/adi "enden.ar budiman) baik "enya/i- moderatormau"un "eserta harus mam"u men..unakan bahasa yan. di/adikan seba.ai alat komunikasi den.an baik- te"at dan seksama. '. %emam"uan men.emukakan "enda"at se$ara analisis- lo.is dan sistematis yaitu a. Se$ara analisis berarti men.utarakan "enda"at se$ara sistematis dan teratur- serta di"erlukan "endalaman "en.uasaan masalah- kebiasaan men.emukakan "enda"at se$ara lan.sun. dan tidak bertele3tele- dan kemam"uan men.analisis masalah atau .a.asan se$ara ter"erin$i dan teratur. b. Se$ara lo.is berarti men.emukakan "enda"at se$ara masuk akal. Penda"at se$ara masuk akal ditandai den.an adanya 2akta- data- dan in2ormasi yan. kuat untuk mendukun. "enda"atsehin..a "enda"at yan. dikemukakan itu benar3benar da"at meyakinkan "enden.ar. $. Se$ara sistematis berarti men.emukakan "enda"at den.an urutan yan. /elas- didukun. oleh data3data- 2akta32akta- dan in2ormasi yan. kuat untuk mendukun. "enda"at sehin..a "enda"at tersebut da"at meyakinkan "enden.ar. P'!AKSA(AA( S'MI(A$ Berhasil tidaknya suatu ke.iatan seminar ditentukan oleh "ihak3"ihak yan. terlibat dalam seminar tersebut- se"erti: "enya/i- moderator- "enulis5notulis- dan "eserta. 1. 7u.as Penya/i a. Menya/ikan makalah- Penya/i boleh memba$akan makalah dan ber$eramah. b. Menden.arkan 7an..a"an Peserta- Penya/i sebaiknya men$atat tan..a"ansan..ahan- usulan- saran- dan "ertanyaan dari "eserta. $. Men.emukakan ;a#aban dan 7an.kisan- Penya/i beru"aya memberikan /a#aban untuk setia" tan..a"an- usul- saran- "ertanyaan "eserta dan men.emukakan tan.kisan yan. lo.is terhada" san..ahan yan. dikemukakan "eserta "ada setia" termin den.an /elas dan manta".

d. 0kut Menyim"ulkan <asil Seminar. Penya/i sebaiknya ikut menyim"ulkan hasil seminar su"aya rumusannya lebih baiksebab "enya/i lebih men.uasai masalah "embi$araan. S)arat Pen)aji %ang Baik Adalah: 1. Men.uasai masalah yan. disa/ikan den.an berba.ai ar.umen dari berba.ai sumber. '. Mau menyimak dan men$atat tan..a"an "eserta. 1. ,a"at menyu.esti "eserta untuk men.emukakan "enda"at. =. ,a"at men.a/ukan keberatan terhada" "enda"at "eserta den.an ar.umentasi yan. meyakinkan. 9. ,a"at meman2aatkan media +isual yan. disia"kannya dalam "enya/iannya den.an baik. 6. ,a"at men.hindari "embi$araan yan. berbelit3belit. 7. Menun/ukkan solidaritas yan. tin..i. T"*AS M+&'$AT+$ Moderator adalah "im"inan sidan. diskusi yan. men.atur /alannya seminarkarenanya "eran dan tu.as moderator /u.a san.at menentukan dinamika dan kelan$aran seminar. 6da"un tu.as3tu.as moderator adalah

1. Mem uka Kegiatan Seminar. Moderator membuka "ersidan.an untuk sesi yan. di"im"inannya den.an uraian sin.kat dan te"at yan. biasanya men$aku": tu/uan seminar- masalah5/udul makalahmen.enai "enya/i- dan an/uran atau mem"ersilahkan "enya/i untuk menya/ikan makalah atau uraiannya. 2. Se agai Moti,ator Moderator harus da"at ber"eran untuk memoti+asi "eserta dalam bentuk ran.san.anan/uran- su"aya "eserta ber"eran dan akti2 dalam men.ikuti diskusi seminar. -. Menjaga Keterti an Seminar. Moderator harus da"at memim"in seminar den.an baik dan ber"e.an. te.uh "ada ketentuan atau tatatertib seminar. .. Mem uat Kesimpulan. Moderator harus merumuskan kesim"ulan setia" "embi$araan yan. ter/adi dalam seminar dan kemudian da"at membuat kesim"ulan atas "ersetu/uan dan ke"utusan bersama. /. Menutup &iskusi Seminar. Setelah a$ara diskusi dan tanya /a#ab selesai dalam bebera"a termin- moderator menutu" ke.iatan seminar den.an memba$akan hasil diskusi dan menyam"aikan u$a"an terima kasih ke"ada semua "ihak yan. ikut men.emukakan tan..a"annya sehubun.an den.an maslah seminar. 0. Mem uat !aporan. Setelah seminar ditutu"- moderator bersama "enulis membuat la"oran hasil "ersidan.an yan. akan disam"aikan ke"ada "anitia seminar. Bebera"a hal yan. men/adi 7untutan "ada seoran. moderator- yaitu a. Mem"unyai "erhatian yan. "enuh terhada" masalah yan. diseminarkan. b. Mem"unyai "en.etahuan yan. baik sehubun.an den.an masalah yan. dibi$arakan. $. <arus sabar men.hada"i semua yan. mun$ul dalam seminar. d. ,a"at memilihara "ersahabatan antara sesama "eserta dan menumbuhkan suasana akrab. e. <arus da"at memberi "en.arahan den.an te"at dan ber"e.an. te.uh ke"ada metode3 metode atau aturan3aturan "ermainan. 2. <arus da"at bersika" demokratis dalam memberi kesem"atan men.emukakan "enda"at ke"ada "eserta- dan tidak memihak ke"ada "enya/i atau "eserta. .. <arus da"at meran.san. "eserta untuk menan..a"i- /ika ter/adi kema$etan atau ke2akuman dalam seminar. h. ,a"at membatasi "embi$araan "eserta yan. terlalu lama dan meminta "enya/i men/a#ab yan. berhubun.an den.an tan..a"an "eserta- /ika "enya/i men/a#ab n.aur. i. <arus da"at men.analisis tan..a"an "eserta dalam u"aya untuk merumuskan kesim"ulan. Berdasarkan uraian di atas- ternyata tu.as dan tan..un. /a#ab seoran. moderator san.at berat. *ntuk da"at men/adi seoran. moderator yan. baik setidaknya memiliki hal3hal berikut 1. Berke"ribadian lu#es

'. Men.uasai "ermasalahan 1. Mem"unyai sensiti+itas yan. tin..i =. Mem"erlihatkan sika" sim"ati ke"ada "eserta 9. Memiliki rasa humor 6. Bersi2at adil 7. Berkemam"uan memutuskan 8. Berbakat berbi$ara dan menden.arkan 9. Bersi2at sabar- ramah- terbuka- dan so"an. T"*AS P'("!IS1(+T"!IS 1. Men$atat ,iskusi Seminar. Penulis54otulis men$atat setia" tan..a"an- saran- atau "ertanyaan yan. dikemukakan "eserta- /u.a tan..a"an atau /a#aban "enya/i "ada setia" terminnya. (atatan ini san.at "entin. artinya untuk merumuskan kesim"ulan seminar. '. Membantu Moderator. Penulis membantu moderator dalam menyim"ulkan hasil seminar. Bahan3bahan yan. di/adikan sumber "enarikan kesim"ulan adalah uraian "enya/i dan $atatan selama "roses seminar. 1. Men$atat <asil Seminar. %esim"ulan seba.ai hasil seminar yan. di"eroleh atas ker/a sama yan. baik den.an moderator- "enya/i- dan "enulis di$atat oleh "enulis5notulen. T"*AS P'S'$TA 7u.as "eserta seminar adalah menyimak sa/ian "enya/i dari a#al hin..a akhir ke.iatan seminar dan men.a/ukan tan..a"an- san..ahan- usul- saran- dan "ertanyaan yan. rele+an den.an masalah "embi$araan den.an "enuturan yan. baik "ada termin3termin diskusi. Peserta yan. baik adalah "eserta yan. memenuhi syarat berikut 1. ,a"at men.ikuti tatatertib seminar. '. ,a"at menyimak uraian "enya/i den.an "enuh "erhatian. 1. ,a"at menun/ukkan solidaritas dan "artisi"asi yan. tin..i- serta da"at men.hindarkan emosi dan ber"rasan.ka buruk. =. ,a"at men.emukakan usul- su.esti- "enda"at- atau in2ormasi yan. berhubun.an den.an "eme$ahan masalah. 9. 7idak men.emukakan "ertanyaan atau komentar yan. tidak layak. 6. 7idak berbi$ara berbelit3belit ketika men.emukakan tan..a"an. P'("!ISA( MAKA!A2 1. Pen.ertian Makalah ,alam %BB0 ('&&& 9=6) makalah adalah: 1) tulisan resmi tentan. suatu masalah yan. dimaksudkan untuk diba$akan di muka umum atau atau yan. serin. disusun untuk diterbitkan- ')karan.an yan. beru"a tu.as tertulis dari "ela/ar selama "endidikannya di sekolah. Sedan.kan Lindsay (1986 96) membedakan dua ma$am makalah- yaitu: makalah untuk disa/ikan se$ara lisan dan makalah untuk di"ublikasikan se$ara tertulis atau untuk

'. a. b.

a. b. $. d.

1. '. 1.

1. '. 1.

diba$a. Menurut beliau sekali"un membi$arakan hal yan. sama- namun "enulisannnya berbeda. Berdasarkan uraian di atas da"at dikatakan bah#a- makalah adalah se/enis tulisan yan. men.uraikan ka/ian atau ulasan ilmiah hasil .a.asan sendiri dalam bidan. tertentubaik untuk diterbitkan mau"un untuk diba$akan di muka umum atau disa/ikan dalam suatu seminar- sim"osium- dan seba.ainya. Berdasarkan "rosedur "eme$ahan masalah- makalah dibedakan: Makalah dedukti2 atau makalah yan. "eme$ahan masalahnya didasarkan atas ber2ikir rasional atau melalui telaah ke"ustakaan. Makalah indukti2 atau makalah yan. "eme$ahan masalahnya didasarkan atas ber2ikir em"iris yaitu melalui data dan 2akta yan. di"eroleh di la"an.an. KA$AKT'$ISTIK MAKA!A2 Seba.ai "emula (mahasis#a) dalam membahas suatu masalah- maka mahasis#a harus menyadari bah#a uraiannya dalam makalah itu sudah memiliki karakteristik makalahseba.ai berikut Meru"akan ka/ian literatur dan atau "elaksanaan suatu ke.iatan la"an.an yan. sesuai den.an $aku"an "ermasalahan yan. dibahas ("ermasalahan suatu "erkuliahan). Mendemonstrasikan "emahaman tentan. "ermasalahan teoritik yan. dika/i atau kemam"uan menera"kan suatu "rosedur- "rinsi"- atau teori yan. berhubun.an den.an "embahasan "erkuliahan. Menun/ukkan kemam"uan memahami isi atau uraian dari berba.ai sumber yan. di.unakan. Mendemonstrasikan kemam"uan meramu berba.ai sumber in2ormasi dalam suatu kesatuan sintetis yan. utuh. (Pedoman Penulisan %arya 0lmiah- *P0 Bandun.- '&&1 =). K'$A(*KA MAKA!A2 Pembuatan keran.ka makalah sebelum menulis makalah san.at "entin. artinyaterutama ba.i $alon "enya/i atau "emula (mahasis#a) menulis makalah. 7u/uannya adalah *ntuk memudahkan "enya/i atau "enulis makalah dalam men$ari atau menyia"kan bahan yan. berhubun.an den.an tema (subject matter) yan. akan di/adikan dasar makalah yan. hendak ditulis- mulai dari sub "embahasan hin..a sub3sub bahasan yan. lebih rin$i. *ntuk memudahkan "enya/i merumuskan "okok "ikiran dan sub "okok "ikiran yan. harus dikemban.kan untuk men.uraikan tema yan. akan ditulis. *ntuk memudahkan "enya/i men.uraikan tulisannya dalam men.emban.kan setia" "okok "ikiran dan sub "okok "ikiran den.an urutan yan. teratur dan sistematis. ;elasnya- "embuatan keran.ka makalah meru"akan u"aya untuk da"at men.emukakan "okok "okok "ikiran yan. teratur dan terhindar dari "en.aturan "ikiran atau uraian yan. menyim"an. dari tema atau "ermasalahan yan. dibahas. SIST'MATIKA P'("!ISA( MAKA!A2 Pola "ersyaratan 2ormal atau yan. berlaku umum dalam sistematika "enulisan makalah- terba.i atas ti.a ba.ian se$ara berturut3turut- yaitu: PendahuluanPembahasanPenutu"5kesim"ulan. A. Penulisan Pendahuluan 7u/uan utama "enulisan "endahuluan adalah untuk menarik "erhatian "amba$a atau "eserta (dalam seminar) terhada" "ermasalahan yan. dibahas- /u.a untuk menun/ukkan dasar dari "embahasan atau "en.uraian masalah. ;elasnya- men.a"a masalah itu dibahas- tentu den.an tu/uan dari berba.ai se.i. <al3hal yan. biasa dikemukakan "adaba.ian "endahuluan adalah seba.ai berikut a. Latar belakan. masalah- yan. berisi uraian men.enai men.a"a masalah itu dibahas.

b. Permasalahan- yan. berisi uraian men.enai "emilihan dan "embatasan masalah. $. Batasan "en.ertian istilah- yan. berisi uraian men.enai "endeskri"sian setia" istilah yan. di"akai (kalau di"erlukan). d. Pandan.an dan sika" hidu" yan. di.unakan seba.ai landasan untuk membahas "ermasalahan (kalau di"erlukan). e. Prosedur "eme$ahan masalah ("embahasan) atau sistematika uraian "embahasanyan. berisi uraian men.enai teknik "enya/ian "embahasan atau uraian dalam makalah. Perlu diin.at- /ika /udul P>4,6<*L*64 (seba.ai /udul bab)- maka harus ditulis di tan.ah3 ten.ah halaman kertas ba.ian atas den.an huru2 ka"ital- den.an "osisi kira3kira 6-9$m dari "in..ir atas- sedan.kan baris "ertama teks dimulai 1$m atau 6 s"asi di ba#ah /udul "endahuluan. 6kan teta"i- seandainya tem"at tersebut ditem"ati /udul makalah- misalnya P>4?68*< ,@4?>4?7>8<6,6P P>8%>MB64?64 P80B6,0 646%- maka "endahuluan di/adikan seba.ai satu butir "embi$araan tidak harus ditulis den.an huru2 besar dan "enulisannya 9 s"asi dari /udul makalah dan dimulai dari mar.in kiri. 3+(T+2 P'("!ISA( 4"&"!: P>4,6<*L*64 ...................................................................................................................................................... ..................................... P>4?68*< ,@4?>4? 7>8<6,6P P>8%>MB64?64 P80B6,0 646% 1. Pendahuluan AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAA B. Penulisan Pem ahasan atau Isi *raian "ada ba.ian "embahasan atau isi adalah uraian men.enai semua "okok "ikiran dan sub"okok "ikiran yan. sudah diran$an. dalam keran.ka "embahasan makalah dan diuraikan se$ara sistematis. Maksudnya- /ika "embahasan ini seba.ai bab- maka uraiannya da"at dibuat men/adi bebera"a subbab menurut keran.ka yan. harus dikemban.kan. *raian setia" subbab harus ter/alin den.an baik dan lo.is- yan. terdahalu da"at memberikan "emahaman terhada" uraian berikutnya- dan berikutnya da"at "ula memberikan "en/elasan atau klimaks terhada" yan. terdahulu. Perlu diin.at- /ika setia" makalah dalam sistematika "enulisannya dian..a" seba.ai bab- maka bab 0Pendahaluan- bab 00 Pembahasan atau isi- dan bab 000 Penutu" (%esim"ulan dan Saran). Penulisannya seba.ai berikut: "ada halaman /udul bab- kata B6B ditulis den.an huru2 ka"ital den.an /arak kira3kira 9-9$mdari "in..ir kertas- dan nomor yan. menun/ukkan urutan bab ditulis den.an an.ka roma#i- di ba#ahnya den.an /arak 1s"asi ditulis /udul bab den.an huru2 ka"ital- selan/utnya = s"asi di ba#ah /udul bab- baru dimulai "enulisan "ertama "ara.ra2 atau nomor subbab yan. diikuti /udul subbab den.an /arak =$m dari "in..ir %ertas. 4omor halaman "ada /udul bab ditulis di sebelahba#ah ba.ian ten.ah den.an /arak 1 s"asi dari baris terakhir- sedan.kan nomor halaman lain diketik di ba.ian atas se/a/ar mar.in kanan den.an /arak ' $m dari "in..ir atas. %etentuan ini tidak men.inkat- boleh sa/a den.an ukuran tertentu tan"a men.abaikan tataletak dan keindahan serta konsistensinya.

Pen..unaan bab se"erti yan. dikemukakan ini- biasanya di"edomani untuk menulis makalah den.an tema atau to"ik yan. relati2 luas- karena akan relati2 banyak "ula"okok "ikiran atau sub"okok "ikiran yan. harus dikemban.kan. Sehubun.an den.an makalah seminar- "enya/i biasanya memilih to"ik atau tema yan. ruan. lin.ku" "embahasannya relati2 sem"it- sehin..a tidak harus men..unakan bab untuk "emba.ian sistematika "enulisannya- karena "okok3"okok "ikiran yan. akan dikemban.kannya $uku" di/adikan seba.ai butir3butir "okok uraian dalam makalahnya. (. Penulisan Penutu" (%esim"ulan dan Saran) *raian "ada ba.ian"enutu" biasanya beru"a kesim"ulan dan adakalanya /u.a saran. %esim"ulan "embahasan beru"a sistesis dari semua alternati2 /a#aban atau uraian yan. telah dibahas. %esim"ulan bukanlah rin.kasan /a#aban- melainkan .eneralisasi dari semua /a#aban. %arenanya- kesim"ulan harus konse"sional dalam bentuk "ernyataan3 "ernyataan ilmiah sehubun.an den.an "ermasalahan yan. dibahas. %eta/aman analisis "enulis makalah dalam melihat hakikat "ermasalahan san.at di"erlukan dalam menarik kesim"ulan "embahasan. Saran- biasanya beru"a hara"an- an/uran- "etun/uk3"etun/uk yan. layak untuk di"edomani- yan. "en.un.ka"annya harus berdasarkan hasil "embahasan masalah dan kesim"ulan "embahasan. Saran yan. dia/ukan harus /elas ke"ada sia"a ditu/ukan. Misalnya ke"ada "eneliti"en.a/ar- sis#a- ke"ala sekolah atau ke"ada sia"a sa/a yan. dian..a" berke"entin.an. Setelah "enutu (kesim"ulan dan saran)- halaman berikutnya disa/ikan da2tar "ustaka yan. di/adikan bahan "enulisan- dan /ika ada lam"iran ditem"atkan setelah da2tar "ustakasedan.kan abstrak- kata "en.antar- dan da2tar isi diletakkan "ada ba.ian a#al. '("M'$ASI P'("!ISA( MAKA!A2 >numerasi adalah tata$ara "emberian nomor butir3butir "embi$araan atau subbahasan dan sub subbahasan dalam "enulisan makalah. 7ata$ara "enomoran ini banyak ra.amnya- se"erti berikut ini: 1) ;*,*L 1. Pendahuluan '. Pembahasan Masalah 1. Penutu" ') ;*,*L 6. Pendahuluan B. Pembatasan Masalah (. Penutu" 1) ;*,*L 0. Pendahuluan 00. Pembatasan Masalah 000. Penutu" =) ;*,*L 1. Pendahuluan '. AAAAAAAAA 1. AAAAAAAAA =. AAAAAAAAA 9. Penutu" 9) ;*,*L 6. Pendahuluan B. AAAAAAAA.. (. AAAAAAAA.. ,. AAAAAAAA..

>. %esim"ulan dan Saran 6) ;*,*L 0. P>4,6<*L*64 00. AAAAAAAAAA. 000. AAAAAAAAAA. 0B. AAAAAAAAAA. B. %>S0MP*L64 ,64 S6864 7) B6B 0 P>4,6<*L*64 1.1 AAAAAAAA. 1.' AAAAAAAA. dst. B6B 00 P>MB6<6S64 M6SL6< '.1 AAAAAAA '.' AAAAAAA dstC B6B 000 P>4*7*P 1.1 AAAAAAAA.. 1.' AAAAAAAA.. 8) B6B 0 P>4,6<*L*64 6. AAAAAAAA B. AAAAAAAA (. AAAAAAAA B6B 00 P>MB6<6S64 M6S6L6< 6. AAAAAAAA. B. AAAAAAAA. (. AAAAAAAA. B6B 000 %>S0MP*L64 ,64 S6864 6. %esim"ulan B. Saran 3atatan: Setia" sub/udul atau subbab "ada "emba.ian dari setia" ma$am enumerasi di atasmun.kin da"at sa/a dirin$i la.i- teta"i harus konsisten- se"erti '.1 AAAAAAAAA. a) AAAAAAAA.. b) AAAAAAAA.. $) AAAAAAAA.. Atau: '.1 AAAAAAAAAA.. '.1.1 AAAAAAAAAA '.1.' AAAAAAAAAA Atau:

'.1 AAAAAAAA.. 1) AAAAAAAAAA.. ') AAAAAAAAAA.. 1) AAAAAAAAAA.. a) AAAAAAAAAA.. b) AAAAAAAAAA.. $) AAAAAAAAAA.. =) AAAAAAAAAAA Atau: 6. AAAAAAAAA. 1. AAAAAAAAAA. a) AAAAAAAAAA. b) AAAAAAAAAA. '. AAAAAAAAAA.. a) AAAAAAAAAA.. b) AAAAAAAAAA.. B. AAAAAAAAA.. ,st. Maksud konsisten adalah "enomoran "ada setia" "emba.ian atau rin$ian harus sama "ada setia" bab atau subbab. ;ika "ada bab 0 memakai nomor rin$ian ab/ad- maka demikian /u.a "ada bab selan/utnya. Perlu diin.at- bah#a nomor yan. diberikan "ada ba.ian3ba.ian atau $ontoh3$ontoh yan. men/elaskan "okok uraian tidak boleh seru"a den.an nomor butir "embi$araan yan. memba#ahinya. P'("!ISA( K"TIPA( Penulisan kuti"an adalah tata$ara atau aturan menuliskan kuti"an yan. beru"a in2ormasi atau "ernyataan tokoh tertentu yan. "ernah dikemukakannya dalam sumber tertentu. 7u/uan "enulisan kuti"an adalah untuk mem"er/elas suatu "okok "ikiran yan. diun.ka"kan atau ar.umen "enulis untuk ditantan. karena kekeliruannya menurut si "en.uti" ("enulis). Se"erti yan. dikatakan 6dil (1991 19) bah#a a"a yan. dikemukakan seoran. tokoh dalam sumber tertentu belum tentu lo.is atau berterima ba.i tokoh lain. ;adi- #a/ar seoran. "enulis men.uti" "ernyataan tokoh tertentu- untuk mema"arkan analisisnya men.enai ketidaklo.isan atau kekeliruannya. Be erapa Ketentuan Penulisan Kutipan dalam Kar)a Ilmiah 1. Kutipan dengan 3atatan Perut (footnote) dilakukan den.an memberi nomor urut di akhir setia" kuti"an dan diketik a.ak naik seten.an s"asi. Semua kuti"an "ada setia" bab diberi nomor urut mulai an.ka 1 hin..a habis dan di.anti den.an nomor 1 kembali "ada bab berikutnya.D Setia" nomor kuti"an diberi $atatan kaki (footnote) diba.ian ba#ah halaman di mana kuti"an itu berada. (atatan kaki ditulis len.ka": 3 sumber kuti"an nama "en.aran.- /udul buku-tem"at diterbitkan buku- nama "enerbit-tahun terbit- dan nomor halaman yan. dikuti". (ontoh D ;u/un. S. Soeriasumantri. Pedoman Penulisan Ilmiah- ;akarta- 0%0P ;akarta- 1996- hal. 69 Maka akan mun$ul istilah a. 0bid (ibidem)- artinya dalam tem"at yan. sama belum diselin.i sumber lain dan halaman yan. berbeda.

b. @".(it (o"era $itato)- artinya dalam karya yan. telah dikuti"- untuk menyatakan sumber yan. sama telah disebut sebelumnya- teta"i sudah diselin.i sumber lain dan menun/uk halaman yan. berbeda. $. Lo$.(it (lo$o $itato)- artinya untuk menyatakan sumber yan. sama yan. telah disebut sebelumnya dan menun/uk ke"ada halaman yan. sama. Perhatikan 3ontoh: D ;u/un S. Soeriasumantri- Pedoman Penulisan 0lmiah- ;akarta- 0%0P ;akarta- 1996- hal. 69. E ibid- hal. 71 1 4asrun 6dil- Seluk Beluk SeniPeran- Medan 0%0P Medan- 1999- hal. 1=. = >l2i- Anekdot tentang Orang Padang- Makalah disam"aikan dalam Seminar Foolklore ,aerah 00 ,%S*- Medan- 1'31= Se"tember 1991- hal. 16. 9 6dil- op.cit. hal. =1. 6 >l2i- loc.cit. 2. Kutipan tanpa 3atatan Kaki 53atatan Perut6 (ara ini da"at dilakukan den.an dua $ara yaitu: Cara Pertama: Setia" kuti"an diberi nomor G seba.aimana halnya "ada $atatan kaki dan "ada akhir setia" bab di$antumkan setia"m kuti"an mulai dari nomor 1hin..a seterusnya dalam satu da2tar dan ditem"atkan "ada halaman akhir setia" bab. (ontoh 1) 0stilah "ra.matik telah lama dikenal di kalan.an ilmu 2ilsa2at dan ilmu bahasa- teta"i baru akhir3akhir ini ditelaah dan mulai ditera"kan dalam "en.a/aran bahasa. !<al ini ter/adi seba.ai reaksi terhada" "endekatan dan metode struktural dalam "en.a/aran bahasa.HD keke$e#aan semakin meluas terhada" metode ini- karena ada an..a"an hasil "en.a/aran tidak membuat "ela/ar teram"il men..unakan bahasa sesuai den.an 2aktor32aktor situasi bahasa. ') ?illian Bro#n memberi "en/elasan tentan. "ra.matik itu seba.ai berikut Setia" "endekatan analisis dalam lin.uistik yan. meli"uti "ertimban.an kontekstermasuk ke dalam bidan. studi bahasa yan. disebut "ra.matik. ,alam analisis #a$ana sudah tentu melibatkan analisis sintaksis dan semantik- teta"i yan. ter"entin. adalah analisis se$ara "ra.matik.E ;ika kedua kuti"an ini ada "ada bab 00- maka setelah selesai uraian "ada bab 00akan ditemukan seba.ai berikut &a7tar Kutipan: D 4asrun 6dil- Pragmatik dan Pengajaranya- Makalah disam"aikan dalam Seminar Bahasa dan Sastra 0ndonesia- 0%0P Medan- 113 1' 4o"ember 1999- hal. 1. E ?illian Bro#n dan ?eor.e Iule- iscourse Analysis- London- (ambrid.e *ni+ersity Press1991- hal. '6. *ntuk "en.uti"an dari sumber yan. sama- maka istilah se"erti: ibid- o". $it- lo$. $itseba.aimana "enulisan kuti"an 2ootnote berlaku /u.a "ada "enulisan kuti"an $atatan kaki "ada $ara "ertama ini. ,i"oskan oleh Sa"ri/al 0smi
http://saprijalismi.blogspot.com/2012/03/seminar-bahasa-indonesia.html