Anda di halaman 1dari 170

INTERVIEW: gITa & Isu ahmadIyah

INTERVIEW: gITa & Isu ahmadIyah HARTA KARUN ACEH APA YANG DISADAP AUSTRALIA EDISI 104 | 25
INTERVIEW: gITa & Isu ahmadIyah HARTA KARUN ACEH APA YANG DISADAP AUSTRALIA EDISI 104 | 25
INTERVIEW: gITa & Isu ahmadIyah HARTA KARUN ACEH APA YANG DISADAP AUSTRALIA EDISI 104 | 25
HARTA KARUN ACEH
HARTA
KARUN
ACEH
INTERVIEW: gITa & Isu ahmadIyah HARTA KARUN ACEH APA YANG DISADAP AUSTRALIA EDISI 104 | 25

APA YANG DISADAP AUSTRALIA

EDISI 104 | 25 nov - 1 des 2013

DAFTAR ISI

25 nov - 1 DES 2013

TAp pADA konTen unTuk membAcA ARTIkel

Fokus
Fokus

sang Putri Dibuat keok & kere

Angelina Sondakh harus menghabiskan 12 tahun di penjara. Ia merasa bak dijatuhi bom. Apalagi ia juga diwajibkan menyerahkan uang Rp 39,9 miliar ke negara. Dibuat kere.

nasional

 

HukuM

nasional   HukuM n SeTelAh cAnbeRRA mengupIng JAkARTA n JAlAn pAnJAng wIlfRIDA n InTelIJen ITu bukAn
nasional   HukuM n SeTelAh cAnbeRRA mengupIng JAkARTA n JAlAn pAnJAng wIlfRIDA n InTelIJen ITu bukAn

n

SeTelAh cAnbeRRA mengupIng JAkARTA

n JAlAn pAnJAng wIlfRIDA

n

InTelIJen ITu bukAn ApARAT, TApI copeT

 

n

DIRhAm DI RAwA gAmpong pAnDe

kriMinal

 

n

bukAn mAnggung mAlAh DIpeRkoSA

 

internasional

   
 
ekonoMi

ekonoMi

  internasional       ekonoMi n TIgA SekuTu melAwAn SunnI n pInAngAn Rp 10

n

TIgA SekuTu melAwAn SunnI

n

pInAngAn Rp 10 TRIlIun

intervieW

 

bisnis

n

gITA wIRJAwAn

n

beRhARAp beRkAh ‘SAnTA effecT’

koloM

 

n

SAATnyA RuJuk DengAn cReDIT SuISSe

n

SARwo eDhIe pAhlAwAn ATAu

n

TeRpIkAT mAnISnyA InDuSTRI gulA

sains

 

lensa

lensa

n

DI AIR beRJAyA DI DARAT JuARA

WkWkWk

 

n

bIkIn vIDeo meSum kARenA “ISeng”

n

SuRfIng DI SungAI kAmpAR

koMik

 

PeoPle

n

bIkIn kApok cARA JokowI

n

n

seni Hiburan

 
n globAlISASI & RuAng penAfSIRAn

n

globAlISASI & RuAng penAfSIRAn

gaya HiDuP
gaya HiDuP

n

RomAn InDIe RASA hollywooD

n

fIlm pekAn InI

n AgenDA

 

Cover:

 

ilustrasi: kiagus Auliansyah

n

DAn, mATA AnDA beRubAh wARnA

 

n

menAklukAn TAngkAhAn

@ majalah_detik majalah detik n plAy hARD beRSAmA menu ThAIlAnD

@majalah_detik

@ majalah_detik majalah detik n plAy hARD beRSAmA menu ThAIlAnD

majalah detik

n

plAy hARD beRSAmA menu ThAIlAnD

kRISDAyAnTI, SyAmSIR AlAm, DARIuS SInAThRyA

@ majalah_detik majalah detik n plAy hARD beRSAmA menu ThAIlAnD kRISDAyAnTI, SyAmSIR AlAm, DARIuS SInAThRyA

Pemimpin redaksi: Arifin Asydhad Wakil Pemimpin redaksi: Iin Yumiyanti redaksi: Dimas Adityo, Irwan Nugroho, Mulat Esti Utami, Nur Khoiri, Sapto Pradityo, Sudrajat, Oktamandjaya Wiguna, Arif Arianto, Aryo Bhawono, Deden Gunawan, Hans Henricus, Silvia Galikano, Nurul Ken Yunita, Kustiah, M Rizal, Budi Alimuddin, Pasti Liberti Mappapa, Monique Shintami, Isfari Hikmat, Evi Tresnawati S, Bahtiar Rifai bahasa: Habib Rifa’i, Rahmayoga Wedar tim Foto: Dikhy Sasra, Ari Saputra, Haris Suyono, Agus Purnomo Product Management: Rohalina Gunara, Sena Achari, Eko Tri Hatmono Creative Designer: Mahmud Yunus, Kiagus Aulianshah, Galih Gerryaldy, Desy Purwaningrum, Suteja, Mindra Purnomo, Zaki Al Farabi, Edi Wahyono

EDISI 104
EDISI 104
Mindra Purnomo, Zaki Al Farabi, Edi Wahyono EDISI 104 kontak iklan: Arnie Yuliartiningsih, email: sales @

kontak iklan: Arnie Yuliartiningsih, email: sales@ detik.com telp: 021-79177000, Fax: 021-79187769

Direktur u tama: Budiono Darsono Direktur: Nur Wahyuni Sulistiowati, Heru Tjatur, Warnedy k ritik dan s aran:

appsupport@detik.com alamat redaksi: Gedung Aldevco Octagon Lantai 2, Jl. Warung Jati Barat Raya No.75 Jakarta Selatan, 12740 telp: 021-7941177 Fax: 021-7944472 email: redaksi@ majalahdetik.com Majalah detik dipublikasikan oleh Pt agranet Multicitra siberkom, grup trans Corp.

lensa
lensa

Surfing di Sungai Kampar

lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya
lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya
lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya
lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya
lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya
lensa Surfing di Sungai Kampar Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR Berselancar ( surfing ) biasanya

Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR untuk melihat foto ukuRan BeSaR

Berselancar (surfing) biasanya dilakukan di laut dengan mengandalkan gelombang tinggi. Namun, di Riau, surfing bisa dilakukan di sungai, yakni di Sungai Kampar. Tak kalah seru dan mengundang peselancar profesional berbondong-bondong ke sini. Lalu, dari mana ombak yang bisa mencapai setinggi 3,5 meter itu datang?

sini. Lalu, dari mana ombak yang bisa mencapai setinggi 3,5 meter itu datang? Majalah detik 25

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Marlon Gerber, peserta kompetisi selancar Bono, beraksi di atas gelombang Bono di Sungai Kampar, Teluk

Marlon Gerber, peserta kompetisi selancar Bono, beraksi di atas gelombang Bono di Sungai Kampar, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, 20 November lalu. Peselancar memanfaatkan ombak tinggi saat terjadi gelombang air laut pasang yang menciptakan gulungan ombak. (Rony Muharrman/ANTARA FOTO)

Bukan hanya peselancar, perahu kecil juga ikut dilombakan. Bahkan, sejarah Bekudo Bono (lomba sampan kayu

Bukan hanya peselancar, perahu kecil juga ikut dilombakan. Bahkan, sejarah Bekudo Bono (lomba sampan kayu ) merupakan tradisi mengarungi gelombang Bono dengan sampan atau perahu kayu tanpa mesin oleh masyarakat lokal. (Rony Muharrman/ANTARA FOTO)

Beginilah kondisi Sungai Kampar saat tidak ada gelombang pasang air laut. Aktivitas warga terlihat normal

Beginilah kondisi Sungai Kampar saat tidak ada gelombang pasang air laut. Aktivitas warga terlihat normal seperti terekam Selasa pekan lalu. (Ulet Ifansasti/GeTTy IMAGeS)

Para peserta surfing Bono menunggu gulungan ombak datang. Kompetisi Bekudo Bono berusaha mengarungi Gelombang Tujuh

Para peserta surfing Bono menunggu gulungan ombak datang. Kompetisi Bekudo Bono berusaha mengarungi Gelombang Tujuh Hantu, julukan gelombang Bono, di Sungai Kampar, Riau. (Ulet Ifansasti/ GeTTy IMAGeS)

Marlon Gerber (kiri) dan Dedi Satriadin beraksi di atas gulungan ombak sungai. Air sungai yang

Marlon Gerber (kiri) dan Dedi Satriadin beraksi di atas gulungan ombak sungai. Air sungai yang kecokelatan sangat mencolok dan membedakan dengan surfing di laut. (Rony Muharrman/ANTARA FOTO)

Peselancar profesional Marlon Gerber beraksi. Perhelatan selancar di sungai belum lazim karena sangat bergantung pada

Peselancar profesional Marlon Gerber beraksi. Perhelatan selancar di sungai belum lazim karena sangat bergantung pada bulan mati dan bulan purnama, bukan hanya angin laut seperti surfing pada umumnya. (Ulet Ifansasti/GeTTy IMAGeS)

nasional

nasional Setelah Canberra Menguping Jakarta Hubungan RI-austRalIa memanas pascapenyadapan teRHadap sejumlaH pejabat
Setelah Canberra Menguping Jakarta
Setelah
Canberra
Menguping Jakarta

Hubungan RI-austRalIa memanas pascapenyadapan teRHadap sejumlaH pejabat IndonesIa yang dIlakukan IntelIjen negeRI kanguRu teRkuak. menunggu sIkap austRalIa.

beawiharta/reUters

negeRI kanguRu teRkuak. menunggu sIkap austRalIa. beawiharta/reUters Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

Tap untuk melihat Video
Tap untuk
melihat Video

t ak biasanya Ruhut Sitompul turun ke jalan.

Politikus Partai Demokrat tersebut tampak

berada di tengah-tengah para demonstran, di

depan kantor Kedutaan Besar Australia, Jalan

HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 21

November lalu. Pria berpenampilan eksentrik itu rela berpanas-pa- nasan di bawah terik matahari. Bahkan ikut berorasi bersama ratusan aktivis Pemuda Panca Marga untuk memprotes penyadapan yang diduga dilakukan badan intelijen Negeri Kanguru terhadap sejumlah pejabat Indonesia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yu- dhoyono. “Kalau Australia tidak minta maaf, go to hell!” kata Ruhut, menggunakan pengeras suara dari atas mobil bak terbuka. Ratusan demonstran menyambut orasi- nya dengan pekik “mer- deka!”. Hari itu, Kedubes Australia menjadi sa- saran unjuk rasa berbagai elemen ma- syarakat. Pedemo juga mencoret-coret tembok kantor perwakilan ne- gara tetangga tersebut, melempar botol, hingga membakar kertas ber- gambar bendera Aus- tralia dan sekutunya, Amerika Serikat. Tindakan spionase Australia, seperti dikabarkan oleh sejumlah media, memicu kemarahan berbagai kalangan di Indonesia. Sepekan sebelumnya juga ber- edar ajakan membunyikan klakson kendaraan seba- nyak tiga kali saat melintas di depan Kedubes Aus- tralia sebagai bentuk protes atas penyadapan itu.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasionalnasional

Presiden Yudhoyono didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto serta Menteri Luar
Presiden Yudhoyono
didampingi Menteri
Koordinator Politik, Hukum,
dan Keamanan Djoko
Suyanto serta Menteri Luar
Negeri Marty Natalegawa
menggelar rapat dengan
Dubes RI untuk Australia,
Najib Riphat Kesoema.
Prasetyo Utomo/aNtara

Kabar penyadapan ini kembali diberitakan sejumlah media Australia dan Inggris pada Senin, 18 November lalu. Mereka antara lain Australian Broadcasting Corpo- ration (ABC), Sydney Morning Herald, dan The Guardian. Seperti dilansir AFP, informasi itu bersumber dari do- kumen rahasia yang dibocorkan bekas analis Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Edward Snowden. Dokumen itu memuat data Departemen Pertahanan Australia dan Sinyal Pertahanan Australia (DSD), yang menyadap jaringan telekomunikasi seluler 3G di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dokumen juga men- cantumkan Presiden Yudhoyono, Ibu Negara Kristiani Herawati, serta delapan pejabat lain di lingkaran da- lam Istana sebagai target penyadapan. Penyadapan di masa Perdana Menteri Kevin Rudd berkuasa itu dilakukan selama 15 hari pada Agustus 2009. Selain terhadap SBY, intelijen Australia mengu- ping komunikasi seluler Wakil Presiden Boediono— saat itu baru memenangi pemilihan umum presiden, berpasangan dengan Yudhoyono—mantan Wakil Pre- siden Jusuf Kalla; dua juru bicara Istana; Menteri Ko-

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

Marty Natalegawa Prasetyo Utomo/aNtara
Marty Natalegawa
Prasetyo Utomo/aNtara

ordinator Politik, Hukum, dan Keamanan; Menteri Ko- ordinator Perekonomian Sri Mulyani Indrawati; hingga Menteri-Sekretaris Negara saat itu, Hatta Rajasa. Setelah isu penyadapan ini bergulir beberapa pekan, Presiden SBY akhirnya meng- ambil sikap. Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Rabu, 20 November lalu, Yu- dhoyono menyebut penyadap- an adalah masalah serius dan melanggar hak asasi manu- sia. “Saya sulit memahami- nya, mengapa (penyadapan) dilakukan sekarang, bukan di era Perang Dingin,” ujarnya. Penyadapan lazimnya dila- kukan di saat dua negara dalam kondisi bermusuhan, sementara Indonesia dan Australia tidak dalam posisi berhadap-hadapan atau bermusuhan. “Sehingga, kalau ada yang menyatakan intelijen bisa melakukan apa saja, saya menanyakan arahnya ke mana?” SBY menuturkan. “Mengapa harus menyadap partner, kawan, dan bukan lawan?” Padahal, sebagai presiden, Yudhoyono menyatakan tidak mungkin melakukan pembicaraan berkategori rahasia negara melalui alat telekomunikasi. “Saya bisa berikan perintah langsung tanpa harus menggunakan alat komunikasi,” ucapnya. Pada hari yang sama, SBY mengirim surat kepada Perdana Menteri Australia Tony Abbott. Yudhoyono meminta pemerintah Australia memberi penjelasan resmi atas penyadapan tersebut. Pemerintah RI juga menghentikan sementara kerja sama militer serta pertukaran informasi dan intelijen dengan negara itu. Kerja sama disetop sampai ada penjelasan dari pihak Australia.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

Presiden SBY dan Tony Abbott bertemu di Canberra, 2010. getty images
Presiden SBY dan Tony
Abbott bertemu di
Canberra, 2010.
getty images

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko langsung menjalankan instruksi SBY dengan menghentikan latihan bersama “Elang Ausindo”, yang dilakukan TNI Angkatan Udara dan AU Australia. Pa- dahal latihan itu baru dimulai Selasa, 19 November lalu. Lima pesawat F-16 TNI AU di Darwin hari itu juga ditarik pulang. “Pertukaran intelijen dan informasi dengan Australia juga dihentikan mulai hari ini,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitom- pul, Rabu pekan lalu. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa juga memanggil pulang Duta Besar RI untuk Australia, Najib Riphat Kesoema, sejak Selasa, 19 November lalu. Seusai melapor ke Presiden, Riphat mengaku belum tahu kapan akan kembali ke tem- pat tugasnya. “Tergantung bagaimana respons pemerintah Australia. Jadi kita lihat nanti,” ujarnya. Guru besar hukum internasional Universitas In- donesia, Hikmahanto Juwana, menyayangkan sikap tegas pemerintah RI hanya dilakukan terhadap Aus- tralia, dan bukan kepada Amerika. Pria yang akrab disapa Hikmah ini menduga Australia hanya operator. Sedangkan yang berkepentingan menyadap justru Amerika Serikat. Pemerintah, menurut dia, hendaknya juga mengusir Dubes Australia dan Amerika di Indonesia, tidak hanya

menarik pulang Dubes RI di Canberra. “Realistis saja,

Amerika dan Australia tak akan dendam. Justru me- reka lebih memilih diusir daripada mengaku. Karena penyadapan merupakan kerja intelijen,” ucapnya. Seorang mantan Dubes RI di Timur Tengah menyebut

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

Dubes RI di Australia, Najib Riphat Kesoema LUcky.r/aNtara
Dubes RI di Australia, Najib
Riphat Kesoema
LUcky.r/aNtara
TAP/KLIK uNTuK BeRKoMeNTAR
TAP/KLIK uNTuK BeRKoMeNTAR

pengusiran kurang elok dalam diplomasi. Ia lebih me- nyarankan pemerintah mengurangi derajat hubungan RI-Australia dengan menarik pulang sebagian diplo- mat tingginya di Canberra, selain duta besar. Langkah ini sebagai tindakan ba- lasan terhadap sikap PM Tony Abbott, yang enggan meminta maaf kepada Indonesia. “Sikap itu kan me- remehkan Indonesia. Nah, kita balas dengan mengurangi level perwa- kilan kita di sana,” ujar bekas diplomat senior ini. Namun mantan Kepala Badan Intelijen Negara Abdullah Mahmud Hen- dropriyono tidak setuju dengan langkah penghentian kerja sama dengan Australia. Menurut dia, sikap tegas RI dengan menunjukkan ketidaksukaan terhadap Aus- tralia sudah cukup. Tak perlu disertai tuntutan agar Australia menjelaskan tindakan penyadapannya. Selain itu, penyadapan yang dilakukan intelijen di semua negara adalah aktivitas biasa. “Kalau intelijen tidak menyadap, itu namanya intelijennya tidak kerja,” kata Hendro. Juru bicara Kemenlu RI, Michael Tene, mengung- kapkan, pemerintah menyiapkan beberapa strategi jika seandainya Australia tidak memberikan klarifi- kasi seperti yang diminta Indonesia. “Tapi, (strategi) tak bisa kita sampaikan. Kita tunggu perkembangan,”

tuturnya. dImas adItyo, m. RIZal, kustIaH, mega p.R., nogRaHany W.k.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

nasional mantan KePala Bin a.m. hendroPriYono: Intel Ijen         Itu Bukan    

mantan KePala Bin a.m. hendroPriYono:

Intel

Ijen

       

Itu Bukan

       

tap

I

         

Copet

aparat,

tap I           Copet aparat, KomuniKasi Presiden sBY Bisa disadaP australia Karena

KomuniKasi Presiden sBY Bisa disadaP australia Karena Kesalahan Kontraintelijen. menurut hendro, Kegiatan intelijen dan Kontraintelijen seBaiKnYa disatuKan.

ari saputra/detikfoto

intelijen dan Kontraintelijen seBaiKnYa disatuKan. ari saputra/detikfoto Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

Demonstrasi di depan Kedubes Australia di Jakarta. beawiharta/reuters
Demonstrasi di depan
Kedubes Australia di
Jakarta.
beawiharta/reuters
di depan Kedubes Australia di Jakarta. beawiharta/reuters D I tengahgelombangprotesterhadapAustralia, yang menyadap

D ItengahgelombangprotesterhadapAustralia, yang menyadap komunikasi sejumlah pejabat tinggi Indonesia, media di negeri tetangga itu mengungkit pernyataan bekas Kepala Badan

Intelijen Negara Abdullah Mahmud Hendropriyono be- berapa tahun lalu. Hendro, dalam wawancara dengan televisi Australia pada 2004, mengatakan, Indonesia pernah menyadap percakapan telepon politikus dan komunikasi militer Australia pada 1999. Bagaimana hal itu dilakukan? Dan apa tanggapannya soal pe- nyadapan yang dilakukan Australia terhadap peja- bat Indonesia? Berikut ini petikan wawancara tim majalah detik yang me- nemui Hendropriyono di kediamannya, kawasan Senayan, Jakarta, Kamis petang, 21 November lalu.

Tahun 1999, BIN per- nah menyadap Australia. Materi apa saja yang disa- dap? Begini, ya, tugas intelijen adalah melaksanakan fungsi dia. Fungsi penyelidikan di samping pengaman- an dan penggalangan atau conditioning. Dalam penye- lidikan, yang paling gampang dan akurat adalah me- nyadap. Kalau dia tidak melaksanakan fungsi itu, untuk apa dibayar rakyat? Itu fungsi intelijen. Jadi intelijen itu kerjanya memang mengumpulkan informasi seba- nyak-banyaknya. Hidup ini kan kompetisi, kompetisi adalah perang. Dalam perang, kuncinya mengetahui diri sendiri dan musuh.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

ari saputra/detikfoto
ari saputra/detikfoto
nasional ari saputra/detikfoto Tiap kedutaan besar dari suatu negara juga memi- liki fungsi intelijen. Jangan lupa.

Tiap kedutaan besar dari suatu negara juga memi- liki fungsi intelijen. Jangan lupa. Tapi, intelijen terbuka. Disebutnya intelijen metode putih. Itu dikerjakan oleh duta besar. Kalau tidak melaksanakan, apa kerjanya dia? Yang dia kerjakan itu melalui diplomasi, tetapi sebenarnya intel. Di dalam staf kedutaan ada satu yang melaksanakan tugas-tugas intelijen, itu tertutup. Kalau tertutup, tidak boleh ketahuan. Persoalan yang sekarang mencetar ini karena ketahuan. Bahwa saya ngomong itu dulu tujuannya ingin mengingatkan saja, bahwa saya menyadap semua orang supaya rakyat Indonesia tidak merasa rugi membayar saya. Mengapa Australia? Karena saya dapat informasi waktu itu, sesudah bom Bali, Australia mau dibom. Saya kepingin teman saya kontraintelnya diperkuat supaya tidak kesusupan. Kita kan kerja sama antar- intelijennya baik. Saya ngomong, dalam kaitan soal Timor Leste, saya sadap kamu (Australia). Sebetulnya tidak usah peristiwa Timor Leste, tiap hari juga saya sadap. Kan, fungsi intelijen memang begitu, dia juga nyadap kita kok.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

A.M. Hendropriyono (tengah) bersama Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) saat masih aktif di TNI pada 1990-an.
A.M. Hendropriyono
(tengah) bersama Susilo
Bambang Yudhoyono (kiri)
saat masih aktif di TNI
pada 1990-an.
dok. pribadi
(kiri) saat masih aktif di TNI pada 1990-an. dok. pribadi Kalau tidak boleh menyadap, ngapain ada

Kalau tidak boleh menyadap, ngapain ada intel? Hu- kum melarang, memang benar. Nyopet dilarang, eng- gak? Kan, dilarang. Tetapi intel di kedutaan itu sama dengan copet. Kalau ketahuan, matilah dia. Tetapi kalau tidak ketahuan, ya berhasil. Intel ya kerjanya nyadap, kalau enggak nyadap, ya enggak kerja. Maka itu saya appreciate bahwa BIN kerjanya luar biasa ba- gus. Karena pekerjaan dia tidak bocor. Pekerjaan intel Australia bocor, yang bocorkan Snowden.

Mengapa Presiden SBY, Ibu Negara, dan sejumlah menteri bisa disadap? Ini bukan salah intel. Yang salah kontraintel. Kalau intel kerjanya BIN, kalau kontraintel kerja- nya Lembaga Sandi Ne- gara. Makanya, dulu saya bilang, intelijen jangan dipisah dengan kon- traintelijen. Jangan BIN di bawah presiden, Lemsaneg juga di bawah presiden.

Lemsaneg di zaman tiga presiden, saya ikut tiga presi- den, saya dulu Direktur BAIS, itu Lemsaneg di bawah BAKIN (sekarang BIN). Jadi satu komandan antara intelijen dan kontraintelijen. Mengapa yang disadap Presiden? Masak tukang becak yang disadap, ha-ha-

ha

Jadi dalam sadap-menyadap itu tidak mengenal musuh atau kawan? Kan kita ingin sama-sama hidup, bukan sama-sama mati. Orang hidup kan rebutan. Mengetahui diri sen- diri dan musuh. Mengetahui diri sendiri itu termasuk teman. Memang kita hidup sendirian di dunia? Kita kan

Yang rasional dong, jangan emosi.

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

ari saputra/detikfoto
ari saputra/detikfoto
nasional ari saputra/detikfoto harus tahu teman kita ini teman benaran atau tidak. Makanya kita selidiki, dong.

harus tahu teman kita ini teman benaran atau tidak. Makanya kita selidiki, dong. Teman kita juga menyeli- diki kita. Suami-istri hidup seranjang juga selidik-me- nyelidiki. Waktu penyadapan 1999 itu menggunakan sarana apa? Saya bikin statement waktu itu adalah fungsi saya sebagai intelijen. Tapi saya tidak mau kalau disuruh cerita caranya bagaimana. Itu rahasia, nanti saya jadi pengkhianat. Analisis Anda, bagaimana Australia menyadap kita? Pakai dunia maya, karena lebih akurat. Makanya Snowden bongkar. Sekarang kan pakai itu (buat) meretas. Dulu tidak begitu, kita menyusup. Ini ada organisasi musuh di dalam. Organisasi teroris, bagaimana caranya kita bisa masuk ke situ. Apa sikap yang mesti diambil SBY? Sudah cukup menunjukkan kalau kita tidak se- nang. Eropa kan waktu disadap Amerika juga begitu, Obama gentleman minta maaf. Tapi apa yang didapat Eropa setelah Obama minta maaf? Tidak ada. Kita jangan anggap intelijen Barat hebat, cuma di film. Contohnya Julian Assange. Saya bilang ke pejabat intelijen Amerika yang sudah pensiun, seharusnya kalian bikin WikiLeaks yang banyak biar pada bingung, yang mana yang benar. Itu kerjaan intelijen, penggalangan. Sekarang zaman telah berubah, taktik intelijen juga berubah. In- telijen itu bukan aparat penegak hukum, tapi copet.

Pasti liBerti, m. riZal, Kustiah | dimas

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

Majalah detik 25 November - 1 desember 2013

nasional

nasional Dirham Di rawa GamponG panDe Puluhan mata uang emas atau dirham ditemukan warga Pencari tiram

Dirham Di rawa GamponG panDe

Puluhan mata uang emas atau dirham ditemukan warga Pencari tiram di Banda aceh. Pemerintah dan Balai Pelestarian cagar Budaya akhirnya menutuP lokasi yang semPat menjadi arena warga BerBuru koin emas itu.

Irwansyah Putra/antara

yang semPat menjadi arena warga BerBuru koin emas itu. Irwansyah Putra/antara Majalah detik 25 november -

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

nasional

Koin dirham Irwansyah Putra/antara
Koin dirham
Irwansyah Putra/antara

m atahari sudah di atas ubun-ubun, enam

teman Fatimah pun beristirahat. Namun,

Fatimah masih saja berkubang. Senin, 11

September lalu, mereka bertujuh datang

ke rawa-rawa di Gampong (Kampung) Pande, Keca- matan Kutaraja, Banda Aceh, untuk mencari tiram. Siang itu, Fatimah memilih tak beristirahat karena tiram hasil tangkapannya masih sedikit. Tak lama berselang, di lahan berair payau, sekitar 2 kilometer dari perkampungan penduduk itu, Fatimah menemukan sebuah kotak besi. Begitu penutupnya dibuka, sejumlah kepingan berbentuk koin berham- buran ke dalam air. Awalnya ia tak curiga. Fatimah pun berpikir akan membawa pulang kotak dengan puluhan koin yang masih tersisa di dalamnya itu untuk mainan anaknya. Meski berpikir cuma kepingan logam biasa, Fati- mah tetap memberitahukan temuannya tersebut kepada enam temannya. Tapi salah satu di anta- ra mereka mengenali benda itu adalah emas. Dan, mendengar penuturan Fatimah bahwa kepingan-kepingan itu berhamburan saat ia membuka penutup kotak, mereka pun terjun kembali ke rawa. Mereka berhasil menemukan kembali beberapa keping emas setelah mengubek-ubek rawa dengan peralatan seadanya. Perburuan pada hari itu baru berakhir saat air laut mulai pasang. “Kami baru benar-benar berhenti saat suara azan di meunasah (surau) berkumandang,” kata Fatimah saat ditemui Kamis, 14 November lalu. Kabar pene- muan kepingan emas itu rupanya

14 November lalu. Kabar pene- muan kepingan emas itu rupanya Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

nasional

nasional

Tiga petugas dari Balai Pelestarian Cagar Budaya sedang meneliti lokasi penemuan koin emas. agus setyadI/detIkcom
Tiga petugas dari Balai
Pelestarian Cagar Budaya
sedang meneliti lokasi
penemuan koin emas.
agus setyadI/detIkcom

berembus cepat. Malam harinya, rumah Fatimah di- datangi seorang pria yang menawar emas temuannya. Karena belum tahu koin dengan tulisan Arab itu adalah benda peninggalan sejarah, Fatimah pun melepasnya. “Saya jual semuanya Rp 5 juta. Jumlahnya 30 keping,” ujar perempuan kelahiran 45 tahun lalu itu. Sehari kemudian, warga dari berbagai daerah di Banda Aceh berbondong-bondong ke Gampong Pan- de untuk melihat “harta karun” tersebut. Bahkan tak sedikit yang turun ke rawa untuk ikut mencari koin emas. Sebagian berhasil menemukan satu-dua ke- ping emas. Tapi, tak sedikit pula yang pulang dengan tangan hampa. Koin-koin temuan itu langsung mereka jual sehar- ga Rp 200 ribu sampai Rp 800 ribu per keping. Ada pula yang menyimpannya untuk koleksi pribadi. “Saya simpan untuk kenang-kenangan,” tutur Rudi, warga Lampaseh, Banda Aceh. Hari itu ia cuma menemukan satu koin emas. Lokasi penemuan koin emas itu memang berdekat- an dengan kompleks pekuburan kuno situs Gampong

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

nasional

Kompleks pekuburan kuno di Gampong Pande. vIsItacehdarussalam.com
Kompleks pekuburan
kuno di Gampong Pande.
vIsItacehdarussalam.com
pekuburan kuno di Gampong Pande. vIsItacehdarussalam.com Pande. Selama ini, lokasi tersebut diduga kuat sebagai bekas
Pande. Selama ini, lokasi tersebut diduga kuat sebagai bekas peninggalan pusat Kerajaan Kesultanan Aceh. Untuk

Pande. Selama ini, lokasi tersebut diduga kuat sebagai bekas peninggalan pusat Kerajaan Kesultanan Aceh. Untuk mencegah semakin banyaknya pemburu koin datang ke lokasi dan merusak benda-benda berseja- rah, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh, yang dibantu warga, akhirnya menutup tempat penemuan emas itu pada Rabu, 13 November lalu. Penutupan dilakukan setelah pihak desa melihat ada warga yang membawa alat berat ke lokasi. Rawa itu pun dipasangi garis polisi. Sekretaris Kecamatan Kutaraja, T.M. Syukri, menga- takan, lokasi itu ditutup setelah aparat desa menggelar musyawarah dengan pemerintah setempat. Menurut seorang warga yang ikut berjaga, mereka khawatir situs bersejarah di sana rusak oleh masyarakat yang datang mencari emas. “Yang tidak berkepentingan, tidak boleh masuk,” ucapnya. Jumat, 15 November lalu, majalah detik diizinkan masuk ke area tertutup itu. Lokasi bisa dijangkau dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer melewati jalan berbatu di antara rawa-rawa. Jalan itu biasanya

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

nasional

dilalui oleh kendaraan roda dua milik pencari tiram. Namun, sejak lokasi ditutup, warga yang masuk ter- paksa berjalan kaki. Saat itu, ada tiga orang peneliti dari Balai Pelestari- an Cagar Budaya (BPCB) Aceh yang sedang melaku- kan observasi. Tapi, karena air keburu merendam rawa, penelitian terpaksa disetop. “Nanti kita la- porkan ke Jakarta untuk diteliti lebih lanjut,” tutur Irfan, salah seorang petugas BPCB. Peneliti arkeologi dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Husaini Ibrahim, mengatakan, koin emas yang ditemukan itu diduga merupakan mata uang yang dipakai sekitar abad ke-16 Masehi, di masa pemerintahan Sultan Alauddin bin Ali. Gampong Pande sendiri merupakan pusat pemerintah- an Kesultanan Aceh sejak 1205 hingga 1218 Masehi, sebelum dipindah ke lokasi lain. Secara terpisah, kolektor manuskrip Aceh, Tarmizi A. Hamid, menyebut, pada masa Kerajaan Aceh, mata uang emas su- dah digunakan meskipun tidak oleh sem- barang orang. “Di Gampong Pande inilah pembahasan tentang penggunaan mata uang dipusatkan,” katanya. Mata uang yang digunakan kala itu berbeda antara anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Orang dewasa, seperti saudagar, memakai mata uang dirham yang terbuat dari emas, sementara remaja memakai dinar dari campuran perak. Sedangkan anak-anak memakai keuh, yang terbuat dari timah. “Pada masa kerajaan, penggunaan mata uang saja sudah diatur,” ujarnya. Gampong Pande dulu juga merupakan tempat pem- buatan barang-barang tradisional Aceh, termasuk senjata, seperti rencong dan siwah. Gampong Pande sendiri berarti “kampung tukang” atau orang Aceh sering menyebutnya Gampong Utoh. Menurut Tarmizi,

Gampong Pande merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Aceh sejak 1205 hingga 1218 Masehi.
Gampong Pande
merupakan pusat
pemerintahan
Kesultanan Aceh
sejak 1205 hingga
1218 Masehi.
pusat pemerintahan Kesultanan Aceh sejak 1205 hingga 1218 Masehi. Majalah detik 25 november - 1 desember

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

nasional

TaP/KliK unTuK BerKoMenTar
TaP/KliK unTuK BerKoMenTar
Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan agung Pambudhy/detIkfoto
Dirjen Kebudayaan
Kacung Marijan
agung Pambudhy/detIkfoto
Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan agung Pambudhy/detIkfoto penemuan ini juga membuktikan dahulu Aceh sangat kaya. Ia

penemuan ini juga membuktikan dahulu Aceh sangat kaya. Ia pun meminta pemerintah cepat tanggap dan me- nampung semua koin itu untuk keperluan penelitian. “Masyarakat seharusnya juga tidak menjual koin emas itu ke agen-agen yang datang,” tutur Tarmizi. Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendi- dikan dan Kebudayaan, Kacung Marijan, membantah pihaknya membiarkan aksi perburuan koin emas peninggalan sejarah yang dilakukan warga di sana. “Kami sudah melakukan upaya penyelamatan,” ucap Kacung saat dihubungi. Pemerintah sudah melokalisasi tempat penemuan koin emas itu bersama polisi, masyarakat sekitar, dan BPCB. Ia juga mengimbau warga yang memiliki koin emas tersebut menyerahkannya kepada BPCB atau pemerintah. Sesuai dengan keten- tuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, pemerintah akan memberikan insentif kepada warga yang mengembalikan temuan tersebut. Adapun Fatimah, penemu emas pertama, kini menutup diri dari wartawan maupun warga. “Jangan foto,” kata dia, saat akan di- ambil gambarnya. Raut wajahnya menunjukkan penyesalan. Uang hasil penjualan koin emas yang telanjur ia terima, akan dipergunakan untuk menggelar kenduri bagi anak yatim. “Saya malu sama Allah,” ujarnya. n

dimas adityo, agus setyadi

(Banda aceh), kustiah

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

terhadaP

menuding Pembelaan

Prabowo

gagal Karena

tKi asal ntt, wilfrida,

Pemerintah memaKai Pengacara gratisan.

tenaga Kerja.

dibantah Kementerian

hukumhukum

a n t a h K e m e n t e r i a n
a n t a h K e m e n t e r i a n
a n t a h K e m e n t e r i a n

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

hukumhukum

Tan Sri Mohammad Shafee Abdullah detikfoto
Tan Sri Mohammad
Shafee Abdullah
detikfoto
hukum hukum Tan Sri Mohammad Shafee Abdullah detikfoto W ilfrida Soik hanya terdiam saat hakim tunggal

W ilfrida Soik hanya terdiam saat hakim tunggal Ahmad Zaidi bin Ibrahim mem- buka persidangan di Mahkamah Tinggi Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, Minggu,

17 November lalu. Terdakwa kasus pembunuhan Yeap

Seok Pen, majikan tempatnya bekerja di negeri jiran itu, masih tertekan mentalnya.

“Memang butuh waktu untuk memulihkan kondisi psikisnya. Apalagi, saat kejadian (pembunuhan), usia- nya masih sangat muda,” kata Tan Sri Mohammad Shafee Abdullah, ketua tim pengacara Wilfrida, saat ditemui majalah detik di Mahkamah Tinggi Kota Bha- ru. Hari itu kasus Wilfrida memasuki babak baru. Pe- rempuan asal Nusa Tenggara Timur itu berpeluang besar terhindar dari hukuman gantung. Persidangan kasus pembunuhan Yeap Seok Pen diulang karena ada bukti-bukti baru yang disodorkan tim pengacara. Sidang yang mengagendakan penyerahan bukti baru itu hanya berjalan sekitar 20 menit. Saat itu Moham- mad Shafee hanya membacakan hasil pemeriksaan tulang dan gigi Wilfrida yang dilakukan oleh 7 dokter ahli forensik pimpinan Dr Zahari bin Noor, Kepala Departemen Forensik Pulau Pinang, pada 29 Oktober lalu. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Shafee menegas- kan, usia Wilfrida masih kanak-kanak, yakni di bawah

18 tahun, saat pembunuhan itu terjadi. “Mengacu pada

Children Act 2001, Pasal 97, hukuman mati (gantung)

dikecualikan bagi anak-anak di bawah umur. Batas- annya di bawah 18 tahun,” ujar Shafee dalam persi- dangan. Selain membacakan hasil pemeriksaan tulang dan gigi kliennya, dalam sidang itu tim peng- acara meminta Mahkamah memeriksa kon- disi kejiwaan terdakwa. Tim kuasa hukum menduga, saat melakukan pembunuhan

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

hukumhukum

Prabowo Subianto dan Shafee menemui Wilfrida (baju ungu). dok. prabowo
Prabowo Subianto dan
Shafee menemui Wilfrida
(baju ungu).
dok. prabowo

seperti yang dituduhkan, Wilfrida dalam keadaan ter- tekan sehingga mengalami gangguan kejiwaan. Shafee melanjutkan, jika negara―dalam hal ini pe- merintah Malaysia—berkeberatan atas biaya peme- riksaan psikologi Wilfrida, seluruh biaya pemeriksaan akan ditanggung tim pengacara. Hakim Ahmad Zaidi pun mengangguk tanda menye- tujui permintaan tersebut. Hakim juga mengabulkan permohonan pengacara untuk memeriksakan kondisi kejiwaan Wilfrida di ru- mah sakit khusus masalah kejiwaan, Hospital Permai, di Johor. Hasil pemeriksaan kejiwaan terdakwa akan didengarkan dalam sidang berikutnya, yang diagenda- kan pada 29 Desember mendatang. Diterimanya bukti-bukti baru yang disampaikan pengacara membuka harapan baru bagi tenaga kerja Indonesia itu lolos dari tiang gantung. Sebelumnya, Wilfrida dituntut hukuman mati karena melanggar Pasal 302 Penal Code (Kanun Keseksaan) Malaysia. Semestinya, ia menerima vonis pengadilan pada 30 September lalu. Tapi putusan urung dijatuhkan sete- lah Mohammad Shafee, yang ditunjuk Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, meng- upayakan penangguhan vonis tersebut. Kasus Wilfrida menarik perhatian Prabowo lantar- an dia lama bertugas di Timor Timur (sekarang Timor Leste) saat menjadi tentara pada masa Orde Baru.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

hukum

hukum

Herman Prayitno dok.setkab
Herman Prayitno
dok.setkab
hukum hukum Herman Prayitno dok.setkab Prabowo menyatakan mendengar Wilfrida terancam hukuman mati sejak September tahun

Prabowo menyatakan mendengar Wilfrida terancam hukuman mati sejak September tahun lalu. “Kawan- kawan di NTT memberi tahu. Setelah saya cek lewat teman di Malaysia, dari media setempat diketahui kasus Wilfrida disidang di Kelantan,” tutur Prabowo kepada majalah detik. Begitu mengetahui posisi Wilfrida, Prabowo meng- ontak Mohammad Shafee, pengacara ternama kenal- annya di Malaysia. Pertemuan dengan Shafee pun dilakukan pada awal Oktober 2012. Dalam pertemuan, Prabowo meminta kawan lamanya itu mempelajari perkara yang menjerat Wilfrida. Hanya dalam hitung- an hari, Shafee kembali mengontak Prabowo. “Ini (vonis mati) bisa dibatalkan,” ucap Prabowo seperti dituturkan Shafee kepadanya. Selanjutnya, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khu- sus TNI Angkatan Darat itu meminta Shafee membela Wilfrida. Prabowo juga menanggung semua biayanya. Ia sengaja membayar pengacara ternama untuk membela Wilfrida karena Prabowo menuding peng- acara sebelumnya yang ditunjuk oleh pemerintah ga- gal. Apalagi advokat yang ditunjuk sebelumnya adalah pengacara probono alias gratisan. Meski begitu, bakal calon presiden dari Partai Ge- rindra ini emoh disebut berjasa atas lolosnya Wilfrida dari tiang gantung. Menurut dia, pembatalan putusan hukuman mati bagi Wilfrida merupakan upaya banyak pihak Indonesia, terutama Kedutaan Besar RI di Ma- laysia. Prabowo malah berharap Wilfrida tidak cuma lolos dari hukuman mati, tapi juga diringankan hukum- annya. Harapan itu bergantung pada pemeriksaan psikologi Wilfrida, apalagi jika terbukti Wilfrida meng- alami tekanan mental saat melakukan pembunuh- an tersebut. Duta Besar RI di Malaysia, Herman

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

hukum

Dita Indah Sari dok. pribadi
Dita Indah Sari
dok. pribadi
hukum Dita Indah Sari dok. pribadi Prayitno, mengatakan pihaknya segera melakukan pembelaan terhadap Wilfrida begitu

Prayitno, mengatakan pihaknya segera melakukan pembelaan terhadap Wilfrida begitu kasusnya bergu- lir. Namun, saat ditanya mengapa warga Indonesia itu bisa sampai dituntut hukuman mati, ia enggan men- jawab. “Yang terpenting, Wilfrida sekarang berpeluang lolos dari hukuman mati. Kita harus syukuri itu meski san- ksi pidana lain harus dijalani Wilfrida,” ujar Herman. Adapun Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Trans- migrasi, Dita Indah Sari, membantah anggapan bahwa pemerintah terlambat bertindak serta menggunakan pengacara gratisan untuk membela Wilfrida. “Perlu dicatat, kami menyewa pengacara buat Wilfrida pada 20 Desember 2010. Itu artinya 13 hari setelah peris- tiwa yang disangkakan kepada Wilfrida terjadi,” tutur Dita saat dihubungi Kamis, 21 November lalu. Sementara itu, pengacara yang disewa Prabowo, menurut Dita, baru menangani dua persidangan ter- akhir saja. “Jadi yang mendampingi Wilfrida dari 2010 sampai sekarang Raffly and Row Partners (pengaca- ra yang disewa pemerintah), tidak gratis. Kami pakai dana APBN,” ucapnya. Kendati begitu, Dita berterima kasih jika ada pihak lain yang ikut membantu dalam kasus Wilfrida. Menurut bekas aktivis bidang perburuhan ini, persi- dangan Wilfrida masih tahap awal, yakni di Mahkamah Tinggi, atau setingkat pengadilan negeri di Indonesia. Masih ada pengadilan pembanding atau Mahkamah Rayuan (pengadilan tinggi), Mahkamah Persekutuan (Mahkamah Agung), dan upaya pengampunan dari Yang Dipertuan Agung (amnesti). “Kalaupun di Mahkamah Tinggi Wilfrida terhindar dari hukuman (mati), pemerintah akan terus berjuang untuk meringankan vonis- nya,” tuturnya. Menurut Dita, jalan masih panjang buat Wilfrida. n

deden gunawan (Kelantan), m. rizal | dimas

Majalah Majalah detik detik 25 25 november november - - 1 1 desember desember 2013 2013

yang

DangDut DiperDaya Sahil,

tunggal. DiperkoSa

Dua penyanyi

mengaku Sebagai pemain organ

Di tengah hutan, Dan Ditinggal Dalam konDiSi bugil.

kriminalkriminal

hutan, Dan Ditinggal Dalam konDiSi bugil. kriminal kriminal Majalah detik 25 november - 1 desember 2013
hutan, Dan Ditinggal Dalam konDiSi bugil. kriminal kriminal Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kriminal

Tersangka Sahil Asfari di Mapolrestabes Semarang. Angling AdhityA/detikcom
Tersangka Sahil Asfari di
Mapolrestabes Semarang.
Angling AdhityA/detikcom

B unga kini sudah mau manggung lagi. Kondisi psikologis penyanyi dangdut berusia 20 tahun asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, itu, kini berangsur membaik pascakejadian bu-

ruk yang menimpanya dua pekan lalu. Bunga—bukan nama sebenarnya—adalah korban perampokan dan pemerkosaan yang diduga dilakukan Sahil alias Lilik pada 31 Oktober lalu di kawasan hutan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Setelah diperkosa, perempuan muda itu diikat dan ditinggal di hutan dalam kondisi telanjang bulat. “Teman-teman sudah mengajak (Bunga) manggung di Bawen, Minggu, 10 No- vember lalu,” ujar Eko Budi Santoso, Sekretaris Per- satuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Kabupa- ten Semarang, pekan lalu. “Alhamdulillah, dia sudah mau menyanyi lagi.” Petaka yang menimpa Bunga bermula ketika ia berkenalan dengan Sahil le- wat Facebook, awal Oktober lalu. Di jejaring sosial itu, Sahil memakai nama Lilik. Dua minggu setelah berkenalan di ranah maya, Bu- nga diajak “kopi darat” dengan bapak beranak dua itu. Pertemuan itu pun disepakati pada 31 Oktober 2013, selepas magrib. Keduanya setuju bertemu di pelataran parkir Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran, Sema- rang. “Pelaku beralasan ingin menyewa jasa Bunga di sebuah pesta hajatan di Tembalang,” kata Eko. Setelah bersua, sekitar pukul 19.30 WIB Sahil meng- ajak Bunga pergi bersama. Dengan dalih agar lebih cepat sampai tujuan, Bunga diminta membonceng

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kriminalkriminal

kriminal kriminal Sebelumnya,   Sahil diduga melakukan   perbuatan yang sama kepada  

Sebelumnya,

 

Sahil diduga

melakukan

 

perbuatan yang

sama kepada

 

Melati.

 
perbuatan yang sama kepada   Melati.   sepeda motor Jupiter Z bernomor polisi H-3145-WL, yang
perbuatan yang sama kepada   Melati.   sepeda motor Jupiter Z bernomor polisi H-3145-WL, yang

sepeda motor Jupiter Z bernomor polisi H-3145-WL, yang dikemudikan Sahil. Sementara motor matik yang dibawa Bunga ditinggal di RSUD Ungaran. Namun, saat melintas di kawasan hutan Rowosari, Tembalang, Sahil malah membawa Bunga ke tengah hutan. Hati bunga semakin waswas ketika Sahil tiba- tiba menghentikan laju sepeda motornya di tengah hu- tan yang gelap dan sepi. Apalagi, tak lama berselang, Sahil mengeluarkan pisau lipat dan mengancamnya. Karena takut, Bunga hanya bisa pasrah ketika Sahil mengikat tubuhnya dan menyumpal mulutnya dengan lakban. Malam itu, Bunga diperkosa di tengah hutan jati. Parahnya, setelah melakukan aksi bejatnya, Sahil menggondol tas milik Bunga yang berisi dua ponsel BlackBerry dan uang Rp 3 juta. Tidak hanya itu, pakai- an yang dikenakan Bunga juga diangkut. Alhasil, Bu- nga ditinggal dengan kondisi bugil di tengah hutan. Seorang penyidik Kepolisian Resor Kota Besar Semarang mengisahkan, dengan tenaga yang tersi- sa, Bunga berusaha bangkit dan berlari ke perkam- pungan terdekat dari lokasi kejadian. Setelah berlari sejauh 2 kilometer, ia sampai di Kampung Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, dan langsung menggedor pintu rumah salah seorang warga untuk meminta pertolongan. “Oleh warga, korban diajak ke rumah kepala desa dan selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Ma- polres Semarang,” tutur penyidik tersebut. Setelah menerima laporan itu, petugas dari Kepo- lisian Sektor Tembalang langsung memburu pelaku. Dari hasil penyelidikan, diketahui korban pemerkosaan Sahil bukan hanya Bunga. Sebelumnya, Sahil diduga melakukan perbuatan yang sama kepada Melati— nama samaran—yang juga seorang penyanyi dangdut asal Semarang. Melati diperkosa di hutan Penggaron, Kabupaten Se-

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kriminal

Ekspos barang bukti kejahatan yang diduga dilakukan Sahil. Angling AdhityA/detikcom
Ekspos barang bukti kejahatan
yang diduga dilakukan Sahil.
Angling AdhityA/detikcom

marang, Kamis 17 Oktober lalu. Sama seperti Bunga, wanita berusia 22 tahun itu ditinggal pelaku dalam kon- disi bugil. Nah, berdasarkan kete- rangan yang didapat dari kedua korban, polisi kemu- dian menyimpulkan bahwa pemerkosa Bunga dan Melati adalah orang yang sama. Dari keterangan ke- dua korban, polisi kemudian mendapat petunjuk tentang ciri-ciri Sahil, yang mereka kenal lewat Facebook. Berbekal keterangan para korban, Unit Reserse Mo- bil Polrestabes Semarang, yang dipimpin Kepala Sub- Unit I Inspektur Satu Willy Budianto, bersama Satuan Reserse Kriminal Polsek Tembalang membekuk Sahil Asfari, warga Dusun Karanggawang, Desa Mluweh RT 05 RW 01, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu, 13 November lalu. Daripenangkapanitu,polisimenyitasejumlahbarang bukti berupa celana jins abu-abu merek Demmica, ikat pinggang hitam bergambar tangan tengkorak, kaus lengan panjang berwarna hitam, pisau lipat berwarna silver, serta sejumlah ponsel, antara lain Nokia 5233, Nokia 2600 C, BlackBerry 9330, Samsung GT S5360. Sepeda motor Jupiter Z bernomor polisi H-3145-WL berwarna putih merah juga disita polisi. Tidak ketinggalan, dari tangan pelaku, polisi me- nyita barang-barang milik korban berupa jaket hitam merek Body Theater, kaus berwarna cokelat, celana jins panjang hitam merek Golbary, celana dalam ber- warna krem, stoking hitam, celana pendek berwarna biru, serta bra berwarna cokelat.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kriminalkriminal

kriminal

kriminalkriminal kriminal Untuk mengelabui korbannya,   Sahil mengaku   berprofesi  

Untuk mengelabui

korbannya,

 

Sahil mengaku

 

berprofesi

 

sebagai pemain

 

gitar atau organ

tunggal di status

 

Facebook-nya.

 
tunggal di status   Facebook-nya.   Dalam pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, pria berusia 26

Dalam pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, pria berusia 26 tahun tersebut mengakui perbuat- annya. Namun Sahil membantah merampok korban- nya. “Saya hanya melampiaskan nafsu saja,” ucapnya. Sahil juga mengakui sengaja mencari mangsa dari kalangan penyanyi dangdut. Untuk mengelabui kor- bannya, Sahil mengaku berprofesi sebagai pemain gitar atau organ tunggal di status Facebook-nya. Lewat percakapan di Facebook pula, ia menawari job manggung kepada para korban. Sahil boleh saja menampik melakukan perampas- an barang-barang milik korbannya. Namun penyidik Polrestabes Semarang tetap menjeratnya dengan pasal berlapis. “Tersangka dijerat Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, dan Pasal 365 serta 368 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,“ kata Kapolres- tabes Semarang, Komisaris Besar Djihartono, secara terpisah. Belajar dari pengalaman Bunga dan Melati, PAMMI cabang Semarang mengimbau anggotanya, para penyanyi dangdut, agar berhati-hati jika menerima tawaran job manggung. Khususnya jika job tersebut bukan berasal dari komunitas, semisal pemilik sound system. “Kalau dari komunitas, seperti pemilik sound system itu kan jelas aman. Karena saling mengenal,” Eko menuturkan. Kalaupun ada job dari luar komunitas, Eko meminta anggota PAMMI sebaiknya didampingi oleh anggota keluarga atau teman. Baik itu saat melakukan negosi- asi atau saat pergi ke lokasi manggung. Kini Bunga juga hanya mau menerima job dari te- man-temannya sesama penyanyi dangdut atau pemi- lik sound system. Setelah peristiwa kelabu itu, ia emoh menerima order secara langsung, apalagi dari orang

yang tak dikenal. n DeDen gunaWan, angling aDhitya (Semarang)

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

KOLOM

KOLOM Sarwo EdhiE Pahlawan atau Oleh: Peter Kasenda Pembantaian setelah G-30-s terjadi akibat konflik kelas, sentimen
Sarwo EdhiE Pahlawan atau Oleh: Peter Kasenda Pembantaian setelah G-30-s terjadi akibat konflik kelas, sentimen
Sarwo EdhiE
Pahlawan
atau
Oleh: Peter Kasenda
Pembantaian setelah G-30-s terjadi akibat
konflik kelas, sentimen aGama, kebencian
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam.
Biodata
Biodata
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
komunal, dan Perbedaan ideoloGi yanG dalam. Biodata Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13
Nama: Peter Kasenda Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 13 Januari 1957 PENDIDIKAN n SMP Negeri 1 Surabaya
Nama:
Peter Kasenda
Tempat/Tanggal Lahir:
Bandung, 13 Januari 1957
PENDIDIKAN
n SMP Negeri 1 Surabaya
(1973)
n
n
1957 PENDIDIKAN n SMP Negeri 1 Surabaya (1973) n n SMA PSKD 1 Jakarta (1976) Jurusan
1957 PENDIDIKAN n SMP Negeri 1 Surabaya (1973) n n SMA PSKD 1 Jakarta (1976) Jurusan
SMA PSKD 1 Jakarta (1976) Jurusan Sejarah Fakultas Sastra (Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia (1987)
SMA PSKD 1 Jakarta (1976)
Jurusan Sejarah Fakultas
Sastra (Ilmu Pengetahuan
Budaya) Universitas
Indonesia (1987)
PEKERJAAN
n
Dosen Ilmu Politik
Universitas 17 Agustus
1945, Jakarta
KARYA
Menulis tentang tokoh militer
Indonesia, seperti Nugroho
Notosusanto, Tahi Bonar
Simatupang, dan Sarwo Edhie
Wibowo yang diterbitkan jurnal
Prisma pada 1991, 1992, dan
1993.
n
Bung Karno tentang
Marhaen dan Proletar
(1999)
n
Sukarno Muda: Biografi
Pemikiran, 1926-1933
(2010)
n
n
John Lumingkewas Merah
Darahku, Putih Tulangku,
Pancasila Jiwaku (2010)
Heldy Cinta Terakhir Bung
Karno (2011)
n
Zulkifli Lubis, Kolonel
Misterius di Balik Pergolakan
TNI AD (2012)
n
Hari-hari Terakhir Sukarno
(2012)
n
Soeharto, Bagaimana
Ia Bisa Melanggengkan
Kekuasaan Selama 32
Tahun (2013)

A dA ungkapan Belanda, einmalig, yang di- gunakan untuk melukiskan sesuatu yang terjadi hanya sekali. Karena itu, setiap orang harus siap untuk muncul dalam

panggung sejarah pada waktu dan saat yang tepat. Ungkapan tersebut cocok untuk melukiskan ke- hadiran sosok Sarwo Edhie Wibowo dalam pang- gung sejarah. Sebab, namanya nyaris tidak berarti bagi kebanyakan orang sebelum Peristiwa 1965. Pada saat-saat yang menentukan inilah dia bertindak sesuai dengan peran yang diperintahkan Panglima Kostrad Soeharto. Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie segera membebaskan RRI yang dikuasai G-30-S, mengamankan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma yang menjadi markas G-30-S, serta menghabisi para pendukung G-30-S di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Karena pasukannya terbatas, Sarwo Edhie meminta izin untuk mempersenjatai dan melatih pemuda-pemuda. Setelah diberi pelatihan selama dua atau tiga hari, mereka dikirim ke desa- desa dalam kesatuan-kesatuan yang dipimpin oleh anggota-anggota RPKAD dengan tugas menghancurkan Partai Komunis Indonesia. Pertumpahan darah itu merupakan bagian dari skenario tunggal perebutan kekuasaan oleh militer. Sebuah skenario yang kemudian terjadi di Cile. Popularitas Sarwo Edhie yang meroket di tengah pergolakan politik mengusik Soeharto. Dia pun disingkirkan dari pusaran kekuasaan dengan diberi jabatan sebagai Panglima Kodam Bukit Barisan. Di Medan, Sarwo Edhie membubarkan Partai Nasional Indonesia. Tindakan membabat PNI ini rupanya bertentangan dengan kehendak Penjabat Presiden Soeharto, yang beranggapan PNI masih bisa dibina. PNI Osa Maliki-Usep Ranuwihardja dianggap bisa menyesuaikan diri. Tapi, karena Sarwo Edhie dipandang bertindak setengah hati dalam menjalankan perintah, Soeharto memindahkannya menjadi Panglima Kodam Cenderawasih. Salah satu prestasinya di sana adalah membantu integrasi Irian Barat ke Negara Kesatuan Republik Indonesia lewat pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), yang bisa berjalan dengan relatif aman. Kendati berprestasi dalam Pepera, Sarwo Edhie kemudian hanya diganjar posisi Gubernur Akabri. Setelah itu, ia di-“sipil”-kan dengan menjabat duta besar di Korea Selatan pascaperistiwa Lima Belas Januari (Malari) 1974, Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri, serta Kepala Badan Pembinaan,Pendidikan,danPelaksanaanPedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Ketika Sarwo Edhie dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada Oktober 1987,

banyak orang berspekulasi dia bakal diplot menjadi Ketua DPR/MPR. Tapi dugaan itu meleset, dan Sarwo malah mengundurkan diri pada 15 Maret

1988.

***

Sejarah Indonesia versi Orde Baru menyatakan peristiwa pembunuhan sejumlah jenderal didalangi PKI dan aksi kekerasan dilakukan masyarakat. Orde Baru mengabaikan adanya pembantaian massal pada masa peralihan kekuasaan. Mengenai jumlah korban tewas dalam epilog Peristiwa 1965, Sarwo Edhie pernah menyebut angka 3 juta. Kamus Sejarah Indonesia yang ditulis Robert Cribb dan Audrey Kahin memperkirakan jumlah korban 300 ribu hingga 1 juta orang. Selama Orde Baru, terjadi hegemoni pengetahuan mengenai seputar Peristiwa 1965. Kesaksian “pihak yang menang” harus didengarkan dengan patuh. Kini banyak orang mempersoalkan kebenaran sejarah versi Orde Baru. Kesaksian korban pun mendapatkan perhatian khalayak. Keinginan mendengarkan dari “pihak yang kalah” makin kuat karena “pihak yang menang” telah kehilangan semuanya. Sepenggal sejarah yang hilang itu adalah bagian dari sejarah Indonesia. Ada banyak luka yang masih tertoreh. Soe Tjen Marching, yang merasa menjadi korban Peristiwa 1965, angkat bicara. Ia menolak Sarwo Edhie dijadikanpahlawan.Dukunganpunmengalir.Dalam konteks ini, peranan Sarwo dalam pergolakan politik menjadi kontroversial. Ada yang mendukung peranannya pada saat peralihan kekuasaan sehingga dianggap layak menjadi pahlawan, tetapi ada pula yang menolak. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan peristiwa pembantaian massal itu. Konflik kelas, sentimen agama, kebencian komunal, dan perbedaan ideologi yang dalam. Tapi pembunuhan massal dalam bentuk yang luar biasa besarnya bisa berlangsung karena dorongan yang diberikan oleh Angkatan Darat. Lantas, siapa yang seharusnya bertanggung jawab? Pangkostrad Mayor Jenderal Soeharto yang memberi perintah, Komandan RPKAD Sarwo Edhie yang menerima perintah, atau Presiden Sukarno yang gagal menghentikan pembantaian massal tersebut? Tampaknya peristiwa ini membayangi Soeharto dan Sarwo Edhie dalam memperoleh pengakuan sebagai pahlawan nasional. Seandainya laporan Komnas HAM kepada Kejaksaan Agung berkaitan dengan Peristiwa 1965 ditindaklanjuti, persoalan mengenai ada-tidaknya pelanggaran berat pada peristiwa sekitar Peristiwa 1965 menjadi terang- benderang. Sarwo dikenal hidup sederhana. Hingga akhir hayatnya, Sarwo tinggal di kompleks Cijantung. Pada akhir 1991, saya berkunjung untuk bertemu dengan Ibu Sunarti. Ketika itu saya sedang menulis tokoh Sarwo Edhie untuk kepentingan jurnal Prisma. Ada kekaguman melihat kehidupan sederhana Sarwo Edhie. Dalam konteks sekarang, yang sedang gencar memerangi korupsi, keteladanan yang diperlihatkan Sarwo Edhie menjadi penting.

korupsi, keteladanan yang diperlihatkan Sarwo Edhie menjadi penting. Majalah detik 25 NovEMBEr - 1 DESEMBEr 2013

Majalah detik 25 NovEMBEr - 1 DESEMBEr 2013

KOMIK

KOMIK Bikin Kapok Cara Jokowi Naskah: Mulya N, Mei A, Hardani T, Rini F, Edward FK,

Bikin Kapok Cara Jokowi

Naskah: Mulya N, Mei A, Hardani T, Rini F, Edward FK, Danu | Dimas

Akhir Oktober lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi, me- nyetujui usulan Polda Metro Jaya agar para pengendara yang menerobos jalur bus transjakarta (busway) didenda Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta, untuk efek jera. Tapi, sebelum sanksi itu diterapkan, Polda melakukan steri- lisasi jalur khusus transjakarta itu.

Polda melakukan steri- lisasi jalur khusus transjakarta itu. MAJALAH DETIK 18 - 24 NOVEMBER 2013 MAJALAH
Polda melakukan steri- lisasi jalur khusus transjakarta itu. MAJALAH DETIK 18 - 24 NOVEMBER 2013 MAJALAH
MAJALAH DETIK 18 - 24 NOVEMBER 2013
MAJALAH DETIK 18 - 24 NOVEMBER 2013

MAJALAH DETIK NOVEMBER 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

AngelinA SondAkh hAruS menghAbiSkAn 12 tAhun di penjArA. iA merASA bAk dijAtuhi bom. ApAlAgi iA jugA diwAjibkAn menyerAhkAn uAng rp 39,9 miliAr ke negArA. dibuAt kere.

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

L antai Lembaga Pemasyarakatan Perem-

puan Pondok Bambu, Jakarta Timur, makin

dirasa menyiksa oleh Angelina Patricia Ping-

kan Sondakh. Puteri Indonesia 2001 itu, oleh

pengacaranya diibaratkan, bak dijatuhi bom, hatinya hancur lebur. Ia shock berat. Gara-garanya, Mahkamah Agung menjatuhkan hu- kuman berat bagi terpidana kasus korupsi penggiring- an pembahasan anggaran proyek Kemendikbud dan Kemenpora ta- hun 2010 itu. Kamis, 21 November 2013, MA “menganulir” putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan Pengadilan Tinggi DKI Jakar- ta, yang menghukum Angie—sa- paan akrab Angelina Sondakh—4 tahun 6 bulan penjara. Saat mendapat vonis ringan itu pada 10 Januari 2013, janda Ad- jie Massaid tersebut masih bisa tersenyum. Hukuman 4 tahun 6 bulan itu tentu bukan waktu yang terlalu lama. Namun ternyata, be- lum sampai satu tahun, hukuman itu diubah di tingkat Mahkamah

 

Agung. Majelis hakim MA yang diketuai Artidjo Alkostar menghukum penjara Angie tiga kali lipat lamanya, 12 tahun. Di samping itu, Angie harus membayar uang pengganti yang jumlahnya tidak tanggung-tanggung, Rp 39,981 miliar. Bila tidak sanggup, ia harus meng- gantinya dengan 5 tahun bui. Hukuman Angie ini jauh lebih berat dibanding hu- kuman yang diterima mantan Bendahara Partai De- mokrat M. Nazaruddin. Mahkamah hanya memvonis Nazar dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda

Hakim Agung Artidjo Alkostar.

antarafoto

 
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
 

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

 
FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Tap untuk melihat Video Rp 300 juta. Vonis Angie juga sangat jauh

Tap untuk melihat VideoFOKUS vOniS berat angie Rp 300 juta. Vonis Angie juga sangat jauh bila diban- ding yang

Rp 300 juta. Vonis Angie juga sangat jauh bila diban- ding yang diterima Mindo Rosalina Manulang. Rosa divonis 2,5 tahun dan kini bahkan sudah bebas ber- syarat. Padahal dua orang itulah yang menyeret Angie sehingga ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang. “Pada hari pertama (mendengar putusan itu), kayak orang dijatuhi bom,” kata Tengku Nasrullah, peng- acara Angie. Ia tidak henti-hentinya menangis. Teman satu sel memberinya selimut. Jumat, 22 November 2013, ia dijenguk oleh ayahnya, Lucky Sondakh, dan putranya, Keanu Jabaar Massaid. Ikut pula menjenguk pacar Angie, Brotoseno. Namun itu semua belum cu- kup membuat hati wanita cantik tersebut terhibur. “Dia sangat sedih,” ujar Lucky Sondakh kepada ma- jalah detik. Adapun Brotoseno, mantan penyidik KPK,

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Ya, tolong dijaga, diintip-intip deh kamarnya. langsung ngeloyor ke mobilnya begitu ditanya

Ya, tolong dijaga, diintip-intip deh kamarnya.

berat angie Ya, tolong dijaga, diintip-intip deh kamarnya. langsung ngeloyor ke mobilnya begitu ditanya tentang
berat angie Ya, tolong dijaga, diintip-intip deh kamarnya. langsung ngeloyor ke mobilnya begitu ditanya tentang

langsung ngeloyor ke mobilnya begitu ditanya tentang kondisi Angie. Karena kalut luar biasa, Angie, yang menghuni LP Pondok Bambu sejak Agustus 2012, juga tidak bisa berkonsentrasi saat diajak Nasrullah merembuk pu- tusan itu. Nasrullah justru takut melihat kondisi Angie itu. Ia pun memohon kepada Kepala Rutan Pondok Bambu Sri Susilarti agar memberi perhatian khusus kepada Angie sampai betul-betul tenang. “Ya, tolong dijaga, diintip-intip deh kamarnya,” ujar Nasrullah kepada majalah detik. Sedangkan Lucky melontarkan kekecewaannya atas putusan MA itu. Melalui akun Facebook-nya, mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Manado, itu meni- lai majelis hakim pimpinan Artidjo tidak fair. “Ini bukan karena emosi dari sang ayah, tapi berdasarkan pena- laran saya sebagai seorang profesor,” katanya. “The game is not over yet,” ucapnya sepulang dari Pondok Bambu.

l l l Sebaliknya, putusan MA disambut gembira oleh KPK sebagai pihak yang mengajukan permohonan kasasi. Jika ditengok ke belakang, putusan itu memang sesuai dengan tuntutan KPK. Sebagai anggota Komisi X dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, Angie dituding KPK telah menggiring pembahasan anggaran proyek di Kemen- dikbud dan Kemenpora agar dimenangi oleh Permai Group milik M. Nazaruddin, mantan Bendahara Partai Demokrat. Proyek itu sebagian awalnya tidak ada dalam rencana pemerintah, tapi dibuat Angie menjadi usulan DPR. Atas jerih payahnya itu, Angie dijanjikan fee 5 persen. Sampai kasusnya diproses KPK, uang yang sudah mengalir dari Permai Group sebesar Rp 12,5 miliar dan US$ 2,3 juta.

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Angie menjadi saksi dalam sidang mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Detikfoto

Angie menjadi saksi dalam sidang mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Detikfoto

Uang itu dikirimkan secara bertahap seba- nyak 11 kali sepanjang April-November 2010. Angie tidak menerima langsung kiriman terse- but, melainkan melalui kurir. Uang juga ada yang mampir lebih dulu ke ru- angan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, I Wayan Koster. Koster di- duga kuat kecipratan duit itu, tapi sampai sejauh ini masih berstatus sebagai

saksi. Karena Angie berperan dalam menggiring pemba- hasan anggaran Kementerian Pendidikan, KPK men- dakwanya dengan pasal 12-A juncto Pasal 18 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Di samping itu, KPK menyiap- kan dakwaan alternatif untuk Angie, yakni Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 5 ayat (1) huruf a juncto Pasal 18, dan, ketiga, Pasal 11 juncto Pasal 18 undang-undang yang sama. Hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Sudjatmiko rupanya tidak sependapat dengan dakwaan bahwa Angie menggiring pembahasan anggaran. Meski Angie berwenang mengusulkan program, pada akhirnya program itu tetap harus disetujui oleh Badan Anggar- an DPR dengan pemerintah melalui rapat bersama. Hakim Pengadilan Tipikor juga tidak sepakat deng- an pengenaan uang pengganti, yang termaktub dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999. Sebab, uang yang diterima Angie dan anggota DPR

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Dia bukan duduk manis lalu diantar uang. Kan, berbeda itu. lainnya itu

Dia bukan duduk manis lalu diantar uang. Kan, berbeda itu.

Dia bukan duduk manis lalu diantar uang. Kan, berbeda itu. lainnya itu bukan berasal dari negara,
Dia bukan duduk manis lalu diantar uang. Kan, berbeda itu. lainnya itu bukan berasal dari negara,

lainnya itu bukan berasal dari negara, melainkan dari swasta. Uang itu tidak dapat dirampas karena tak ada yang disita dan dihadirkan ke persidangan oleh KPK. Juga, tidak semua uang itu diterima Angie. Total yang dikantongi Angie “hanya” Rp 2,5 miliar dan US$ 1,2 juta. Majelis hakim menyatakan dakwaan untuk Angie paling tepat adalah Pasal 11. Angie terbukti sebagai pejabat negara telah menerima hadiah atau janji yang berhubungan dengan jabatannya. Amar putusan ini dibenarkan oleh Pengadilan Tinggi Jakarta melalui putusan bernomor PT.DKI No.11/PID/TPK/2013/PT tertanggal 23 Mei 2013. Hukuman Angie tidak berubah. Tapi KPK tidak menyerah. Upaya lembaga antiko- rupsi tersebut membuahkan hasil di tingkat kasasi. Menurut Artidjo, Pasal 12-A merupakan yang paling relevan karena Angie berperan aktif dalam upaya mengegolkan program dan anggaran Kementerian Pendidikan di DPR. Angie aktif melakukan lobi-lobi untuk itu. “Dia bukan duduk manis lalu diantar uang. Kan, berbeda itu,” ujar Artidjo kepada majalah detik. Mengenai uang pengganti, Artidjo mengatakan ba- nyak hakim tingkat pengadilan negeri dan pengadil- an tinggi yang ragu-ragu menerapkan Pasal 18, yang mengatur uang pengganti. Keraguan itu karena me- reka terlalu merujuk pada Pasal 2, 3, dan 5 Undang- Undang Tipikor, yang menyebutkan korupsi adalah tindakan merugikan keuangan negara. Sementara itu, dalam kasus Angie, uang yang diterima berasal dari perusahaan swasta. Dalam memutuskan perkara Angie, Artidjo mema- kai Pasal 17 Undang-Undang Tipikor. Dalam pasal itu disebutkan terdakwa dapat dijatuhi kewajiban uang pengganti selain pidana yang diatur oleh Pasal 2, 3, 5 sampai 14 Undang-Undang Tipikor. Sekadar diketahui, Pasal 5-14 merujuk pada KUHP. “Sebenarnya harus

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
 

membaca Pasal 17, yang jarang diberdayakan,” ujar Artidjo. Namun pendapat majelis hakim itu diprotes oleh Nasrullah. Ia menyebut pengenaan uang pengganti itu sebagai perampokan atas uang milik perusahaan. Sudah begitu, Angie harus mengembalikan seluruh uang yang dikeluarkan Permai Group. Padahal jelas- jelas uang itu sebagian besar justru bukan Angie yang menikmati. “Bahkan yang menerima ada yang beda komisi. Angie kan di Komisi X, ini justru mengalir ke Komisi VIII,” kata Nasrullah. Dia juga mempertanyakan jumlah uang pengganti yang dibebankan kepada kliennya. Saat masih dalam persidangan, uang pengganti itu jumlahnya Rp 32 miliar. Namun, karena nilai dolar naik, jumlah yang harus dibayar Angie sekarang nyaris Rp 40 miliar. “Saya rekomendasikan agar Angie mengajukan PK,” katanya. Kalau mendasarkan pada laporan kekayaannya ke KPK, Angie tidak bakal mampu melunasi kewajiban mengembalikan uang kepada negara. Pada 2003,

Angie dan Adjie Massaid (almarhum).

Detikfoto

 
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
 

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

 
FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

Ketua KPK Abraham Samad.

Detikfoto

TAP/KliK uNTuK BerKoMeNTAr
TAP/KliK uNTuK BerKoMeNTAr

Angie melaporkan jumlah hartanya Rp 618,263 juta dan US$ 7.500. Tujuh tahun kemudian, setelah ia dua periode menjadi anggota DPR dan menikah dengan Adjie Massaid (almarhum), yang juga anggota DPR, kekayaan Angie dilaporkan naik hampir 10 kali lipat. Dalam laporan Juli 2010, Angie menyebutkan harta- nya Rp 6,115 miliar dan US$ 9.628. Bila dalam waktu tiga tahun harta Angie yang ditahan KPK sejak 3 Februari 2012 itu tidak berubah, ia tidak akan mampu melunasi uang pengganti sekitar Rp 40 miliar tersebut. Perempuan itu terancam bangkrut. Dan dengan vonis 12 tahun itu, ia juga tidak bisa lagi maju sebagai caleg, artinya karier politik Angie habis. Putusan Angie banyak diapresiasi karena akan men- jadi preseden untuk memiskinkan koruptor. Putusan ini dinilai telah mencerminkan rasa keadilan masya- rakat. “Kita ingin setiap terdakwa korupsi putusannya memberi efek jera, agar orang berpikir,” ujar Ketua KPK Abraham Samad.n

bAhtiAr rifAi, pASti liberty mAppApA, Arif AriAnto, irwAn nugroho

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

Harta angie

ANGeLINA PATRICIA PINGkAN SoNDAkH terakhir kali melaporkan hartanya ke KPK pada 21 Juli 2010. Saat itu kekayaan sebesar Rp 6.155.441.388 dan US$ 9.628 (atau sekitar Rp 112.599.460 dengan kurs US$ 1 = Rp 11.695) adalah perolehan Angie bersama almarhum suaminya, Adjie Massaid. Berikut ini detail Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara tersebut.

Harta tidak bergerak (tanah dan bangunan)

1.tanah seluas 1.000 meter persegi di bandung (hibah): Rp 2.000.000.000 2.tanah (316 meter persegi) dan bangunan (160 meter persegi): Rp 825.824.000

} rp 2.825.824.000

Harta bergerak:

alat transportasi

1.bMW X5 (2005):

2.Honda Cr-v (2008): Rp 174.000.000

3.toyota Kijang innova: Rp 180.000.000 4.Motor bMW (2007): Rp 150.000.000

5.Motor atv bombardier (2001): Rp

Rp 630.000.000

50.000.000

} rp 1.184.000.000

Harta bergerak lainnya

1.batu mulia (2003-2005): Rp 145.000.000 2.barang seni dan antik (2007): Rp 10.000.000 3.benda bergerak lainnya: Rp 10.000.000

Surat berharga

1.investasi (2010): Rp 10.000.000 + US$ 149 2.investasi (1995-2004): Rp 1.200.000.000

giro dan setara kas:

} rp 165.000.000

} rp 1.210.000.000 & US$ 149

rp 770.617.338 dan USD 9.479

Catatan:

Laporan kekayaan ini belum termasuk tiga aset yang ketahuan setelah persidangan kasus suap Wisma Atlet digelar, yakni:

1. Rumah di Jalan Taman Cilandak, Cilandak Barat, Jakarta Selatan dengan luas tanah sekitar 1.000 meter persegi.

2. Apartemen di Belezza Permata Hijau, Jakarta Selatan.

3. Mobil Toyota Alphard Vellfire B 999 NGI.

4. Penambahan tabungan atau investasi dari gaji bulanan anggota DPR sekitar Rp 40 juta.

oktA wigunA

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013 Majalah detik 25 november - 1 DeSember
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013 Majalah detik 25 november - 1 DeSember

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013 Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vONiS beraT aNgie
FOKUS
vONiS beraT aNgie

Lika-Liku

angie

28 Desember 1977 2001 2004 27 April 2012 10 JANuAri 2013 20 November 2013
28 Desember 1977
2001
2004
27 April 2012
10 JANuAri 2013
20 November 2013

Terpilih menjadi Puteri Indonesia mewakili daerah Sulawesi Utara.

29 April 2009

Lahir di New South Wales, Australia, dari pasangan Lucky Sondakh dan Saul Kartini Dotulong. Saat re- maja, Angelina meraih berbagai prestasi, di antaranya juara I lomba bahasa Inggris se-Su- lawesi Utara pada 1997, juara I debat ilmiah se-Sulawesi Utara pada 1998, dan menjadi Noni Sulawesi Utara pada 1996.

Menikah secara resmi dengan Adjie Massaid di hadapan negara. Sebelumnya, pada 2008, keduanya menikah secara islami.

Terpilih sebagai anggota legislatif periode 2004-2009 dari Partai Demokrat dan men- jabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai De- mokrat. Pada pemilu legislatif 2009-2014, Angie terpilih kembali mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI.

3 Februari 2012

Ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games Palembang. Bersama M. Nazaruddin, namanya terseret kasus itu setelah Komisi Pem- berantasan Korupsi menangkap Wafid Muharram (Sekretaris Kementerian Olahraga), Mindo Rosalina Manulang (Direktur Marketing PT Anak Negeri), dan M. El Idris (Manajer Marketing PT Duta Graha Indah).

22 Mei 2013

Pengadilan tinggi DKI dalam surat pu- tusannya PT.DKI No. 11/PID/TPK/2013/ PT.DKI menguatkan vonis 4 tahun pen- jara untuk Angie. Majelis banding saat itu diketuai oleh A. Th. Pudjiwahono dengan anggota Asnahwati, H.M. As’adi Alma’ruf, Sudiro, dan Amiek Sumindriyatmi.

Ditahan di rumah tahanan KPK.

Divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta. Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa KPK, yakni 12 tahun pen- jara. Jaksa penuntut KPK mengajukan permohonan banding.

Majelis kasasi dipimpin oleh Artidjo Alkostar, dengan anggota Prof M. Askin dan M.S. Lumme serta panitera pengganti Mariana Sondang Pan- djaitan, mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan jaksa. Putusan kasasi bernomor 1616 K/ PID.SUS/2013 menjatuhkan vonis pidana 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 8 bulan kurungan. Pidana tambahan berupa uang peng- ganti senilai Rp 12,58 miliar dan US$ 2,35 juta (sekitar Rp 27,401 miliar) atau total sekitar Rp 39,981 miliar. Jika Angie tidak mampu membayar, uang itu diganti dengan 5 tahun tahanan.

Biodata

Nama: Angelina Patricia Pingkan Sondakh

Tempat/Tanggal Lahir: New South Wales, Australia, 28 Desember 1977 Pendidikan

n

SD Laboratorium IKIP Manado

n

SMP Katolik Pax Christi Manado

n

SMU Negeri 2 Manado

n

Year 9-10 Presbyterian Ladies College, Sydney, Australia

n

Year 11 Armidale Public High School, Armidale, Australia

n

Fakultas Ekonomi Pemasaran, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta

Karier

n

Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat periode 2004-2009

n

Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat periode 2009-2014

n Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat periode 2009-2014 Majalah detik 25 november - 1 desember 2013
n Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat periode 2009-2014 Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

FOKUS FOKUS vOniS vOniS berat berat angie angie
FOKUS FOKUS
vOniS vOniS berat berat angie angie

Komisaris Brotoseno rajin menyamBangi rumah tahanan PondoK BamBu. Kian lengKet dengan orang tua dan anaK-anaK angie.

BamBu. Kian lengKet dengan orang tua dan anaK-anaK angie. Majalah detik 25 november - 1 DeSember
BamBu. Kian lengKet dengan orang tua dan anaK-anaK angie. Majalah detik 25 november - 1 DeSember

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie brOlan warung kopi di seberang Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu, Jakarta Timur,

brOlan warung kopi di seberang Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu, Jakarta Timur, itu mendadak menghangat. Pemicunya adalah melintasnya Komi-

saris Polisi Brotoseno, yang baru kelar menjenguk Angelina Sondakh pada Jumat sore, 22 November

2013.

"Kira-kira Brotoseno sanggup tidak, ya, menunggu Angie selama 17 tahun?" kata seorang karyawan ru- mah tahanan di warung itu. Hukuman Angelina memang dinaikkan oleh Mahka- mah Agung menjadi 12 tahun. Bahkan bisa ditambah

lima tahun lagi jika dia tidak sanggup membayar uang pengganti sebesar Rp 12,58 miliar dan US$ 2,350 juta atau total sekitar Rp 39,981 miliar. Konon, Brotoseno sebelumnya berencana menikahi janda Adjie Massaid itu setelah masa penjara 4,5 tahun usai. “Doakan saja,” kata Brotoseno saat dita- nya mengenai rencana tersebut pada

Agustus tahun lalu. Lantas seperti apa rencana mereka

setelah keluar vonis kasasi dari Mah- kamah Agung? Brotoseno hanya menggeleng ketika dicegat setelah menjenguk Angie—panggilan akrab Angelina Son- dakh—Jumat, 22 November 2013. Dia bergegas masuk mobil Toyota Harrier putih miliknya, yang menunggu di seberang rumah tahanan. Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi itu memang rajin menjenguk Angie, bahkan sejak ia masih ditahan di gedung komisi antirasuah tersebut. Tiga tahun lalu hubungan mantan Puteri Indonesia itu dengan Om Polis, begitu anak-anak Angie menyapa Brotoseno, terendus. Saat itu Angie berstatus saksi dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang dengan terdakwa Bendahara Partai Demokrat Muhammad

Palembang dengan terdakwa Bendahara Partai Demokrat Muhammad Kira-kira brotoseno sanggup tidak, ya, menunggu angie selama

Kira-kira brotoseno sanggup tidak, ya, menunggu angie

selama 17 tahun?

Kira-kira brotoseno sanggup tidak, ya, menunggu angie selama 17 tahun? Majalah detik 25 november - 1
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

antara

Nazaruddin. Asmara penyidik-saksi ini terbuka ke publik saat Brotoseno menemani Angie mengunjungi korban banjir di daerah pemilihannya, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Desember 2011. Pada saat yang sama, foto mesra keduanya beredar. “Itu foto kan tidak melanggar etika,” kata Angie seperti ditirukan sahabatnya, Kahfi Siregar. Kahfi juga membantah rumor pernikahan siri Angie dengan Brotoseno, yang saat itu menguat. “Saya ngo- brol sama Brotoseno. Menurut dia, itu tidak benar,” ujarnya. Ketua KPK Abraham Samad pun menilai hu- bungan tersebut tidak pantas. "Enggak boleh itu, masak pacar- an sama tersangka," ujarnya. “Itu conflict of interest.” Akhir tahun itu juga Brotoseno ditarik oleh Markas Besar Kepoli- sian RI. Dia dimutasi ke bagian sumber daya manusia. Namun petinggi korps baju cokelat itu tidak melarang hubungannya dengan Angie asalkan tidak mengganggu jam kerja. Karena itu pula, Brotoseno tetap rutin menjenguk Angie bahkan setelah bekas Wakil Sekretaris Jende- ral Demokrat tersebut dibui. Bedanya, saat menyam- bangi rumah tahanan, Brotoseno kini kadang datang bersama orang tua dan anak Angie. Broto memang pernah menyatakan akan melin- dungi buah hati Angie. Dari pernikahannya dengan Adjie Massaid, Puteri Indonesia 2001 itu mempunyai seorang anak: Keanu Massaid. Angie juga mengasuh

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie

Komisaris Brotoseno dan Angie pada 2011.

Detikfoto

dua anak Adjie lainnya dari pernikahan sebelumnya dengan Reza Artamevia, yakni Zahwa dan Aaliya. “Saya support dia dan saya jaga semua anak Angie,” kata Brotoseno tahun lalu. Acap kali Brotoseno berkunjung hingga tenggat jam besuk berakhir. Setelah sang kekasih pulang, sumber- sumber majalah detik di rumah tahanan bercerita, Angie biasanya mengisi waktu dengan bermain tenis meja. “Dia lumayan jago,” kata seorang karyaw- an rumah tahanan. “Kadang dia main law- an pegawai-pegawai rutan.” Sumber itu berceri- ta, berat badan Angie belakangan memang merosot. Namun, soal penampilan, kata dia, Angie, yang kini membiarkan rambut- nya panjang hingga sepinggang, tidak per-

nah kedodoran. Dia bercerita, Angie awalnya ingin membawa alat- alat perawatan kecantikan elektronik, tapi dilarang oleh kepala rumah tahanan. “Jadi ya perawatan pakai kosmetik biasa, tapi tetap kelihatan cantik,” ujarnya. Menurut mantan Kepala Rumah Tahanan Herlina Chandrawati, Angie, yang memutuskan menjadi mualaf, rajin menunaikan salat tahajud dan membaca Al-Qur- an. “Dia baik-baik saja,” kata Herlina, yang Senin, 18 November 2013, dipindahtugaskan ke lembaga pema- syarakatan di Sumedang, Jawa Barat.

Pasti liBerti m., irwan nugroho, oKta wiguna

Barat. ■ Pasti liBerti m., irwan nugroho, oKta wiguna Majalah detik 25 november - 1 DeSember
Barat. ■ Pasti liBerti m., irwan nugroho, oKta wiguna Majalah detik 25 november - 1 DeSember

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS FOKUS vOniS vOniS berat berat angie angie
FOKUS FOKUS
vOniS vOniS berat berat angie angie

Habis angie, TerbiTLaH

Lucky

AyAh AngelinA SondAkh mencAlonkAn diri jAdi AnggotA dPd. meneruSkAn dinASti Politik mArgA SondAkh.

website luckysondakhfordpd

dinASti Politik mArgA SondAkh. website luckysondakhfordpd Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik
dinASti Politik mArgA SondAkh. website luckysondakhfordpd Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
 

P ria berambut keperakan yang dikawal dua

pendeta itu mendatangi kantor Komisi Pe-

milihan Umum Daerah Sulawesi Utara di

Manado. Pada April lalu itu, Lefrand Winston

Sondakh, 69 tahun, mendaftar sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah periode 2014-2019. Lefrand, yang biasa disapa Lucky, adalah ayah Angelina Sondakh. Ia mengaku enggan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat seperti putrinya, Angie—sapaan akrab Angelina Sondakh. “Kalau DPR itu mewakili partai politik,” kata Lucky kepada ma- jalah detik. “Lebih baik lewat DPD karena langsung mewakili rakyat.” Sejak mendaftar itu, Lucky rajin blusukan ke kota dan kabupaten di Sulawesi Utara. Dia kerap terlihat duduk di barisan terdepan acara yang dihadiri kepala daerah setempat. Baliho bergambar wajahnya pun tersebar di Sula- wesi Utara. Yang memasangnya adalah tim sukses Lucky, yang disebutnya “Relawan LWS for DPD 2014”. Pernah menjabat Rektor Universitas Sam Ratulangi, Manado, Lucky menghimpun mahasiswa dan alumni kampusnya guna memenuhi syarat minimal 2.000 kartu tanda penduduk buat calon anggota DPD. Dia juga rajin me- nyambangi gereja-gereja demi meraih dukungan. Hasilnya, saat mendaf- tar, Lucky menyetorkan 5.000 dukungan. Lucky juga tidak sungkan memamerkan kedekatannya dengan berbagai tokoh. Lewat laman-laman media

Spanduk pendukung Lucky di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara.

website luckysondakhfordpd

 
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
 

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

 
FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
 

sosial, dia memajang foto bersama Menteri Perhubungan, yang juga mantan Gubernur Sulawesi Utara, E.E. Mangindaan. Ada juga ia tengah dipotret bersa- ma Menteri Koperasi Syariefuddin Hasan. Pada kesempatan lain, dia berpose bersama Anas Urbaning- rum, yang saat foto tersebut dibuat masih menjabat Ketua Umum Partai Demokrat. Selain ke Partai Demokrat, mantan Kepala Badan Perencanaan Pemba- ngunan Daerah Sulawesi Utara ini punya “cantolan” ke Partai Golkar. Dia pernah menjabat Kepala Biro Penelitian Partai Beringin di Sula- wesi Utara. Februari lalu, dia melebarkan sa- yap ke Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di Sulawesi Utara. Lucky menjadi ketua dewan pakar organisasi sayap Golkar itu. Suami Kartini Dotulong ini pun tampaknya tidak terganggu oleh kasus korupsi yang membelit putri- nya. Bahkan niat politiknya tidak terhalangi oleh vonis Mahkamah Agung, yang menaikkan hukuman penjara Angie dari 4,5 tahun menjadi 12 tahun. “Maju terus meski di tengah badai,” ujarnya. Namun, diakuinya, kasus korupsi pembangunan kompleks Wisma Atlet SEA Games Palembang yang melibatkan Angie menjadi ganjalan pencalonannya. “Salah satu kelemahan saya mungkin saja dikaitkan dengan kasus putri saya,” ujarnya. Lucky menyatakan tidak ambil pusing jika dikaitkan dengan kasus hukum Angie. Orang tua, menurut dia,

Lucky bersama istri, Angie, dan cucunya.

website luckysondakhfordpd

 
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
  Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
 

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

 
FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
Lucky (kaus merah) bersama Anas Urbaningrum. website luckysondakhfordpd harus terus mendampingi anak dan tidak boleh
Lucky (kaus merah) bersama
Anas Urbaningrum.
website luckysondakhfordpd
harus terus mendampingi anak dan tidak boleh lari
dari penderitaannya.
Maka hari-hari Lucky pun terbagi antara Manado
dan Jakarta. Saban berkunjung ke Ibu Kota, Lucky
selalu menjenguk Angie di Rumah Tahanan Negara
Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Saat berkunjung ke Pondok Bambu, Lucky biasanya
bersama istri dan cucunya, Keanu Massaid. Lucky
memang kerap menemani Keanu pada acara di seko-
lah ataupun saat berjalan-jalan ke pusat belanja.
Begitu vonis Angie diperberat jadi 12 tahun, Lucky
pun membesuk putrinya itu ke Pondok Bambu pada
22 November lalu. Ia diantar Toyota Harrier putih milik
kekasih Angie, Brotoseno. “Angie sedih sekali,” ujar-
nya sesaat sebelum naik mobil.
Meski Angie tumbang di tangan Komisi Pemberan-
tasan Korupsi, Lucky dalam situs pendukungnya me-
nyatakan komisi antirasuah itu perlu didukung. Namun
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Lucky bersama tim suksesnya. website luckysondakhfordpd ia berpendapat perang terhadap korupsi

Lucky bersama tim suksesnya.

website luckysondakhfordpd

ia berpendapat perang terhadap korupsi tidak boleh hanya terhadap yang mengambil uang negara, tapi juga kepada yang merampas hak sosial dan ekonomi.

l l l Jika tembus ke Senayan, Lucky akan jadi anggota trah politik Sondakh ketiga yang naik ke kancah poli- tik nasional. Dinasti politik ini dibangun kakak Lucky, Adolf Jouke Sondakh (almarhum). Gubernur Sulawesi Utara periode 2000-2005 itu membangun karier politik di Golkar. Dia mulai bersi- nar di Sulawesi Utara setelah menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Sulawesi Utara. Adolf juga jadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat selama tiga periode. Posisi tertingginya di parlemen adalah Wakil Ketua Komisi II pada 1993. Pada Maret 2007, Adolf meninggal di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura. Kiprah pria yang dijuluki suhu

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013
Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS vOniS berat angie
FOKUS
vOniS berat angie
FOKUS vOniS berat angie Lucky bersama Menteri Koperasi Syariefuddin Hasan. website luckysondakhfordpd politik Sulawesi

Lucky bersama Menteri Koperasi Syariefuddin Hasan.

website luckysondakhfordpd

politik Sulawesi Utara ini diteruskan dua anaknya. Anak Adolf, Inggried J.N.N. Sondakh, kini menjabat Ke- tua Partai Golkar Kabupaten Minahasa Utara. Adiknya, Danny R.W.F. Sondakh, juga Ketua Partai Golkar Kota Manado sekaligus Ketua DPRD Kota Manado. Politik dinasti merupakan hal biasa di Sulawesi Utara. Sebelumnya, ada dinasti po- litik Moha-Siahaan. Anggota trah politik ini adalah Marlina Moha Sia- haan, yang menjadi Ketua Partai Golkar Kabupaten Bolaang Mongondow Induk saat ia menjabat Bupati Bo- laang Mongondow. Ketika itu suami Marlina, Syamsudin Kudji Moha, menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gol- kar Bolaang Mongondow sekaligus Wakil Ketua DPRD Bolaang Mongondow Selatan. Lalu putra Marlina, Aditya Anugrah Moha, kini jadi anggota Komisi IX DPR. Contoh lainnya adalah Ketua Partai Golkar Sulawesi Utara Stefanus Vreeke Runtu. Anak Stefanus, Careig Naichel Runtu, adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Minahasa. Memiliki keluarga atau kerabat yang ternama rupa- nya jadi modal tersendiri bagi politikus di Sulawesi Utara. Lucky Sondakh pun secara terbuka menyata- kan, “Saya adik A.J. Sondakh.” n PASti liberti m. | oktA WigunA

adik A.J. Sondakh.” n PASti liberti m. | oktA WigunA Majalah detik 25 november - 1
adik A.J. Sondakh.” n PASti liberti m. | oktA WigunA Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 DeSember 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE

ANGIN SEGAR DARI

‘SI RAJA TEGA’

TAK ADA KORUPTOR YANG BEBAS DARI TANGAN ARTIDJO ALKOSTAR. BIKIN NGERI KORUPTOR YANG HENDAK MINTA KASASI.

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
 
M UNGKIN mereka takut minta kasasi setelah dengar putusan Angie.” Selorohan itu dilontarkan salah satu

M UNGKIN mereka takut minta kasasi setelah dengar putusan Angie.” Selorohan itu dilontarkan salah satu anggota staf panitera Kamar

ARI SAPUTRA/DETIKFOTO

Pidana Khusus Mahkamah Agung, mengomentari sejumlah dokumen permohonan kasasi yang akhir- akhir ini ditarik kembali. Dokumen ditarik setelah Mahkamah Agung memperberat vonis Angelina Pa- tricia Pingkan Sondakh. Jarang-jarang ada pengacara menarik permohon- an kasasi. Mereka berharap upaya hukum terakhir sebelum peninjauan kembali itu dapat menjadi jalan meringankan hukuman kliennya. Putusan kasasi untuk Angie—sapaan akrab Ange- lina Sondakh—memang pantas membuat pengacara bergidik. Bukannya memperingan hukuman, majelis pengadil yang dipimpin Hakim Agung Artidjo Alkos- tar malah memperberat masa tahanan hingga tiga kali lipat lamanya. Vonis terpidana perkara korupsi Kementerian Pen- didikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pemuda dan Olahraga yang di tingkat pengadilan negeri dan pengadilan tinggi cuma 4,5 tahun penjara diperberat menjadi 12 tahun penjara. Denda Rp 250 juta subsi- der 3 bulan kurungan dinaikkan menjadi denda Rp 500 juta subsider 8 bulan kurungan. Tak hanya itu, Artidjo tak ingin kerugian nega-

 
  MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
  MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
 

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

 
FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE Angelina Sondakh LAMHOT ARITONANG/DETIKFOTO ra yang diraup Angie menguap begitu saja. Tanpa

Angelina Sondakh

LAMHOT ARITONANG/DETIKFOTO

ra yang diraup Angie menguap begitu saja. Tanpa ampun, Pak Ha- kim mewajibkan Angie mengembalikan keru- gian negara sebesar Rp 12,580 miliar dan US$ 2,350 juta atau sekitar Rp 40 miliar. Pengem- balian kerugian uang negara ini tidak pernah tercantum dalam putus- an pengadilan tingkat pertama maupun kedua. Sedari dulu Artidjo terkenal sebagai hakim agung berwatak keras. Sederet perkara korupsi yang mampir ke mejanya diperberat hukumannya. Sebut saja Muhammad Nazaruddin, terpidana suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang; Tommy Hendratno, terpidana suap restitusi pajak PT Bhakti Investama; dan Zen Umar, terpidana korupsi dana PT Askrindo. Nazaruddin diganjar 7 tahun penjara di tingkat ka- sasi setelah pengadilan tingkat pertama dan kedua hanya menjatuhkan hukuman penjara 4 tahun 10 bulan. Tommy diganjar 10 tahun penjara di tingkat kasasi setelah pengadilan tingkat pertama dan ke- dua menjatuhkan vonis 3,5 tahun. Zen Umar meng- alami nasib serupa, pengadilan kasasi menjatuh- kan hukuman 15 tahun, padahal pengadilan tingkat pertama dan kedua hanya menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara. Pemberatan hukuman tidak hanya untuk perkara di tingkat nasional. Korupsi kepala daerah juga kena getah dari ketegasan Artidjo. Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro dan Gubernur Bengkulu

Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro dan Gubernur Bengkulu Muhammad Nazaruddin DETIKFOTO MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER -

Muhammad Nazaruddin

DETIKFOTO

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE Itu (korupsi) harus dipulihkan. Salah satunya kalau sudah jadi perkara di pengadilan

Itu (korupsi) harus dipulihkan. Salah satunya kalau sudah jadi perkara di pengadilan ini

Salah satunya kalau sudah jadi perkara di pengadilan ini Agusrin Najamuddin harus lebih lama menetap di
Salah satunya kalau sudah jadi perkara di pengadilan ini Agusrin Najamuddin harus lebih lama menetap di

Agusrin Najamuddin harus lebih lama menetap di balik jeruji selepas perkaranya ditangani Artidjo. Artidjo menjatuhkan vonis 3 tahun penjara kepada Soemarmo dalam kasus suap kepada Dewan Perwa- kilan Rakyat Daerah Kota Semarang untuk melicin- kan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2012. Padahal, di pengadilan tingkat perta- ma dan kedua, Soemarmo hanya diganjar 18 bulan penjara. Sedangkan Najamuddin harus merasakan bui setelah putusan bebas Pengadilan Negeri Jakar- ta Pusat melepaskannya dari dakwaan korupsi pajak bumi dan bangunan serta bea penerimaan hak atas tanah dan bangunan Bengkulu tahun 2006-2007. Harapan koruptor mendapat keringanan melalui jalur kasasi pun tipis. Artidjo berulang kali menolak permohonan kasasi perkara dari terdakwa korupsi. Pengajuan dari mantan Ketua Komisi Yudisial Irawadi Yunus, Artalyta Suryani, dan jaksa Urip Tri Gunawan ditolak majelis kasasi yang diketuai oleh Artidjo. Irawadi merupakan terpidana suap pengadaan ta- nah untuk kantor Komisi Yudisial. Sedangkan Artal- yta dan Urip merupakan terpidana suap penghentian kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia II. Irawadi tetap menjalani hukuman 8 tahun penjara, Artalyta menjalani hukuman 5 tahun tetapi diringankan men- jadi 4,5 tahun melalui proses peninjauan kembali, dan Urip menjalani 20 tahun penjara. Hukuman ini sesuai dengan putusan pengadilan tingkat pertama. Putusan berat ini sengaja dijatuhkan sebagai wu- jud zero tolerance terhadap korupsi. Artidjo mengaku gerah melihat merajalelanya praktek korupsi. Kor- ban korupsi adalah masyarakat secara luas. Uang negara yang seharusnya dipakai bersama malah di- gunakan untuk memperkaya pribadi. Praktek ini terjadi terus-menerus sehingga meru- sak seluruh sistem kenegaraan. Karena itu, hukum-

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki ARI SAPUTRA/DETIKFOTO an berat merupakan sa- lah

Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki

ARI SAPUTRA/DETIKFOTO

an berat merupakan sa- lah satu jalan keluarnya. Artidjo memahami, itulah perannya sebagai hakim agung yang dipe- gangnya sejak 2000. “Itu (korupsi) harus dipulih- kan. Salah satunya ka- lau sudah jadi perkara di pengadilan ini,” ujarnya saat ditemui majalah detik di ruang kerjanya. Namun ia membantah jika dikatakan bahwa pemberian vonis berat merupakan ambisi pribadi. Keputusan tetap diambil oleh semua hakim yang duduk di majelis dengan sistem kamar. Sistem ini untuk menyamakan persepsi hakim mengenai hu- kuman. Selain itu, Artidjo memiliki pengalaman di luar sebagai hakim. Sejak masa Orde Baru, Artidjo tak asing dengan pendampingan hukum terhadap kor- ban pemerintahan represif. Ia tercatat sebagai tim pembela kasus seperti Komando Jihad Jawa Tengah (1982-1984); penembakan misterius; tim pembela kasus Santa Cruz, Dili (1992); dan gugatan kepada Kepala Polri atas kasus penembakan wartawan Ber- nas (1996). Pengalaman ini menjadi referensinya untuk meli- hat perkara yang ditangani.“Saya sudah cukup lama menjadi advokat, dulu saya di YLBHI,” tuturnya. Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki sudah mengenal Artidjo selama 30 tahun. Artidjo tercatat aktif dalam berbagai lembaga bantuan hukum dan hak asasi manusia, di antaranya staf ahli Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Universitas Islam In-

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE donesia (UII), Direktur Pusham UII, Direktur LBH Yogyakarta (1983- 1989), dan staf

donesia (UII), Direktur Pusham UII, Direktur LBH Yogyakarta (1983- 1989), dan staf Human Rights Watch di New York, Amerika Serikat

(1989-1981).

“Orang ini memiliki integritas dan dedikasi yang kuat sekali pada penegakan hukum. Jadi termasuk orang langka. MA beruntung memiliki orang seperti dia,” tu-

Peneliti Indonesia Corruption Watch Tama S. Langkun

UJANG ZAELANI/ANTARA

turnya. Suparman mengaku, selama duduk di Komisi Yu- disial, ia sering mendapat keluhan karena vonis ren- dah koruptor. Putusan Angie seharusnya menjadi yurisprudensi bagi hakim di tingkatan pertama dan kedua dalam memutus perkara korupsi. Putusan Artidjo laik mendapat acungan jempol. Peneliti Indonesia Corruption Watch, Tama S. Lang- kun, mencatat, dalam tiga tahun belakangan, vonis korupsi hanya jatuh pada pidana dua sampai lima tahun. Karena itu, putusan Artidjo menjadi angin segar bagi hakim di semua tingkatan untuk memaksimal- kan hukuman. “Vonis ini adalah vonis maksimal. Ko- rupsi sebagai extraordinary crime seharusnya dikenai putusan macam ini,” tuturnya. Tama tidak peduli MA menjadi tempat mengerikan bagi koruptor. Biar saja ngeri, kata dia, asalkan ko-

rupsi sepi. ¢ ARIF ARIANTO, HANS HENRICUS ARON, MONIQUE SHINTAMI, ARYO BHAWONO

ARIANTO, HANS HENRICUS ARON, MONIQUE SHINTAMI, ARYO BHAWONO MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
ARIANTO, HANS HENRICUS ARON, MONIQUE SHINTAMI, ARYO BHAWONO MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE

PENGACARA:

UANG MENGALIR

TAK CUMA KE ANGIE

UANG ITU SEBAGIAN BESAR MENGALIR KE DPR, BUKAN KE ANGIE. KOK SEKARANG ORANG LAIN YANG MENERIMA TAPI ANGIE YANG DISURUH MENGEMBALIKAN.

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE

A NGELINA Son- dakh masih shock berat atas putusan Mah-

 

kamah Agung yang mem- perberat hukumannya menjadi 12 tahun penjara serta membayar uang pengganti Rp 12,58 miliar dan US$ 2,350 juta atau total sekitar Rp 40 miliar. Pengacara menyarankan Angie mengajukan per- mohonan peninjauan kembali. T. Nasrullah, pengacara Angie, menilai tidak seharusnya kliennya dibebani membayar uang pengganti. Alasannya, uang tidak hanya mengalir ke Angie seorang. “Angie kan di Komisi X, ini justru mengalir ke Komisi VIII. Kok sekarang orang lain yang menerima tapi Angie yang disuruh mengembalikan?” Nasrullah memprotes. Berikut ini petikan wawancara Irwan Nugroho dari majalah detik dengan Nasrullah. MA menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada Angie dan uang pengganti sekitar Rp 39,981 miliar. Langkah hukum apa yang akan dilakukan? Saya rekomendasikan agar Angie mengajukan PK. Itu saja. Cuma, saya belum berkomunikasi dengan Angie karena dia lagi shock berat. Kemarin saya datang belum ngobrol apa pun. Ya, belum ketemu Angie lagi. Anda minta Angie diperhatikan secara khusus oleh lapas. Apa maksudnya? Memberikan perhatian khusus itu jangan salah kutip, ya. Saya hanya katakan kepada Kepala Rutan

Angelina Sondakh

ANTARA FOTO

 
  MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
  MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
 

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

 
FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE Angelina Sondakh de n ga n T Nasrullah DETIKFOTO Pondok Bambu, tolong

Angelina Sondakh dengan T Nasrullah

DETIKFOTO

Pondok Bambu, tolong satu-dua hari ini Angie diberi perhatian khusus. Sebab, saya khawatir, kalau tidak dijaga, dia lagi down begini bisa, misalnya, di kamar mandi terjadi sesuatu. Tolong diintip satu- dua hari ini. Orang lagi down bisa kehilangan akal kesadaran, bisa sakit, menggigil, atau apa. Tolong dilihatlah. Tolong diperhatikan satu-dua hari ini. Biasanya, setelah dua sampai tiga hari atau seminggu, orang lebih tenang. Pada hari pertama ini, orang kayak dijatuhi bom, kan. Jadi tolong dijaga, dilihat. Diintip-intiplah di kamar. Semacam dikasih sipir khusus begitu? Iya, melakukan perhatian misalnya dikasih plus, plus, plus gitu, enggak, bukan seperti itu. Jangan salah menulis karena nanti bisa salah persepsi. Orang mengatakan, apaan seorang koruptor dikasih perhatian khusus lagi. Dilebih-lebihkan. Bukan itu. Masyarakat menganggap seorang koruptor itu tidak perlu diberi apa-apa lagi, gitu, kan? Apa tanggapannya atas putusan Angie diharuskan membayar uang pengganti? Boleh, uang pengganti tertentu. Tapi bukan uang yang diberikan oleh swasta. Misalnya ada-tidak ada kerugian negara, boleh dikenakan uang pengganti. Tapi yang dipermasalahkan kepada Angie, yang diambil oleh negara itu uang yang diberikan swasta kepada Angie. Kalau dihitung pada saat dolar masih rendah saat itu sekitar Rp 32 miliar. Karena dolar berubah, sekarang menjadi Rp 39 miliar. Itu kan dari catatan external hard disk Yulianis (mantan Bendahara

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

FOKUS VONIS BERAT ANGIE
FOKUS
VONIS BERAT ANGIE
FOKUS VONIS BERAT ANGIE PT Permai Group, yang menjadi saksi kunci kasus Wisma Atlet SEA Games).

PT Permai Group, yang menjadi saksi kunci kasus Wisma Atlet SEA Games). Yulianis di external hard disk mencatat bukti pengeluaran ke DPR. DPR itu bukan hanya untuk Angie, lo. Fakta persidangan, uang itu justru mengalir kepada sebagian besar, di luar Angie. Orang- orang yang berbeda partai dengan Angie. Uang itu sebagian besar mengalir ke sana, bukan ke Angie. Bahkan ada yang beda komisi. Angie kan di Komisi X, ini justru mengalir ke Komisi VIII. Kok sekarang orang lain yang menerima tapi Angie yang disuruh mengembalikan. Di mana logika hukumnya? Apakah Angie pernah terima? Mungkin yang masuk akal begini, yang diterima Angie dikembalikan. Nah, lakukan verifikasi, yang mana saja yang diterima Angie. Bahkan ada uang yang ada di (catatan) external hard disk itu dikeluarkan ke rekening sekian-sekian. KPK memblokir dan print out, ternyata enggak ada nama Angie, he-he-he…. Kok, Angie disuruh mengembalikan juga. Hakim juga mempertimbangkan pasal 12-A bisa diterapkan karena Angie sangat aktif? Pasal itu aktif kalau Angie berhasil mengegolkan anggaran. Sudah jelas saksi-saksi mengatakan, di DPR itu enggak mungkin satu Angie bisa mengegolkan suatu program karena terdiri banyak fraksi. Ada berbagai fraksi. Masak Angie mampu mengkoordinasi yang lain agar setuju sama Angie? Enggak mungkin. Makanya hakim tingkat pertama katakan tidak mungkin Angie mampu memutuskan atas kekuasaan Angie sendiri, kecuali di departemen, putus itu. Tapi proyeknya sudah ada yang gol, kan? Ya, proyeknya memang berjalan karena hasil pembahasan bersama, bukan atas maunya Angie. Kan dibahas oleh rapat komisi. Proyek itu dibahas dalam rapat komisi. ¢ IRWAN NUGROHO

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013 MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER
MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013 MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

MAJALAH DETIK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2013

wisata

wisata

wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november
wisata wisata Tangkahan Menaklukkan Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25 november

Tangkahan

Menaklukkan

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisata wisata
wisata
wisata

T angkahan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dulunya merupakan sasaran penebangan liar. Masyarakat setempat menggantungkan hidupnya pada hasil hutan. Setelah reformasi, pembalakan kian parah.

Beruntung, pemerintah segera sadar melihat kian memprihatinkannya kondisi Tangkahan. Pengawasan dan keamanan hutan diperketat. Masyarakat yang “terjepit” juga menyadari kekeliruan mereka. Tercetuslah ide mempro- mosikan ekowisata. Penelitian dilakukan untuk mencoba menggali potensi salah satu kawasan ini. Cara itu berhasil dan efektif meningkatkan kesejahteraan warga. Kini Tangkahan menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Leuser. Dari Kota Medan, Tangkahan bisa dijangkau dengan mobil pribadi atau bus umum. Jalanan menuju kawasan ini lumayan bagus, sehingga hanya butuh waktu tiga hingga empat jam untuk sampai di Tangkahan. Pengunjung cukup mero-

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisata wisata
wisata
wisata

goh Rp 3.000 untuk masuk kawasan wisata Tangkah- an. Sejumlah anak tangga mengantarkan pengunjung memasuki hutan. Tak lama, pemandangan alam khas hutan tropis menyapa. Sambutan pertama datang dari dua sungai "berpagar" aneka tumbuhan. Di tepi- nya terdapat area berpasir cukup luas. Inilah titik per- temuan antara Sungai Batang Serangan dan Sungai Buluh, anak sungainya. Pepohonan yang mengapit jalan setapak memom- pa hawa segar ke udara. Suasana makin segar oleh gemercik air Sungai Batang Serangan. Dari kejauhan terdengar suara hewan bersahutan. Tapi jangan terbuai oleh ketenangannya. Tangkahan juga bisa memacu adrenalin. Petualangan biasanya diawali dengan menyeberangi derasnya arus Sungai Buluh dengan rakit.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisatawisata

wisatawisata Setiap orang dikenai tarif Rp 3.000 sekali menyebe- rang. Pakailah alas kaki yang nyaman jika

Setiap orang dikenai tarif Rp 3.000 sekali menyebe- rang. Pakailah alas kaki yang nyaman jika datang ke sini. Sepatu khusus panjat gunung sangat direkomen- dasikan.Selain nyaman, sepatu model itu akan me- lindungi kaki dari cedera dan gesekan tanaman atau gigitan serangga. Kalau tidak punya, pakailah sepatu kets. Banyak pengunjung berani menjelajahi Tangkahan seorang diri. Beberapa mengaku sudah terbiasa. Tapi, jika Anda baru pertama kali datang, tak ada salahnya menyewa jasa pemandu (ranger ) untuk keamanan.

Gajah Tangkahan

Satu yang sayang dilewatkan saat ke Tangkahan adalah melihat aksi gajahnya yang terkenal. Gajah Tangkahan merupakan gajah khas Sumatera dengan postur tubuh lebih kecil dibanding gajah India, apalagi gajah Afrika. Gajah-gajah Tangkahan sudah jinak dan terlatih. Bahkan mereka ikut membantu petugas berpatroli dan melindungi hutan dari kegiatan perburuan serta pembalakan liar.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisatawisata

wisatawisata Anda bisa bercengkerama dengan gajah-gajah manis itu. Misalnya ikut memandikan mereka pada pagi hari atau

Anda bisa bercengkerama dengan gajah-gajah manis itu. Misalnya ikut memandikan mereka pada pagi hari atau sore hari. Tapi ada biayanya. Per orang dikenai Rp 50 ribu. Anda juga bisa memberi makan gajah dengan pisang kepok, yang dijual warga seharga Rp 10 ribu per sisir. Agak mahal sih, tapi turut membantu eko- nomi warga Tangkahan, tak mengapa kan? Tak puas hanya memandikan dan mem- beri makan gajah? Tenang, ada kegiatan lebih seru: trekking dengan gajah. Pengun- jung akan diajak berkeliling melintasi jalur patroli petugas hutan sambil menunggang gajah. Ada trek menyusuri sungai juga. Namun tak setiap hari gajah-gajah itu bisa “disewa”. Setiap hari Senin dan Kamis, gajah-gajah ini bertugas melakukan patroli bersama para penjaga hutan. Jadi, kalau ingin melakukan trekking dengan gajah, pilih selain hari-hari itu, ya. Untuk mendapatkan pengalaman ini, pengun- jung harus merogoh kocek lumayan dalam: Rp 300 ribu per orang. Tapi semua tentu akan terbayar oleh pengalaman dan pemandangan yang menak- jubkan.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisata

wisata Lelah berkeliling bersama gajah? Hangatkan badan di sumber air panas yang terdapat di se- buah

Lelah berkeliling bersama gajah? Hangatkan badan di sumber air panas yang terdapat di se- buah gua. Tidak terlalu besar tapi cukup untuk menghilangkan letih. Untuk mencapainya, pengunjung mesti be- renang melewati sungai yang cukup dalam. Bila mau sedikit melawan arus sungai, Anda bisa melihat kupu-kupu beraneka warna, yang biasa muncul pada pagi hari. Selain gua air panas, terdapat pula Gua Kelelawar. Dinamakan begitu karena banyak kelelawar yang tinggal di gua ini. Butuh sekitar 40 menit untuk mencapai ujung gua. Jika ingin masuk ke dalam gua, jangan membuat keributan karena bisa membuat kelelawar-kelelawar itu panik dan terbang berhamburan.

Tubing

Hal lain yang bisa dilakukan di Tangkahan adalah tubing, yakni menyusuri sungai sambil mengapung menggunakan ban dalam. Satu ban bisa digunakan sendiri dengan du- duk di atasnya atau beramai-ramai. Setiap ban dihubungkan dengan ban lainnya mengguna- kan tali. Sensasi yang dirasakan ketika tubing mirip arung jeram. Medan sungai yang dilewati berbeda-beda. Kadang berarus deras, tapi tak jarang dangkal dengan bebatuan besar. Anda harus berhati-hati saat melewati bagian sungai yang dangkal. Sesekali badan akan ter- antuk batu dan meninggalkan bekas memar. Saat melewati arus deras, berpeganglah erat- erat pada tali-tali di ban agar tidak terjatuh.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

wisata

wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang
wisata Berkemah Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang

Berkemah

Waktu satu hari akan kurang untuk menikmati hal-hal seru di Tangkahan. Banyak pengunjung yang menginap satu hingga dua malam agar puas meng- eksplorasi kawasan wisata yang mulai dikembangkan pada 2000-an ini. Kalau menginginkan sesuatu yang menantang, Anda bisa berkemah. Ada beberapa spot untuk mendirikan tenda. Namun, jika tak ingin repot, ada beberapa penginapan yang bisa disewa. Tarif sewa kamar berkisar Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu. Satu yang harus diingat, sekitar pukul 23.00 WIB listrik akan dimatikan. Jadi, pastikan segala aktivitas yang membutuhkan listrik diselesaikan sebelum- nya. Jika memang berencana menginap, sebaiknya membawa perbekalan yang cukup. Tak ada warung, apalagi supermarket, di Tangkahan. Memang ada warga yang menjual makanan dan minuman, tapi jumlahnya sangat terbatas. Harga makanan dan minuman di Tangkahan juga lebih mahal dibanding di kota. Tapi, menurut pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n

pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
pengunjung, harga itu masih wajar untuk daerah pelosok. n rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya |
rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1
rhodiah khalid, muna rifky, rachel Vannesya | ken yuniTa
Majalah detik 25 november - 1 desember 2013
Majalah detik 25 november - 1 desember 2013
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
rachel Vannesya | ken yuniTa Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25

kuliner

kuliner Setelah bekerja Seharian, SiSihkan waktu Sejenak untuk mencicipi makanan enak. let’S work hard and play
Setelah bekerja Seharian, SiSihkan waktu Sejenak untuk mencicipi makanan enak. let’S work hard and play
Setelah bekerja
Seharian, SiSihkan
waktu Sejenak
untuk mencicipi
makanan enak.
let’S work hard
and play hard!
foto-foto : agung phambudy | detik foto

play

hard

berSama

menu

thailand

play hard! foto-foto : agung phambudy | detik foto play hard berSama menu thailand Majalah detik

Majalah detik 18 - 24 november 2013

kuliner
kuliner

p encinta masakan Thailand wajib men- coba tempat makan yang satu ini. Kon- sepnya bistro, cocok untuk kongko ber- sama teman-teman sepulang kerja atau

cocok untuk kongko ber- sama teman-teman sepulang kerja atau makan malam bersama keluarga di akhir pekan.

makan malam bersama keluarga di akhir pekan. Lokasinya berada di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta. Mengambil tempat di pojok, tempat makan dengan desain gabungan tradisional Thailand dan modern ini memang agak nyempil. Namanya Mango Tree. Kesan tradisional terlihat dari lampu gantung mirip lampion di tengah-tengah ruangan. Mirip sky lantern festival di Bangkok. Kesan modern terlihat dari meja dan kursi, khususnya di area outdoor. Cozy, “sangat muda”. Tempat makan ini telah membuka cabang di be- berapa negara, seperti Jepang, Taiwan, Malaysia, Singapura, dan London. Di luar sana, rata-rata Mango

Tree mengusung konsep restoran open kitchen.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kuliner
kuliner
kuliner Konsep bistro cocok karena banyak anak muda Jakarta suka nongkrong Tapi, khusus di Jakarta, franchise
Konsep bistro cocok karena banyak anak muda Jakarta suka nongkrong
Konsep
bistro
cocok
karena
banyak
anak
muda
Jakarta
suka
nongkrong
Tapi, khusus di Jakarta, franchise restoran grup COCA Bangkok ini memilih memakai konsep bistro yang

Tapi, khusus di Jakarta, franchise restoran grup COCA Bangkok ini memilih memakai konsep bistro yang lebih “santai”. Mungkin karena Jakarta dipe- nuhi anak-anak muda yang doyan hanging out. Apalagi Mango Tree di Jakarta mengambil tempat

di mal yang berlokasi di area bisnis dan perkantoran,

Kuningan. Konsep bistro dengan tema “work hard, play hard memang paling pas. Suasana santai terlihat dari dekorasi tempat ma-

kan ini. Terbagi atas dua ruang, yaitu outdoor dan indoor. Ya, outdoor untuk mereka yang suka udara segar, sementara indoor untuk yang ingin bersantai

di ruangan ber-AC.

Kesan “muda” hadir dari dekorasi ruangannya. Botol-botol wine sengaja ditata di rak, menempel di tembok. Suasananya agak remang-remang di be-

berapa sudut. Tapi, kalau ingin “terang”, ada juga meja makan dengan lampu gantung cukup terang di

atasnya.

ada juga meja makan dengan lampu gantung cukup terang di atasnya. Majalah detik 25 november -

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

kuliner Kalau datang sekitar pukul 19.00 WIB, ada live acoustic band. Saat majalah detik berkunjung,
kuliner
Kalau datang sekitar pukul 19.00 WIB, ada live
acoustic band. Saat majalah detik berkunjung, se-
buah band, terdiri atas dua laki-laki dan satu perem-
puan, menyajikan lagu-lagu yang sedang hit.
Menu
Meski berkonsep bistro, Mango Tree juga menye-
diakan berbagai pilihan makanan berat untuk makan
siang atau makan malam. Sebut saja grilled chicken
with lemongrass dan stir-fried beef with basil.
Ada juga tom yum seafood, yang menjadi andalan
tempat makan ini. Majalah Time pernah menobatkan
masakan bercita rasa pedas racikan Mango Tree se-
bagai sup tom yum terbaik.
Kami merekomendasikan pandan chicken yang
gurih-gurih nikmat. Daging ayam berbungkus daun
pandan ini cocok sebagai camilan ataupun dimakan
dengan nasi putih. Harganya Rp 35 ribu seporsi.
Kami juga memesan pineapple fried rice atau nasi
Majalah detik 25 november - 1 desember 2013
kuliner
kuliner

goreng nanas. Sesuai namanya, nasi goreng ini meng- gunakan potongan buah nanas untuk campuran nasi goreng. Rasanya yang sedikit asam membuat nasi goreng ini lebih “kaya rasa”. Porsinya pun cukup besar. Kalau tidak lapar-lapar amat, nasi goreng ini bisa disantap berdua. Harga per porsi Rp 34 ribu saja. Ditambah pajak, kira-kira harganya menjadi Rp 40 ribuan. Menu lezat lainnya adalah prawn satay. Sate udang ini disajikan bersama bumbu kacang yang gurih. Hanya saja, bumbunya disajikan terpisah. Kalau ingin menyantap, tinggal dicocol saja. Harganya Rp 42 ribu untuk enam tusuk. Kalau Anda datang pada sore hari, cobalah menu high tea set. Satu poci teh panas untuk dua-tiga orang disajikan bersama beberapa snack mini pi- lihan yang ditata cantik dalam rak. Harganya Rp 125 ribu per set.

Untuk minuman, ada beberapa gambar di menu

rak. Harganya Rp 125 ribu per set. Untuk minuman, ada beberapa gambar di menu Majalah detik

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Harganya Rp 125 ribu per set. Untuk minuman, ada beberapa gambar di menu Majalah detik 25
Harganya Rp 125 ribu per set. Untuk minuman, ada beberapa gambar di menu Majalah detik 25
kuliner
kuliner
kuliner yang cukup menggiurkan, salah satunya mango t a n g o . Warnanya kuning cerah,

yang cukup menggiurkan, salah satunya mango tango. Warnanya kuning cerah, terlihat manis dan segar. Harganya Rp 50 ribu sebelum pajak. Namun ternyata rasanya tak semenarik tampilan- nya. Semula kami membayangkan minuman itu bakal berasa sangat “mangga” dan sedikit manis. Namun ternyata tidak. Nyaris tak ada jejak rasa mangga di minuman ini. Bahkan manis pun tidak. Namun kekecewaan itu terobati oleh singkong re- bus manis sebagai hidangan penutup. Singkong em- puk berpadu dengan saus santan sungguh membuat lidah bergoyang. Hidangan ini bisa ditemukan di hampir semua restoran Thailand. Tapi yang di Mango Tree, dessert ini terasa berbeda. Sayang dile- watkan jika suatu hari Anda mampir ke sini, lo. Hmm…

yummy!

Ken Yunita

Anda mampir ke sini, lo. Hmm… y u m m y ! Ken Yunita Majalah Majalah

Majalah Majalah detik 25 detik november 18 - 24 - 1 november desember 2013 2013

gaya hidup

gaya hidup

gaya hidup

gaya hidup gaya hidup gaya hidup Dan, Mata anda BeruBah Warna Mengubah warna Mata sedang digilai
gaya hidup gaya hidup gaya hidup Dan, Mata anda BeruBah Warna Mengubah warna Mata sedang digilai

Dan,

Mata anda

BeruBah Warna

Mengubah warna Mata sedang digilai warga aMerika serikat. Mereka rela jauh-jauh ke india untuk Melakukan operasi ini. Masih kontroversial.

ke india untuk Melakukan operasi ini. Masih kontroversial. foto-foto: thinkstock Majalah detik 25 november - 1

foto-foto: thinkstock

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup B osan dengan mata berwarna hitam? Ingin punya mata berwarna hijau seperti milik si
gaya hidup B osan dengan mata berwarna hitam? Ingin punya mata berwarna hijau seperti milik si
gaya hidup B osan dengan mata berwarna hitam? Ingin punya mata berwarna hijau seperti milik si

B osan dengan mata berwarna hitam? Ingin punya mata berwarna hijau seperti milik si vampir keren Edward Cullen? Atau mata berwarna kuning keemasan, yang kerap di-

sebut mata serigala? Semua bisa diatur. Kini warna mata juga bisa diubah sesuai dengan keinginan. Caranya dengan operasi implan iris palsu. Adalah Dr. Kenneth Rosenthal yang menemukan prosedur ini. Awalnya, metode ini dilakukan untuk memper- baiki kekurangan pada mata. Namun lama-lama ditawarkan untuk tujuan kosmetik. Iris merupakan serat otot berbentuk gelang yang mengelilingi pupil. Iris-lah yang menentukan warna mata. Nah, untuk mengubah warna mata, iris palsu dipasang tepat di bawah lapisan atas mata (kornea). Warna iris palsu akan menutupi iris alami. Dari luar, warna iris palsulah yang terlihat. Bisa biru, hijau, kuning, merah, atau abu-abu, sesuai dengan pilihan “pasien”. Implan iris palsu atau yang disebut dengan metode bright­ ocular diklaim sangat aman dan tidak berbahaya. Menggunakan bahan silikon, sama dengan bahan lensa in­ traocular. Tapi metode ini tidak bisa memperbaiki masalah penglihat- an. Hanya mengubah penampilan.

iris
iris
tidak bisa memperbaiki masalah penglihat- an. Hanya mengubah penampilan. iris Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup

gaya hidup gaya hidup Prosedurnya juga sederhana. Iris palsu, yang sa- ngat fleksibel, ditekuk dan diselipkan

Prosedurnya juga sederhana. Iris palsu, yang sa- ngat fleksibel, ditekuk dan diselipkan ke dalam mata. Dilansir Daily Mail, operasi brightocular hanya butuh waktu 15 menit untuk tiap mata. Sejumlah pasien juga mengaku tidak merasakan sakit saat menjalani operasi mengubah warna mata. Namun, sayangnya, di Indonesia belum ada klinik mata atau rumah sakit yang menyediakan operasi ini. Bahkan, di Amerika Serikat, prosedur ini belum mendapat lampu hijau. Operasi brightocular baru di- lakukan di India, Turki, Meksiko, dan Libanon. Di India, pemasangan implan iris palsu pertama kali dilakukan Dr. Shibu Varkey. Awalnya, operasi ini untuk memperbaiki iris mata yang rusak atau tidak berkembang saat lahir. Pasien pertamanya adalah anak muda dengan iris rusak akibat kecelakaan. “Pasien ini tidak bisa menghadapi siang hari. Sete- lah operasi, hidupnya membaik,” ujarnya.

bisa menghadapi siang hari. Sete- lah operasi, hidupnya membaik,” ujarnya. Majalah detik 25 november - 1
bisa menghadapi siang hari. Sete- lah operasi, hidupnya membaik,” ujarnya. Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup
gaya hidup
gaya hidup
gaya hidup Namun saat ini lebih banyak pasien yang datang demi tujuan “kecantikan”. “Setahun ada 24

Namun saat ini lebih banyak pasien yang datang demi tujuan “kecantikan”. “Setahun ada 24 pasien dari beberapa negara, 18 di antaranya untuk tujuan kosmetik,” dia menambahkan. Dr. Shibu mengakui implan iris untuk kosmetik merupakan hal baru. Menurut anggota tim peneliti keamanan implan iris ini, selama dilakukan dengan prosedur ketat, secara teknis dan ilmiah brightocular cukup menjanjikan. Menurut dia, saat ini sedang dilakukan studi agar brightocular mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Dr. Shibu juga menyebut prosedur ini telah mendapatkan sertifikasi dari Uni Eropa. Prosedur brightocular memang masih menjadi kontroversi. Para ahli masih memperdebatkan efek negatifnya. Ahli bedah di Manhattan, New York, Dr. Gre- gory J. Pamel, menyebut- kan sejumlah efek samping, seperti kerusakan kornea, katarak, atau kemungkinan kebutaan akibat tekanan pada mata. Namun kekhawatiran para ahli itu sepertinya tidak mengurangi minat orang-orang untuk meng- ubah warna matanya. Banyak warga Amerika Serikat rela terbang ke In- dia hanya untuk mengganti warna matanya.

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup Demi Memenuhi Standar Pakar psikiatri di Georgetown University Medical Center, Breland Noble, memaklumi
gaya hidup Demi Memenuhi Standar Pakar psikiatri di Georgetown University Medical Center, Breland Noble, memaklumi
gaya hidup Demi Memenuhi Standar Pakar psikiatri di Georgetown University Medical Center, Breland Noble, memaklumi

Demi Memenuhi Standar

Pakar psikiatri di Georgetown University Medical Center, Breland Noble, memaklumi keinginan ba- nyak orang Amerika melakukan prosedur ini. Me- nurut dia, masyarakat Amerika memiliki standar kecantikan tersendiri. Dan orang-orang berlomba demi memenuhi standar itu. “Tidak mengejutkan mereka ingin membuat semacam perubahan,” ujar- nya. Meski demikian, dia heran terhadap orang Ameri- ka yang nekat memilih prosedur yang belum tentu aman hanya demi penampilan. Mungkin mereka tertarik melihat rekaman video di YouTube yang menampilkan perbedaan penampilan seseorang sebelum dan sesudah melakukan pro- sedur brightocular. Lengkap dengan testimoni para pasien yang berhasil mengubah warna matanya. Salah satunya seorang pemuda Afrika-Amerika yang mengubah warna matanya menjadi abu-abu. Dia mengganti warna mata supaya terlihat baru. “Sama sekali tidak sakit, ini hebat,” ujarnya tersenyum. Video lainnya menampilkan seorang wanita muda yang sangat senang dengan warna mata barunya. Dia mengaku, pada malam setelah operasi, matanya terasa sakit. “Tapi sekarang aku baik-baik saja,” ujarnya. Namun juru bicara klinis untuk American Academy of Ophthalmology sekaligus spesialis glaukoma di Univer-

sebelum sesudah
sebelum
sesudah
of Ophthalmology sekaligus spesialis glaukoma di Univer- sebelum sesudah Majalah detik 25 november - 1 desember

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup

gaya hidup gaya hidup sitas Yale, Dr. James Tsai, menuduh keberhasilan brightocular hanyalah permainan marketing .

sitas Yale, Dr. James Tsai, menuduh keberhasilan brightocular hanyalah permainan marketing. Beberapa pasien yang telah melakukan implan iris dibayar untuk memberi testimoni demi meyakinkan bahwa prosedur ini aman, tanpa efek samping. “Me- reka tidak memerinci komplikasi efek samping dan meminimalkan bahayanya,” ujarnya. Tsai tak asal bicara. Beberapa studi telah menyo- roti risiko prosedur implan iris, seperti glaukoma, luka pada kornea, sensitif terhadap cahaya, dan per- kembangan katarak. Tsai menuturkan memiliki pasien yang irisnya ro- bek saat ahli bedah melepas implan iris palsu pada matanya. “Pasien itu kini tidak lagi memiliki pupil yang terlihat alami,” tuturnya. Tsai juga menyebut mereka yang menjalani pro- sedur ini pada usia muda akan lebih berisiko. “Mata sangat peka serta harus bertahan seumur hidup, dan implan dapat menyebabkan masalah selama sisa hidup mereka. Jadi saya tetap mengatakan ‘ti- dak’ untuk prosedur ini,” katanya.

Jadi saya tetap mengatakan ‘ti- dak’ untuk prosedur ini,” katanya. Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

gaya hidup

gaya hidup Lumineyes P rosedur mengganti warna mata juga pernah dikembang- kan oleh spesialis mata dari
gaya hidup Lumineyes P rosedur mengganti warna mata juga pernah dikembang- kan oleh spesialis mata dari
gaya hidup Lumineyes P rosedur mengganti warna mata juga pernah dikembang- kan oleh spesialis mata dari

Lumineyes

P rosedur mengganti warna

mata juga pernah dikembang-

kan oleh spesialis mata dari

California, dr. Gregg Homer, pada 2011. Berbeda dengan brightocular, metode yang dinamakan lumin­ eyes ini menggunakan laser untuk “menghilangkan” pigmen cokelat yang menutupi iris. Nah, di bawah pigmen cokelat itu terdapat pigmen warna biru. Jika pigmen cokelat hilang, oto- matis warna mata akan berubah menjadi biru. Karena itu, metode ini hanya bisa mengganti warna mata menjadi biru. Operasi lumineyes hanya butuh 20 detik untuk tiap mata. Namun, un- tuk mendapatkan warna biru, butuh waktu sekitar dua hingga tiga ming- gu. “Warna mata berubah menjadi le- bih terang setelah dilaser, lama-la- ma akan menjadi biru,” ujar dr. Ho- mer. Homer berkali-kali menguji me- todenya pada hewan. Hasilnya memuaskan dan metode ini telah dipatenkan. Homer menjamin pro- sedurnya aman dan tidak berba- haya. Biayanya Rp US$ 5.000 atau

aman dan tidak berba- haya. Biayanya Rp US$ 5.000 atau sekitar Rp 60 juta. Metode lumineyes

sekitar Rp 60 juta. Metode lumineyes juga mengun- dang kontroversi. Dokter mata Ro- bert Crikert menduga metode Homer memiliki efek samping. “Hasil pem- bakaran pigmen tentunya mengha- silkan sejenis abu atau ‘hasil’ lain- nya dan itu mungkin saja menutup bagian-bagian mikroskopik mata, dan bisa menyebabkan glaukoma,” katanya. n

Rachel Vannesya | Ken yunita | esti utami | Dailymail. com | oDDitycentRal.com

Ken yunita | esti utami | Dailymail. com | oDDitycentRal.com Majalah detik Majalah 25 november detik

Majalah detik Majalah 25 november detik 11 - 17 - 1 november desember 2013 2013 Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Syam S ir a lam Kri S dayanti d ariu S Sinathrya foto - foto:
Syam S ir a lam
Kri S dayanti
d ariu S Sinathrya
foto - foto: teresia May | aNtara foto | raHMaN HeryaNto | detik foto

Teresia May | aNTara FOTO

peoplepeople

Teresia May | aNTara FOTO people people Krisdayanti K egelisahan sebagai diva tanpa karya, yang se­
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti
Krisdayanti

K egelisahan sebagai

diva tanpa karya, yang se­ lama ini dirasakan Kris­ dayanti, terjawab sudah.

Setelah empat tahun vakum, pekan lalu, istri Raul Lemos ini meluncurkan album baru. Tak hanya mengakhiri jeda, album bertajuk Persembahan Ratu Cinta ini juga memberi citra baru bagi perempuan yang akrab disapa KD ini. Dua lagu di album ini, yaitu Ratu Cinta dan Bertubi­tubi, sangat berbeda dengan gaya KD selama ini. Lagu ciptaan Melly Go­ eslaw ini lebih ngebeat. “Saya baru sekali ini mencoba bernyanyi di ruang elektronik musik,” ujarnya. Awalnya KD sempat ragu, tetapi ia se­

gera sadar tugas seorang penyanyi adalah

tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak
tetapi ia se­ gera sadar tugas seorang penyanyi adalah membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak

membuat sebuah lagu lebih indah. Dan, tidak disangka, ternyata ia merasa nyam­ an. Apalagi lagunya juga easy listening dan bisa memberikan energi bagi semua. Makanya, KD, yang belum setahun melahirkan anak easy listening dan bisa memberikan energi bagi semua. Makanya, KD, yang belum setahun melahirkan anak keempatnya ini, makin semangat menyelesaikan album yang menandai 17 tahun kiprahnya di pang­ gung musik. “Saya harus membuat lagu ini menjadi keren, dan ini didukung se­ mua,” paparnya. Tak ada target khusus yang ia patok, baik dari jumlah penjualan maupun keuntungan yang didapat. Kalaupun nanti ada keuntungan, KD berjanji me­ nyisihkan sebagian di antaranya untuk membantu kesehatan anak­anak dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­

bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI bahan ratu cinta. n

dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25

Majalah detik 25 NOveMber - 1 deseMber 2013

dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25
dan perempuan di Tanah Air. Inilah persem­ bahan ratu cinta. n ESTI UTAMI Majalah detik 25

rAHmAn HerYAnTo | deTik foTo

people

people

Darius s inathrya
Darius s inathrya

M enjadi fans kehormatan

klub besar macam Bar- celona memberi banyak privilese bagi Darius. Ia bisa

menyaksikan penampilan Barca kapan pun dan di mana pun tanpa khawatir kehabisan tiket. Bahkan kalau mau, suami Donna Agnesia ini bisa menyak- sikan penampilan Neymar cs bersama presiden klub, di kelas VVIP tentunya. Satu yang membuat iri, Darius juga berkesempatan melihat langsung la- tihan para pemain di Ciutat Esportiva Joan Gamper. Jadi, pria, yang pernah bercita-cita menjadi pemain bola, ini sudah bertemu dengan hampir semua pemain Barcelona. Bahkan ngobrol dengan mereka. Lalu siapa yang paling

membuatnya terkesan? “Semuanya.

Lalu siapa yang paling membuatnya terkesan? “Semuanya. Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain
Lalu siapa yang paling membuatnya terkesan? “Semuanya. Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain
Lalu siapa yang paling membuatnya terkesan? “Semuanya. Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain
Lalu siapa yang paling membuatnya terkesan? “Semuanya. Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain
Lalu siapa yang paling membuatnya terkesan? “Semuanya. Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain

Mereka ramah-ramah walaupun su- dah menjadi pemain terkenal,” ujar duta produk deodoran pria ini kepada majalah detik. Obrolan pada bulan Februari itu juga tak terlalu berat. Walaupun terkenal, lanjutnya, mereka manusia juga. “Po- koknya sangat human,” tandasnya. Ayah tiga anak ini merasa beruntung terpilih menjadi fans kehormatan Bar- celona karena, klub kebanggaan warga Catalan ini hanya memilih satu wakil dari Indonesia. Selain Darius, Barca juga menunjuk aktor Ranbir Kapoor dari India, dan penyanyi Jepang Yu Shi- rota sebagai anggota fans kehormat- an mereka. Fans kehormatan ini akan disandang Darius sampai 2015 nanti.

kehormatan ini akan disandang Darius sampai 2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november -
kehormatan ini akan disandang Darius sampai 2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november -

n ESTI UTAMI

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

Majalah detik 25 november - 1 desember 2013

2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25
2015 nanti. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 november - 1 desember 2013 Majalah detik 25

RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO

people

people

RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
Syam S ir a lam
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai
RAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam sorotan negatif. Ia dinilai

sorotan negatif. Ia dinilai tidak tampil prima. Namanya bahkan dicoret dari daftar pemain yang dibawa pelatih Rahmad Darmawan ke gelaran SEA Games di Myanmar nanti. Tapi ini tak membuat patah semangat pemain yang tahun depan akan me- rumput di Tanah Air ini. “Saya nikmati apa adanya. Kalau orang memuji kita, ya kita nikmati. Jika tidak, ya enggak apa-apa,” ujarnya santai. Ia juga berusaha tak terlena pada dunia selebritas yang mengiringinya sebagai pemain bola. “Bagaimana- pun, saya adalah pemain bola. Orang melihat penampilan saya di lapangan, bukan yang lain. Itu yang harus sayaRAHMAN HERYANTO | dETik fOTO people people Syam S ir a lam jaga,” tuturnya. n ESTI

jaga,” tuturnya. n ESTI UTAMI jaga,” tuturnya. n

lain. Itu yang harus saya jaga,” tuturnya. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 NOvEMbER - 1
lain. Itu yang harus saya jaga,” tuturnya. n ESTI UTAMI Majalah detik 25 NOvEMbER - 1

Majalah detik 25 NOvEMbER - 1 dEsEMbER 2013

“K etenaran “K itu kembali ke masing-masing orangnya. Bila itu kembali ke masing-masing orangnya. Bila

kita bisa memanfaatkannya, akan po-

sitif. Tapi, jika tidak, bisa menghancur- kan,” itu pendapat Syamsir Alam soal ketenaran. Syamsir, yang dipastikan batal dikon- trak DC United, memang cukup terkenal

di

dunia maya. Saat masih merumput

di

klub yang bermarkas di Washington,

DC, itu, follower akun Twitter-nya men-

capai 170 ribu. Jauh melampaui pemain inti klub milik Erick Thohir tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir

tinggal di luar negeri ini mendapat pemain inti klub milik Erick Thohir tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam

tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
tersebut. Tapi, beberapa waktu terakhir, anak muda yang dalam enam tahun terakhir tinggal di luar negeri
interview interview
interview
interview

Gita WirjaWan:

KaKeK Saya

BuKan

ahmadiyah

Mengaku Masih berkerabat dengan gus dur. kalau dengan bunda Putri?

Ilustrator: eDI wahyono / Foto: arI saputra, DetIKFoto

Ilustrator: eDI wahyono / Foto: arI saputra, DetIKFoto Majalah Majalah detik detik 25 25 november november

MajalahMajalah detikdetik 2525 novembernovember -- 11 DesemberDesember 20132013

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview
interview
interview ajah Gita Irawan Wirjawan, 48 tahun, kini terpampang di berbagai media massa, forum-forum Internet, hingga

ajah Gita Irawan Wirjawan, 48 tahun, kini terpampang di berbagai media massa, forum-forum Internet, hingga baliho di tepi jalan raya. Gita, yang tengah bertarung dalam konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, memang tengah menggenjot iklan politik di berbagai media. Targetnya memang menaikkan angka elektabilitas dalam survei internal Demokrat, yang akan diadakan bulan depan. Rival berat Menteri Perdagangan ini adalah rekannya di kabinet, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, yang popularitasnya jauh lebih tinggi daripada Gita. Selain itu, ada adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Pramono Edhie Wibowo, yang kini jadi anggota Dewan Pembina Demokrat. Purnawirawan jenderal mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu juga tengah gencar beriklan. Gita menyatakan optimistis bisa unggul dalam konvensi yang pemenangnya bakal ditentukan pada April 2014 itu. “Dalam lima bulan, di politik itu banyak sekali yang bisa terjadi,” kata Gita saat ditemui majalah detik di kantornya, Senin pekan lalu. Ditemani secangkir teh hangat dengan pemanis rendah kalori, Gita berbicara soal pemikiran ekonominya, pertemuannya dengan Non Saputri alias Bunda Putri, dan kakeknya yang dikaitkan dengan Ahmadiyah. Berikut ini petikannya.

yang dikaitkan dengan Ahmadiyah. Berikut ini petikannya. Iklan Anda belakangan ini banyak ditayangkan di berbagai
yang dikaitkan dengan Ahmadiyah. Berikut ini petikannya. Iklan Anda belakangan ini banyak ditayangkan di berbagai
yang dikaitkan dengan Ahmadiyah. Berikut ini petikannya. Iklan Anda belakangan ini banyak ditayangkan di berbagai
yang dikaitkan dengan Ahmadiyah. Berikut ini petikannya. Iklan Anda belakangan ini banyak ditayangkan di berbagai

Iklan Anda belakangan ini banyak ditayangkan di berbagai tempat dan media massa Popularitas itu kan seberapa jauh orang kenal. Tapi memang, kendalanya, belum terlalu banyak orang yang kenal saya. Ini proses yang baru. Saya kan dulu-dulu enggak pernah berpikiran seperti ini. Jadi ya memang harus lebih aktif dan giat menyapa rakyat.

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

seperti ini. Jadi ya memang harus lebih aktif dan giat menyapa rakyat. Majalah detik 25 november
interview
interview
interview Saya sih optimistis, dengan ikhtiar dan doa serta usaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terus Majalah

Saya sih optimistis, dengan ikhtiar dan doa serta usaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terus

ikhtiar dan doa serta usaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terus Majalah detik 25 november - 1
ikhtiar dan doa serta usaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terus Majalah detik 25 november - 1

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview interviewinterview
interview
interviewinterview
interview interviewinterview Saya mencoba menyapa dengan substansi yang mudah-mudahan mereka mengerti dan mereka sukai.
interview interviewinterview Saya mencoba menyapa dengan substansi yang mudah-mudahan mereka mengerti dan mereka sukai.
interview interviewinterview Saya mencoba menyapa dengan substansi yang mudah-mudahan mereka mengerti dan mereka sukai.

Saya mencoba menyapa dengan substansi yang mudah-mudahan mereka mengerti dan mereka sukai. Ada soal elektabilitas, jadi orang yang sudah kenal itu suka enggak sih dengan orang yang dia kenal. Apakah mereka senang melihat sosok saya? Apakah orang ini mengerti substansi? Apakah orang ini bisa menjelaskan substansi? Apakah orang ini bisa mengambil keputusan? Apakah orang ini keputusannya dekat dengan hati rakyat?

Apakah orang ini keputusannya dekat dengan hati rakyat? Kapan memutuskan ingin jadi calon presiden? Mei tahun
Apakah orang ini keputusannya dekat dengan hati rakyat? Kapan memutuskan ingin jadi calon presiden? Mei tahun
Apakah orang ini keputusannya dekat dengan hati rakyat? Kapan memutuskan ingin jadi calon presiden? Mei tahun
Apakah orang ini keputusannya dekat dengan hati rakyat? Kapan memutuskan ingin jadi calon presiden? Mei tahun

Kapan memutuskan ingin jadi calon presiden? Mei tahun ini, sewaktu saya diajak bicara oleh Pak SBY untuk ikut (konvensi Partai Demokrat). Jujur saja, begini-begini juga tidak bisa menjawab langsung tanpa koordinasi dengan istri, anak-anak, ibu, dan mertua. Saya berdiskusi dengan mereka. Ini panggilan karena ada proses politik yang mulia dan demokratis yang memberikan kesempatan kepada siapa pun. Proses ini (konvensi Partai Demokrat) bisa menyajikan pilihan yang bermutu kepada masyarakat luas, dan saya merasa proses ini dilakukan secara adil.

luas, dan saya merasa proses ini dilakukan secara adil. Seberapa serius Anda mengikuti konvensi Partai Demokrat?
luas, dan saya merasa proses ini dilakukan secara adil. Seberapa serius Anda mengikuti konvensi Partai Demokrat?
luas, dan saya merasa proses ini dilakukan secara adil. Seberapa serius Anda mengikuti konvensi Partai Demokrat?
luas, dan saya merasa proses ini dilakukan secara adil. Seberapa serius Anda mengikuti konvensi Partai Demokrat?

Seberapa serius Anda mengikuti konvensi Partai Demokrat? Saya sih cukup serius karena beberapa hal. Pertama, ini satu-satunya platform yang bisa menyajikan pilihan yang sangat bermutu bagi masyarakat luas. Jadi ini demokrasi. Saya melihat ini mulia sekali, dan saya terpanggil. Kedua,tentunyasayabersemangat karena saya melihat bahwa profil demografis kita ini relatif muda, iya, kan? Sekitar 60 persen penduduk kita di bawah 17 tahun. Mestinya mereka bisa

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview interview
interview
interview
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya
interview interview nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya

nyambung dengan apa pun yang saya pikirkan dan komunikasikan. Tak semuanya bisa, tapi mestinya ada yang bisa nyambung.

Tak semuanya bisa, tapi mestinya ada yang bisa nyambung . Perolehan suara Demokrat diprediksi menurun karena
Tak semuanya bisa, tapi mestinya ada yang bisa nyambung . Perolehan suara Demokrat diprediksi menurun karena
Tak semuanya bisa, tapi mestinya ada yang bisa nyambung . Perolehan suara Demokrat diprediksi menurun karena
Tak semuanya bisa, tapi mestinya ada yang bisa nyambung . Perolehan suara Demokrat diprediksi menurun karena

Perolehan suara Demokrat diprediksi menurun karena banyak kadernya yang terseret kasus korupsi. Mengapa Anda justru maju lewat partai itu? Ya, kalau (partai) yang lain, gimana caranya? Kita lihat saja nanti. Optimisme saya itu pokoknya, kalau usaha dan doa saya maksimal, apa pun yang saya peroleh nantinya dari proses ini, saya ikhlas.

pun yang saya peroleh nantinya dari proses ini, saya ikhlas. Tapi di Demokrat Anda juga akan
pun yang saya peroleh nantinya dari proses ini, saya ikhlas. Tapi di Demokrat Anda juga akan
pun yang saya peroleh nantinya dari proses ini, saya ikhlas. Tapi di Demokrat Anda juga akan
pun yang saya peroleh nantinya dari proses ini, saya ikhlas. Tapi di Demokrat Anda juga akan

Tapi di Demokrat Anda juga akan melawan adik ipar SBY?

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview interview
interview
interview
Sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barindo, Gita mengambil sumpah jabatan jajaran DPP Barindo periode
Sebagai Ketua Umum Dewan
Pimpinan Pusat Barindo, Gita
mengambil sumpah jabatan jajaran
DPP Barindo periode 2013-2018
beberapa waktu lalu.
wIDoDo s. JusuF / antara
2013-2018 beberapa waktu lalu. wIDoDo s. JusuF / antara Saya sampai hari ini yakin proses ini
2013-2018 beberapa waktu lalu. wIDoDo s. JusuF / antara Saya sampai hari ini yakin proses ini

Saya sampai hari ini yakin proses ini akan dijalankan dengan adil. Semestinya yang paling qualified-lah yang diberi keadilan. Yang terbaik diberi kesempatan untuk unggul. Konvensi ini semua pesertanya tangguh. Jadi kita harus bersaing secara sehat dan adil demi kepentingan konvensi ini agar nantinya bisa bersaing dengan orang-orang lain di luar sana.

nantinya bisa bersaing dengan orang-orang lain di luar sana. Riset Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas
nantinya bisa bersaing dengan orang-orang lain di luar sana. Riset Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas
nantinya bisa bersaing dengan orang-orang lain di luar sana. Riset Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas
nantinya bisa bersaing dengan orang-orang lain di luar sana. Riset Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas

Riset Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas Anda masih di bawah Dahlan Iskan dan Pramono Sebelumnya seperti itu. Tapi yang harus diperhatikan adalah trennya naik. Saya sih melihat itu, tapi perjalanan ini masih panjang. Ini kan masih ada lima bulan. Dalam politik, banyak sekali yang bisa terjadi. Saya sih optimistis, dengan ikhtiar dan doa serta usaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terus.

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview
interview
kakek saya sekretaris jenderal pertama Muhammadiyah, yang membantu Ahmad Dahlan.
kakek saya
sekretaris
jenderal
pertama
Muhammadiyah,
yang membantu
Ahmad Dahlan.
pertama Muhammadiyah, yang membantu Ahmad Dahlan. Masuk ke Barindo (Barisan Indonesia) bagian dari ikhtiar
pertama Muhammadiyah, yang membantu Ahmad Dahlan. Masuk ke Barindo (Barisan Indonesia) bagian dari ikhtiar

Masuk ke Barindo (Barisan Indonesia) bagian dari ikhtiar tersebut? Barindo itu kan organisasi kemasyarakatan dan saya diminta jadi pimpinan. Alhamdulillah atas kepercayaannya. Organisasi ini kan semangatnya multiwarna dan kental dengan aktivitas untuk kepentingan masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan.

kepentingan masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan. Saat pemilihan Ketua Umum Barindo, Anda ber­ temu dengan
kepentingan masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan. Saat pemilihan Ketua Umum Barindo, Anda ber­ temu dengan
kepentingan masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan. Saat pemilihan Ketua Umum Barindo, Anda ber­ temu dengan
kepentingan masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan. Saat pemilihan Ketua Umum Barindo, Anda ber­ temu dengan

Saat pemilihan Ketua Umum Barindo, Anda ber­ temu dengan Bunda Putri? Dia sering datang ke acara-acara, ternyata. Kalau kalian bikin acara selamatan nanti malam, Bunda Putri juga akan hadir. Nah, sebetulnya yang menyematkan pin itu seharusnya putra dan putri Jawa Timur. Saya baru datang ke hotel, tiba-tiba ada ibu-ibu menyalip. Saya tidak kenal dia. Baru saat itu saja ketemu.

menyalip. Saya tidak kenal dia. Baru saat itu saja ketemu. Sebagai lulusan Amerika, bagaimana Anda menandingi
menyalip. Saya tidak kenal dia. Baru saat itu saja ketemu. Sebagai lulusan Amerika, bagaimana Anda menandingi
menyalip. Saya tidak kenal dia. Baru saat itu saja ketemu. Sebagai lulusan Amerika, bagaimana Anda menandingi
menyalip. Saya tidak kenal dia. Baru saat itu saja ketemu. Sebagai lulusan Amerika, bagaimana Anda menandingi

Sebagai lulusan Amerika, bagaimana Anda menandingi mereka yang mengkampanyekan ekonomi kerakyatan? Saya lahir di Jakarta, besar di Jakarta, dan balik ke Indonesia setelah berkesempatan mengenyam sekolah dan berkarier di mancanegara. Saya membuahkan cukup banyak kebijakan yang terbukti prorakyat.Sayamengeluarkankebijakanpembatasan impor produk-produk yang bisa diisi industri dalam negeri. Saya membatasi ekspor bahan baku rotan, di mana kebijakan itu membuahkan ratusan ribu lapangan kerja di Cirebon, yang sebelumnya kehilangan kesempatan karena bahan bakunya langsung dikirim ke luar negeri.

karena bahan bakunya langsung dikirim ke luar negeri. Produk apa yang Anda batasi impornya? Produk-produk
karena bahan bakunya langsung dikirim ke luar negeri. Produk apa yang Anda batasi impornya? Produk-produk
karena bahan bakunya langsung dikirim ke luar negeri. Produk apa yang Anda batasi impornya? Produk-produk
karena bahan bakunya langsung dikirim ke luar negeri. Produk apa yang Anda batasi impornya? Produk-produk

Produk apa yang Anda batasi impornya? Produk-produk elektronik itu banyak. Yang menggagas penggunaan deteksi nomor IMEI itu

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview
interview
interview kami. Setelah kami duduk dengan kawan-kawan dari industri dan telekomunikasi, terbukti itu dari 250 juta
interview kami. Setelah kami duduk dengan kawan-kawan dari industri dan telekomunikasi, terbukti itu dari 250 juta
interview kami. Setelah kami duduk dengan kawan-kawan dari industri dan telekomunikasi, terbukti itu dari 250 juta

kami. Setelah kami duduk dengan kawan-kawan dari industri dan telekomunikasi, terbukti itu dari 250 juta handphone yang digunakan di sini, ada 70 juta yang ilegal. Sulit kalau kita hanya jaga di pelabuhan dan di toko retail. Sekarang menyita 1 ton, besok masuk 10 ton. Tapi, kalau nomor IMEI, kan secara digital. Kalau nomornya tidak terdaftar secara resmi, matikan salurannya. Nah, saya rasa itu akan berekor pada industrialisasi di dalam negeri. Handphone ilegal 70 juta itu bisa dibuat oleh saudara-saudara kita di Indonesia. Itu bisa membuka lapangan kerja dalam negeri dan itu bisa menghasilkan pajak. Lalu pajak bisa buat membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi rakyat.

membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi rakyat. Perusahaan Anda, Ancora, dikaitkan dengan kasus dana
membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi rakyat. Perusahaan Anda, Ancora, dikaitkan dengan kasus dana
membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi rakyat. Perusahaan Anda, Ancora, dikaitkan dengan kasus dana
membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi rakyat. Perusahaan Anda, Ancora, dikaitkan dengan kasus dana

Perusahaan Anda, Ancora, dikaitkan dengan kasus dana talangan Bank Century Saya sudah dipanggil oleh tim pengawas (kasus Bank Century) dan sudah memberikan penjelasan. Silakan lihat penjelasan saja.

sudah memberikan penjelasan. Silakan lihat penjelasan saja. Situs ayogitabisa.com memuat tulisan yang menyebut kakek
sudah memberikan penjelasan. Silakan lihat penjelasan saja. Situs ayogitabisa.com memuat tulisan yang menyebut kakek
sudah memberikan penjelasan. Silakan lihat penjelasan saja. Situs ayogitabisa.com memuat tulisan yang menyebut kakek
sudah memberikan penjelasan. Silakan lihat penjelasan saja. Situs ayogitabisa.com memuat tulisan yang menyebut kakek

Situs ayogitabisa.com memuat tulisan yang menyebut kakek Anda pengurus Ahmadiyah…. Jadi kakek saya ini (Minhadjurrahman), Djojosoegito, sekretaris jenderal pertama Muhammadiyah. Dialah yang membantu pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Dia juga masih ada hubungan kerabat dengan bapak Gus Dur (KH Wahid Hasyim). Jadi ada hubungan juga dengan Nahdlatul Ulama. Tapi dia mengagumi salah satu ulama dari Lahore, Mirza Ghulam Ahmad. Dia bukan jemaah Ahmadiyah aliran Qadian, yang menabikan Mirza. Soal pengurus itu dikembangkan oleh kawan-kawan relawan yang

Majalah detik 25 november - 1 Desember 2013

interview
interview
BIODATA Nama: Gita Irawan Wirjawan Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 21 September 1965 Istri: Yasmin Stamboel Anak:
BIODATA
Nama: Gita Irawan Wirjawan
Tempat/Tanggal Lahir:
Jakarta, 21 September 1965
Istri: Yasmin Stamboel
Anak:
Gian Putra Wirjawan, Gibran
Putra Wirjawan, dan Gia Putri
Wirjawan
Orang Tua:
Wirjawan Djojosoegito dan Paula
Warokka
Pendidikan:
S-2 di Harvard University,
Paula Warokka Pendidikan: • S-2 di Harvard University, sudah saya sampaikan bahwa itu tidak benar dan
Paula Warokka Pendidikan: • S-2 di Harvard University, sudah saya sampaikan bahwa itu tidak benar dan

sudah saya sampaikan bahwa itu tidak benar dan harus diluruskan.

Bagaimana Anda melihat konflik agama, seperti Ahmadiyah atau antara Sunni dan Syiah, di Indonesia? Saya melihat ini adalah negara yang telah, dan akan terus, dan harus terus, menghormati pluralisme. Apa pun yang mesti dilakukan untuk menindak siapa pun yang tidak menghormati pluralisme itu, ya, harus