Anda di halaman 1dari 61

MEKANIKA FLUIDA

HIDRODINAMIKA
HIDROSTATIKA
Keadaan Materi
Plasma Padat Cair
Gas
Bentuk tetap,
ukuran tetap
Bentuk tak tetap,
ukuran tetap
Bentuk tak tetap,
ukuran tak tetap
Terdiri atas
ion-ion
Molekul-molekulnya tersusun secara random dan
saling berinteraksi dengan gaya kohesi yang sangat lemah
Tekanan
Kerapatan
Kedalaman
Tekanan
Kerapatan
Kecepatan
Hidrostatika
Hidrodinamika
Dalam keadaan diam
Dalam keadaan begerak
Hukum Pascal
Hukum Bernoulli
Gaya intermolekul: gaya-gaya yang terjadi antara molekul
yag satu dg yang lain, berpengaruh pada sifat fisik

Sifat-Sifat materi pada Berbagai Keadaan
Gas
Volume dan bentuk diasumsikan sama dengan wadahnya.
Dapat ditekan
Difusi berlangsung dengan cepat
Dapat mengalir
Liquid
Bentuk diasumsikan sama dg sebagian wadah yang ditempati
Tidak berekspansi memenuhi wadahnya
Tidak dapat ditekan
Difusi berlangsung dengan lambat
Dapat mengalir
Solid
Mempunyai volume dan bentuknya sendiri
Tidak dapat ditekan
Difusi berlangsung dengan sangat lambat
Tidak mengalir
Definition of a Fluid
A fluid is a substance that flows under the action of shearing
forces. If a fluid is at rest, we know that the forces on it are
in balance.
A gas is a fluid that is easily compressed. It fills any vessel
in which it is contained.
A liquid is a fluid which is hard to compress. A given mass
of liquid will occupy a fixed volume, irrespective of the size
of the container.
A free surface is formed as a boundary between a liquid and
a gas above it.

SIFAT-SIFAT ALIRAN FLUIDA
Laminer (Stabil)
Turbulen
(Tak Stabil)
Gerak partikel mengikuti lintasan yang teratur
(Satu sama lain tak pernah saling berpotongan)
Gerak partikel mengikuti lintasan yang tak teratur
(Ada bagian yang berpusar)
garis alir



Density
The density of a fluid is defined as its mass per unit
volume. It is denoted by the Greek symbol, .
=
V
m
3
kgm
-3

If the density is constant (most liquids), the flow is
incompressible.
If the density varies significantly (eg some gas
flows), the flow is compressible.
(Although gases are easy to compress, the flow may be treated as
incompressible if there are no large pressure fluctuations)

water
= 998 kgm
-3

air
=1.2kgm
-3
kg
m

Pressure
Pressure is the force per unit area, where the force is
perpendicular to the area.
p=
A
m
2

Nm
-2
(Pa)
N
F
This is the Absolute pressure, the pressure compared to
a vacuum.
p
a
= 10
5
Nm
-2

1psi =6895Pa

The pressure measured in your tyres is the gauge pressure,
p-p
a
.

Measuring pressure (1)
Manometers
h
p
1

p
2
=p
a

liquid
density
x
y
z
p
1
= p
x

p
x
= p
y

p
z
= p
2
= p
a

(negligible pressure
change in a gas)
(since they are at
the same height)
p
y
- p
z
= gh
p
1
- p
a
= gh
So a manometer measures gauge pressure.
Measuring Pressure (2)
Barometers
A barometer is used to measure
the pressure of the atmosphere.
The simplest type of barometer
consists of a column of fluid.
p
1
= 0 vacuum
h
p
2
= p
a
p
2
- p
1
= gh
p
a
= gh
examples
water: h = p
a
/g =10
5
/(10
3
*9.8) ~10m
mercury: h = p
a
/g =10
5
/(13.4*10
3
*9.8)
~800mm








An iron cube weighs 9.80 N in air.
How much does it weigh in water.
The density of iron is 7.86 10
3

kg/m
3
. The density of water is
0.998 10
3
kg/m
3
Black board example 15.5
Archimedess principle

Floating Iceberg!

ice
/
water
= 0.917,
sw
/
water
= 1.03
What fraction f
a
of iceberg is ABOVE
waters surface? Ice volume V
ice
Volume submerged V
sw
Volume visible V = V
ice
- V
sw
Archimedes: B =
sw
V
sw
g
m
ice
g =
ice
V
ice
g
Newton: F
y
= 0 = B - m
ice
g

sw
V
sw
=
ice
V
ice
(V
sw
/V
ice
) = (
ice
/
sw
)

= 0.917/1.03 = 0.89

f
a
= (V/V
ice
) = 1 - (V
sw
/V
ice
) = 0.11 (11%!)
Example: Moon Rock in Water
Bila di udara berat sebuah batu bulan ( a moon rock weighs )
adalah W = m
r
g = 90.9 N. dan bila ditimbang di dalam air hanya
W = m
a
g = 60.56 N. So, its apparent mass is m
a
= 6.18 kg.
Maka berapa berat jenis dari batu bulan tersebut bila berat
jenis air adalah
water
= 1000 kg/m
3

W = m
r
g = 90.9 N = atau m
r
= 9.28 kg.
Newtons 2
nd
Law: W= F
y
= W B

= m
a
g.
B

= Buoyant force on rock.
Archimedes Principle: B

=
water
Vg.
Combine (g cancels out!): m
r
-
water
V = m
a
. Algebra:
V = (m
r
- m
a
)/
water
= [(9.28 6.18)/1000] = 3.1 10
-4
m
3

Definition of density in terms of mass & volume gives:

r
= (m
r
/V) = 2.99 10
3
kg/m
3

Example: Helium Balloon
What volume V of He is needed to lift a load
of m = 180 kg if
air
= 1.29 kg/m
3
, and

He
= 0.18 kg/m
3
?
Air is a fluid There is a buoyant force on
objects in it. Some float in air.
Newton: F
y
= 0 B = W
He
+ W
load

B = (m
He
+ m)g, Note: m
He
=
He
V
Archimedes: B =
air
Vg

air
Vg = (
He
V + m)g
V = m/(
air
-
He
)

V = 160 m
3
B
Example: (Variation on previous example)
m
balloon
g
F
buoy
m
cargo
g
m
He
g
Berapa massa cargo m
cargo
dapat diangkat keatas
oleh sebuah balon udara Sendainya sebuah balon
dari gas He berbentuk bola memiliki jari jari
r = 7.35 m dan (
He
= 0.18 kg/m
3
)

Jawab:
V = (4r
3
/3) = 1663 m
3

m
balloon
= 930 kg.
Newton: F
y
= 0
0 = B

- m
He
g - m
balloon
g - m
cargo
g
Archimedes: B =
air
Vg
Also: m
He
=
He
V,
air
= 1.29 kg/m
3
,

He
= 0.179 kg/m
3

0 =
air
V -
He
V - m
balloon
- m
cargo

m
cargo
= 918

kg




Hal.: 34 DINAMIKA FLUIDA
ALIRAN LAMINER DAN TURBULEN
Garis alir pada fluida mengalir
terdapat dua jenis, yaitu:
Aliran laminar (Tunak) adalah
aliran fluida yang mengikuti
suatu garis lurus atau
melengkung yang jelas ujung
dan pangkal-nya serta tidak ada
garis lu-rus yang bersilangan.
1.
Aliran turbulen adalah aliran fluida yang ditandai dengan adanya
aliran berputar dan arah gerak partikelnya berbeda, bahkan ber-
lawanan dengan arah gerak keseluruhan fluida.
2.
Source: http://www.math.ucsb.edu/~hdc/res/rhomesh.gif
Aliran laminer dan aliran turbulen


Hal.: 37 DINAMIKA FLUIDA
PERSAMAAN KONTINUITAS
Apabila suatu fluida mengalir dalam sebuah pipa dengan luas
penampang A dan kecepatan aliran fluidanya v, maka banyaknya
fluida (volum) yang mengalir melalui penampang tersebut tiap
satuan waktu dinamakan debit.
Dalam bentuk persamaan debit dinyatakan sebagai berikut:
v A Q =
t
V
Q =
dan
Keterangan:
Q = debit aliran fluida (m
3
/s)
V = volum fluida yang mengalir (m
3
)
t = waktu (s)
v = kecepatan aliran fluida (m/s)
Hal.: 38 DINAMIKA FLUIDA
PERSAMAAN KONTINUITAS
Jika suatu fluida mengalir dengan aliran tunak melewati pipa yang mempunyai
luas penampang yang berbeda maka volum fluida yang melewati setiap
penampang itu sama besar dalam selang waktu yang sama.
2 2 1 1
2 1
v A v A
Q Q
=
=
Persamaan kontinuitas me-nyatakan
bahwa pada aliran fluida ideal, hasil kali
laju aliran fluida dengan dengan luas
penampangnya adalah konstan.
Keterangan:
Q
1
= debit aliran fluida bagian 1 (m
3
/s)
Q
2
= debit aliran fluida bagian 2 (m
3
/s)
A
1
= luas penampang bagian 1 (m
2
)
A
2
= luas penampang bagian 2 (m
2
)
v
1
= kecepatan cairan bagian 1 (m/s)
v
2
= kecepatan cairan bagian 2 (m/s)

Hal.: 39 DINAMIKA FLUIDA
PERSAMAAN KONTINUITAS
Contoh
1. Kecepatan rata-rata aliran air pada sebuah selang yang berdiameter
4 cm is 4 m/s. Hitung jumlah fluida (air) yang mengalir tiap detik
(Q)!
Penyelesaian
d = 4 cm r = 2 cm = 2 x 10
-2
m
v = 4 m/s
Q = ?
Q = A v = t r
2
v
= 3,14 (2 x 10
-2
m)( 2 x 10
-2
m )x 4 m/s
= 0.005024 m
3
/s
Hal.: 40 DINAMIKA FLUIDA
PERSAMAAN KONTINUITAS
2. Sebuah pipa dengan diameter 12 cm ujungnya menyempit dengan
diameter 8 cm. Jika kecepatan aliran di bagian pipa yang berdiameter
besar 10 cm/s, hitung kecepatannya di ujung yang kecil.
d
1
= 12 cm r = 6 cm = 6 x 10
-2
m
d
2
= 8 cm r = 4 cm = 2 x 10
-2
m
A
1
= t r
1
2
= 3,14 x (6 cm)
2
= 113, 04 cm
2

A
1
= t r
1
2
= 3,14 x (4 cm)
2
= 50,24 cm
2

V
1
= 10 cm/s and v
2
= ?
A
1
v
1
= A
2
v
2

113,04 cm
2
x 10 cm/s = 50,24 cm
2

Penyelesaian
s
cm
v
v
5 , 22
24 , 50
4 , 1130
2
2
=
=
Hal.: 41 DINAMIKA FLUIDA
AZAS BERNOULLI
Tekanan fluida tempat yang
kecepatannya besar lebih
kecil daripada tekanan
fluida di tempat yang
kecepatan-nya kecil.
konstan = + +
2
2
1
v h g p
Keterangan:
p = tekanan (N/m
2
)
= massa jenis fluida (kg/m
3
)
g = percepatan gravitasi (m/s
2
)
h = ketinggian fluida dari titik acuan (m)
v = kecepatan fluida (m/s)
Persamaan bernoulli
Hal.: 42 DINAMIKA FLUIDA
AZAS BERNOULLI
Terdapat dua kasus istimewa berkenaan dengan persamaan
Bernoulli.
1. Fluida diam atau tidak mengalir (v
1
= v
2
= 0)
) (
1 2 2 1
h h g p p =
Persamaan ini menyatakan tekanan hidrostatis dalam zat cair
pada kedalaman tertentu.
Keterangan:
p
1
dan p
2
= tekanan pada titik 1 dan 2 (N/m
2
)
h
1
dan h
2
= tinggi tempat 1 dan 2 (m)
= massa jenis fluida (kg/m
3
)
g = gravitasional acceleration (m/s
2
)
Hal.: 43 DINAMIKA FLUIDA
AZAS BERNOULLI
2. Fluida mengalir pada pipa horisontal (h
1
= h
2
= h)
) (
2
1
2
1
2
2 2 1
v v p p =
Persamaan ini menyatakan jika v
2
> v
1
, maka p
1
> p
2
yang
berarti jika kecepatan aliran fluida disuatu tempat besar maka
tekanan fluida di tempat tersebut kecil dan berlaku
sebaliknya.
Keterangan:
p
1
dan p
2
= tekanan pada titik 1 dan 2 (N/m
2
)
v
1
dan v
2
= kecepatan pada 1 dan 2 (m)
= massa jenis fluida (kg/m
3
)
g = gravitasional acceleration (m/s
2
)
Hal.: 44 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Menentukan kecepatan dan debit semburan air pada tangki yang
berlubang
gh v 2 =
gh A Q 2 =
Keterangan:
Q = aliran debit m
3
/s
v = kecepatan semburan air pada pada
bocoran itu m/s
h = tinggi air di atas lubang m
g = percepatan gravitasi m/s
2

A = luas panampang lubang bocoran m
2

h
Q = A.v
air
Hal.: 45 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Contoh
Sebuah tangki berisi air setinggi
1,25 m. Pada tangki terdapat
lubang kebocoran 45 cm dari
dasar tangki. Berapa jauh
tempat jatuhnya air diukur dari
tangki (g =10 m/s
2
)?
Penyelesaian
h
1
= 1,25 m
h
2
= 45 cm = 0,25 m
v = ?
s m s m
m s m
m m s m
h h g v
/ 4 / 16
) 80 , 0 ( / 20
) 45 , 0 125 ( / 10 2
) ( 2
2 2
2
2
2 1
= =
=
=
=
Kecepatan air dari lubang bocor :
1,25 cm
1,25 m
air
Hal.: 46 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Lintasan air merupakan bagian dari gerak parabola dengan sudut
o = 0
o
(v
0
arah mendatar)
s t
s t
t
t s m m
t s m m
t g t v y
s m
m
3 , 0
9 , 0
/ 5 45 , 0
) / 10 ( 0 45 , 0
sin
2
/ 5
45 , 0
2 2
2 2
2
1
2
2
1
0
2
=
=
=
=
+ =
+ = o
m
s s m
t v x
2 , 1
) 3 , 0 )( 1 )( / 4 (
) (cos
0
=
=
= o
Jadi, air jatuhnya 1,2 m dari tangki.
Hal.: 47 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Venturimeter
] 1 ) / [(
) ( 2
2
2 1
2 1
1

=
A A
P P
v
flow velocity
v
2

flow velocity
v
1

Keterangan:
p
1
= tekanan pada titik 1 N/m
2

p
2
= tekanan pada titk 2 N/m
2

= massa jenis fluida kg/m
3

v
1
= kecepatan fluida pada titik 1 m/s
A
1
= luas penampang di titik 1 (dalam m
2)
A
2
= luas penampang di titik 2 ( dalam m
2
) (
1 2 2 1
h h g p p =
Hal.: 48 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Sebuah venturimeter memiliki luas penampang besar 10 cm
2

dan luas penampang kecil 5 cm
2
digunakan untuk mengukur
kecepatan aliran air. Jika perbedaan ketinggian permukaan air
15 cm.
Hitunglah aliran air dipenampang besar dan penampang kecil
(g = 10 m/s
2
)?
Contoh
15 cm
A
2

A
1

v
1

v
2

Hal.: 49 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Penyelesaian
A
1
= 10 cm
2
= 10 x 10
-4
m
2

A
2
= 5 cm2 = 5 x 10
-4
m
2

h = 15 cm = 15 x 10
2
m
g = 10 m/s
2
, v
2
= ?
1
10 5
10 10
10 15 / 10 2
1
2
2
2 4
2 4
2 2
2
2
1

|
|
.
|

\
|

|
|
.
|

\
|
=

m
m
m s m
A
A
h g
v
Untuk menentukan kecepatan v
2
,
gunakan persamaan kontinuitas:
s m
s m
m
m
v
A
A
v
v A v A
/ 2
/ 1
10 5
10 10
2 4
2 4
1
2
1
2
2 2 1 1
=

=
=
=

Hal.: 50 DINAMIKA FLUIDA


PENERAPAN AZAS BERNOULI
Penyemprot nyamuk
Ketika penghisap pompa ditekan, udara dari tabung selinder
dipaksa keluar melalui lubang sempit. Udara yang keluar dari
lubang sempit ini mempunyai kecepatan tinggi sehingga
menurunkan tekanan udara dibagian atas nosel.
Karena tekanan udara di atas
nosel lebih kecil daripada
tekanan udara pada
permukaan caiaran di dalam
tabung, maka cairan akan
menyemprot keluar melalui
nosel.
lubang
tekanan rendah
tekanan atmosfer
Hal.: 51 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Sebuah tabung pitot digunakan untuk mengukur kelajuan aliran gas oksigen yang
mempunyai massa jenis 1,43 kg/m
3
dalam sebuah pipa. Jika perbedaan tinggi zat
cair pada kedua kaki manometer adalah 5 cm dan massa jenis zat cair adalah
13600 kg/m
3
,
Hitunglah kelajuan aliran gas pada pipa tersebut! (g = 10 m/s
2
)
Contoh
Penyelesaian
= 1,43 kg/m
3

= 13600 kg/m
3

h = 5 cm = 0,05 m
g = 10 m/s
2

v =...?
s m
m kg
m s m m kg
gh
v
/ 52 , 97
/ 43 , 1
05 , 0 / 10 / 13600 2
' 2
3
2 3
=

=
=

Hal.: 52 DINAMIKA FLUIDA


PENERAPAN AZAS BERNOULI
Tabung pitot
Tabung pitot merupakan alat yang digunakan untuk mengukur laju
aliran suatu gas atau udara.

gh
v
' 2
=
Keterangan:
h = selisih tinggi permukaan kolom zat cair di dalam manometer (m)
g = percepatan gravitasi (m/s
2
)
= massa jenis gas (kg/m
3
)

= massa jenis zat cair dalam manometer (kg/m
3
)

v

= kelajuan aliran udara atau gas (m/s)
Hal.: 53 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Gaya angkat sayap pesawat terbang
F
2
= p
2
A
F
1
= p
1
A
v
2

v
1

Sesuai dengan azas Bernoulli, apabila kelajuan
aliran udara pada bagian atas sayap lebih besar
daripada kelajuan aliran udara pada bagian
bawah sayap, maka tekanan udara bagian atas
sayap lebih kecil daripada tekanan udara
dibagian bawah sayap..
A p p F F ) (
2 1 2 1
=
Keterangan:
F
1
= gaya dorong peasawat ke atas (N)
F
2
= daya dorong pesawat ke bawah (N)
F
1
F
2
= gaya angkat ke bawah (N)
p
1
= tekanan pada sisi bagian bawah (N/m
2
)
p
2
= tekanan pada sisi bagian atas (N/m
2
)
A = luas penampang sayap (m
2
)
Hal.: 54 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Persamaan gaya angkat di atas dapat pula dinyatakan
sebagai berikut:
A v v F F ) (
2
1
2
1
2
2 2 1
=
Keterangan:
F
1
= gaya dorong pesawat ke atas (N)
F
2
= gaya dorong pesawat ke bawah (N)
F
1
F
2
= gaya angkat pesawat (N)
v
1
= kecepatan udara di bawah sayap (m/s)
v
2
= kecepatan udara di atas sayap (m/s)
= massa jenis udara (kg/m
3
)
Hal.: 55 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
Jika kecepatan aliran udara dibagian bawah sayap pesawat 60
m/s, berapakah kecepatan dibagian atasnya jika tekanan ke atas
yang diperolehnya adalah 10 N/m
2
? ( = 1.29 kg/m
3
)
Contoh
Hal.: 56 DINAMIKA FLUIDA
PENERAPAN AZAS BERNOULI
s m
s m v
m N
s m
p p
v v
p p
v v
p p v v
h g v p h g v p
/ 13 , 60
/ 5 , 3615
29 , 1
/ ) 10 ( 2
) / 60 (
) ( 2
) ( 2
) (
2 2
1
2
2
1 2
2
2
2
1
1 2
2
2
2
1
1 2
2
2
2
1 2
1
2
2
2 2
1
2 1
2
1 2
1
1
=
=
+ =

+ =

=
=
+ + = + +


Penyelesaian
p
2
p
1
= 10 N/m
v
2
= 60 m/s
h
1
= h
2
v
1
= ?
Jadi, kecepatan aliran udara dibagian atas sayap pesawat adalah 60,13 m/s
Hal.: 57 DINAMIKA FLUIDA
DINAMIKA FLUIDA
Latihan!
1. Massa jenis bola yang memiliki berat 0,5 kg dengan
diameter 10 cm adalah.
2. Tekanan hidrostatis pada permukaan bejana yang berada 30
cm di bawah permukaan air yang massa jenisnya 100 kg/m
3

dan g = 9,8 m/s
2
adalah .
3. Debit fluida memiliki dimensi.
4. Sebuah tangki yang tingginya 4 m dari tanah diisi penuh
dengan air. Sebuah katup (kran) berada 3 meter di bawah
permukaan air dalam tangki tersebut. Bila katup dibuka,
berapakah kecepatan semburan?
Contoh soal
1. Air keluar dari ujung pipa dengan diameter 0,8 cm tentukan debit air jikakecepatan
air pada suatu titik didalam pipa 6 cm/s.

Diket :
d = 0,8 cm r = 0,4 cm
V= 6 cm
Dit :
Q =
jawab :
Q = A.v
= r
2
v


= (0,4)
2
6
= 0,16 . 6
= 0,96 m
3
/s
Sebush pipa diletakkan mendatar
diameter A
1
= 4 cm dan A
2
= 2 cm, air
mengalir dari pipa besar ke pipa kecil
dengan kecepatan 3 m/s dan tekanannya
10 N/m
2
jika massa jenis air 1000kg/m
3

g = 10 m/s
2
tentukan tekanan air pada
pipa kecil

2.
A
1
A
2

Diket : jawab :
d
1
= 4 cm, d
2
= 2 cm A
1
. v
1
=

A
2
. v
2

P = 10 N/m
2
R
2
3 = R
2
V
2

g = 10 m/s
2
v
2
=
(2 x 10-2)2 .3
= 1000 kg/m
3+
(10-2)2
V
2
= 12 m/s
Dit :
P =. P
1


v
1
2
= P
2
v
2
2
P
1
= 3,25 x 10
4
Pa
Soal Latihan
1. Sebuah pipa panjangnya memiliki penampang berbeda pada empat,
dan 50 cm
2
dan kecepatan bagian keempat adalah 4,8 m/s tentukanlah:
a. debit air melalui bagian empat
b. luas penampang pada bagian empat
c. Laju air pada bagian dua dan tiga

2. Sebuah air volumenya I m diisi air dari aliran kran yang mempunyai 10 cm
dengan kecepatan aliranluas penampang 2 m/s tentukan waktu yang
diperlukan untuk mengisi bak tersebut

3. Air mengalir dalam pipa, luas penampang kecil 6 cm g =10 m/s,
= 1000 kg/m
3
tuntukan air( debit) yang mengalir melalui pipa
Hal.: 61 DINAMIKA FLUIDA