Anda di halaman 1dari 21

I. PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Sumber Daya Hutan (SDH) memilki fungsi yang penting sebagai salah satu unsur penunjang kehidupan manusia. Kebutuhan akan SDH semakin bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi. Di lain pihak kemampuan SDH dalam keadaan terbatas, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas yang ditunjukkan dengan fungsi lahan yang semakin menurun. Degradasi hutan dan lahan ini disebabkan oleh dua hal utama yaitu faktor alam dan faktor manusia, khususnya aktivitas atau tekanan manusia terhadap hutan yang terlalu berlebihan seperti pencurian hasil hutan kayu maupun non kayu. Hal ini dapat dilihat dari luas lahan kritis di Sula!esi Selatan ropinsi

sampai tahun "##$ telah mencapai %$&.&'$ ha (dalam ha (di luar ka!asan), (Statistik Dinas Kehutanan

ka!asan), dan %(".)"*

rop. Sula!esi Selatan "##$). Degradasi sumberdaya hutan juga terjadi, antara lain disebabkan oleh pengelolaan hutan yang tidak tepat, pembukaan ka!asan hutan dalam skala besar untuk berbagai keperluan pembangunan, over cutting, dan illegal logging, perambahan, okupasi lahan dan kebakaran hutan. Sementara itu terjadi pula ekses kapasitas industri pengolahan kayu atas kemampuan suplai bahan baku ndustri. Keadaan ini mengharuskan arah pembangunan kehutanan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan hutan, meningkatkan

kesejahteraan masyarakat di dalam dan di sekitar hutan, dan meningkatkan atau melestarikan fungsi ka!asan hutan. +erdasarkan kondisi tersebut di atas, maka Departemen Kehutanan melalui Direktorat ,enderal +ina baru terkait dengan kebijakan roduksi Kehutanan menetapkan agenda revitalisasi sektor kehutanan setempat yaitu melalui

meningkatkan

pemberdayaan

ekonomi

masyarakat

pemberian akses yang lebih luas terhadap pemanfaatan hutan produksi, akses ke -embaga embiayaan embangunan Kehutanan dan akses ke

pemasaran hasil hutan (industri perkayuan). Dengan demikian selain dapat di!ujudkannya agenda pengurangan kemiskinan, pada saat yang bersamaan juga akan ter!ujud pengurangan pengangguran dan peningkatan kontribusi kehutanan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta memenuhi permintaan bahan baku industri perkayuan. Dalam rangka mensukseskan agenda baru tersebut, mencanangkan program pembangunan Hutan .anaman emerintah /akyat.

embangunan Hutan .anaman /akyat (H./) dalam jangka panjang secara konsisten,komprehensif, koordinatif dan kredibel akan membentuk struktur baru perekonomian nasional berdaya saing tinggi yang berbasiskan sumber daya alam terbaharui, keunggulan lokal dan tahan terhadap perubahan ekstenal seperti krisis moneter0ekonomi. rogram % ola yaitu embangunan Hutan .anaman /akyat dilaksanakan dengan ola 1andiri, ola Kemitraan dengan H.2 +3140S dan ola

Developer H./.

Kegiatan

embangunan Hutan .anaman 3nggulan -okal yang selama

ini dibiayai dari D2 5 Departemen Kehutanan tidak lagi di anggarkan oleh Direktorat jenderal +ina roduksi kehutanan tetapi dilaksanakan melalui fokus kegiatan /ehabilitasi Hutan dan -ahan pada Direktorat ,enderal /ehabilitasi Hutan dan erhutanan Sosial melalui 6erakan 4asional /ehabilitasi Hutan

dan -ahan (67/H54) +erdasarkan hal tersebut diatas maka dalam rangka pembangunan Hutan .anaman /akyat (H./) dipropinsi sula!esi selatan maka salah satu calon lokasi yang memungkinkan adalah e8 lokasi Hutan .anaman 3nggulan -okal yang telah didesant pada tahun "##' dan lokasi lain pada hutan

produksi yang belum di rancang0didesaint. B. Maksud, Tujuan, dan Sasaran /edesain H.3menjadi Hutan .anaman /akyat dimaksudkan rovinsi Sula!esi Selatan untuk pada ka!asan hutan

sebagai acuan bagi Dinas Kehutanan

pengembangan Hutan .anaman /akyat (H./) produksi. .ujuan /edesain H3.- menjadi

Hutan .anaman /akyat adalah

menentukan calon lokasi pengembangan Hutan .anaman /akyat sesuai dengan ola yang mengikuti kondisi masing9masing lokasi

Sasaran dari kegiatan ini adalah tersusunnya /edesain H.3- menjadi Hutan .anaman /akyat (H./) yaitu : (. menganalisis lokasi e8 Hutan .anaman 3nggulan -okal tahun "##' yang memungkinkan untuk pembangunan Hutan .anaman /akyat (H./)

". 1engidentifikasi

-okasi Hutan

roduksi di

ropinsi Sula!esi Selatan

yang memungkinkan untuk embangunan Hutan .anaman /akyat. %. 1enyusun desain ola engembangan Hutan .anaman /akyat (H./) embangunan Hutan .anaman

pada lokasi yang memungkinkan untuk

/akyat (H./) di rovinsi Sula!esi Selatan.

BAB II. PENGALAMAN PERUSAHAAN 7 TU!UH" TAHUN TERA#HIR 3paya yang sangat strategis bagi kepentingan nasional, dimana kegiatan 649/H-067/H54 diarahkan sebagai gerakan berskala nasional yang terencana dan terpadu, melibatkan berbagai pihak terkait, baik pemerintah, s!asta dan masyarakat luas melalui suatu perencanaan, pelaksanaan serta pemantauan dan evaluasi yang efektif dan efisien. ;leh karena itu, gambaran mengenai kemampuan dan pengalaman perusahaan kami dalam melaksanakan kegiatan dalam bidang kehutanan selama * (tujuh) tahun terakhir, akan disajikan pada .abel ( berikut.

BAB III. PEMAHAMAN TERHADAP LING#UP #EGIATAN -ingkup kegiatan /edesain H3.- menjadi Desain Hutan .anaman 3nggulan -okal pada Ka!asan Hutan roduksi di sebagai berikut : (. Studi Dokumentasi Kegiatan ini akan menggali dokumen9dokumen yang berhubugan dengan penelitian ini khususnya menyangkut pembangunan Hutan .anaman /akyat (H./). ". Konsultasi Stakeholder Konsultasi dengan para pihak yang terkait dan terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan embangunan Hutan .anaman ropinsi Sula!esi Selatan,

/akyat (H./) untuk mengkonsultasikan dan mendiskusikan perencanaan dan pelaksanaan. %. Survey -apangan Kegiatan ini akan dilakukan untuk memperoleh informasi0data yang lebih detail pada ka!asan hutan produksi. Data yang akan dikumpulkan meliputi kondisi hutan produkjsi, sosial ekonomi masyarakat setempat, ketersediaan lahan, komoditi yang diusahakan, kelembagaan masyarakat. .eknik pengumpulan data dilakukan secara pengamatan langsung pada hutan produksi yang cocok untuk pembangunan Hutan .anaman /akyat (H./) 5nalisis data meliputi : a. 5nalisis pentahapan kegiatan b. 5nalisis lahan meliputi kemampuan lahan, ketersediaan lahan dan keterkelolaan dari aspek ekonomi, sosial dan budaya masyarakat

c. 5nalisa strategi peningkatan usaha masyarakat .anaman /akyat (H./)

engelola Hutan

d. 5nalisis 7konomi embangunan Hutan .anaman /akyat (H./).

BAB I$. MET%D%L%GI 1. Pengu&'ulan Data a. Data Sekunder Data sekunder yang diperlukan adalah kondisi umum !ilayah yang diperoleh dari peta, dokumen, laporan, statistik, dan referensi lainnya. (. Data Pr)&er Data primer berupa data kualitatif dan kuantitatif hasil survei lapangan dan hasil !a!ancara dengan masyarakat, lembaga atau stakeholder. 2. Anal)s)s Data Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan jenis data dan tujuan analisis. 3. Pendekatan 3ntuk penyusunan strategi Hutan eningkatan 3saha 1asyarakat Sekitar

roduksi digunakan pendekatan partisipatif selanjutnya dilakukan

analisis S<;.

BAB $. REN*ANA #ER!A Sebagaimana ditetapkan dalam .;/, !aktu pelaksanaan kegiatan enyusunan /edesain Hutan .anaman 3nggulan -okal (H3.-) menjadi Hutan .anamana /akyat (H./) akan dilaksanakan selama empat bulan. 5gar pelaksanaannya tepat !aktu, tepat mutu dan tepat sasaran, diperlukan rencana dan mobilisasi tenaga kerja yang realistis. .ahapan pekerjaan meliputi: A. Ta+a' Pers)a'an 1. Konsolidasi .enaga 5hli 2. 1empersiapkan perlengkapan kerja yang dibutuhkan 3. 1empersiapkan lokasi pengamatan (sample) 4. 1enentukan responden atau informan 5. 1embuat blanko isian dan kuisioner 6. 1embuat laporan pendahuluan (/encana Kerja) 7. 1elakukan pembahasan laporan pendahuluan B. Pengu&'ulan, Peng,la+an dan Anal)s)s Data 1. 1elakukan pengumpulan data sekunder 2. 1elakukan pengumpulan data primer 3. 1elakukan engolahan data 4. 1elakukan analisis data 5. 1embuat draft laporan akhir (hasil pengumpulan, pengolahan dan analisis data sementara)

*. Pen-usunan, Presentas) dan Pe&(a+asan La',ran A+)r 1. 1elakukan penyusunan rekomendasi, langkah dan kebijakan

penyelenggaraan H./ 2. 1embuat draft laporan akhir 3. 1elakukan presentasi draft laporan akhir yang dihadiri oleh seluruh tenaga ahli dengan pihak terkait, yaitu Kuasa (K 5), K, dan stakeholers kegiatan H./. engguna 5nggaran

4. 1elakukan pembahasan draft laporan akhir secara intensif dengan pihak terkait yaitu K 5, K, dan pihak9pihak terkait lainnya.

D. Pen)la)an dan Pengesa+an La',ran Ak+)r -aporan akhir hasil pembahasan yang disusun oleh pihak ketiga (perusahaan penyedia jasa konsultan) dinilai oleh .im anitia dan

disahkan oleh Kepala Dinas Kehutanan ropinsi Sula!esi Selatan.

$I. PELAP%RAN Sebagai Hasil pertanggung ja!aban pelaksanaan pekerjaan

penyusunan /edesain H3.- menjadi /akyat (H./) pada Ka!asan Hutan

engembangan Hutan .anaman roduksi ropinsi Sula!esi Selatan

disajikan dalam bentuk buku dengan lampiran peta masing9masing lokasi serta peta indikatif enyebaran =alon -okasi embangunan Hutan .anaman

/akyat di ropinsi Sula!esi Selatan.

BAB $II. TENAGA AHLI DAN TANGGUNG !A.ABN/A +idang keahlian yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan /edesain Hutan .anaman 3nggulan -okal (H3.-) menjadi Hutan .anaman /akyat (H./) pada ka!asan Hutan meliputi : 1. .enaga ahli sebanyak $ (enam) orang, masing9masing ( (satu) orang 5hli 1anajemen Hutan, Silvikultur, Kebijaksanaan Kehutanan, Sosiologi Kehutanan, 7konomi Kehutanan, dan erencanaan Hutan. 2. 5sisten tenaga ahli sebanyak % (tiga) orang asisten tenaga ahli sosial ekonomi, asisten tenaga ahli budaya dan asisten tenaga ahli biofisik 3. 4. .enaga operator komputer " (dua) orang. .enaga administrasi " (dua) orang. roduksi rovinsi Sula!esi Selatan

A. Ura)an Tugas Tenaga A+l) 0. A+l) Manaje&en Hutan merangkap Ketua .im : Sebagai #etua T)&, bertugas dan bertanggung ja!ab: a. 1erumuskan dan menyusun rencana kerja secara terinci

berdasarkan Kerangka 5cuan Kerja (Terms of Reference), Dokumen 3sulan .eknis (Technical Proposal), dan Dokumen Kontrak Kerja> serta mengatur mekanisme kerja di lapangan, di kantor, dan di studio> dengan memperhitungkan optimasi antara jangka !aktu pelaksanaan pekerjaan, sumberdaya Konsultan yang dapat dimobilisasi, dan biaya yang tersedia untuk melaksanakan pekerjaan untuk mencapai hasil akhir layanan jasa konsultansi

yang sebaik9baiknya dan penyelesaian pekerjaan secara tepat9 !aktu. b. 1emimpin .im elaksana dan0atau melaksanakan sendiri diskusi

manajerial, sepanjang materi diskusi tetap dalam batas9batas lingkup pekerjaan. c. 1emimpin .im elaksana dan0atau melaksanakan sendiri diskusi

teknis dengan pemberi pekerjaan dalam rangka pengumpulan data ? informasi dan pengkayaan informasi yang relevan dengan lingkup pekerjaan. d. +ertanggung ja!ab atas koordinasi penyiapan bahan9bahan pelaporan dan penulisan laporan oleh seluruh .enaga 5hli, serta bertanggung ja!ab atas penyuntingan dan penyelesaian akhir semua jenis dokumen laporan, termasuk perbaikan dan penyempurnaan -aporan 5khir. Sebagai A+l) Manaje&en, bertugas dan bertanggung ja!ab: a. +ertanggung ja!ab dan mengkoordinasi seluruh kegiatan

pengumpulan dan analisa data seluruh kriteria teknis. b. +ertugas memberikan bobot atau tingkat nilai penting dari kriteria teknis. c. 1enganalisis kriteria teknis bersama9sama dengan tenaga ahli lainnya dan ketua .im. d. Selalu berkordinasi dengan ketua tim, terutama dalam hal penentuan. e. 1engumpulkan data dan informasi terkait dengan kriteria teknis dan ketujuh parameternya baik data kualitatif maupun data kuantitatif. f. 1enyusun tally sheet dan @uestioner berkaitan dengan kriteria teknis.

g. .erlibat dalam menangani komponen pekerjaan yang menyangkut aspek teknis. 1. A+l) Ek,n,&) #e+utanan, bertugas dan bertanggung ja!ab: a. 1enangani pekerjaan A baik di kantor, di studio, ataupun data yang berkaitan dengan aspek ekonomi, antara lain termasuk: (a) Seluruh aspek mengenai kriteria ekonomi. Dengan sasaran agar data ? informasi yang terkumpul dapat secara langsung diinkorporasikan ke dalam proses penyusunan H./. b. 1emberikan penilaian setiap bobot indikator (tingkat kepentingan) dan hasil akhirnya. c. 1elakukan pengumpulan data ? informasi yang berkaitan dengan

kriteria0aspek ekonomi. d. +ekerjasama dengan ahli lainnya, melakukan kajian evaluasi dampak dan manfaat secara holistik. 2. Tenaga A+l) S)l3)kultur a. 1enangani pekerjaan baik di kantor, di studio, ataupun di lapangan yang berkaitan dengan aspek silvikultur. b. 1elakukan analisis secara holistik mencakup aspek0kriteria teknis, silvikultur. c. 1emberikan bahan9bahan masukan kepada ahli lainnya dalam rangka penentuan tingkat nilai penting indikator masing9masing kriteria. d. 1enyiapkan laporan dan bahan9bahan presentasi laporan laporan pendahuluan, antara dan akhir.

4. Tenaga A+l) Peren5anaan Hutan a. 1enyusun tally sheet dan daftar @uestioner terkait dengan aspek perencanaan hutan b. 1engumpulkan data primer maupun sekunder yang dibutuhkan c. 1enentukan penilaian tingkat kepentingan setiap indikator dan menghitung total nilai aspek perencanaan hutan. d. +ekerja sama dengan tenaga alhi lainnya, terutama dengan ketua tim dalam penentuan nilai aspek perencanaan hutan. e. 1enganalisis kondisi yang ada dan kemungkinan yang terjadi serta merumuskan format9format permasalahan dalam perencanaan hutan.

6. Tenaga A+l) #e()jaksanaan #e+utanan a. 1enyusun tally sheet dan daftar @uestioner terkait dengan aspek kebijaksanaan kehutanan b. 1engumpulkan data primer maupun sekunder yang dibutuhkan dalam kebijaksanaan kehutanan c. 1enentukan penilaian tingkat kepentingan setiap indikator dan menghitung total nilai aspek dalam kebijaksanaan kehutanan. d. +ekerja sama dengan tenaga alhi lainnya, terutama dengan ketua tim dalam penentuan nilai aspek kebijaksanaan kehutanan. e. 1enangani segala informasi yang berkaitan dengan kebijaksanaan kehutanan f. 1engikuti diskusi internal dan eksternal, pembahasan laporan pendahuluan, laporan antara dan laporan akhir.

6. Tenaga A+l) S,s),l,g) #e+utanan a. 1eyusun tally sheet dan daftar @uestioner terkait dengan kriteria social budaya. b. 1engumpulkan data primer maupun sekunder yang dibutuhkan menghitung dampak dan manfaat kriteria sosial budaya. c. 1enganalisis data dan informasi yang berkaitan dengan kriteria sosial budaya. d. 1enentukan penilaian tingkat kepentingan setiap indikator dan menghitung total nilai kriteria sosial ekonomi dan budaya. e. +ekerja sama dengan tenaga alhi lainnya, terutama dengan ketua tim dalam penentuan nilai kriteria sosial bidaya. f. 1emetakan permasalahan sosial budaya yang terjadi selama ini dan memprediksinya ke depan sebagai bahan masukan dalam perbaikan penyelenggaraan H./. g. 1enganalisis para pemangku kepentingan (stakeholder) dan

memberikan rekomendasi penyempurnaanya. h. +ertanggung ja!ab dan mengkoordinasikan kegiatan pengumpulan dan analisa data serta secara khusus merancang kegiatan

pengembangan kelembagaan masyarakat di dalam dan sekitar hutan. i. 1enganalisis kondisi yang ada dan kemungkinan yang terjadi serta merumuskan format9format pemecahan secara teknis yang berkaitan dengan pengembangan kelembagaan masyarakat untuk keberhasilan penyelenggaraan H./. j. 1enangani segala informasi yang berkaitan dengan sosial ekonomi masyarakat dalam hubungan dengan kegiatan H./.

B. Ura)an Tugas As)sten Tenaga A+l) a. 5sisten tenaga ahli pada dasarnya bertugas membantu tenaga ahli, sesuai dengan latar belakang pendidikannya. b. 1embantu tenaga ahli mengumpulkan data primer maupun sekunder yang dibutuhkan untuk menghitung dampak dan manfaat, sesuai dengan arahan tenaga ahli. c. +ekerja sama dengan tenaga ahli lainnya sesuai dengan arahan ketua tim dan ahli yang memba!ahinya. d. 1engikuti diskusi internal dan eksternal, pembahasan laporan pendahuluan, laporan antara dan laporan akhir. *. Ura)an Tugas %'erat,r #,&'uter ;perator Komputer, bertugas dan bertanggung ja!ab di Kantor Konsultan: a. 1embantu tugas9tugas pengolahan data bahan9bahan laporan dan pengolahan data sesuai dengan arahan dari .enaga 5hli. b. 1elaksanakan pekerjaan data entry dalam rangka pengolahan data hasil pengumpulan data ? informasi dari lapangan sesuai dengan tujuan pemanfaatan data masing9masing bidang kriteria dan indikator. c. 1embantu menyiapkan bahan9bahan terutama yang dibutuhkan untuk presentasi laporan dan penyerahan laporan akhir. D. Ura)an Tugas Tenaga Ad&)n)stras) .enaga 5dministrasi, bertugas dan bertanggung ja!ab terhadap seluruh administrasi dan keuangan.

BAB $III. !AD.AL PELA#SANAAN PE#ER!AAN Kegiatan enyusunan /edesain Hutan .anaman 3nggulan -okal

(H3.-) menjadi Hutan .anamana /akyat (H./) akan dilaksanakan selama empat bulan dengan jad!al kegiatan sebagai berikut:
.abel (. /encana Kerja0,ad!al enyusunan /edesain H3.- menjadi engembangan Hutan .anaman /akyat (H./) pada Ka!asan Hutan roduksi rovinsi Sula!esi Selatan
+ulan 4o ,enis Kegiatan 22 ( " % C. ' $ ersiapan Studi dokumentasi Konsultasi stakeholder ;bservasi lapangan 5nalisisi data enyusunan draft redesainH3.1enjadi H./ enyusunan buku redesgnH3.menjadi H./ 5gst 222 2B 2 Septemberi 22 222 2B 2 ;ktober 22 222 2B 2 4opember 22 222 2B