Anda di halaman 1dari 4

PAPER STUDI KASUS

PROSES ENDOGEN & EKSOGEN

Disusun oleh : Sesbasar S Sitohang Pandu Novandi P Ezra Koresy L Tobing Bobby Armando S Muhammad Fadil Syahputra Samuel Richard Natanael Simorangkir Rahman Hakim Syaiful Rifky Hendyantoro 21100110141001 21100110141002 21100110141003 21100110141004 21100110141005 21100110141006 21100110141007 21100110141008

LABORATORIUM GEOMORFOLOGI DAN GEOLOGI FOTO PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG MARET 2011

PEMBAHASAN

1.1 Tenaga Endogen Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalambumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan tenaga yang terjadi karenapergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkanterjadinya gempa tektonik

1.2 Tenaga Eksogen Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi hasil bentukan dari tenaga endogen. Bukit atau tebing yang terbentuk hasil tenaga endogen terkikis oleh angin, sehingga dapat mengubah bentuk permukaan bumi.Secara umum tenaga eksogen berasal dari 3 sumber, yaitu: * Atmosfer, yaitu perubahan suhu dan angin. * Air yaitu bisa berupa aliran air, siraman hujan, hempasan gelombang laut,

gletser, dan sebagainya. * Organisme yaitu berupa jasad renik, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia. Di permukaan laut, bagian litosfer yang muncul akan mengalami penggerusan oleh tenaga eksogen yaitu dengan jalan pelapukan, pengikisan dan pengangkutan, serta sedimentasi. Misalnya di permukaan laut muncul bukit hasil aktivitas tektonisme atau vulkanisme. Mula-mula bukit dihancurkannya melalui tenaga pelapukan, kemudian puing-puing yang telah hancur diangkut oleh tenaga air, angin, gletser atau dengan hanya grafitasi bumi. Hasil pengangkutan itu kemudian diendapkan, ditimbun di bagian lain yang akhirnya membentuk timbunan atau hamparan bantuan hancur dari yang kasar sampai yang halus. Contoh lain dari tenaga eksogen adalah pengikisan pantai. Setiap saat air laut menerjang pantai yang akibatnya tanah dan batuannya terkikis dan terbawa oleh air. Tanah dan batuan yang dibawa air tersebut kemudian diendapkan dan menyebabkan pantai menjadi dangkal. Dapat kita ketahui bahwa baik tenaga endogen maupun tenaga eksogen mempunyai kekuatan yang mampu mengubah keadaan di atas permukaan bumi, yang tentunya membawa dampak bagi kehidupan manusia baik dampak positif maupun dampak negatif. A). Dampak positif tenaga endogen: 1. Letak mineral dekat dengan permukaan tanah 2. Relief bentukan tenaga endogen dapat dijadikan daerah tujuan wisata 3. Terbentuk gunung yang tinggi yang dapat mendatangkan hujan orografis 4. Terbentuk tanah tinggi yang luas sebagi areal pertanian agrobisnis B). Dampak negatif tenaga endogen: 1. Pergerakan lempeng kerak bumi menimbulkan bencana 2. Terjadi gerak naik dan turun daratan yang menyebabkan kerusakan bangunan, jalan, rumah, maupun jembatan. C). Dampak positif tenaga eksogen: 1. Pelapukan di daerah kapur, dapat membentuk gua-gua yang mempunyai stalagtit dan stalagmit, yang dapt menjadi daerah tujuan wisata.

2. Relief muka bumi bentukan tenaga eksogen baik di pantai maupun di daratan merupakan daerak pariwisata. D). Dampak negatif tenaga eksogen: 1. Terjadi kerusakan areal pertanian, pemukiman, jalan, akibat dari adanya banjir dan erosi. 2. Kekuatan angin dapat menimbulkan bencana di daerah pemukiman penduduk. Langkah-langkah penanggulangan dampak negatif dari tenaga endogen maupun eksogen: 1. Daerah yang labil terhadap gerakan kulit bumi tidak boleh dijadikan daerah pemukiman. 2. Pembangunan jalan, rel, dan prasarana umum lainnya harus melihat dan mengkaji alam untuk menghindari daerah-daerah yang labil. 3. Wilayah yang berdekatan dengan gunung api tidak boleh dijadikan pemukiman 4. Usaha reboisasi dan penghijauan untuk lahan-lahan kritis lebih ditingkatkan