Anda di halaman 1dari 2

Dermatitis Perbedaan Penyebab

DKA Alergen

DKI Iritan

D.ATOPI Faktor genetik ex: peny.asma atupun riwayat alergi

LSK Alergen

D.NUMULARIS Bakteri: Stafilococcus dan mikrococus

Patogenesis

Reaksi hipersenstivitas tipe IV

IV

IV

Pembagian

Akut dan Kronis

Akut (langsung) Akut lambat (8-24 jam) Kumulatif (hari,minggu,tahun) Pada tangan karena berhub dgn pekerjaan

DA.infantil (2bln-2th) DA.pd anak (2-10th) DA remaja

Biasa pada dewasa -

Predileksi

Akut : pada tempat tertentu: kelopak mata,penis,skrotum Kronis :tangan,lengan,wajah,telinga,leher,ba dan,genitalia dan wajah,paha dan tungkai bawah

Infantil:muka Anak: di lipat paha,lipat siku, pergelangan tangan bag flexor,kelopak mata,leher, jrg di muka Remaja:tangan dan daerah setempat Infantil: eritema,papulovesikel, krusta dan eksudatif) Anak: lesi kering tidak begitu eksudatif, papul >,likenifikasi dan sedikit skuama Dewasa:plak papul eritematosa,skuama, plak likenifikasi dan hiperpigmentasi

Sama dengan DKA kronis

Tungkai bawah, badan, lengan, punggung dan tangan

Efloresensi

Akut: edema dan eritema lebih dominan daripada papulovesikel, vesikel, bula Kronis: kulit kering,berskuama,papul,likenifikasi, fisur

Akut: eritema,edema,bula jg nekrosis Akut lambat: eritema,vesikel,nekrosis Kumulatif: kulit kering,eritema, skuama,hiperkeratosis, likenifikasi, dan difus

Lesi tunggal, plak eritema,edematosa, bag tengah menebal dan berskuam, likenifikasi,ekskoriasi, hiperpigmentasi, batas jelas

Lesi bentuk coin,ukuran biasanya milar,numular dan plakat Papul, papulovesikel, edema,eritematosa, berbatas tegas, klo lesi pecah

Dermatitis Gejala klinis: Umumnya sama yaitu pasien merasa gatal. Pemeriksaan penunjang : DKA : Tes tempel Caranya: 1. Dermatitisnya harus tenang tidak dalam masa akut karena dapat menjadi reaksi positif palsu 2. Dilakukan setelah 2 minggu stlh pemakaian kortikosteroid topikal,sistemik tidak mempengaruhi 3. Bahan alergen pada alat uji tempel di tempelkan pada punggung 4. Dibaca setelah 2 hari (48 jam) setelah 15-30 menit dilepas, pembacaan ke 2 hari ke 3 sampai ke-7. 5. Penderita dilarang melakukan aktivitas y m,buat uji temepl longgar, dan dilarang mandi setidaknya 2 hari. Hasil : 1 = reaksi lemah (nonvesikular) : eritema, infiltrat,papul (+) 2 = kuat :edema atau vesikel (++) 3 = rekasi sangat kuat: bula atau ulkus (+++) 4 = meragukan Cuma makula erimatosa 5 = DKI sperti terbakar,pustul dan purpura 6 = reaksi negatif, 7= excited skin, 8 = tidak di tes Pengobatan : Sistemik : jika gatal : Anti histamin: CTM selama 7 hari Antibiotik : jika ada infeksi sekunder Topikal : Prinsip kering dgn kering, basah dengan basah Kortikosteroid : ex: Potensi lemah :Hidrokortison 1%-2,5%, Sedang: Triamnisolon, Kuat: Flourinated glucocorticoid