Anda di halaman 1dari 0

NURCHOLIS AKBAR FAJRIN

NPM 1.12.1.0344
BUDAYA ORGANISASI
BAB II
KARAKTERISTIK, FUNGSI DAN
PEMBENTUKAN BUDAYA
ORGANISASI
KARAKTERISTIK BUDAYA
ORGANISASI
Inovasi dan keberanian mengambil resiko (Inovation and
risk taking)
Sejauhmana organisasi mendorong para karyawan untuk
bersikap inovatif dan berani mengambil resiko.
Perhatian yang rinci (Attention to detail)
Sejauhmana organisasi mengharapkan karyawan
memperlihatkan kecermatan, analisis dan perhatian
kepada rincian.
KARAKTERISTIK BUDAYA
ORGANISASI
Berorientasi kepada hasil (Outcome orientation)
Sejauhmana manajemen memusatkan perhatian pada
hasil dibandingkan perhatian pada teknik dan proses
yang digunakan untuk meraih hasil tersebut.
Berorientasi kepada manusia (People orientation)
Sejauhmana keputusan manajemen memperhitungkan
efek hasil-hasil pada orang-orang didalam organisasi itu.
KARAKTERISTIK BUDAYA
ORGANISASI
Berorientasi tim (Team orientation)
Sejauhmana kegiatan kerja diorganisasikan
sekitar tim-tim tidak hanya pada individu-
individu untuk mendukung kerjasama.
Agresifitas (Aggressiveness)
Sejauhmana orang-orang dalam organisasi itu
memiliki sifat agresif dan kompetitif untuk
menjalankan budaya organisasi sebaik-baiknya
KARAKTERISTIK BUDAYA
ORGANISASI
Stabilitas (Stability)
Sejauhmana kegiatan organisasi menekankan
dipertahankannya status quo daripada
pertumbuhan.
(Robbins, 2003 : 721)
FUNGSI BUDAYA ORGANISASI
CARA
PEMBINAAN
YANG
DIPAHAMI
IDENTITAS
ORGANISASI
KOMITMEN
KOLEKTIF
STABILITAS
SISTEM
SOSIAL
BUDAYA
ORGANISASI
Sumber : Kreitner dan Kinicki (2003 : 86)
Pembentukan
Budaya Organisasi
Unsur-Unsur Pembentukan Budaya Organisasi
(Deal dan Kennedy 1982)
1. Lingkungan Usaha
2. Nilai-Nilai
3. Pahlawan
4. Ritual
5. Jaringan Budaya
Pembentukan
Budaya Organisasi
Proses Pembentukan Budaya Organisasi
(Schein 1997)
1. Teori Sociodynamic
2. Teori Kepemimpinan
3. Teori Pembelajaran