Anda di halaman 1dari 5

NO

GOLONGAN INDIKASI OBAT ADRENOKORTIKOSTEROID

EFEK SAMPING

KONTRAINDIKASI

POSOLOGI & HARGA

NILAI

Kortikosteroid bekerja dengan mempengaruhi kecepatan sintesis protein, yang pada akhirnya menstimulasi transkripsi RNA dan sintesis protein spesifik. Kortikosteroid juga mempengaruhi fungsi system kardiovaskular, ginjal, otot lurik, system saraf dan organ lain. Kortikosteroid secara golongan besar terbagi atas glukokortikoid dan mineralokortikoid. Glukokortikoid berperan daam penyimpanan glikogen hepar dan efek antiinflamasinya, sedangkan pengaruhnya pada keseimbangan air dan elektrolit kecil. Golongan mineralkortikoid efek utamanya terhadap keseimbangan air dan elektrolit, sedangkan pengaruhnya pada penyimpanan glikogen hepar sangat kecil. Umumnya golongan mineralkortikoid tidak memiliki efek antiinflamasi yang berarti. ediaan kortikosteroid dapat dibedakan menjadi tiga golongan berdasarkan masa kerjanya. ediaan singkat mempunyai masa paruh biologis ! "# jam, sediaan kerja lama masa paruhnya $ %& jam, sediaan sedang mempunyai masa paruh antara "#'%& jam. ". Kortikosteroid Rheumatoid atritis ( dosis a)al harus kecil kemudian secara bertahap ditingkatkan sampai keadaan tersebut mereda dan dapat ditoleransi pasien. *emphigus ebagai terapi substitusi untuk memperbaiki kekurangan akibat insufisiensi sekresi korteks adrenal ( +nsufisiensi adrenal akut +nsufisiensi adrenal kronik ,yperplasia adrenal kongenital +nsufisiensi adrenal sekunder akibat insufisiensi adenohipofisis -erapi non'endokrin ( Artritis Karditis reumatik *enyakit ginjal *enghentian mendadak dapat menimbulkan insufisiensi adrenal akut .Gangguan cairan dan elektrolit, hiperglikemia dan glukosuria, mudah mendapat infeksi -/, pasien tukak mungkin menagalami perdarahan atau perforasi, osteoporosis, miopati, psikosis, habitus pasien cushing0 pada pemakaian jangka panjang ,iperkoagulabilitas dari darah dengan terjadinya tromboemboli -idak ada kontraindikasi yang mutlak untuk pemberian kortikosteroid sampai saat ini. Namun yang patut diperhatikan adalah bila pemakaiannya dalam jangka panjang dan dalam dosis yang sangat besar. 1an juga perlu diperhatikan bila obat ini diberikan pada pasien dengan 12, tukak peptic, infeksi berat, hipertensi, gangguan sistemik kardiovaskular. 1eksametason ( -ab 3,4 mg btl "333 tab, injeksi 4 mg5ml .sbg natrium fosfat0 ktk "33 ampul 6 "ml. -ab 3,4 mg ktk "37 "3 tablet Rp "".833 -ab 3,4 mg btl "333 tablet 9:.4;3,' ,idrokortison ( -ab "3 mg, serbuk injeksi "33 mg5vial .natrium suksinat0 ktk "33 vial 6 #ml ,idroklortia<id #4 mg bt "333 tabet Rp 43:#3,' *rednisone ( -ab 4 mg, btl "333 tab /tl "333 tablet Rp. :3.433,' '

*enyakit kolagen misalnya ( polimiositis, poliartritis nodosa, poiartritis granulomatosa, dermatomiositis, =>, dll. Asma bronkiale *enyakit alergi ( misalnya pada hay'fever, penyakit serum, urtikaria, dermatitis kontak, reaksi obat, udem angioneuritik *enyakit mata *enyakit kulit *enyakit hepar misalnya pada hepatitis kronik aktif, hepatitis alkoholik, sirosis non'alkoholik pada )anita Keganasan misalnya pada ?a mamma, ?a prostat Gangguan hematologic lainnya seperti pada anemia hemolitik autoimun yang idiopatik maupun didapat yok pada syok septik, namun belum banyak data yang mendukung, karena ada pendapat yang pro dan kontra untuk diberikan Udem serebral, efektif pada tipe vasogenik misalnya pada tumor otak Radang usus akut esudah transplantasi organ (Tabel Golongan Obat) ",#,%,;

/etametason tablet 3,4 mg ktk "3 strip 7 "3 tablet Rp 8.98&,' Tambahan : @aktu minumnya ( Glukokortikoid sebaiknya diminum dalam satu dosis pagi hari, karena kadar kortisol aamiah adaah maksimal antara pukul : dan 8, dan terendah pada malam hari.

Beberapa Se !aan Kort!"o#tero!


NO NAMA OBAT

",#,%,;

POTENSI OBAT Retensi Natrium Anti'inflamasi =ama Kerja 1osis ekivalen .mg0 SKOR " ,idrokortison " " ingkat #3 43 # *rednison 3,: ; +ntermediet 4 :3 % /etametason 3 #4 =ama 3,94 &3 ; 1eksametason 3 #4 =ama 3,94 &3 HIDROKORTISON /erkhasiat terhadap metabolism karbohidrat, lemak, protein, relative ringan terhadap metabolism mineral dan air. 1igunakan terutama pada terapi substitusi, misalnya pada penyakit Addison. PREDNISON /anyak digunakan untuk terapi sistemik. >fek mineralkortikoidnya ringan. 1osis ( oral semula " dd 4'&3 mg pagi hari, pemeliharaan 4 mg sehari. BETAMETASON 1aya antiradang pada penggunaan local lebih ringan. 1osis ( oral semula 3,4': mg sehari sesudah makan pagi. DEKSAMETASON Bat ini menekan adrena relative kuat, resiko insufisiensi agak tinggi. ering dipakai sebagai <at diagnostic untuk menentukan hiperfungsi adrenal. 1osis ( 3,4' 8 mg sehari sesudah makan pagi, pemeliharaan 3,4'" mg sehari.

*ilihan Abat Golongan Kortikosteroid pada *asien Atritis Reumatoid ini( TAB PREDNISON $ %g REFERENSI &' Obat(Obat Pent!ng' )**) )' Goo %an & G!ll%an' )**+ ,' Harga E-eran Tert!ngg! Obat Gener!" ! In one#!a )*&& .' Far%a"olog! FK/I' )**.

REFERENSI ,andbook of ?linical 1rugs. #33#