Anda di halaman 1dari 9

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 1

KERANGKA ACUAN KERJA (TERMS OF REFERENCE) PENYUSUNAN LAPORAN PELAKSANAAN RKL DAN RPL PEMBANGUNAN DOUBLE TRACK ANTARA STASIUN CIREBON STASIUN BREBES
KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI PROGRAM SASARAN PROGRAM USULAN SBK KEGIATAN SUB KEGIATAN DETAIL KEGIATAN : : : : : : : : Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Program Restrukturisasi dan Reformasi Kelembagaan Perkeretaapian Tersedianya Pedoman Teknis Bidang Prasarana Perkeretaapian Kegiatan / Sub Kegiatan / Detail Kegiatan Survey / Studi Kelayakan / Penyusunan Master Plan / DED / SID Penyusunan Studi UKL - UPL Penyusunan Laporan Pelaksanaan RKL dan RPL Pembangunan DT ant. Sta. Cirebon - Sta. Brebes

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan jalur ganda lintas utara jawa telah mulai dilaksanakan oleh Satuan Kerja Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah dengan melaksanakan pembangunan jalan KA double track

Brebes Losari Cirebon. Pelaksana pembangunan jalan KA double track Brebes Losari Cirebon ini harus selalu memperhatikan aspek-aspek lingkungan, termasuk pelaksanaan RKL-RPL. Hal ini dilakukan sebagai wujud dari pelaksanaan Pasal 53 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan yang berbunyi Pemegang Izin

Lingkungan berkewajiban membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan terhadap persyaratan dan kewajiban dalam Izin Lingkungan kepada Menteri, gubernur, atau bupati/walikota. Pelaksanaan RKL-RPL merupakan bentuk dari implementasi dokumen AMDAL yang telah mendapat penilaian dari Komisi AMDAL Pusat dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 191 tahun 2010. Kegiatan ini dimaksudkan untuk
. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 2 menangani beberapa dampak penting yang mungkin ditimbulkan dengan adanya pembangunan jalur ganda kereta api.

Pelaksanaan RKL-RPL ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan dan meningkatkan kesadaran pemrakarsa kegiatan untuk melaksanakan pengelolaan lingkungan secara benar dan

bertanggung jawab, sehingga kualitas lingkungan dapat dijaga dan ditingkatkan sesuai dengan fungsinya, serta untuk

mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang telah dilakukan. Untuk upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan akibat kegiatan pembangunan jalan kereta a pi jalur ganda satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa selanjutnya akan dilakukan kegiatan penyusunan pelaksanaan RKL-RPL.

Dokumen laporan pelaksanaan RKL RPL disusun sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 45 Tahun 2005, tentang Pedoman penyusunan Laporan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

1.2. Tujuan dan Manfaat Pemantauan

1.1.1. Tujuan Pelaksanaan RKL RPL a. Menghimpun kondisi sosial penduduk yang berada di sekitar rencana jalur ganda. b. Memantau pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalur ganda dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan dokumen RKL dan RPL. c. Mengidentilikasi permasalahan lingkungan yang timbul dan selanjutnya melakukan evaluasi.. d. Menyajikan implementasi. rekomendasi untuk memperbaiki

1.1.2. Manfaat Pelaksanaan RKL RPL 1. Bagi Pemrakarsa Proyek a. Untuk mengecek pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan hidup dan menciptakan pola komunikasi dan informasi antara fihak-fihak terkait b. Secara periodik dapat diperoleh informasi yang lengkap dan akurat tentang dampak negatip yang timbul berdasarkan intensitas, luasan, lokasi dan sifat /kualifikasi dampak, khususnya bagi penduduk yang dilewati jalur pipa. Dengan demikian akan mempermudah dalam upaya menghindari atau
. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 3 memperkecil dampak negatip dan memaksimalkan dampak positip 2. Bagi Pemerintah Untuk menciptakan kondisi lingkungan di sekitar proyek sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah, agar kegiatan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalur ganda tidak menimbulkan dampak fisik, social dan ekonomi. 3. Bagi Masyarakat Agar dalam proses pembangunan pipa tidak merasa dirugikan baik secara sosial, psikologis dan ekonomi serta mengetahui dengan benar tentang peraturan dan keamanan hidup disekitar jalur pipa. Sehingga tercipta pola interaksi antara masyarakat dengan pemrakarsa yang kondusif.

1.3. Dasar Hukum Pelaksanaan Pemantauan

Peraturan-peraturan mencakup :

atau

ketentuan

tambahan

yang

relevan

1.3.1. Undang-Undang No. 32 tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 1.3.2. Undang - Undang No. 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah. 1.3.3. Peraturan Pemerintah N0. 27 Tahun 1999, tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. 1.3.4. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 45 Tahun 2005, tentang Pedoman penyusunan Laporan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

2. RUANG LINGKUP PELAKSANAAN PEMANTAUAN

Ruang Lingkup pelaksanaan Pemantauan dilakukan secara periodik bertahap dan berkelanjutan. Sedang kajian dipilih terhadap lingkungan di sekitar tapak proyek yaitu sekitar jalur ganda Brebes Losari Cirebon. Secara teknis, kajian pelaksanaan pemantauan difokuskan pada dampak komponen fisik, sosial, ekonomi dan budaya yang ditimbulkan dari aktivitas Kontruksi yang meliputi : penyediaan lahan, mobilisasidemobilisasi tenaga kerja dan material, pematangan lahan, pembangunan jembatan, dan pembangunan track. Adapun Ruang Lingkup Pelaksanaan RKL RPL meliputi beberapa aspek yang bertalian dengan hal-hal sebagai berikut: a. b. c. d. Komponen Kegiatan (Sumber Dampak) Komponen lingkungan yang terkena dampak. Lokasi dampak. Frekuensi / Intensitas / Sifat Dampak

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 4 Untuk kelancaran kegiatan penelitian, sebelum kegiatan lapangan dimulai, Penyedia Jasa atas biaya sendiri terlebih dahulu harus melaksanakan pekerjaan persiapan antara lain : 2.1.1. Melaporkan diri dan mengurus ijin ijin kepada pemerintah daerah setempat, dalam hal ini Kota dan Kabupaten pada sepanjang jalur cirebon - brebes serta dinas instansi lain terkait. Membuat Laporan Pendahuluan yang berisi Rencana Kerja yang berisi metode penelitian, susunan Tim Peneliti dan Jadual Pelaksanaan.

2.1.

Pekerjaan persiapan

2.1.2.

2.1.3. 2.2. Metode Pelaksanaan Pemantauan

Mempersiapkan peralatan penunjang penelitian dalam keadaan baik dan siap operasi. Pada prinsipnya metode pelaksanaan penyuluhan / sosialisasi dan pemantauan mengacu pada teknik kombinasi antara Observasi, Diskusi Kelompok Terarah (Fokus Group Discussion) dan Wawancara Terstruktur terhadap penduduk yang dilewati jalur pipa baru. Adapun kegiatan pemantauan terdiri atas tiga aktivitas utama, yaitu : 2.2.1 Kegiatan Pelaksanaan RKL RPL Kegiatan pelaksanaan RKL RPL ini dilakukan untuk studi Pemantauan, Pengelolaan lingkungan dan studistudi yang berkaitan dengan proyek Pembangunan jalan kereta api jalur ganda oleh Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. 2.2.2 Kegiatan Kunjungan Lokasi Proyek Kegiatan kunjungan ini dilakukan kelokasi dimana proses pelaksanaan pekerjaan stringing berlangsung. Untuk memastikan bahwa kompensasi telah dibayarkan dan mengetahui tingkat perubahan kondisi sosial, ekonomi serta persepsi masyarakat terhadap proyek Kegiatan ini paling tidak mencakup dari jumlah penduduk yang terkena proyek. Adapun aspek yang dikaji meliputi: a. Tanggapan masyarakat mengenai peraturan tentang ruang bebas. b. Inventarisasi permasalahan yang timbul akibat pelaksanaan pekerjaan. c. Kompensasi atau ganti rugi untuk semua tipe aset yang terkena atau yang rusak akibat pelaksanaan pekerjaan . Tugas Khusus Tugas ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan menampung keinginan masyarakat yang tinggal dibawah jaringan serta mencari solusi lain didalam penyelesaian kompensasi akibat adanya jalur pipa baru yang melalui pemukiman misalnya perbaikan sarana umum. Survey dan kunjungan lapangan Survey dan kunjungan lapangan ini dilakukan secara

2.2.3

2.2.4

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 5 periodik, sesuai rekomendasi dokumen RKL/RPL sehingga dapat melakukan evaluasi yang ditujukan untuk: Memudahkan identifikasi penataan pemrakarsa terhadap peraturan lingkungan hidup seperti standar-standar baku mutu lingkungan. Mendorong Satuan Kerja Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa untuk mengevaluasi kinerja pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebagai upaya secara terus menerus Mengetahui kecenderungan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang telah dilaksanakan, sehingga memudahkan instansi yang melakukan pengendalian dampak lingkungan dan perencanaan pengelolaan lingkungan hidup dalam skala yang lebih besar. Mengetahui kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang .dilaksanakan untuk program penilaian piringkat kinerja lingkungan hidup. Melaksanakan pemantauan RKL/RPL kegiatan Pembangunan Jalan Kereta Api Jalur Ganda Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. dengan berpedoman dokumen RKL dan RPL meliputi : a. Pengamatan dan / atau sampling terhadap komponen lingkungan terhadap : persepsi masyarakat, sosial, ekonomi dan budaya serta kesehatan masyarakat yang di duga terkena dampak kegiatan, dengan periode dan lokasi titik titik sampling sebagaimana tercantum dalam RPL. b. Memantau komponen kegiatan fisik, yang telah diidentifikasi memberi dampak terhadap lingkungan berikut pengelolaannya sesuai dengan dokumen RKL. Menganalisis dan mengolah data dari semua parameter yang diteliti, serta koreksi antar parameter / komponen lingkungan sehubungan dengan prediksi dampak pada AMDAL Pembangunan Jalan kereta api Jalur Ganda Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. Dari hasil pemantauan Penyedia Jasa di minta memberikan evaluasi terhadap jumlah dan lokasi titik sampling, serta periode pemantauannya sehingga diperoleh suatu rencana pemantauan yang lebih efektif dan efisien. Menyajikan hasil penelitian, analisis dan evaluasi serta saran tindak dalam bentuk draft laporan dan laporan akhir. Tenaga pelaksana yang akan menangani dan bertanggung jawab atas kualitas hasil pekerjaan minimum harus terdiri dari tenaga sarjana (S1) untuk ketua tim (memiliki sertifikat kompetensi AMDAL) dan

d.

Pekerjaan Utama

2.3.1

2.3.2

2.3.3

2.3.4

e.

Tenaga Pelaksana

2.4.1

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 6 sarjana (S1) untuk anggota tim (2 orang memiliki sertifikat kompetensi AMDAL). Kualifikasi tim penyusun memiliki pengalaman profesional dalam bidang pekerjaannya minimum 5 tahun yang dibuktikan dengan ijasah terakhir (copy) serta Surat Pernyataan dan Curriculum Vitae (Lampiran 3-1). 2.4.2 Penyedia Jasa agar membuat uraian tugas dari masing masing tenaga pelaksana yang akan menangani pekerjaan. Uraian tugas ini menjadi bagian dari Laporan Persiapan Penelitian. Dalam Pelaksanaan pekerjaan, tenaga ahli dapat disertai asisten peneliti dengan kualifikasi minimal sarjana (S1) dan memiliki pengalaman profesional minimal 5 tahun. Penyedia Jasa harus menunjuk Koordinator Tim Studi yang diberi wewenang dan bertanggung jawab penuh atas nama Penyedia Jasa untuk mengambil keputusan dalam setiap masalah yang timbul di lapangan. Apabila dalam pelaksanaan pekerjaan terdapat personil yang menurut penilaian Direksi dianggap kurang cakap, maka Direksi berhak untuk meminta penggantinya dan secara tertulis akan memberitahukan kepada Penyedia Jasa. Dalam jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sejak tanggal surat pemberitahuan, maka Penyedia Jasa harus segera mengganti personil yang bersangkutan dengan personil baru sesuai kualifikasi tenaga ahli untuk bidangnya dan dapat disetujui oleh Direksi. Dokumen Laporan Pelaksanaan RKL/RPL Dokumen Laporan Pelaksanaan RKL/RPL secara lengkap diserahkan pada Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. Presentasi Melakukan Presentasi kepada Tim Teknis di Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa untuk membahas temuan-temuan, bila diperlukan bersama dengan instasi terkait dan lembaga yang netral, untuk mendiskusikan permasalahan yang timbul serta rekomendasi untuk penyelesainnya.

2.4.3

2.4.4

2.4.5

2.4.6

f.

Target Pelaksanaan Pemantauan

2.5.1

2.5.2

2.5.3

Data Dasar Mendapatkan data dasar aspek lingkungan yang perlu

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 7 dikaji sesuai rekomendasi dokumen RKL/RPL. 2.5.4 Pemantauan dan Identifikasi Memantau dan mengidentifikasi dampak besar penting yang direkomendasi pada dokumen RKL/RPL. Membuat Evaluasi Konsultan melaksanakan pemantauan dengan menyusun evaluasi sesuai Keputusan Menteri LH No. 45 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Laporan pelaksanaan RKL dan RPL. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 120 (Seratus dua puluh) hari kalender. Jadual dimaksud pada butir 2.6.1. mencakup persiapan, mobilisasi, studi literatur, pengurusan ijin-ijin, kegiatan lapangan (pengumpulan data primer dan sekunder), pengolahan dan tabulasi data analisis dan evaluasi data, penyusunan laporan, penyerahan draft laporan, presentasi dan penyampaian laporan yang telah final.

2.5.5

g.

Jadual Pelaksanaan Pekerjaan

2.6.1

2.6.2

2.2.2. PELAKSANAAN. a. Syarat syarat Pelaksanaan Pekerjaan 3.1.1 Persyaratan Umum Pekerjaan ini agar dilaksanakan dengan mempergunakan jadual, metode penelitian dan evaluasi, tenaga ahli, basic communication & correspondence, serta sistem pelaporan yang di minta di dalam syarat syarat teknis ini. Persyaratan Utama Dokumen AMDAL khususnya dokumen RKL dan RPL Pembangunan Jalan Kereta Api Double Track (Brebes-Losari-Cirebon).

3.1.2

b.

Pelaksanaan Pekerjaan

3.2.1

Dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan, Penyedia Jasa agar selalu melakukan koordinasi dengan Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa. Syarat teknis Pengambilan sampel/pengamatan dan evaluasi : 1. Persepsi masyarakat meliputi : - Tingkat keresahan masyarakat. - Tanggapan masyarakat terhadap kegiatan proyek. - Jumlah penduduk lokal yang bekerja di proyek. - Jumlah kecelakaan yang timbul. 2. Transportasi meliputi :

3.2.2

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 8 - Tingkat antrian kendaraan - Volume kendaraan 3. Kualitas air 4. Biota Air - plankton - benthos 3.2.3 Tenaga Ahli : a. Koordinator Team / Team Leader / Ahli Lingkungan Team leader adalah seorang Sarjana lingkungan/Magister, Teknik Lingkungan, Biologi Lingkungan non keguruan dengan pengalaman minimal S1-10 tahun /S2-5 tahun serta memiliki Sertifikat kompetensi AMDAL atau setara. b. Ahli Fisika Kimia (Ahli Fisika atau Ahli Kimia) adalah seorang Sarjana Fisika / teknik lingkungan/Fisika/Kimia non keguruan dengan pengalaman minimal S1 - 10 tahun / S2 6 tahun serta memiliki Sertifikat kompetensi AMDAL atau setara. c. Ahli Transportasi, adalah seorang Sarjana sipil non keguruan dengan pengalaman minimal 6 tahun memiliki SKA Ahli Transportasi / Ahli Jalan KA

d. Ahli Sosial Ekonomi dan Budaya, adalah seorang Sarjana sosial (ekonomi/fisip/budaya) non keguruan dengan pengalaman minimal 6 tahun serta memiliki Sertifikat kursus AMDAL atau setara

e. Asisten Tenaga Ahli Lingkungan adalah berpendidikan S1, bidang studi lingkungan/teknik lingkungan/Biologi dengan pengalaman 5 tahun. f. Asisten Tenaga Ahli Sosekbud adalah sarjana berpendidikan S1 bidang studi sosial/ekonomi/budaya memiliki pengalaman 5 tahun. g. Operator Komputer adalah sarjana muda (D3) bidang komputer memiliki pengalaman 2 tahun.

c.

Laporan Pekerjaan

3.6.1

Laporan Pendahuluan Bahasa Laporan adalah dalam bahasa Indonesia. Laporan Pendahuluan diserahkan paling lambat 20 hari

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA

Syarat Pelaksanaan RKL/RPL

III - 9 kalender sejak surat perjanjian ditandatangani. Isi Laporan Pendahuluan adalahmeliputi metode, jadwal dan tim pelaksana. 3.6.2 Laporan Pelaksanaan RKL-RPL Laporan Pelaksanaan RKL-RPL terdiri dari 2 tahap yaitu Laporan Draft Pelaksanaan RKL-RPL dan Final Pelaksanaan RKL-RPL. Bahasa laporan dalam bahasa Indonesia. Hasil akhir penelitian harus disusun dalam bentuk laporan sesuai dengan Permen LH No. 45 Tahun 2005.

2.

Tempat Pelaksanaan Kegiatan (where) Lokasi kegiatan berada di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah

3.

Pelaksana dan Penanggungjawab kegiatan (who) a. Pelaksana kegiatan Pelaksana kegiatan adalah Satuan Kerja Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan b. c. Penanggungjawab kegiatan Pejabat Pembuat Komitmen Satker Peningkatan Lintas Utara Jawa. Penerima manfaat Masyarakat

4.

Jadwal Kegiatan Waktu pelaksanaan kegiatan (when) Masa pelaksanaan konstruksi efektif 4 bulan dan harus tidak mengganggu operasi perjalanan kereta api.

Mengetahui, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Direktur Prasarana Perkeretaapian

Cirebon, Oktober 2012 Dibuat oleh, Satuan Kerja Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa Kuasa Pengguna Anggaran

Ir. ARIEF HERIYANTO, MM Pembina Tk.I (IV/b) NIP. 19550403 198303 1 001

Ir. ZAMRIDES, Msi. Pembina (IV/a) NIP. 196623121994031001

. SATKER PENINGKATAN JALAN KA LINTAS UTARA JAWA