Anda di halaman 1dari 24

PENGARUH RISIKO PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP RELEVANSI NILAI Laba Akuntansi

ABSTRACT The objective of this study is to examine the value relevance of accounting earnings in explaining stock price. The study is aimed to identify the factors that influence earnings response coefficient. The factors are risk and leverage. The results show that accounting earnings and book value of equity are positively associated with stock price. This results support the prior studies that accounting earnings and book value of equity have value relevance (Ohlson, !!"# $urgthaler and %ichev, !!&, etc'. (ccounting earnings and book value of equity are useful to explain stock price changes. The results of this study are consistent with previous studies that earnings response coefficient is smaller in the firms that have high risk ()ollins dan *othari, !+!# ,aston dan -mijewski, !+!# dan $arth et al, !!+', and the firms that have high leverage (%haliwal et al, !! # %haliwal dan .eynold, !!/# dan $illings, !!!'. Keywords: earnings response coefficients, book value response coefficients, risk and leverage. 1. Penda u!uan 1.1. Lata" Be!akan# dan $asa!a Pene!itian

0aporan keuangan yang diterbitkan suatu perusahaan harus dapat mengungkapkan kondisi perusahaan yang sebenarnya, sehingga bermanfaat bagi masyarakat umum. 1nformasi yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan haruslah informasi yang mempunyai relevansi. 2alah satu indikator bahwa suatu informasi akuntansi relevan adalah adanya reaksi pemodal pada saat diumumkannya suatu informasi yang dapat diamati dari adanya pergerakan harga saham.

3okus penelitian ini adalah pengujian koefisien yang berhubungan dengan informasi laba akuntansi. *oefisien ini mengukur respon harga saham atau nilai pasar ekuitas terhadap informasi yang terkandung dalam laba akuntansi. 4enelitian5penelitian yang menguji koefisien laba atau earnings response coefficient (,.)' menemukan bahwa ,.) bervariasi secara cross-section. 6ariasi tersebut dapat dijelaskan oleh beberapa faktor seperti risiko, pertumbuhan, persistensi laba, dan tingkat bunga (misalnya )ollins dan *othari, !+!# ,aston dan -mijewski, !+!'. 4enelitian ini berusaha

menemukan faktor5faktor yang mempengaruhi koefisien respon laba. 7asalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut8 . Terdapat faktor5faktor yang bisa menyebabkan hubungan antara variabel5variabel akuntansi dengan harga saham tidak homogen. 2tudi ini berusaha menguji apakah koefisien laba dipengaruhi oleh risiko perusahaan dan struktur modal. 9. 4enerapan metode pengujian relevansi nilai yang menghubungkan variabel akuntansi dengan harga pasar saham pada pasar modal yang tidak efisien akan menimbulkan bias yang lebih rendah pada koefisien relevansi nilai yang dihasilkan. *emungkinan pasar modal yang tidak efisien dalam bentuk setengah kuat perlu diantisipasi agar koefisien relevansi nilai tidak bias.

1.%.

K&nt"ibusi Pene!itian 4enelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi konseptual bagi

pengembangan literatur penilaian relevansi nilai. .elevansi nilai variabel akuntansi dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mengakibatkan hubungan variabel akuntansi dengan harga saham bervariasi.

*ontribusi penelitian ini menguji implikasi penilaian relevansi nilai informasi akuntansi pada pasar modal yang tidak efisien. 4asar modal yang tidak efisien akan menyebabkan bias pada koefisien relevansi nilai. 4enelitian ini menerapkan metode yang dikembangkan oleh (boody et al (9::9' di pasar modal 1ndonesia dengan membuat penyesuaian terhadap koefisien relevansi nilai dari kemungkinan pengaruh pasar yang tidak efisien. 1.'. Tu(uan Pene!itian

Tujuan penelitian ini adalah8 . Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menjelaskan relevansi nilai akuntansi terhadap harga saham di $ursa ,fek ;akarta. 9. Tujuan khusus penelitian ini adalah8 a. 7empelajari hubungan antara laba akuntansi dengan harga saham. b. 7empelajari pengaruh risiko perusahaan dan struktur modal terhadap hubungan antara laba akuntansi dengan harga saham. laba

%.Tin(auan Lite"atu" dan Hi)&tesis %.1. Re!e*ansi Ni!ai Laba Akuntansi

$erbagai studi telah membuktikan bahwa laba akuntansi berhubungan dengan harga saham ($all dan $rown, !<+# $eaver, !<+# $eaver et al , !&!# *ormendi dan 0ipe, !+&# 0ipe !+<# )ollins dan *othari, !+!'. 4enelitian5penelitian yang berusaha mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan respon pasar terhadap informasi laba dikenal dengan penelitian earnings response

coefficient (,.)'. ,.) merupakan koefisien yang mengukur respon abnormal returns sekuritas terhadap unexpected accounting earnings perusahaan5perusahaan yang menerbitkan sekuritas. $eberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ,.) bervariasi secara cross-sectional dan intertemporal ()ollins dan *othari, -mijewski, !+!# 0ipe, !!:# %haliwal et al, !+!# ,aston dan !!=#

!! # 0ev dan Thiagarajan,

%haliwal dan .eynolds, !!/# $illings, !!!'. 4erkembangan penelitian berikutnya mengarah pada pengujian bahwa nilai buku ekuitas juga merupakan faktor yang relevan dalam penilaian (antara lain Ohlson, !!"# 3eltham dan Ohlson, !!"'. 7odel kapitalisasi laba sederhana dinilai kurang memadai. >ntuk perusahaan5perusahaan yang rugi, model kapitalisasi laba sederhana akan menghasilkan hubungan laba5harga negatif (?ayn, !!"'. %engan memasukkan nilai buku ekuitas ke dalam model penilaian, akan mengeliminasi hubungan negatif tersebut ()ollins et al, !!!'. $eberapa peneliti yang mengelompokkan observasi menjadi subsampel menemukan bahwa koefisien5koefisien angka akuntansi bervariasi antar subsampel (3rancis dan 2chipper, !!!# @waeAe, !!+# $asu, !!&'. ?asil5hasil penelitian juga menemukan kondisi tertentu yang menyebabkan nilai buku ekuitas menjadi faktor yang lebih relevan dibandingkan laba atau sebaliknya seperti kesehatan keuangan ($arth et al !!+' dan profitabilitas perusahaan ($urgstahler dan %ichev !!&'.

%.%. Pen#u(ian Re!e*ansi Ni!ai )ada Pasa" +an# Tidak E,isien

4engujian relevansi nilai dalam penelitian ini dilakukan dengan menghubungkan variabel5variabel akuntansi yang terdiri dari laba akuntansi dan nilai buku ekuitas dengan

harga saham. 7etode seperti ini didasarkan pada asumsi bahwa pasar beroperasi secara efisien. %ampak inefisiensi pasar dalam memproses informasi terhadap estimasi koefisien dalam regresi relevansi nilai diuji secara analitis oleh (boody et al (9::9' dengan membuat prosedur yang mengkoreksi bias potensial yang disebabkan oleh inefisiensi tersebut. %ua asumsi mendasari penyesuaian tersebut. 4ertama, adanya resolusi inefisiensi pasar yang tercermin pada perubahan harga di masa depan. *edua, conditional expected retuns ditentukan oleh risiko. 4rosedur tersebut adalah menyesuaikan imbal hasil saham pasar terhadap perubahan harga yang disesuaikan dengan risiko di masa yang akan datang. 4rosedur ini akan menghasilkan estimasi koefisien relevansi nilai yang dapat menangkap reaksi pasar saat ini maupun yang tertunda.

'. Hi)&tesis '.1. K&e,isien Res)&n Laba Akuntansi dan Ni!ai Buku Ekuitas

2tudi5studi awal (misalnya $all dan $rown !<+, $eaver !<+, 3oster !&" dan $eaver et al !&!', membuktikan bahwa laba akuntansi berhubungan dengan harga

saham. ?asil5hasil penelitian tersebut mendukung hipotesis bahwa laba akuntansi menyampaikan informasi dan bermanfaat dalam penilaian sekuritas. @amun demikian, peran nilai buku ekuitas tidak dapat diabaikan karena nilai buku ekuitas juga merupakan faktor yang relevan dalam menjelaskan nilai ekuitas. 0aba dan nilai buku merupakan dua ukuran yang mengikhtisarkan laporan keuangan. @ilai buku merupakan ukuran neraca atau aktiva bersih yang menghasilkan laba, sedangkan laba merupakan ukuran laporan rugi laba yang mengikhtisarkan imbal hasil dari aktiva5aktiva tersebut. $eberapa

penelitian menunjukkan bahwa pasar memberikan penghargaan terhadap laba dan nilai buku (misalnya *othari dan -immerman, !!"# Ohlson, !!"# 3eltham dan Ohlson, !!"'. 6ariabel nilai buku dapat menghilangkan bias yang terjadi pada model kapitalisasi laba sederhana yang berasumsi bahwa hubungan laba dan harga adalah positif dan homogen. @amun, jika dipisah antara perusahaan rugi dan perusahaan laba, maka diperoleh koefisien yang tidak homogen (?ayn, !!" dan )ollins et al, !!!'. $urgstahler dan %ichev ( !!&' berpendapat bahwa sistem akuntansi dapat memberikan informasi yang saling melengkapi tentang nilai buku dan laba. @ilai buku yang berasal dari neraca memberikan informasi tentang nilai bersih sumber daya perusahaan. 2edangkan laba yang berasal dari laporan rugi laba mencerminkan hasil usaha perusahaan dalam memberdayakan sumber dayanya saat ini. 4engujian gabungan laba dan nilai buku banyak didasarkan pada kerangka yang dikembangkan oleh Ohlson ( !!"' dan 3eltham dan Ohlson ( !!"' yang didasarkan pada clean surplus accounting. *erangka ini menyatakan harga sebagai jumlah nilai buku dan nilai sekarang laba abnormal yang diharapkan. $erdasarkan teori dan hasil penelitian tersebut, di mana laba dan nilai buku ekuitas merupakan variabel yang berpengaruh dalam penilaian ekuitas, maka dapat dikemukakan hipotesis sebagai berikut8 ? . 8 0aba akuntansi berpengaruh positif terhadap harga saham, dengan

memperhitungkan nilai buku ekuitas dan tahun. ? .98 @ilai buku ekuitas berpengaruh positif terhadap harga saham, dengan memperhitungkan laba akuntansi dan tahun.

'.%. -akt&".,akt&" +an# $e/)en#a"u i K&e,isien Res)&n Laba Akuntansi

2tudi5studi berikutnya diarahkan pada kondisi yang mempengaruhi hubungan laba5harga saham. '.%.1. Risik& )e"usa aan *othari dan -immerman ( !!"' menyatakan bahwa earnings response coefficent (,.)' adalah fungsi terbalik dari risiko sistematis dan dalam berbagai model, terdapat hubungan empiris antara risiko dan variabel laba. 2aham perusahaan yang rendah resikonya akan mempunyai ,.) yang tinggi, demikian juga sebaliknya. ;ika faktor risiko ini tidak dipertimbangkan dalam model, maka akan terjadi bias karena terdapat variabel yang berhubungan namun diabaikan. )ollins dan *othari ( !+!' serta ,aston dan

-mijewski ( !+!' memprediksi variasi cross-sectional ,.) berhubungan negatif dengan risiko sistematis perusahaan. 2edangkan $arth et al ( !!+' menggunakan volatilitas imbal hasil saham sebagai proksi risiko perusahaan. 6olatilitas imbal hasil diukur dengan standar deviasi imbal hasil saham enam bulan sebelumnya. Temuan $arth et al ( !!+' menunjukkan bahwa koefisien inkremental nilai buku ekuitas (laba' adalah positif (negatif' untuk perusahaan5 perusahaan yang volatilitasnya tinggi. *oefisien inkremental laba adalah negatif untuk perusahaan yang tinggi volatilitasnya. ?al ini konsisten dengan volatilitas imbal hasil sekuritas sebagai proksi risiko. @amun untuk koefisien nilai buku ekuitas, belum ditemukan alasannya. ?9. 8 $eta perusahaan berpengaruh negatif terhadap hubungan laba akuntansi dan

harga saham, dengan memperhitungkan nilai buku ekuitas dan tahun.

'.%.%. St"uktu" $&da!

%haliwal et al ( !! ', %haliwal dan .eynold ( !!/' serta $illings ( !!!' menunjukkan bahwa informativeness of earnings menurun sesuai dengan default risk. %haliwal dan .eynald ( !!/' menggunakan dua proksi untuk default risk yaitu bond ratings dan debt-to-market equity (debt/equity ratio. *edua proksi tersebut

mencerminkan risiko5risiko yang relevan yang tidak bisa dicerminkan oleh equity beta. !ebt/equity ratio ini mencerminkan struktur modal yang dimiliki perusahaan. !ebt/equity ratio yang tinggi berarti perusahaan lebih banyak menggunakan hutang sebagai modal. >ntuk perusahaan5perusahaan yang memiliki lebih banyak hutang, setiap peningkatan laba (sebelum bunga' akan dirasakan oleh pemberi pinjaman sebagai suatu keamanan. ;adi peningkatan laba akan lebih banyak direspon oleh debt"older, bukan oleh s"are"older. Oleh karena itu, ,.) perusahaan yang tinggi hutangnya akan lebih rendah (%haliwal et al !! ' dibandingkan dengan perusahaan yang rendah hutangnya. )ore dan 2chrand ( !!!' juga membuktikan bahwa reaksi harga saham terhadap laba yang tak terduga akan meningkat pada saat perusahaan hampir menghadapi pelanggaran perjanjian hutang. Temuan mereka adalah ,.) merupakan fungsi meningkat dari modal, kebalikan dari tingkat hutang. ;adi terdapat hubungan negatif antara tingkat hutang dan ,.). ?9.98 4engaruh laba akuntansi terhadap harga saham lebih kecil pada perusahaan yang memiliki rasio hutang terhadap total aktiva yang tinggi dibanding dengan perusahaan yang memiliki rasio hutang terhadap total aktiva yang rendah, dengan memperhitungkan nilai buku ekuitas dan tahun. '.'. Re!e*ansi Ni!ai )ada Pasa" +an# Tidak E,isien

4engujian relevansi nilai yang tidak mempertimbangkan efisiensi pasar modal akan menimbulkan bias pada koefisien yang dihasilkan oleh metode konvensional yang menghubungkan variabel informasi akuntansi dengan nilai pasar ekuitas. ?al ini disebabkan karena terdapat respon pasar yang tertunda yang diakibatkan oleh ketidakefisienan pasar dalam merespon informasi yang dipublikasikan (semi strong form efficieny'. Oleh karena itu, diperlukan prosedur yang menyesuaikan keterlambatan reaksi pasar tersebut. %engan menerapkan prosedur yang dibuat oleh (boody et al (9::9', yaitu menyesuaikan imbal hasil saham kontemporer terhadap perubahan harga yang disesuaikan dengan risiko di masa yang akan datang, prosedur ini akan menghasilkan estimasi koefisien relevansi nilai yang bisa menangkap reaksi pasar saat ini maupun yang tertunda.

0.$et&d&!&#i 0.1. Va"iabe! Pene!itian dan De,inisi O)e"asi&na! 6ariabel penelitian ini terdiri dari variabel dependen, dan variabel independen. yang terdiri dari variabel penjelas (explanatory variable', dan variabel kontrol.

0.%.1. Va"iabe! De)enden

6ariabel dependen adalah harga saham perusahaan i yang sudah disesuaikan dengan pemecahan saham, dividen saham, dan lain5lain pada tiga bulan setelah akhir

tahun fiskal ditambah dengan dividen pada tahun t. 6ariabel harga tersebut disesuaikan dengan kemungkinan adanya pasar yang tidak efisien dengan mengadopsi metode yang dikembangkan oleh (boody et al (9::9'. %ua asumsi mendasari penyesuaian tersebut. 4ertama, adanya resolusi inefisiensi pasar yang tercermin pada perubahan harga di masa depan. *edua, conditional expected retuns ditentukan oleh risiko. ?arga saham saat ini (4it' diubah menjadi harga di masa depan yang dideflasi dengan conditional expected retuns ((4it'8 B #i (tB' (4it C ( B #
v i (tB'

' 4it

di mana .i(tB' ( C ' adalah imbal hasil saham perusahaan i selama 9 bulan yang
v dimulai dari tiga bulan setelah akhir tahun fiskal t, dan #i

(tB'

( C ' adalah si$e decile

returns% yang berkaitan.

0.%.%. Va"iabe! Inde)enden 0.%.%.1. Va"iabe! Pen(e!as 6ariabel penjelas terdiri dari variabel utama yaitu laba akuntansi dan nilai buku ekuitas dan variabel5variabel penentu koefisien respon laba yaitu risiko perusahaan dan struktur modal. . 6ariabel >tama8

&i$e decile returns adalah rata5rata imbal hasil pada satu kelompok perusahaan dari : kelompok yang terdapat pada sampel keseluruhan. *elompok perusahaan ditentukan berdasarkan ukuran perusahaan (si$e' yang diukur dengan kapitalisasi pasar.

a. 0aba akuntansi (,it' adalah laba tahunan dibagi dengan jumlah saham umum yang beredar (,ly dan Daymire, !!!# (boody et al, 9::9'. b. @ilai buku ekuitas ($it5 ' adalah nilai buku aktiva pada awal tahun dikurangi dengan nilai buku kewajiban pada awal tahun dibagi dengan jumlah saham umum yang beredar (,ly dan Daymire, !!!# (boody et al, 9::9'.

9. 6ariabel 4enentu *oefisien .espon 0aba8 a. .isiko perusahaan (.12*it' diukur dengan risiko sistematis (beta' dengan menggunakan model pasar8 .it C Ei B Fi.mt B Git di mana Fi adalah beta sekuritas i, .it adalah imbal hasil saham perusahaan i pada waktu t, . mt adalah imbal hasil pasar pada waktu t. 4eriode estimasi adalah mingguan. b. 2truktur modal diukur dengan leverage ratio yaitu total nilai hutang perusahaan pada akhir periode dibagi dengan total aktiva perusahaan pada akhir periode. ?al ini sesuai dengan %haliwal et al ( !! ' yang menyatakan bahwa default risk perusahaan diukur dengan leverage keuangan.

0.%.%.%. Va"iabe! K&nt"&! 6ariabel kontrol terdiri dari variabel5variabel yang mempengaruhi harga saham selain variabel utama yaitu risiko perusahaan dan struktur modal. %alam 3ama dan 3rench ( !!9', terdapat hubungan antara rata5rata imbal hasil dengan beta perusahaan, ukuran perusahaan, leverage, rasio laba terhadap harga (,H4' dan rasio nilai buku terhadap nilai pasar ekuitas. )ollins et al ( !!&' dan Ou dan 2epe (9::9' juga

memasukkan variabel interaksi yang mempengaruhi koefisien respon laba dan nilai buku sebagai variabel kontrol. %i samping itu, untuk mengontrol perbedaan tahun, masing5masing persamaan ditambah dengan variabel kategori tahun di mana %!+itC jika pada tahun !!+ dan %!+itC: jika lainnya, %!!itC jika pada tahun !!! dan %!!itC: jika lainnya, %::itC jika pada tahun 9::: dan %::itC: jika lainnya, %: itC jika pada tahun 9:: dan %: itC: jika lainnya.

0.'.

$et&de Ana!isis *oefisien respon laba dan nilai buku ekuitas dapat diestimasi dengan pendekatan

firm-specific coefficient met"odology. %engan metode ini, koefisien respon laba dan koefisien respon nilai buku diestimasi untuk setiap perusahaan secara time-series (Teets dan Dasley, !!<'. *arena pengujian time-series memerlukan periode waktu yang cukup panjang, maka koefisien respon laba dan koefisien respon nilai buku diestimasi dengan metode regresi secara cross-section. 4enelitian ini merupakan studi asosiasi yang secara ekonometri diuji dengan menggunakan regresi sebagai alat pengujian hipotesis, oleh karena itu pernyataan statistiknya adalah variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. 4engujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan model yang pada umumnya digunakan dalam literatur akuntansi yaitu model harga (misalnya *othari dan -immerman, !!"# 0ee, !!!'. 7odel tersebut diperoleh dari model ekonometrik yang dikembangkan oleh )ollins et al ( !!&' yang menyatakan kembali model penilaian Ohlson ( !!"' sebagai fungsi dari laba sekarang dan lag dari nilai buku ekuitas.

4engujian terutama dilakukan secara pooled cross-section mulai tahun !!& sampai 9:: . %alam regresi ini, akan dimasukkan variabel kategori tahun, di mana I slopeJ antar tahun sama tetapi konstanta antar tahun berbeda. I&lopeJ sama antar tahun untuk mempelajari perbedaan Iad'usted meansJ dari setiap variabel respon (dependen' dengan memperhitungkan pengaruh variabel5variabel lain dalam model.

0.'.1. Pen#u(ian Hi)&tesis 1 7odel yang diterapkan adalah8 (4it C E: B E ,it B E9$it5 B E=%!+ B E/%!! B E"%:: B E<%: B Git ( '

di mana8 (4it C harga saham perusahaan i pada tiga bulan setelah akhir tahun t yang telah disesuaikan dengan kemungkinan pasar tidak efisien ,it $it5 %!+ %!! %:: %: eit C laba per lembar saham perusahaan i pada tahun t C nilai buku ekuitas per lembar saham perusahaan i pada tahun t5 C C C C (:' jika observasi pada tahun !!+ (lainnya' (:' jika observasi pada tahun !!! (lainnya' (:' jika observasi pada tahun 9::: (lainnya' (:' jika observasi pada tahun 9:: (lainnya'

C residual

4rediksi masing5masing koefisien adalah E K: dan E9K:.

0.'.%. Pen#u(ian Hi)&tesis % 4engujian hipotesis 9 dilakukan berdasarkan model sebagaimana pengujian hipotesis dengan menginteraksikan variabel lain terhadap variabel laba akuntansi dan

nilai buku ekuitas sebagaimana yang dilakukan oleh $arth et al ( !!+', )haritou et al (9:: ' dan Ou dan 2epe (9::9'. 4engujian ini dilakukan untuk menguji signifikansi variabel5variabel yang mempengaruhi relevansi laba akuntansi dan nilai buku ekuitas. (engu'ian )ipotesis *.% 7odel yang diterapkan adalah8 (4it C E: B E ,it B E9$it5 B E=.12*it B E/,itL.12*it B E"%!+ B E<%!! B E&%:: B E+%: B Git di mana8 .12*itC beta perusahaan i pada tahun t. ?ipotesis alternatifnya adalah E/ M :. 4rediksi untuk masing5masing koefisien adalah E K:, E9K:, dan E/ M :. (engu'ian )ipotesis *.*. 7odel yang diterapkan adalah8 (4it C E: B E ,it B E9$it5 B E=L%0,6it B E/,itL%0,6it B E"%!+ B E<%!! B E&%:: B E+%: B Git di mana8 %0,6it C (:' jika total nilai hutang dibagi total aktiva perusahaan i pada tahun t sama dengan atau di atas median cross-sectional tahunan (lainnya'. ?ipotesis alternatifnya adalah E/ M :. 4rediksi untuk masing5masing koefisien adalah E K:, E9K:, dan E B E/ M E . (9.9' (9. '

1. Hasi! Ana!isis

1.1. P"&ses Pen#u/)u!an Data 4eriode pengujian dilakukan sejak tahun !!& sampai dengan tahun 9:: .

2ampel penelitian ditetapkan tiga tahun sebelum tahun pengujian (t5=' karena penghitungan variabel akrual memerlukan data tiga tahun berturut5turut, dan satu tahun setelah tahun pengujian (tB ', untuk melihat pengaruh pasar yang tidak efisien dalam memproses informasi laporan keuangan. ;adi sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang pada akhir tahun !!/ sudah terdaftar di $ursa ,fek ;akarta dan masih terdaftar sampai dengan akhir tahun 9::9. %ata yang tercantum dalam +ndonesian ,apital -arket !irectory 9:: terdapat +/ perusahaan manufaktur. 4erusahaan5

perusahaan yang sudah terdaftar pada akhir tahun !!/ sebanyak 9+ perusahaan. @amun terdapat = perusahaan yang pada akhir tahun 9::9 sudah tidak terdaftar lagi di $,;, serta terdapat perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan tahunan pada setiap bulan

7aret, sehingga harus dikeluarkan dari sampel. ;umlah sampel adalah 99 perusahaan selama " tahun, sehingga terdapat < : observasi. Observasi yang mengandung nilai buku ekuitas negatif dan outlier akan dikeluarkan dari sampel. @ilai buku ekuitas negatif tidak bisa mencerminkan modal yang ternanam. Terdapat & observasi yang mengandung nilai buku ekuitas negatif. Outlier yaitu observasi yang lebih besar dari rata5rata ditambah dengan = standar deviasi atau yang lebih kecil dari rata5rata dikurangi dengan = standar deviasi, dikeluarkan dari sampel. Observasi yang outlier sebanyak /<. ;adi jumlah akhir observasi adalah //! observasi. %ata diperoleh dari sumber sekunder yaitu laporan tahunan yang diterbitkan oleh masing5masing perusahaan, +ndonesian ,apital -arket !irectory (1)7%', .akarta &tock /xc"ange (;2N' -ont"ly &tatistic, dan data harga saham harian yang diperoleh dari $,;.

1.%. Hasi! Pen#u(ian Hi)&tesis 1.%.1. K&e,isien Res)&n Laba Akuntansi dan Ni!ai Buku Ekuitas $erdasarkan rangkuman hasil analisis regresi pada tabel , dapat dikemukakan catatan dan kesimpulan sebagai berikut8
Tabel ?ubungan 0aba (kuntansi dan @ilai $uku ,kuitas dengan ?arga 2aham 7odel 8 (4it C E: B E ,it B E9$it5 B E=%!+ B E/%!! B E"%:: B E<%: B Git
6ariabel 4rediksi ) Tidak ada ,it B $it5 B %!+ Tidak ada %!! Tidak ada %:: Tidak ada %: Tidak ada .9 (dj. .9 %5D 2tatistic L LL LL L *oefisien =99." ! . /= :.+=! 9"& .&:/ 59/9".9=/ //+.!&! 5 <==.:++ :.= = :.=:/ 9.:=! T5statistic 9. "/LL /.:==LLL /.+"&LLL 9.+=!LLL 5=./+9LLL :."=< 5 .! L 45value :.:=9 :.::: :.::: :.::" :.:: :."!9 :.:"& 0olerance :.<+< :.& 9 :.<<: :.</" :.<&9 :.<& 613 ./"+ ./:/ ." " ."": ./+& ./!:

2ignifikan pada E C O 2ignifikan pada E C "O 2ignifikan pada E C :O

. ?asil pengujian menunjukkan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif dan signifikan pada EC O terhadap harga saham (E C . /9', sesuai dengan prediksi. 4enelitian ini berhasil menerima hipotesis . . bahwa laba akuntansi berpengaruh positif terhadap harga saham. 9. ?asil pengujian menunjukkan bahwa nilai buku ekuitas berpengaruh positif dan signifikan pada EC O terhadap harga saham (E9C:.+=!', sesuai dengan prediksi. 4enelitian ini berhasil menerima hipotesis .9. bahwa nilai buku ekuitas berpengaruh positif terhadap harga saham.

1.'.%. -akt&".,akt&" +an# $e/)en#a"u i K&e,isien Res)&n Laba Akuntansi 4engujian hipotesis 9 ditujukan untuk menginvestigasi faktor5faktor yang mempengaruhi relevansi nilai laba akuntansi.

%. #isiko (erusa"aan $erdasarkan rangkuman hasil analisis regresi pada tabel =, dapat dikemukakan catatan dan kesimpulan bahwa risiko perusahaan berpengaruh secara negatif dan signifikan pada EC"O (E/C 5:.=:+', terhadap hubungan laba akuntansi dengan harga saham. ?al ini menunjukkan bahwa semakin tinggi risiko perusahaan, akan semakin rendah respon harga saham terhadap informasi laba akuntansi. 4ada risiko di bawah =.!/,9 laba berpengaruh positif terhadap harga saham, dan pada risiko di atas =.!/, laba berpengaruh negatif terhadap harga saham. Tabel =
4engaruh .isiko 4erusahaan terhadap ?ubungan 0aba (kuntansi dan @ilai $uku ,kuitas dengan ?arga 2aham 7odel 9. 8 (4itC E:BE ,itBE9$it5 BE=.12*itB E/,itL.12*itBE"%!+BE<%!!BE&%::BE+%: BGit
6ariabel E: ) E ,it E9 $it5 E= .12*it E/ ,itL.12*it E" %!+ E< %!! E& %:: E+ %: .9 (dj. .9 %5D 2tatistic L LL LL L
9

4rediksi *oefisien Tidak ada =< .<:+ B .9 < B :.+": Tidak ada 5=<=.:9" 5 5:.=:+ Tidak ada 9"!!.&+/ Tidak ada 59 !".<!! Tidak ada "& .//= Tidak ada 5 /<".<!& :.=9 :.=:! 9.:/:

T5statistic 9. &:LL /.9==LLL /.!<9LLL 5 .9!< 5 .<&!LL 9.+"/LLL 5=. !9LLL :.<&! 5 .&:<L

45value :.:= :.::: :.::: :. !< :.:/& :.::" :.::9 :./!& :.:+!

Tolerance :."9/ :.<&" :.! :.&:! :.<"! :.<=! :.<&9 :.<<"

613 .!:& ./+ .:!+ ./ ." & ."<< ./+& .":=

2ignifikan pada E C O 2ignifikan pada E C "O 2ignifikan pada E C :O .12*it C beta perusahaan i pada tahun t.

4erbedaan pengaruh laba terhadap harga saham ditentukan oleh8 .9 <5:.=:+.12* C : atau .12* C =.!/

*. &truktur -odal $erdasarkan rangkuman hasil analisis regresi pada tabel /, dapat dikemukakan catatan dan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pengaruh laba akuntansi terhadap harga saham yang signifikan pada EC"O antara perusahaan yang struktur modalnya lebih banyak hutang dengan perusahaan yang rendah hutangnya. *oefisien laba pada perusahaan rendah hutangnya adalah dan E C .&=9. *oefisien laba pada perusahaan yang tinggi hutangnya menurun menjadi E BE/C . !<. 4enelitian ini berhasil menerima hipotesis yang menyatakan bahwa perusahaan yang memiliki rasio hutang terhadap total aktiva yang tinggi, hubungan laba akuntansi dengan harga akan lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki rasio hutang terhadap total aktiva yang rendah.

Tabel /
4engaruh 2truktur 7odal terhadap ?ubungan 0aba (kuntansi dan @ilai $uku ,kuitas dengan ?arga 2aham 7odel 9.9.(4itC E:BE ,itBE9$it5 BE=%0,6itB E/,itL%0,6itBE"%!+BE<%!!BE&%::BE+%: BGit
6ariabel E: ) E ,it E9 $it5 E= %0,6it E/ ,itL%0,6it E" %!+ E< %!! E& %:: E+ %: .9 (dj. .9 %5D 2tatistic L LL LL L 4rediksi *oefisien Tidak ada 9&". =: B .&=9 B :.&"+ Tidak ada +&./=! 5 5:."=< Tidak ada 9" "." 9 Tidak ada 59"="./= Tidak ada 9<&.9=: Tidak ada 5 <9 ./=" :.= ! :.=:& 9.:&9 T5statistic .!==LL /.!""LLL &.!&!LLL :.==9 5 .!=/LL =.9+=LLL 5=.9/!LLL :.==: 5 .!9:L 45value :.:"/ :.::: :.::: :.&/: :.:9& :.:: :.:: :.&/ :.:"< Tolerance :.="/ :.< & :.+"" :./!= :.<"! :.<// :.<<& :.<<! 613 9.+9" .<99 . <! 9.:=: ." & .""= .":: ./!/

2ignifikan pada E C O 2ignifikan pada E C "O 2ignifikan pada E C :O %0,6it C (:' jika total nilai hutang dibagi total aktiva perusahaan i pada tahun t sama dengan atau di atas median cross-sectional tahunan (lainnya'.

1.1. Pe/ba asan ?asil pengujian menunjukkan bahwa laba akuntansi dan nilai buku ekuitas berpengaruh positif terhadap harga saham. ?al ini berarti laba akuntansi dan nilai buku ekuitas mempunyai relevansi nilai. 0aba akuntansi dan nilai buku ekuitas merupakan variabel penjelas yang penting bagi harga saham. 4enggabungan laba dan nilai buku ke dalam satu model penilaian akan memberikan informasi yang penting, konsisten dengan pendapat $urgtahler dan %ichev ( !!&' bahwa sistem akuntansi dapat memberikan informasi yang saling melengkapi tentang nilai buku dan laba. @ilai buku yang berasal dari neraca merupakan informasi tentang nilai bersih sumber daya perusahaan, sedangkan laba yang berasal dari laporan rugi laba mencerminkan hasil usaha perusahaan dalam memberdayakan sumber daya yang dimilikinya. .isiko perusahaan berpengaruh negatif terhadap koefisien respon laba akuntansi. ?asil ini mendukung temuan yang dihasilkan oleh *othari dan -immerman ( !!"', )ollins dan *othari ( !+!', dan ,aston dan -mijewski ( !+!'. 4erusahaan5perusahaan yang memiliki saham yang berisiko rendah, informasi laba yang disampaikan akan direaksi positif oleh pasar, sehingga ,.) perusahaan tersebut tinggi. 2ebaliknya, semakin berisiko imbal hasil yang diharapkan di masa yang akan datang dari suatu perusahaan, pemodal akan memberikan reaksi yang lebih rendah terhadap laba yang tak terduga. $agi perusahaan5perusahaan yang memiliki hutang yang tinggi, setiap peningkatan laba, akan dirasakan oleh pemberi pinjaman sebagai suatu keamanan. 2etiap

peningkatan laba akan direspon oleh pemberi pinjaman, bukan pemegang saham, sehingga ,.) perusahaan yang tinggi hutangnya akan rendah (%haliwal et al, !! '. ?asil pengujian pada umumnya menunjukkan adanya perbedaan konstanta antar tahun. 4ada tahun !!&, yang merupakan tahun dasar, konstanta menunjukkan angka yang positif. 4ada tahun !!+, !!!, dan 9:: pada umumnya terdapat perbedaan

ad'usted mean, namun pada tahun 9::: tidak ada perbedaan yang signifikan. 4ada tahun !!+ terjadi peningkatan yang signifikan. 4ada tahun !!! terjadi penurunan yang

signifikan. 4ada tahun 9:: terjadi penurunan yang signifikan.

2. Kesi/)u!an 2.1. Kesi/)u!an 4enelitian ini bertujuan untuk menguji relevansi nilai laba akuntansi dan relevansi nilai dari nilai buku ekuitas. 4enelitian berusaha mengidentifikasi faktor5faktor yang mempengaruhi koefisien respon laba akuntansi dan nilai buku ekuitas. 4engujian hipotesis dilakukan berdasarkan model regresi dengan variabel independen yang terdiri dari laba akuntansi dan nilai buku ekuitas serta faktor5faktor yang mempengaruhi koefisien respon laba akuntansi dan koefisien respon nilai buku ekuitas dan harga saham yang telah disesuaikan dengan kemungkinan adanya pasar yang tidak efisien sebagai variabel dependen. ?asil penelitian menunjukkan bahwa baik laba akuntansi maupun nilai buku ekuitas mempunyai relevansi nilai. ?asil ini memperkuat hasil studi5studi sebelumnya (misalnya $urgtahler dan %ichev, !!&# )ollins et al, !!!'. 0aba akuntansi dan nilai buku ekuitas merupakan variabel yang dapat digunakan untuk menjelaskan nilai ekuitas.

?asil penelitian ini memberi dukungan kuat atas pengaruh risiko perusahaan dan struktur modal terhadap koefisien respon laba akuntansi. ?asil penelitian ini memperkuat bukti bahwa koefisien respon laba merupakan fungsi terbalik dari risiko perusahaan ()ollins dan *othari, !+!# ,aston dan -mijewski, !+!# dan *othari dan -immerman, !!"'. 2aham perusahaan yang berisiko rendah akan mempunyai ,.) yang tinggi. $ukti juga menunjukkan bahwa koefisien respon laba akuntansi lebih rendah pada perusahaan yang memiliki struktur modal yang tediri dari lebih banyak hutang, konsisten dengan %haliwal et al ( !! ', %haliwal dan .eynold ( !!/' dan $illings ( !!!'. 4enelitian ini menggunakan regresi yang disesuaikan dengan kemungkinan adanya pasar yang tidak efisien, dan sebagai perbandingan, juga menggunakan regresi yang tidak disesuaikan. ?asil pengujian menunjukkan bahwa koefisien respon laba hasil regresi yang disesuaikan secara signifikan lebih besar dibandingkan dengan koefisien respon laba hasil regresi yang tidak disesuaikan. 2ecara implisit fakta ini mengungkapkan bahwa pasar tidak efisien dan bereaksi terlalu rendah (under-react' terhadap informasi laba. 2.%. Kete"batasan 4enelitian ini menggunakan seluruh observasi untuk mengestimasi koefisien respon tunggal dalam suatu sampel dan tidak menggunakan metode tersebut karena metode penentuan koefisien secara time-series memerlukan periode waktu yang panjang. *oefisien yang dihasilkan dari metode ini dapat tidak sama dengan koefisien yang diestimasi dari regresi time-series, sebagaimana yang dibuktikan oleh Teets dan Dasley ( !!<'. 4enyebabnya adalah adanya hubungan antara firm-specific ,.) dan varian laba yang tak terduga.

Re,e"ensi (boody, ;. ?ughes, dan ;. 0iu. I7easuring 6alue .elevance in a (4ossibly' 1nefficient 7arketJ. .ournal of 1ccounting #esearc" 23 (2eptember 9::9'8 !<"5!+<. $all, .. dan 4. $rown. I(n ,mpirical ,valuation of (ccounting 1ncome @umbersJ. .ournal of 1ccounting #esearc" ((utumn !<+'8 "!5&+. $arth, D. $eaver, D. 0andsman. I .elative 6aluation .oles of ,quity $ook 6alue and @et 1ncome as a 3unction of 3inancial ?ealthJ. .ournal of 1ccounting and /conomics 9" ( !!+'8 5=/. $asu, 2. IThe )onservatism 4rinciple and the asymmetric Timeliness of ,arningsJ. .ournal of 1ccounting and /conomics 9/ ( !!&'8 5=&. $eaver . IThe 1nformation )ontent of ,arningsJ. .ournal of 1ccounting #esearc" < (2upplement !<+'8 <&5!9. , .. )larke, dan D. Dright. IThe (ssociation $etween >nsystematic 2ecurity .eturns and the 7agnitude of ,arnings 3orecast ,rrorsJ. .ournal of 1ccounting #esearc" & ((utumn !&!'8 = <5=/:. $illings, $.*. I.evisiting the .elation between the %efault .isk of %ebt and the ,arnings .esponse )oefficientJ. 0"e 1ccounting #eview &/ ( !!!'8 ":!5"99. $urgstahler dan 1. %ichev. I,arnings, (daptation, and ,quity 6alueJ. 0"e 1ccounting #eview &9( !!&'8 +&59 ". )haritou, (., ). )lubb, dan (. (ndreao. IThe ,ffects of ,arnings 4ermanence, Prowth, and 3irm 2iAe on the >sefullness of )ash 3lows and ,arnings in ,xplaining 2ecurity .eturns8 ,mpirical ,vidence for the >*J. .ournal of 4usiness 5inance and 1ccounting (;uneH;uly 9:: '8 "<=5"!/. )ollins %.D., 7. 4incus, dan ?. Nie. !!!. ,quity valuation and negative earnings8 The role of book value of equity. 0"e 1ccounting #eview &/89!5< .

dan 2.4. *othari. I(n (nalysis of 1ntertemporal and )ross52ectional %eterminants of ,arnings .esponse )oefficientsJ. .ournal of 1ccounting and /conomics ( !+!'8 /=5 + . )ore, ;.,# dan ).7. 2chrand. 3The ,ffect of (ccounting5$ased %ebt )ovenants on ,quity 6aluationJ. .ournal of 1ccounting and /conomics 9& ( !!!'8 5=/. %haliwal, %.2. dan 2.2. .eynolds. IThe ,ffect of %efault .isk of %ebt on the ,arnings .esponse )oefficientJ. 0"e 1ccounting #eview <! ( !!/'8 / 95/ !. , *.;. 0ee dan @.0. 3argher. IThe (ssociation $etween >nexpected ,arnings and (bnormal 2ecurity .eturns in the 4resence of 3inancial 0everageJ. ,ontemporary 1ccounting #esearc" + ( !! '8 9:5/ . ,aston dan ,. -mijewski. I)ross5sectional 6ariation in the 2tock 7arket .esponse to (ccounting ,arnings (nnouncementsJ. .ournal of 1ccounting and /conomics ( !+!'8 &5 / . ,ly, *. dan P. Daymire. !!!. (ccounting 2tandard52etting OrganiAations and ,arnings .elevance8 0ongitudinal ,vidence from @Q2, )ommon 2tocks, !9&5!=. .ournal of 1ccounting #esearc" =&8 9!=5 = &. 3eltham, P., dan ;. Ohlson. I6aluation and )lean 2urplus (ccounting for Operating and 3inancial (ctivitiesJ. ,ontemporary 1ccounting #esearc" ( !!"'8 <+!5&= . 3oster, P. I(ccounting ,arnings and 2tock 4rices of 1nsurance )ompaniesJ. 0"e 1ccounting #eview (October !&"'8 <+<5<!+. ?ayn, ). IThe 1nformation )ontent of 0ossesJ. .ournal of 1ccounting and /conomics 9: ( !!"'8 9"5 "=. *ormendi, .. dan .. 0ipe. I,arnings 1nnovations, ,arnings 4ersistence, and 2tock .eturnJ. .ournal of 4usiness <: ( !+&'8 =9=5=/". *othari, dan ;.0. -immerman. I4rice and .eturn 7odels. .ournal of 1coounting and /conomics 9:( !!"'8 ""5 !9.

0ee, ).7.). I(ccounting5$ased 6aluation8 1mpact on $usiness 4ractices and .esearchJ. 1ccounting )ori$ons = (%ecember !!!'8 / =5/9". 0ev, $.dan 2... Thiagarajan. I3undamental 1nformation (nalysisJ. .ournal of 1ccounting #esearc" = ((utumn !!='8 !:59 ". 0ipe, ..). IThe 1nformation )ontained in the )omponents of ,arningsJ. .ournal of 1ccounting #esearc" (2upplemet !+<'8 =&5</. . IThe .elation between 2tock returns and (ccounting ,arnings Piven (lternative 1nformationJ. 0"e 1ccounting #eview <" ( !!:'8 /!5& . @waeAe, ,. I.egulation and the .elevance of $ook 6alue and ,arnings8 ,vidence from the >nited 2tatesJ. ,ontemporary 1ccounting #esearc" "( !!+'8 "/&5"&=. Ohlson, ;.(. I,arnings, $ook 6alues, and %ividends in 2ecurity 6aluationJ. ,ontemporary 1ccounting #esearc" ( !!"'8 << 5<+&. dan ;. 2epe. I(nalysts ,arnings 3orecasts and the .oles of ,arnings and $ook 6alue in ,quity 6aluationJ. .ournal of 4usiness 5inance and 1ccounting 9! ((prilH7ei 9::9'8 9+&5= <. Teets, D... dan ).,. Dasley. I,stimating ,arnings .esponse )oefficients8 4ooled versus 3irm52pecific 7odels. .ournal of 1ccounting and /conomics 9 ( !!<'8 9&!59!".