Anda di halaman 1dari 1

Pukulan balik lingkungan yang dieksploitasi dan dicemari berlebihan, krisi moneter dan ekonomi yang diakibatkan autokrasi

yang semi milier dengan sistem para tunggal dan calon tunggal yang berlangsung terlalu lama, korupsi politik, ekoonomi dan moral, supremasi kepentingan pribadi, nepotismu dan kelompok atas kepentingan bangsa, sentralisme dalam pemerintahan dan pembangunanm dehumanisasi sebagian besar warga dan deifikasi oknum-oknum elite dengan perangkat kekuasaannya. Tujuan manusia berubah menjadi tujuan dekat (mudah dicapai, dekat dengan kepentingan diri Agorofobia, takut pada keerbukaan Delus grandeur, menginginkan yang hebat-hebat dan membuat hanji bermacam-macam yang tidak bisa dipenuhi lalu dilupakan Ide fixe, satu hal yang disukai disangka dapat menyelesaikan segala-galanya. Idee itu dapat beruba teknologi tinggi, nilai tambah, trilogi pembangunan, dan sebagainya Korupsi kata Nietzsche adalah musim rontok suatu bangsa. Dalam suatu masyarakat korup, mereka yang tidak korup dianggap bodoh (die Nitct-Korrupte Sin die Dumme) Korupsi pada hakekatnya adalah lenyapnya kemampuan untuk setia, baik pada rakyat, negara, peraturan ataupun prinsip. (1) revitalisasi mental; (2) penegakan hukum; (3) upaya untuk memunculkan kebangkitan nasional kembali; (4) penegakan demokrasi Pembagian dunia atas dunia oto tak terampil yang melakukan pekerjaan tangan untuk otak yang menguasai teknologi. Dunia terbagi atas dunia buruh manual berkerah biru dan dunia kreatif dan dominan berkerah putih. Ciri masyarakat beradab: rakyat lebih penting dari negara, rakyat memiliki informasi yang cukup KESEJAHTERAAN-KEADILAN-KELESTARIAN Tujuan besar manusia adalah meningkatkan martabah dan derajat manusia Sumberdaya alam harus dimanfaatkan primer untuk rakyat sendiri Menarik untuk diamati bahwa polandia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama katolik yang taat. Sri paus juga berasal dari sana. Rupanya di negara yang sikap pemerintahannya sangat kuat antiagama itu, agaka katolik ternyata bertahan. Kesadaran agama yang ternyata mampu mengatasi kesadaran kelas. Masyarakat politik itu sendiri adalah merupakan hasil dari suatu perjanjian kemasyarakatan (sosial contract), suatu konsep yang dikemukakan rousseau