Anda di halaman 1dari 16

FERTILISASI (PEMBUAHAN)

VINNY ALDONALITA DINI HILARY MANULLANG PURNAMA LAYLI ARIF SYAIFUDDIN ELISABETH YULIA NUGRAHA ROOT ELISA SILABAN ALVIONITA LINGGA DIMAS INDRA DWI PURNAMA ELLY HARIANTI PURBA WAHYU TRI UTOMO (1209005056 ) (1209005065 ) (1209005070 ) (1209005071 ) (1209005072 ) (1209005073 ) (1209005074 ) (1209005076 ) (1209005077 ) (1209005058 )

PENGERTIAN FERTILISASI
Fertilisasi (singami) adalah peleburan dua gamet (jantan dan betina) yang dapat berupa nukleus atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel tunggal (zigot).

Pertemuan Spermatozoa dan Ovum

Fungsi Fertilisasi
Adapun Fungsi dari Fertilisasi yaitu :
1. Untuk menyatukan kumpulan kromosom haploid dari dua individu menjadi sebuah sel diploid tunggal, yaitu zigot.

2. Aktivasi sel telur.


3. Penentuan jenis kelamin secara genetis. 4. Transmisi gen dari paternal dan maternal kepada keturunannya.

Pembagian
Berdasarkan tempat berlangsungnya, fertilisasi dibedakan atas dua, yaitu :

1. Fertilisasi Internal 2. Fertilisasi Eksternal

Fertilisasi Internal
Berlansung di dalam tubuh induk. Telur yang dihasilkan dalam jumlah yang

terbatas, hanya berkisar 1-15 buah. Sperma dimasukkan ke dalam daerah reproduksi betina kemudian disusul dengan fertilisasi. Berlangsung pada sebagian besar hewan yang hidup di darat.

Fertilisasi eksternal
Berlangsung di luar tubuh induk. Jumlah telur matang yang dihasilkan

setiap satu kali pemijahan berkisar antara ratusan sampai ribuan ribu buah. Berlangsung pada jenis hewan-hewan aquatik, seperti ikan, katak, dan sebagainya.

Transpor gamet
Transpor gamet terbagi atas dua, yaitu :
1. Transpor ovum (sel telur) 2. Transpor spermatozoa

Transpor ovum
Perjalanan ovum menuju tempat terjadinya fertilisasi dikelompokkan menjadi tiga daerah, yaitu : 1. Perjalanan menuju peritonium. 2. Perjalanan melalui tuba fallopi. 3. Perjalanan keluar tubuh induk bagi hewan yang fertilisasinya berlangsung secara eksternal.

Perjalanan Ovum (Sel Telur)

Transpor spermatozoa
Setelah mengalami pematangan, sperma dapat menempuh tiga perjalanan, yaitu : 1. Di dalam tubuh jantan. 2. Di luar tubuh jantan bagi hewan yang fertilisasinya berlangsung secara eksternal. 3. Di dalam tubuh betina bagi hewan yang fertilisasinya berlangsung secara eksternal.

Kegiatan Gamet dalam Fertilisasi


Ovum

Sel gamet betina menghasilkan gynamon suatu zat yang terdiri atas fertilizin dan sel penelur. Spermatozoa Sel gamet ini menghasilkan adrogamon yang terdiri dari hyalurodinase, antifertilizin, dan zat penelur.

Tahap-tahap fertilisasi
Adapun tahap-tahap dari fertilisasi adalah

sebagai berikut : A. Kapasitasi Spermatozoa dan Pematangan Spermatozoa B. Perlekatan Spermatozoa dengan Zona Pelucida C. Reaksi Akrosom D. Penetrasi Zona Pelucida E. Bertemunya sperma dan oosit

TERIMA KASIH