Anda di halaman 1dari 35

Biokimia Hormon

dr. Sakdiah, M,Sc

Pendahuluan
Hormon (greek) : menimbulkan atau membangkitkan suatu zat kimia yang bertugas sebagai pembawa pesan (chemical messenger), disekresikan oleh jaringan tertentu, dalam jumlah yang sangat kecil dan dibawa oleh darah menuju target jaringan di bagian lain dari tubuh, untuk merangsang aktivitas biokimia dan fisiologis tertentu

Pendahuluan
Kelenjar target: 200 tipeseltubuh 50 hormonyang sudahdikenal Target hormon : bisa lebih dari satu jaringan

Kelenjar endokrin
Endocrine : mengeluarkan ke dalam Sekresinya langsung masuk ke dalam darah Mempunyai mekanisme pengaturan dalam suatu hierarki Hormon oleh jaringansistem sirkulasijaringan Lain Parakrinjaringan tertentu Autokrinjaringan yang mensintesis

Kelenjar endokrin utama

Hipothalamus
Pusat koordinasi sistem endokrin Menerima pesan dari SSP Menghasilkan hormon pengatur (Releasing / Inhibiting hormon) Hormones (peptides)
Posterior Pituitary, ADH, oxytocin Anterior Pituitary: GH, PL, FSH, LH, TSH, ACTH, MSH, Endorphins Hypothalamic Hormones: releasing factors

Pituitary
Menerima pesan dari hipothalamus Terdiri dari :
Anterior pitutary Posterior pituitary

Mensekresikan hormon yang akan dibawa melalui darah ke kelenjar tiroid lain, seperti adrenal, pankreas, tiroid, ovarium dan testis

Kelenjar endokrin lain


Thyroid; Parathyroid: thyroxin, calcitonin; parathormone Pancreas: Islet cells - Insulin, Glucagon Gonads: Androgens (steroids) Estrogen; Progesterone; Testosterone Adrenal Glands
Adrenal Medulla: epinepherine & norepinepherine Adrenal Cortex: glucocorticoids; aldosterone; testosterone

Prostaglandins Miscellaneous
Pineal Gland -melatonin; Thymus - thymosin; Kidney - Erythropoietin, renin Heart - Atrial Natriuretic peptide; Stomach - gastrin, secretin, cholecystokinin

Kelenjar endokrin lain


Menerima pesan dari pituitary untuk menghasilkan hormon spesifik Hormon yang dihasilkan akan dibawa oleh darah menuju reseptor hormon di sel jaringan target. Di sel target, terdapat pembawa pesan intraseluler, yang membawa pesan menuju struktur sel atau enzim spesifik (target akhir)

Struktur Hormon
1. Peptida

3 sampai 200 residu asam amino Hormon hipotalamus dan pituitary Insulin dan glukagon dari pankreas Reseptornya larut dalam air, di permukaan sel
Larut dalam air Hormon tiroid Adrenalin dari medulla adrenal Reseptornya larut dalam air, di permukaan sel

2. Amina

Struktur Hormon
3. Steriod
Larut dalam lemak Androgen dari korteks adrenal (male sex homon) Estrogen (female sex hormon) Reseptornya larut dalam lemak, di sitosol

4. Modified Fatty Acid


Prostaglandin

Sifat umum hormon


Sebagian diproduksi dalam bentuk tidak aktif (pekursor hormon) : beberapa polipeptida, insulin dan glukagon Konsentrasi rendah (micromolar/pikomolar) Sebagian besar berumur pendek Sebagian bereaksi cepat, namun ada juga yang bereaksi secara lambat. Berikatan dengan reseptor spesifik pada sel target : sesuai dengan jenis hormon Mengaktifkan second messenger

Mekanisme Pelepasan Hormon


Hormon steriod
Larut lemak sehingga dapat segera memasuki sel Merangsang biosintesis Disimpan dalam jaringan lemak Memerlukan protein pembawa (albumin serum)

Hormon yang bukan steroid/lemak


Disintesa, lalu masuk ke dalam vesikel melalui apparatus golgi Vesikel akan bergerak ke arah tempat pelepasan Mengaktifkan pelepasan Eksositosis Biasanya memerlukan Ca++

Mekanisme hormon di target sel


Hormon akan berikatan dengan reseptor di sel target Reseptor hormon adalah protein Melalui dua cara umum :

Mekanisme Hormon Non Steroid


Reseptor terdapat di membran sel, yang sangat spesifik terhadap hormon Memiliki mekanisme aktivasi : external internal Second messenger :
Adalah zat yang diproduksi oleh enzim tertentu cAMP, cGMP, Ca++, NO, CO

G-proteins
Messenger perantara antara reseptor dan enzim-enzim second messenger H+R > activated G-protein >>> 2nd Messenger >>>>> Response

Mekanisme Hormon Non Steroid


Jalur cAMP :
Receptor G-protein adenylate cyclase [ATP cAMP] cAMP protein kinase (PKA) phosphorylation aktivasi Target PKA adalah cytosolic proteins (biochem. regulation) atau transcription factors (i.e. gene expression)

Mekanisme Hormon Non Steroid


IP3 and Calcium
Receptor G-protein phospholipase C (PIP >> IP3 + DAG) IP3 Ca++ channels [Ca++] increases Ca dapat berikatan dengan banyak protein untuk mengaktifkan protein tersebut. Protein Kinase C phosphorylasi aktivasi

Mekanisme Hormon Non Steroid


HORMON NON STEROID -ACTH -ADH -FSH -hcG -LIPOPROTEIN = LPH -LUTEINISASI = LH -TSH -PARATIROID (PTH) -GLUKAGON -INSULIN

Mekanisme Hormon Steroid


Dapat melewati membran sel Reseptor : Nuclear binding proteins
DNA regulasi: H + R > HR > DNA binding > enhance transcription

Mekanisme Hormon Steroid


HORMON STEROID -ESTROGEN -GLUKOKORTIKOID -MINERALOKORTIKOID -PROGESTIN -KALSITRIOL -ANDROGEN -TIROID = T4;T3

Aktivitas Hormon
HORMON TIROID Mengatur:
Ekspresi Gen Diferensiasi Jaringan Perkembangan Umum

KelenjarTiroid:
AsamYodoamino: T3= 3,5,3-Triyodotironin T4 = 3,5,3,5Tetrayodotironin= Tiroksin

ReseptorHormon= intrasel Memerlukan unsur I dalam aktivitas biogiknya

Aktivitas Hormon
HORMON TIROID Biosintesis:
Tiroglobulin prekusor T3& T4 Protein ini teriyodinasi dan terglikosilasi Awal MIT DIT T3& T4 aktif

Dalam darah terikat protein spesifik


Globulin = TBG Prealbumin= TBPA

Fungsi :
Menggalakan sintesisp rotein Meningkatkan konsumsi oksigen Modulator tumbuhkembang

Aktivitas Hormon
GROWTH HORMON Disintesis somatotrop, sub kelompok sel asidofilik hipofise Kerja:
Pertumbuhan posnatal(esensial) Metabolisme: KH; LIPID; N; MINERAL Melalui IGF-I

Aktivitas Hormon
PROLAKTIN HORMON Disintesis oleh Laktotrop= sel asidofilik HA Kerjafisiologik& biokimia:
Mempertahankan laktasi Mempertahankan korpus luteum

PatologisHormon
Amenore Galaktore(sekresiASI) Ginekomastia( mama >>) Impotensi()

Aktivitas Hormon
Hormon Hipofise Posterior Vasopresin= ADH
Menyerap kembali air dari tubulus ginjal

Oksitosin
Mempercepat proses kelahiranmerangsang otot polos uterus Menggalakkan ejeksi ASI

Aktivitas Hormon
HORMON CORTEKS ADRENAL Glukokortikoid:
Mglukoneogenesis Kortisol>> Kortikosteron<

Mineralkortikoid:
Hormon ginjal Retensi Na+ EkskresiKa+ dan H+

Aktivitas Hormon
HORMON MEDULLA ADRENAL Sistemsimfatoadrenal
Saraf parasimpatik Sarafsimpatik

Aktivitas Hormon
HORMON GONAD Dwifungsi:
Memproduksi sel-sel benih H. Seks

Ovarium:
Memproduksi ovum H. Steroid estrogen H. Progesteron

Testis:
Spermatozoa H. Testosteron

Aktivitas Hormon
HORMON PANKREAS Eksokrinenzim-enzim dan ion-ion Endokrin~ PulauLangerhan
Insulin Glukagon Somatostatin Polipeptida pankreas

Aktivitas Hormon
HORMON-HORMON GASTROINTESTINAL Sekretinbentuktunggal Multiple H Gastrin: sekresi as. Lambung& pepsin Kolesistokinin: sekresi amilase pankreas Sekretin: sekresi bikarbonat pankreas dll