Anda di halaman 1dari 48

ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

PENDAHULUAN
Pada dasarnya analisis aspek pasar dan pemasaran dikaji untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut : Apakah produk yang akan ditawarkan ke pasar masih marketable ? Jika masih marketable, seberapa besar kemampuan pasar dalam menyerap produk tersebut.? Bagaimana tingkat kecenderungan permintaan dan penawaran terhadap produk tersebut diwaktu yang akan datang? Dimana posisi produk ditengah persaingan produk produk sejenis yang sudah ada saat ini?. Strategi pemasaran apa yang akan dilakukan agar produk dapat berhasil dipasar?

ASPEK PASAR
menganalisis jenis produk yang akan diproduksi, kemampuan mendapatkan bahan utk proses produksi banyaknya produk yang diminta oleh konsumen banyaknya produk yang ditawarkan oleh pesaing

ASPEK PEMASARAN
menganalisis cara atau strategi agar produk yang dihasilkan dapat sampai ke konsumen dengan lebih efisien dibandingkan pesaing

Falsafah dalam analisis pasar : jangan menjual produk yang

dapat kamu buat, tapi buatlah produk yang dapat kamu jual
Pelaku usaha harus menerapkan konsep pemasaran bukan konsep produk/konsep produksi

TUJUAN
Utk menganalisis permintaan atas produk yang akan dihasilkan Menganalisis penawaran atas produk sejenis Menganalisis ketersediaan rekanan atas pemasok faktor produksi yang dibutuhkan Menganalisis ketepatan strategi pemasaran yang akan digunakan

PENGERTIAN PASAR DAN PEMASARAN


Pasar :
Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi Himpunan pembeli nyata dan pembeli potensial atas suatu produk Suatu mekanisme tempat pertemuan antara kekuatan permintaan dan penawaran

Pemasaran :
Suatu proses sosial dan manajerial dengan mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain

JENIS-JENIS PASAR
Pasar konsumen pasar dimana individu dan rumah
tangga dapat membeli/memperoleh barang dan jasa untuk dikonsumsi sendiri

Pasar Industrial pasar dimana pihak-pihak yang


membeli barang/jasa digunakan kembali untuk menghasilkan barang/jasa lain atau disewakan kepada pihak lain untuk mengambil untung

Pasar Reseller suatu pasar yang terdiri dari individu dan


organisasi yang melakukan penjualan kembali barang/jasa untuk mendapatkan keuntungan

Pasar Pemerintah terdiri dari unit-unit pemerinyah


yang membeli atau menyewa barang/jasa untuk melaksanakan fungsi utama pemerintah

STRUKTUR PASAR
Pasar persaingan sempurna suatu pasar dimana
terdapat sejumlah besar penjual dan pembeli

Pasar persaingan monopolistik suatu pasar


dimana terdapat banyak penjual dan memiliki ukuran-ukuran yang relatif sama besarnya

Pasar oligopoli sebuah struktur pasar yang hanya


terdapat sedikit penjual

Pasar monopoli struktur pasar dimana hanya


terdapat satu penjual saja

DASAR-DASAR MANAJEMEN PEMASARAN

STRATEGI BAURAN PASAR

STRATEGI PEMASARAN

PRODUCT PRICE PROMOTION PLACE

SEGMENTATION
TARGETING POSITIONING DEFFERENTIATION

PEOPLE

PRODUK (PRODUCT)
Produk adalah sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, pembelian, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan Produk yang ditawarkan ke pasar bisa berbentuk barang atau jasa
Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

Barang konvenien

Barang Konsumsi

shopping Barang spesial

Barang

Tujuan Pemakaian

Bahan baku
Bahan setengah jadi

Barang Industri

Perlengkapan operasi

Instalasi

Peralatan ekstra

SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK


Kemunduran Kejenuhan Kedewasaan

Pertumbuhan

Perkenalan

KARAKTERISTIK TAHAP-TAHAP SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK

Tahap

Perkenalan

Pertumbuhan

Kedewasaan

Kejenuhan

Kemunduran

Karakteristik

Penjualan

Rendah

Makin Cepat

Puncak

Tinggi, tetapi tidak ada pertumbuhan Tinggi, tetapi tidak ada pertumbuhan Banyak, tetapi tidak ada pertumbuhan

Menurun

Keuntungan

Negatif

Meningkat

Tinggi

Menurun

Pesaing

Sedikit

Meningkat

Sangat Banyak

Menurun

Startegi

Promosi

Distribusi

Harga

Harga dan Promosi

Produk

HARGA (PRICE)
Sejumlah uang dan atau barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang lain yang disertai dengan pemberian jasa penetuan tingkat harga sangat menentukan keberhasilan sebuah bisnis Pendekatan penetapan harga :
1) Cost Based Pricing penetapan harga berdasarkan
biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk tsb 2) Value Based Pricing penetapan harga dengan menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga 3) Competition Based Pricing penetapan harga dengan mempertimbangkan harga yang ditetapkan oleh pesaing
Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

COST BASED PRICING


1) Cost Plus Pricing (Penetapan harga biaya plus) diterapkan
untuk produk yang dibuat/dibiayai sendiri kemudian dijual :

Harga Jual = Biaya Total + Margin 2) Mark-Up Pricing (Metode Mark-Up) diterapkan thd produk
yg dibeli untuk langsung dijual kembali ke pihak lain tanpa pengolahan lebih lanjut :

Harga Jual = Harga beli + Mark-Up 3) Break Even Analysis metode penetapan harga dengan
menggunakan BEP, kemudian membuat target laba yang dikehendaki

Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

VALUE BASED PRICING


Harga ditentukan oleh persepsi pembeli terhadap produk yang ditawarkan Biasanya penetapan harga berdasarkan nilai yang dipersepsikan dengan penentuan posisi produk oleh perusahaan di pasar Perusahaan menciptakan suatu produk untuk suatu pasar sasaran tertentu dengan kualitas dan harga yang direncanakan Modifikasi harga dapat dilakukan berdasarkan : menurut pelanggan, menurut bentuk produk, menurut tempat, menurut waktu
Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

COMPETITION BASED PRICING


1) Going Rate Pricing (Penetepan harga berdasarkan harga yang berlaku) perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya. Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama, lebih tinggi atau lebih rendah dari pesaing utamanya 2) Scaled Bid Pricing (Penetapan harga penawaran tertutup) perusahaan menetapkan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya atau permintaan perusahaan

Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

PROMOSI (PROMOTION)
Adalah semua aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan produk pada target pasar

Alat promosi :
Advertising (periklanan) Personal selling (penjualan perorangan) Public relation (publisitas) Sales promotion (promosi penjualan)

Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

TEMPAT ATAU DISTRIBUSI (PLACE)


Distribusi semua kegiatan yang dilakukan perusahaan dengan tujuan utk membuat produk yg dibutuhkan atau diinginkan oleh konsumen dapat dengan mudah diperoleh pada waktu dan tempat yang tepat Saluran distribusi saluran yang digunakan untuk menyalurkan barang dari produsen sampai ke tangan konsumen akhir Saluran distribusi dr produsen ke konsumen :
Pedagang pedagang besar dan pengecer Agen agen penunjang dan agen pelengkap
Strategi Bauran Pasar (Marketing Mix)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRATEGI DISTRIBUSI


Karakteristik pelanggan Pertimbangan pembeli Jumlah & frekuensi pembelian dan faktor pasar Sasaran pelanggan (pasar konsumen atau pasar industri Lokasi geografis dan ukuran pasar

Karakteristik produk

Produk kompleks,dibuat khusus, mahal Daur hidup produk Kepekaan produk

Faktor produsen atau pertimbangan pengawasan dan keuangan

Produsen dg sumber daya keuangan, manajerial dan pemasaran yg besar

ALTERNATIF SALURAN DISTRIBUSI BARANG KONSUMSI


1. Produsen Konsumen

2. 3. 4. 5.

Produsen Produsen Produsen Produsen Pedagang besar Agen Agen

Pengecer Pengecer Pengecer Pedagang besar Pengecer

Konsumen Konsumen Konsumen Konsumen

ALTERNATIF SALURAN DISTRIBUSI BARANG INDUSTRI


1. Produsen Pemakai Industri

2. 3. 4.

Produsen Produsen Produsen Agen

Distributor Industri Agen Distributor Industri

Pemakai Industri Konsumen Konsumen

STRATEGI PEMASARAN
Strategi pemasaran serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu pada masing-masing tingkatan serta lokasinya

Strategi pemasaran modern : Segmentasi pasar (segmenting) Penetapan pasar sasaran (targeting) Penetapan posisi pasar (positioning) Diferensiasi

Strategi Pemasaran

SEGMENTASI PASAR
Merupakan kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen Tujuannya agar perusahaan lebih mudah dalam melayani berbagai kebutuhan dan keinginan pasar Segmentasi pasar dapat dilakukan dg cara: 1) Segmentasi geografis lokasi konsumen /daerah penjualan cth : kabupaten, kecamatan, iklim dsb 2) Segmentasi demografis faktor demografis : spt umur, jenis kelamin, suku, agama, pendidikan dsb 3) Segmentasi psikografis faktor psikologis spt : kelas sosial, karakteristik kepribadian, gaya hidup dsb 4) Segmentasi prilaku pengetahuan, sikap, kegunaan, tanggap thd suatu produk
Strategi Pemasaran

VARIABEL UTAMA UTK MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR INDUSTRIAL


1) Segmentasi berdasarkan demografis:
a. Jenis industri b. Beasr perusahaan c. Lokasi perusahaan

2) Karakteristik pengoperasian;
a. Teknologi yang difokuskan b. Status pengguna (berat, sedang, ringan) c. Kemampuan pelanggan

3) Pendekatan pembeli
a. b. c. d. e. Organisasi berfungsi pembeli Sifat hubungan yang ada Struktur kekuatan Kebijakan pembelian umum kriteria
Strategi Pemasaran

VARIABEL UTAMA UTK MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR INDUSTRIAL


4) Karakteristik personel industri :
a. Kesamaan pembeli b. Sikap terhadap risiko c. kesetiaan

5) Faktor situasional
a. Urgensi b. Pengguna khsusus c. Besarnya pesanan

Strategi Pemasaran

PENETAPAN PASAR SASARAN (TARGETING)


Targeting pemilihan pasar sasaran dari sekumpulan pembeli dengan kebutuhan atau karakteristik serupa yang akan dilayani perusahaan Kegiatan menetapkan pasar sasaran meliputi:
1) Evaluasi segmen pasar 2) Memilih segmen menentukan segmen yg memiliki nilai tinggi bagi perusahaan, menentukan segmen mana dan berapa banyak yg dapat dilayani
Strategi Pemasaran

KEGIATAN MENETAPKAN PASAR SASARAN


EVALUASI SEGMEN
Ukuran dan pertumbuhan segmen (penjualan terakhir, proyeksi laju pertummbuhan dan margin laba Struktural segmen yg menarik dilihat dari segi profitabilitas Sasaran dan sumber daya perusahaan

MEMILIH SEGMEN
Pemasaran serbasama (mencari apa yang sama dalam kebutuhan konsumen) hemat biaya Pemasaran serbaneka biaya tinggi Pemasaran terpadu khusus utk SDM yg terbatas
Strategi Pemasaran

HAL-HAL YG PERLU DIPERTIMBANGKAN DALAM PEMILIHAN TARGET PASAR


Sumber daya perusahaan
Sumber daya perusahaan yang kuat memungkinkan perusahaan untuk memilih pemasaran serbasama maupun pemasaran serbaneka Pemasaran serbasama cocok untuk produk yg standar, seperti telur, gula pasir Produk pada tingkat kedewasaan dalam siklus hidup produk lebih cocok menggunakan pemasaran terpadu, yaitu memilih salah satu target pasar Jika selera pasar cenderung homogen maka pemasaran serbasama akan lebih tepat

Variabilitas produk

Tahapan produk dalam daur hidup

Variabilitas pasar

Strategi pesaing

Jika pesaing menggunakan pemasaran serbasama maka perusahaan akan lebih baik jika menggunakan pemasaran serbaneka

PENETAPAN POSISI PASAR (POSITIONING)


Positioning menentukan posisi yang kompetitif untuk produk atau suatu pasar Positioning dilakukan setelah menentukan segmen mana yang akan dimasuki Tujuan penetapan posisi pasar adalah untuk membangun dan mengkomunikasikan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan ke dalam benak konsumen :
contoh : Mobil Mercedes diposisikan sebagai mobil mewah Mobil Kijang diposisikan sebagai mobil keluarga Mobil Suzuki Carry diposisikan sebagai mobil angkutan
Strategi Pemasaran

1) Atas dasar atribut (harga murah atau mahal )


2) Kesempatan penggunaan (sebagai minuman energi atau turun panas )

Strategi penentuan posisi pasar

3) Menurut kelas pengguna (sampo bagi orang dewasa atau untuk anak-anak )
4) Langsung menghadapi pesaing (kami nomor satu)

5) Kelas produk (sabun kecantikan)


Strategi Pemasaran

DIFERENSIASI
Diferensiasi tindakan merancang satu set perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dan penawaran pesaing

Lima dimensi diferensiasi ;


Diferensiasi produk berdasarkan keistimewaan, kinerja, kesesuaian, daya tahan keandalan produk dsb Diferensiasi pelayanan kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, pelatihan pelanggan dsb Diferensiasi personil kemampuan, kesopanan, kredibilitas, komunikasi yg baik, dapat diandalkan dsb Diferensiasi saluran membentuk saluran distribusi, jangkauan, keahlian dan kinerja saluran-saluran tsb Diferensiasi citra berdasarkan perbedaan identitas melalui penetapan posisi, perbedaan lambang, perbedaan iklan dsb
Strategi Pemasaran

Segmentasi, Targeting and Position


Segmentasi
Identifikasi Segmen Targeting Kembangkan Ukuran Daya Tarik Segmen Positioning Kembangkan posisi setiap segmen

Mengembangkan Profil setiap segmen

Memilih Segmen Sasaran

Kembangkan bauran pemasaran per segmen

Geografi Demografi Psikografi Perilaku Karakteristik Distintive Measurable Accessible Substantially Actionable

Evaluasi

Tentukan Produk Unggul

Ukuran permintaan
Pertumbuhan Segmen

Intensitas Persaingan
Sumber Daya

Bauran Pemasaran

-Undifferentiatd Market -Differentiated Market -Concentrated Market

TAHAPAN ANALISIS PASAR & PEMASARAN


Mengumpulkan Data

Mengolah Data

Analisis Data

Mengambil Keputusan

SUMBER DATA
Data Primer :
Kesediaan masyarakat utk menggunakan produk yg dihasilkan Kondisi pasar produk yang akan dihasilkan strategi pemasaran yg paling tepat utk memasarkan produk yang akan dihasilkan Kemampuan para pemasok utk menyediakan bahan baku, serta bahan setengah jadi dan peralatan yg diperlukan utk proses produksi

Data Sekunder :
Data literatur tentang pasar dan pemasaran Perkembangan harga dan penjualan produk yang akan dihasilkan Perkembangan pendapatan masyarakat Perkembangan harga dan penjualan produk substitusi atas produk yang akan dihasilkan Perkembangan harga dan penjualan produk komplementer atas produk yg akan dihasilkan

RESPONDEN/NARASUMBER
Masyarakat sbg pasar sasaran, utk memperoleh data tentang tanggapan dan kesediaan masyarakat dalam menggunakan produk yang akan dihasilkan perusahaan

Pelaku usaha sejenis untuk mengetahui kondisi pasar produk yang akan dihasilkan
Ahli pemasaran yang bersangkutan untuk mengetahui strategi pemasaran yang paling tepat untuk memasarkan produk yang akan dihasilkan Para pemasok untuk mengetahui kemampuan para pemasok dalam menyediakan bahan baku setengah jadi, dan peralatan yang diperlukan untuk kegiatan proses produksi

METODE PENGUMPULAN DATA


1) Survei :
Masyarakat calon target pasar utk mengetahui keinginan dan besarnya kebutuhan calon target pasar mengonsumsi produk yang dihasilkan
Masyarakat pelanggan pesaing utk mengetahui tingkat keinginan pelanggan pesaing untuk berpindah jika ada produk baru yang akan dihasilkan Jika memungkinkan calon pesaing untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pesaing serta strategi pemasaran yang digunakan

METODE PENGUMPULAN DATA


2) Wawancara
Masyarakat calon target pasar Pelaku usaha sejenis Ahli pemasaran Calon pemasok Calon pesaing (jika memungkinkan)

3) Studi Dokumentasi
Literatur tentang pasar dan pemasaran Perkembangan harga dan penjualan produk yang akan dihasilkan Perkembangan pendapatan masyarakat

INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA


1) Ceklist data sekunder utk meneliti apakah data sekunder yang dibutuhkan telah lengkap terkumpul sebagai bahan analisis 2) Kuesioner penelitian utk mengumpulkan data dari calon target pasar (pasar potensial) terutama mengenai daya beli, kebutuhan dan keinginan untuk mengonsumsi untuk maupun dari pelanggan pesaing 3) Pedoman wawancara sebagai panduan pada saat wawancara yang berfungsi untuk menghindari adanya data yg perlu ditanyakan tetapi terlewat tidak ditanyakan

Contoh ceklist data sekunder :


No Data
Data sekunder ttg perkembangan besarnya produksi produk sejenis

Sumber
BPS Asosiasi Bisnis Sejenis

Hasil Studi Dokumentasi

2
3 4 5 6 7 8

Data sekunder ttg perkembangan besarnya konsumsi produk sejenis


Data sekunder ttg perkembangan harga dan penjualan produk substitusi Data sekunder ttg perkembangan harga dan penjualan produk komplementer Data sekunder ttg pendapatan masyarakat setempat Data sekunder ttg besarnya ekspor atau produk sejenis yg dikirim ke daerah lain Data sekunder ttg besarnya impor atau produk sejenis yg masuk dari daerah lain Data sekunder ttg besarnya produksi para pemasok

BPS Asosiasi Bisnis Sejenis


BPS Asosiasi Bisnis Produk Substitusi BPS Asosiasi Bisnis Produk Komplementer BPS BPS Asosiasi Bisnis Sejenis BPS Asosiasi Bisnis Sejenis Para Pemasok

Contoh pedoman wawancara aspek pasar (potensi pasar)


No Pertanyaan
Berapa produk yang dihasilkan pesaing dalam setiap periode ? Berapa kapasitas produksi pesaing yang ada ? Siapa pesaing yang ada dalam industri ?

Responden
Semua pesaing yang ada Asosiasi perush.dagang dan pesaing Asosiasi bisnis sejenis

Hasil Wawancara

1 2 3

4
5 6 7

Siapa saja yang dapat menjadi pemasok bahan baku yang dibutuhkan ?
Berapa besar kemampuan pemasok dalam menyediakan bahan baku yang dibutuhkan ? Siapa saja yang menjadi pesaing dalam membeli bahan baku ? Berapa kebutuhan dari para pesaing akan bahan baku ?

Asosiasi bisnis sejenis


Calon pemasok

Calon pemasok Calon pemasok

Contoh pedoman wawancara aspek pemasaran (strategi pemasaran) :


No Pertanyaan
Karakteristik/spesifikasi produk apa yang disenangi oleh pasar potensial ?

Pengumpulan data
Survei thd calon konsumen

Hasil wawancara

2 3
4 5 6 7 8

Apa kelebihan produk yang dihasilkan dibandingkan dengan pesaing ? Berapa besarnya tingkat harga yg mampu dijangkau calon konsumen ?
Berapa besarnya tingkat harga yg ditetapkan oleh pesaing ? Saluran distribusi apa yang akan digunakan perusahaan agar dapat mengirimkan produksi lebih efisien di banding pesaing ? Daerah mana saja yang akan menjadi sasaran dalam penyaluran distribusi ? Alat promosi apa yang akan digunakan perusahaan ? Media promosi apa yang akan digunakan perusahaan ?

Survei & observasi produk sejenis yg ada di pasar Survei thd calon konsumen
Survei dan observasi harga produk sejenis yg ada di pasar Survei dan observasi kondisi pasar Survei dan observasi daerah pasar potensial Survei dan observasi kondisi pasar Survei dan observasi tdh media promosi yg ada

ANALISIS DATA
KUALITATIF
Mendeskripsikan kondisi pasar dan strategi pemasaran yang akan dijalankan

KUANTITATIF
Menentukan besarnya permintaan (D) dan penawaran (S) produk yg dihasilkan (proyeksi D&S) Analisis Statistik trend, regresi, korelasi

ANALISIS PERMINTAAN (D)


Analisis D utk mengetahui secara riil kebutuhan produk/jasa yg akan dihasilkan di daerah tertentu dan dlm periode waktu tertentu krn permintaan produk sering kali berubah Faktor-faktor yg mempengaruhi besarnya D ;
1) 2) 3) 4) 5) 6) Perubahan jumlah penduduk Perubahan pendapatan Perkembangan mode Perubahan harga produk yg dihasilkan Perubahan harga produk substitusi Perubahan harga produk komplementer

TEKNIK ANALISIS D-S


Menggunakan teknik proyeksi besarnya D&S yang didasarkan pada survei terhadap sumber pemasok dan calon konsumen Permintaan : Efektif permintaan sejumlah produk yg diperkirakan pasti akan dibeli Potensial permintaan sejumlah produk yg mungkin akan dibeli

ANALISIS PERMINTAAN EFEKTIF


Dapat diukur dengan cara : Menggunakan data impor produk bersangkutan Menggunakan data impor, ekspor dan produksi dalam negeri Metode rasio rantai mebagi komponen-komponen terkecil dari suatu mata rantai variabel yg mempengaruhi permintaan produk bersangkutan, cth: jumlah penduduk, pendapatan perkapita, penghasilan/kapita yg dikonsumsi utk jenis produk dan penghasilan/kapita yg dikonsumsi utk jenis produk terkecil

ANALISIS PERMINTAAN POTENSIAL


Dapat diukur dengan cara : Judgement method (non statistical method) :
Survei Pendapat para tenaga penjual Pendapat para ahli

Statistical method :
Analisis tren Analisis korelasi dan regresi Metode smoothing (rata-rata) Metode Box Jenkins

No
1 2 3 4 5

Aspek Penilaian
Kemampuan mencapai volume penjualan yg menguntungkan

Evaluasi
1 2 3 4 5

Ket.

Kemampuan menghasilkan produk yag lebih baik dibanding pesaing Kemampuan menentukan harga yg lebih baik dibanding pesaing Kemampuan mendistribusikan produk yg lebih efisien dibanding pesaing Kemampuan mempromosikan produk yg lebih efektif dibandingkan pesaing

1 = sangat buruk 2 = buruk 3 = cukup 4 = baik 5 = sangat baik

MENGAMBIL KEPUTUSAN (KESIMPULAN)


Dilakukan dengan menganalisis tingkat kemampuan perusahaan untuk mencapai volume penjualan yang menguntungkan Evaluasi dilakukan berdasarkan hasil analisis pada masing-masing aspek penilaian.

Ide bisnis dinyatakan layak jika nilai rata-rata evaluasi penilaian aspek pasar dan pemasaran diatas atau sama dengan tiga, dengan tidak ada aspek penilaian berada di bawah nilai 3

Anda mungkin juga menyukai