Anda di halaman 1dari 36

ASUHAN KEPERAWATAN KEHAMILAN GANDA (GEMELI)& KETUBAN PECAH DINI (KPD)

Diajukan untuk memenuhi Tugas MK : Keperawatan Maternitas II Dosen Pengampu : Dwi Novitasari, S.Kep. Ns.

Di Susun Oleh: 1. Rika riastuti %. Seti&ani 'in(rati !1!"!1!#$ !1!"!1!#)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NGUDI WALU O UNGARAN

!""#
BAB I PENDAHULUAN
Kehami*an kem+ar a(a*ah satu kehami*an (engan (ua janin. Kehami*an terse+ut se*a*u menarik perhatian wanita itu sen(iri, (okter (an mas&arakat. Kehami*an kem+ar (apat mem+erikan resiko &ang *e+ih tinggi terhapap +a&i (an i+u. ,*eh karena itu, (a*am mengha(api kehami*an kemm+ar harus (i*akukan pengawasan hami* &ang *e+ih intensi-. .rekuensi kehami*an kem+ar mengikuto rumus (ari /er*in, &aitu 1:012untuk hami* kem+ar, 1:01 pangkat (ua untuk kehami*an tiga se(angkan kua(ranp*et 1:01 pangkat tiga. .rekuensi kehami*an kem+ar juga meningkat (engan paritas i+u. Dari angka 1,0 per 1!!! persa*inan untuk primipara -rekuensi kehami*an kem+ar naik sampai 10,1 per 1!!! untuk oktipara. Ke*uarga tertentu mempun&ai ke3en(erungan untuk me*ahirkan +a&i kem+ar, wa*aupun pemin(ahan si-at heri(iter ka(ang2ka(ang +er*angsung se3ara paterna*, tetapi +iasan&a ha* itu (isini terja(i se3ara materna* (an pa(a umumn&a ter+atas pa(a kehami*an (i4igotik. Insi(en kehami*an kem+ar a(a*ah sekitar satu (a*am setiap 0! ke*ahiran, (an kehami*an kem+ar tiga a(a*ah 0! ka*in&a, &aitu (a*am setiap )$!! ke*ahiran karena meningkatn&a penggunaan o+at2o+atan pen&u+ur (an prose(ur -erti*isasi se3ara in vitro. Kehami*an kem+ar khususn&a kehami*an kem+ar (ua -raterna*, (imana -erti*isasi terja(i pa(a (ua ovum. 5en(erung ter(apat pa(a se+uah ke*uarga. Kehami*an kem+ar ini (iturunkan *ewat ke(ua orang tua (engan a3apka*i me*ewatkan satu generasi. Kehami*an kem+ar (ua *e+ih sering (itemukan pa(a seorang i+u &ang usian&a *e+ih (ari "# tahun. Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah ketu+an &ang pe3ah spontan &ang terja(i pa(a sem+arang usia kehami*an se+e*um persa*inan (i mu*ai 6'i**iam,%!!17

Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah pe3ahn&a ketu+an se+e*um inpartu &aitu apa+i*a pem+ukaan pa(a primipara kurang (ari " 3m (an pa(a mu*tipara kurang (ari # 3m 6mohtar,11107 Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah pe3ahn&a ketu+an se+e*um ter(apat tan(a persa*inan (an (i tunggu satu jam +e*um (i mu*ain&a tan(a persa*inan 6manua+a,%!!17 8an&ak teori, mu*ai (ari (e-ek kromosom ke*ainan ko*agen, sampai in-eksi Pa(a se+agian +esar kasus tern&ata +erhu+ungan (engan in-eksi6sampai )#97 /igh viru*ensi : 8akteroi(es. :ow -iru*en3e : :a3to+asi**us Ko*agen ter(apat pa(a *apisan kompakta omnion,-i+ro+*ast,jaringan retiku*er korion (an tro-o+*as. Sintensis maupun (egra(asi jaringan ko*agen (i 3ontro* o*eh s&stem akt&-ita (an inhi+isi inter*eukin216i:217 (an prostag*an(in, menghasi*kan ko*agenase jaringan, sehingga terja(i (epo*emirasi ko*agen pa(a se*aput korion; amnion, men&e+a+kan ketu+an tipis, *emah (an mu(ah pe3ah spontan

BAB II KEHAMILAN GANDA (GEMELI) A$ DE%INISI


Kehami*an kem+ar a(a*ah satu kehami*an (engan (ua janin. Kehami*an terse+ut se*a*u menarik perhatian wanita itu sen(iri, (okter (an mas&arakat. Kehami*an kem+ar (apat mem+erikan resiko &ang *e+ih tinggi terhapap +a&i (an i+u. ,*eh karena itu, (a*am mengha(api kehami*an kemm+ar harus (i*akukan pengawasan hami* &ang *e+ih intensi-. .rekuensi kehami*an kem+ar mengikuto rumus (ari /er*in, &aitu 1:012untuk hami* kem+ar, 1:01 pangkat (ua untuk kehami*an tiga se(angkan kua(ranp*et 1:01 pangkat tiga. 6Manu+a, 1110:%)#7 Kehami*an kem+ar a(a*ah satu kehami*an (engan (ua janin. Kehami*an terse+ut se*a*u menarik perhatian wanita itu sen(iri, (okter (an mas&arakat. Pa(a umumn&a, kehami*an (an persa*inan mem+awa resiko +agi janin. 8aha&a +agi i+u ti(ak se+egitu +esar, tetapi wanita (engan kehami*an kem+ar memer*ukan pengawasan (an perhatian khusus +i*a (iinginkan hasi* &ang memuaskan +agi i+u (an janin. .rekuensi kehami*an kem+ar juga meningkat (engan paritas i+u. Dari angka 1,0 per 1!!! persa*inan untuk primipara -rekuensi kehami*an kem+ar naik sampai 10,1 per 1!!! untuk oktipara. Ke*uarga tertentu mempun&ai ke3en(erungan untuk me*ahirkan +a&i kem+ar, wa*aupun pemin(ahan si-at heri(iter ka(ang2ka(ang +er*angsung se3ara paterna*, tetapi +iasan&a ha* itu (isini terja(i se3ara materna* (an pa(a umumn&a ter+atas pa(a kehami*an (i4igotik. 6I*mu Ke+i(anan, %!!%7 Kehami*an gan(a (a*ah kehami*an (engan (ua janin atau *e+ih. Sejak (iketemukan o+at2o+atan (an 3ara in(uksi ovu*asi. 6Mo3htar, 1110:%#17

B$ ETIOLOGI .a3tor2-aktor &ang mempengaruhi persa*inan pa(a kehami*an gan(a atau geme*i a(a*ah< 8angsa Keturunan ,+at k*omi( /ormone gona(otropin .a3tor +angsa /ere(itas =mur Paritas Dan -a3tor &ang *ain +e*um (iketahui

C$ MANI%ESTASI KLINIK Pa(a kehami*an (istensi uterus +er*e+ihan sehngga me*ewati +atas to*eransin&a (an seringka*i terja(i pa(a partus prematurus. Ke+utuhan i+u akan 4at24at makanan pa(a kehami*an kem+ar +ertam+ah. .rekuensi hi(ro amnion kira2kira 1! ka*i pa(a kehami*an kem+ar (aripa(a kehami*an tungga*. /i(roam nion (apat men&e+a+kan uterus renggang sehingga (apat men&e+a+kan partus premature, inersia uteri atau per(arahan postpartum. So*usio p*asenta (apat terja(i sete*ah +a&i pertama *ahir, sehingga men&e+a+kan sa*ah satu -aktot kematian +agi janin ke(ua. Ke*uhan karena tekanan uterus &ang +esar (apat terja(i, seperti sesak na-as, sering ken3ing, e(ema (an varises pa(a tungkai +awah (an vu*va. 8erhu+ung uterus renggang se3ara +er*e+ihan a(a (ua ke3en(erungan terja(in&a inersia uteri tetapi kea(aan ini (apat (iim+angi o*eh +a&i &ang re*ative ke3i* sehingga *aman&a persa*inan ti(ak +an&ak +er+e(a (ari persa*inan tungga*.

D$ %ISIOLOGI Kehami*an kem+ar &ang terja(i (ari satu te*ur (ise+ut kem+ar mino4&got atau (ise+ut juga i(entik, homo*og, atau uniovu*er. Kira2 kira sepertiga kehami*an kem+ar a(a*ah mono4&goti3. >enis kehami*an ke(ua anak sama, rupan&a sama atau +a&angan 3ermin, mata, kuping, gigi, ram+ut, ku*it (an ukuran atropo*ogikpun sama. % amnion, % korion, (an % p*asenta, ka(ang ? ka(ang % p*asenta terse+ut menja(i satu. Kea(aan ini ti(ak (apat (i+e(akan (engan kem+ar (igi4otik. Dua pertiga mempun&ai 1 p*asenta, 1 korion, (an 1 atau % amnion. Pa(a kehami*an kem+ar monoamniotik kematian +a&i sangat tinggi karena *i*itan ta*i pusat< untung seka*i kehami*an ini jarang terja(i. Saat segmentasi (an ketu+an pa(a kehami*an kem+ar mono4igotik. Saat segmentasi !2@% jam $20 hari 121% hari 1" hari Kea(aan ketu+an Diamniotik, (ikorionik Diamniotik, monokorionik Monoamniotik, monokorionik Monoamniotik, monokorionik, (an

kemungkinan terja(in&a kem+ar siam >enis ke*amin sama atau +er+e(a, mereka +er+e(a seperti anak ? anak (a*am ke*uarga. Kem+ar (i4igotik mempun&ai % p*asenta, % korion, (an % amnion. Ka(ang ? ka(ang % p*asenta menja(i satu. Pa(a kehami*an kem+ar mono4igotik, +i*a ter(apat pere(aran (arah &ang ti(ak seim+ang karena anastomosis pem+u*uh (arah pa(a hami* mu(a (apat terja(i +er+agai anoma*&. >antung janin &ang satu, karena pere(aran (arah &ang *e+ih sempurna, menguasai jantung serta s&stem pere(aran janin &ang *e+ih pem+u*uh ? pem+u*uh (arah &ang +eranastomosis, (engan aki+at +ahwa janin &ang terakhir terganggu pertum+uhann&a (an menja(i suatu monstrum &ang (inamakan akar(iakus. kar(iakus ase-a*us a(a*ah monstrum &ang han&a ter(iri atas panggu* (an ekstremitas +awah, akar(iakus akornus a(a*ah monstrum tanpa

+a(an, akar(iakus amor-us a(a*ah monstrum tanpa +entuk &ang ter(iri atas jaringan ikat &ang mengan(ung +er+agai a*at ru(imeter (an (i*iputi ku*it. 8i*a ti(ak keseim+angan terja(i pa(a kehami*an &ang *e+ih tua, (apat terja(i sin(roma trans-usi -eta*. Pa(a janin &ang men(apat (arah *e+ih +an&ak ter(apat hi(roamnion po*isitemia, u(ema, (an pertum+uhan janin &ang +aik, janin ke(ua ke3i*, men(erita anemia, (ehi(rasi o*igohi(roamnion, (an mikrokor(ia. 8i*a segmentasi terham+at (an +aru terja(i sete*ah primitive sterak ter+entuk 6*e+ih kurang 1" hari sete*ah -erti*isasi7, maka pemisahan mu(igah ti(ak sempurna, sehingga terja(i*ah kem+ar (empet 6kem+ar siam7. Kem+ar (empet sangat jarang (ijumpai, &aitu pa(a 1 : @!.!!! persa*inan. Kem+ar (empet (apat (i+agi atas +e+erapa jenis, sesuai *okasi anatomis (empetn&a, &aitu torakopagus 6$! 97, si-oom-a*opagus 6# 97, pigopagus 610 97, iskiopagus 6) 97, (an kraniopagus 61% 97A Derajat (empet +ervariasi (ari (empet ku*it (an (empet jaringan *emak saja, hingga (empet kepa*a, tu+uh, visera atau anggota gerak &ang +er+agi sama. Pa(a kehami*an kem+ar (i4igotik janin (apat juga menga*ami ke*ainan. Ka(ang ? ka(ang satu janin meningga* (an &ang mati (apat (ireso+si sama seka*i atau masih (itemukan (a*am uterus. E$ MACAM&MACAM KEHAMILAN KEMBAR 1. Kami*an kem+ar mono4&goti3 Kehami*an kem+ar &ang terja(i (ari satu te*ur (ise+ut kem+ar mono4&goti3 atau (ise+ut juga i(entik, homi*og atau uniovu*er. Kira2kira sepertiga kehami*an kem+ar a(a*ah mino4&gotik. >enis kehami*an ke(ua anak sama, rupan&a sama a&au +a&angan 3ermin, mata kuping, ram+ut, gigi, ku*it, ukuran antropo*ogikpun sama. Kami*an kem+ar mono4&goti3 mempun&ai 1 p*asenta, 1 korion homo*og, uniovu*er, i(entik (an 1 atau % amnion. Pa(a Kami*an kem+ar monoamniotik kematian +a&i sangat tinggi karena *i*itan ta*i pusat.

Ter(apatn&a ham+atan pa(a tingkat segmentasi /am+atan sete*ah amnion ter+entuk, tetapi se+e*um premiti- streak 5onjoine( twins, a(a*ah kem+ar (imana janin me*ekat satu (engan &ang *ainn&a, semisa*: Torako-agus 6(a(a (engan (a(a7 +(omino-agus 6per*ekatan ke(ua a+(omen7 Kranio-agus 6ke(ua kepa*a7 Super-ekun(asi a(a*ah: pem+uahan (ua te*ur &ang (ike*uarkan pa(a ovu*asi &ang sama pa(a (ua ka*i koitus &ang (ike*uarkan pa(a jarak waktu &ang pen(ek. /a* ini (i*aporkan o*eh 3her 6111!7 seorang wanita ku*it putih me*akukan koitus +erturut2turut (engan seorang ku*it putih (an saru +a&i putih serta satu +a&i ku*it hitam. Super-etasi a(a*ah: kehami*an ke(ua &ang terja(i +e+erapa minggu atau +u*an sete*ah keham*an pertama. 8e*um pernah (i+uktikan pa(a manusia, namun (apat (iketemukan pa(a ku(a. %. Kehami*an kem+ar (i4&gotik Kira2kira (ua pertiga kehami*an kem+ar (i4&gotik &ang +erasa* (ari (ua sek te*ur (ise+ut juga hetero*og, +inovu*er atau -raterna*. >enis ke*amin sama atau +er+e(a, mereka (a*ah anak2anak *ain (a*am satu ke*uarga. Kem+ar (i4&gotik mempun&ai +iovu*er, hetero*og, -raterna*, % p*esenta, % korion (an % amnion, ka(ang2ka(ang % p*asenta menja(i satu. LETAK DAN PRESENTASI 'ANIN Pa(a umum&a janin kem+ar ti(ak +esar (an 3airan amnion *e+ih +an&ak (aripa(a +iasa, sehingga sering terja(i peru+ahan presentasi (an posisi janin (emikian pu*a *etak janin ke(ua (apat +eru+ah sete*ah ke*ahiran +a&i pertama, misa*n&a (ari *etak *intang menja(i *etak sungsang. 8er+agai kom+inasi *etak

serta presentasi (apat terja(i &ang pa*ing sering (itemukan ia*ah ke(ua janin (a*am *etak memanjang (engan presentasi kepa* (an +ahu, presentasi +okong (an +ahu, (an &ang pa*ing jarang ke(uan&a presentasi +ahu. (a +er+agai kom+inasi *etak serta presentasi janun pa(a kehami*an kem+ar : a. Ke(ua janin (a*am *etak mem+ujur presentasi kepa*a 6$$2$@97 +. :etak mem+ujur presentasi kepa*a +okong 6"@2"097 3. Ke(uan&a presentasi +okong 6021!97 (. :etak *intang (an presentasi kepa*a 6#2#,"97 e. :etak *intang (an presentasi +okong 61,#2%97 -. Dua2(uan&a *etak *intang 6!,%2!,)97 g. :etak (an presentasi B)1C a(a*ah *etak &ang +er+aha&a karena (apat terja(i kun3i mengun3i 6inter*u3king7 %$ PENATALAKSANAAN 1. Penanganan (a*am kehami*an Perawatan prenata* &ang +aik untuk mengena* kehami*an kem+ar (an men3egah komp*ikasi &ang tim+u* (an +i*a (iagnosisi te*ah (itegakkan pemeriksaan u*angan harus *e+ih sering D seminggu pa(a kehami*an *e+ih (ari "% minggu. Sete*ah kehami*an "! minggu, koitus (an perja*anan jauh *e+ih +aik (ihin(ari karena akan merangsang partus prematurus. Pemakaiaan korset gurita &ang ti(ak ter*a*u kuat (iper+o*ehkan supa&a terasa *e+ih ringan Periksa (arah *engkap /+ (an go*ongan (arah 6Rustam, 11107 %. Penanganan persa*inan (a*am hami* kem+ar

Karena pen&u*it kehami*an kem+ar terja(i kontraksi otot rahim, ke*am+atan persa*inan (an pen(arahan postpartum, (an +a&i premature, maka persiapan (arah i+u peri* (i*akukan (an perto*ongan +a&i premature (engan *e+ih +aik. Pa(a umumn&a anak ke(ua *ahir (a*am waktu 1!21# menit. 8i*a ke(u(ukan anak ke(ua mem+ujur, (apat (itunggu sampai terja(i his, se*anjutn&a ketu+an (ipe3ahkan (an persa*inan (ito*ong spontan +e*akang kepa*a atau perto*ongan *etak sungsang. pa+i*a anak ke(ua *etak *intang (apat (i*akukan versi *uar menja(i *etak mem+ujur sean(ain&a *etak *intang (isertai gawat janinmaka versi ekstrasi merupakan pi*ihan pertama. In(ikasi *ainn&a untuk versi ekstrasi *etak *intang a(a*ah +i*a ketu+an pe3ah (esertai pro*aksus -uniku*i atau so*usio p*asenta. Da*am perto*onhan persa*inan hami* kem+ar (apat (i*akukan operasi persa*inan hami* kem+ar (apat (i*akukan persa*inan primer +i*a +erha(apan (engan: /ami* kem+ar (engan anak satu *intang Pro*aksus -uniku*i P*asenta p*evia 6Manua+a, 1110:%)@7 ". Komp*ikasi Pa(a i+u: anemia, a+ortus, (an pre ek*amsi, hi(roamnion, kontraksi hipotonok, retensi p*asenta, pen(arahan pas3a persa*inan Pa(a janin: p*asenta p*evia, so*usio p*asenta, isuensi p*asenta, partus prematurus, +a&i ma* presentasi, pro*aps ta*i pusat, ke*aianan 3ongenita*. G$ ASUHAN KEPERAWATAN . Pengkajian namnesis

Riwa&at a(an&a turunan kem+ar (a*am ke*uarga =terus terasa *e+ih 3epat mem+esar Eerakan janin *e+ih +an&ak (irasakan i+u hami* Perut *e+ih +un3it (ari semestin&a sesuai (engan umur tuan&a kehami*an.

Inspeksi (an pa*pasi Inspeksi pa(a pemeriksaan pertama (an u*angan a(a kesan uterus *e+ih +esar (an *e+ih 3epat tum+uhn&a (ari +iasa Pa*pasi 6*eopoo( I,II,III,IF7 menunjukkan +ahwa -un(us uteri *e+ih tinggi (ari umur kehami*an,&era+a " +agian +esar janin,tera+a +an&ak +agian +esar janin, tera+a +an&ak +agian +agian ke3i* ke3i*,tera+a % +a*otemen. usku*tasi Ter(engar (ua (en&ut jantung janin pa(a (ua tempat agak +erjauhan (engan per+e(aan ke3epatan se(ikitn&a sepu*uh (en&ut per menit atau +i*a (ihitung +ersamaan ter(apat se*isih sepu*uh. Reaksi kehami*an Karena pa(a hami* kem+ar umumn&a p*asenta +esar atau a(a (ua p*asenta, maka pro(uksi /5E akan tinggi, ja(i tetrasi reaksi kehami*an +iasa positi-. Ka(angka*a (iagnosa +aru (iketahui sete*ah +a&i pertama *ahir, uterus masih +esar (an tern&ata a(a janin *agi (a*am rahim kehami*an kem+ar sering terja(i +ersamaan (engan hi(roamnion (an toksemia gravi(arum. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK Rontgen -oto a+(omen Tampak gam+aran % janin

=*trasonogra-i

8i*a tampak % janin &ang +er(en&ut &ang te*ah (apat (itentukan pa(a triwu*an satu

G*ektrokar(iogram tota* Ter(apat gam+aran (ua GKE &ang +er+e(a (ari (ua janin PEMERIKSAAN PENUN'ANG Digunakan untuk menentukan apakah persa*inan akan (i *akukan (engan norma* atau tin(akan atau (engan se3sio sesaria. Pemeriksaan penunjang ini antara *ain (engan test *a+oratorium (an =SE. =SE juga (apat menegakkan (iaknosa kehami*an kem+ar.se*ain =SE juga (i*akukan pemeriksaan *a+oratorium (arah +erupa /+ (an go*ongan (arah untuk menjaga kemungkinan terja(in&a pen(arahan post partum.

KETUBAN PECAH DINI


($ Pen)e*+i,n Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah ketu+an &ang pe3ah spontan &ang terja(i pa(a sem+arang usia kehami*an se+e*um persa*inan (i mu*ai 6'i**iam,%!!17 Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah pe3ahn&a ketu+an se+e*um inpartu &aitu apa+i*a pem+ukaan pa(a primipara kurang (ari " 3m (an pa(a mu*tipara kurang (ari # 3m 6mohtar,11107 Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah pe3ahn&a ketu+an se+e*um ter(apat tan(a persa*inan (an (i tunggu satu jam +e*um (i mu*ain&a tan(a persa*inan 6manua+a,%!!17 Ketu+an pe3ah (ini a(a*ah ke*uarn&a 3airan +erupa air (ari vagina sete*ah kehami*an +erusia %% minggu se+e*um proses persa*inan +er*angsung (an (apat terja(i pa(a kehami*an preterm se+e*um kehami*an "@ minggu maupun kehami*an aterm. 6sai-u(in,%!!%7 Ketu+an (in&atakan pe3ah (ini +i*a terja(i se+e*um proses persa*inan +er*angsung.ketu+an pe3ah (ini (i se+a+kan o*eh karena +erkurangn&a kekuatan mem+rane atau meningkatn&a tekanan intra uteri atau ke(ua -aktor terse+ut.+erkurangn&a kekuatan mem+rane (ise+a+kan a(an&a in-eksi &ang (apat +erasa* (ari vagina servik 6sarwono prawiroharjop,%!!%7

!$ E+i-l-)i a. Servik in3ompetent &aitu ke*ainan pa(a servik uteri (i mana kana*is servika*is se*a*u ter+uka. +. Ketegangan uterus &ang +er*e+ihan misa*n&a pa(a kehami*an gan(a (an hi(roamnion karena a(an&a peningkatan tekanan pa(a ku*it ketu+an (i atas ostium uteri internum pa(a servik atau peningkatan intra uterin se3ara men(a(ak. 3. Ke*ainan *etak janin (a*am rahim misa*n&a pa(a *etak sunsang (an *etak *intang,karena ti(ak a(a +agan teren(ah &ang menutupi pintu atas panggu* &ang (apat mengha*angi tekanan terha(ap mem+rane +agian +awah. (. Kemungkinan kesempitan panggu*, perut

gantung,sepa*ope*vik,(isproporsi. e. Ke*ainan +awaan (ari se<*aput ketu+an -. In-eksi In-eksi &ang terja(i se3ara *angsung pa(a se*aput ketu+an maupun asen(en (ari vagina atau in-eksi pa(a 3airan ketu+an +isa men&e+a+kan terja(in&a ketu+an pe3ah (ini6manua+a,11107 .$ %isi-l-)i ,i* /e+u0,n Di (a*am ruang &ang (i *iputi o*eh se*aput janin &ang ter(iri (ari *apisan amnion (an korion ter(apat *ikuor amnii.vo*ume *ikuor amnii pa(a kehami*an 3ukup +u*an 1!!! m* ? 1#!! m*. 'arna putih, agak keruh serta mempun&ai +au &ang agak khas,agak amis. ir ketu+an mempun&ai +erat jenis 1.!!0 (an ter(iri (ari 10 9 air,sisan& a*+umin, urea, asam urik,

kreatinin, se* se* epite*, ram+ut *anugo, vernik 3aseosa, (an garam anorganik. %un)si ,i* /e+u0,n ::. a. +. 3. (. e. -. Me*in(ungi janin terha(ap trauma (ari *uar Memungkinkan janin +ergerak +e+as Me*in(ungi terha(ap peru+ahan suhu Mempertahankan suhu tu+uh +a&i Meratakan tekanan (i (a*am uterus sehingga servik mem+uka Men3egah per*ekatan janin

1$ P,+-2isi-l-)i 8an&ak teori, mu*ai (ari (e-ek kromosom ke*ainan ko*agen, sampai in-eksi Pa(a se+agian +esar kasus tern&ata +erhu+ungan (engan in-eksi6sampai )#97 /igh viru*ensi : 8akteroi(es. :ow -iru*en3e : :a3to+asi**us Ko*agen ter(apat pa(a *apisan kompakta omnion,-i+ro+*ast,jaringan retiku*er korion (an tro-o+*as. Sintensis maupun (egra(asi jaringan ko*agen (i 3ontro* o*eh s&stem akt&-ita (an inhi+isi inter*eukin216i:217 (an prostag*an(in, menghasi*kan ko*agenase jaringan, sehingga terja(i (epo*emirasi ko*agen pa(a se*aput korion; amnion, men&e+a+kan ketu+an tipis, *emah (an mu(ah pe3ah spontan #$ M,ni2es+,si /linis a. ke*uar air ketu+an warna putih, jernih, kuning, hijau atau ke3ok*atan (engan se(ikit atau seka*igus +an&ak. +. Dapat (i sertai (emam +i*a su(ah a(a in-eksi

3. >anin mu(ah (i ra+a (. Pa(a pemeriksaan (a*am se*aput ketu+an ti(ak a(a, air ketu+an su(ah kering e. Pa(a inspeku*o tampak air ketu+an menga*ir, se*aput ketu+an ti(ak a(a, air ketu+an su(ah kering. 3$ Pen,n),n,n a. Penanganan umum 17 kon-irmasi usia kehami*an, ka*au a(a (engan =SE %7 me*akukan pemeriksaan inspeku*o untuk meni*ai 3airan &ang ke*uar (an mem+e(akann&a (engan urin. "7 >ika i+u menge*uh pen(arahan pa(a akhir kehami*an 6(i atas %% minggu7 jangan *akukan pemeriksaan (a*am se3ara (igita*. $7 Tentukan a(a ti(akn&a in-eksi #7 Tentukan tan(a tan(a inpartu. +. Penanganan khusus 17 Rawat (i rumah sakit %7 >ika a(a pen(arahan pervaginam (engan n&eri perut, pikirkan a(an&a so*usio p*asenta "7 >ika a(a tan(a tan(a in-eksi6(emam, 3airan vagina +er+au7 +erikan anti+iotika sama ha*n&a jika terja(i amnionitis $7 >ika ti(ak a(a in-eksi (an kehami*an H "@ minggu a7 8erikan anti+iotika untuk mengurangi mor+i(itas i+u (an janin. mpisi*in $ D #!! mg se*m @ hari (i tam+ah eritromisin %#! mg per ora* " D per hari se*ama @ hari +7 8erikan kortikosteroi( kepa(a i+u untuk memper+aiki kematangan paru janin 8etametason 1% mg Im (a*am (osis setiap ) jam atau (eDamethason ) mg Im (a*am $ (osis setiap ) jam

5atatan : jangan +erikan kortikosteroi( jika ter(apat tan(a tan(a in-eksi. 37 :akukan persa*inan pa(a kehami*an "@ minggu (7 >ika ter(apat his (an (arah *en(er, kemungkinan terja(i persa*inan preterm #7 >ika ti(ak ter(apat in-eksi (an kehami*an A "@ minggu a7 >ika ketu+an te*ah pe3ah A 10 jam, +erikan anti+iotika pro-i*aksis untuk mengurangi resiko in-eksi streptokokus grup 8. 17 %7 sampai persa*inan "7 +7 Ni*ai servik 17 >ika servik su(ah matang, *akukan in(uksi persa*inan (engan oksitosin. %7 >ika servik +e*um matang, matangkan servik (engan prostag*an(in (an in-use oksitosin atau *ahirkan (engan se3tion 3ae3aria. 37 >ika ter(apat amnionitis 8erikan anti+iotika kom+inasi sampai persa*inan 17 mpisi*in % gr I.F setiap ) jam (i tam+ah gentamisin # mg;kg 88 I.F setiap %$ jam %7 >ika persa*inan pervaginam, hentikan anti+iotika pa(a persa*inan "7 >ika persa*inan (engan se3sio 3aesaria, *anjutkan anti+iotika (an +erikan metroni(a4o* #!! mg I.F setiap 0 jam sampai +e+as (emam se*ama $0 jam. jika ti(ak a(a in-eksi pas3a persa*inan, hentikan anti+iotika. ampi3i*in % gr I.F setiap ) jam penisi*in E % juta unit I.F setiap ) jam

4$ K-56li/,si /e+u0,n 6e7,h 8ini a. In-eksi intrapartum 6korioamnionitis7 In-eksi me*a*ui 3ara ini *e+ih sering (aripa(a &ang *ain. Kuman (ari vagina naik (an masuk ke (a*am rongga amnion sete*ah ketu+an pe3ah. Ketu+an pe3ah *ama mempun&ai peranan penting (a*am tim+u*n&a p*asentitis (an amnionitis. In-eksi (apat juga terja(i wa*aupun ketu+an masih utuh, misa*n&a pa(a partus *ama (an seringka*i (i*akukan pemeriksaam vagina*. >anin kena in-eksi karena menginha*asi *ikuor &ang septi3, sehingga terja(i pneumonia 3ongenita* atau karena kuman2 kuman memasuki pere(aran (arah (an men&e+a+kan septikimia. In-eksi intrapartum (apat juga terja(i (engan kontak *angsung (engan kuman &ang ter(apat pa(a vagina, misa*n&a +*enorea (an oral thrush. +. Persa*inan preterm, jika terja(i pa(a usia kehami*an preterm Persa*inan preterm &aitu persa*inan &ang teja(i pa(a "@ minggu, merupakan ha* &ang +er+aha&a karena mempun&ai (ampak &ang potensia* meningkatkan kematian perinata*. =mumn&a +erkaitan (engan +erat +a(a+ +a&i ren(ah. 3. Pro*apas ta*i pusat Kea(aan (imana ta*i pusat +era(a (i samping atau me*ewati +agian teren(ah janin *ahir sete*ah ketu+an pe3ah. pa+i*a ta*i pusat (apat (ira+a (isamping atau *e+ih ren(ah (ari +agian +awah janin se(ang ketu+an +e*um pe3ah, kea(aan itu (inamakan ta*i pusat ter(epan. Pa(a presentasi kepa*a, ta*i pusat sangat +er+aha&a +agi janin karena setiap ta*i pusat (apat terjepit antara +agian teren(ah janin (engan ja*an *ahir (engan aki+at gangguan oksigenasi janin. Pa(a ta*i pusat ter(epan,

se+e*um ketu+an pe3ah, an3aman tergha(ap janin ti(ak se+egitu +esar, tetapi sete*ah ketu+an pe3ah +aha&a kematian jani +esar.

(.

,*igohi(roamnion Pa(a kea(aan tertentu +aha&an&a air ketu+an +erkurang (ari norma*. 8i*a sampai kurang (ari #!! 33. 8iasan&a 3airan kenta*, keruh, (an +erwarana kuning kehijau2hijauan, se+a+n&a +e*um (iketahui, tetapi a(a kaitann&a (engan rena* agenesis janin. pa+i*a terja(i pa(a kehami*an mu(a akan men&e+a+kan gangguan +agi pertum+uhan janin, seperti (e-ormitas (an amputasi ekstermitas. =terus tampakn&a *e+ih ke3i*, (an (etak jantung su(ah mu*ai terengar *e+ih (ini (an *e+ih je*as. Karena kurangn&a 3airan maka pergerakan anak akan men&u*itkan si i+u.

9$ Pe5e*i/s,,n 8i,/n-s+i/ 17 =*trasonogra-i =*trasonogra-i (apat mengi(enti-ikasi kehami*an gan(a anorma*i janin,atau me*oka*isasi kantong 3airan amnion pa(a omniosintensis. %7 mniosintesis 5airam amnion (apat (i kirim ke *a+oratorium untuk eva*uasi kematangan paru janin "7 Pemantauan janin Men+antu (a*am mengeva*uasi janin $7 Protein 52reaktihistopato*ogi Peningkatan protein 52 reakti- serum menunjukkan peringatan korioamnionitis. #7 /istopato*ogi =ntuk mengetahui ke*ainan air ketu+an

PENGKA'IAN a7 Sirku*asi /ipertensi, e(ema pato*ogis (an pen&akit jantung se+e*umn&a +7 Integritas ego (an&a ansietas se(ang 37 Makanan; 3airan Keti(aka(ekuatan atau penam+ahan +erat +a(an +er*e+ihan &ang terja(i pa(a hi(roamnion (7 N&eri;keti(akn&amanan Kontraksi intermiten sampai regu*ar &ang jarakn&a kurang (ari 1! menit se*ama pa*ing se(ikit "! (etik (a*am "!2)! menit e7 Perna-asan Mungkin perokok +erat -7 Keamanan In-eksi mungkin a(a 6misa*n&a ISK atau in-eksi vagina 7 g7 seksua*itas tu*ang servika* (i*atasi, mem+rane amnion mungkin rupture,pen(arahan trisemester ", a+orsi se+e*umn&a,persa*inan preterm,uterus (istensi +er*e+ih h7 Interaksi sosia* Dari ke*as sosia* ekonomi &ang ren(ah i7 Pen&u*ahan pem+e*ajaran Keti(aka(ekuatan atau ti(ak a(an&a perawatan prenata*, mungkin (i +awah usia 10 tahun atau *e+ih (ari $! tahun, penggunaan a*3oho* atau o+at o+atan

j7 Temukan kajian &ang *ain 2 ke*uar 3airan +ening (ari vagina se3ara men(a(ak, (engan (i ikuti se(ikit (rainase. 2 vagina penuh (engan 3airan pa(a pemeriksaan spe3u*um. DATA SUB'EKTI% Pan3aran invo*unter atau ke+o3oran 5airan jernih (ari vagina merupakan geja* &ang khas. Ti(ak a(a n&eri maupun kontraksi uterus Riwa&at hai( =mur kehami*an (iperkirakan (ari hai( terakhir. DATA OB'EKTI% Pemeriksaan -isik Pemeriksaan umum : suhu norma* terutama (i sertai in-eksi Pemeriksaan pe*vi3 : pemeriksaan spe3u*um steri* pertama ka*i (i *akukan untuk memeriksa a(an&a 3airan amnion (a*am vagina.pemeriksaan vagina steri* menentukan penipisan (an (i *atasi servik. TES LABORAT /itung (arah *engkap (engan apusan (arh : *eukositosis (i ga+ung (engan peningkatan +entuk +atang pa(a apusan tepi menunjukkan in-eksi intrauterine$ Pemeriksaan a+(omen : uterus *unak (an ti(ak a(a n&eri tekan

PENATALAKSANAAN KETUBAN PECAH DINI . Ketu+an pe3ah (ini M S=K R=M / S KIT nti+iotika 8atasi pemeriksaan (a*am Pemeriksaan air ketu+an, ku*tur, (an +akteri ,+servasi tan(a in-eksi (an (istress janin

/ MI: PRGM T=R ,+servasi 2 suhu re3ta* 2 (istress janin Kortikosteroi(

KG/ MI: N TGRM

KG: IN N ,8STGTRI Distress janin :etak sunsang :etak *intang 5PD Eran(emu*tipara In-erti*itas Persa*inan o+struk*ti-.

:GT K KGP :

INDIK SI IND=KSI In-eksi 'aktu

SGKSI, SGS RG

E E : Reaksi uterus ti(ak a(a Ke*ainan *etak kepa*a .ase akti- (an akti- memanjang Distress janin Rupture uteri

8GR/ SI: Persa*ian Pervaginam

K,sus (( N& & %# tahun masuk RS %1 juni %!!# jam !1.$# (an an(a me*akukan pengkajian pa(a jam 1!.!! 'I8.DD me(is geme**i (engan KPD.(ari pemeriksaan *a+oratorium (arah positi- ter(apat gam+aran seperti pakis (ari 3airan &ang (i am+i* per-aginam. Pemeriksaan FT pem+ukaan ke %,ketu+an te*ah pe3ah warna jernih +*oo( s*&m 627. K*ien menge*uh mu*as mu*as sejak ta(i ma*am sete*ah sho*at maghri+. K*ien mengaku 3emas (engan kea(aann&a ter*e+ih ini anak pertaman&a (an sangat (i harapkan. K*ien men&atakan agar ke(ua +a&in&a (apat *ahir (engan se*amat. Se+e*umn&a k*ien ti(ak pernah a+ortus.his %D;1! menit tekanan (arah 6TD7 1!!;@! mm/g na(i kuat teratur 0! D;menit RR %! D;menit T "@,! (eraja( 3e*3ius tampak k*ien +erkeringat +an&ak +aju k*ien +asah (an *em+a+. S, : 1. %. +erikut. ($ Pen)/,:i,n . Data su+jekti1. I(entitas pasien Nama =mur %. *asan (atang se*amat. ". Ke*uhan utama : I+u menge*uh mu*as mu*as sejak ta(i ma*am,mengatakan 3emas. : N& I : %# tahun : I+u (atang ke RS ingim me*ahirkan anakn&a (engan : 8uat N5P sesuai (ata &ang a(a. 8agaimana imp*ementasi (an eva*uasi terkait (engan (ata

$. Riwa&at kesehatan sekarang geme**i (engan KPD. Riwa&at kesehatan (ahu*u

Pengkajian (i *akukan pa(a puku* 1!.!! (an (i (apatkan DD me(is :

k*ien ti(ak pernah men(erita pen&akit keturunan maupun pen&akit menu*ar . Riwa&at kesehatan ke*uarga :

Da*am ke*uarga ti(ak a(a pen&akit keturunan (an menu*ar. Da*am ke*uarga (ari sa*ah satu pihak istri atau suami a(a keturunan kem+ar. Riwa&at operasi #. Riwa&at o+stetri3 a. Riwa&at hai( +. Riwa&at perkawinan Eravi( Partus +ortus 8. Data o+jekti1. Pemeriksaan a. TD 1!!;@! mmhg Na(i 0! D;menit kuat teratur RR %! D;menit T "@.! (eraja( 3e*3ius +. /is : %D;1! menit, (urasi %! menit Pa*pasi Tan(a tan(a vita* : : 1 ka*i : ti(ak pernah : ti(ak pernah < satu ka*i 3. Riwa&at kehami*an : E1P! ! : +e*um pernah me*kukan operasi

3. >am 1!.!! 'I8

Pemeriksaan (a*am FT : pem+ukaan servik % 3m, ketu+an te*ah pe3ah, warna jernih, +*oo( s*im 627

(.

Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang : *a+oratorium (arah positi- ter(apat gam+aran seperti pakis (ari 3airan &ang (i am+i* pervaginam

!$ An,lis, 8,+, N1 Data su+jektia. k*ien menge*uh mu*as mu*as Data o+jektia. his %D;1! menit (urasi %! menit +. pemeriksaan FT pem+ukaan ke2% 3. TTF, na(i 0! D;menit. TD 1!!;@! mm/g. RR %! D;menit T "@,! ! Data su+jekti.a.K*ien mengaku 3emas (engan kea(aan&a +.K*ien men&atakan agar ke(ua +a&in&a (apat *ahir (engan se*amat Data o+jekti- : a. TTF, na(i 0! D;menit.RR %! D;menit. TD 1!!;@! mm/g, T "@,! 5emas N&eri D,+, M,s,l,h /e6e*,;,+,n

+. k*ien +erkeringat +an&ak,+aju k*ien +asah (an *em+a+. .$ Data su+jekti- Data su+jektiData o+jektia.KPD 6ketu+an pe3ah (ini7 +. Ketu+an te*ah pe3ah warna jernih +*oo( s*im ? D;menit (. Pemeriksaan (arah positi- ter(apat gam+aran pakis. 3.T "@,!.TD 1!!;@! mm/g. RR %! D;menit. Na(i 0! : 2 Resiko tinggi in-eksi

.$ M,s,l,h /e6e*,;,+,n a. N&eri +. 3. nsietas atau 3emas Resiko tinggi in-eksi

1$ Di,/n-s, /e6e*,;,+,n 1. N&eri +erhu+ungan (engan ketegangan uterus &ang +er*e+ih, (i*atasi servik. %. nsietas atau 3emas +erhu+ungan (engan krisis situasi, an3aman &ang (i rasakan (ari kesejahteraan materna* (an janin. ". Resiko tinggi in-eksi +erhu+ungan (engan pe3ah ketu+an ter*a*u (ini

Di,/n-s, /e6e*,;,+,n 1. N&eri +erhu+ungan (engan (i*atasi jaringan, kontraksi his semakin intensi-.

Tu:u,n Sete*ah (i *akukan intervensi keperawatan se*ama 1D %$ jam (iharapkan k*ien me*aporkan n&eri hi*ang atau terkontro*. Kriteria hasi*: 1. K*ien mengunkapkan penurunan n&eri %. menggunakan teknik &ang tepat untuk mempertahankan 3ontro*, isrirahat (iantara kontraksi.

In+e*<ensi M,n8i*i: 1. Pantau (an 3atat aktivitas uterus pa(a setiap kontraksi %. I(enti-ikasi sum+er (ari n&eri ". 8antu k*ien (engan posisi &ang optima* untuk mengurangi terja(in&a n&eri. K-l,0-*,si: 1. Kaji kepenuhan kan(ung kemih, kateterisasi (iantara kontraksi. %. nestesi umum (engan pem+erian IF sesuai in(ikasi.

R,si-n,lis,si 1. Mem+erikan in-ormasi tentang kemajuan kontraksi %. Memungkinkan tin(akan &ang tepat. ". Posisi &ang tepat &ang tepat mere*aksasikan jaringan, memu(ahkan kemajuaan kontraksi.

1. Meningkatkan ken&amanan

%. Digunakan untuk mengurangi terja(in&a n&eri

%. nsietas +erhu+ungan (engan krisis situasi atau an3aman &ang (i rasakan (ari kesejahteraan materna* (an janin

sete*ah (i*akukan intervensi keperawatan se*ama 1 D %$ jam k*ien (iharapkan mampu menunjukkan kurangn&a rasa 3emas. 5riteria hasi*: 1 menggunakan tehnik perna-asan (an re*aksasi (engan e-ekti%. mengungkapkan pemahaman situasi in(ivi(u. ". tampak ri*ek. TTF norma*

1. je*askan prose(ur intervensi keperawatan (an tin(akan %. orientasikan k*ien (engan pasangan " anjurkan tehnik re*aksasi

1.

pengetahuan tentang akti-itas (apat menurunkan rasa takut (ari keti(aktahuan

%.

mem+antu k*ien (an orang ter(ekat merasa mu(ah (an *e+ih n&aman pa(a sekitar kita

".

memungkinkan k*ien men(apatkan kemungkinan maksimum (ari perio(e istirahat.

$ anjurkan pengungkapan rasa takut atau masa*ah. #.Pantau TTF

$.

mem+antu menurunkan ansietas

#.

TTF k*ien +eru+ah karena ansietas.

Puku* 1$.!! 'I8 k*ien (ipersiapkan operasi se+e*um

(na +ertukar tugas

tetapi masih menunggu (okter. Tampak k*ien semakin *emah, TD 1!!;@! mm/g, na(i kuat 0) D;menit, RR %$ D;menit, t "@ (erajat 3e*3ius. K*ien 3emas (engan persa*inann&a. (na mem+erikan penje*asan mengenai operasi 3ara na-as (a*am +i*a n&eri tim+u*, tetapi k*ien ti(ak (apat +erkonsentrasi (engan 3emasn&a.k*ien (ipasang IF.D Na5* !,19, %! tetes per menit (an D5. /is % D per 1! menit, (urasi %! menit. K*ien mu*ai (ipusatkan sejak jam 1% 'I8. S, : 8 1. %. I. na*isa Data No Data 1. Data Su+jekti-: : 2 Data ,+jektia.his %D;1! menit (urasi %! menit +. TD 1!!;@! mm/g, na(i 0) D;menit RR %$ D;menit T "@,! 3. K*ien (ipasang IF.D Na3* !,1 9 (an % D5 Data su+jektia. k*ien men&atakan ti(ak (apat +erkonsentrasi karena 3emas +. k*ien 3emas (engan persa*inann&a Data o+jektia. Na(i 0)D;menit +. RR %$ D;menit 3.TD 1!!;@! 5emas Masa*ah Keperawatn N&eri pakah ter(apat DD keperawatan +aru 8agaimanakah (engan prioritas (engan DD keperawatan an(a apa+i*a a(a DD +aru (an +uat N5Pn&a

mm/g ( T "@,! e. K*ien semakin *emah . ! M,s,l,h /e6e*,;,+,n 1. %. 1. %. 5emas N&eri ansietas atau 3emas +erhu+ungan (engan krisis situasi,an3aman pa(a (iri sen(iri atau janin n&eri +erhu+ungan (engan (i*atasi servik

. Di,/n-s, /e6e*,;,+,n

DA%TAR PUSTAKA 1. 8et4 5e3i*& :, %!!%. Diagnosa Keperawatan, >akarta : GE5

%. Doenges, Mar*&n. 111). Rencana Keperawatan Maternal Bayi. GE5 : >akarta ". Manua+a, I(a 8agus E(e. 1110. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan Dan keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. GE5 : >akarta $. Mo3htar, Rustam. 1110. Sinopsis Obstetri ilid I. GE5 : >akarta #. Nan(a. %!!1. !ursing Diagnosis De"inition #nd $lasi"ication% !orth #merican !ursing Diagnosis #sociation : Phi*a(e*phia ). S&*via . Pri3e, 111#. Pato"isiologi Konsep Klinis Proses&Proses Penyakit, >akarta : GE5 @. 'inkjosastro, /ani-ah. %!!%. Ilmu Kebidanan. I8PSP : >akarta 0. http:;;www.goog*e.3om;, 5i+er. 'e+ /ea*th

E=ALUASI
No. DD 1. Tangga* Gva*uasi %1 juni %!!# S: TTD

1$.!!

K*ien menge*uh mu*as ,: /is %D;1! menit (urasi %! menit TTF na(i 0! D;menit, RR %! D;menit, t "@ TD 1!!;@! mm/g : N&eri +e*um (apat (iatasi P: Mengajarkan na-as (a*am +i*a n&eri tim+u*, TTF 6TD 1!!;@! mm/g7, t: "@, RR: %$, Na(i:

%.

0) D;menit %1 juni %!!# S: 1$.!! K*ien mengaku 3emas (engan kea(aann&a ,: K:ien ti(ak (apat +erkonsentrasi (engan 3emasn&a TTF TD 1!!;@! D;menit. RR %! D;menit N DI 0! D; menit t "@ : nsietas atau 3emas +e*um (apat (iatasi P: Pantau TTF,na(i 0) D;menit RR %$ D;menit TD 1!!;@! D;menit jarkan tehnik re*aksasi

".

%1 juni %!!# S: 2 1$.!! ,: K*ien (ipasang IF.D Na5* !,19 %! tetes (an D5

Suhu "@,! : in-eksi (apat (i atasi P: Pantau TTF suhu norma* "@ ,! 5atatan perkem+angan ;progress note Imp*ementasi No DD 1 Tangga*,jam Imp*ementasi Respon

%1 juni %!!# 1. Mngajarkan k*ien tehnik -armako*gi 1. K*ien +e*um +isa jam 1$. !! untuk mengurangi n&eri 6 re*aksasi7 menggunakan tehnik n&eri %. Mengajari k*ien na-as (a*am ". Megukur TTF %. ". K*ien K*ien ti(ak (apat +erkonsentrasi (iajak +ekerja sama $. Men3atat -rekuensi intensitas (an $. K*ien semakin (urasi n&eri karena ketegangan *emah uterus &ang +er*e+ihan re*aksasi untuk mengurangi

%.

%1 juni %!!# 1. Mengukur tingkat ke3emasan (engan 1. K*ien nampak jam 1$. !! me*ihat tan(a -isik pa(a i+u %. Mem+erikan support &ang a(ekuat (engan 3ara meminta pasangan +era(a (i samping i+u menje*ang persa*inan Pasangan ti(ak a(a semakin ge*isah

". mengajarkan tehnik na-as (a*am (an (isamping k*ien tehnik re*aksasi K*ien $. Mnegurangi ke3emasan i+u (engan +erkonsentrasi mem+erikan in-ormasi &ang a(ekuat karena 3emasn&a 3emas (engan persa*inann&a #. Mengukur TTF (i(apatkan K*ien semakin pemeriksaan na(i 0) D;menit, RR: %$ *emah D;menit ". %1 juni %!!# 1. jam 1$. !! %. ". Mem+erikan in-ormasi tentang 1. Ti(ak a(a respon tentang prosese persa*inan (engan 3esaria K*ien &ang (i ha(api o*eh i+u ti(ak

pe3ahn&a ketu+an se+e*um waktun&a njurkan perawatan *uka terja(in&a %. Ti(ak a(a respon Mem+erikan IF.D Na5* !,19 ". K*ien mampu pe3ah ketu+an tetes;menit (an D5 $. Mengukur TTF (iajak +ekerja sama $. K*ien +e+as (ari in-eksi (engan suhu tetap norma*, t "@ (erajat 3e*3ius